MODUL AJAR
MATEMATIKA SD KELAS VI
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Yeni Wirawati, S.E., [Link]. Gr
Instansi : SD Negeri 143 OKU
Tahun Penyusunan : Tahun 2025
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Matematika
Fase / Kelas : B / VI /Enam
Bab 1 : Ratio
Sub Bab / c : Penerapan Ratio
Alokasi Waktu : 5 JP X 2 Pertemuan (10 x 35 menit)
A. KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Fase C
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan
(number sense) pada bilangan cacah dengan 1.000.000. Mereka dapat melakukan operasi
aritmetika pada bilangan cacah sampai 100.000. Mereka dapat membandingkan dan
mengurutkan berbagai pecahan, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan
pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.
Mereka dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal dan mengubah pecahan
menjadi desimal. Mereka dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat
matematika yang berkaitan dengan operasi aritmetika pada bilangan cacah sampai 1000.
Mereka dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB dan masalah
yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan
pola bilangan membesar yang melibatkan perkalian dan pembagian. Mereka dapat bernalar
secara proporsional dan menggunakan operasi perkalian dan pembagian dalam
menyelesaikan masalah seharihari dengan rasio dan atau yang terkait dengan proporsi.
Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas beberapa bentuk bangun datar dan
gabungannya. Mereka dapat mengonstruksi dan mengurai beberapa bangun ruang dan
gabungannya, dan mengenali visualisasi spasial. Mereka dapat membandingkan karakteristik
antar bangun datar dan antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada peta
yang menggunakan sistem berpetak.
Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data
banyak benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk beberapa visualisasi dan dalam tabel
frekuensi untuk mendapatkan informasi. Mereka dapat menentukan kejadian dengan
kemungkinan yang lebih besar dalam suatu percobaan acak.
Fase C Berdasarkan Elemen
Bilangan Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan
cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis,
menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan,
melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut.
Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai
100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan KPK dan FPB. Peserta didik dapat
membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk
pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan
pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan
pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat
mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan
mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)
Aljabar Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengisi nilai yang belum
diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan
dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
pada bilangan cacah sampai 1000 (contoh : 10 x … = 900, dan
900 : … = 10) Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan
mengembangkan pola bilangan membesar dan mengecil yang
melibatkan perkalian dan pembagian. Mereka dapat bernalar
secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari
dengan rasio satuan. Mereka dapat menggunakan operasi
perkalian dan pembagian dalam menyelesaikan masalah
seharihari yang terkait dengan proporsi.
Pengukuran Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan
luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan
segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung
durasi waktu dan mengukur besar sudut.
Geometri Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengonstruksi dan
mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya) dan
mengenali visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping).
Mereka dapat membandingkan karakteristik antar bangun datar
dan antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada
peta yang menggunakan sistem berpetak.
Analisa Data danPeluang Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengurutkan,
membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data banyak
benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk gambar,
piktogram, diagram batang, dan tabel frekuensi untuk
mendapatkan informasi. Mereka dapat menentukan kejadian
dengan kemungkinan yang lebih besar dalam suatu percobaan
acak.
Tujuan Pembelajaran memahami konsep rasio dan menggunakan bahasa asio
untuk menjelaskan hubungan perbandingan antara dua
besaran;
menentukan kesamaan rasio dengan menggunakan tabel
rasio;
menentukan rasio satuan; dan
menentukan rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian
terhadap keseluruhan.
Pertanyaan Pemantik Bagaimana menyatakan rasio dari dua besaran yang
berbeda?
Bagaimana menyelesaikan permasalahan terkait rasio
dengan melibatkan operasi hitung perkalian dan pembagian?
Bagaimana memodelkan permasalahan ke dalam tabel rasio?
Bagaimana menerapkan konsep faktor bilangan dalam
menyatakan kesamaan rasio?
Bagaimana cara menentukan rasio satuan?
Profil Pancasila Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
Berkebhinekaan Global
Mandiri
Bernalar
Kritis
Kreatif
Kata kunci Rasio, kesamaan rasio, rasio pada durasi waktu, rasio satuan,
kotak rasio, tabel rasio
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 30 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian
jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa
sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan Presentasi
pembelajaran Produk
- Asesmen individu Tertulis
- Asesmen kelompok Unjuk Kerja
Tertulis
Metode dan Aktivitas Sarana dan Prasarana
Penemuan terbimbing Ruang Kelas, White board, Alat tulis
Eksplorasi
Diskusi
Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
Tatap muka Individu
Berkelompok (Lebih dari dua orang)
Ketersediaan Materi :
Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:
YA/TIDAK
Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Materi Pembelajaran
Bab 2 Rasio
C. Penerapan Rasio
1. Rasio Bagian terhadap Bagian dan Rasio Bagian terhadap Keseluruhan
2. Rasio pada Durasi Waktu
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
Buku Matematika kelas VI SD
2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Panduan Pembelajaran :
C. Penerapan Rasio
Sebelum mengkaji lebih dalam mengenai penerapan rasio, guru diharapkan dapat
menguraikan pengalaman belajar yang akan diperoleh peserta didik setelah mempelajari
subbab ini. Setelah mempelajari subbab ini, peserta didik dapat:
menentukan rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian terhadap keseluruhan; dan
menyelesaikan permasalahan mengenai rasio pada durasi waktu.
Pendahuluan
Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk mempersiapkan
perlengkapan dan peralatan yang diperlukan (jika mulai di jam pertama)
Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap gotong royong dan
mandiri yang akan dikembangkan dalam pembelajaran
Awali subbab ini dengan mengajak peserta didik mengingat kembali mengenai satuan waktu
yang telah dipelajari pada jenjang sebelumnya. Pertanyaanpertanyaan berikut dapat
digunakan untuk mengaktifkan prapengetahuan peserta didik:
Ada berapa hari selama tiga minggu?
Berapa menit dalam dua jam?
Guru mengajak peserta didik untuk memahami permasalahan berikut.
Toko Herbal Tani menjual berbagai bibit tanaman obat maupun bibit tanaman hias. Jika
diketahui rasio persediaan tanaman hias terhadap tanaman obat 3 : 2, dapatkah kalian
menentukan rasio tanaman hias terhadap jumlah keseluruhan tanaman yang dijual di Toko
Herbal Tani? Jelaskan jawaban kalian.
Alternatif jawaban:
Jika dimisalkan jumlah tanaman hias yang dijual sebanyak 3, dan tanaman obat sebanyak 2
tanaman, maka jumlah seluruh tanaman yang dijual adalah 5 tanaman sehingga rasio
tanaman hias terhadap jumlah keseluruhan tanaman adalah 3 : 5.
Tujuan akhir dari aktivitas tersebut adalah agar peserta didik dapat menentukan tidak hanya
rasio dari bagian terhadap bagian, namun juga dapat menentukan rasio dari bagian terhadap
keseluruhan dan sebaliknya.
Beri peserta didik kesempatan untuk menyelesaikan aktivitas Eksplorasi 2.5 dan Eksplorasi
2.6 secara mandiri atau berpasangan. Konteks penjualan bibit tanaman disajikan melalui
metode penemuan terbimbing guna memberikan pemahaman kepada peserta didik
mengenai konsep rasio bagian terhadap bagian, dan rasio bagian terhadap keseluruhan.
Pada materi ini, peserta didik masih ditekankan untuk dapat menggunakan tabel rasio dalam
menyelesaikan permasalahan yang ada.
Konteks masa panen tanaman obat digunakan pada Eksplorasi 2.6. Konteks ini digunakan
sebagai perantara untuk mengantarkan peserta didik memahami penerapan rasio, salah
satunya pada durasi waktu. Pada kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat menggunakan
pengetahuannya terdahulu mengenai konversi satuan waktu.
1. Rasio Bagian terhadap Bagian dan Rasio Bagian terhadap Keseluruhan
Pada aktivitas Eksplorasi 2.5, peserta didik disajikan permasalahan mengenai angka
penjualan bibit tanaman hias dan tanaman obat. Guru dapat membimbing peserta didik
dalam menjawab pertanyaan yang ada pada kegiatan ini dengan bantuan tabel rasio.
a. Jenis tanaman apa yang lebih banyak terjual?
Tanaman obat, karena rasio angka penjualannya lebih dari rasio tanaman hias.
b. Berapa rasio jumlah tanaman hias yang terjual dengan seluruh tanaman?
Berdasarkan tabel di atas, rasio jumlah tanaman hias yang terjual terhadap seluruh
tanaman adalah 5 : 9.
c. Berapa rasio jumlah tanaman obat yang terjual dengan seluruh tanaman?
Berdasarkan tabel pada soal nomor b, rasio jumlah tanaman obat yang terjual terhadap
seluruh tanaman adalah 4 : 9.
d. Berapa jumlah tanaman hias dan tanaman obat yang terjual?
Jadi, jumlah tanaman hias yang terjual sebanyak 32 tanaman dan tanaman obat sebanyak
40 tanaman.
Dapat terjadi peserta didik salah dalam melengkapi tabel rasio. Guru dapat memberikan
bimbingan kepada peserta didik bahwa jumlah sebenarnya dari total tanaman yang terjual
sudah diketahui, yaitu 72. Dengan menggunakan rasio dari total tanaman yang terjual adalah
9, peserta didik diminta untuk menentukan operasi hitung yang terlibat antara 9 dan 72, yaitu
9 ⇥ 8 = 72 . Maka dari itu, rasio tanaman hias dan tanaman obat juga dikali dengan 8.
2. Rasio pada Durasi Waktu
Kegiatan Eksplorasi 2.6 mengajak peserta didik untuk memahami penerapan rasio, salah
satunya pada durasi waktu. Peserta didik diminta untuk mengamati Tabel 2.7 yang ada pada
buku siswa, lalu menjawab pertanyaan berdasarkan informasi masa panen tanaman yang ada
pada tabel tersebut. Dalam menyelesaikan permasalahan ini, guru dapat membangkitkan
kembali pengetahuan peserta didik mengenai konversi dari berbagai satuan waktu.
a. Tanaman obat mana yang memiliki masa panen paling cepat dan paling lama?
Paling cepat panen: kemangi
Paling lama panen: buah merah
b. Tuliskan rasio masa panen jahe merah terhadap lengkuas (dalam bulan)
Masa panen jahe merah adalah 3 bulan.
Masa panen lengkuas adalah 1,5 tahun yang setara dengan 1, 5 ⇥ 12 = 18 bulan. Rasio
masa panen jahe merah terhadap lengkuas (dalam bulan) adalah 3:18=1:6
c. Tuliskan rasio masa panen kencur terhadap lengkuas (dalam tahun) Masa panen kencur
6 1
adalah 6 bulan yang setara dengan = tahun.
12 2
3
Masa panen lengkuas adalah 1,5 tahun yang setara dengan tahun
2
1 3
Rasio masa panen kencur terhadap lengkuas = : = 1:3
2 2
d. Tuliskan rasio masa panen jahe merah terhadap kumis kucing (dalam minggu).
Masa panen jahe merah adalah 3 bulan yang setara dengan 3 ⇥ 4 = 12 minggu.
Masa panen kumis kucing yaitu 12 minggu.
e. Rasio masa panen jahe merah terhadap kumis kucing =12:12=1:1
Berapa kali kencur dan lengkuas dapat dipanen dalam satu kali masa panen buah merah?
Masa panen kencur adalah 6 bulan.
Masa panen lengkuas adalah 1,5 tahun yang setara dengan 1, 5 ⇥ 12 = 18 bulan.
Masa panen buah merah yaitu 3 tahun yang setara dengan 3 ⇥ 12 = 36 bulan.
Rasio masa panen kencur terhadap buah merah =6:36=1:6
Rasio masa panen lengkuas terhadap buah merah =18:36=1:2
Jadi, kencur dapat dipanen sebanyak 6 kali dan lengkuas sebanyak 2 kali dalam satu kali
masa panen buah merah.
Dapat terjadi peserta didik tidak tepat dalam menentukan rasio dalam bentuk pecahan. Guru
dapat mengarahkan peserta didik dalam menentukan rasio dari dua besaran yang berbentuk
pecahan, yaitu dengan menyamakan penyebut dari pecahan terlebih dahulu. Jika penyebut
kedua bentuk pecahan telah sama, maka dalam menentukan rasionya peserta didik hanya
perlu membandingkan pembilangnya saja.
Toko tempat ibu membeli bibit tanaman melayani jasa antar. Ibu memutuskan untuk
menggunakan jasa antar tersebut untuk mengirimkan bibit tanaman yang telah dibeli.
Pembeli akan diberikan pelayanan gratis jasa antar jika membeli paling sedikit 5 bibit
tanaman. Sebelum dikirim, bibit tanaman harus dikemas dengan baik. Waktu yang
dibutuhkan untuk mengemas 6 bibit tanaman adalah 1,5 jam. Jawablah pertanyaan di bawah
ini.
a. Berapa rasio per jam yang dibutuhkan penjaga toko untuk mengemas bibit tanaman?
b. Berapa bibit tanaman yang selesai dikemas dalam waktu 4 jam?
Dapat terjadi peserta didik keliru dalam menentukan besaran mana yang dinyatakan dalam
rasio satuan. Maka dari itu, guru diharapkan dapat menekankan kepada peserta didik bahwa
besaran yang diubah ke rasio satuan adalah besaran yang pada soal disandingkan dengan
kata per. Makna kata per yaitu setiap/tiap. Per jam artinya tiap jam, maka rasio dari besaran
jam adalah 1.
Untuk menanam bibit tanaman obat, ayah membutuhkan waktu hanya 10 menit, sedangkan
2
Tigor menghabiskan waktu lebih lama, yaitu jam. Diskusikan dan jawablah pertanyaan
3
berikut ini bersama teman sekelompok kalian.
a. Tuliskan rasio waktu (dalam menit) yang diperlukan Ayah dan Tigor untuk menanam bibit
tanaman.
b. Berapa kali lebih cepat Ayah menanam bibit dibandingkan Tigor?
Bagi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam melakukan konversi satuan waktu, guru
diharapkan dapat mengingatkan kembali peserta didik mengenai berbagai satuan waktu yang
ada. Selain itu, guru juga dapat memberikan contoh soal lain terkait konversi pada satuan
waktu.
Bagi peserta didik yang kecepatan belajarnya tinggi (advanced), minta mereka mengerjakan
Latihan tanpa bantuan. Guru juga dapat memberikan soal-soal tambahan. Pada saat yang
sama, guru dapat mendampingi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam
menyelesaikan permasalahan terkait rasio bagian terhadap bagian, rasio bagian terhadap
keseluruhan, serta rasio pada durasi waktu.
Penutup
Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)
Pelaksanaan Asesmen
Sikap
Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada jurnal,
baik sikap positif dan negatif.
Melakukan penilaian antarteman.
Mengamati refleksi peserta didik.
Pengetahuan
Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis
Keterampilan
Presentasi
Proyek
Portofolio
Rubrik Penilaian :
Tabel Penilaian Sikap
Aspek yang dinilai
1 2 3
Berdoa Bersyukur Kesadaran bahwa
No NPD n Ket
sebelum dan terhadap hasil ilmu yang
setelah kerja yang telah diperoleh adalah
pelajaran diperoleh pemberian Tuhan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
n
Ns = x 100 = …
12
Keterangan:
n adalah total penilaian (jumlah skor)
N adalah Nilai untuk masing-masing siswa
NPD adalah nama peserta didik
1. Indikator berdoa sebelum dan setelah pelajaran
Indikator Berdoa
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak ikut berdoa
2 Peserta didik ikut berdoa, tetapi tidak bersungguh-sungguh
3 Peserta didik ikut berdoa, tetapi kurang bersungguh-sungguh
4 Peserta didik ikut berdoa dengan bersungguh-sungguh
2. Indikator bersyukur terhadap hasil kerja yang telah diperoleh
Indikator Bersyukur
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak mengucapkan rasa syukur
2 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik mengucapkan rasa syukur dengan sungguh-sungguh
3. Indikator kesadaran bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
Indikator Kesadaran
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian
Tuhan
2 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
dengan sungguh-sungguh
Refleksi Guru:
Refleksi diri berupa pertanyaan pada diri sendiri.
a. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
b. Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan peserta didik?
c. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai kemampuan?
d. Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berfikir
kritis?
Refleksi Peserta Didik:
Setelah mempelajari keseluruhan materi pada bab Rasio, ayo berefleksi dengan menjawab
pertanyaan di bawah ini.
1. Apakah kalian telah memahami pengertian rasio?
2. Apakah kalian dapat menyatakan rasio dari dua besaran?
3. Apakah kalian dapat menuliskan rasio yang memiliki kesamaan dengan rasio tertentu?
4. Apakah kalian dapat menentukan rasio satuan?
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan:
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai
Capaian Pembelajaran (CP).
Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta
didik.
Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan
belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan atau pendalaman
materi
Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan hasil alam yang melimpah dan beraneka
ragam, salah satunya rempah-rempah. Tiap daerah memiliki hasil alam masing-masing
sehingga itu memengaruhi makanan khas daerah tersebut.
Jawablah pertanyaan berikut.
a. Dari daerah mana kalian berasal?
b. Apa makanan khas dari daerah tempat kalian berasal? (sebutkan satu saja)
c. Tuliskan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat makanan khas daerah yang
disebutkan sebelumnya untuk porsi 5 orang.
d. Jika ingin membuat makanan tersebut dalam porsi yang 3 kali lebih banyak, tuliskan
jumlah dari bahan-bahan yang diperlukan.
Remedial
Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya belum
tuntas.
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas.
Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
B. LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta Didik:
1. Total pengunjung pasar malam berjumlah 390 orang yang terdiri atas anak-anak dan
orang dewasa. Jika untuk 9 anak-anak terdapat 4 orang dewasa, berapa jumlah anak-
anak yang datang ke pasar malam pada hari itu? Jawablah dengan menggunakan tabel
rasio di bawah ini.
Jadi, jumlah pengunjung anak-anak yang datang ke pasar malam pada hari itu adalah
…… orang.
2. Banyu dapat menempuh jarak sepanjang 1 km dalam waktu 30 menit.
Jawablah pertanyaan berikut.
a. Berapakah jarak yang ditempuh Banyu dalam waktu 1 jam?
e. Dengan kecepatan yang sama, berapa waktu yang diperlukan Banyu jika menempuh
jarak sejauh 9 km?
f. Jika Banyu berjalan selama 3,5 jam, berapa jarak yang ia tempuh?
3. Lengkapi tabel rasio untuk mengonversi satuan waktu dari jam ke minggu atau minggu ke
jam.
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
Buku Panduan Guru dan siswa Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas VI SD, Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2022
Glosarium:
Rasio adalah angka yang menunjukkan perbedaan atau perbandingan dua buah besaran.
Kesamaan rasio merupakan perbandingan senilai sama dengan pecahan senilai.
Rasio merupakan cara untuk membandingkan dua atau lebih besaran nilai dari suatu benda
meskipun tak saling berkaitan. Contoh sederhananya, ketika hendak membuat nasi
perbandingan antara beras dan airnya adalah 1:2.
Daftar Pustaka:
Baratto, Stefan, Barry Bergman, dan Donald Hutchison. 2010. Hutchison’s Basic
Mathematical Skills with Geometry. USA: The McGraw−Hill Companies, Inc.
Bay-Williams, Jennifer M., John J. SanGiovanni, Sherri Martinie, dan Jennifer Suh.
2022. Figuring out Fluency- Multiplication and Division with Fractions and Decimals:
A Classroom Companion. Vol. 3. California: Corwin.
Fosnot, Catherine Twomey, dan Maarten Dolk. 2002. Young Mathematicians at Work:
Constructing Fractions, Decimals, and Percents. Portsmouth, NH: Heinemann.
Gregg, Jeff, dan Diana Underwood Gregg. “Measurement and Fair-Sharing
Models
for Dividing Fractions.” Mathematics Teaching in the Middle School 12, no. 9 (2007):
490–96. [Link]
Keijzer, R, F van Galen, K Gravemeijer, M Abels, T Dekker, J.A Shew, B.R. Cole,
J Brendeful, dan M.A Pligge. 2006. Fraction Times. Wisconsin. Chicago:
Encyclopædia Britannica, Inc. Copyright, 2006.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Senang Belajar Matematika SD/MI
Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lamon, Susan J. 2006. Teaching Fractions and Ratios for Understanding: Essential
Content Knowledge and Instructional Strategies for Teachers. Edisi ke-4. New York:
Routledge Taylor & Francis Group. [Link]
Lappan, Glenda, James T Fey, William M Fitzgerald, Susan N Friel, dan Elizabeth
Difanis Phillips. 2005. Connected Mathematics 2: Bits and Pieces II. Using Fraction
Operations. Boston, Massachusetts: Pearson Prentice Hall.
Neagoy, Monica. 2017. Unpacking Fractions: Classroom-Tested Strategies to Build
Students’ Mathematical Understanding. Alexandria, VA: ACSD.
Petit, Marjorie M., Roberts E. Laird, Edwin L. Marsden, dan Caroline B. Ebby. 2016.
A Focus on Fractions. Bringing Research to the Classroom. Second Edi. London:
Routledge Taylor & Francis Group.
Pusat Kurikulum dan Perbukuan. 2018. Belajar Bersama Temanmu MATEMATIKA
untuk Sekolah Dasar Kelas 5 Volume 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Badan Penelitian dan Pengembangan. Pusat Kurikulum dan
Perbukuan.
Small, Marian. 2015. Building Proportional Reasoning across Grades and Math Strands.
Ney York: Teachers College Press, Columbia University.
Walle, John A. Van de, Karen S. Karp, dan Jennifer M. Bay-Williams. 2016. Elementary
and Middle School Mathematics: Teaching Developmentally: California Edition. 9th
Editio. Pearson Education.
Daftar Sumber Gambar
[Link]
[Link]
Mengetahui, Lekisrejo, 2025
Kepala SD N 143 OKU Guru Kelas VI
Ahmad Afandi, [Link].I Yeni Wirawati, S.E, [Link]. Gr
NIP. 197412252006041008 NIP. 198112032023212017