0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan19 halaman

Rencana Kerja Desa Sumberanyar 2016

Dokumen ini adalah Rencana Kerja Pemerintah Desa Sumberanyar tahun 2016 yang disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dengan tujuan untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat. RKP Desa merupakan penjabaran dari RPJM Desa yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan tahunan, serta mencakup evaluasi pelaksanaan pembangunan sebelumnya dan prioritas kebijakan. Proses penyusunan RKP Desa dilakukan melalui musyawarah desa dan disepakati oleh berbagai pihak sebelum ditetapkan dalam Peraturan Desa.

Diunggah oleh

Samsul Haeri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan19 halaman

Rencana Kerja Desa Sumberanyar 2016

Dokumen ini adalah Rencana Kerja Pemerintah Desa Sumberanyar tahun 2016 yang disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dengan tujuan untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat. RKP Desa merupakan penjabaran dari RPJM Desa yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan tahunan, serta mencakup evaluasi pelaksanaan pembangunan sebelumnya dan prioritas kebijakan. Proses penyusunan RKP Desa dilakukan melalui musyawarah desa dan disepakati oleh berbagai pihak sebelum ditetapkan dalam Peraturan Desa.

Diunggah oleh

Samsul Haeri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA TAHUN 2016

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Bahwa berdasarkan Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang


Desa, Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama
lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang
memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus
urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan
prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui
dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.

Landasan Pemikiran dalam pengaturan mengenai desa adalah


keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi dan
pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan pola pemikiran dimaksud, dimana bahwa desa


berwenang mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal
– usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan/atau dibentuk dalam
sistem Pemerintah Nasional dan berada di Kabupaten/Kota, maka sebuah
desa diharuskan mempunyai perencanaan yang matang berlandaskan
partisipasi dan transparansi serta demokratisasi yang berkembang di desa.

Sebagaimana yang diamanatkan dalam Penjelasan Peraturan


Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah
ini disusun dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Desa yang
didasarkan pada asas penyelenggaraan pemerintahan yang baik serta
sejalan dengan asas pengaturan Desa sebagaimana diamanatkan oleh
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, antara lain kepastian
hukum, tertib penyelenggaraan pemerintahan, tertib kepentingan umum,
keterbukaan, profesionalitas, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi,
kearifan lokal, keberagaman serta partisipasi. Dalam melaksanakan
pembangunan Desa, diutamakan nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan
kegotong-royongan guna mewujudkan perdamaian dan keadilan sosial.

Peraturan Pemerintah ini menjadi pedoman bagi Pemerintah dan


Pemerintah Daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya
dalam mewujudkan tujuan penyelenggaraan Desa sebagaimana
diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,
yakni”terwujudnya Desa yang maju, mandiri, dan sejahtera tanpa
harus kehilangan jati diri.”

Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 79 Undang-Undang Nomor 6


Tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah Desa wajib menyusun perencanaan
pembangunan desa sesuai dengan kewenangannya dengan mengacu pada
perencanaan pembangunan Kabupaten.
Rencana Kerja Pemerintah Desa yang selanjutnya disebut RKP Desa
merupakan penjabaran dari RPJM Desa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun
yang memuat rencana penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan
pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan
masyarakat Desa, hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun
sebelumnya, prioritas kebijakan supra desa, pembangunan kawasan
perdesaan/ antar desa dan atau hal-hal yang karena keadaan darurat/
bencana alam serta adanya kebijakan baru dari Pemerintah, Pemerintah
Provinsi atau Pemerintah Kabupaten.

Sebagai Rencana strategis pembangunan tahunan Desa, RKP Desa


merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang bersifat reguler
yang pelaksanaannya dilakukan oleh Pemerintah Desa dengan melibatkan
seluruh masyarakat desa dengan semangat gotong-royong. RKP Desa
merupakan satu-satunya dokumen perencanaan pembangunan tahunan
yang dipakai sebagai pedoman atau acuan pelaksanaan pembangunan
bagi pemerintahan Desa selanjutnya sebagai dasar penyusunan APB Desa
tahun anggaran bersangkutan.

Rancangan RKP Desa disusun oleh Pemerintah Desa, dibahas dan


disepakati oleh Pemerintah Desa, BPD dan masyarakat dalam Musrenbang
Desa, dan selanjutnya ditetapkan dengan Peraturan Desa. Peraturan Desa
ditetapkan oleh Kepala Desa selanjutnya diundangkan dalam Lembaran
Desa oleh Sekretaris Desa.

B. DASAR HUKUM.
1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional;
2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi
Publik;
4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan
Peraturan Perundang-Undangan;
5. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
7. Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas
Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5606);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
9. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang
Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional;
10. Peraturan Daerah Kabupaten Situbondo Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Sumber Pendapatan Desa;
11. Peraturan Desa Sumberanyar Nomor 02 Tahun 2011 tentang RPJM
Desa Tahun 2011 - 2015
12. Peraturan Desa Sumberanyar Nomor 004 Tahun 2014 tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2015

C. TUJUAN DAN MANFAAT


1. TUJUAN
Tujuan penyusunan Dokumen RKP Desa secara partisipatif adalah sebagai
berikut :
a) Menjabarkan RPJM Desa dalam perencanaan untuk periode 1(satu)
tahun;
b) Menetapkan rancangan kerangka ekonomi;
c) Menetapkan Program dan kegiatan prioritas;
d) Menetapkan kerangka pendanaan;
e) Agar desa memiliki dokumen perencanaan pembangunan tahunan
yang berkekuatan hukum tetap;
f) Sebagai dasar/pedoman kegiatan atau pelaksanaan pembangunan di
desa; dan
g) Sebagai dasar penyusunan Peraturan Desa tentang Anggaran
Pendapatan dan Belanja Desa ( APB Desa )

2. MANFAAT
a) Mengatasi permasalahan kemiskinan di desa;
b) Sebagai pedoman dan acuan pembangunan desa;
c) Pemberi arah kegiatan pembangunan tahunan di desa;
d) Menampung aspirasi yang sesuai kebutuhan masyarakat dan
dipadukan dengan program pembangunan supra desa;
e) Mendorong partisipasi dan swadaya gotong-royong masyarakat; dan
f) Lebih menjamin kesinambungan pembangunan di tingkat desa dan
antar Desa.

D. PROSES PENYUSUNAN
Proses Penyusunan RKP Desa Sumberanyar Tahun 2016 dilakukan melalui
tahapan sebagai berikut :
1. Musyawarah Desa untuk membahas prioritas perencanaan tahunan desa
yang akan disusun dalam RKP Desa Tahun 2016.
2. Sosialisasi dan Pembentukan Pokja Penyusunan Rencana Kerja
Pemerintah Desa Sumberanyar Tahun 2016
3. Lokakarya analisis untuk penyusunan draft RKP Desa
4. Musrenbang Desa untuk membahas dan menyepakati draft RKP Desa
menjadi Rancangan Perdes RKP Desa Tahun 2016.
5. Rapat BPD membahas dan menyepakati Rancangan Perdes RKP Desa
menjadi Perdes RKP Desa Tahun 2016

E. SISTEMATIKA
Rencana Kerja Pemerintah Desa Sumberanyar Tahun 2016 disusun dengan
sistematika sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Dasar Hukum
C. Tujuan dan Manfaat
D. Proses Penyusunan
E. Sistematika
BAB II : GAMBARAN UMUM PEMERINTAHAN DESA
A. Visi – Misi Kepala Desa
B. Gambaran Umum Sosial Budaya
C. Gambaran Umum Kemiskinan
D. Gambaran Umum Ekonomi
E. Gambaran Umum Insfrastruktur
BAB III : RUMUSAN PRIORITAS MASALAH
A. Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan pada
RKP Desa Tahun 2015
B. Identifikasi masalah berdasarkan RPJM Desa.
C. Identifikasi Masalah Berdasarkan Analisa
Keadaan Darurat antara lain: bencana alam,
krisis politik, krisis ekonomi dan atau
kerusahan sosial yang berkepanjangan
D. Identifikasi Masalah berdasarkan Prioritas
Kebijakan Pembangunan Daerah
BAB IV : RUMUSAN PRIORITAS PROGRAM DAN
KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA:
A. Prioritas Program dan Kegiatan
Pembangunan Skala Desa Tahun Anggaran
2016
1. Berdasarkan Kewenangan Hak asal usul:
2. Berdasarkan Kewenangan Lokal Skala
Desa
B. Prioritas Program dan Kegiatan
Pembangunan Daerah Tahun Anggaran
2016
C. Kebijakan Keuangan Desa
PENUTUP
BAB V : LAMPIRAN
1. Matrik Program & Kegiatan Skala Desa
Tahun 2016
2. Matrik Skala Desa Prioritas Kemiskinan
Tahun 2016
3. Matrik Program dan Kegiatan Skala
Kecamatan dan Kabupaten
4. Berita Acara Musrenbang Desa RKP Desa
Tahun 2016
5. Keputusan Kepala Desa tentang Delegasi
Desa
6. Berita Acara Musyawarah Desa tentang
Pembahasan dan Penyepakatan Perdes RKP
Desa Tahun 2016

BAB II
GAMBARAN UMUM PEMERINTAHAN DESA

A. VISI DAN MISI KEPALA DESA

Sebagai dokumen perencanaan yang menjabarkan dari Dokumen RPJM


Desa, maka seluruh rencana program dan kegiatan pembangunan yang
akan dilakukan oleh Desa secara bertahap dan berkesinambungan harus
dapat menghantarkan tercapainya Visi – Misi Kepala Desa.

Visi – Misi Kepala Desa Sumberanyar disamping merupakan Visi-Misi Kepala


Desa Terpilih, juga diintegrasikan dengan keinginan bersama masyarakat
desa untuk mengatasi permasalahan yang ada dan pengembangan Desa ke
depan, dimana proses penyusunannya dilakukan secara partisipatif mulai
dari tingkat Dusun/ RW sampai tingkat Desa.

Adapun Visi Kepala Desa Sumberanyar, sebagai berikut :


Sumberanyar Berseri artinya Mewujudkan Desa Sumberanyar yang Bersih,
Sehat, Religius dan Inovatif.

Agar Visi sebagaimana tersebut dapat tercapai maka ditetapkan Misi


sebagai berikut:
1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Dengan Upaya Membantu
dalam Pelayanan Masyarakat, serta menyediakan Sarana Prasarana
yang dibutuhkan
2. Mendorong pendidikan masyarakat dengan perbaikan SDM dan
sarana pra sarana.
3. Melaksanakan pembangunan infrastruktur disemua bidang dengan
adil dan merata.
4. Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pendampingan
berupa penyuluhan khusus kepada UKM, wiraswasta dan petani.
5. Meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat untuk mencapai taraf
kehidupan yang lebih baik dan layak sehingga Desa Sumberanyar
menjadi desa yang maju dan mandiri
6. Melakukan reformasi system kinerja aparatur pemerintahan desa
guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
7. Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, terbebas dari korupsi
serta bentuk-bentuk penyelewengan lainnya.
8. Menyelenggarakan urusan pemerintahan desa secara terbuka, dan
bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
9. Memudahkan pelayanan kepada masyarakat
10. Menumbuhkan jiwa sosial Budaya dan Partisipatif Masyarakat yang
tinggi.

B. GAMBARAN UMUM SOSIAL BUDAYA


1. Demografi
Jumlah Penduduk Desa Sumberanyar berdasarkan Profil Desa
Tahun 2015 sebesar 15.325 jiwa yang terdiri dari 7584 laki laki dan
7741 perempuan. Sedangkan pertumbuhan penduduk dari tahun 2013
sampai dengan tahun 2015 adalah sebagai berikut :
Tabel 1
Pertumbuhan Penduduk
Jenis Kelamin 2011 2012 2013 %
Laki laki 7568 7601 7617
Perempuan 7619 7697 7721
Jumlah 15.187 15.298 15.338
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

Kemudian kalau kita lihat trend pertumbuhan pencari kerja dari


tahun ketahun semakin meningkat walaupun peningkatanya tidak begitu
signifikan.

Tabel 2
Pertumbuhan Angkatan Kerja
2011 2012 2013
Klasifikasi %
L P L P L P
Usia Kerja 3869 3784 3947 3993 4144 4079 1%
Angkatan 3869 3784 3947 3993 4144 4079 1.5%
Kerja
Mencari Kerja 3869 3784 3947 3993 4144 4079 2%
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

2. Pendidikan
Pendidikan adalah salah satu instrumen penting untuk
peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan. Di Desa Sumberanyar
masih terdapat 33 perempuan yang belum tamat SD dan 23 laki laki.
Selengkapnya sebagaimana dalam table 3.

Tabel 3
Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan Yang
Laki- Laki Perempuan
Ditamatkan
Belum/tak pernah sekolah
Tidak tamat SD 906 973
Tamat SD 1887 1873
Tamat SLTP 689 712
Tamat SLTA 253 267
Tamat Akademi/PT 166 128
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

Tabel 4
Indikator Akses Pendidikan
SD SLTP SLTA
Uraian
L P L P L P
APK
Angka Putus 63 57 49 - -
Sekolah
Angka - - - - -
Melanjutkan
APM
Angka Putus - - - - - -
Sekolah
Angka - - - - - -
Melanjutkan

Sumber Data Profil Desa Tahun 2015

3. Kesehatan
Kesehatan adalah merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat
Desa Sumberanyar, untuk mendukung Program Nasional.
A. Tabel 5
B. Indikator Kesehatan
URAIAN 2011 2012 2013
% Penolong Balita Tenaga Kesehatan 2 3 2
Angka Kematian Bayi ( IMR ) 1 2 -
Angka Kematian Ibu Melahirkan (MMR) 1 1 -
Cakupan Imunisasi 190 202 208
Balita Gizi Buruk 12 13 15
Sumber Data Profil Desa Tahun 2015

C. GAMBARAN UMUM KEMISKINAN


Menurut sumber Data dari BPS tahun 2015 jumlah KK Miskin di Desa
Sumberanyar sebanyak 1604 KK atau mencapai 22,5 % dari total KK, yang
tersebar di 6 dusun.

D. GAMBARAN UMUM EKONOMI


1. Pertumbuhan Ekonomi
Salah satu indikator ekonomi untuk mengukur hasil hasil
pembangunan adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dari
data PDRB dapat dilihat pertumbuhan ekonomi suatu desa dan
kontribusi sektor dalam kegiatan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi
Desa Sumberanyar dapat dilihat dalam table 6.

Tabel 6
Pertumbuhan Ekonomi
PDRB (RP) Laju
Harga Harga Pertumbuhan
Tahun
Berlaku Konstan %
2011
2012
2013
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

Sedangkan potensi sumber-sumber perekonomian desa Sumberanyar


tergambarkan dalam table 7.
2. Potensi Sumber Perekonomian
Tabel 7
Potensi Hasil Pertanian
Produksi / Tahun
No Komoditas
2011 2012 2013
1 Tanaman
Pangan
Padi [Link] [Link] [Link]
0 0 0
Jagung [Link] [Link] [Link]
0 0 0
Ubi Kayu - - -
Ubi Jalar - - -
2 Buah
Buahan
Jeruk - - -
Mangga
Pepaya - - -
3 Perkebunan
Kelapa - - -
Karet - - -
Kopi - - -
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

Tabel 8
Potensi Peternakan dan Perikanan
Produksi / Tahun
No Komoditas
2011 2012 2013
1 Peternakan
Sapi 1027 1037 1179
Kerbau - - -
Kambing 276 297 351
Ayam 329 375 583
2 Perikanan
Keramba - - -
Tambak - - -
Empang - - -
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

E. GAMBARAN UMUM INFRASTRUKTUR


1. Kondisi Insfrastruktur
Tabel 9
Kondisi Infrastruktur Perhubungan
Kondisi Jumlah
N
Uraian Panjang
o Baik (M) Rusak (M) Jalan
1 Jalan Desa
Aspal - Rusak (M) 5 Km
Makadam - Rusak (M) 3 Km
Tanah - Rusak (M) 7.4 Km
2 Jalan Antar
Desa
Aspal - - -
Makadam - Rusak 4Km
Tanah - Rusak 8 Km
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

Tabel 10
Kondisi Infrastruktur Irigasi
N Kondisi
Uraian Jumlah
o Baik Rusak
1 Saluran Primer - - -
2 Saluran Skunder - - -
3 Saluran Tersier - - -
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013

Tabel 11
Kondisi Infrastruktur Permukiman
N
Uraian 2011 2012 2013
o
1 Rumah Tidak 1234 KK 1265 KK 1265 KK
Sehat
2 Rumah Tidak 650 unit 650 unit 750 unit
Layak Huni
Sumber Data Profil Desa Tahun 2013
BAB III
RUMUSAN PRIORITAS MASALAH

Rumusan permasalahan yang cukup besar di tingkat desa, bukan semata-


mata disebabkan oleh internal desa, melainkan juga disebabkan permasalahan
makro baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi maupun pemerintah.
Permasalahan yang terjadi akan semakin besar manakala tidak pernah
dilakukan identifikasi permasalahan sesuai sumber penyebab masalah beserta
tingkat signifikasinya secara partisipatif. Ketidak cermatan mengidentifikasi
permasalahan sesuai suara masyarakat secara tidak langsung menghambat
efektifitas dan efisiensi perencanaan program pembangunan yang pada
akhirnya inefisiensi anggaran.

Dalam merumuskan prioritas perencanaan pembangunan desa harus


mempertimbangkan kondisi obyektif desa yaitu kondisi yang menggambarkan
situasi yang ada di Desa, baik mengenai sumber daya manusia, sumber daya
alam, maupun sumber daya lainnya, serta dengan mempertimbangkan, antara
lain, keadilan gender, pelindungan terhadap anak, pemberdayaan keluarga,
keadilan bagi masyarakat miskin, warga disabilitas dan marginal, pelestarian
lingkungan hidup, pendayagunaan teknologi tepat guna dan sumber daya lokal,
pengarusutamaan perdamaian, serta kearifan lokal.

Dalam RKP Desa Tahun 2016 permasalahan Desa Sumberanyar


dikelompokkan menjadi beberapa permasalahan penting berdasarkan 4 aspek,
sebagai berikut :

A. EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PADA RKP DESA TAHUN 2015


Evaluasi hasil pembangunan tahun sebelumnya dilakukan melalui analisa
terhadap kesesuaian antara program & kegiatan yang terdapat dalam RKP
Desa dan APB Desa Tahun 2015 dengan implementasi pelaksanaan
pembangunan tahun 2015. Dari hasil analisa tersebut diperoleh beberapa
catatan masalah sebagai berikut:
1. Berdasarkan Kewenangan Hak Asal Usul:
Kewenangan berdasarkan Hak Asal Usul dan Adat Istiadat dalam RKPDes
Tahun 2015 belum diperintahkan dalam peraturan perundangan sehingga
kewenangan ini belum ada hasil Evaluasi Pembangunan Tahun 2015
2. Berdasarkan Kewenangan Lokal Berskala Desa dalam RKPDesa Tahun
2015 sudah terlaksana secara keseluruhan

B. IDENTIFIKASI MASALAH BERDASARKAN RPJM Desa


Berdasarkan Peraturan Desa Sumberanyar Nomor 004 Tahun 2015 tentang
RPJM Desa Sumberanyar tahun 2016 - 2021 prioritas masalah yang harus
diselesaikan meliputi 2 (dua) masalah pokok yang secara rinci
permasalahan tersebut adalah :
1. Berdasarkan Kewenangan Hak Asal Usul:
Kewenangan berdasarkan Hak Asal Usul dan Adat Istiadat dalam
RPJMDes Tahun 2011-2015 belum diperintahkan dalam peraturan
perundangan sehingga kewenangan ini belum ada hasil Evaluasi
Pembangunan Tahun 2015
2. Berdasarkan Kewenangan Lokal Skala Desa:
a. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa
b. Bidang Pembangunan
c. Bidang Pembianaan Kemasyarakatan
d. Pemberdayaan Masyarakat

C. IDENTIFIKASI BERDASARKAN ANALISA KEADAAN DARURAT


Analisa keadaan darurat dilakukan untuk mengantisipasi berbagai
permasalahan yang muncul secara tiba-tiba, baik disebabkan oleh bencana
alam dan ataupun sebab lain yang apabila tidak segera diatasi akan
semakin menimbulkan masalah bagi masyarakat. Berdasarkan analisa
pemerintah desa dan laporan yang disampaikan oleh masyarakat, ada
beberapa masalah mendesak yang harus secepatnya diatasi oleh
pemerintah desa.

Masalah tersebut meliputi:


1. Masih banyak tanggul sungai yang rendah mengakibatkan air meluap
pada saat musim hujan sehingga perlu adanya peninggian tanggul.
2. Kurangnya jaringan draenase yang ada mengakibatkan air hujan lari
kejalan sehingga merusak konstruksi jalan yang ada.

D. IDENTIFIKASI MASALAH BERDASARKAN PRIORITAS KEBIJAKAN


PEMBANGUNAN DAERAH
RKP Desa sebagai satu kesatuan mekanisme perencanaan
pembangunan daerah dalam proses penyusunannya harus juga
memperhatikan prioritas kebijakan pembangunan daerah, mulai dari
evaluasi Renja Kecamatan dan ataupun hasil evaluasi pelaksanaan RKPD
tahun sebelumnya serta prioritas kebijakan daerah tahun berikutnya.

Adapun prioritas masalah yang harus diselesaikan berdasarkan


Prioritas Kebijakan Pembangunan Daerah adalah sebagai berikut:

PRIORITAS KEBIJAKAN DAERAH DALAM


NO IDENTIFIKASI MASALAH
MENYELESAIKAN MASALAH

Jalan antar desa Sumberanyar dan


Rehab/pemeliharaan Jembatan dan jalan
1 Sumberwaru rusak dan becek dan tidak bisa
antar Desa Sumberanyar- Sumberwaru
dilewati lebih-lebih musim hujan tiba
Jalan antar desa Sumberanyar dan
Sumberwaru di Dusun Sekarputih perlu Pengaspalan Jalan antar desa
2
pengaspalan jalan karena merupakan jalan Sumberanyar-Sumberwaru
alternatif antar desa
Pengaspalan jalan antar Desa Sumberanyar- Pengaspalan jalan antar Desa
3
Sumberwaru Sumberanyar-Sumberwaru
Jalan antar desa Sumberanyar dan Sukorejo
rusak dan perlu pengaspalan karena Pengaspalan jalan Bindung-
4
merupakan akses penting lebh-lebih menuju Sukorejo(Hotmik)
PPSS Sukorejo
Ombak besar kerap merusak rumah warga
5 Pembangunan tangkis pantai
yang karena tidak dilindung dengan tangkis
Desa Sumberanyar masih belum memiliki
6 Pembangunan gapura
pengenal dan ikon desa yang jelas
7 Masyarakat masih kekurangan pelayanan Tersedianya pos persalinan di desa
kesehatan karena terbatasnya sarana
prasarana kesehatan di desa

BAB IV
RUMUSAN PRIORITAS PROGRAM DAN PEMBANGUNAN DESA

Prioritas kebijakan program pembangunan Desa Sumberanyar yang


tersusun dalam RKP Desa Tahun 2016 sepenuhnya didasarkan pada
berbagai permasalahan sebagaimana tersebut dalam rumusan masalah di
atas. Sehingga diharapkan prioritas program pembangunan yang akan
dilaksanakan pada tahun 2016 nantinya benar-benar berjalan efektif untuk
menanggulangi permasalahan di masyarakat, terutama upaya meningkatkan
keberpihakan pembangunan terhadap kebutuhan hak – hak dasar
masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pendapatan, akses informasi dll.
Dengan demikian arah dan kebijakan pembangunan desa secara langsung
dapat berperan aktif menanggulangi kemiskinan pada tingkat desa.
Rumusan prioritas kebijakan program pembangunan desa Sumberanyar
secara detail dikelompokkan, sebagai berikut :

A. PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN SKALA DESA TAHUN


2016
1. Berdasarkan Kewenangan Hak Asal Usul dan Adat Istiadat:
a) Sistem organisasi masyarakat adat;
b) Pembinaan kelembagaan masyarakat;
c) Pembinaan lembaga dan hukum adat;
d) Pengelolaan tanah kas Desa;
e) Pengembangan peran masyarakat Desa

2. Berdasarkan Kewenangan Lokal Skala Desa:

A Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa


1 Penghasilan Tetap dan Tunjangan
Penghasilan Tetap Kepala Desa dan Perangkat Desa
Tunjangan Kesehatan Kepala Desa dan Perangkat Desa
Tunjangan BPD
2 Operasional Perkantoran
Honor Tim Pengelola Kegiatan Kegiatan
Belanja Alat Tulis Kantor
Belanja Alat listrik dan Elektronik ( lampu Pijar,Battery Kering )
Belanja Perangko,Materai dan Benda Pos lainnya
Belanja Peralatan Kebersihan dan bahan Pembersih
BelanjaListrik
Belanja Penggandaan
3 Operasional BPD
Belanja Alat Tulis Kantor
4 Operasional RT/RW
ATK Untuk RT dan RW
Biaya Rapat Ketua RT dan Ketua RW
5 Operasional LPM
Bantuan Kepada LPM
6 Pembangunan Sarana dan Prasarana Perkantoran Desa
Pembangunan Kamar Mandi/ WC dan Mushollah Kantor
Pembangunan Taman Kantor Desa
7 Rehabilitasi/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Perkantoran Desa
Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor
8 Pengadaan Sarana dan Prasarana Perkantoran Desa
Belanja Modal Pengadaan Kipas Angin
Belanja Modal Pengadaan AC
Belanja Modal Pengadaan Televisi
Belanja Modal Pengadaan Parabola/Digital
Belanja Modal Pengadaan Generator
Belanja Modal Pengadaan Brangkas
Belanja Modal Pengadaan Komputer/PC
Belanja Modal Pengadaan Printer
Belanja Modal Pengadaan monitor/display
Belanja Modal Pengadaan UPS/Stabiliser
Belanja Modal Pengadaan Meja Kerja
Belanja Modal Pengadaan Meja Rapat
Belanja Modal Pengadaan Kursi Kerja
Belanja Modal Pengadaan Kursi Rapat
Belanja Modal Pengadaan Sofa/Meja Kursi Tamu
Belanja Modal Pengadaan Kamera
Belanja Modal Pengadaan Jaringan Internet
Pengadaan Dispenser
Pengadaan Kulkas
9 Pengadaan Pakaian Dinas
Pengadaan Baju LPM
Pengadaan Baju Olah raga
10 Peringatan Hari-hari Besar Nasional
11 Peringatan hari besar keagamaan
12 Pelatihan aparatur pemerintah desa dalam bidang pengelolaan keuangan
desa
13 Penyusunan Laporan Keuangan Desa
14 Rapat - rapat Paripurna
15 Dialog/audiensi dengan tokoh-tokoh masyarakat, pimpinan/anggota
organisasi sosial dan kemasyarakatan
16 Rapat Koordinasi Perangkat Pemerintah Desa
17 Penyusunan Rancangan Peraturan Desa tentang Pungutan Desa
18 Penyusunan Rancangan Peraturan Desa tentang APBDes
19 Penyusunan Rancangan Peraturan Desa tentang Perubahan APBDes
20 Penyusunan Rancangan Peraturan Desa tentang Pertanggung Jawaban
APBDes
21 Penyelenggaraan Penjaringan Perangkat Desa
22 Santunan Purna Tugas Perangkat Desa

B BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA


1 Pembangunan Jalan Desa
Pavingisasi Jalan Lingkungan Gang Tolak
Peningkatan Jalan Tegalsari
2 Pembangunan Jembatan Desa
Pembanguna Jembatan Koner
3 Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Bersih Desa
Pembangunan Sumur Air Bersih
Pengadaan Sarana dan Prasarana Air Bersih Kepada Lembaga
4 Pembangunan saluran drainase
Pembangunan saluran drainase Dusun Karajan (Lanjutan)
5 Pembangunan plengsengan
Plengsengan Sepanjang Dusun Tegalsari
Plengsengan Jalan Singoyudo
Plengsengan Jalan Citroasmoro (Jl P. Titik)
Plengsengan Jalan Tegalsari Lamongan
6 Pengadaan alat - alat berat
Pengadaan Mesin Pengolah Semen
7 Rehabilitasi/pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum
Pengadaan Aat-alat Listrik
8 Penyusunan Profil Desa
9 Penyusunan Monografi Desa
10 Penyusunan Potensi Desa
11 Pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini
Pembangunan Gedung TK PGRI Sumberanyar
12 Fasilitasi Penyelenggaraan PAUD
Bantuan Kepada PAUD Bougenvile
Bantuan Kepada PAUD Mambaul Hikam
13 Fasilitasi tempat Pendidikan Dasar di desa;
Bantuan Kepada RA Mambaul Hikam
Bantuan Kepada TK Darma wanita
Bantuan Kepada TK PGRI Sumberanyar
Bantuan Kepada MD Jabal Nur
Bantuan Kepada MD Raudlaltul Qur'an
Bantuan Kepada TPQ Khusnul Khotimah
Bantuan Kepada TPD Riyadlul Qur'an
Bantuan Kepada MD Nurul Iman
14 Identifikasi masalah kesehatan
15 Pemberian makanan tambahan di Posyandu
Honor Kader Posyandu
Belanja Makanan Tambahan Balita
16 Pengembangan BUMDes
17 Pembangunan Jamban Keluarga Miskin

C BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN DESA


1 Pembinaan Ketentraman dan Ketertiban
2 Fasilitasi Lembaga Sosial Kemasyarakatan Desa;
Bantuan Genset Kepada Masjid
3 Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan Tingkat Desa
Honor Guru Ngaji dan Guru Minggu
4 Fasilitasi Penyelenggaraan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan
Keluarga
Bantuan Kepada TP-PKK

D BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA


1 Penyelenggaraan Musrenbangdes
2 Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes)
3 Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban
4 Penyusunan Laporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa
5 Bulan Bakti Gotong Royong
6 Selamatan Desa
7 Lomba Desa

3. Berdasarkan Prioritas Kemiskinan yaitu:


a Pembangunan Jamban Keluarga Miskin

B. PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN


ANGGARAN 2016
Prioritas program pembangunan skala Supra Desa
/kecamatan/kabupaten merupakan program dan kegiatan pembangunan
yang merupakan kebutuhan riil masyarakat desa Sumberanyar tetapi
pemerintah desa tidak mampu melaksanakan. Hal ini disebabkan pertama
kegiatan tersebut secara peraturan perundangan bukan kewenangan desa.
Kedua, secara pembiayaan desa tidak mampu membiayai karena
jumlahnya terlalu besar dan yang ketiga, secara sumber daya di desa tidak
tersedia secara mencukupi, baik SDM maupun prasarana pendukung
lainnya.
Berdasarkan pertimbangan diatas, maka prioritas pembangunan tersebut
akan dibawa melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan di
tingkat kecamatan (Musrenbangcam) oleh Delegasi Peserta Desa
Sumberanyar yang dipilih secara partisipatif pada forum Musrenbang Desa
dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa.

Adapun program dan kegiatan tersebut adalah :


I. BIDANG EKONOMI
1 Tenda Warung
2 Bantuan Wanita Rawan Sosial
3 Bantuan Permodalan dan Sarana Produksi Peternakan
4 Bantuan Ternak Kambing
5 Bantuan Ternak Sapi Lokal
6 Pembangunan Pasar Desa

II. BIDANG PEMERINTAHAN, SOSIAL DAN BUDAYA


1 Rehab Moshollah Darul Mabtadi'in
2 Rehab Mushollah Nurul Fatah
3 Rehab Mushollah Nurul Iman Rahayu
4 Rehab Mushollah Nurul Huda
5 Pembangunan Pagar dan Paving Halaman Puskesmas
Pembantu Desa Sumberanyar
6 Penerangan Jalan Tenaga Surya
7 Pembangkit Listrik Tenaga Surya
8 Rumah Tidak Layak Huni
9 Plesterisasi
10 Bantuan Peningkatan dan Kesehteraan Guru Ngaji dan
Guru Minggu
11 Warung Internet Masyarakat
12 Ambulance Desa
13 Mobil Dinas Operasional Desa
14 Sarana dan Prasarana Puskesmas Pembantu Desa
Sumberanyar

III. BIDANG PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR WILAYAH


1 Pemanfaatan Waduk Desa untuk wisata (AGRO WISATA )
2 Lapen Jalan Pasar Desa
3 Pembangunan Gedung SMA PGRI Sumberanyar
4 Lapen Jalan Bendungan
5 Pavingisasi Halaman SDN 3 Sumberanyar
6 Pavingisasi Halaman SDN 2 Sumberanyar
7 Pavingisasi Halaman SDN 1 Sumberanyar
8 Peningkatan Jalan Kabupaten
9 Pembangunan Saluran Irigasi Dsn Tegalsari
10 Sumur Bor P2AT

C. KEBIJAKNAN KEUANGAN DESA


a. Kebijakan Pendapatan Desa
Pendapatan Desa meliputi semua penerimaan uang melalui rekening
desa yang merupakan hak desa dalam 1 (satu) tahun anggaran yang tidak
perlu dibayar kembali oleh desa. Perkiraan pendapatan desa disusun
berdasarkan asumsi realisasi pendapatan desa tahun sebelumnya dengan
perkiraan peningkatan berdasarkan potensi yang menjadi sumber dari :
Pendapatan Asli Desa, Dana Desa bersumber APBN, Bagi Hasil Pajak
Daerah, Bagi Hasil Retribusi Daerah, ADD, Bantuan Keuangan dari
Kabupaten, Bantuan Keuangan dari Provinsi, Hibah dan Sumbangan Pihak
Ketiga, serta Lain-lain Pendapatan Desa yang sah.

Adapun asumsi Pendapatan Desa Sumberanyar Tahun Anggaran 2016


sebesar Rp 1.451.644,- (Satu Milyar empat ratus lima puluh satu juta enam
ratus empat puluh empat ribu rupiah), yang berasal dari:
2. Pendapatan Asli Desa Rp. 15.856.000,-
3. Dana Desa bersumber APBN Rp. 666.281.000,-
4. Bagi Hasil Pajak Daerah dan
Bagi Hasil Retribusi Daerah Rp. 17.046.000,-
5. ADD Rp. 727.661.000,-
6. Bantuan Keuangan Rp. 24.000.000,-
7. Hibah dan Sumbangan Pihak Ketiga Rp. 0,-
8. Lain-lain Pendapatan Desa yang sah Rp. 0,-

b. Kebijakan Belanja Desa


Belanja Desa meliputi semua pengeluaran dari rekening desa yang
merupakan kewajiban desa dalam 1 (satu) tahun anggaran yang tidak akan
diperoleh pembayarannya kembali oleh desa. Belanja Desa yang akan
dianggarkan dalam APB Desa meliputi:
1. Bidang penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebesar :
Rp. 597.391.000,-
2. Bidang pelaksanaan pembangunan Desa sebesar :
Rp. 709.222.000,-
3. Bidang pembinaan kemasyarakatan Desa sebesar :
Rp. 52.013.000,-
4. Bidang pemberdayaan masyarakat Desa sebesar :
Rp. 43.018.000,-

c. Kebijakan Pembiayaan Desa


Pembiayaan desa sebagaimana dimaksud meliputi semua penerimaan
yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima
kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada
tahun-tahun anggaran berikutnya. Namun demikian dalam RKP Desa Tahun
2016 ini, Pemerintah Desa Sumberanyar belum dapat menyusun kebijakan
pembiayaan disebabkan disamping sistem baru juga belum disusunnya
perubahan dan atau perhitungan APBDesa tahun sebelumnya.
Pembiayaan Desa sebagaimana dimaksud terdiri dari:
1. Penerimaan Pembiayaan; dan
2. Pengeluaran Pembiayaan.

Penerimaan Pembiayaan sebagaimana di atas, mencakup:


1. Sisa lebih perhitungan anggaran (SilPA) tahun sebelumnya;
2. Pencairan Dana Cadangan;
3. Hasil penjualan kekayaan desa yang dipisahkan; dan
4. Penerimaan Pinjaman

Pengeluaran Pembiayaan sebagaimana di atas, mencakup:


1. Pembentukan Dana Cadangan;
2. Penyertaan Modal Desa;
Penyertaan Modal Kepada BUMDes sebesar Rp. 50.000.000,-
3. Pembayaran Utang

BAB V
PENUTUP

Keberhasilan pelaksanaan pembangunan di tingkat desa pada dasarnya


ditentukan oleh sejauh mana komitmen dan konsistensi pemerintahan dan
masyarakat desa untuk saling bekerjasama membangun desa. Keberhasilan
pembangunan yang dilakukan secara partisipatif mulai dari perencanaan,
pelaksanaan sampai pada monitoring evaluasi akan lebih menjamin
keberlangsungan pembangunan di desa. Sebaliknya permasalahan dan
ketidakpercayaan satu sama lain akan mudah muncul manakala seluruh
komunikasi dan ruang informasi bagi masyarakat tidak memadai.

Proses penyusunan RKP Desa yang benar-benar partisipatif dan


berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat akan mendorong percepatan
pembangunan skala desa menuju kesejahteraan masyarakat dan kemandirian
desa. Untuk itu dalam penyusunan APB Desa diharapkan dianggarkan secara
proporsional dengan mengacu RKP Desa ini yang telah melalui pembahasan
dan penyepakatan dalam Musrenbang Desa.

Ditetapkan di Sumberanyar
Pada tanggal : 28 September
2015
Kepala Desa Sumberanyar
SUBAIDI

Anda mungkin juga menyukai