0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan7 halaman

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Hewan dan Fungsi

Modul ajar ini dirancang untuk siswa kelas III SD tentang hewan di sekitar mereka, mencakup pengenalan keragaman hewan, bagian tubuh, fungsi, perilaku, dan habitat. Pembelajaran dilakukan melalui metode inquiry-based dengan kegiatan observasi, diskusi, dan proyek kreatif, serta menekankan pentingnya pelestarian hewan. Tujuan akhir adalah agar siswa dapat memahami hubungan antara bentuk dan fungsi tubuh hewan serta berkontribusi dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan7 halaman

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Hewan dan Fungsi

Modul ajar ini dirancang untuk siswa kelas III SD tentang hewan di sekitar mereka, mencakup pengenalan keragaman hewan, bagian tubuh, fungsi, perilaku, dan habitat. Pembelajaran dilakukan melalui metode inquiry-based dengan kegiatan observasi, diskusi, dan proyek kreatif, serta menekankan pentingnya pelestarian hewan. Tujuan akhir adalah agar siswa dapat memahami hubungan antara bentuk dan fungsi tubuh hewan serta berkontribusi dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS)

BAB 1: MARI KENALI HEWAN DI SEKITAR KITA

INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Nama Penyusun Diajeng Ayu Purnamasari, S. Pd

Satuan Pendidikan SDN 5 Loktabat Utara

Tahun Ajaran 2025/2026

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)

Kelas/Fase/Semester III / B / Ganjil

Bab/Topik Bab 1 / Mari Kenali Hewan di Sekitar Kita

Alokasi Waktu 20 JP (10 Pertemuan @ 2 JP)

B. IDENTIFIKASI MURID

Kategori Deskripsi

Pengetahuan Peserta didik dapat mengenali beberapa hewan umum di sekitar mereka. Mereka
Awal memiliki pemahaman dasar bahwa hewan memiliki bagian tubuh yang berbeda
(misalnya, burung punya sayap, ikan punya sirip), namun belum memahami
hubungan antara bentuk tubuh, fungsi, dan habitat secara sistematis.

Minat Sebagian besar peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap dunia
hewan. Minat ini didorong oleh pengalaman dengan hewan peliharaan, tontonan,
atau pengamatan langsung. Mereka tertarik pada keunikan perilaku dan ciri fisik
hewan.

Kebutuhan Peserta didik membutuhkan pembelajaran berbasis penemuan (inquiry-based)


Belajar yang melibatkan observasi langsung, investigasi sederhana, dan diskusi. Mereka
perlu dibimbing untuk menghubungkan pengamatan dengan konsep ilmiah
(fungsi bagian tubuh) melalui kegiatan yang konkret dan interaktif.
C. MATERI PELAJARAN
1. Keragaman Hewan: Mengidentifikasi berbagai jenis hewan yang ada di lingkungan sekitar.
2. Ciri-Ciri dan Bagian Tubuh Hewan: Mengamati dan mendeskripsikan bagian-bagian tubuh
hewan (kepala, badan, kaki, sayap, ekor, dll.) dan ciri khasnya (bulu, sisik, cakar, paruh).
3. Fungsi Bagian Tubuh: Menganalisis hubungan antara bentuk bagian tubuh hewan dengan
fungsinya (misalnya, paruh burung untuk makan biji, kaki bebek berselaput untuk berenang).
4. Perilaku dan Habitat Hewan: Menghubungkan bentuk tubuh hewan dengan cara bergerak, cara
mencari makan, dan tempat tinggalnya (habitat).

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

Dimensi Elemen yang Dikembangkan

Beriman, Bertakwa Mensyukuri anugerah Tuhan berupa keanekaragaman hayati dan


kepada Tuhan YME, & menunjukkan sikap tanggung jawab serta kasih sayang terhadap
Berakhlak Mulia hewan sebagai sesama makhluk ciptaan-Nya.

Gotong Royong Berkolaborasi dalam kelompok untuk melakukan investigasi,


mengumpulkan data pengamatan, dan menyajikan temuan bersama.

Bernalar Kritis Mengajukan pertanyaan, mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan


menganalisis informasi yang relevan untuk menyimpulkan fungsi
bagian tubuh hewan berdasarkan pengamatan.

Kreatif Menghasilkan karya (gambar, model, poster) yang


merepresentasikan pemahaman tentang bentuk dan fungsi tubuh
hewan secara orisinal.

E. DESAIN PEMBELAJARAN

Komponen Deskripsi

Peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana


Capaian
dengan menggunakan pancaindra, mencatat hasil pengamatannya, dan
Pembelajaran (CP)
mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki. Mereka
Fase B
mengidentifikasi keanekaragaman hayati dan upaya pelestariannya.

Lintas Disiplin Ilmu Bahasa Indonesia (Menulis laporan pengamatan, mendeskripsikan ciri-
ciri hewan, presentasi lisan). SBdP (Menggambar hewan, membuat
model 3D dari plastisin/bahan bekas). Matematika (Mengumpulkan dan
menyajikan data sederhana hasil pengamatan).

Tujuan 1. Melalui observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 jenis


Pembelajaran hewan berbeda di lingkungan sekitarnya.
2. Peserta didik dapat mendeskripsikan minimal 3 bagian tubuh seekor
hewan dan menjelaskan fungsinya berdasarkan analisis sederhana.
3. Peserta didik dapat membandingkan bentuk tubuh dua hewan yang
berbeda dan menghubungkannya dengan cara mereka bergerak atau
makan.
4. Peserta didik dapat membuat sebuah karya (gambar/model) yang
menunjukkan bentuk tubuh hewan beserta fungsi bagian-bagian
utamanya.

Praktik Pedagogis Model Pembelajaran: Pembelajaran Berbasis Penemuan (Discovery


(Pendekatan Deep Learning) dan Inkuiri Terbimbing.
Learning) Metode: Observasi lingkungan, investigasi sederhana, diskusi kelompok,
tanya jawab, pembuatan model.
Pendekatan:
- Pembelajaran Bermakna (Meaningful): Mengaitkan penyelidikan
dengan hewan yang nyata dan ada di konteks kehidupan peserta didik.
- Pembelajaran Menyenangkan (Joyful): Bermain peran menirukan
gerakan hewan, permainan "Teka-Teki Hewan".
- Pembelajaran Penuh Kesadaran (Mindful): Melatih fokus dan ketelitian
saat melakukan pengamatan mendetail terhadap ciri-ciri fisik seekor
hewan.

Pemanfaatan Digital Pemanfaatan video dokumenter pendek tentang perilaku hewan di habitat
aslinya untuk memperluas wawasan dan sebagai pemicu diskusi.

PENGALAMAN BELAJAR (RINCIAN PER PERTEMUAN)

BLOK 1: HEWAN APA SAJA DI SEKITARKU? (Pertemuan 1-3)


Pertemuan 1 (2 JP): Ekspedisi Keanekaragaman Hayati Sekolah
● Kegiatan Awal (15 menit):
1. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Dari rumah sampai ke sekolah, hewan apa saja yang
kamu lihat hari ini? Apakah semuanya sama?"
2. Diskusi singkat tentang keragaman hewan yang mungkin ditemui (semut, kupu-kupu, burung,
kucing, dll).
● Kegiatan Inti (45 menit):
1. Inkuiri Terbimbing: Guru mengajak peserta didik melakukan "Ekspedisi Ilmiah" di halaman
sekolah. Misi mereka adalah menjadi ilmuwan yang mengidentifikasi sebanyak mungkin jenis
hewan.
2. Peserta didik dibekali buku catatan/lembar pengamatan untuk mencatat atau menggambar
hewan yang ditemukan dan di mana mereka menemukannya.
3. Latihan Kesadaran (Mindful Learning): Saat mengamati, guru mengingatkan, "Perhatikan
baik-baik. Bagaimana cara hewan itu bergerak? Apa yang sedang ia lakukan?"
● Kegiatan Penutup (10 menit):
1. Peserta didik berkumpul dan berbagi temuan. Guru mendata jenis-jenis hewan yang berhasil
ditemukan di papan tulis.
2. Refleksi: "Apakah kalian kaget melihat begitu banyak jenis hewan di sekolah kita?"
Pertemuan 2-3 (4 JP): Anatomi Para Hewan
● Kegiatan Awal (10 menit):
1. Mengulang kembali hasil ekspedisi. Guru menunjukkan gambar beberapa hewan yang
ditemukan (misal: gambar semut dan kupu-kupu).
● Kegiatan Inti (120 menit):
1. Guru memandu diskusi untuk mengidentifikasi bagian-bagian tubuh utama hewan: kepala,
badan, alat gerak (kaki, sayap, sirip), dan bagian khas lainnya (antena, ekor, paruh,
belalai).
2. Investigasi Kelompok: Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok
mendapatkan gambar satu hewan yang berbeda (misal: ikan, ayam, kucing, belalang).
3. Tugas kelompok: Membuat "Peta Tubuh Hewan". Mereka memberi label pada setiap bagian
tubuh hewan di gambar tersebut. (Gotong Royong)
4. Selanjutnya, mereka berdiskusi untuk membandingkan peta tubuh hewan mereka dengan
kelompok lain. "Bagian tubuh apa yang sama? Bagian tubuh apa yang hanya dimiliki
hewanmu?"
● Kegiatan Penutup (10 menit):
1. Setiap kelompok melaporkan satu perbedaan menarik yang mereka temukan.
2. Guru menekankan bahwa keragaman bentuk tubuh adalah ciri dari keanekaragaman hayati.

BLOK 2: BENTUK DAN FUNGSI (Pertemuan 4-7)


Pertemuan 4-5 (4 JP): Mengapa Bentuknya Begitu?
● Kegiatan Awal (15 menit):
1. Permainan tebak fungsi: Guru menyebutkan bagian tubuh (misal: "sayap"), siswa menebak
fungsinya ("untuk terbang!"). (Joyful Learning)
● Kegiatan Inti (115 menit):
1. Bernalar Kritis: Guru menyajikan studi kasus sederhana. "Mengapa kaki bebek memiliki
selaput, sedangkan kaki ayam tidak? Mari kita selidiki!"
2. Diskusi dipandu untuk menghubungkan bentuk alat gerak dengan cara hidup hewan (bebek
banyak berenang, ayam banyak berjalan di darat).
3. Peserta didik menganalisis hewan lain. "Mengapa paruh burung pipit kecil dan pendek,
sedangkan paruh burung elang besar dan melengkung?" (Jawaban diarahkan ke jenis
makanannya).
4. Siswa melengkapi tabel sederhana di buku mereka:
| Hewan | Bagian Tubuh Unik | Kemungkinan Fungsinya |
| :--- | :--- | :--- |
| Bebek | Kaki Berselaput | Untuk berenang |
| Elang | Paruh Melengkung | Untuk merobek daging |
● Kegiatan Penutup (10 menit):
1. Menyimpulkan bahwa bentuk tubuh hewan disesuaikan dengan fungsi untuk bertahan hidup
di habitatnya.
Pertemuan 6-7 (4 JP): Proyek Model Hewan 3D
● Kegiatan Awal (10 menit):
1. Guru menunjukkan contoh model hewan sederhana yang dibuat dari plastisin atau tanah liat.
● Kegiatan Inti (120 menit):
1. Asesmen Sumatif/Proyek: Peserta didik memilih satu hewan untuk dijadikan model.
2. Tugas: Membuat model 3D hewan pilihan mereka menggunakan plastisin, tanah liat, atau
bahan daur ulang. (Kreatif & Meaningful Learning)
3. Setelah model jadi, mereka membuat label kecil untuk menunjuk bagian tubuh utama dan
menuliskan fungsinya di selembar kartu informasi. Contoh: Label "Sirip" pada model ikan, di
kartu informasi tertulis "Sirip berfungsi untuk membantu ikan berenang dan menjaga
keseimbangan di air."
● Kegiatan Penutup (10 menit):
1. Pameran Model Hewan. Siswa menjelaskan model hewan dan fungsi bagian tubuhnya kepada
teman-teman yang berkunjung ke mejanya.

BLOK 3: HEWAN DAN PELESTARIANNYA (Pertemuan 8-10)


Pertemuan 8-9 (4 JP): Kisah Hewan Langka
● Kegiatan Awal (15 menit):
1. Guru menunjukkan gambar hewan yang mudah ditemui (kucing) dan hewan langka Indonesia
(Orangutan atau Harimau Sumatra).
2. Pertanyaan pemantik: "Mana hewan yang lebih sering kalian lihat? Mengapa hewan yang
satunya jarang terlihat?"
● Kegiatan Inti (115 menit):
1. Guru memperkenalkan konsep hewan langka dan punah.
2. Guru membaca nyaring sebuah teks informasional sederhana tentang salah satu hewan langka
di Indonesia, yang menjelaskan penyebab kelangkaannya (misalnya, perburuan, kerusakan
habitat).
3. Diskusi kelas tentang pentingnya menjaga kelestarian hewan dan habitatnya. "Apa yang akan
terjadi jika hutan sebagai rumah orangutan dirusak?"
● Kegiatan Penutup (10 menit):
1. Siswa menulis satu kalimat di buku tentang janji mereka untuk ikut menjaga hewan.
Pertemuan 10 (2 JP): Kampanye "Sahabat Satwa"
● Kegiatan Awal (10 menit):
1. Mengulas kembali pentingnya menjaga kelestarian satwa.
● Kegiatan Inti (50 menit):
1. Secara berkelompok, peserta didik membuat poster sederhana dengan tema "Ayo Jaga Satwa
Indonesia!"
2. Poster berisi gambar satu hewan langka dan kalimat ajakan untuk melindunginya.
● Kegiatan Penutup (10 menit):
1. Presentasi poster per kelompok.
2. Refleksi akhir bab.

ASESMEN

Jenis Asesmen Teknik dan Instrumen

Asesmen Awal Tanya jawab dan curah pendapat untuk mengidentifikasi pengetahuan
(Diagnostik) awal siswa tentang nama-nama hewan dan bagian tubuhnya.

- Penilaian Produk: Menilai "Peta Tubuh Hewan" dan tabel "Bentuk dan
Asesmen Formatif Fungsi" menggunakan daftar periksa (kelengkapan dan ketepatan).
(Proses) - Observasi: Menggunakan catatan anekdot untuk menilai kemampuan
siswa dalam berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan berkolaborasi.

Proyek Model Hewan 3D dan Kartu Informasi: Dinilai menggunakan


rubrik yang mencakup:
Asesmen Sumatif
1. Kesesuaian bentuk model dengan hewan aslinya.
(Akhir Bab)
2. Ketepatan dalam mengidentifikasi bagian tubuh.
3. Kebenaran penjelasan fungsi pada kartu informasi.

PENGAYAAN DAN REMEDIAL


● Pengayaan: Peserta didik dapat melakukan riset sederhana (dengan panduan teks dari guru) tentang
cara adaptasi unik hewan lain (misalnya, mimikri pada bunglon, atau hibernasi pada beruang) dan
mempresentasikannya di depan kelas.
● Remedial: Guru memberikan bimbingan khusus dalam kelompok kecil untuk mencocokkan kartu
gambar bagian tubuh hewan dengan kartu nama fungsinya. Kegiatan observasi diulang dengan
panduan pertanyaan yang lebih spesifik.

REFLEKSI DIRI PESERTA DIDIK DAN PENDIDIK


Untuk Peserta Didik:
1. Hewan apa yang paling menarik yang kamu pelajari di bab ini? Mengapa?
2. Bagian tubuh hewan mana yang menurutmu paling hebat fungsinya?
3. Apa hal terpenting yang harus kita lakukan untuk menjaga hewan agar tidak punah?
4. Apa yang akan kamu lakukan jika melihat seseorang mengganggu hewan?
Untuk Pendidik:
1. Kegiatan mana yang paling efektif untuk membantu siswa memahami hubungan antara bentuk dan
fungsi tubuh hewan?
2. Apakah siswa mengalami kesulitan saat melakukan observasi mandiri? Bimbingan seperti apa yang
paling mereka butuhkan?
3. Apakah proyek model 3D berhasil mengukur pemahaman siswa secara komprehensif? Apa yang
bisa ditingkatkan?
4. Bagaimana saya bisa lebih memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai laboratorium IPAS
yang berkelanjutan?

Mengetahui, Banjarbaru, 14 Juli 2025


Kepala SDN 5 Lok. U Wali Kelas 3b

KRISDIANA ANGGRAINI, S. Pd, M. Pd DIAJENG AYU PURNAMASARI, S. Pd


NIP. 19880101.201001.2.001

Anda mungkin juga menyukai