Lux Meter – Sebenarnya, apakah penting menggunakan lux meter itu?
Tak dapat di pungkiri jika
cahaya atau penerangan adalah salah satu komponen yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan
sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan semua orang sadar dan menyadari jika selalu membutuhkan
cahaya.
Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah tingkat cahaya di setiap ruangan tentunya berbeda-beda,
bergantung pada fungsi ruangan tersebut. Untuk itu penting sekali menggunakan alat yang mampu
melihat seberapa besar intensitas cahaya yang ada dalam suatu ruangan agar bisa disesuaikan
dengan kebutuhan penggunanya.
Luxmeter dan Penjelasannya:
Berikut ini beberapa materi mengenai pengertian, jenis, dan satuan lux meter yang telah kami
ringkas.
Pengertian Lux meter:
Luxmeter merupakan sebuah alat yang mampu mengetahui serta mengukur seberapa besar
intensitas cahaya yang berada di suatu tempat. Tentunya bukan rahasia umum lagi jika setiap tempat
memiliki ukuran penerangan yang berbeda-beda, hal tersebut ditentukan oleh faktor kebutuhan yang
melekat.
Jenis Lux meter:
Dalam perkembangannya, alat ukur cahaya tersebut dikelompokkan menjadi 2 jenis yang memiliki
fungsi sama melainkan media pengukurannya berbeda.
1. Lux meter Analog.
Alat ukur cahaya jenis analog dalam mengetahui besarnya intensitas cahaya menggunakan dua
skala, yakni yang terletak di atas dan di bawah. Terdapat kisaran skala 60 untuk yang terletak di
atas, kemudian skala 60 untuk yang terletak di bawah. Skala tersebut merupakan penentu
besar kecilnya intensitas cahaya yang ada, maka semuanya nantinya jumlah intensitas cahaya
yang keluar bergantung pada skala yang digunakan.
2. Lux Meter Digital.
Sebagian besar masyarakat lebih memilih menggunakan alat ukur cahaya jenis digital, karena
dinilai lebih cepat dan praktis. Terdapat tiga range yang berbeda pada skala pengukurannya,
yakni A, B, dan C. Range yang digunakan nantinya berpengaruh pada pengukuran cahaya yang
akan dihasilkan. Jika ingin mendapatkan hasil yang akurat, sebaiknya gunakan range A karena
memiliki jumlah lux hingga 2000.
Satuan Lux Meter :
Satuan Lux Meter adalah Lux, yang disimbolkan dengan lx sesuai dengan aturan SI atau Sistem
Satuan Internasional.
Fungsi Lux Meter:
Sesuai dengan namanya, fungsi alat tersebut adalah sebagai pengukur intensitas cahaya yang
tersebar di dalam suatu tempat. Penciptaan alat ukur cahaya tersebut dilatarbelakangi kesadaran
kebutuhan cahaya yang berbeda-beda di tiap ruangan, misalnya pada ruang kerja. Pencahayaan
yang ada di ruang kerja tentunya harus lebih terang daripada kamar tidur.
Hal tersebut karena mata harus dengan jelas menangkap segala hal dengan baik yang nantinya
digunakan untuk menunjang aktivitas kerja. Akan tetapi berbeda dengan kamar tidur yang tidak
bermasalah meskipun menggunakan pencahayaan tidak terlalu terang, sebab saat tidur akan lebih
baik apabila tubuh tidak menyerap terlalu banyak cahaya.
Lihat juga: Densitometer beserta Fungsinya
Bagian – Bagian Lux Meter:
@elevatorequ
[Link]
Sama seperti media ukur lainnya, alat ini juga memiliki bagian-bagian yang memiliki fungsi berbeda-
beda. Bentuk alat ukur tersebut yang minimalis dan hampir menyerupai seperti handphone, tidak
membuatnya memiliki bagian-bagian yang rumit. Terdapat lima bagian penting dari alat ini yang perlu
Anda ketahui agar nantinya bisa menggunakan serta membaca hasilnya dengan mudah.
1. Layar panel.
Layar panel yang terdapat di dalam alat ukur ini memiliki ukuran persegi yang tidak terlalu lebar.
Fungsinya adalah untuk menampilkan hasil pengukuran yang sudah dilakukan menggunakan
skala. Semakin besar angka yang muncul menandakan semakin besar pula cahaya yang ada di
tempat tersebut, begitu juga sebaliknya semakin kecil angka yang muncul maka semakin kecil
pula cahaya yang berada dalam tempat yang diukur.
2. Tombol Off/On.
Setiap alat tentunya memiliki tombol off/on yang berfungsi untuk bisa menghidupkan dan
mematikan, sehingga penggunaannya juga dapat lebih diatur. Selain itu, dengan adanya tombol
dapat berguna untuk menghemat baterai yang ada pada alat tersebut, dan nantinya sama saja
dengan menghemat listrik.
3. Tombol Range.
Tombol range adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk digunakan dalam proses
pengukuran. Hal itu dikarenakan tombol inilah yang nantinya akan menentukan jangkauan
pengukuran hingga sebesar apa.
4. Zero Adjust VR.
Pada bagian ini berfungsi untuk mengatasi masalah alat yang berkaitan dengan pembagian
tanda skala. Apabila terjadi error, Zero adjust VR mampu mengembalikannya seperti semula,
namun artinya Anda juga harus mengulang kembali proses pengukuran dari awal.
5. Sensor Cahaya.
Bagian yang satu ini memiliki peran yang paling penting karena digunakan untuk menangkap
cahaya yang hendak diukur. Oleh karena itu pastikan untuk merawatnya dengan baik karena
biasanya sensor cahaya tersebut memiliki layar yang sangat sensitif. Selain itu, jangan lupa
juga untuk rutin membersihkannya menggunakan tisu atau kapas, dan pastikan agar tidak
terkena air.
Cara Menggunakan Lux meter:
Sebelum menggunakan alat ukur cahaya tersebut pastikan terlebih dahulu baterainya masih terisi
penuh. Jika tidak akan sangat mengganggu apabila di tengah-tengah kegiatan mengukur baterai tiba-
tiba habis. Selain itu, ada lagi hal penting yang harus kamu perhatikan, yakni kondisi sensor cahaya.
Sensor cahaya memiliki layar sentuh yang cukup sensitif, sehingga kamu harus benar-benar menjaga
kebersihan dan juga ketika proses pengukuran harus ditempatkan pada sudut area yang tepat.
Berikut terdapat langkah-langkah prosedur penggunaan alat ukur cahaya tersebut yang sangat
mudah untuk dilakukan.
1. Langkah yang pertama adalah nyalakan alat terlebih dahulu dengan cara menekan tombol on
atau yang memiliki gambar bulat dengan garis di tengahnya.
2. Langkah yang kedua adalah pilih kisaran range untuk dijadikan patokan saat proses
pengukuran. Tekan tombol berwarna merah yang bertuliskan range, lalu pilih tiga kisaran level
yang ditampilkan yakni 2.000 lux, 20.000 lux, dan 50.000 lux. Sebenarnya jika ingin mengukur
cahaya alami lebih disarankan menggunakan range 2.000 lux karena nanti hasilnya akan lebih
jelas dan mudah untuk dibaca.
3. Lalu, langkah yang ketiga adalah mengarahkan sensor cahaya pada sudut area yang ingin
diketahui jumlah intensitas cahayanya. Pastikan untuk mengarahkan pada tempat yang
strategis, agar nantinya sensor yang diperoleh benar-benar akurat.
4. Kemudian setelah ketiga proses tersebut dilakukan dengan baik, Anda bisa menunggu sejenak
dan nantinya hasil dari pengukuran akan muncul pada layar panel. Cara membaca hasilnya
bergantung pada kisaran range yang dipilih, kemudian dikalikan dengan jumlah 1 lux.
Cara Kerja Luxmeter:
Alat pengukur cahaya tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang dapat mendukung proses
pengukuran dengan baik. Di dalam alat ini juga dilengkapi dengan sel foto yang nantinya digunakan
untuk menangkap cahaya yang dibutuhkan oleh layar panel sensor cahaya.
Jenis sensor yang digunakan biasanya adalah photo diode, yang merupakan salah satu bagian dari
sensor optik. Yang terpenting adalah meletakkan sensor cahaya pada area pusat yang ingin diketahui
tingkat intensitas cahayanya.
Respons alat ini tentunya akan berbeda apabila terkena cahaya alami dan cahaya buatan, sebab
memang biasanya cahaya alami memiliki warna serta panjang gelombang yang sangat berbeda
dengan cahaya buatan.
Penggunaan luxmeter biasanya sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis maupun industri, akan tetapi
bukan berarti jika dalam kehidupan sehari-hari tidak penting menggunakan alat ukur tersebut. Setiap
orang tentunya ingin mendapatkan kapasitas cahaya yang cukup agar sensor dalam otak bisa
menggunakannya sesuai dengan porsi yang sudah dibutuhkan.
Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mengukur terlebih dahulu tingkat cahaya yang ada dalam
suatu tempat atau ruangan, agar nantinya dapat mendapatkan jumlah cahaya yang maksimal.