Analisis Kinerja Keuangan Perumda Pangkep
Analisis Kinerja Keuangan Perumda Pangkep
OLEH :
ANDI HALIJAH APRILIA
NIM. 2161201050
OLEH :
ANDI HALIJAH APRILIA
NIM. 2161201050
i
KATA PENGANTAR
kabupaten pangkep” dan tak lupa pula shalawat dan salam senantiasa
kepada kedua orang tua tercinta Bapak Andi Gusman dan Ibu Andi Irmasuryani,
yang senantiasa memberikan Doa, dukungan moral, serta semangat yang tiada
henti dalam menyelesaikan penyusunan skripsi ini dan sahabat saya yang selalu
dunia dan di akhirat atas budi baik yang telah diberikan kepada penulis. Hasil
Penelitian ini juga tentunya tidak terlepas dari bantuan dan dorongan berbagai
pihak, untuk itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan rasa
terimakasih kepada:
1. Bapak Dr. H. Muhammad Ikram Idrus, S.E., M.S., selaku Ketua Yayasan
2. Ibu Prof. Nurul Ilmi Idrus, [Link]., Ph.D., selaku Rektor Universitas Muslim
Maros.
ii
3. Bapak Dr. Mustafa, S.E., [Link]., selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan
Bisnis.
4. Ibu Yuni Kartini, S.M., M.M., selaku Ketua Program Studi Manajemen,
6. Bapak Hajar, S.E., M.M., selaku Dosen Pembimbing II, yang juga telah
masa perkuliahan.
Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi siapa pun
Pangkep,
Peneliti
iii
DAFTAR ISI
PROPOSAL PENELITIAN................................................................................i
HALAMAN PERSETUJUAN ...........................................................................ii
KATA PENGANTAR ....................................................................................... iii
DAFTAR ISI .....................................................................................................v
DAFTAR TABEL ........................................................................................... vii
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... viii
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................1
1.1. Latar Belakang ....................................................................................1
1.2. Rumusan Masalah ..............................................................................5
1.3. Tujuan Penelitian ................................................................................5
1.4. Manfaat Penelitian ..............................................................................5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA .........................................................................7
2.1 LaporanKeuangan ..............................................................................7
2.1.1 PengertianLaporanKeuangan ..............................................7
2.1.2 Jenis-Jenis LaporanKeuangan .............................................8
2.1.3 Tujuan LaporanKeuangan .................................................. 12
2.2 Kinerja Keuangan ............................................................................. 13
2.2.1 Pengertian Kinerja Keuangan ............................................ 13
2.2.1 Tujuan Kinerja Keuangan ................................................... 14
2.3 AnalisisRasioKeuangan ..................................................................... 16
2.3.1 PengertianRasioKeuangan ................................................ 16
2.3.2 Jenis-Jenis RasioKeuangan ............................................... 17
2.4 PenelitianTerdahulu ............................................................................ 24
2.5 KerangkaPikir ..................................................................................... 27
BAB III METODE PENELITIAN ..................................................................... 29
3.1 Jenis Penelitian ................................................................................. 29
3.2 TempatDan Waktu Penelitian ............................................................ 29
3.3 PopulasiDan Sampel......................................................................... 29
3.4 SumberData ...................................................................................... 30
3.5 Teknik Dan Alat Pengumpulan Data .................................................. 30
3.6 Teknik Analisis Data .......................................................................... 31
3.7 DefinisiOperasionalVariabel .............................................................. 33
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 35
iv
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1LaporanKeuangan………………………………………………………….4
Table 2.1PenelitianTerdahulu……………………………………………………….24
v
DAFTAR GAMBAR
vi
BAB I
PENDAHULUAN
2021).
asset yang diperoleh para pemegang saham akan mendorong naiknya harga
laporan keuangan yang dibuat oleh bagian akunting dan diberikan kepada pihak-
belum.
1
Salah satu metode yang paling umum dan efektif digunakan untuk
laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka yang lainya
periode maupun beberapa periode. Hasil dari rasio keuangan inilah yang
mencapai target seperti yang telah ditetapkan atau sebaliknya, disamping itu juga
Masalah keuangan merupakan salah satu masalah yang sangat fatal, yang
dinilai dari fisiknya saja, misalnya dilihat dari gedung, pembangunan dan
sehat.
Daerah Mappatuwo Pangkep belum sepenuhnya stabil. Hal ini dapat dilihat dari
peningkatan signifikan, beban usaha yang relatif tinggi, serta laba bersih yang
bersih yang memadai atau menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun,
maka hal tersebut bisa menjadi sinyal adanya masalah dalam operasional atau
strategi bisnis.
2
Tahun Pendapatan (Rp) Beban Usaha (Rp) Laba (Rugi) Bersih
2020 [Link] [Link] 861.491.693
2021 [Link] [Link] 92.368.501
2022 [Link] [Link] 45.003.016
2023 [Link] [Link] 47.610.650
Sumber data :
peningkatan laba bersih. Hal tersebut dapat dianalisis melalui rasio Profitabilitas,
merasa tertarik untuk melakukan suatu penelitian dengan judul “Analisis Kinerja
Mappatuwo Pangkep “.
3
1.3. Tujuan Penelitian
Kabupaten Pangkep.
1. Manfaat Teoritis
2. Manfaat Praktis
a. Bagi Penulis
4
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
suatu perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentu. Laporan
keuangan merupakan hasil akhir dari suatu pencatatan akuntansi dan juga
adalah dua factor disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu
perusahaan. Kedua factor itu adalah daftar neraca dan daftar posisi keuangan
dan daftar pendapatan atau daftar laba rugi. Pada waktu akhir-akhir ini sudah
daftar surplus atau daftar laba yang tidak dibagikan (laba ditahan).
adalah catatan informasi suatu entitas pada suatu periode akuntansi yang dapat
pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai
5
Berdasarkan pengertian di atas, dapat diketahui bahwa laporan keuangan
Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Laporan
perusahaan yang meliputi aktiva, kewajiban, dan ekuitas pada suatu saat
tertentu
b. Laporan laba rugi adalah laporan yang disusun secara sistematis, isinya
pokok perusahaan atau lembaga yang diikuti dengan harga pokok dari
pokok perusahaan.
6
c. Laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang berisi seberapa banyak
Perubahan modal ini dapat terjadi karena adanya laba atau rugi usaha,
pemilik.
pengeluaran kas selama satu periode tertentu. Laporan arus kas memberi
suatu perusahaan, yang memengaruhi laporan laba rugi. Arus masuk kas
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan, bunga atas pinjaman, dan
7
e. Catatan atas laporan keuangan adalah informasi atau penjelasan
keuangan utama.
modal.
laporan keuangan.
8
sebelumnya untuk pemahaman yang lebih baik terhadap laporan
keuangan.
Seperti diketahui bahwa setiap laporan keuangan yang dibuat sudah pasti
bertujuan untuk:
1. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah aktiva (harta) yang dimiliki
suatu periode.
9
Tujuan umum laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi
tentang hasil operasi, posisi keuangan, dan arus kas organisasi. Menurut
keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan
keuangan perusahaan secara menyeluruh. Hal ini sangat berguna bagi pihak
Kinerja keuangan dapat dianggap sebagai suatu hal yang dijadikan acuan
keuangan mencakup ROA, rasio lancar, common size, dan rasio hutang.
Keempat pengukuran ini telah mencakup seluruh aspek laporan keuangan, baik
10
Kinerja keuangan suatu perusahaan juga merupakan gambaran kegiatan
yang dilakukan guna mencapai tujuan bisnis pada kurun waktu tertentu, serta
2023).
hasil ekonomi yang mampu diraih oleh suatu entitas pada periode tertentu
melalui aktivitas yang dijalani. Sedangkan Latif, dkk (2023) berpendapat bahwa
aktivitas yang telah berlalu dan menghasilkan output berupa kinerja keuangan
perusahaan.
adalah :
11
mengetahui tingkat solvabilitas, yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi
Secara umum tujuan penilaian kinerja ada dua, yaitu untuk meningkatkan
keuangan. Menurut Setiyani, dkk (2022), rasio keuangan merupakan nilai dari
12
hasil perbandingan antara pos laporan keuangan satu dengan lainnya yang
substansial.
mendanai investasi, dan hasil yang diterima oleh pemegang saham dari
investasi.
Menurut Erica (2016), hasil dari analisis rasio keuangan ini dapat
suatu periode, apakah pihak manajemen telah mencapai target yang telah
ditetapkan atau sebaliknya. Selain itu, hasil dari rasio keuangan ini juga dapat
efektif.
periode. Tujuannya adalah agar dapat melihat perbedaan isi laporan keuangan
13
pendek. Artinya, apabila perusahaan ditagih, perusahaan akan mampu
untuk memenuhi utang tersebut, terutama utang yang sudah jatuh tempo.
utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan.
merupakan kewajiban atau utang perusahaan pada pihak lain yang harus
segera dibayar.
𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
𝐶𝑢𝑟𝑟𝑒𝑛𝑡 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜 =
𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
utang kas dapat ditunjukkan dari tersedianya dana kas atau yang setara
kas seperti rekening giro atau tabungan bank (yang dapat ditarik setiap
14
Kas dan setara kas
Cash Ratio =
Utang Lancar
4. Rasio Perputaran Kas berfungsi untuk mengukur tingkat kecukupan modal
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝐵𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ
Rasio perputaran kas =
𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 𝐾𝑒𝑟𝑗𝑎 𝐵𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ
solvabilitas yaitu :
belum dibayar dan total asset perusahaan saat ini. Aset yang dihitung di
sini termasuk asset tak lancer seperti mesin atau bangunan dan asetl ancar
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐷𝑒𝑏𝑡 𝑡𝑜 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡 =
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡
total modal operasional bisnis, atau yang disebut juga sebagai ekuitas. Jika
rasio hutang perusahaan lebih besar dari modal operasionalnya, maka ini
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐷𝑒𝑏𝑡 𝑡𝑜 𝐸𝑞𝑢𝑖𝑡𝑦 =
𝐸𝑘𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠
15
c. Rasio Aktivitas merupakan rasio untuk mengukur seberapa efektif
persediaan diganti dalam satu tahun. Semakin kecil rasio ini, maka
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑝𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 =
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑎𝑠𝑒𝑡
seberapa banyak modal kerja berputar selama suatu periode atau dalam
suatu periode.
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ
𝑝𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 =
𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎
16
terkait dengan penjualan, asset, dan ekuitas atas dasar pengukuran
1. Net Profit Margin Rasio ini digunakan untuk mengukur margin laba atas
penjualan.
Laba Bersih
𝑁𝑒𝑡 𝑃𝑟𝑜𝑓𝑖𝑡 𝑀𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛 =
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
2. Return On Asset (ROA) Rasio ini menunjukkan return atas jumlah aktiva
Laba Bersih
Return on Asset =
Total Aset
3. Return On Equity (ROE) Rasio ini digunakan untuk mengukur laba bersih
penggunaan modal sendiri, semakin tinggi rasio ini maka akan semakin
baik.
𝐿𝑎𝑏𝑎 𝐵𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ
𝑅𝑒𝑡𝑢𝑟𝑛 𝑂𝑛 𝐸𝑞𝑢𝑖𝑡𝑦 =
𝐸𝑘𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠
17
memperkaya teori terhadap penelitian yang akan dilakukan. Berikut beberapa
18
kewajiban
jangka
pendeknya.
Namun, rasio
solvabilitas
menunjukkan
ketergantungan
yang relatif
tinggi pada
utang, yang
dapat
meningkatkan
risiko keuangan
di masa
mendatang.
Rasio aktivitas
menunjukkan
efisiensi yang
baik dalam
pemanfaatan
aset, sementara
rasio
profitabilitas
menunjukkan
pertumbuhan
laba yang stabil
dari tahun ke
tahun.
19
karena tingkat
rata-rata
rasionya di atas
rata-rata rasio
industri.
4 Yayan ade Analisis rasio Penelitian Penelitian
budinata, solvabilitas menggunak menunjukkan
dkk terhadap an metode bahwa rasio
kinerja penelitian solvabilitas
keuangan PT deskriptif untuk menilai
Pembangunan dengan kinerja
perumahan pendekatan keuangan pada
TBK pada kualitatif. PT
Tahun 2017- Pembangunan
2021 Perumahan Tbk
dengan
menggunakan 3
nilai selama
tahun 2017-
2021 ada
beberapa
keadaan kinerja
keuangan yang
baik dalam
pelunasan
hutang namun
ada juga yang
dalam keadaan
kurang baik.
20
l sebesar 14,46%
(kurang), dan
rasio
ketergantungan
sebesar 84%
(sangat tinggi).
sebuah laporan keuangan yang disusun setiap akhir periode tertentu. Laporan
Laporan keuangan yang dimaksud berupa neraca dan laporan laba rugi. Neraca
penting analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja suatu perusahaan dan
dalam hal ini sangat bermanfaat bagi perusahaan sebagai acuan dalam
sebanyak-banyaknya.
21
PERUMDA MAPPATUWO KABUPATEN PANGKEP
LAPORAN KEUANGAN
RASIO KEUANGANN
KINERJA KEUANGAN
22
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Deskriptif.
Sementara waktu penelitian dilakukan selama enam bulan, mulai bulan Januari
maupun lisan.
2. Data sekunder yaitu sumber data yang tidak langsung memberikan data
kepada pengumpul data, tetapi melalui orang lain atau dengan dokumen.
Dalam penelitian ini yang menjadi sumber data sekunder adalah Sesuai
memperoleh data yang akurat dengan masalah yang dibahas, baik melalui
23
sumber primermaupun sekunder. Adapun metode pengumpulan data yang
1. Dokumentasi
Rugi, Laporan Perubahan Modal, dan Laporan Arus Kas yang telah diaudit.
1. Analisis deskriptif
mendeskripsikan data dan dapat di lihat dari mean rata-rata, median, modus,
dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh
𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
𝐶𝑢𝑟𝑟𝑒𝑛𝑡 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜 =
𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
24
jangka pendek) dengan aktiva lancer tanpa memperhitungkan nilai
sediaan.
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐷𝑒𝑏𝑡 𝑡𝑜 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡 =
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐷𝑒𝑏𝑡 𝑡𝑜 𝐸𝑞𝑢𝑖𝑡𝑦 =
𝐸𝑘𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠
1. Return on Asset (ROA) Rasio ini menunjukkan return atas jumlah aktiva
Laba Bersih
𝑅𝑒𝑡𝑢𝑟𝑛 𝑜𝑛 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡 =
Total Aset
𝐿𝑎𝑏𝑎 𝐵𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ
𝑅𝑒𝑡𝑢𝑟𝑛 𝑂𝑛 𝐸𝑞𝑢𝑖𝑡𝑦 =
𝐸𝑘𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠
25
3. Net Profit Margin Rasio ini digunakan untuk mengukur margin laba
dengan penjualan.
Laba Bersih
Net Profit Margin =
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
elemen atau nilai yang berasal dari objek atau kegiatan yang memiliki ragam
variasi tertentu yang kemudian akan ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan
ditarik kesimpulannya.
1. Kinerja Keuangan
Kinerja keuangan dapat dianggap sebagai suatu hal yang dijadikan acuan
ROA, ROE, Current ratio, Quick ratio, Cash ratio,DAR Dan DER.
26
DAFTAR PUSTAKA
27