0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan8 halaman

Panduan Praktis Konfigurasi Routing LAN

Dokumen ini menjelaskan tentang konsep routing dalam jaringan LAN sederhana, termasuk pengaturan IP dan penggunaan switch serta router untuk menghubungkan beberapa PC. Setelah pengaturan awal, pengujian koneksi menunjukkan bahwa switch tidak dapat menjaga koneksi antar segmen yang berbeda, sehingga router diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Di akhir, dokumen menyatakan bahwa pembahasan lebih lanjut tentang routing statis dan dinamis akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.

Diunggah oleh

hilman aditya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan8 halaman

Panduan Praktis Konfigurasi Routing LAN

Dokumen ini menjelaskan tentang konsep routing dalam jaringan LAN sederhana, termasuk pengaturan IP dan penggunaan switch serta router untuk menghubungkan beberapa PC. Setelah pengaturan awal, pengujian koneksi menunjukkan bahwa switch tidak dapat menjaga koneksi antar segmen yang berbeda, sehingga router diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Di akhir, dokumen menyatakan bahwa pembahasan lebih lanjut tentang routing statis dan dinamis akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.

Diunggah oleh

hilman aditya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL ROUTER v1

Pengenalan Awal Konsep dari Routing


Meski kemarin kita sudah oprek-oprek VLAN dengan menggunakan routing tapi di awal pertemuan yang
mengkhususonkan routing, bapa akan sedikit membahas dulu bagaimana sih routing itu perlu
dipergunakan…??

Yuk simak yaa praktik kita kali ini…

Kita perhatikan gambar diatas, topologi rancangan LAN sederhana yang akan kita sambungan dengan
kabel straight dan IP class C ditambah 1 switch sebagai jembatan penghubung antar PC

Kita koneksikan menggunakan kabel petir (connection automatic) agar


cepat, karena bapa yakin kalian sudah memahami port dan type kabel
yang akan digunakan di sini..(kabel straight).
PC 0 dengan fa0 ke fa0/1
PC 1 dengan fa0 ke fa0/2
PC 2 dengan fa0 ke fa0/3
PC 3 dengan fa0 ke fa0/4

Kemudian kita klik 1x PC0 dan berikanlah IP class C ([Link]),


Lakukanlah hal yang sama untuk PC1 sampai PC3

Sehingga didapat hasil koneksi sudah terbangun baik antar PC seperti gambar dibawah ini :
Nah sekarang kita rubah IP PC2 dan PC dengan IP kelas C tetapi networknya berbeda segmen yaitu :
[Link] untuk PC2, dan [Link] untuk PC3, tujuannya yaitu untuk mengetes apakah switch
mampu menjaga koneksi semua PC dengan baik setelah di ganti network yang berbeda..??
Kita cek hasil kirim-kirim surat, PC3 dengan PC2 sukses , PC 1 dengan PC0 sukses, tetapi PC1 ke PC2
failed??(meskipun kita coba kirim sampai 2/3x) Kenapa? Karena PC tersebut telah berbeda segmen,
naah inilah masa yang tepat tuk kita gunakan router…, karena ternyata switch sudah tak mampu tuk
menjaga koneksi ke 4 PC tersebut dengan baik.

Sekarang kita tambah router untuk bisa saling mengkoneksikan PC PC tersebut, tetapi sebelumnya
kalian tambahkan dulu ya switch, loh buat apa?
Karena disini kita akan membuat 2 jalur (satu jalur IP x.x.x.x, satu jalur lagi untuk IP x.x.y.y).

Jadikan topologi awal kita diatas seperti ini.


1. Hapus kabel straight dari PC2 dan PC3
2. Tambahkan Switch1 dan Router1
Set IP address PC2 dan PC3 seperti ini :

Lalu sambungkan lah dengan automatic connection ya (PC2 dan PC3 lalu router juga), hingga seperti
gambar di sebelah… (topologi baru)
Kita lihat gambar terakhir di atas yang topologi baru sekarang jalur koneksi kabelnya seperti ini :

PC0 fa0 --- ke fa0/1 Switch


PC1 fa0 --- ke fa0/2 Switch

PC0 fa2 --- ke fa0/1 Switch


PC0 fa3 --- ke fa0/2 Switch

Switch0 fa0/3 --- ke fa0/0 Router1


Switch1 fa0/3 --- ke fa0/1 Router1

Klik 1x router1 lalu masuk ke menu config dan ceklis ON


pada fa0/0
Lanjut yuk e fa0/1 ceklis ON juga…

Masih di Router1 sekarang kita klik menu CLI, pencet ENTER yah supaya CLInya jadi seperti dibawah ini :
Nih bapa pencet ENTER pas disini
1 2
3
4
5
6
7

Penjelasannya :
1. Pencet ENTER untuk menampilkan perintah, nah Karena sebelumnya bapa sudah set ON pada
fa0/0 dan fa0/1 maka bapa ketik EXIT..
2. Kita masuk ke fa0/0
3. Tentukan IP address untuk jalur kabelnya (bisa seperti contoh, atau kalian punya IP lain tetapi
ingat harus 1 network yaaaah)
4. Klik exit untuk menyelesaikan konfig di fa0/0
5. Kita masuk ke fa0/1
6. Tentukan IP address untuk jalur kabelnya (bisa seperti contoh, atau kalian punya IP lain tetapi
ingat harus 1 network yaaaah)
7. Klik exit untuk menyelesaikan konfig di fa0/1
Setelah semua selesai kita cek lagi yu topologinya, dan…wah sudah hijau sekarang kabel dari
Router1 ke Swicth0 dan Switch1…

Test koneksi dengan surat surat..

-- selesai --

Minggu depan kita akan membahas routing dengan proses yang lebih beragam (statis dan dinamis)

Anda mungkin juga menyukai