Modul Ajar Menggambar Perspektif
Modul Ajar Menggambar Perspektif
KURIKULUM MERDEKA
A. INFORMASI UMUM
IDENTITAS MODUL
KOMPETENSI AWAL
Memahami pengertian menggambar perspektif dengan satu titik hilang.
Menjelaskan hukum perspektif.
Menentukan dan menggambar garis horizon beserta satu titik hilang.
Menggambar perspektif bangun dengan satu titik hilang.
Menggambar garis horizon pada bidang gambar.
Membuat dua titik hilang pada garis horizon.
Menggambar perspektif bangun majemuk dengan dua titik hilang.
Menjelaskan pengertian istilah grid dalam kegiatan memperbesar gambar.
Menjelaskan cara kerja grid dalam pembesaran gambar.
Memperbesar gambar (foto atau peta) dengan bantuan grid.
Menjelaskan pengertian menggambar ilustrasi
Menganalisis penekanan gambar ilustrasi adalah pada fungsi menerangkan.
Menggambar ilustrasi untuk mata pelajaran tertentu.
Menjelaskan pengertian melukis suasana.
Menyebutkan contoh lukisan suasana yang berkaitan dengan waktu.
Menganalisis contoh lukisan suasana yang berkaitan dengan peristiwa.
Menganilisis contoh lukisan suasana yang berkaitan dengan tempat tertentu.
MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL)
terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami pengertian menggambar perspektif dengan satu dan dua titik
hilang sebagai pengenalan aspek ruang dalam gambar
Peserta didik mampu memiliki keterampilan menggambar perspektif dengan satu titik hilang
dan dua titik hilang
Peserta didik mampu memahami konsep dan cara menggambar menggunakan grid
Peserta didik mampu memahami pengertian dan jenis-jenis gambar ilustrasi serta membuat
gambar ilustrasi
Peserta didik mampu menuangkan gagasan dan pengalaman dalam karya seni rupa berupa
melukis suasana
II. ASESMEN
Awal pembelajaran, saat pembelajaran dan akhir pembelajaran
C. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa
bersama-sama, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, memeriksa
kerapian dan kebersihan kelas serta memeriksa kerapian tempat duduk dan seragam
siswa.
2. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi
pelajaran, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran dan
kegiatan yang akan dilakukan serta lingkup dan teknik penilaiannya.
1. Peserta didik secara mandiri diarahkan untuk melakukan literasi mengenai konsep, fungsi
dan jenis-jenis menggambar perspektif melalui tayangan video yang disiapkan oleh guru.
2. Peserta didik membuat dan menyampaikan pernyataan dan pertanyaan terkait dengan
tayangan video tentang konsep, fungsi dan jenis-jenis menggambar perspektif.
3. Peserta didik secara mandiri diarahkan untuk melakukan literasi lebih lanjut pada buku
paket yang tersedia mengenai teknik menggambar perspektif berdasarkan jenisnya.
4. Peserta didik diminta membuat dan menyampaikan pernyataan dan pertanyaan terkait
dengan materi yang baru saja dibaca.
5. Peserta didik diarahkan untuk menjawab soal dengan cara menjodohkan beberapa gambar
yang tersedia dengan jenis gambar perspektif yang sesuai.
6. Peserta didik secara mandiri menyebutkan ulang konsep, fungsi dan jenis-jenis
menggambar perspektif.
1. Guru bersama peserta didik merefleksi pengalaman belajar yang telah dilakukan.
2. Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
3. Guru meminta peserta didik untuk membawa alat gambar.
4. Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik membaca hamdalah dan
menyampaikan salam.
Pertemuan Kedua
1. Peserta didik secara mandiri diarahkan untuk melakukan literasi dengan melihat contoh
gambar perspektif dari berbagai jenis yang telah disediakan oleh guru dan dipersilahkan
untuk memilih satu contoh untuk dipergunakan sebagai panduan dalam praktek
menggambar perspektif.
2. Peserta didik dipersilahkan untuk membuat dan menyampaikan pernyataan maupun
pertanyaan terkait dengan tugas praktek yang akan dilakukan.
3. Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat garis tepi terlebih dahulu pada buku
gambar ukuran A3 yang telah disiapkan oleh peserta didik.
4. Guru memberikan arahan pada peserta didik untuk terlebih dahulu mengidentifikasi
contoh gambar perspektif yang akan digunakan sebagai panduan, kemudian peserta didik
harus menemukan jenis gambarnya, titik hilang, garis horizon dan garis proyeksinya.
5. Peserta didik diarahkan secara mandiri untuk mulai menggambar pada kertas gambarnya
masing-masing berdasarkan contoh dan identifikasi yang telah dilakukan dengan
memperhatikan waktu yang disediakan oleh guru.
Penutup (10 menit)
1. Guru mengevaluasi hasil gambar yang telah dibuat oleh tiap peserta didik.
2. Guru bersama peserta didik merefleksi pengalaman belajar yang telah dilakukan.
3. Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik membaca hamdalah dan
menyampaikan salam.
Pertemuan Ketiga
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa
bersama-sama, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, memeriksa
kerapian dan kebersihan kelas serta memeriksa kerapian tempat duduk dan seragam
siswa.
2. Guru memberikan motivasi, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi yang
akan disampaikan, tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan serta lingkup
dan teknik penilaiannya.
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Peserta didik secara mandiri diarahkan untuk melakukan literasi materi menggambar
dengan grid pada buku pegangan siswa.
2. Peserta didik membuat dan menyampaikan pernyataan dan pertanyaan terkait dengan
materi menggambar dengan grid yang baru saja dibaca.
3. Guru memberikan penjelasan lebih detil tentang materi menggambar dengan grid berikut
dengan beberapa contohnya gambarnya.
4. Guru menyampaikan informasi bahwa dalam pembesaran foto biasanya menggunakan
perbandingan, seperti diperbesar berapa kali atau diperkecil berapa kali.
5. Guru memberi pemahaman kepada siswa, bahwa istilah perbandingan ukuran diwujudkan
dalam bentuk skala. Atau dalam kalimat lain dikatakan skala adalah perbandingan ukuran
dua benda atau lebih. Sampaikan kaitan skala dengan pelajaran Matematika.
6. Guru menginformasikan kepada siswa, bahwa teknik paling populer digunakan untuk
memperbesar dan memperkecil gambar adalah dengan bantuan grid.
7. Guru menunjukkan contoh gambar grid dan menjelaskan grid adalah jejaring bujur
sangkar.
8. Guru menjelaskan grid juga mudah untuk memperbesar dan memperkecil gambar objek
dengan skala. Maka, karena skala bisa dibuat dengan membandingkan ukuran bujur
sangkar-bujur sangkarnya. Guru menjelaskan sekilas materi skala.
9. Peserta didik diarahkan untuk membuat kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang dan
setiap kelompok diberikan sebuah gambar pada kertas ukuran A4, kertas kosong ukuran
B5 dan kertas kosong ukuran A3.
10. Setiap kelompok diberikan tugas menyalin gambar pada kertas ukuran A4 untuk diperkecil
pada kertas kosong ukuran B5 dan diperbesar pada kertas kosong ukuran A3 dengan
mempertimbangkan waktu yang tersedia.
11. Guru bertindak sebagai fasilitator dan sigap membantu setiap kelompok jika ada yang
merasa kesulitan.
12. Guru meminta kepada setiap kelompok untuk mengumpulkan hasil tugas kelompok
masing-masing untuk kemudian dikoreksi dan diberikan catatan evaluasi.
Penutup (10 menit)
1. Guru bersama peserta didik merefleksi pengalaman belajar yang telah dilakukan tentang
konsep menggambar dengan grid beserta praktiknya.
2. Guru memberikan penguatan dan apresiasi kepada peserta didik atas hasil kerja kelompok
yang telah dilakukan
3. Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik membaca hamdalah dan
menyampaikan salam.
Pertemuan Keempat
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa
bersama-sama, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, memeriksa
kerapian dan kebersihan kelas serta memeriksa kerapian tempat duduk dan seragam
siswa.
2. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi
pelajaran, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran dan
kegiatan yang akan dilakukan serta lingkup dan teknik penilaiannya.
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru mengajak peserta didik untuk bersama-sama menjawab beberapa pertanyaan terkait
materi konsep, jenis, fungsi dan teknik menggambar ilustrasi.
2. Peserta didik secara mandiri diarahkan untuk melakukan literasi tentang materi
menggambar ilustrasi pada buku pegangan siswa untuk menjawab beberapa pertanyaan
yang telah diajukan.
3. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang mampu menjawab pertanyaan yang
diberikan.
4. Guru menyajikan materi tentang menggambar ilustrasi dalam bentuk tayangan presentasi
untuk memberikan penguatan materi kepada peserta didik.
5. Peserta didik membuat dan menyampaikan pernyataan dan pertanyaan terkait dengan
materi menggambar ilustrasi yang baru saja disimak.
6. Guru membagikan lembar kerja peserta didik (LKPD) berisi teka teki silang tentang materi
menggambar ilustrasi yang harus dikerjakan secara mandiri oleh peserta didik.
7. Guru memerintahkan peserta didik untuk saling menukar lembar kerja yang telah selesai
dikerjakan dengan teman sebangkunya.
8. Guru mengajak peserta didik untuk mengevaluasi dan mengkoreksi jawaban milik teman
sebangkunya bersama-sama.
9. Guru memberikan apresiasi terhadap seluruh peserta didik.
1. Guru bersama peserta didik merefleksi pengalaman belajar yang telah dilakukan.
2. Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
3. Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik membaca hamdalah dan
menyampaikan salam.
Pertemuan Kelima
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa
bersama-sama, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, memeriksa
kerapian dan kebersihan kelas serta memeriksa kerapian tempat duduk dan seragam
siswa.
2. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi
pelajaran yang akan dibahas berupa melukis suasana dengan medium pilihan melakukan
apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan
dilakukan serta lingkup dan teknik penilaiannya.
1. Peserta didik diberikan pertanyaan terkait materi melukis suasana dengan medium pilihan.
2. Peserta didik secara mandiri diarahkan untuk melakukan literasi mengenai materi melukis
suasana dengan medium pilihan dengan membaca buku pegangan siswa.
3. Peserta didik membuat dan menyampaikan pernyataan dan pertanyaan terkait materi
melukis suasana dengan medium pilihan yang baru saja dibaca.
4. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dibaca dan menjawab seluruh
pertanyaan yang diajukan oleh para peserta didik.
5. Guru mengajak perserta didik mengingat kembali sejenak materi tentang alat dan bahan
untuk menggambar/melukis yang pernah dibahas sebelumnya pada kelas 7.
6. Peserta didik secara mandiri diarahkan untuk bermusyawarah menentukan media atau
alat dan bahan yang akan dipergunakan untuk praktek melukis suasana.
7. Guru membuat keputusan berdasarkan suara terbanyak hasil musyawarah mengenai
media yang akan digunakan untuk praktek melukis.
8. Guru menayangkan video tutorial melukis suasana dengan media tertentu yang
disesuaikan dengan hasil musyawarah pesefrta didik sebagai bahan referensi peserta
didik.
Penutup (10 menit)
1. Guru bersama peserta didik merefleksi pengalaman belajar yang telah dilakukan.
2. Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
3. Guru meminta peserta didik untuk membawa alat dan bahan untuk melukis sesuai
kesepakatan kelas yang telah dibuat dan mengarahkan peserta didik untuk membuat
sketsa lukisan di rumah.
4. Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik membaca hamdalah dan
menyampaikan salam.
Pertemuan Keenam
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa
bersama-sama, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, memeriksa
kerapian dan kebersihan kelas serta memeriksa kerapian tempat duduk dan seragam
siswa.
2. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi
pelajaran, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran dan
kegiatan yang akan dilakukan serta lingkup dan teknik penilaiannya.
1. Peserta didik diberikan pemahaman tentang melukis suasana dengan menerapkan teknik
tertentu berdasarkan media yang sudah disepakati oleh peserta didik.
2. Guru memeriksa sketsa peserta didik yang sebelumnya diminta untuk dikerjakan di rumah
untuk memastikan kesesuaiannya dengan materi.
3. Guru mengingatkan kembali aspek-aspek yang harus terdapat dalam praktik melukis
suasana.
4. Peserta didik secara mandiri diminta untuk memulai praktik melukis suasana dengan
menerapkan teknik tertentu berdasarkan media sesuai pilihan peserta didik.
5. Peserta didik menambahkan pewarnaan pada gambar dengan teknik pewarnaan basah.
6. Guru mendampingi peserta didik selama kegiatan praktik melukis suasana berlangsung di
kelas serta selalu mengingatkan batas waktu yang disediakan.
7. Guru mengevaluasi dan memberikan apresiasi terhadap hasil praktik melukis suasana
setiap peserta didik.
8. Guru mengarahkan peserta didik untuk melakukan proses finishing dan pengeringan
lukisan di rumah dan mengumpulkan hasilnya pada pertemuan selanjutnya.
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa bersama-
sama, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, memeriksa kerapian
dan kebersihan kelas serta memeriksa kerapian tempat duduk dan seragam siswa.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mengumpulkan hasil praktik melukis suasana pada
pertemuan sebelumnya untuk dinilai dan diberikan catatan evaluasi.
3. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi
pelajaran, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran dan
kegiatan yang akan dilakukan serta lingkup dan teknik penilaiannya.
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru memastikan kepada peserta didik untuk siap melaksanakan asesmen formatif
2. Guru membagi asesmen menjadi dua sesi dimana masing-masing sesi berdurasi 40 menit
3. Guru bertindak sebagai pengawas asesmen
Pembelajaran Berdiferensiasi
1. Untuk siswa yang sudah memahami materi ini sesuai dengan tujuan pembelajaran dan
mengeskplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca materi teknik dan prosedur
dalam menggambar dari berbagai referensi yang relevan.
2. Guru dapat menggunakan metode alternatif dari media pembelajaran sesuai dengan kondisi
masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan (joyfull learning)
sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
3. Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan dan dibimbing untuk belajar kembali di
dalam atau di luar kelas kesepakatan antara guru dengan siswa. Siswa juga disarankan untuk
belajar kepada teman sebaya.
4. Untuk siswa yang kesulitan dalam proses praktik diberikan motivasi sebagai penguatan bahwa
setiap proses dihargai dan guru paham tidak semua peserta didik memiliki bakat dalam bidang
seni rupa dan segala usaha yang telah dilakukan tetap layak mendapatkan apresiasi dari guru.
Refleksi
Untuk Guru
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1
Asesmen
1. Asesmen Awal
Teknik Asesmen : Pertanyaan tertulis, observasi unjuk kinerja
Bentuk Instrumen : Survei, Lembar Observasi
Pemetaan Penguasaan Kompetensi Peserta Didik Berdasarkan Hasil Asesmen Awal dan Tindak
Lanjut
a. Peserta didik dengan maksimal 3 kriteria ‘belum’ mendapatkan pendampingan khusus dan
maksimal dari guru dalam kegiatan belajar mengajar.
b. Peserta didik dengan maksimal 3 kriteria ‘cukup’ mendapatkan pendampingan dari guru
dibantu oleh peserta didik yang lebih unggul untuk melaksanakan pembelajaran antar teman
sejawat yang tentunya diarahkan dan diawasi oleh guru.
c. Peserta didik dengan maksimal 3 kriteria ‘sudah’ turut mendampingi siswa dengan
kemampuan sedang berdasarkan arahan dari guru, serta mendapatkan pendalaman materi
Tingkat lanjut dari guru.
2. Asesmen Formatif
Asesmen Pengetahuan
Teknik Asesmen : Observasi atau tes tulis
Bentuk Instrumen : Lembar observasi atau pilihan ganda
Asesmen Keterampilan
Teknik asesmen : Praktik
Bentuk Instrumen : Rubrik Penilaian Kinerja
a. Rubrik Pemetaan Hasil Asesmen Formatif Materi Gambar Perspektif dan Gambar Grid
Kriteria Nilai
Aspek
4 3 2 1 Nilai
Estetis
(90 – 100) (80 – 89) (60 – 79) ( 59)
Kreativitas Gagasan sangat Gagasan kreatif Gagasan Gagasan tidak
gagasan dalam kreatif untuk untuk kurang kreatif kreatif untuk
gambar menciptakan menciptakan untuk menciptakan
suasana dalam suasana dalam menciptakan suasana dalam
gambar gambar suasana dalam gambar
gambar
Komposisi Komposisi Komposisi Komposisi Komposisi
gambar sangat bagus bagus terlihat cukup bagus kurang bagus
terlihat dari dari hubungan terlihat dari terlihat dari
hubungan antar unsur hubungan hubungan
antar unsur yang harmonis. antar unsur antar unsur
yang harmonis. yang harmonis. yang harmonis.
3. Asesmen Sumatif
a. Asesmen Pengetahuan
Teknik asesmen : Tes Tertulis
Bentuk Instrumen : Pilihan Ganda
Lampiran 2
Pengayaan dan Remedial
1. Pengayaan
a. Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan tujuan
pembelajaran
b. Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang lebih variatif dengan menambah
keluasan dan kedalaman materi yang mengarah pada high order thinking
c. Program pengayaan dilakukan di luar jam belajar efektif
2. Remedial
a. Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dan tujuan
pembelajaran
b. Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan
metode berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih memudahkan
peserta didik dalam memaknai dan menguasai materi ajar misalnya lewat diskusi dan
permainan
c. Program remedial dilakukan di luar jam belajar efektif. Diberikan kepada peserta didik
yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran mengulang.
Lampiran 3
Glosarium
Daftar Pustaka
Sugiyanto dan Setyobudi. 2022. Seni Rupa untuk SMP/MTS Kelas VIII Berdasarkan Kurikulum Merdeka.
Jakarta : Penerbit Erlangga
Riswarie, Ardhana dan Vincent Albert Samoel. 2021. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SMP Kelas VIII.
Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemdikbudristek
Daftar link
- [Link]
- [Link]
- [Link]
- [Link]
- [Link]