SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok Bahasan : Keluarga Berencana
Sub Pokok Bahasan : Alat Kontrasepsi
Waktu : 09:00-09:30
Sasaran : Warga Suli
Tempat : Posyandu Tangkalasi
I. Tujuan Instruksional Umum
Mahasiswa dapat menjelaskan macam-macam dan cara penggunaan alat kontrasepsi.
II. Tujuan Instruksional Khusus
Peserta mengetahui tentang :
1. Pengertian dan tujuan KB
2. Jenis-jenis kontrasepsi.
3. Kelebihan dan kekurangan masing-masing kontrasepsi.
III. Kegiatan Pengajaran
NOTAHAP KEGIATAN MEDIA
[Link] Mengucapkan salam -
(5 menit) Memperkenalkan diri
Menjelaskan maksud dan tujuan
Apersepsi dengan cara menggali pengetahuan yang dimiliki peserta tentang KB
•
[Link] materi tentang KB
(20 menit)(pengertian, macam-macam,
penggunaan dan efek samping alat kontrasepsi)
•
Tanya jawab
[Link] Mengevaluasi peserta tentang materi -
(5 menit) yang telah diberikan.
Menutup dengan salam
IV. Media (terlampir)
- leaflet.
- materi penyuluhan.
V. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
VI. Waktu dan Tempat
a. Hari/Tanggal : Rabu, 23 juli 2025
b. Waktu : 09:00-09:30
c. Tempat :
VII. Pengorganisasian
a. Fasilitator : Bidan Posyandu
-
-
b. Pemateri : Mahasiswa
- Widhya Putri Cahyanti
- Kristina Bunga
- Maria Eudoksia Orin
- Elviana
c. Dokumenter : Mahasiswa
- Widhya Putri Cahyanti
- Kristina Bunga
- Maria Eudoksia Orin
- elviana
VIII. Evaluasi
1. Standart Persiapan
a. Menyiapkan materi penyuluhan
b. Menyiapkan materi penyuluhan, leaflet.
2. Standard Proses
a. Membaca buku referensi tentang KB
b. Memberi penyuluhan tentang KB
3. Evaluasi Hasil
a. Peserta mampu mengetahui tentang pengertian dan tujuan KB.
b. Peserta mampu mengetahui tentang jenis-jenis kontrasepsi.
c. Peserta mampu mengetahui tentang kelebihan dan kekurangan dari masing- masing
kontrasepsi.
KELUARGA BERENCANA (KB)
A. Definisi Kontrasepsi
Menghindari / mencegah terjadinya kehamilan akibat pertemuan sel telur yang matang dengan sperma.
B. Macam-macam Alat Kontrasepsi ( KB )
1. Metode Kontrasespsi Sederhana
a. Sengama terputus
1. Cara penggunaan : mengeluarkan penis dari vagina ketika akan ejakulasi.
2. Keuntungan : tanpa biaya
3. Kelemahan : memerlukan penguasaan diri yang kuat, kemungkinan ada sedikit cairan yang
mengandung spermatozoa tertumpah dan masuk ke vagina sehingga
dapat mengakibatkan kehamilan.
b. Metode kalender
1. Cara penggunaan :
menghitung masa subur wanita dan menghindari melakukan
hubungan seksual di masa subur.
2. Keuntungan :
tanpa biaya
3. Kelemahan :
pasangan sulit untuk bisa mentaati.
2. Metode Kontrasepsi dengan alat / obat
a. Kondom
Kondom adalah sarung untuk alat kelamin pria yang terbuat dari karet tipis. Berguna untuk
menampung sperma agar tidak masuk kedalam vagina.
1. Cara penggunaan :
disarungkan pada penis, dari ujung hingga pangkal, pada saat akan melakukan hubungan seksual.
2. Keuntungan :
murah, mudah didapat, dapat digunakan sewaktu-waktu, dapat mencegah penularan penyakit
kelamin.
3. Kerugian :
selalu harus memakai kondom baru, mengganggu kenyamanan dalam
melakukan hubungan seksual, dapat sobek jika menggunakannya tergesa-gesa.
4. Efek samping :
alergi terhadap kondom (jarang terjadi), lecet-lecet pada kemaluan pria akibat pemakaian yang
tergesa-gesa / kurang pelicin.
b. Tisu KB
Kertas tipis yang mengandung spermatisida.
1. Cara penggunaan : remaslah tisu KB menjadi gumpalan kecil, masukkan ke dalam vagina,
dorong hingga menyentuh mulut rahim. Tunggu 2-5 menit sebelum berhubungan.
2. Kelemahan : harus digunakan 2-5 menit sebelum melakukan hubungan seksual.
3. Efek samping : gatal-gatal, peningkatan pengeluaran cairan vagina, iritasi dinding vagina.
C. Pil KB
Pil atau tablet yang berisi zat yang berguna untuk mencegah lepasnya sel telur dari indung
telur.
1. Cara penggunaan : diminum setiap hari, tidak boleh lupa.
Pil dengan kemasan 21 tablet diminum pada hari ke 5 haid.
Pil dengan kemasan 28 tablet diminum pada hari pertama haid.
2. Keuntungan : mudah penggunaannya, mengurangi rasa sakit pada waktu haid, mengurangi
risiko kanker ovarium, cocok untuk PUS muda.
3. Kerugian : memerlukan displin tinggi, kembalinya kesuburan agak lambat,
tidak dianjurkan untuk wanita diatas usia 30 tahun.
4. Kontra indikasi : penyakit jantung, varises, darah tinggi, perdarahan pervaginam, migrain.
5. Efek samping : perdarahan, perubahan BB, kloasma, pusing.
D .Suntikan KB
Suntik KB adalah obat suntik yang berisi zat yang dapat mencegah lepasnya sel telur dari indung telur,
mengentalnya lendir mulut rahim sehingga sperma tidak dapat masuk ke dalam rahim dan
menipiskan selaput lendir rahim sehingga calon janin tak dapat tertanam dalam rahim.
1. Cara penggunaan : Depo provera disuntikkan tiap 3 bulan sekali.
Noristrat disuntikkan setiap 2 bulan selama 4 kali suntikan pertama, selanjutnya tiap 3 bulan.
2. Keuntungan : praktis dan efektif, aman dan cocok digunakan bagi ibu yang sedang
menyusui anaknya, karena tidak mempengaruhi produksi air susu ibu (ASI)
3. Efek samping : terlambat haid, terjadi bercak perdarahan di luar haid, keputihan, jerawat,
perubahan berat badan, dan lain-lain
4. Kontra indikasi : Hamil, keluarnya darah dari rahim yang tidak normal, keganasan
penyakit jantung, hati, tekanan darah tinggi, kencing manis dan
penderita penyakit paru-paru berat.
E. Susuk KB.
Susuk KB adalah 6 kapsul kecil, ramping berisi obat yang dipasang dibawah kulit lengan atas
bagian dalam untuk dipakai selama 5 tahun.
1. Cara penggunaan : Dengan memasukkan susuk KB di bawah kulit lengan wanita bagian
atas oleh dokter dan bidan terlatih
2. Keuntungan : praktis, tidak menekan produksi ASI, tidak ada faktor lupa, dapat
digunakan pada wanita yang tidak cocok dengan hormon estrogen.
3. Kekurangan : lebih mahal, harus dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan
yang terlatih.
4. Efek samping : gangguan haid, mual, muntah timbul jerawat, BB bertambah.
5. Kontra indikasi : wanita hamil, perdarahan pervaginam, penyakit jantung, darah tinggi,
kencing manis.
F. IUD / Spiral
IUD adalah alat kontrasepsi yang ditempatkan dalam rahim wanita. Terbuat dari plastik khusus yang
diberi benang pada ujungnya sebagai kontrol.
1. Cara penggunaan : IUD dipasang pada rongga rahim wanita oleh dokter atau bidan
terlatih.
2. Keuntungan : praktis, ekonomis, aman dan mudah dikontrol.
3. Efek samping : adanya rasa nyeri dan mulas beberapa saat setelah pemasangan,
ada bercak — bercak perdarahan dll.
4. Kontra indikasi : wanita hamil, peradangan leher rahim, kanker rahim.
G. Vasektomi
Operasi kecil untuk menghalangi transport sperma di saluran air mani.
1. Cara penggunaannya : dengan operasi.
2. Keuntungan : efektif, proses operasi cepat, tidak perlu dirawat.
3. Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak dapat dilakukan pada orang
yang masih ingin mempunyai anak lagi.
4. Efek samping : ada kemungkinan komplikasi seperti perdarahan dan infeksi.
5. Kontra indikasi : penderita DM tidak terkontrol.
H. Tubektomi.
1. Cara penggunaannya : dengan operasi
2. Keuntungan : efektif, angka kegagalan sterilisasi rendah, komplikasi terbilang kecil, biaya
murah.
3. Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak dapat dilakukan pada orang yang
masih ingin mempunyai anak lagi.
4. Kontra indikasi : penyakit jantung, paru-paru, hernia umbilikalis, hernia inguinalis atau
labialis.
A. Kesimpulan
1. Penyuluhan KB bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya warga Suli,
mengenai pentingnya penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.
2. . Materi yang disampaikan mencakup:
1. Pengertian dan tujuan KB.
2. Macam-macam alat kontrasepsi: mulai dari metode sederhana seperti senggama terputus dan kalender,
hingga metode medis seperti pil, suntik KB, IUD, susuk, vasektomi, dan tubektomi.
3. Kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode kontrasepsi, termasuk cara penggunaan dan efek sampingnya.
4. Metode penyuluhan dilakukan secara ceramah dan tanya jawab, didukung dengan leaflet dan materi cetak.
5. . Evaluasi menunjukkan bahwa peserta telah mampu memahami tujuan KB serta mengenali jenis-jenis kontrasepsi dan
karakteristiknya.
B. Saran
1. . Penguatan Partisipasi Peserta
Penyuluhan sebaiknya melibatkan peserta secara lebih aktif melalui diskusi kelompok kecil atau studi kasus sederhana
agar pemahaman lebih mendalam.
2. Penggunaan Media Audio-Visual
Menambahkan media seperti video edukasi atau alat peraga nyata (contoh kondom, IUD tiruan, dll.)
akan meningkatkan ketertarikan dan pemahaman peserta.
3. Follow-up Konseling Individu
Sebaiknya setelah penyuluhan diadakan sesi konsultasi pribadi bagi peserta yang ingin mendapatkan informasi lebih
lanjut sesuai kondisi kesehatan dan rencana keluarga mereka.
4. Penyempurnaan Materi
Diperlukan pembaruan informasi sesuai perkembangan kontrasepsi terkini dan penyesuaian bahasa agar lebih
mudah dipahami oleh masyarakat awam.
5. Evaluasi Mendalam
Tambahkan evaluasi berbentuk kuis singkat atau pre-post test untuk menilai peningkatan pengetahuan secara kuantitatif.
C. Daftar pustaka
Depkes RI. 1997. Buku Kesehatan Ibu Dan Anak Depkes dan JICA
Panduan Teknik Konseling Pelayanan KontrasepsiMengenal kontrasepsi, [Link]. com/kontrasepsi/
SATUAN ACARA PENYULUHAN
KELUARGA BERENCANA (KB)
MATA KULIAH: HEALTH PROMOTION IN MIDWIFERY LET AND CARE
DOSEN PENGAMPU: Bd. Samsinar, [Link]., [Link]
Di Sususn Oleh:
Widhya putri cahyanti/042024014
Kristina Bunga/042024018
Maria Eudoksia Orin/042024013
Elviana/042024021
UNIVERSITAS KURNIA JAYA PERSADA
PALOPO
PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN
TAHUN 2025/2026