0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Memahami Perilaku Milenial Indonesia

Dokumen ini membahas karakteristik dan perilaku generasi milenial di Indonesia, yang berjumlah sekitar 63,5 juta orang. Milenial dikenal dengan penggunaan teknologi dan media sosial yang tinggi, serta beragam tipe seperti Adventurer dan Visionary. Selain itu, dokumen ini mengidentifikasi tantangan dan peluang untuk memberdayakan milenial melalui program yang mendukung inklusi sosial dan pengembangan diri.

Diunggah oleh

521210016
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Memahami Perilaku Milenial Indonesia

Dokumen ini membahas karakteristik dan perilaku generasi milenial di Indonesia, yang berjumlah sekitar 63,5 juta orang. Milenial dikenal dengan penggunaan teknologi dan media sosial yang tinggi, serta beragam tipe seperti Adventurer dan Visionary. Selain itu, dokumen ini mengidentifikasi tantangan dan peluang untuk memberdayakan milenial melalui program yang mendukung inklusi sosial dan pengembangan diri.

Diunggah oleh

521210016
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Psikologi Perkembangan I

Understanding Millennials

Behaviours and Demystifying Their Stereotypes

Pendahuluan

Penduduk Indonesia yang produktif (usia 15 hingga 64 tahun) akan menjadi 179,1 juta orang
pada tahun 2020 dan generasi milenial (usia 21- 36) berkontribusi pada sekitar 63,5 juta orang.
Milenial paling sering digunakan untuk menggambarkan generasi yang tumbuh subur dengan
kepuasan instan melalui teknologi, menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial dan
malas di tempat kerja.

Mereka sebagian besar didorong oleh hasrat dan menggunakan cara-cara kreatif untuk mencapai
kesuksesan dan tujuan dengan cara mereka sendiri. Cara generasi milenial mengonsumsi berita
dan informasi berpusat pada ponsel mereka dan jalan mereka menuju penemuan lebih bernuansa
dan bervariasi daripada yang mungkin dibayangkan beberapa orang.

Tipe Milenial Indonesia

1. Adventurer
2. Visionary
3. Artist
4. Leader
5. Socializer
6. Convervatice
7. Collaborator
8. Penyajian potret yang jelas dan lengkap dari Milenial Indonesia.
9. Menawarkan pemikiran, analisis isu-isu yang akan mempengaruhi mereka di tahun-tahun
mendatang.
10. Kita melihat pandangan holistik dari seluruh aspek kehidupan mereka
11. Penekanan perilaku mereka yang berbeda
12. Mengidentifikasi di mana peluang dapat ditemukan untuk bisnis.

Kelompok Usia 21 - 36 Tahun


Psikologi Perkembangan I

1. Konsumsi Media

Saluran berita, Youtube, instagra, media digital, radio, dan media digital lain
berkontribusi besar terhadap pencarian informasi. Konten viral dapat menjadi informasi yan
akan banyak dibicarakan, yang sebagian besar didapatkan dari twitter dan instagram.

2. Konsumsi Internet

WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube telah menjadi hampir di mana-mana


dalam kehidupan digital milenial. Instagram telah menjadi platform media sosial yang
digunakan oleh hampir semua generasi milenial dari semua tingkat sosial ekonomi, karena
orang melakukan berbagai aktivitas mulai dari jual beli, chatting hingga mengikuti update
sosial.

3. Belanja Online

Cash on delivery (COD) dan transfer bank masih menjadi dua metode pembayaran
online teratas yang digunakan untuk belanja online di e-commerce. GoPay, OVO, dan Dana,
serta penawaran Cashback menjadi strategi pembayaran paling efektif dan platform yang
paling banyak digunakan oleh milenial dalam pembayaran digital.

Mengidentifikasi permasalahan dan mendorong untuk dapat menyusun program yang tepat
sasaran untuk memberdayakan kualitas kaum milenial dengan cara :

1. Menjembatani kesenjangan digital dan memperkuat inklusi sosial


2. Ciptakan produk dan layanan yang menjawab kebutuhan dan keinginan
3. Ciptakan budaya inklusif & berorientasi pada tujuan dengan program pengembangan diri
yang kuat
4. Berinvestasi pada pemimpin muda
5. Memajukan Kebhinekaan dan Inklusi

Anda mungkin juga menyukai