0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan49 halaman

Dasar-Dasar Dosimetri Radiasi

Dokumen ini menjelaskan konsep dasar dosimetri, termasuk dosis, radiasi, dosimeter, paparan, dosis serap, dosis ekivalen, dan radioaktivitas. Dosis serap dan paparan diukur dalam satuan seperti Gray (Gy) dan Rontgen (R), sementara dosis ekivalen mempertimbangkan faktor bobot radiasi. Selain itu, dokumen ini juga mencakup perhitungan dosis yang diterima oleh individu dari radiasi internal dan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko efek stokastik pada jaringan tubuh.

Diunggah oleh

Blade Pandu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan49 halaman

Dasar-Dasar Dosimetri Radiasi

Dokumen ini menjelaskan konsep dasar dosimetri, termasuk dosis, radiasi, dosimeter, paparan, dosis serap, dosis ekivalen, dan radioaktivitas. Dosis serap dan paparan diukur dalam satuan seperti Gray (Gy) dan Rontgen (R), sementara dosis ekivalen mempertimbangkan faktor bobot radiasi. Selain itu, dokumen ini juga mencakup perhitungan dosis yang diterima oleh individu dari radiasi internal dan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko efek stokastik pada jaringan tubuh.

Diunggah oleh

Blade Pandu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dosimetri adalah ilmu yg mempelajari

berbagai besaran dan satuan dosis radiasi.

Dosis ; intensitas dari suatu proses akibat


radiasi mengenai materi
Radiasi ; pancaran atau rambatan energi
dalam bentuk gelombang elektromagnetik /
foton, atau partikel dari sumber radioaktif
Dosimeter, piranti alat mengukur dosis
radiasi
SINAR X,
atau Sinar 
Udara, dQ
muatan
dQ dM

dM, massa
medium udara
PAPARAN, EXPOSURE, X
DEFINISI :
kemampuan radiasi foton (sinar-x atau )
untuk menimbulkan ionisasi di udara
pada NTP
dQ dQ = jumlah pasangan ion yang
x= terbentuk di udara
dm dm = masa udara dalam NTP

Paparan hanya berlaku untuk sinar-x


atau  pada medium udara
PAPARAN
SATUAN :
SI : C kg-1
1 C/kg yaitu besarnya paparan yang menyebabkan
terbantuknya listrik sebesar 1 coulomb di udara
dalam masa 1 kg
Lokal Unit : Rontgen, R

1 R = 1 esu/cm3 udara = 2.58 x 10 -4 C/kg

2.58 x 104 C / kg
1R = 19
= 1.61 x 1015
pasangan ion / kg
1.602 x 10 C / pasangan ion
Laju paparan adalah besar paparan per satuan
waktu

dx
X = dX = paparan
dt = waktu
dt
Satuan laju paparan
Sistem SI : C/[Link]
Lokal Unit : R/jam
DOSIS SERAP, D
DEFINISI :
Energi rerata yang diserap bahan per
satuan masa bahan
dE dE = energi rerata dari jenis
D= radiasi yang diserap bahan
dm dm = masa bahan

Dosis serap berlaku untuk semua jenis


radiasi dan semua jenis bahan

Bagaimana efek yang ditimbulkan


terhadap jenis radiasi tertentu ?
DOSIS SERAP,

SATUAN :
SI : gray , Gy
1 Gy yaitu energi rerata sebesar 1 joule yang diserap
oleh bahan dengan masa 1 kg
1 Gy = 1 joule / kg bahan

Lokal Unit : rad (radiation absorb dose)

1 Gy = 1 J/kg = 100 rad


Laju dosis serap adalah besar dosis serap per
satuan waktu

dD dD = dosis serap
D = dt dt = waktu

Satuan laju dosis serap


Sistem SI : Gray / jam
Lokal Unit : Rad / jam
PAPARAN RADIASI DAN DOSIS SERAP

 Muatan untuk 1 ion = 1,6 x 10-19 C


 Energi rerata untuk menghasilkan ion tunggal di udara
34 eV.
 Dosis serap udara untuk 1 satuan X adalah :

= 34 Gy
DOSIS SERAP PADA SUATU BAHAN

 Dosis serap pada suatu bahan dapat dihitung, jika


paparan radiasi diketahui
KONVERSI PAPARAN ke DOSIS SERAP

  D = laju dosis serap (rad)


D = f.X X = paparan (R)
f = faktor konversi (rad/R)

Energi yang diperlukan untuk membentuk pasangan ion


di udara 34 eV (5.4 x 10-18 joule), serta massa 1 cm3 udara
(NTP) adalah 0.001293 gram, maka nilai paparan 1 R
adalah 0.00869 J/ kg udara

1 R = 0.869 rad = 0.00869 Gy (udara)


1 R = 0.96 rad = 0.0096 Gy (jaringan)
KONVERSI PAPARAN ke DOSIS SERAP
(medium bukan udara)


  = koefisien atenuasi massa
   m
  medium (cm2/g)

  m
f = 0,877
 
    = koefisien atenuasi massa

  u   u
udara (cm2/g)
Nilai konversi dosis serap terhadap paparan pada
berbagai energi
Energi foton f dalam air f dalam otot f dalam tulang
(MeV) (rad/R) (rad/R) (rad/R)

0.01 0.019 0.925 3.55


0.02 0.879 0.927 4.23
0.04 0.879 0.920 4.14
0.06 0.905 0.929 2.91
0.08 0.932 0.940 1.91
0.10 0.949 0.949 1.46
0.50 0.965 0.957 0.925
1.00 0.965 0.957 0.919
2.00 0.965 0.955 0.912
3.00 0.962 0.955 0.929
3. DOSIS ekivalen, H

Efek yang
kulit timbul berbeda
ωr ()
kulit
efek yang timbul
ωr ()
ωr () kulit
ωr
Kualitas jenis
ωr (x) kulit radiasi berbedad

Semua jenis radiasi


Satu jenis
Organ/jaringan
organ/jaringan
KUALITAS RADIASI
DOSIS ekivalen, h
DEFINISI :
 Dosis serap sama dapat menimbulkan efek negatif
yang berbeda jika jenis radiasinya berbeda.
 Dosis serap dikalikan dengan faktor bobot radiasi

H =  D r
D = dosis serap
ωr = faktor bobot kualitas radiasi
(radiation weighting factor)

 Satuan SI : Sievert (SI)


 Lokal Unit : rem
 1 Sv = 100 rem

Efek negatif berbeda jika jenis radiasi


berbeda
r
Faktor bobot radiasi ialah
kemampuan radiasi untuk menimbulkan
kerusakan pada organ/jaringan

Istilah lama :
Faktor kualitas (QF)

Istilah radiobiologi :
Relative biological effectiviness (RBE)
ICRP 60 ICRP 103
Jenis Radiasi (1991) (2007)

Foton, untuk semua energi 1 1


Elektron dan Muon, semua energi 1 1
Neutron dengan energi:
a. E ≤ 10 KeV 5 5
b. 10 keV < E ≤ 100 keV 10 10
c. 100 keV < E ≤ 2 MeV 20 20
d. 2 MeV < E ≤ 20 MeV 10 10
e. E > 20 MeV 5 5

Proton, selain proton rekoil, dengan 5 2


Energi > 2 MeV
Partikel alpha, hasil belah, inti 20 20
Laju dosis ekivalen adalah besar dosis
ekivalen per satuan waktu

dH dH = dosis ekivalen
H = dt = waktu
dt
Satuan laju dosis ekivalen
Sistem SI : sievert/jam
Lokal Unit : rem/jam
WT
paru-paru

WT Efek pada setiap


kulit
organ/jaringan
BERBEDA

Jenis radiasi
yang sama WT
WT
(Dosis Ekivalen Sama) usus berbeda

Beberapa/semua
organ/jaringan
DOSIS ekivalen EFEKTIF, ET
 Dosis tergantung dari kepekaan jaringan tubuh
yang dikenai radiasi  effek stokastik
 Faktor bobot jaringan tubuh = T = tingkat
kepekaan organ/jaringan tubuh terhadap efek
stokastik akibat radiasi
 Dosis ekuivalen (H) dikalikan faktor bobot
organ/jaringan (ωT)

ET =  H T =  D R T
 Satuan : rem (lokal Unit), Sievert (SI)
DOSIS ekivalen EFEKTIF, ET

Dosis efektif merupakan turunan dosis ekivalen


yang mempertimbangkan faktor bobot organ
atau faktor bobot jaringan tubuh (t)

Faktor bobot organ atau faktor bobot jaringan


tubuh (t) yaitu bilangan yang menunjukkan
perbandingan risiko efek stokastik dari suatu
jaringan tubuh terhadap risiko efek stokastik
pada seluruh tubuh
TOTAL 1,00 1,00 1,00
5. DOSIS kolektif, ST
Dosis ekuivalen atau dosis efektif yang digunakan apabila
terjadi penyinaran pada sejumlah populasi atau
penduduk, p

Dosis ekivalen kolektif


ST = p H
P = jumlah populasi
Dosis efektif kolektif
ST = p E T

Satuan : Sievert-Man (Sv man)


RADIOAKTIVITAS
SI : Becquerel (Bq)
1 Bq = 1 dps, artinya 1 inti radioaktif ditransformasikan
dalam 1 detik

Lain : Curie (Ci)


1 Ci sebagai aktivitas suatu sumber radiasi yang meluruh
menjadi 3.7 x 1010 dps
1 Ci = 3.7 x 1010 Bq

Contoh :
ZRA Co-60, dengan aktivitas 37 GBq atau 1 Ci akan menghasilkan :
3.7 x 1010 s-1 radiasi beta dengan energi 0.31 MeV
3.7 x 1010 s-1 radiasi gamma dengan energi 1.17 MeV
3.7 x 1010 s-1 radiasi gamma dengan energi 1.33 Mev
DOSIS ekivalen terikat, HT(50)
Dosis ekivalen terikat: besaran yang digunakan
untuk memperkirakan dosis yang diterima seseorang
dari radiasi yang dipancarkan oleh radionuklida yang
ada dalam tubuh (paparan radiasi internal).

Untuk penentuan batas masukan tahunan, ICRP


menerapkan perhitungan dosis ekivalen total selama
50 tahun yang masuk ke dalam tubuh, yang di kenal
dengan CCDE (Committed Effective Dose Equivalent)

CEDE=Fk ×Aktivitas yang Diserap


Seorang pekerja medis terpapar isotop yodium radioaktif
(dengan faktor komitmen dosis efektif sebesar 30 mSv per
MBq yang diserap oleh tubuh). Jika tubuh menyerap 0,5
MBq dari isotop tersebut, hitung dosis terikat 50 tahun !

CEDE = Faktor Komitmen x Aktivitas yang Diserap


= 30 mSv/MBq x 0,5 Mbq
= 15 mSv

Dosis terikat 50 tahun adalah 15 mSv.


DOSIS efektif terikat, E(50)

Dosis Efektif Terikat merupakan turunan dosis


ekivalen terikat yang mempertimbangkan faktor
bobot organ atau faktor bobot jaringan tubuh (t)

ET =  HT (50) T
LATIHAN PEMAHANAN MATERI

Dalam dosimetri radiasi, satuan besaran radiasi yang


sudah dapat menggambarkan efek radiasi terhadap tubuh
manusia......
a. C/kg
b. Rontgen (R)
c. Gray (Gy)
d. Sievert (Sv)
Satuan radiasi yang menggambarkan besaran dosis
adalah
a. mCi / jam
b. mBq/jam
c. DPM
d. mRem/jam
Gray (Gy) adalah satuan SI yang digunakan untuk
menyatakan :
a. Jumlah foton yang melalui permukaan seluas 1
cm2 dalam waktu 1 detik
b. Laju dosis ekuivalen
c. Energi radiasi yang diserap per satuan massa dari
bahan yang terkena radiasi
d. Jumlah ionisasi yang dihasilkan dalam volume
udara 1 cm3 dalam NTP
Besarnya dosis serap mempunyai pengertian :
a. Besarnya energy sinar–x dan sinar gamma yang
mampu menyebabkan ionisasi
b. Besarnya energy radiasi yang di serap persatuan massa
bahan yang dilaluinya
c. Besar energy radiasi yang di serap per satuan berat
badan yang dilaluinya dan dikaitkan dengan kepekaan
organ yang dilalui berkas radiasi
d. Jumlah ionisasi diudara yang dihasilkan oleh radiasi
sinar-x atau sinar gamma
Satuan laju penyinaran yang hanya berlaku untuk sinar-x
atau gamma adalah:
a. mrad/jam
b. mSv/jam
c. mrem/jam
d. mR/jam
Satuan dari besar radiasi yang menggambarkan laju
dosis adalah:
a. mCi/jam
b. mBq/jam
c. Dpm
d. mRem/jam
Besaran dosis yang hanya berlaku untuk medium udara,
untuk sinar-x atau gamma adalah:
a. Dosis ekivalen
b. Dosis Efektif
c. Dosis Seap
d. Paparan
Radasi yang memberikan efek resiko yang besar pada
pemberian energi yang sama adalah;

a. Radiasi sinar gamma


b. Radiasi alfa
c. Radiasi Beta
d. Radiasi Sinar x
. Perbandingan antara risiko terjadinya efek stokastik
pada suatu organ atau jaringan terhadap risiko
stokastik total (seluruh tubuh) dikenal sebagai:
a. faktor bobot jaringan
b. faktor kualitas radiasi
c. faktor penyinaran
d. faktor gamma
. Faktor bobot radiasi tergantung kepada:
a. Jenis radiasi
b. Jenis dan energi radiasi
c. Aktivitas sumber radiasi
d. Organ atau jaringan tubuh
Faktor bobot organ (jaringan) pada dasarnya merupakan :
a. Bilangan yang menunjukkan perbandingan kerapatan
ionisasi dari berbagai jenis radiasi
b. Bilangan yang menunjukkan perbandingan resiko efek
stokastik dari suatu jaringan tubuh terhadap resiko efek
stokastik pada seluruh tubuh
c. Bilangan yang menunjukkan perbandingan antara dosis
ekuivalen dengan dosis serap
d. Bilangan yang menunjukkan perbandingan antara laju
penyinaran di uadara dan dalam jaringan tubuh
Nilai faktor bobot radiasi dipengaruhi oleh daya ionisasi
terhadap media yang dilalui, sedangkan faktor bobot
jaringan dipengaruhi oleh sensitivitas dan faktor resiko
jaringan tersebut. Pernyataan yang benar terkait faktor bobot
jaringan adalah:
a. bobot jaringan permukaan kulit > bobot jaringan paru-
paru
b. bobot jaringan liver > bobot jaringan paru-paru
c. bobot jaringan kolon > bobot jaringan kulit
d. bobot radiasi sinar alfa > bobot radiasi sinar x
Satu rem didefinisikan sebagai:
a. Suatu jumlah atau banyaknya radiasi pengion tertentu
yang menghasilkan ionisasi di udara seperti yang
disebabkan oleh satu rontgen
[Link] jumlah atau banyaknya radiasi pengion tertentu
yang menghasilkan efek bilogis yang sama seperti yang
disebabkan oleh 1 rad radiasi gamma
c. Suatu jumlah yang banyaknya radiasi pengion tertentu
yang berasal dari inti atom yang tidak stabil
d. Suatu jumlah atau banyaknya radiasi pengion tertentu
yang menyebabkan terjadinya reaksi fisi
Satuan dosis yang digunakan pada nilai dosis ambang
efek deterministik, seperti dosis ambang terjadinya
eritema adalah:
a. Sv
b. Gy
c. Ci
d. keV
Berikut ini terkait Gray (Gy) dan Sivert (Sv):
1. Tiga Gray sinar x sama dengan tiga Sivert
2. Gy sudah dapat menggambarkan efek radiasi
3. Sv adalah Gy dikalikan faktor bobot radiasi
4. Gy adalah satuan dosis ekuivalen

Menakah yang benar


a. Hanya nomor 1, 2, dan 3
b. Hanya nomor 1 dan 3
c. Hanya nomor 2 dan 4
d. Semua benar
Pada suatu pemeriksaan radiografi thoraks organ
yang menerima radiasi kulit, tulang dan paru-paru.
Berapa dosis efektif jika dosis ekuivalen yang
diterima masing-masing organ tersebut 0,4 mSv.
Diketahui faktor bobot organ kulit, tulang dan
paru- paru, masing-masing 0,01; 0,01 dan 0,12.
a.0,042 mSv
b.0,056 mSv
c.0,003 mSv
d.0,036 mSv

Anda mungkin juga menyukai