0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan7 halaman

Contoh Modul Ajar PAUD Kurikulum Merdeka

Modul ajar ini dirancang untuk anak usia 4-5 tahun dengan fokus pada pengenalan identitas diri melalui berbagai aktivitas kreatif dan kolaboratif. Materi mencakup pengetahuan dasar tentang diri dan interaksi sosial, serta pengembangan karakter dan nilai-nilai moral. Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan inkuiri dan melibatkan lingkungan sekolah dan masyarakat untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

Diunggah oleh

riniwardani55
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan7 halaman

Contoh Modul Ajar PAUD Kurikulum Merdeka

Modul ajar ini dirancang untuk anak usia 4-5 tahun dengan fokus pada pengenalan identitas diri melalui berbagai aktivitas kreatif dan kolaboratif. Materi mencakup pengetahuan dasar tentang diri dan interaksi sosial, serta pengembangan karakter dan nilai-nilai moral. Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan inkuiri dan melibatkan lingkungan sekolah dan masyarakat untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

Diunggah oleh

riniwardani55
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

Contoh Modul Ajar


MODUL AJAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KURIKULUM MERDEKA
PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

Penulis Subiyanto Semester 1 (Gasal)


Asal Sekolah TK PAUD NU 01 ... Minggu Ke- 1
Fase Fondasi Bulan Juli 2025
Jenjang/Kelas A (4-5 Tahun) Alokasi Waktu 6 x 3 JP
Model
Inkuiri Jumlah Anak
Pembelajaran
Topik / Sub Topik Identitas / Diriku (Aku Istimewa: Ayo Kita Berkenalan)

A. IDENTIFIKASI

Peserta Anak usia 4-5 tahun memiliki pengetahuan awal tentang nama dan anggota keluarga,
Didik menunjukkan minat tinggi dalam aktivitas bermain dan berinteraksi, berasal dari latar
belakang sosial budaya yang beragam, memerlukan lingkungan yang aman untuk
mengekspresikan diri, memiliki rentang perhatian pendek namun antusias dalam
eksplorasi, dan membutuhkan pengalaman belajar yang konkret dan menyenangkan.
Materi Materi identitas diri mencakup pengetahuan esensial (nama, umur, alamat, anggota
Pelajaran keluarga), pengetahuan aplikatif (cara memperkenalkan diri, berinteraksi dengan
orang lain), dan pengetahuan nilai dan karakter (percaya diri, kemandirian, sopan
santun). Materi ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari anak, memiliki
tingkat kesulitan yang sesuai dengan tahap perkembangan usia 4-5 tahun, dan
terintegrasi dengan pengembangan karakter serta nilai-nilai moral.
Dimensi ✅ DPL1 ⬜ DPL3 ✅ DPL5 ⬜ DPL7
Profil Keimanan dan Ketakwaan Penalaran Kritis Kolaborasi Kesehatan
Lulusan terhadap Tuhan YME

✅ DPL2 ⬜ DPL4 ✅ DPL6 ✅ DPL8


Kewargaan Kreativitas Kemandirian Komunikasi

B. DESAIN PEMBELAJARAN

Capaian - CP Jati Diri: Anak memahami identitas dirinya yang terbentuk oleh ragam minat,
Pembelajaran kebutuhan, karakteristik gender, agama, dan sosial budaya
- CP Jati Diri: Anak mengenal dan memiliki perilaku positif terhadap identitas dan
perannya sebagai bagian dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan anak Indonesia
sehingga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan, aturan, dan norma yang
berlaku;
Lintas Disiplin Pendidikan Karakter, Seni dan Kreativitas, Bahasa dan Komunikasi, Sosial
Ilmu Emosional, Perkembangan Motorik
Tujuan - Anak mampu mengenali identitas diri dan mengekspresikannya melalui berbagai
Pembelajaran media kreatif dengan percaya diri
- Anak mampu berinteraksi, berkolaborasi, dan menghargai perbedaan dengan
teman dalam aktivitas kelompok
- Anak mampu merefleksikan pengalaman belajar dan mengungkapkan perasa
Topik Aku Istimewa: Ayo Kita Berkenalan
Pembelajaran
Praktik Pembelajaran berbasis bermain, pembelajaran berbasis proyek sederhana,
Pedagogis pembelajaran kolaboratif melalui aktivitas kelompok, pembelajaran eksploratif
dengan pendekatan inkuiri
Kemitraan - Lingkungan Sekolah: Guru kelas, kepala sekolah, guru pendamping
Pembelajaran - Masyarakat: Orang tua sebagai narasumber tentang keluarga, kakek nenek yang
bisa bercerita
- Lingkungan Luar Sekolah: Komunitas sekitar sekolah untuk sharing pengalaman
Lingkungan - Ruang Fisik: Area bermain yang fleksibel, sudut seni dan kreativitas, area
Pembelajaran bercerita dan sharing circle, display area untuk memamerkan karya anak
- Ruang Virtual: Video cerita interaktif, musik dan lagu digital, dokumentasi
pembelajaran
- Budaya Belajar: Menciptakan atmosfer saling menghargai, keamanan
emosional, kebebasan berekspresi, dan eksplorasi tanpa takut salah
Pemanfaatan - Perencanaan: Persiapan video cerita dan lagu digital,
Digital aplikasi dokumentasi pembelajaran
- Pelaksanaan: Video interaktif "Ayo Berkenalan",
musik latar untuk aktivitas, dokumentasi foto dan
video proses belajar anak
- Asesmen: Portofolio digital karya anak, rekaman
video presentasi sederhana anak
- Dukungan media ajar digital tersedia melalui
[Link]

C. PENGALAMAN BELAJAR

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN / LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

AWAL (BERKESADARAN, BERMAKNA, MENGGEMBIRAKAN)

Pembuka dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik sebelum
memasuki inti pembelajaran. Kegiatan dalam tahap ini meliputi orientasi yang bermakna, apersepsi
yang kontekstual, dan motivasi yang menggembirakan:
1. Salam dan doa dengan penuh perhatian dan kesadaran
2. Teknik pemusatan konsentrasi: "Duduk seperti katak yang tenang, rasakan napas masuk dan
keluar"
3. Lagu selamat datang yang menyebutkan nama setiap anak
4. Video cerita "Ayo Berkenalan" dengan pertanyaan reflektif
5. Menghubungkan cerita dengan pengalaman nyata anak: "Siapa yang pernah bertemu teman
baru?"
6. Membangun ekspektasi positif: "Hari ini kita akan belajar hal istimewa tentang diri kita!"

INTI

Pada tahap ini, anak aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan
merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menggembirakan
untuk mencapai tujuan pembelajaran.
MEMAHAMI (BERKESADARAN, BERMAKNA)
Hari Uraian Kegiatan
1 Kegiatan 1 : Membuat Boneka Jari Keluarga (berkesadaran, bermakna). Alat dan bahan:
Kertas karton, spidol, cat warna, gunting, sti es krim, pensil, krayon, lem. Cara Membuat:
- Siapkan kertas karton, kemudian mintalah anak-anak untuk meletakkan telapak tangan
mereka di atas kertas karton kemudian jiplak menggunkan pensil sesuai ukuran tangan
anak (mintalah anak-anak untuk bergantian dengan teman). Selanjutnya potong pola
yang sudah di jiplak.
- Pada kertas karton lain mintalah anak-anak untuk menggambarkan anggota keluarga
mereka, kemudian warnai dan gunting,
sisihkan. Kertas karton yang berbentuk
tangan juga di beri gambar sesuai kreativitas
dan imajinasi anak. Jika sudah selesai
rekatkan anggota keluarga yang sudah di buat
pada jari-jari.
- Terakhir beri stik es krim untuk pegangan. Jika
sudah jadi, bimbing anak-anak membuat
cerita pendek menggunakan boneka jari mereka.

Kegiatan 2 : Lingkaran Nama (menggembirakan, kolaborasi). Alat dan bahan: Bola kecil Cara
bermain: Anak-anak duduk membentuk lingkaran. Satu anak melempar bola ke anak lain
sambil menyebutkan namanya sendiri. Anak yang menangkap bola menyebutkan nama
anak yang melempar, lalu melempar bola ke anak lain sambil menyebutkan namanya
sendiri. Permainan berlanjut hingga semua anak mendapat giliran.

Kegiatan 3 : Cerita Berantai Perkenalan (bermakna, komunikasi). Alat dan bahan: Bola kecil
atau boneka Cara bermain: Anak-anak duduk melingkar. Guru memulai cerita dengan
memperkenalkan sebuah karakter, misalnya "Ini adalah Budi. Budi suka...". Anak yang
memegang bola atau boneka melanjutkan cerita dengan menambahkan informasi tentang
dirinya sendiri. Bola atau boneka dioper ke anak berikutnya yang harus melanjutkan cerita
dengan informasi tentang dirinya.

2 Kegiatan 1 : Melukis Hujan Badai (berkesadaran,


menggembirakan). Alat dan bahan: Kertas HVS, Cat warna,
kuas, selotip. Cara Membuat:
- Siapkan kertas HVS, kemudian potong kecil-kecil
selotip atau bisa di ganti dengan kertas anti air,
dan letakkan di atas kertas.
- Cat seluruh lembar kertas, termasuk di atas
selotip, dan biarkan cat mengering.
- Lepaskan selotip dengan hati-hati untuk
mengungkapkan tetesan hujan!
- Tampilkan apa adanya atau potong strip atau kotak untuk membuat bookmark,
bingkai foto atau kartu lipat untuk di jadikan hiasan kelas.

Kegiatan 2 : Cermin Ajaib (berkesadaran, kemandirian). Alat dan bahan: Tidak ada Cara
bermain: Anak-anak berpasangan. Satu anak menjadi "orang" dan satu menjadi "cermin".
Anak yang menjadi "orang" melakukan gerakan, dan "cermin" harus menirukan gerakannya
seakurat mungkin. Setelah beberapa saat, anak-anak bertukar peran.
Kegiatan 3 : Estafet Senyum (menggembirakan, kolaborasi). Alat dan bahan: Tidak ada Cara
bermain: Anak-anak duduk melingkar. Satu anak mulai dengan tersenyum pada anak di
sebelahnya, lalu menghapus senyumnya. Anak kedua harus "menangkap" senyum itu,
tersenyum pada anak berikutnya, lalu menghapus senyumnya. Permainan berlanjut hingga
semua anak mendapat giliran.

MEMAHAMI (BERKESADARAN, BERMAKNA)


Hari Kegiatan
3 Kegiatan 1 : Cat Berputar (menggembirakan,
kreativitas). Cara Membuat Seni Alat dan bahan:
Piring kertas putih, Kotak kardus dengan tutup
atasannya, Cat warna, kuas cat. Cara Membuat:
- Tempatkan piring kertas di kotak kardus.
- Jatuhkan tetesan kecil cat poster berair dari
kuas ke piring.
- Berikan kotak itu putaran cepat. Setiap kali
anak -anak memeutarnya, gambar akan berubah.

Bicaralah dengan anak-anka tentang seperti apa cat itu sebelum dia memutar kotak.
Kemudian, minta dia memutar kotak dengan cepat. Tanyakan padanya seperti apa catnya
sekarang. Bagaimana itu berubah? Gunakan foto untuk berbicara tentang apa yang sama
dan apa yang berbeda sebelum dan sesudah memutar kotak.

Kegiatan 2 : Lompat Tali Warna-Warni (menggembirakan, kesehatan). Alat dan bahan main:
Tali skipping karet warna-warni, musik riang. Cara bermain: Guru menyiapkan beberapa tali
skipping warna-warni. Anak-anak diminta untuk memilih warna tali yang mereka sukai.
Kemudian, dengan iringan musik riang, anak-anak diajak untuk melompati tali sesuai irama
musik. Variasi dapat dilakukan dengan melompat ke depan, ke belakang, atau
menyamping. Kegiatan ini membantu anak mengembangkan keterampilan motorik kasar,
keseimbangan, dan koordinasi.
Kegiatan 3 : Lompat Nama Alat dan bahan (bermakna, komunikasi): Kapur atau tali untuk
membuat kotak-kotak di lantai Cara bermain: Buat kotak-kotak di lantai sejumlah huruf
terbanyak dari nama-nama anak di kelas. Setiap anak melompat dari kotak ke kotak sesuai
huruf dalam namanya sambil mengeja nama mereka. Teman-teman lain mengikuti dan
mengulangi nama anak yang sedang melompat.

4 Kegiatan 1 : Membuat Blok Bangunan yang Berinteraksi (berkesadaran, kreativitas). Alat


dan Bahan ; Karton, Pensil, penggaris, Gunting, Cat,
Sikat cat. Cara Membuat:
- Ukur dan tandai persegi panjang kurang lebih
8 -10 cm pada karton, lalu potong.
- Di ujung pendek setiap kartu, potong celah
kurang lebih 2 cm. Di ujung panjang kartu,
ukur 1,2 cm dari setiap ujung dan buat dua
celah 2cm.
- Cat kartunya dan biarkan kering. (Agar warna
lebih bagus sebaiknya pewarnaan sebanyak dua atau tiga lapis cat untuk warna
terbaik, atau menggunakan satu lapisan cat putih dan satu lapisan cat warna.)
- Jika sudah balok bangunan sudah dapat di gunakan untuk bermain anak-anak.
- Pada saat bermain dapat bicarakan dengan anak-anak tentang warna-warna
potongan yang dia hubungkan, seberapa tinggi strukturnya, atau bagaimana
potongan-potongan itu cocok (coba dengan pas atau tegak lurus). Ini dapat
memperluas kosa kata dan membantunya menghubungkan tindakan dengan kata-
kata.

Kegiatan 2 : Rantai Nama (bermakna, kolaborasi). Alat dan bahan: Tidak diperlukan alat
khusus. Cara bermain: Anak-anak duduk melingkar. Seorang anak memulai dengan
menyebutkan namanya dan melakukan gerakan sederhana (misalnya tepuk tangan atau
lambaian). Anak berikutnya harus menyebutkan nama anak sebelumnya, menirukan
gerakannya, lalu menyebutkan namanya sendiri dan menambahkan gerakan baru.
Permainan berlanjut hingga semua anak mendapat giliran. Kegiatan ini membantu anak-
anak mengenal nama teman-teman mereka dan melatih memori serta koordinasi gerak.

Kegiatan 3 : Kereta Nama (menggembirakan, kewargaan). Alat dan bahan: Kotak bekas
berbagai ukuran, tali Cara bermain: Setiap anak mendekorasi satu kotak dengan namanya.
Kotak-kotak tersebut kemudian disambung dengan tali membentuk kereta. Anak-anak
berjalan dalam barisan kereta sambil menyebutkan nama-nama yang ada di kereta.

MEREFLEKSI (BERKESADARAN, BERMAKNA)


Hari Kegiatan
5 Kegiatan 1 : Menggiring Bola Lewati Labirin
(menggembirakan, kemandirian). Alat dan Bahan: tongkat,
bola, balok kayu. Cara Bermain:
- BUat labirin menggunakan balok kayu, kemudian minta
dua anak untuk balap mengeluarkan bola dari labirin
menggunakan tongkat kayu.
- Yang berhasil lebih dahulu yang menang.

Kegiatan 2 : Lompat dan Ucapkan (bermakna, komunikasi). Alat dan bahan: Lingkaran atau
kotak yang digambar di lantai. Cara bermain: Guru membuat beberapa lingkaran atau kotak
di lantai. Anak-anak diminta untuk melompat dari satu lingkaran ke lingkaran lain sambil
menyebutkan informasi tentang dirinya (nama, umur, nama orang tua, atau alamat) setiap
kali mendarat di lingkaran baru

Kegiatan 3 : Jembatan Perkenalan (kolaborasi, kreativitas). Alat dan bahan: Balok kayu, stik
es krim, karton Cara bermain: Anak-anak bekerja sama membangun jembatan
menggunakan bahan-bahan yang tersedia. Setiap kali menambahkan satu bagian ke
jembatan, anak harus memperkenalkan diri atau menceritakan sesuatu tentang dirinya.

6 Kegiatan 1: Menyusun Menara Sesuai Gambar (berkesadaran, kreativitas). Alat dan Bahan :,
Gelas Kertas, Kertas HVS, Spidol, Kerta Origami, Lem, Gunting. Cara Membuat Dana
Memainkannya :
- Siapkan kertas origami, kemudian buat
bentuk geometri, bentuk lingkaran dan
lainnya dengan berbagai warna lalu
gunting.
- Selanjutnya siapkan gelas kertas lalu
tempel bentuk geometri yang sudah
dibaut dan tempelkan dengan menggunakan lem, begitu juga dengan bentuk lingkaran.
- Jika ingin mengajarkan anak mengenal huruf dan angka bisa langsung tuliskan pada
gelas kertas dengan menggunakan spidol permanen.
- Terakhir buat pola di atas kertas HVS, dan mintalah anak untuk menyusun gelas sesuai
dengan bentuk pola yang ada pada gambar.

Kegiatan 2 : Permainan Siapa Aku (bermakna, komunikasi). Alat dan bahan: Kartu nama
anak-anak, kotak atau wadah. Cara bermain: Guru menyiapkan kartu nama semua anak di
kelas dan memasukkannya ke dalam kotak. Anak-anak duduk melingkar. Secara bergantian,
setiap anak mengambil satu kartu nama dari kotak, membacanya (dengan bantuan guru
jika perlu), dan mencari pemilik nama tersebut. Setelah menemukan pemilik nama, anak
tersebut harus memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama lengkap, nama orang tua,
dan alamat rumahnya.

Kegiatan 3 : Lingkaran Warna Kesukaan (menggembirakan, kemandirian). Alat dan bahan:


Kertas warna-warni, gunting Cara bermain: Anak-anak memilih kertas warna yang mereka
sukai dan memotongnya menjadi bentuk lingkaran. Mereka duduk melingkar dan secara
bergantian meletakkan lingkaran warna mereka di tengah sambil menyebutkan nama dan
alasan menyukai warna tersebut.

PENUTUP (BEKESADARAN, MENGGEMBIRAKAN)

Tahap akhir dalam proses pembelajaran yang bertujuan memberikan umpan balik yang konstruktif
kepada anak atas pengalaman belajar yang telah dilakukan, menyimpulkan pembelajaran, dan anak
terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya:
1. Lingkaran refleksi: setiap anak berbagi satu hal yang dipelajari hari ini dengan penuh
kesadaran
2. Gerakan tubuh yang merepresentasikan perasaan hari ini
3. Penyimpulan bersama tentang keistimewaan setiap individu
4. Pratinjau pembelajaran besok dengan menciptakan antusiasme
5. Doa penutup dengan rasa syukur atas pembelajaran hari ini
6. Apresiasi dan pelukan untuk setiap pencapaian anak

D. ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran:


 Observasi kesiapan: Mengamati kesiapan emosional dan sosial anak saat memasuki kelas
 Wawancara sederhana: "Siapa namamu? Siapa yang ada di rumah?" untuk mengetahui
pengetahuan awal
 Checklist motorik: Kemampuan dasar motorik halus dan kasar
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
 Catatan anekdot: Dokumentasi perkembangan harian anak dalam berinteraksi dan
mengekspresikan diri
 Foto dokumentasi: Proses pembuatan karya, ekspresi wajah, dan interaksi antar anak
 Observasi partisipasi: Tingkat keterlibatan anak dalam setiap aktivitas
 Self-assessment sederhana: "Bagaimana perasaanmu hari ini?" dengan emoji atau gambar
ekspresi
Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
 Portofolio karya: Kumpulan hasil karya anak selama 6 pertemuan beserta refleksi singkat
 Presentasi sederhana: Kemampuan anak memperkenalkan diri di depan teman-teman
 Observasi holistik: Perkembangan dalam 5 dimensi profil lulusan yang ditargetkan
 Dokumentasi video: Rekaman singkat anak saat bercerita tentang dirinya

Kepala, Guru Kelas,


TK PAUD NU 01 ... Kelompok Cosmos

Nama Nama
NIP. … NIP. …

Anda mungkin juga menyukai