MODUL V2 (STATIC ROUTING)
Pada pertemuan kali ini, kita akan membahas materi lanjutan dari materi sebelumnya yaitu routing
dasar yaitu materi static routing, sebelum lebih lanjut membahas apa itu static routing, mari kita buat
terlebih dahulu sebuah topologi sederhana seperti ini :
Konfig Pertama (Router PT – 0)
1. Berikan IP address pada router dengan jalur Fa0/0
Berikan router0 IP bebas asal masih 1 net id dengan jaringan dibawahnya nanti, contoh bapa ini :
2. Berikutnya berikan alamat IP pada PC0 dan PC1
Jangan lupa isikan Default Gateway dengan IP router0 yaaa….
3. Cek koneksi antar perangkat :
Konfig kedua (Router PT – 1)
1. Berikan IP address pada router dengan jalur Fa0/0
Berikan router1 IP bebas asal masih 1 net id dengan jaringan dibawahnya nanti, contoh bapa ini :
2. Berikutnya berikan alamat IP pada PC2 dan PC3
Jangan lupa isikan Default Gateway dengan IP router1 yaaa….
3. Cek koneksi antar perangkat :
Setelah koneksi di NA [Link] & NA [Link] tersusun rapi, selanjutnya kita hubungan kedua
router (router0 & router1) dengan kabel cross over (karena sejatinya router adalah PC / perangkat
yang sama, maka wajib menggunakan kabel cross over…
Ingat hubungan fa1/0 di router0 dengan fa1/0 di router1, lalu kita beri NA baru di sini sesuai gambar
dibawah ya :
1. Lalu isikan kembali IP dan subnetmask dan ceklis ON (router0)
2. isikan kembali IP dan subnetmask dan ceklis ON (router1)
Selanjutnya kita cek koneksi Router0 dan Router1 :
Terlihat jelas ya, disana pada percobaan awal seperti biasa pasti failed, kedua ya sukses …berarti kita
bisa memastikan koneksi antar router0 dan router1 sudah OK
Bagaimana koneksi antar PC berbeda NA ??
Yu kita cek :
Sesuai realtime cek diatas kita lihat, bahwasanya PC0 (NA [Link]) ke PC2 (NA [Link]) tidak
sukses setelah 3x test…
Baiklah sekarang kita diagnose salahnya dimana :
1. Buka CMD di PC0, kemudian PING ke PC2
2. Kita lihat diatas, reply from ada sampai router0 ([Link]) dengan kata lain koneksi ke NA
[Link] tidak terbangun
3. Kita cek router0 dan buka CLI ketik perintah seperti ini :
4. Bisa kita lihat, disana route ada pada NA 192.168.10, dan [Link] berarti cocok ya dengan
diagnose diawal, bahwa koneksi ke NA [Link] tidak terbangun…nah disinilah kita perlu
menggunakan Static route
Kita atasi permasalahan tersebut dengan static routing, yaitu dengan cara memperkenalkan NA lain
yang tidak dikenali, dengan perintah IP route dan tambahkan NA tersebut
1. Ketik perintah ini di CLI Router0
Penjelasan :
Perintah enable untuk membawa kita ke router agar bisa di berikan perintah (#)
Configure terminal kita gunakan untuk masuk ke mode config
Tambahkan IP route (NA tujuan, subnetmask tujuan, gateway tujuan)
Setelah selesai exit, lalu show ip route untuk memastikannya
Terlihat di perintah akhir kita ketik “show ip route “ sudah menambah ya NA
[Link] (ada label S)
2. Kita lakukan hal yang sama di router1
3. Ketik perintah ini di CLI router1
Penjelasan :
Perintah enable untuk membawa kita ke router agar bisa di berikan perintah (#)
Configure terminal kita gunakan untuk masuk ke mode config
Tambahkan IP route (NA tujuan, subnetmask tujuan, gateway tujuan)
Setelah selesai exit, lalu show ip route untuk memastikannya
Terlihat di perintah akhir kita ketik “show ip route “ sudah menambah ya NA
[Link] (ada label S)
Yuuuk kita uji kembali koneksi PC0 ke PC2, hasilnya seperti ini : (SUKSESSSS….)