PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
Nama Sekolah : SMA DARUL ISLAM GRESIK
Nama Penyusun : Nur Faizatun Ilmiah, S.T.
Mata pelajaran : Geografi
Kelas/ semester : XI/ 1
Alokasi waktu : 8 JP
Tahun Ajaran : 2025/2026
Dimensi Profil Lulusan (DPL)
DPL 1: Ketuhanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan YME
DPL 2: Kewarganegaraan
DPL 3: Penalaran Kritis
Identifikasi DPL 4: Kreativitas
DPL 5: Kolaborasi
DPL 6: Kemandirian
DPL 7: Kesehatan
DPL 8: Komunikasi
Desain Capaian Pembelajaran:
Pembelajaran Pada akhir fase E (kelas XI), peserta didik diharapkan mampu memahami
dan menganalisis posisi strategis Indonesia dari aspek astronomis,
geografis, dan geologis serta mengaitkannya dengan berbagai dinamika
alam dan sosial. Peserta didik juga mampu mengidentifikasi,
mengklasifikasikan, serta menganalisis potensi dan persebaran sumber
daya alam Indonesia. Capaian ini ditujukan agar peserta didik tidak hanya
memiliki pemahaman faktual, tetapi juga mampu berpikir kritis dan
reflektif terhadap pengelolaan sumber daya alam dan tantangan geografis
yang dihadapi bangsa Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan.
Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran pada bab ini adalah agar peserta didik mampu
menjelaskan letak Indonesia secara astronomis, geografis, dan geologis
serta menganalisis dampaknya terhadap iklim, waktu, potensi bencana,
dan kehidupan sosial ekonomi. Selain itu, peserta didik diharapkan dapat
memahami konsep dan klasifikasi sumber daya alam, serta mengevaluasi
potensi dan persebarannya di Indonesia. Dari proses ini, peserta didik
diarahkan untuk mengembangkan sikap tanggung jawab terhadap
lingkungan dan sumber daya alam, serta berpikir kritis dalam menyikapi
ketimpangan wilayah dan dampak eksploitasi sumber daya.
Pokok Materi
1. Letak Indonesia Secara Astronomis, Geografis, dan Geologis
Letak Indonesia Secara Astronomis
Letak Indonesia Secara Geografis
Letak Indonesia Secara Geologis
2. Potensi Sumber Daya Alam Indonesia Dan Pengaruhnya Terhadap
Kehidupan
Pengertian Dan Klasifikasi Sumber Daya Alam
Potensi Dan Sebaran Sumber Daya Alam Indonesia
Praktik Pedagogis
Pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan deep learning yang
menekankan pada eksplorasi makna mendalam dari materi,
mengintegrasikan proses berpikir kritis, reflektif, dan kolaboratif. Guru
berperan sebagai fasilitator yang memantik rasa ingin tahu peserta didik
melalui pertanyaan pemantik, studi kasus, diskusi kelompok, dan tugas
berbasis proyek. Peserta didik didorong untuk tidak hanya menghafal
konsep, tetapi juga menggali hubungan antar konsep dan mengaitkannya
dengan realitas kehidupan di lingkungan sekitar. Pendekatan ini
diharapkan dapat membentuk pembelajaran yang bermakna,
menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap ilmu, dan mengasah
kemampuan bernalar dalam konteks geografis.
Kemitraan Pembelajaran
Kemitraan pembelajaran dibangun melalui kolaborasi yang aktif antara
peserta didik, guru, orang tua, dan lingkungan sekitar. Dalam
pembelajaran ini, peserta didik didorong untuk bekerja sama dalam
kelompok kecil guna membangun pemahaman bersama,
mempresentasikan hasil kajian, serta mengevaluasi solusi atas isu-isu
geografis yang dikaji. Guru menyediakan ruang dialog terbuka dan
memberi umpan balik konstruktif. Orang tua dilibatkan dengan
mendorong anak untuk menggali potensi sumber daya lokal di
lingkungannya, sedangkan mitra lingkungan seperti dinas terkait atau
tokoh masyarakat dapat menjadi sumber informasi dan inspirasi dalam
kegiatan proyek berbasis komunitas.
Lingkungan Pembelajaran
Lingkungan pembelajaran dirancang agar mendukung proses eksplorasi
dan keterlibatan aktif peserta didik. Kelas menjadi ruang yang terbuka dan
demokratis, di mana peserta didik merasa aman untuk bertanya,
mengemukakan pendapat, dan berdiskusi. Penggunaan media visual
seperti peta, infografis, video edukatif, serta pemanfaatan teknologi digital
turut memperkaya proses belajar. Lingkungan pembelajaran juga
mencakup pengalaman langsung melalui studi lapangan virtual atau nyata,
pengamatan lingkungan sekitar, dan pengumpulan data kontekstual yang
berkaitan dengan letak geografis dan potensi sumber daya alam. Dengan
demikian, proses belajar menjadi lebih hidup, aplikatif, dan membumi
dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan Digital
Assessment daring (Quiziz/Kahoot/Google Form), Youtube
Langkah-langkah PERTEMUAN 1: LETAK INDONESIA SECARA ASTRONOMI
Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menjelaskan letak astronomis Indonesia dan
menganalisis pengaruhnya terhadap iklim dan waktu.
Peserta didik mampu mengaitkan letak astronomis dengan
kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.
Kegiatan Pembelajaran:
1. Pembuka
Guru menyapa dan melakukan presensi.
Apersepsi: Menanyakan zona waktu dan iklim yang berbeda di
Indonesia.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya memahami
letak astronomis Indonesia.
2. Kegiatan Inti
Fase 1: Stimulasi Masalah
Menayangkan peta dunia dan garis lintang-bujur.
Diskusi: Apa akibatnya jika letak astronomis Indonesia berubah?
Fase 2: Eksplorasi Konsep
Peserta didik mengamati peta lintang-bujur.
Menjelaskan letak Indonesia (6°LU–11°LS dan 95°BT–141°BT).
Menelaah dampak letak astronomis terhadap iklim tropis dan zona
waktu.
Fase 3: Refleksi Kritis dan Kolaborasi
Diskusi kelompok: Mengapa Indonesia tidak mengalami 4 musim?
Presentasi hasil diskusi kelompok.
Fase 4: Elaborasi dan Aplikasi Konteks
Tugas individu: Membuat esai singkat tentang manfaat letak
astronomis Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
3. Penutup
Refleksi pembelajaran.
Menyimpulkan materi bersama.
Menyampaikan materi berikutnya (Letak Geografis dan Geologis).
PERTEMUAN 2: LETAK GEOGRAFIS DAN GEOLOGIS
INDONESIA
Tujuan Pembelajaran:
Menjelaskan letak geografis dan geologis Indonesia.
Menganalisis pengaruh letak geografis dan geologis terhadap
kondisi sosial, ekonomi, dan potensi bencana.
Kegiatan Pembelajaran:
1. Pembuka
Salam, presensi, dan review pertemuan sebelumnya.
Pertanyaan pemantik: “Mengapa Indonesia rawan gempa dan
memiliki banyak gunung api?”
2. Kegiatan Inti
Fase 1: Stimulasi Masalah
Menampilkan video letusan gunung api dan jalur cincin api dunia.
Diskusi pemicu: Hubungan antara geologi dan kehidupan
masyarakat.
Fase 2: Eksplorasi Konsep
Analisis letak geografis: di antara benua Asia dan Australia serta
samudra Hindia dan Pasifik.
Analisis letak geologis: pertemuan lempeng Indo-Australia,
Eurasia, dan Pasifik.
Diskusi pengaruhnya terhadap sumber daya alam dan bencana.
Fase 3: Refleksi Kritis dan Kolaborasi
Studi kasus gempa besar Indonesia (misalnya Gempa Palu 2018).
Kelompok berdiskusi membuat peta risiko bencana geologi di
Indonesia.
Fase 4: Elaborasi dan Aplikasi Konteks
Membuat infografis dampak letak geologis terhadap kondisi
sosial-ekonomi Indonesia.
3. Penutup
Refleksi dan umpan balik.
Kesimpulan bersama.
PERTEMUAN 3: KLASIFIKASI SUMBER DAYA ALAM
Tujuan Pembelajaran:
Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sumber daya alam
berdasarkan jenis dan potensi penggunaannya.
Menganalisis pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara
berkelanjutan.
Kegiatan Pembelajaran:
1. Pembuka
Salam dan apersepsi: “Apa yang kamu ketahui tentang sumber
daya alam?”
Menyampaikan tujuan dan pentingnya pengelolaan SDA.
2. Kegiatan Inti
Fase 1: Stimulasi Masalah
Menampilkan gambar eksploitasi tambang dan deforestasi.
Diskusi pemicu: Apa yang terjadi jika sumber daya alam habis?
Fase 2: Eksplorasi Konsep
Menjelaskan klasifikasi SDA: berdasarkan sifat (habis/tidak), jenis
(hayati/non-hayati), dan potensi.
Diskusi peran manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Fase 3: Refleksi dan Kolaborasi
Peserta didik membuat peta pikiran klasifikasi SDA.
Simulasi studi kasus eksploitasi SDA dan pengelolaan bijak.
Fase 4: Elaborasi Konteks
Proyek mini: Menyusun kampanye kesadaran pengelolaan SDA
(poster digital atau video pendek).
3. Penutup
Refleksi bersama dan review.
Pengantar materi selanjutnya: sebaran SDA di Indonesia.
PERTEMUAN 4: POTENSI DAN SEBARAN SDA DI INDONESIA
Tujuan Pembelajaran:
Mengidentifikasi potensi dan sebaran sumber daya alam di
Indonesia.
Menganalisis pengaruh potensi SDA terhadap kehidupan ekonomi
dan pembangunan wilayah.
Kegiatan Pembelajaran:
1. Pembuka
Salam dan apersepsi: “Apa saja SDA unggulan di daerahmu?”
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Fase 1: Stimulasi Masalah
Menampilkan peta sebaran SDA Indonesia.
Diskusi pemicu: Mengapa persebaran SDA tidak merata?
Fase 2: Eksplorasi Konsep
Menganalisis sebaran tambang, hutan, laut, dan energi terbarukan.
Menjelaskan hubungan potensi SDA dan pembangunan daerah.
Fase 3: Refleksi dan Kolaborasi
Kelompok membuat studi wilayah (misal: potensi migas di
Kalimantan, batubara di Sumatera).
Presentasi hasil studi wilayah.
Fase 4: Elaborasi Konteks
Tugas individu: Menulis artikel opini tentang bagaimana SDA
daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
3. Penutup
Refleksi dan simpulan materi bab.
Uji formatif bab dan pemberian umpan balik.
1. Asesmen Awal Pembelajaran:
Asesmen awal dilakukan untuk mengetahui pengetahuan awal,
pengalaman pribadi, serta pandangan peserta didik mengenai
posisi geografis dan sumber daya alam di Indonesia. Bentuk
asesmen ini dilakukan melalui kegiatan reflektif dan eksploratif
berupa diskusi terbuka, pertanyaan pemantik, dan lembar
identifikasi.
2. Asesmen Proses Pembelajaran:
Asesmen Asesmen proses dilakukan selama kegiatan inti berlangsung untuk
Pembelajaran memantau keterlibatan peserta didik, pemahaman konsep,
kemampuan berpikir kritis, dan kerja sama kelompok.
3. Asesmen Akhir Pembelajaran:
Pada akhir pembelajaran, asesmen akhir dilakukan untuk
mengukur pencapaian hasil belajar secara komprehensif, baik
secara kognitif maupun keterampilan. Bentuknya mencakup soal
pilihan ganda, uraian esai, serta laporan praktik pengukuran
berulang yang memuat data, perhitungan ketidakpastian, dan
simpulan yang mencerminkan cara berpikir ilmiah.
LAMPIRAN
LKS PERTEMUAN 1: LETAK ASTRONOMIS INDONESIA DAN PENGARUHNYA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menjelaskan letak astronomis Indonesia dan menganalisis pengaruhnya
terhadap iklim dan zona waktu.
A. Aktivitas Individu: Peta Lintang dan Bujur
Petunjuk:
Amati peta dunia berikut (bisa disediakan oleh guru) dan jawablah pertanyaan:
1. Di antara garis lintang berapa Indonesia berada?
2. Di antara garis bujur berapa Indonesia berada?
3. Sebutkan tiga zona waktu yang ada di Indonesia dan wilayahnya masing-masing!
4. Apa pengaruh letak astronomis terhadap iklim Indonesia?
B. Aktivitas Kelompok: Diskusi Kritis
Topik Diskusi:
"Jika Indonesia terletak lebih jauh ke utara atau selatan, apakah Indonesia akan tetap
memiliki iklim tropis?"
Tugas:
1. Diskusikan dengan kelompokmu dan catat pendapat masing-masing anggota.
2. Tuliskan kesimpulan kelompok kalian dalam 3-5 kalimat.
3. Presentasikan hasil diskusi di depan kelas.
C. Refleksi Pribadi
Tuliskan satu hal baru yang kamu pelajari hari ini dan bagaimana hal itu relevan dengan
kehidupan sehari-harimu!
LKS PERTEMUAN 2: LETAK GEOGRAFIS DAN GEOLOGIS INDONESIA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menjelaskan letak geografis dan geologis Indonesia serta menganalisis
dampaknya terhadap kehidupan.
A. Aktivitas Analisis Peta
Petunjuk:
Gunakan peta Indonesia berikut (dapat dicetak atau ditampilkan guru) dan jawablah:
1. Benua dan samudra apa yang mengelilingi Indonesia?
2. Tuliskan tiga dampak positif letak geografis Indonesia terhadap aktivitas
ekonomi!
3. Jelaskan mengapa Indonesia termasuk dalam jalur cincin api dunia!
4. Sebutkan dua contoh bencana alam yang dipengaruhi oleh letak geologis!
B. Studi Kasus (Diskusi Kelompok)
Kasus: Gempa dan tsunami di Palu (2018)
Tugas:
1. Carilah informasi tentang gempa tersebut.
2. Jelaskan hubungan antara gempa itu dan letak geologis Indonesia.
3. Buatlah peta risiko bencana sederhana berdasarkan lokasi gempa-gempa besar di
Indonesia.
C. Refleksi
Menurutmu, bagaimana seharusnya masyarakat Indonesia menyikapi risiko bencana alam
berdasarkan kondisi geologis negaranya?
LKS Pertemuan 3: Klasifikasi Sumber Daya Alam
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu mengklasifikasikan sumber daya alam berdasarkan jenis dan sifatnya.
A. Aktivitas Klasifikasi (Individu)
Isilah tabel di bawah ini:
No. Jenis SDA Contoh di Indonesia Termasuk Dapat
Hayati/Nonhayati Diperbarui/
Tidak
B. Diskusi Kelompok: Dampak Eksploitasi SDA
Diskusikan dengan kelompokmu:
1. Apa dampak eksploitasi SDA yang tidak terkendali?
2. Bagaimana peran manusia dalam menjaga keberlanjutan SDA?
Tugas: Buatlah poster kampanye bertema:
"Sumber Daya Kita, Tanggung Jawab Bersama!"
Poster dapat dibuat digital/manual dan akan dipresentasikan.
C. Refleksi
Apa peranmu sebagai pelajar dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam?
LKS Pertemuan 4: Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam di Indonesia
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menganalisis persebaran dan potensi SDA serta pengaruhnya terhadap
pembangunan wilayah.
A. Aktivitas Pemetaan (Individu/Kelompok)
1. Gunakan peta tematik Indonesia (diberikan guru)
2. Tandai wilayah penghasil:
Minyak bumi
Batu bara
Hutan tropis
Perikanan
3. Tuliskan potensi utama SDA di 5 provinsi berbeda:
No. Provinsi Potensi SDA Utama
B. Analisis Wilayah (Kelompok)
Pilih satu daerah (misalnya: Kalimantan Timur, Papua, atau Riau)
1. Sebutkan potensi SDA di daerah tersebut.
2. Bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi penduduk?
3. Buat artikel singkat/opini:
“SDA dan Pembangunan Wilayah: Peluang atau Tantangan?” (150–200 kata)
C. Refleksi Pribadi
Apa yang bisa kamu lakukan agar potensi SDA di daerahmu bisa dikelola lebih bijak dan
berkelanjutan?