Contoh Program C++ Fungsi dan Prosedur
Kali ini kita akan belajar tentang contoh program C++ untuk fungsi dan prosedur. bagaimana fungsi
bekerja dan cara penggunaanya di bahasa pemrograman C++ serta apa berbedaan dari keduanya?
sebenarnya tanpa disadari, saat membuat program bahkan yang paling sederhana di C++ atau pun
bahasa pemrograman java misalnya, sudah menerapkan penggunaan fungsi pada program yang dibuat.
#include <conio.h>
#include <iostream>
using namespace std;
int main() {
Coba perhatikan pada contoh program C++ diatas, program tersebut merupakan program dengan
struktur yang paling sederhana dimana hanya terdapat fungsi main(), fungsi main adalah fungsi utama
yang menjadi bagian utama pada program tersebut. dapat kita lihat, kita sudah membuat setidaknya
minimal sekali untuk membuat sebuah fungsi.
Daftar Isi :
Pengertian Fungsi
Bentuk Umum Fungsi di C++
Fungsi Dengan Parameter
Pemanggilan Fungsi
Prosedur
Perbedaan Prosedur dan Fungsi
Kesimpulan
Pengertian Fungsi
Fungsi merupakan sebuah sub program yang biasanya digunakan untuk mengerjakan suatu perintah
atau tugas tertentu berdasarkan tujuan dari fungsi itu sendiri.
Contoh misalnya kita membuat fungsi menghitung luas lingkaran, maka tugas dari fungsi itu yaitu
menghasilkan hasil dari perhitungan luas lingkaran dan sebaiknya tidak mengerjakan tugas yang lain
yang tidak sesuai dengan definisi fungsi tersebut.
Bentuk Umum Fungsi di C++
Berikut ini adalah bentuk fungsi secara umum:
int fungsiKu() {
// Perintah yang dieksekusi;
Keterangan:
int merupakan tipe data dari fungsi tersebut yang nantinya fungsi ini akan menghasilkan nilai balik
(return value) berdasarkan tipe fungsi tersebut.
fungsiKu merupakan nama fungsi tersebut.
blok didalam tanda {} akan dieksekusi saat fungsi tersebut dipanggil.
Fungsi Dengan Parameter
Selain itu fungsi biasanya membawa informasi lewat nilai/variabel yang berada di parameternya.
int fungsiKu(parameter1, parameter2) {
// Perintah yang dieksekusi;
Parameter bertindak sebagai variabel didalam fungsi tersebut, parameter dibuat setelah nama fungsi
dan berada didalam tanda (). Kita dapat menambahkan beberapa parameter sekaligus dalam satu
fungsi. Contoh diatas kita membuat 2 buat parameter didalam function fungsiKu.
Pemanggilan Fungsi
Fungsi yang kita buat tidak akan berjalan, selama fungsi tersebut tidak dipanggil melalui fungsi utama
main(). Untuk lebih jelasnya coba perhatikan program berikut:
Contoh Program Fungsi di C++
#include <conio.h>
#include <iostream>
using namespace std;
int penjumlahan()
int hasil=2+3;
return hasil;
}
int main()
cout<<penjumlahan()<<endl;
getch();
Pada program diatas kita membuat fungsi dengan nama penjumlahan() dan mengerjakan penjumlahan
2+3 dan ditampung di variabel hasil. Nilai balik dari fungsi ini di simpan pada variabel hasil.
Fungsi penjumlahan() kemudian kita panggil didalam fungsi main(), ketika program diatas dijalankan
menghasilkan output berikut: nilai 5
Contoh Fungsi Dengan Parameter
#include <conio.h>
#include <iostream>
using namespace std;
int penjumlahan(int a, int b)
int hasil=a+b;
return hasil;
int main()
cout<<penjumlahan(2,3)<<endl;
getch();
Pada program diatas, sebenarnya tetap menghasilkan output yang sama, hanya yang menjadi
perbedaannya adalah pada contoh ke-2 ini fungsi penjumlahan menggunakan 2 parameter yatu variabel
a dan b. ketika fungsi penjumlahan dipanggil dari fungsi main maka kita harus memasukan nilai sesuai
dengan jumlah parameter pada fungsi tersebut. disi saya memasukan nilai pada parameter pertama
adalah 2 dan yg kedua adalah 3 sehingga ketika di jalankan kedua nilai tersebut dijumlahkan lewat fungsi
penjumlahan tersebut.
Prosedur
Prosedur sama dengan fungsi prosedur juga merupakan bagian dari sub program yang mengerjakan
suatu perintah/tugas tertentu. Prosedur bermanfaat saat kita ingin melakukan perintah yang sama
berulang-ulang kali, kita hanya perlu membuat sekali dan nantinya dapat dipergunakan dengan cara
dipanggil sesuai dengan kebutuhan.
Perbedaan Prosedur dan Fungsi
Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang begitu signifikan antar prosedur dan fungsi keduanya
merupakan sebuah sub program yang dapat mengerjakan tugas tertentu, namun jika di cermati fungsi
dideklarasi dengan menggunakan tipe data misalnya int penjumlahan(), fungsi tersebut wajib harus
menghasilkan nilai balik (return value). Sementara untuk prosedur di deklarasikan biasanya dengan tipe
void tipe void adalah salah satu jenis tipe data yang tidak berarti apa-apa (Valueless) tipe void biasanya
digunakan untuk prosedur yang pada dasarnya tidak mempunyai nilai balik. Karena tipe void bersifat
valueless maka pada saat pendeklarasian prosedur tidak menyebutkan tipe void pun tidak apa-apa.
Contoh Program Prosedur
#include <conio.h>
#include <iostream>
using namespace std;
int a=2;
int b=3;
void penjumlahan()
int hasil=a+b;
cout<<hasil;
}
int main() {
penjumlahan();
getch();
Dapat dilihat lewat contoh program diatas fungsi penjumlahan sama sekali tidak mempunyai nilai balik.
Tugas akan dijalankan lewat prosedur tersebut, dan tetap perlu dipanggil melalui fungsi utama main().