0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan1 halaman

Pemasangan Saluran U Tipe DS 2

Dokumen ini menjelaskan prosedur untuk penyiapan saluran berbentuk U tipe DS 2, termasuk formasi, pondasi, dan mutu beton yang digunakan. Beton harus memiliki mutu fc' 30 MPa dan dipersiapkan dengan baik sebelum pemasangan. Pelaksanaan saluran harus memperhatikan elevasi dan sambungan antar beton, serta penimbunan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Diunggah oleh

dirmansyabpjn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan1 halaman

Pemasangan Saluran U Tipe DS 2

Dokumen ini menjelaskan prosedur untuk penyiapan saluran berbentuk U tipe DS 2, termasuk formasi, pondasi, dan mutu beton yang digunakan. Beton harus memiliki mutu fc' 30 MPa dan dipersiapkan dengan baik sebelum pemasangan. Pelaksanaan saluran harus memperhatikan elevasi dan sambungan antar beton, serta penimbunan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Diunggah oleh

dirmansyabpjn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

SALURAN BERBENTUK U TIPE DS 2


1) Penyiapan Formasi atau Pondasi
a) Formasi untuk pelapisan saluran harus disiapkan sesuai dengan ketentuan Seksi
2.1 Selokan dan Saluran Air.
b) Pondasi atau galian parit untuk tumit (cut off wall) untuk struktur harus disiapkan
sesuai dengan ketentuan Seksi 3.1 Galian.
2) Beton
a) Beton yang digunakan untuk saluran berbentuk U memiliki mutu beton fc’ 30
MPa
b) Sebelum pemasangan, batu harus dibasahi seluruh permukaannya dan diberikan
waktu yang cukup untuk proses penyerapan air sampai jenuh.
3) Pelaksanaan saluran berbentuk U tipe DS 2
a) Pemasangan saluran beton harus memperhatikan elevasi rencana.
b) Saluran dibuat sebagai unit pracetak untuk langsung dapat terpasang di lokasi
pekerjaan
c) Sambungan antara beton harus tertutupi antara saluran satu dengan yang lain
d) Penimbunan kembali di sekeliling struktur yang telah selesai dirawat harus
ditimbun sesuai dengan ketentuan Seksi 3.2 Timbunan atau Seksi 2.4 Drainase
Porous.

Anda mungkin juga menyukai