Suka-suka Pak Tri
Schematics, projects and more
references
Search here....
HOME PROJECTS SCHEMATICS THEORY UMUM GALLERY SITEMAP SOCIAL MEDIA LINKS
-4% BARU
Home » Komponen , Semokonduktor , Theory » Thyristor, TRIAC & DIAC
Thyristor, TRIAC & DIAC
POSTED BY TRI USMAN HARYANTO POSTED ON MONDAY, MARCH 10, 2014 WITH 13 COMMENTS
Ada beberapa jenis thyristor yang ditunjukkan pada gambar 1. Triac terlihat mirip sedangkan diac terlihat
seperti dioda penyearah. Untuk simbol dan keterangan setiap pinnya terlihat pada gambar 2.
Gambar 1. thyristor dan triac
Thyristor merupakan dioda yang digabung. Selain memiliki kaki anoda (A) dan katoda (K), thyristor juga
memiliki kaki lain yang umumnya disebut Gate (G). Sama halnya dengan dioda, Thyristor menghantarkan
arus dari anoda ke katoda, tapi hal ini hanya terjadi jika Gate mendapatkan tegangan positif dan ada arus
yang mengalir ke Gate untuk mengaktifkan komponen tersebut, maka arus akan mengalir dari anoda ke
katoda. Untuk menon-aktifkannya kita harus memutuskan arus yang mengalir antara anoda dan katoda.
Rangkaian aplikasinya dapat dilihat di bawah.
Meskipun S1 dalam keadaan tertutup, triac tidak akan aktif dan lampu tidak akan menyala. Untuk
mengaktifkannya, kita harus menekan S2, sehingga Gate mendapat tegangan trigger. Dengan demikian
triac aktif dan lampu akan menyala. Untuk mematikan lampu, S1 harus dalam keadaan terbuka. Dalam
rangkaian listrik, thyristor biasanya disebut SCR yang merupakan singkatan dari silicon controlled
rectifier.
Triac sangat mirip dengan thyristor, perbedaannya adalah triac menghantarkan arus bolak-balik dan
memiliki tiga elektroda yang disebut dengan anoda 1 (A1), anoda 2 (A2) dan gate (G). Triac umumnya
dipakai dalam rangkaian arus ac untuk mengaktifkan bor listrik atau lampu-lampu.
Thyristor dan triac dengan daya rendah umumnya dikemas seperti transistor, berbeda dengan yang
berdaya besar dikemas dengan housing yang berbeda seperti yang terlihat pada gambar 1 di atas.
Diac atau yang biasa disebut dioda dua arah dipakai bersama dengan thyristor dan triac. Properti utama
mereka adalah bahwa perlawanan mereka sangat besar sampai tegangan pada ujungnya melebihi nilai
yang sudah ditetapkan. Ketika tegangan di bawah nilai ini, diac merespon sebagai tahanan nilai besar
dan ketika tegangan naik bertindak sebagai tahanan nilai rendah.
Gambar 2. simbol dan keterangan pin. a - thyristor, b - triac, c - diac
Arial,Helvetica,sans-serif;">
Gambar 3. Prinsip kerja thyristor
Percobaan
Pada gambar 4, thyristor diaplikasikan sebagai pengendali alarm dengan deteksi cahaya. Jika tidak ada
cahaya, phototransistor tidak akan menghantar. Tapi jika ada cahaya, phototransistor akan mengonduksi
dan bell akan aktif. Meskipun cahaya kita hilangkan, bel akan tetap aktif. Untuk mematikannya, maka
saklar S1 harus dalam keadaan terbuka.
Gambar 4. rangkaian alarm menggunakan thyristor dan phototransistor
Gambar 5 di bawah adalah rangkaian flasher lampu pijar menggunakan triac dan diac. Tegangan utama
diregulasi oleh dioda 1N4004. Kapasitor 220 uF akan terisi muatan dan tegangannya akan naik. Ketika
tegangan ini mencapai nilai ketentuan diac (20v), kapasitor akan mengosongkan muatannya melalui diac
mengalir ke triac. Hal ini akan mengaktifkan triac dan menyalakan lampu dalam waktu yang sangat
singkat. Setelah waktu yang sudah ditentukan (diatur melalui potensio 100K), kapasitor akan terisi
muatan kembali dan siklus ini akan terulang. Trimpot 1K berfungsi untuk mengatur level arus yang
dibutuhkan untuk memicu triac.
Gambar 5. Flasher
Gambar 6 di bawah adalah aplikasi dari triac dan diac dalam rangkaian dimmer lampu, dan dapat juga
diaplikasikan sebagai rangkaian pengatur kecepatan putaran motor.
Gambar 6. Rangkaian pengatur intensitas cahaya lampu dan pengendali kecepatan putaran motor
Tweet Sim
pan
Sim
pan
Related Posts :
Hubungan antara Arus, Mengukur Tahanan Rangkaian LED Dasar Transistor Sebagai Penguat
Tegangan dan ...
Label: Komponen, Semokonduktor, Theory
13 komentar:
Basuki Putranto November 22, 2015 at 1:23 PM
Assalamualaikum, pak... salam kenal dari penggemar elektronika..
Reply
Replies
Tri Usman Haryanto November 23, 2015 at 11:13 AM
Waalaikumslm pak. makasih udah berkunjung. salam sukses selalu
Reply
theanoamy June 21, 2016 at 4:43 PM
Dimana visa dapatin triac
Terimakasih
Reply
Replies
Tri Usman Haryanto June 21, 2016 at 10:49 PM
Ditoko2 komponen elektronika rata2 jual mas.
Reply
hotspotnusa April 18, 2017 at 10:35 AM
Di Kebumen ga ada yang jual. Udah cari kesana kemari
Reply
Replies
Tri Usman Haryanto April 28, 2017 at 3:00 PM
Beli online aja mas
Reply
Anonymous November 24, 2017 at 11:23 AM
Salam rangkaian diatas apa bisa untuk motor 200w
Reply
Replies
Tri Usman Haryanto November 29, 2017 at 2:48 PM
Bisa mas...
Reply
ihwan firdaus February 24, 2018 at 7:54 PM
terimah kasih bangat dengan artikelnya, sangat membantu
Reply
Rujiyansah
apa bisa di buat dengan 2 transistor. jenis NPN. PNP pa. October 12, 2018 at 5:42 PM
Reply
Paipai May 29, 2019 at 3:49 PM
nice information min
Lampu servis hp
Reply
Hobi rakom October 7, 2019 at 6:34 AM
Cara ngukur triac yg rusak ato baik gimana mas...
Reply
Unknown April 25, 2021 at 7:22 PM
Dalam apliksi db3 pada soft start. Mungkinkah diac di bypass saja dan power supplybtap menyala? Pada
ps smps maksud saya. Full bridge
Reply
Add comment
Newer Post Home Older Post
View web
version