0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Pengarahan dan Simulasi Keselamatan Konstruksi

Dokumen ini menjelaskan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang mencakup sembilan komponen penting, termasuk penyiapan dokumen, sosialisasi, alat pelindung, asuransi, personel keselamatan, fasilitas kesehatan, manajemen lalu lintas, konsultasi dengan ahli, dan pengendalian risiko. Setiap komponen memiliki rincian spesifik yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dalam pekerjaan konstruksi. Penerapan SMKK bertujuan untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan di lokasi konstruksi.

Diunggah oleh

dirmansyabpjn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Pengarahan dan Simulasi Keselamatan Konstruksi

Dokumen ini menjelaskan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang mencakup sembilan komponen penting, termasuk penyiapan dokumen, sosialisasi, alat pelindung, asuransi, personel keselamatan, fasilitas kesehatan, manajemen lalu lintas, konsultasi dengan ahli, dan pengendalian risiko. Setiap komponen memiliki rincian spesifik yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dalam pekerjaan konstruksi. Penerapan SMKK bertujuan untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan di lokasi konstruksi.

Diunggah oleh

dirmansyabpjn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2 SISTEM MANAJEMEN DAN KESELAMATAN KERJA

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), paling


sedikit terdiri atas Risiko Keselamatan Konstruksi, Unit Keselamatan
Konstruksi (UKK) dan Biaya Penerapan SMKK dalam Pekerjaan Konstruksi
mencakup 9 komponen di bawah ini:
1.
Penyiapan Dokumen Penerapan SMKK:
a. Pembuatan dokumen RKK, RMPK, RKPPL (apabila ada) dan
RMLLP
b. Pembuatan prosedur dan instruksi kerja.
c. Penyusunan pelaporan penerapan SMKK (harian, mingguan,
bulanan, akhir).
2.
Sosialisasi, Promosi, dan Pelatihan:
a. Induksi Keselamatan Konstruksi (Safety Induction) untuk pekerja
tamu dan staf.
b. Pengarahan Keselamatan Konstruksi (Safety Briefing).
c. Pertemuan keselamatan (Safety Talk dan/atau Tool Box Meeting).
d. Pelatihan Keselamatan Konstruksi.
e. Sosialisasi/penyuluhan HIV/AIDS.
f. Simulasi Keselamatan Konstruksi
g. Spanduk (Banner).
h. Poster/leaflet
i. Papan Informasi Keselamatan
Konstruksi.
3.
Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri
a. Alat Pelindung Kerja (APK), antara lain namun tidak terbatas
pada:
- Jaring pengaman (Safety Net)
- Tali keselamatan (Life Line)
- Penahan jatuh (Safety Deck)
- Pagar pengaman (Guard Railling)
- Pembatas area (Restricted Area)
- Pelindung jatuh (Fall Arrester)
- Perlengkapan keselamatan bencana paling tidak mencakup:
tandu; lampu darurat; sirene; dan kantong jenazah.
b. Alat Pelindung Diri (APD), antara lain namun tidak terbatas pada:
- Topi pelindung (safety helmet)
- Pelindung mata (goggles, spectacles)
- Tameng muka (face shield)
- Masker selam (breathing apparatus)
- Pelindung telinga (ear plug, ear muff)
- Pelindung pernafasan dan mulut (masker, masker respirator)
- Sarung tangan (safety gloves)
- Sepatu keselamatan (safety shoes, rubber safety shoes and toe cap)
- Penunjang seluruh tubuh (full body harness)
- Jaket pelampung (life vest)
- Rompi keselamatan (safety vest)
- Celemek (apron/coveralls)
- Pelindung jatuh perorangan terdiri dari sabuk pengaman
tubuh (harness), karabiner, tali koneksi (lanyard), tali pengaman
(safety rope), alat penjepit tali (rope clamp), alat penurun
(decender), alat penahan jatuh bergerak (mobile fall arrester)
4.
Asuransi dan Perizinan:
a. Asuransi (Construction All Risks/CAR)
b. Asuransi pengiriman peralatan
c. Uji Riksa Peralatan
Asuransi (Construction All Risks/CAR) yang mencakup: Pekerjaan
itu sendiri dan asuransi pihak ketiga, sebagaimana yang disyaratkan
dalam Syarat-syarat Umum Kontrak (SSUK) harus berlaku.
Asuransi pengiriman peralatan digunakan untuk pekerjaan yang
memerlukan mobilisasi alat berat. Uji riksa peralatan (pemeriksaan
atau pengujian kelaikan alat berat untuk mendapatkan izin alat berat)
sebelum alat berat digunakan harus dilaksanakan oleh Penyedia Jasa
sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 8 Tahun
2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan
Pesawat Angkut.
Uji riksa peralatan dapat meliputi: pesawat uap dan bejana tekan
(PUBT); pesawat angkat-angkut (PAA); pesawat tenaga dan
produksi (PTP); instalasi listrik dan penyalur petir; serta instalasi
proteksi kebakaran, sesuai dengan kebutuhan peralatan yang akan
digunakan.
5.
Personel Keselamatan Konstruksi:
a. Ahli K3 konstruksi atau ahli keselamatan konstruksi
b. Petugas Keselamatan Konstruksi, Petugas K3 Konstruksi
c. Petugas Pengelolaan Lingkungan
d. Petugas tanggap darurat/ Petugas pemadam kebakaran
e. Petugas P3K
f. Tenaga medis dan/atau kesehatan (Dokter atau paramedis)
g. Petugas pengatur lalu lintas/koordinator/flagman
6.
Fasilitas Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan :
a. Peralatan P3K
b. Ruang P3K
c. Peralatan Pengasapan (Obat dan mesin Fogging)
d. Biaya protokol kesehatan wabah menular (misal: tempat cuci
tangan, swab, vitamin di masa pandemi Covid-19)
e. Pemeriksaan Psikotropika dan HIV
f. Perlengkapan kesehatan memadai untuk Isolasi mandiri (tempat
tidur pasien, oximeter, tabung oksigen)
g. Ambulans (sewa)
7.
Rambu dan Perlengkapan Lalu Lintas yang Diperlukan
atau Manajemen Lalu Lintas :
a. Rambu petunjuk
b. Rambu peringatan
c. Rambu kewajiban (rambu mandatory K3, antara lain: rambu
pemakaian APD, masker)
d. Rambu informasi (informasi terkait K3, antara lain: lokasi
kotak P3K, rambu lokasi APAR, area berbahaya, bahan
berbahaya)
e. Rambu pekerjaan sementara
f. Jalur Evakuasi (petunjuk escape route)
g. Tongkat pengatur lalu lintas (warning lights stick)
h. Kerucut lalu lintas (traffic cone)
i. Lampu putar (rotary lamp)
j. Pembatas Jalan (water tank barrier)
k. Beton pembatas jalan (concrete barrier)
l. Lampu/alat penerangan sementara
m. Lampu darurat (emergency lamp)
n. Rambu/alat pemberi isyarat lalu lintas sementara
o. Marka jalan sementara
p. Alat pengendali pemakaian jalan sementara antara lain: alat
pembatas kecepatan, alat pembatas tinggi dan lebar kendaraan
q. Pengaman pemakai jalan sementara, antara lain: penghalang lalu
lintas, cermin tikungan, patok pengarah/delineator, pulau-pulau
lalu lintas sementara, pita penggaduh/rumble strip
8.
Konsultasi dengan Ahli Terkait Keselamatan Konstruksi
Satuan Konsultasi dengan Ahli terkait Keselamatan Konstruksi
dilaksanakan untuk pekerjaan risiko keselamatan konstruksi besar
dan sedang, sedangkan untuk pekerjaan risiko keselamatan konstruksi
kecil dilaksanakan apabila diperlukan
9.
Kegiatan dan Peralatan Terkait dengan Pengendalian Risiko
Keselamatan Konstruksi, termasuk biaya pengujian/pemeriksaan
lingkungan.

Anda mungkin juga menyukai