0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan56 halaman

Arti Teks Deskripsi dalam Bahasa Inggris

Dokumen ini menjelaskan tentang teks deskripsi dan teks prosedur dalam bahasa Inggris. Teks deskripsi digunakan untuk menggambarkan objek secara rinci, sedangkan teks prosedur memberikan instruksi tentang cara melakukan suatu tugas. Keduanya memiliki struktur dan kaidah kebahasaan yang spesifik untuk memudahkan pemahaman dan penyampaian informasi.

Diunggah oleh

safial662
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan56 halaman

Arti Teks Deskripsi dalam Bahasa Inggris

Dokumen ini menjelaskan tentang teks deskripsi dan teks prosedur dalam bahasa Inggris. Teks deskripsi digunakan untuk menggambarkan objek secara rinci, sedangkan teks prosedur memberikan instruksi tentang cara melakukan suatu tugas. Keduanya memiliki struktur dan kaidah kebahasaan yang spesifik untuk memudahkan pemahaman dan penyampaian informasi.

Diunggah oleh

safial662
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRE-INTERMEDIATE

Descriptive Text

Halo, guys! Apa yang ada dipikiran kamu tentang Candi Borobudur? Pasti kamu
menyebut bahwa Borobudur itu merupakan candi yang bentuknya unik dan megah.
Di Candi Borobudur, terdapat relief yang terukir indah. Candi Borobudur berfungsi
sebagai tempat ziarah umat Buddha serta dijadikan objek wisata bersejarah. Nah,
deskripsi yang telah disebutkan tadi merupakan salah satu contoh descriptive text.

Nah, dari apa yang tadi kamu telah sebutin, tahu enggak kalau itu termasuk teks
deskripsi? Yap, teks yang menggambarkan suatu tempat, benda, orang, hewan,
maupun kondisi atau keadaan tertentu.

Definition of Descriptive Text (Pengertian Teks Deskripsi)

Descriptive text is a text that describes a particular object in detail. Dalam bahasa
Indonesianya, descriptive text atau teks deskripsi adalah sebuah teks yang
mendeskripsikan objek tertentu secara rinci. Jadi, seperti yang sudah disinggung di
awal, pada teks ini, kamu akan menggambarkan objek secara jelas. Bisa ukurannya,
warna, bentuk, bau, dan lain sebagainya.

Nah, kalau teks yang dibahas di atas tadi merupakan contoh deskripsi tempat, yaitu
Candi Borobudur.
Purpose of Descriptive Text (Tujuan Teks Deskripsi)

The purpose of descriptive text is to describe an object in detail. Tujuan


dari descriptive text adalah mendeskripsikan atau menggambarkan suatu objek
secara detail (rinci). Objek-objek ini bisa berupa orang, hewan, benda, atau tempat.

Misalnya descriptive text tentang seekor hewan. Teks tersebut dapat memuat
berbagai informasi tentang deskripsi fisik, makanan, habitat, asal usul,
perkembangbiakkan, hingga fakta-fakta unik yang terkait.

Ingat, descriptive text hanya menjelaskan satu objek tertentu secara detail. Jadi,
kalau kamu mau membuat sebuah descriptive text, kamu bisa menjelaskan ciri-ciri
salah satu kucing peliharaanmu, bukan menjelaskan ciri-ciri kucing secara umum
yang ada di dunia.

Structure of Descriptive Text (Struktur Teks Deskripsi)

Setiap teks pasti terdiri dari beberapa bagian yang menyusunnya


ya, guys. Struktur descriptive text terdiri dari dua bagian,
yaitu identification (identifikasi) dan description (deskripsi).
Bagian identification berisi pengenalan objek yang akan dideskripsikan. Contohnya
seperti, ‘objek itu apa?’ atau ‘dari mana objek itu berasal?’. Sedangkan
bagian description berisi penjelasan yang lebih spesifik dari objek yang sedang
dideskripsikan. Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan tentang penampilan maupun
kepribadian objek tersebut.

Oke, supaya kamu semakin paham, kita simak contoh descriptive text berdasarkan
strukturnya berikut ini, yuk!
Nah, teks deskripsi tersebut menjelaskan tentang Hanni.
Bagian identification terdapat pada kalimat pertama, kedua, dan ketiga. Dari bagian
ini, kita bisa tahu ya kalau Hanni adalah teman baik si penulis. Hanni sekelas dengan
penulis di SMP. Kemudian, bagian descriptionnya terdapat pada kalimat keempat
sampai keenam. Penulis menjelaskan penampilan Hanni yang cantik. Ia punya
wajah oval, mata bulat, hidung mancung, dan rambut yang panjang. Selain itu,
dijelaskan juga kepribadian Hanni yang ramah dan pintar.

Gimana? Sampai sini, apakah kamu sudah paham mengenai materi descriptive text?

Language Features of Descriptive Text (Kaidah Kebahasaan Teks


Deskripsi)

Dalam menulis descriptive text, ada kaidah kebahasaan yang harus kamu
gunakan. Language features of descriptive text terdiri dari tiga, yaitu adjective,
Simple Present Tense, dan adverb of frequency. Ayo kita bahas satu per satu!
1. Adjective

Descriptive text tidak terlepas dari adjective atau kata sifat. Saat mendeskripsikan
suatu objek, kita pasti menggunakan kata sifat, seperti besar, kecil, tinggi, pendek,
pintar, ramah, dan lain sebagainya. Contoh:

Hanni is so pretty. She has an oval face, rounded eyes, pointed nose, and long hair. She is
smart and friendly.

Adjective yang digunakan pada descriptive text di atas adalah pretty (cantik),
oval (oval/lonjong), rounded (bulat), pointed (mancung), long (panjang), smart (pintar),
dan friendly (ramah).

2. Simple Present Tense

Simple Present Tense biasa digunakan untuk menyatakan fakta atau kebenaran
umum, serta kebiasaan. Saat mendeskripsikan suatu objek, kita akan
menggunakan tense jenis ini karena apa yang kita jabarkan dari objek tersebut
adalah fakta.

Pola kalimat Simple Present Tense bisa kamu pelajari secara lengkap di artikel ‘Contoh
Kalimat Simple Present Tense berdasarkan Polanya’, ya guys!

3. Adverb of Frequency

Adverb of frequency adalah kata keterangan yang berguna untuk menunjukkan


seberapa sering suatu kegiatan dilakukan. Nah, dalam descriptive text, kita bisa
menjelaskan kebiasaan objek menggunakan ini.
Contoh:

Hevi is a helpful and polite person. She often helps me to do my homework


and always respects the elders.

Dari deskripsi tersebut, penulis menggunakan adverb of frequency,


yaitu often dan always.

Fyuh, dari tadi kita sudah bahas pengertian, struktur, hingga kaidah kebahasaan teks
deskripsi. Nah, sekarang kita buat contoh teks deskripsi dalam bahasa Inggris
tentang Hanni secara lengkap, yuk!

Example of Descriptive Text (Contoh Teks Deskripsi)

Seperti apa sih contoh descriptive text? Yuk, lihat berikut ini.

My Best Friend, Hanni

Identification:

Let me introduce you to my best friend. Her name is Hanni. She is my classmate in Junior
High School. She is thirteen years old.

Description:

Hanni is so pretty. She has an oval face, rounded eyes, pointed nose, and beautiful black
long hair. Her skin color is fair. Also, she has a slim body and is quite tall. She is 155
centimeters tall.
Hanni really loves to sing and dance. She joins the dance club as her extracurricular
activity at school. She is smart and friendly. She often helps me to do my homework and
always respects the elders. Everyone loves he
PROCEDURE TEXT
Teks prosedur mungkin sudah bukan jadi hal yang asing buat kita, ya. Kita sering
menemukannya.

Begitu pula dengan teks prosedur dalam bahasa Inggris atau procedure text. Ketika
di sekolah mungkin kita pernah diberi tugas untuk membuatnya.

Tidak hanya di sekolah, kita juga sering melihatnya di berbagai macam keadaan.

Sesederhana di bungkus mie instan. Tentu saja penjelasannya secara singkat.

Selain ditujukan untuk kita, petunjuk menggunakan atau membuat sesuatu juga
dibuat untuk orang yang berbicara bahasa Inggris.

Dalam procedure text, kita bisa saja memberikan jawaban dengan memberinya
instruksi pembuatan makanan atau penggunaan barang lokal. Tapi bagaimana
caranya kita bisa membuat instruksi?

Nah, langkah pertama adalah untuk memahami dahulu apa itu teks prosedur dalam
bahasa Inggris. Yuk simak penjelasan berikut ini!

Definisi Teks Prosedur (Procedure Text)

Procedure text is a type of text that provides instructions or directions on how to perform a
specific task. Atau dalam bahasa Indonesia, teks prosedur dapat diartikan sebagai
jenis teks yang menginformasikan tentang bagaimana cara melakukan, membuat
sesuatu, menyelesaikan suatu pekerjaan atau kegiatan secara bertahap.

Hal yang dijelaskan bermacam-macam. Salah satu hal yang paling umum
adalah teks prosedur cara membuat suatu makanan dan minuman.

Di samping itu, kita juga bisa menemukan teks prosedur dalam bahasa Inggris yang
membahas tentang cara mengoperasikan Hp, komputer, merakit meja atau rak, dan
lain-lain.

Pada dasarnya tujuan dari teks prosedur adalah untuk menjelaskan bagaimana
membuat, melakukan atau mengoperasikan sesuatu dengan langkah demi
langkah atau instruksi yang jelas dan berurutan.

Procedure text atau prosedur teks dalam bahasa Inggris biasanya memiliki judul teks
yang diawali dengan “How to..”, “How to operate..”, dan “How to make”.

Jenis-Jenis Procedure Text

Terdapat juga beberapa jenis umum prosedur teks dalam bahasa Inggris, di
antaranya adalah sebagai berikut:
1. Directions atau Petunjuk arah

Ini jenis teks prosedur yang membahas petunjuk arah. Di dalamnya terdapat nama
jalan, nama lokasi, dan tentu saja menggunakan bahasa yang formal. Ditambah
dengan adanya denah juga arah mata angin, akan dapat membuat para pembaca
mudah memahami petunjuk yang diberikan.

2. Instructions atau instruksi

Teks ini memberikan instruksi terhadap pertanyaan umum, seperti “How to cut your
own hair”, “How to take care of a cat” dan sebagainya.

Biasanya dalam jenis teks ini terdapat bahasa sederhana yang sudah disesuaikan
dengan kebutuhan para pembaca tentang langkah-langkah melakukan sesuatu.
Juga tersedia diagram apabila penjelasannya terdapat proses yang rumit.

3. Recipes atau resep

Jenis procedure text ini biasanya merupakan resep makanan atau minuman,
merupakan adalah salah satu teks prosedur yang paling umum. Kita sering
menemukannya di buku resep makanan, atau di internet.

Di teks ini akan tersedia petunjuk yang detail, seperti alat dan bahan apa saja yang
kita butuhkan, hingga cara memasak secara berurutan dan metode khusus yang
disampaikan agar hasil masakan sesuai dengan ekspektasi pembaca.

4. Rules for games atau Peraturan permainan

Jenis teks prosedur ini akan ditemukan di produk khusus, yaitu produk mainan.
Pembuat permainan ini akan menulis peraturan yang disesuaikan dengan
kemampuan memahami pembaca. Karena ada saja beberapa permainan yang
cukup rumit untuk dipahami oleh beberapa orang.

5. Manuals atau buku manual

Jika kita sudah membeli gadget, membeli lemari rakitan sendiri, kita akan
mendapatkan buku yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana kita
mengoperasikan produk-produk tersebut.

Penjelasan yang ada dalam teks ini akan spesifik, guna kita yang sudah membeli
produknya tidak salah dalam menggunakan atau salah dalam mengoperasikan.
6. Agenda

Sedikit berbeda dari teks prosedur pada umumnya, agenda akan menyebutkan
tahap dalam melakukan kegiatan yang akan kita lakukan, kapan kita melaksanakan
atau melakukan kegiatan, di mana pelaksanaan aktivitas atau kegiatan, juga siapa
pihak yang bertanggung jawab. Biasanya akan kita temui di surat kegiatan yang
Struktur Teks Prosedur (Generic Structure of Procedure Text)
• Aim/Goal atau Tujuan

Di dalam teks prosedur bahasa Inggris, terdapat bagian aim/goal yang berarti tujuan
pelaksanaan dari apa yang akan disampaikan dalam teks. Biasanya, tujuan yang
ada pada teks merupakan judul dari teks tersebut. Misalnya:

“How to Cook Nasi Goreng”

• Ingredients/Materials atau Alat/Bahan

Setelah tujuan, akan ada bagian ingredients/materials yang berarti alat/bahan yang
akan diperlukan dalam membuat sesuatu yang ada dalam teks prosedur dalam
bahasa Inggris tersebut. Misalnya seperti:

Ingredients:

o 1 plate of rice
o 1 egg
o A pinch of salt and pepper
o 1 tablespoon of oil, sweet soy sauce and sambal (optional)
o 1 sausage

• Steps/Methods atau Langkah-langkah

Bagian steps/methods adalah bagian yang berisi langkah-langkah yang harus kita
lakukan untuk membuat sesuatu sesuai teks prosedur. Pada bagian ini, langkah-
langkahnya akan ditulis secara spesifik dan berurutan. Agar membantu pembaca
dapat mengikuti instruksi dengan baik. Contohnya:

First, heat up the pan with vegetable oil. After the pan is hot enough, not too hot, crack the
egg, and scramble it…

Ciri-Ciri Teks Prosedur (Procedure Text)

Teks prosedur atau Procedure text memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Memiliki tujuan teks sebagai judul.


2. Secara umum langkah-langkahnya atau metode berbentuk poin atau diberi
nomor untuk menunjukkan instruksi yang berurutan.
3. Instruksi disusun secara sistematis, dan detail. Selain perintah, terkadang
ada larangan dan syarat sebagai tambahan instruksi.
4. Informasi yang disajikan bersifat objektif.

Kaidah Kebahasaan dan Contoh Teks Prosedur (Procedure Text)

Berikut adalah kaidah kebahasaan yang umum digunakan dalam procedure text atau
teks prosedur dalam bahasa Inggris:
1. Menggunakan simple present tense

Procedure text menggunakan simple present tense untuk menggambarkan keadaan di


saat yang bersamaan dengan kegiatan yang sedang dilakukan. Contoh dari simple
present pada teks prosedur adalah sebagai berikut:

If you are a class XII student who wants to register for PTN (State Universities) via the
SNMPTN (National Selection for State Universities) and SBMPTN (Joint Selection for State
Universities), you must have an account for the Higher Education Entrance Test Institute
(LTMPT). Students who have graduated from high school or equivalent from abroad must
have an LTMPT account, if they want to continue their education to PTN in Indonesia.

1. First, open the [Link] page.


2. Second, click the “Register Here” menu and select the “Student” menu.
3. Then, enter NISN (National Student Identification Number), NPSN (National
School Identification Number), and date of birth.
4. Enter your email and password.
5. Then click “Register” and an account activation notification will appear.
6. The officer will re-verify by sending an email so you can activate and verify the
registered email.
7. The next step is to open the email inbox, activate and verify the LTMPT account.
8. After having an active LTMPT account, login to [Link] using
the registered email and password.

Translasi:

Jika kamu adalah pelajar kelas XII yang ingin mendaftarkan diri ke PTN (Perguruan
Tinggi Negeri) lewat jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi
Negeri) dan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), kamu
harus memiliki akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Pelajar yang
telah lulus SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki akun LTMPT, jika
melanjutkan pendidikan ke PTN di Indonesia.

1. Pertama, buka laman [Link].


2. Kedua, klik menu “Daftar di Sini” dan pilih menu “Siswa”.
3. Lalu, masukkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NPSN (Nomor
Pokok Sekolah Nasional), dan tanggal lahir.
4. Masukkan email dan password.
5. Kemudian klik “Daftar” dan akan muncul notifikasi aktivasi akun.
6. Petugas akan melakukan verifikasi ulang dengan mengirimkan email agar
bisa mengaktivasi dan memverifikasi pada email yang didaftarkan.
7. Langkah selanjutnya, buka inbox email, lakukan aktivasi dan verifikasi akun
LTMPT.
8. Setelah memiliki akun LTMPT yang aktif, login-lah ke
[Link] dengan menggunakan email dan password yang
telah didaftarkan.

2. Menggunakan imperative sentence atau kalimat perintah

Karena mayoritas isi teks ini merupakan instruksi, maka akan ditemukan imperative
sentence yang dalam kalimatnya diawali oleh verb atau kata kerja.
Lihat contoh procedure text berikut ini:
Here’s how to play the angklung:

1. Hold the angklung with your left hand. Hold it by holding the knot where the two
vertical and horizontal angklung poles meet (which is in the middle), so that the
angklung is held right in the middle.
2. Position the angklung that is held upright and parallel to the body. The distance
of the angklung from the body should be far enough (the elbow of the left hand is
almost straight) so that the angklung can be shaken properly and maximally.
3. Hold the end of the base tube of the angklung horizontally with your right hand
and shake it slightly, keeping the angklung position upright, not tilted so that
the sound of the angklung is flat and loud.
4. Play angklung while standing for better results.

Translasi:

Begini cara memainkan angklung:

1. Pegang angklung dengan tangan kiri. Pegang dengan genggaman tangan


dan telapak tangan menghadap ke atas, di simpul pertemuan dua tiang
angklung vertikal dan horizontal, sehingga angklung dipegang tepat di
tengah-tengah.
2. Posisikan angklung yang dipegang tegak dan sejajar dengan tubuh. Jarak
angklung dari tubuh cukup jauh (siku tangan kiri hampir lurus) agar
angklung dapat digetarkan dengan baik dan maksimal.
3. Pegang ujung tabung dasar angklung (hori ontal) dengan tangan kanan
dan getarkan dengan getaran ke kiri dan ke kanan, dengan posisi angklung
tetap tegak (horizontal), tidak miring agar suara angklung rata dan nyaring.
4. Mainkan angklung sambil berdiri agar hasil permainan lebih baik.

3. Menggunakan connectives atau kata penghubung

Langkah-langkah atau instruksi yang ada pada teks prosedur dalam bahasa Inggris
disusun secara berurutan, sehingga dari langkah satu ke langkah selanjutnya
menggunakan connectives atau kata hubung, yakni sebagai berikut:

Steps to Turn Off the Computer Correctly.

We must turn off the computer properly so that it is not easily damaged. Here are the steps
we have to do:

1. First, click the “START” menu in the lower left corner of the screen.
2. Then click “shutdown”.
3. Then select “OK”.
4. Wait until the computer turns off.
5. After that press the button on the monitor and turn off the stabilizer after the
computer shuts down.
6. Finally, unplug the cable from the power supply to cut off the current.
Have a great time turning off the computer properly!

Translasi:

Langkah-langkah Mematikan Komputer dengan Benar.

Kita harus mematikan komputer secara benar sehingga tidak mudah rusak. Berikut
adalah langkah-langkah yang harus kita lakukan:

1. Pertama, klik menu “START” yang berada pada pojok kiri bawah layar.
2. Lalu klik “shutdown”.
3. Lalu Pilih “OK”.
4. Tunggu hingga komputer mati.
5. Setelah itu tekan tombol pada monitor dan matikan stabilizer setelah
komputer mati.
6. Terakhir cabut kabel dari terminal listrik untuk memutuskan arus.

Selamat mematikan komputer secara benar!

4. Menggunakan adverb of manner atau kata keterangan cara

Terakhir, selain menggunakan kata hubung dan kalimat perintah, di dalam teks
prosedur akan ada adverb of manner atau kata keterangan cara untuk
memperjelas instruksi agar dapat memberikan hasil yang diharapkan oleh orang
yang mengikuti beberapa langkah saja. Misalnya:

How to make fried rice:

Material:

• 2 plates of rice
• 3 cloves of garlic, finely chopped
• 5 cloves of shallot, finely chopped
• MSG
• Salt to taste
• 1 egg
• Shrimp
• 20 cayenne peppers (you can add more if you want it to be spicy)
• 1 spring onion
• Cooking oil
• Crispy fried shallots

How to make:

1. Grind the garlic, shallots, cayenne pepper, and salt smoothly.


2. Heat the cooking oil. After that, stir-fry chicken eggs and shrimp have been
prepared. Then, add the ground spices that have been ground earlier and stir-fry
until you can smell the delicious aroma.
3. Add the rice and stir with the ground spices. Slice the scallions evenly and add
them to the rice.
4. Stir again briefly. After everything is almost cooked, add MSG to taste.
5. Remove and serve on a plate while warm with fried shallots.

Translasi:

Cara Membuat Nasi Goreng:

Bahan:

• 2 piring nasi
• 3 siung bawang putih, cincang halus
• 5 siung bawang merah, cincang halus
• Penyedap rasa secukupnya
• Garam secukupnya
• 1 butir telur ayam
• Udang
• 20 cabai (kamu bisa menambahkan jumlahnya jika ingin rasanya lebih
pedas)
• 1 batang daun bawang
• Minyak goreng
• bawang merah goreng

Cara membuat:

1. Blender bawang putih, bawang merah, cabai rawit, dan garam sampai
halus.
2. Panaskan minyak goreng. Setelah itu, tumis telur ayam dan udang yang
telah disiapkan. Lalu, masukkan bumbu halus yang telah dihaluskan tadi
dan tumis hingga tercium aroma yang sedap.
3. Tambahkan nasi dan aduk bersama bumbu halus. Iris daun bawang secara
merata lalu tambahkan ke dalam nasi.
4. Aduk kembali sebentar saja. Setelah semuanya hampir matang, taburkan
penyedap rasa sesuai selera.
5. Angkat dan sajikan di atas piring selagi hangat dengan bawang merah
goreng.

Bagaimana? Sudah mengerti penjelasan mengenai teks prosedur dalam bahasa


Inggris atau procedure text? Kini kamu sudah bisa membuat sebuah teks prosedur
berdasarkan materi yang sudah kamu pahami.
GIVING DIRECTIONS

Hai guys! Apakah kamu seseorang yang senang bertualang atau bepergian?

Kalau iya, pernah nggak sih, kamu tiba-tiba tersesat atau bingung jalan mana yang
harus ditempuh untuk mencapai tempat tujuan? Apalagi kalau pergi ke tempat baru
di luar negeri yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya.

Meskipun saat ini sudah ada teknologi bernama google maps, tapi tak dapat
dipungkiri bahwa kita masih sering bertanya petunjuk arah kepada orang-orang di
sekitar lokasi tujuan.

Pasalnya, bagaimanapun google maps adalah mesin yang nggak bisa kita percaya
100%.

Nah, oleh sebab itu, kita harus memahami asking and giving direction mulai dari
pengertian hingga contoh percakapannya di artikel ini. Yuk, simak sampai habis!

Apa Arti dari Asking and Giving Direction?

Asking and giving directions adalah cara menanyakan dan memberikan petunjuk
atau arah jalan kepada orang lain.
Oh ya, sebetulnya asking and giving direction ini bisa juga dilakukan melalui chat di
media sosial atau telpon loh, jadi tidak terbatas hanya di lokasi kejadian.

“Kenapa sih, harus tahu cara asking and giving direction dalam bahasa Inggris?”

Well, who knows? One day saat traveling, mudik, atau melakukan perjalanan bisnis ke
luar negeri, tiba-tiba ada seseorang yang menanyakan petunjuk arah pada kita.

Begitupun sebaliknya, saat kita nggak tau arah dan bingung membaca maps, kita
dapat bertanya kepada warga lokal sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman.

Asking Direction

Asking berasal dari verb “ask” yang artinya meminta. Sementara itu, “direction”
artinya petunjuk. Nah, sebelum bertanya arah atau petunjuk dalam bahasa Inggris,
ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dulu, nih, yaitu:

1. Greeting

Saat hendak meminta bantuan dari orang lain, terlebih orang asing yang belum
pernah kamu temui, alangkah baiknya agar kita melakukan greeting terlebih dahulu
sebagai bentuk sopan santun pada lawan bicara.

Selain itu, greeting merupakan cara yang sangat baik untuk mengawali percakapan
dengan ramah.

Contoh greeting saat asking direction:

• Excuse me/excuse me Sir/Madam.


• Hi, I am sorry to interrupt you, but..
• Excuse me, could you help me, please?
• Hello / Hello sir or Madam.
• May I ask you a minute Sir/Mam?
• Sorry for bothering you Sir/Mam!
• Pardon Sir/ Mom!

2. Describe the Condition

Setelah greeting, kamu bisa utarakan apa maksud dan tujuan pada lawan bicara.
Dalam hal ini, kamu juga bisa menggambarkan kondisi atau keadaanmu, atau alasan
mengapa kamu membutuhkan bantuan dari orang tersebut. Contohnya:

• Sorry, I am not from around here.

• I am new here.
• I’m lost.
• I seemed to be lost.
Grammar untuk Asking Direction

Saat akan meminta bantuan seseorang untuk menemukan sebuah tempat


dengan asking direction dalam bahasa Inggris, kamu bisa gunakan grammar sebagai
berikut:

1. Bertanya menggunakan modal auxiliary

Dalam asking direction, modals yang biasa digunakan antara lain can, could,
will, dan would, would like, etc. Berikut contohnya:

• Could you tell me how to get to …?


• Could you tell me where the … is?
• Would you give me directions to go to …?
• Can you direct me to …?
• Would you show me the way to …?
• May I ask you the way to …?
• Can you show me the … on the map?
• I’m looking for …. Would you give me direction to get it?

2. Bertanya melalui “Question Words”

Question words adalah kata untuk melontarkan pertanyaan yang terdiri dari lima
jenis, yaitu what, where, when, who, why, dan how.

Namun, untuk asking direction dalam bahasa Inggris, question words yang paling
cocok digunakan adalah what, where dan how. Bagaimana contohnya?

• Where is the …?
• Where can I find the …?
• How can / do I get to …?
• How can / do I find …?
• How far is the … from the …?
• How do you get to … from …?
• What’s the best way to get to …?
• What’s the quickest way to get to …?
• What’s the easiest way to get to the …?

3. Bertanya dengan asking/interrogative sentences

Nah, selain menggunakan modal auxiliary dan question word, kamu juga bisa bertanya
menggunakan interrogative sentences yang umumnya diawali dengan to
be dan verb seperti is, do, dan lain sebagainya. Contohnya adalah:

• Do you have a map to …?


• Are we on the right road for …?
• Am I in the right place to go …?
• Is it the right way to / for …?
• Is there a … around here / near hear
• Do you know where the … is?

By the way, kamu ingat nggak, berbagai contoh di atas termasuk interrogative
sentences dari tenses apa? Yap! Kalimat-kalimat tanya di atas termasuk contoh
pola interrogative dari simple present tense, guys. Jangan sampai lupa ya!

Kalimat Asking Direction yang Paling Banyak Digunakan

Kalau sedang traveling ke luar negeri dan terpaksa harus bertanya arah pada
bule/orang asing, kamu bisa memakai contoh kalimat yang paling sering digunakan
saat asking direction seperti di bawah ini:

• Is it far? / Is it close?
• How far is it? / How close is it?
• Could you please give me directions?
• Where is the nearest (place)?
• Where can I find a (place)?
• Is the (place) near here?

Repeat for Better Understanding

Kamu sudah menyimak sebaik mungkin dan coba memahami petunjuk yang
disampaikan oleh lawan bicara, tetapi masih belum mengerti? No worries, kamu
boleh minta dijelaskan ulang, kok! Begini caranya:

• What did you say the street’s name was?


• Sorry, I didn’t got your explanation.
• Sorry, I didn’t catch that.
• Could you say that again please?
• Could you repeat it again please?

Say Thanks and Finish the Conversation

Jika kamu berposisi sebagai penanya, pastikan untuk mengucapkan terima kasih
pada lawan bicara yang sudah membantu. Contohnya:

• Thanks for help. Bye .


• Thank you for the explanation, it means a lot to me.
• Thank you for spending your time with me. Have a nice day!

Giving Direction

Oke, selanjutnya kita akan membahas giving direction. Giving direction berasal dari
kata “give” yang berarti memberi. Jadi, giving direction adalah “memberi
petunjuk”.

Sama seperti asking direction, dalam memberikan petunjuk pun ada beberapa hal
yang perlu kamu perhatikan agar dapat menjawab pertanyaan lawan bicara sesuai
dengan kondisi yang sebenarnya.

1. Jika tidak tahu arah yang ditanyakan, ucapkan maaf

Apabila ada seseorang bertanya petunjuk arah tetapi kamu tidak dapat membantu,
maka jangan lupa untuk ucapkan kata maaf. Berikut contoh jawaban yang bisa
diberikan:

• I’m sorry, I don’t know where the place is.


• Sorry, I’m in a hurry.
• Sorry, I’m a traveler and not a local citizen.
• I am a stranger here myself, sorry.
• Sorry, I don’t know that place either, maybe you can ask someone else.
2. Give the direction slowly

Saat memberikan petunjuk arah pada orang lain, kamu perlu pastikan bahwa lawan
bicara memahami arahan yang kamu sampaikan. Maka dari itu, pastikan
untuk giving direction secara pelan dan tidak terburu-buru. Okay?

Grammar untuk Giving Direction


1. Use Imperative Sentence

Imperative sentence adalah kalimat perintah. Karena giving direction adalah


memberikan arahan, jadi biasanya kalimat yang digunakan akan
bersifat imperative agar si penanya dapat mengikuti apa yang dijelaskan oleh kita
selaku pemberi arahan. Contoh:

• Take the blue line


• Continue going straight
• Change to the grayline

2. Use Interrogative Sentences for Better Understanding

Hmm, maksudnya apa, sih? Jadi, kalau sudah memberikan arahan atau petunjuk
jalan, kamu bisa bertanya pada lawan bicara, apakah mereka memahami
penjelasan atau tidak.

Nah, sama dengan asking direction, di sini kamu bisa gunakan juga pola kalimat
tanya. Contoh sebagai berikut:

• Do you understand?
• Do you get my point?
• Do you understand my explanation?

Kalimat Giving Direction yang Paling Sering Digunakan

Dalam giving direction, ada banyak sekali vocabulary bahasa Inggris yang dapat kita
gunakan untuk menjawab pertanyaan terkait arah dan jalan dari penanya guna
menemukan alamat, lokasi, atau tempat yang mereka tuju.

Berikut beberapa contoh kalimat yang paling sering digunakan dalam giving
direction:

• Cross the road (sebrangi jalan tersebut)


• Pass the bridge (lewati jembatan tersebut)
• Take the first road (ambil jalan pertama)
• Go straight/keep going/continue (jalan lurus/jalan terus)
• Turn left/right (belok kiri/kanan)
• Follow this road (ikuti jalan ini)

Selain contoh di atas, giving direction juga memiliki contoh frasa lain yang lebih
spesifik untuk menunjukkan jalan, antara lain:

1. Go Straight

Straight artinya lurus. Saat kamu memberikan arahan untuk jalan lurus, ada
beberapa frasa yang bisa digunakan, yaitu:

• Go straight.
• Go along the road.
• Go down there.
• Go down or walk down the street.
• Go up or walk up the street.
• Keep walking ahead.
• Take this road.
• Walk to the corner.
• Follow this street for 300 meters.
• Follow the road until you get to the bank.

2. Turn

Seperti yang kita tahu, jalan tidak akan selamanya lurus. Ada kalanya kamu harus
menunjukkan belokan pada orang yang meminta petunjuk arah. Perhatikan
ungkapannya berikut ini:

• Turn right
• Turn left.
• Pass the bank and then turn left.
• Turn back.
• Go right/left at the end of the road.
• Take the first right.
• Take the first/second/third street on the left/right.
• Take the first left when you enter Steven Road.
• You need to take a left/a right at the next traffic lights.

3. Cross

Hmm, masih ingat apa arti dari cross? Yap! Cross adalah menyeberang. Bagaimana sih,
contoh frasa untuk memberikan petunjuk menyeberang? Lihat di bawah ini ya!

• Cross the pub.


• Pass the school.
• You will cross some traffic lights.
• Cross the taxi rank and you are there.
• Go over the bridge.
4. Location

Setelah memberikan petunjuk, biasanya saat giving direction, kita juga bisa
menegaskan lokasi tempat yang dituju oleh penanya, apakah sebelah kiri, sebelah
kanan, dan lain sebagainya.

Nah, kamu bisa menunjukkannya dengan kalimat frasa berikut:

• Between our office and the supermarket.


• On the right in between the pet shop and the grocery store.
• At the end of Sudirman Street.
• Just around the corner on the left/right side.
• Left around the corner next to the market.

5. Landmark

Sederhananya, landmark adalah kosakata penunjuk jalan atau penanda yang bisa
dijadikan sebagai patokan saat giving direction. Penanda ini bisa berupa
bangunan, public facility, jalan, nama tempat, dan masih banyak lagi. Contohnya
adalah:

• Traffic lights: Lampu lalu lintas


• Crossroads: persimpangan
• T-junction: Pertigaan
• Roundabout: Bundaran
• Signpost: Papan penunjuk jalan
• Dead end: Jalan buntu
• Flyover: Jembatan layang
• Bridge: Jembatan
• Mosque: Masjid
• Church: Gereja

Contoh Percakapan Bahasa Inggris Asking and Giving Direction dalam


bahasa Inggris & Artinya

Actually, percakapan bahasa Inggris saat meminta petunjuk arah sudah pernah
ditulis dalam artikel Contoh Percakapan Bahasa Inggris Saat Bepergian dan
Artinya. Tapi, agar kamu dapat berlatih lebih banyak dialog bahasa Inggris, maka
English Academy akan memberikan contoh lain khusus untukmu. Baca bareng-
bareng, yuk!

Dialog 1
Practice Dialogue: Direction to the Office

A: Excuse me, apologize to btohering your time. Could you help me, please?
(Permisi, mohon maaf mengganggu waktu Anda. Bisakah Anda membantu saya?)
B: Yes, is there anything that I can help?
(Ya, ada yang bisa saya bantu?)

A: I am new here. I’m looking for a Ruang Raya office. I’ve been following the google
maps but I still can’t find the right way. Can you direct me to that place?
(Saya baru di sini. Saya sedang mencari kantor Ruang Raya. Saya sudah
mengikuti google maps tetapi saya masih tidak dapat menemukan jalan yang
benar. Bisakah Anda mengarahkan saya ke tempat itu?)

B: Do you mean Ruang Raya office which is an education startup located in Tebet, isn’t it?
(Apakah maksud Anda kantor Ruang Raya yang merupakan startup pendidikan yang
berlokasi di Tebet, kan?)

A: Yes, that’s right.


(Ya, itu benar.)

B: Sure, the office is very near from here. Because you are using motorcycle, you just need
to go straight, take the first left when you enter Saharjo Road. After that, follow the road
until you get to the Kemang Police Station on the left. Go along the road for 300 meters,
and you’ll find the Ruang Raya office on the right in between the post office and the petrol
station.
(Tentu, kantornya sangat dekat dari sini. Karena menggunakan sepeda motor, Anda
hanya perlu lurus, ambil belokan ke kiri pertama saat masuk Jalan Saharjo. Setelah
itu, ikuti jalan tersebut hingga sampai di kantor polisi Kemang di sebelah kiri. Jalan
sepanjang 300 meter, dan Anda akan menemukan kantor Ruang Raya di kanan di
antara kantor pos dan pom bensin.)

A: Thank you for spending your time with me. Have a nice day!
(Terima kasih telah menghabiskan waktumu bersamaku. Semoga harimu
menyenangkan!)

Dialog 2
Practice Dialogue: Taking Directions Over the Telephone

Rama: Hello Azka, good morning. Sorry for bothering you.


(Halo Azka, selamat pagi. Maaf mengganggu kamu.)

Azka: Hi Rama, what happened?


(Hai Rama, ada apa?)

Rama: Can you help me? I’m lost!


(Rama: Kamu bisa bantu aku? Aku tersesat!)

Azka: OMG, where are you now? Why did it happen?


(OMG, di mana kamu sekarang? Kok bisa?)

Rama: I think I took the wrong turn. I’m in Ceria Mall now. I can’t use my google
maps because i have no internet data. Could you give me directions to Bugis Street?
(Kayaknya aku mengambil belokan yang salah. Aku di Ceria Mall sekarang. Aku
nggak bisa pakai google maps soalnya nggak ada kuota. Bisa kasih aku petunjuk
ke Jalan Bugis?)
Azka: Ceria mall in Gambir? Sure, I can.
(Mall Ceria di Gambir? Tentu saja aku bisa.)

Rama: You’re right. Ok, please Azka.


(Kamu benar. Oke, silakan Azka.)

Azka: Ok, take a left onto Sudirman street and drive to the Jakarta freeway entrance. Take
the freeway toward Manggarai.
(Oke, belok kiri ke jalan Sudirman dan berkendara ke pintu masuk Jalan Tol Jakarta.
Ambil jalan bebas hambatan menuju Manggarai.)

Rama: How far is it to the Bugis street from my location now?


(Berapa jarak ke Jalan Bugis dari lokasi aku sekarang?)

Azka: It’s about 20 miles. Do you get my directions?


(Sekitar 20 mil. Kamu ngerti nggak petunjuk yang aku kasih?)

Rama: Could you repeat it again please? Sorry I can’t hear your voice clearly.
(Bisakah kamu mengulanginya lagi? Maaf aku tidak bisa mendengar suaramu
dengan jelas.)

Azka: No problem. Let me repeat that. Take a left onto Jakarta freeway entrance and drive
to the freeway entrance. Take the freeway toward Manggarai.
(Tidak masalah. Aku ulangi ya. Belok kiri ke Jalan Tol Jakarta dan berkendara ke
pintu masuk jalan bebas hambatan. Ambil jalan bebas hambatan menuju
Manggarai.)

Rama: Oh that’s easy.


(Oh, gampang ya.)

Azka: Yes, it’s very easy to get to.


(Ya, sangat mudah untuk mencapainya.)

Rama: How long does it take to get there?


(Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana?)

Azka: If there’s no traffic, about 25 minutes. In heavy traffic, it takes about 45 minutes.
(Kalau tidak macet, sekitar 25 menit. Kalau lalu lintas padat, dibutuhkan sekitar 45
menit.)

Rama: I got it. Thanks for your help, Azka. I’ll try to follow your direction.
(Aku mengerti. Terima kasih atas bantuanmu, Azka. Aku akan mencoba
mengikuti petunjukmu.)

Azka: Ok, be careful.


(Oke, hati-hati.)

Rama: Thank you so much, Azka. Bye.


(Terima kasih banyak, Azka. Dadah.)
Dialog 3
Practice Dialogue: Directions to a Supermarket

Tom: Could you go to the nearest shopping center and buy some food? There’s
nothing to eat in the house!
(Bisakah kamu pergi ke tempat belanja dekat sini dan membeli makanan? Tidak
ada yang bisa dimakan di rumah!)

Helen: Sure, but I don’t know the way. We’ve just moved in.
(Tentu, tapi aku nggak tahu jalannya. Kita kan baru saja pindah.)

Tom: I’ll give you directions. Not to worry.


(Aku bakal kasih kamu petunjuk. Tidak perlu khawatir.)

Helen: Thanks.
(Terima kasih.)

Tom: At the end of the street, take a left. Then drive two miles to 83rd street. After
that, it’s another mile to…
(Di ujung jalan, belok kiri. Kemudian berkendara dua mil ke Jalan 83. Setelah itu,
satu mil lagi ke…)

Helen: Let me write this down. I won’t remember it!


(Bentar, biarkan aku menulis ini. Aku tidak akan mengingatnya!)

Tom: Ok. First, take a left at the end of the street.


(Oke. Pertama, belok kiri di ujung jalan.)

Helen: Got it.


(Mengerti.)

Tom: Next, drive two miles to Oxford Street.


(Selanjutnya, berkendara dua mil ke Jalan Oxford.)

Helen: Two miles to Oxford Street. After that?


(Dua mil ke Jalan Oxford. Setelah itu?)

Tom: Follow the road until you get to the Advent Hospital.
(Ikuti jalan sampai kamu tiba di Rumah Sakit Advent.)

Helen: Ok, and next?


(Oke, dan selanjutnya?)

Tom: After pass the Advent Hospital, take the first left and You will cross one traffic
light.
(Setelah melewati Rumah Sakit Advent, ambil belokan kiri pertama dan kamu
akan melewati satu lampu lalu lintas.)

Helen: How far is it after I cross the traffic light?


(Berapa jauh setelah aku melewati lampu lalu lintas?)

Tom: It’s not far, maybe about 200 meters.


(Tidak jauh, mungkin sekitar 200 meter.)
Helen: Ok. Great. Is there anything special you want?
(Oke. Bagus. Apakah ada sesuatu yang istimewa yang kamu inginkan?)

Tom: No, just the usual. Well, if you could get some beer that would be great!
(Tidak, seperti biasa. Nah, kalau kamu bisa mendapatkan bir, itu bagus!)

Helen: Ok, just this once!


(Oke, sekali ini saja ya!)
INVITATION LETTER
Pengertian Invitation Letter

Invitation letter adalah surat yang ditulis dengan tujuan mengundang


seseorang untuk menghadiri sebuah acara atau kegiatan tertentu. Surat ini
dapat bersifat formal atau informal tergantung pada acara dan hubungan antara
pengirim dan penerima surat. Invitation letter sering juga disebut dengan
istilah invitation card atau letter of invitation.

Pada umumnya, invitation letter dalam bahasa Inggris harus mencakup informasi
penting seperti tujuan undangan, tanggal, waktu, dan tempat acara, serta detail
penting lainnya yang harus diperhatikan oleh penerima.

Pada lingkup formal, invitation letter sering digunakan untuk mengundang mitra bisnis
atau karyawan untuk menghadiri pertemuan, seminar, atau konferensi. Sementara
dalam lingkup informal atau kehidupan sehari-hari, invitation letter bisa digunakan
untuk acara-acara seperti pernikahan, pesta ulang tahun, atau reuni.

Jenis-Jenis Invitation Letter

Terdapat beberapa jenis invitation letter yang dapat diklasifikasikan berdasarkan


konteks acara dan hubungan antara pengirim dan penerima surat. Berikut adalah jenis-
jenis invitation letter yang umum ditemukan:

1. Formal Invitation Letter

Surat undangan formal biasanya digunakan untuk acara yang bersifat resmi seperti
seminar, konferensi, atau acara perusahaan. Surat ini ditulis de ngan bahasa yang
sopan, padat, dan formal.

Selain itu, surat formal biasanya memiliki format dan struktur yang lebih strict dan
terorganisir, sehingga harus diikuti tanpa ada bagian yang kurang. Surat ini juga harus
mencakup detail spesifik seperti topik acara, pembicara (jika ada), serta informasi
registrasi jika diperlukan.
Contoh Formal Letter (Sumber: [Link])

2. Informal Invitation Letter

Berbeda dengan surat undcangan formal, surat undangan informal lebih santai dan
digunakan untuk acara pribadi seperti pesta ulang tahun, reuni teman, atau
pernikahan.

Meski lebih santai dan tidak memiliki format tertentu yang saklek, invitation letter tetap
harus mencantumkan informasi dasar yang dibutuhkan penerima, seperti waktu,
tempat, dan tujuan acara.
Contoh Informal Letter (Sumber: [Link])

Struktur Invitation Letter

Sama seperti jenis surat lainnya, invitation letter memiliki struktur yang harus
diperhatikan agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan jelas oleh
penerima. Berikut adalah struktur invitation letter atau invitation letter format secara
umum:
1. Heading (Kepala Surat)

Di bagian ini, pengirim surat dapat mencantumkan alamat pengirim dan tanggal
penulisan surat. Untuk surat formal, biasanya heading ini diatur dengan format
tertentu.

2. Salutation (Salam Pembuka)

Bagian ini dimulai dengan sapaan formal atau informal, tergantung pada siapa yang
diundang. Untuk surat formal, sapaan yang umum digunakan adalah “Dear Mr./Ms.”
diikuti dengan nama penerima. Sementara itu, pada surat informal bisa menggunakan
sapaan seperti “Hi” atau “Hello.”

3. Opening (Pembukaan)

Paragraf pembukaan berisi pengenalan singkat mengenai acara yang akan


diadakan. Pada bagian ini, pengirim menyebutkan alasan penulisan surat dan tujuan
undangan.

4. Body (Isi Surat)

Bagian isi surat adalah inti dari invitation letter. Di sini pengirim harus
mencantumkan informasi lengkap tentang acara yang akan diadakan, seperti tanggal,
waktu, tempat, dan dress code (jika ada). Pengirim juga dapat menambahkan informasi
penting lainnya seperti agenda acara atau syarat kehadiran.

5. Closing (Penutup)

Pada bagian penutup, pengirim biasanya mengekspresikan


harapan bahwa penerima surat dapat hadir pada acara tersebut. Kalimat penutup
yang sopan dan hangat sering digunakan, seperti “We hope to see you
there” atau “Looking forward to your presence.“

6. Signature (Tanda Tangan)

Terakhir, surat diakhiri dengan tanda tangan pengirim dan nama lengkapnya. Untuk
surat formal, biasanya ditambahkan juga jabatan atau posisi pengirim jika relevan.
Kaidah Kebahasaan Invitation Letter

Dalam penulisan invitation letter, baik formal maupun informal, ada beberapa kaidah
kebahasaan yang harus diperhatikan agar surat tersebut efektif dan jelas. Berikut adalah
beberapa kaidah kebahasaan dalam invitation letter:

1. Bahasa Sopan

Untuk surat formal, gunakan bahasa yang sopan dan formal. Hindari
penggunaan slang atau bahasa sehari-hari yang terlalu santai. Sebaliknya, dalam surat
informal, penggunaan bahasa yang lebih kasual diperbolehkan, tetapi harus tetap
menjaga kesopanan.

2. Kalimat Singkat dan Jelas

Invitation letter harus ditulis dengan kalimat yang singkat dan jelas agar penerima
surat dapat memahami informasi yang disampaikan tanpa kebingungan. Hindari
penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau bertele-tele.

3. Penggunaan Tenses yang Tepat

Pastikan menggunakan tenses yang sesuai dengan konteks. Misalnya, gunakan present
tense saat menjelaskan topik acara dan future tense saat menyebutkan waktu atau
tanggal acara.

4. Ungkapan Kesopanan

Ungkapan-ungkapan sopan seperti “please,” “we would like to invite


you,” atau “kindly” sering digunakan dalam surat undangan untuk menunjukkan rasa
hormat dan keramahtamahan kepada penerima surat.

Contoh Invitation Letter


Berikut adalah invitation letter example atau contoh invitation letter, baik dalam
lingkup formal dan informal, yang dapat dijadikan referensi:
Contoh Formal Invitation Letter

Perhatikan contoh formal invitation letter tentang seminar bisnis tahunan perusahaan
berikut ini!

August 1, 2024

XYZ Corporation

1234 Business Park Ave

City, State, Zip Code

Dear Mr. John Smith,

We are pleased to invite you to the Annual Business Seminar hosted by XYZ Corporation.
The seminar will take place on Friday, August 20, 2024, at the Grand Hotel Conference
Room from 9:00 AM to 4:00 PM.

The theme of this year’s seminar is “Innovating for the Future,” and we are excited to have
industry leaders share their insights on the latest trends and technologies in business.

Please RSVP by August 10, 2024, by contacting our event coordinator at


events@[Link]. We hope you can join us for this special event.

Sincerely,

[Signature]

Michael Johnson

Event Coordinator, XYZ Corporation

Catatan: RSVP merupakan singkatan kalimat dari bahasa Perancis, yaitu “respondez s’il
vous plait” yang memiliki arti tolong balas (please reply). RSVP ini biasa digunakan
sebagai media bagi para undangan untuk membalas surat undangan tersebut dan
memberikan konfirmasi kedatangan apakah bisa hadir atau tidak pada acara tersebut.

Contoh Informal Invitation Letter


1. Contoh Birthday Party Invitation Letter

Berikut adalah contoh birthday party invitation letter yang dikirimkan kepada sahabat
dekat.

Hi Sarah,
I hope you’re doing well! I wanted to invite you to my birthday party next Saturday, August
14th. We’re having a small gathering at my place starting at 7 PM, and it would be great if
you could join us.

There will be plenty of food, drinks, and music, so feel free to bring a friend if you’d like!
Just let me know if you can make it.

Looking forward to seeing you!

Your lovely best friend,


Emily

2. Contoh Dinner Invitation Letter

15 Ambarawa Street, Jakarta


October 22, 2024

Hey Anna!

Hope you’re doing great! I’m having a small dinner at my place next Saturday and would
love for you to join. It’s been too long since we last caught up, so let’s hang out over some
good food!

When: Saturday, October 28, 2024, at 7 PM


Where: My place – 15 Ambarawa Street, Jakarta

I’ll be cooking a few of our favorite dishes (no pressure, but bring dessert if you’re up for

it ). Let me know if you can make it so I can plan everything.

Can’t wait to see you!

Cheers,
Rima
Asking and Giving Opinion

Untuk kamu yang belum tahu, common expression adalah ungkapan yang umum atau
lazim digunakan dalam dialog atau percakapan sehari-hari. Yap, common artinya
umum, dan expression berarti ekspresi.

Apa Pengertian dari Asking dan Giving Opinion

Asking and giving opinion adalah cara yang dilakukan seseorang untuk meminta dan
memberi pendapat kepada orang lain. Saat melakukan aktivitas sehari-hari,
biasanya kita tak lepas dari common expression yang satu ini.

Misal, ketika seorang graphic designer membuat sebuah ilustrasi, ia akan bertanya
pada partner, client, atau atasannya tentang pendapat mereka mengenai ilustrasi
tersebut.

Contoh sederhana lainnya adalah bagaimana seorang istri meminta komentar dari
sang suami mengenai rasa makanan yang sudah ia masak, dan lain-lain.

Oh ya, asking dan giving opinion populer juga dengan sebutan asking and giving
suggestion, guys.

Kapan Kita Menggunakan Asking and Giving Opinion?

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, asking and giving opinion tentu digunakan


ketika adanya suatu obrolan atau dialog interaktif untuk membahas sesuatu.
Nah, hal ini dapat terjadi dalam beragam situasi, seperti membahas pekerjaan
dengan rekan kerja, mengobrol dengan teman, keluarga, sahabat, atau pasangan,
lalu saat bermusyawarah untuk mencari problem solving dari sebuah masalah, and
many more.

Asking Opinion

Apa yang dimaksud dengan asking? Asking berasal dari kata “ask” dengan suffix -
ing yang artinya meminta. Kalau dalam kata kerja (verb), asking merupakan bagian
dari saying verb yang masuk sebagai kategori action verb.

Sementara itu, opinion artinya adalah pendapat, atau bisa juga diganti dengan
istilah suggestion yang artinya saran.

Giving Opinion atau Telling Opinion

Apa yang dimaksud dengan telling opinion? Yap, ini adalah ungkapan seseorang
ketika merespons lawan bicara yang bertanya tentang pendapat, saran, atau
komentar terkait suatu hal.

Makna ini berasal dari kata give dengan suffix -ing yang berarti memberi, sedangkan
“telling” artinya memberitakan. Secara makna keseluruhan, sih, nggak ada
bedanya, kok.

Ekspresi Apa yang Digunakan dalam Asking and Giving Opinion?

Jadi, expression of asking and giving opinion dibedakan menjadi dua jenis, tergantung
dengan siapa dan dalam situasi apa kita berbicara. Simak jenisnya di bawah ini:
1. Asking Opinion

Asking Opinion in Formal Situation

Ungkapan meminta pendapat jenis ini berlaku saat kamu berada dalam situasi
formal. Misal seperti saat meeting bisnis bersama kolega, bertanya mengenai
tanggapan dari guru atau dosen, and so on.

Berikut contoh ekspresi asking opinion yang cocok untuk digunakan:

• Would you give me your opinion on …?


(Maukah Anda memberi saya pendapat Anda tentang …?)
• What are your views on …?
(Apa pandangan Anda tentang …?)
• Do you have any idea …?
(Apakah kamu punya ide …?)
• What is your feeling about …?
(Apa perasaan Anda tentang …?)
• Have you got any comments on …?
(Apakah Anda punya komentar tentang …?)
• Could you tell me your opinion about ..?
(Bisakah Anda memberitahu saya pendapat Anda tentang ..?)
• Please give me your thoughts on …?
(Tolong beri saya pemikiran Anda tentang …?)
• I’d like to know your views on …?
(Saya ingin tahu pandangan Anda tentang …?)
• Do you have an opinion about …?
(Apakah Anda memiliki pendapat tentang …?)
• What is your view on …?
(Apa pandangan Anda tentang …?)

Expression of Asking Opinion in Informal Situation

Yap, seperti yang kamu tahu, situasi informal biasanya akan lebih santai dan
suasananya pun tidak terlalu kaku.

Situasi ini umumnya ditujukan untuk berbagai aktivitas yang “tidak resmi”, misal saat
berlibur dengan keluarga, hangout bersama teman, menonton film dengan
pasangan, dan masih banyak lagi.

Agar lebih pas jika ingin meminta pendapat dalam situasi ini, kamu bisa gunakan
beberapa contoh asking opinion berikut ini:

• What do you think about …?


(Apa yang kamu pikirkan …?)
• Any comments?
(Ada komentar?)
• How do you feel about …?
(Bagaimana perasaanmu tentang …?)
• I need your opinion about …
(Aku butuh pendapat kamu tentang…)
• What is your opinion?
(Apa pendapat kamu?)
• What do you think of …?
(Apa pendapat kamu tentang …?)
• Please tell me your opinion on …
(Tolong beri tahu aku pendapatmu tentang…)
• In your honest opinion …?
(Menurut pendapat jujur kamu …?)
• What’s your reaction to that?
(Apa reaksi kamu terhadap itu?)
• How about ..?
(Bagaimana tentang ..?)

Apa Contoh Asking Opinion dalam Kalimat Bahasa Inggris?

Nah, untuk asking and giving opinion termasuk ke dalam interrogative


sentence dengan tujuan mendapat respon atau jawaban dari lawan bicara. Berikut
contoh kalimatnya:

Formal:

• Would you give me your opinion on the marketing team’s strategic plan to
prepare for the new school’s academic year?
(Maukah Anda memberi saya pendapat Anda tentang rencana strategis tim
pemasaran sebagai persiapan untuk tahun ajaran baru?)
• Please give me your thoughts on the material about managerial finance in
our class tonight.
(Tolong beri saya pendapat Anda tentang materi keuangan di kelas kita
malam ini)
• Have you got any comments on the presidential debate last night?
(Apakah Anda memiliki komentar tentang debat presiden tadi malam?)

Informal:

• Sinta, any comments for my makeup look today?


(Sinta, ada komentar untuk makeup look aku hari ini?)
• What do you think about Rara’s outfit of the day?
(Apa pendapat kamu tentang pakaian Rara hari ini?)
• How about our new neighbor?
(Bagaimana dengan tetangga baru kita?)

2. Giving Opinion or Telling Suggestions

Seperti asking for opinion, untuk giving opinion pun terbagi jadi dua, yaitu formal dan
informal.

Giving for Opinion in a Formal Situation

Tentunya giving opinion in formal situation bisa diaplikasikan kalau kamu ingin
memberikan pendapat, ide, atau tanggapan pada situasi formal, entah itu untuk
orang yang lebih tua atau orang-orang yang kita hormati dan segani. Contoh
ekspresi giving opinion:

• May I make a comment on that?


(Bolehkah saya berkomentar tentang itu?)
• In my point of view …
(Dalam pandangan saya …)
• My opinion about …
(Pendapat saya tentang… )
• Feel that we should …
(Merasa bahwa kita harus…)
• I personally consider …
(Saya pribadi menganggap…)
• My own view of the matter is…
(Pandangan saya sendiri tentang masalah ini adalah…)
• If I had my view, I would…
(Jika saya memiliki pandangan saya, saya akan…)
• I personally believe…
(Saya pribadi percaya…)
• In my personal opinion …
(Menurut saya pribadi…)
• In my mind …
(Dalam pikiran saya …)

Giving for Opinion in an Informal Situation

Ungkapan giving for opinion ini bisa jadi pilihan yang tepat saat kamu ingin
memberikan komentar terhadap pertanyaan asking opinion dari teman sebaya,
sahabat, atau orang tertentu yang memang sudah dekat denganmu. Berikut ini
contoh ekspresinya:

• As for me…
(Adapun aku …)
• From my point of view, …
(Dari sudut pandang saya, …)
• I think that…
(Aku pikir itu …)
• Not everyone will agree with me, but …
(Tidak semua orang akan setuju denganku, tapi…)
• In my opinion, ..
(Menurut pendapatku …)
• I think …
(Aku pikir …)
• I believe …
(Aku percaya …)
• As far as I know
(Sejauh yang aku tahu)
• I reckon that …
(Aku rasa itu …)
• Well, I think …
(Ya, aku pikir …)
Contoh Giving Opinion dalam Kalimat Bahasa Inggris

Karena giving opinion sifatnya merupakan “balasan” dari asking opinion, maka secara
umum jenis kalimat dalam giving opinion termasuk ke dalam declarative sentence.

Berikut ini beberapa contoh kalimatnya:

Formal:

• In my point of view, this business pitch does not explain the company’s goals for
the next 5 years.
(Dalam pandangan saya, bisnis pitch ini tidak menjelaskan tujuan
perusahaan untuk 5 tahun ke depan.)
• I feel that we should be looking for influencers who reflect that education is
very important.
(Merasa bahwa kita harus mencari influencer yang mencerminkan bahwa
pendidikan sangat penting.)
• I personally believe that the best way to lose weight is with a calorie deficit.
(Saya pribadi percaya bahwa cara terbaik untuk menurunkan berat badan
adalah dengan defisit kalori.)

Informal:

• Not everyone will agree with me, but Siwon Choi is not as handsome as people
say.
(Tidak semua orang akan setuju denganku, tetapi Siwon Choi tidak
setampan yang orang katakan.)
• I think that your spaghetti is too salty.
(Saya pikir spaghetti kamu terlalu asin.)
• As far as I know, brown rice has good fiber and is better than white rice.
(Sejauh yang aku tahu, beras merah memiliki serat yang baik dan lebih
baik daripada beras putih.)

Contoh Percakapan Sehari-hari Menggunakan Common Expression


Asking and Giving Opinion

Supaya kamu bisa berlatih untuk asking and giving opinion, coba simak percakapan di
bawah ini, yuk!

Dialog 1:

Practice Dialogue: Resti bought a new dress.

Resti: Mom, look! I bought a beautiful dress!


Resti: Mama, coba lihat deh, aku habis beli gaun yang cantik!

Mom: Hmm, how much does it cost?


Mom: Hmm, berapa harganya?
Resti: It’s not expensive, really. It’s only one million. Do you have any ideas?
Resti: Nggak mahal, kok. Harganya cuma satu juta. Gimana menurutmu?

Mom: It’s beautiful, but in my personal opinion, it’s too expensive for a dress.
Mom: Cantik sih, tapi menurut mama ini terlalu mahal untuk sebuah dress.

Resti: But in my mind, it’s really worth it, because the material is good and it’s from
a popular fashion brand.
Resti: Tapi menurutku ini sangat layak, soalnya bahannya bagus dan dia dari
brand terkenal.

Mom: Next, I reckon that you should be wiser in spending money. There are many dresses
that are much cheaper with good quality.
Mom: Ke depannya, mama pikir kamu harus lebih bijak dalam menghabiskan uang.
Kan banyak dress yang harganya jauh lebih murah tapi kualitasnya bagus.

Resti: Yes, but I don’t think there’s anything wrong with buying expensive clothes
once in a while.
Resti: Iya sih, tapi aku pikir nggak ada salahnya juga sesekali membeli baju
mahal.

Mom: Well, how do you feel when you wear the dress? Are you happy and feel confident?
Mom: Ya sudah, bagaimana perasaanmu saat memakainya? Apakah kamu senang
dan merasa percaya diri?

Rest: Of course! It makes me feel more beautiful and elegant.


Resti: Tentu saja! Ini membuatku merasa lebih cantik dan elegan.

Mom: I believe you’ll look more beautiful if you match the dress with a brown hijab.
Mom: Mama percaya kamu akan terlihat lebih cantik kalau memasangkan baju ini
dengan hijab warna coklat.

Resti: Okay mom, I will do it. Thank you!


Resti: Oke ma, aku akan melakukannya. Thank you!

Dialog 2:

Practice Dialogue: Asking and giving opinions over the telephone.

Alfi: Hi Intan, thanks for picking up my call. I’m confused, Intan.


Alfi: Hai Intan, makasih ya udah angkat telepon aku. Aku lagi bingung nih, Intan.

Intan: Are you having problems? Just let me know.


Intan: Kamu lagi ada masalah? Sini cerita.

Alfi: So, I really want to continue my master’s degree with a scholarship, but I’m not
sure where to start. I need your opinion about it.
Alfi: Jadi aku tuh pengen lanjut sekolah S2 pakai beasiswa, tapi bingung harus
mulai dari mana. Aku butuh pendapatmu.
Intan: From my point of view, you should make a scholarship plan, starting from deciding
the major and what category of scholarship you want.
Intan: Aku pikir kamu harus bikin scholarship planning, mulai dari nentuin jurusan
apa, sampai kategori beasiswa apa yang kamu pengen.

Alfi: I think I’ll take public policy, this major is absolutely in line with my previous
bachelor’s degree. Any comments?
Alfi: Aku pengen ambil jurusan kebijakan politik biar sesuai sama jurusanku
sebelumnya. Ada komen?

Intan: As far as I know, you can choose Sweden, there are several campuses that offer this
course.
Intan: Menurutku, kamu bisa coba pilih di Swedia, di sana ada beberapa kampus
yang menyediakan jurusan tersebut.

Alfi: Wow, that’s great. I really want to study in a Scandinavian country. Do you
have any scholarship info?
Alfi: Wah, bagus tuh. Kebetulan aku pengen banget kuliah di negara skandinavia.
Kamu punya info beasiswanya?

Intan: Of course, I have heard of a full scholarship called the Sweden Scholarship. You can
search more on Google.
Intan: Oh ya, aku pernah dengar ada beasiswa full namanya Sweden Scholarship.
Coba deh kamu browsing.

Alfi: But, fist I have to take an English certification, right?


Alfi: Tapi, aku pasti harus punya dulu sertifikat bahasa Inggris, kan?

Intan: Of course. You can take a course first at the English Academy by Ruangguru, they
use the Cambridge curriculum as an international standard.
Intan: Tentu. Kamu bisa ambil kursus terlebih dahulu di English Academy by
Ruangguru, di sana kurikulumnya sudah berstandar internasional.

Alfi: Alright, how long will it take to prepare all of the documents?
Alfi: Kira-kira butuh waktu berapa lama untuk mempersiapkannya?

Intan: I think 1 year is enough, as long as you have to be really focused and serious.
Intan: Kayaknya 1 tahun cukup, asal kamu harus benar-benar fokus dan serius.

Alfi: Okay, Intan, feel that I should make the plan correctly. Thank you, Intan. I’ll call
you back when the plan is done, I need your opinion.
Alfi: Oke deh Intan, aku rasa aku harus membuat plannya dengan benar. Terima
kasih intan. Aku akan menelponmu kembali jika plannya sudah selesai, aku butuh
pendapatmu.

Intan: Sure, you can call me anytime.


Intan: Sure, kamu bisa telpon aku kapanpun.

Alfi: Thanks Intan, bye!


Alfi: Makasih Intan, dadah!
Discussion Text

Ketika melihat suatu kejadian atau suatu keadaan, kita tidak jarang membahasnya
atau mendiskusikannya kepada teman, keluarga atau orang lain. Misalnya terkait isu
pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online.

Dari diskusi tersebut akan terdapat orang yang setuju akan suatu poin dan ada pihak
yang bertentangan. Lalu di akhir diskusi akan ada sebuah kesimpulan dan saran
terkait isu yang sedang dibahas.

Definisi Discussion Text

Hal-hal tersebut terdapat pada teks bahasa Inggris yang disebut dengan discussion
text. Pengertian discussion text adalah sebuah teks yang berisi diskusi terkait sebuah
isu. Isu dapat dibahas dari berbagai sudut pandang, misalnya dari sudut pandang
orang yang langsung terlibat, atau hanya pengamat saja. Biasanya, discussion text ini
ditemukan dalam teks filosofis, historis dan sosial.

Tujuan dari discussion text adalah untuk menyampaikan argumen dan informasi dari
berbagai sudut pandang. Terdapat argumen yang ada di dalam discussion text dan
sebagiannya merupakan eskposisi, baik dalam bentuk analytical
exposition (pemberian argumen dan penyamapaian kembali pandangan)
atau hortatory exposition (pemberian argumen yang lebih kuat dan
merekomendasikan aksi). Meskipun terdapat bagian teks eksposisi di dalam teks
diskusi dalam bahasa Inggris, kedua teks ini memiliki perbedaan.

Exposition text baik itu analytical exposition text atau hortatory exposition text hanya
membahas mengenai satu sudut pandang saja (entah itu setuju atau tidak setuju
terhadap isu yang dibahas).

Sedangkan discussion text membahas dari kedua sisi, yaitu sisi yang disetujui penulis
dan tidak disetujui penulis, atau sisi pro dan kontra dari hal yang sedang dibahas. In
conclusion, ciri-ciri discussion text adalah pemaparan isu, kemudian argumen pro dan
kontra terkait isu yang dibahas serta saran untuk pembaca.

Kaidah Kebahasaan Discussion Text

Dalam teks diskusi bahasa Inggris terdapat kaidah kebahasaan yang harus ada di
dalamnya, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Introducing category or generic participant

Memberi isu yang akan dibahas. For example: “Homeschooling”, “Usage of the
Internet”, “Distance Learning” dan lain-lain

2. Using the thinking verb

Such as feel, hope, believe, certain dan lain-lain. Salah satu contohnya dalam kalimat
adalah sebagai berikut:

“Parents choose to homeschool to educate their kids because they believe that
homeschooling can be a personalized schedule.”

3. Using additive, contrast, and casual connection

Similarly, on the other hand, however, dan lain-lain. Berikut contoh kalimatnya:

“On the other hand, homeschooling can spoil parents’ time.”

4. Using modalities

Must, should, could, may, dan lain-lain.

“So, when thinking about putting children through home school, I believe we should make
sure that we understand all of the criteria involved in home education.”

5. Using adverbs of manner

Deliberately, hopefully, dan lain-lain.


“Another advantage is flexibility in time and curriculum. By homeschooling, parents can
set the curriculum freely.”

Struktur Discussion Text

Sebagaimana yang kita tahu, setiap teks pasti memiliki strukturnya. Berikut
adalah generic structure dari discussion text:
1. Statement of issue

Paragraf pertama merupakan perkenalan dan/atau pernyataan mengenai isu yang


akan didiskusikan. Biasanya isu tersebut merupakan isu hangat yang sedang
beredar di sekitar. Selain itu, temanya beragam, dapat berupa isu filosofis, isu
pendidikan, isu historis, isu sosial, isu politik dan isu-isu lainnya.

2. List of supporting points

Paragraf selanjutnya penulis memberikan beberapa hal yang mendukung isu yang
sedang dibahas atau menyampaikan argumen pro. Bisa tentang keuntungan,
manfaat, dan sebagainya.

3. List of contrast points

Berkebalikan dengan paragraf yang berisi tentang hal-hal yang mendukung isu,
penulis memberikan beberapa hal yang tidak mendukung isu tersebut in other words,
menyampaikan argumen kontra. Bisa berupa kerugian, hal negatif dan lain-lain.

4. Recommendation

Di paragraf terakhir, penulis memberikan rekomendasi terkait isu yang sedang


dibahas kepada pembaca, atau subjek yang terdapat pada discussion text. Bisa
berupa saran untuk melakukan sebuah tindakan terhadap isu tersebut, atau saran
agar baik pembaca atau subjek dalam discussion text lebih mempelajari isu yang
dibahas dari berbagai sudut pandang sebelum membuat keputusan.

Contoh Discussion Text beserta Terjemahan


Homeschooling

Homeschooling is an alternative way to educate our kids besides sending them to public
school. Homeschooling is becoming more popular every day. There are about two million
children currently learning at home. However, it has some advantages and disadvantages.

Parents choose to homeschool to educate their kids because they believe that
homeschooling can be a personalized schedule. Homeschooling allows parents and
children to work out a schedule that will best work for the child. Another advantage is
flexibility in time and curriculum. By homeschooling, parents can set the curriculum freely.

On the other hand, homeschooling can spoil parents’ time. Homeschooling needs a lot of
time in preparation and delivery. Parents have to research topics, prepare the lessons, set
up the projects, and field the trips.

So, when thinking about putting children through home school, I believe we should make
sure that we understand all of the criteria involved in home education.

Terjemahan

Homeschooling adalah cara alternatif untuk mendidik anak-anak kita selain


menyekolahkan mereka ke sekolah umum. Tren homeschooling menjadi lebih populer
setiap hari. Ada sekitar dua juta anak yang saat ini belajar di rumah.
Namun, homeschooling memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.
Orang tua memilih homeschooling untuk mendidik anak-anak mereka karena mereka
percaya bahwa homeschooling dapat menjadi jadwal belajar yang dapat diatur
dengan lebih mudah. Homeschooling memungkinkan orang tua dan anak-anak untuk
menyusun jadwal yang paling sesuai untuk anak. Keunggulan lainnya adalah
fleksibilitas waktu dan kurikulum. Dengan homeschooling, orang tua dapat mengatur
kurikulum secara bebas.

Di sisi lain, homeschooling dapat mengganggu waktu orang


tua. Homeschooling membutuhkan banyak waktu dalam persiapan dan penyampaian.
Orang tua harus meneliti topik, menyiapkan pelajaran, mengatur proyek, dan
melakukan perjalanan.

Jadi, ketika berpikir tentang menempatkan anak-anak melalui sekolah rumah, saya
percaya kita harus memastikan bahwa kita memahami semua kriteria yang terlibat
dalam pendidikan rumah.

Distance Learning

A few years ago, distance learning was seen as an inferior way but nowadays even famous
and established traditional colleges and universities are providing distance learning
courses and it is generally considered a way to improve one’s life.

However, people still argue whether distance learning give more advantages or
disadvantages. Some of them who see the benefit of distance learning will say that distance
learning needs no commuting. Of course, it saves money and time that students would take.
Furthermore, distance learning can be done at any student’s convenience. Most of the
classes of distance learning are asynchronous. It means that students do not have to attend
a lecture at a fixed particular time and place. Students can review the assignments and do
their homework during off-hours or from home. Additionally, distance learning gives more
accessibility. No one can deny it. People with limited mobility may encounter problems
when they take traditional classes. With the online class system, the problem is absent.

Despite the many advantages, other people will see that distance learning is costly and
needs complex technology. To attend online learning, students must have a computer with
possible access to the internet. Admitted or not, such technology devices are not always
available for common students. Another disadvantage of distance learning is that it does
not provide immediate feedback. Unlikely in a traditional classroom, students have to wait
for feedback and comment until the instructor has reviewed the works and sent a response
to them. Most of the time students will study alone. Distance learners may feel isolated or
miss that social and physical interaction that comes with attending a traditional
classroom

Regarding the individual’s learning style, some students are able to learn when there is a
live interaction between them and the availability of an accompanying teacher while
others don’t really need it. So before deciding a choice of attending distance learning or
not, each student needs to do a fair analysis regarding the kind of person he/she is.

Terjemahan
Beberapa tahun yang lalu, pembelajaran jarak jauh dipandang sebagai cara yang
lebih rendah tetapi saat ini bahkan perguruan tinggi dan universitas tradisional yang
terkenal dan mapan menyediakan kursus pembelajaran jarak jauh dan umumnya
dianggap sebagai cara untuk meningkatkan kehidupan seseorang.

Namun, orang masih memperdebatkan apakah pembelajaran jarak jauh memberikan


lebih banyak keuntungan atau kerugian. Beberapa dari mereka yang melihat
manfaat pembelajaran jarak jauh akan mengatakan bahwa pembelajaran jarak jauh
tidak perlu bolak-balik. Tentu saja, menghemat uang dan waktu yang akan diambil
siswa. Selain itu, pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan sesuai dengan
kenyamanan siswa. Sebagian besar kelas pembelajaran jarak jauh tidak sinkron.
Artinya mahasiswa tidak harus mengikuti perkuliahan pada waktu dan tempat
tertentu yang telah ditentukan. Siswa dapat meninjau tugas dan mengerjakan
pekerjaan rumah mereka selama di luar jam kerja atau dari rumah. Selain itu,
pembelajaran jarak jauh memberikan lebih banyak aksesibilitas. Tidak ada yang bisa
menyangkalnya. Orang dengan mobilitas terbatas mungkin mengalami masalah
ketika mereka mengambil kelas tradisional. Dengan sistem kelas online, masalah
tidak ada.

Meskipun banyak keuntungan, orang lain akan melihat bahwa pembelajaran jarak
jauh itu mahal dan membutuhkan teknologi yang kompleks. Untuk menghadiri
pembelajaran online, siswa harus memiliki komputer dengan kemungkinan akses ke
internet. Diakui atau tidak, perangkat teknologi seperti itu tidak selalu tersedia untuk
siswa biasa. Kerugian lain dari pembelajaran jarak jauh adalah bahwa hal itu tidak
memberikan umpan balik langsung. Tidak mungkin di kelas tradisional, siswa harus
menunggu umpan balik dan komentar sampai instruktur telah meninjau karya dan
mengirim tanggapan kepada mereka. Sebagian besar waktu siswa akan belajar
sendiri. Pelajar jarak jauh mungkin merasa terisolasi atau kehilangan interaksi sosial
dan fisik yang datang dengan menghadiri kelas tradisional

Mengenai gaya belajar individu, beberapa siswa dapat belajar ketika ada interaksi
langsung antara mereka dan ketersediaan guru pendamping sementara yang lain
tidak terlalu membutuhkannya. Jadi sebelum memutuskan pilihan mengikuti
pembelajaran jarak jauh atau tidak, setiap siswa perlu melakukan analisis yang adil
mengenai orang seperti apa dirinya.
Expression of Compliment

Pernahkah kamu mendengar kata compliment? Bagaimana rasanya saat menerima


pujian atau expression of compliment? Pasti menyenangkan dan membuatmu lebih
percaya diri, bukan?

Arti compliment itu sendiri adalah pujian. Di dalam artikel kali ini, kita akan
membahas mengenai kalimat pujian atau dalam Bahasa Inggris disebut compliment.
Yuk, kita pelajari lebih lanjut!

Apa itu Compliment? (Expressing Compliment)

Kalimat pujian atau compliments adalah ekspresi yang digunakan untuk


mengungkapkan penghargaan atau pujian terhadap seseorang atau sesuatu.
Compliment artinya bisa berupa pujian atas penampilan, prestasi, atau hal-hal positif
lainnya yang kita lihat pada orang lain.

Bayangkan kamu baru saja membeli sepatu baru dan temanmu berkata, “Wow, your
shoes are cool!” Itu adalah contoh dari compliment.

Atau, contoh kalimat pujian lainnya seperti perkataan, “Great job!” dari guru saat
kamu mendapat nilai ujian yang tinggi.
Expressing compliment sangat penting dalam komunikasi sehari-hari. Mengapa?
Karena dengan memberikan pujian, kita dapat membuat orang lain merasa dihargai
dan positif.

Pujian juga bisa membantu memperkuat hubungan antara dua orang atau lebih, lho.

Untuk lebih memahami tentang pujian dalam Bahasa Inggris, penting untuk kita
pahami penggunaan kata ganti atau pronoun dalam Bahasa Inggris.

Soalnya, saat memberikan pujian, kita menggunakan kata ganti untuk merujuk pada
orang atau objek yang kita puji. Misalnya, “You look stunning!” atau “It’s a beautiful
painting!”

Tidak sulit, bukan? Jadi, mari kita belajar bagaimana cara menyatakan pujian dalam
Bahasa Inggris. Let’s dive in!

Cara Giving Compliment dalam Bahasa Inggris

Sekarang, kita akan membahas bagaimana cara menyatakan compliment atau


pujian dalam Bahasa Inggris.

Dalam Bahasa Inggris, ada berbagai cara untuk memberikan pujian, dan biasanya
tergantung pada situasi dan orang yang kita puji.

Misalnya, kita mungkin akan memberikan pujian yang berbeda kepada teman dekat
kita dibandingkan dengan pujian yang kita berikan kepada guru kita, bukan?

Berikut ini adalah beberapa contoh bagaimana kita bisa menyatakan pujian atau
contoh compliment dalam Bahasa Inggris:

You look great! (Kamu tampak hebat)


I love your shoes. (Aku suka sepatumu.)
What a wonderful performance! -(Sungguh penampilan yang luar biasa!)

Perhatikan bahwa dalam setiap kalimat pujian di atas, kita menggunakan kata-kata
positif dan jujur untuk mengekspresikan penghargaan kita.

Fun Fact!

Ada beberapa perbedaan dalam memberikan pujian antara budaya Indonesia dan
budaya Inggris.

Contoh, dalam budaya Indonesia, kita mungkin lebih sering memberikan pujian
secara langsung, seperti “Kamu cantik hari ini”.

Sementara itu di budaya Inggris, pujian mungkin diberikan secara lebih halus, seperti
“That dress suits you”.

Untuk lebih memahami struktur kalimat pujian dalam Bahasa Inggris, sangat
membantu jika kita memahami lebih dalam tentang frasa dalam Bahasa Inggris.

Masih ingat pengertian frasa, nggak? Itu lho, frasa merupakan gabungan beberapa
kata yang berfungsi sebagai satu kesatuan dalam kalimat.
Misalnya, dalam pujian What a wonderful performance!, “a wonderful performance”
adalah frasa yang menjelaskan apa yang kita puji.

Jadi, sudah siap untuk memberikan pujian dalam Bahasa Inggris? Mari kita lihat
beberapa contoh pujian lainnya!

Contoh Kalimat Pujian Bahasa Inggris dan Artinya

Berikut ini merupakan contoh kalimat compliment dalam bahasa Inggris dan artinya:

“You did a fantastic job!”


(Kamu melakukan pekerjaan yang fantastis!)

“That’s a beautiful dress.”


(Itu gaun yang cantik.)

“Your presentation was very informative.”


(Presentasimu sangat informatif.)

“You have a great sense of humor.”


(Kamu memiliki selera humor yang bagus.)

“What a delicious meal!”


(Sungguh hidangan yang lezat!)

“I admire your dedication.”


(Aku mengagumi dedikasimu.)

“You have a beautiful voice.”


(Kamu memiliki suara yang indah.)

“Your home is so cozy.”


(Rumahmu sangat nyaman.)

“You’re very talented.”


(Kamu sangat berbakat.)

“Your smile is contagious.”


(Senyumanmu menular.)

Kamu mungkin menyadari bahwa dalam banyak kalimat pujian, kita menggunakan
kata sifat atau adjective.

Kata sifat adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan atau memodifikasi
kata benda, dan mereka memainkan peran penting dalam kalimat pujian.

Misalnya, dalam pujian “You have a beautiful voice”, kata “beautiful” adalah kata sifat
yang mendeskripsikan “voice”.

Sekarang, mari kita lihat beberapa contoh kalimat pujian lainnya dalam dialog di
bawah ini!
Dialog yang Mengandung Kalimat Pujian

Sekarang kita akan melihat beberapa contoh kalimat compliment dalam bentuk
dialog.

Dengan membaca dialog-dialog ini, kamu akan lebih paham bagaimana


mengaplikasikan pujian dalam percakapan sehari-hari.

Contoh Dialog 1

A: Wow, your home is so cozy! I love how you arranged the furniture and the color
scheme is just amazing.
B: Thank you! I spent a lot of time deciding on the layout and colors. I’m glad you like
it!
A: It clearly shows. You did a wonderful job!

Contoh Dialog 2

A: You did a fantastic job on the project! The presentation was so informative and
well-organized. I learned a lot from it.
B: I appreciate your compliment. I worked really hard on it. I’m glad that you found it
valuable.
A: Yes, it was indeed. Keep up the good work!

Contoh Dialog 3

A: I admire your dedication to volunteering. It’s not easy to give so much time and
effort, but you do it selflessly.
B: Thank you. I believe it’s important to give back to the community. And it gives me
a sense of fulfillment, too.
A: That’s a wonderful mindset to have. Your dedication is truly commendable.

Well, pujian adalah bagian penting dalam berkomunikasi. Melalui compliment, rasa
kepercayaan diri alias slef-confident seseorang bisa meningkat, lho.

Anda mungkin juga menyukai