PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
Nama Sekolah : SMA DARUL ISLAM GRESIK
Nama Penyusun : Nur Faizatun Ilmiah, S.T.
Mata pelajaran : Matematika
Kelas/ semester : X Fase E/ 1
Alokasi waktu : 9 JP
Tahun Ajaran : 2025/2026
Dimensi Profil Lulusan (DPL)
DPL 1: Ketuhanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan YME
DPL 2: Kewarganegaraan
DPL 3: Penalaran Kritis
Identifikasi DPL 4: Kreativitas
DPL 5: Kolaborasi
DPL 6: Kemandirian
DPL 7: Kesehatan
DPL 8: Komunikasi
Desain Capaian Pembelajaran:
Pembelajaran Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu memahami dan
menerapkan konsep serta sifat-sifat eksponen dan logaritma, termasuk
fungsi eksponen dalam konteks pertumbuhan dan peluruhan. Peserta didik
juga mampu menyederhanakan bentuk akar, merasionalkan penyebut,
serta menganalisis hubungan antara eksponen dan logaritma.
Pembelajaran dilakukan secara mendalam dan kontekstual agar siswa
dapat berpikir kritis, memecahkan masalah nyata, dan menyampaikan
pemahaman secara logis dan sistematis.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik diharapkan mampu memahami konsep eksponen dan
logaritma, menjelaskan sifat-sifat serta hubungan keduanya, serta
menerapkannya dalam menyelesaikan berbagai persoalan matematis
maupun kontekstual. Peserta didik juga diharapkan menunjukkan sikap
aktif dan reflektif selama proses pembelajaran berlangsung.
Pokok Materi
1. Eksponen:
Bentuk eksponen
Bentuk akar
Fungsi eksponen
2. Logaritma
Praktik Pedagogis
1. Eksplorasi konsep
2. Observasi virtual
3. Pembelajaran berbasis masalah
4. Pembelajaran berbasis diskusi
Kemitraan Pembelajaran
Guru menjalin kolaborasi dengan guru mata pelajaran lain (seperti Biologi
atau Ekonomi) untuk menghadirkan konteks nyata penggunaan eksponen
dan logaritma, seperti pertumbuhan populasi atau perhitungan bunga
majemuk. Selain itu, kemitraan juga dilakukan dengan orang tua melalui
pemberian tugas proyek yang dapat dikerjakan di rumah, agar mereka
turut memantau dan mendukung proses belajar siswa.
Lingkungan Pembelajaran
Pembelajaran dilakukan dalam suasana kelas yang mendukung
kolaborasi, eksplorasi, dan diskusi terbuka. Siswa ditempatkan dalam
kelompok kecil untuk berdiskusi, menyelesaikan masalah kontekstual,
dan mempresentasikan hasil temuan mereka.
Pemanfaatan Digital
Assessment daring (Quiziz/Kahoot/Google Form), Youtube
Langkah-langkah PERTEMUAN 1: EKSPONEN (BENTUK DAN SIFAT-SIFAT)
Pembelajaran 1. Pembuka
Guru menyapa siswa dengan ramah dan memberikan salam.
Guru memimpin doa bersama sebelum memulai pembelajaran.
Melakukan presensi digital/manual.
Menyampaikan tujuan pembelajaran:
“Hari ini kita akan mempelajari bentuk eksponen dan sifat-
sifatnya. Kalian akan mampu menyelesaikan permasalahan yang
melibatkan eksponen dengan lebih logis dan kreatif.”
Guru mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari (misalnya
pertumbuhan virus, populasi bakteri).
Ice breaking ringan: permainan cepat “Tebak Bilangan Pangkat”.
2. Kegiatan Inti
Fase 1 – Pengenalan konsep/ Diskusi Awal
Guru menampilkan gambar atau video pertumbuhan virus/bakteri
(eksponensial).
Siswa mengamati dan mendiskusikan pola pertumbuhan.
Guru memantik pertanyaan: “Bagaimana jika sesuatu bertambah
dua kali lipat terus-menerus? Apa yang terjadi?”
Fase 2 – Eksplorasi Konsep
Guru menjelaskan pengertian eksponen dan sifat-sifat dasar
eksponen.
Siswa mengerjakan LKS yang berisi latihan konsep dan sifat
eksponen.
Siswa menunjukkan hasil pengerjaan LKS.
Guru memberi penegasan konsep.
Fase 3 – Elaborasi Konsep
Siswa diberi masalah kontekstual seperti soal pertumbuhan
penduduk, investasi, dll.
Siswa menganalisis dan menyelesaikan masalah menggunakan
eksponen.
Guru memandu refleksi pemecahan masalah dan
menghubungkannya dengan pemahaman konsep eksponen.
3. Penutup
Guru memandu refleksi: Apa pemahaman baru hari ini?
Siswa menuliskan kesimpulan di jurnal belajar mereka.
Guru menyampaikan kegiatan berikutnya dan memberi penguatan.
Menutup pelajaran dengan salam dan doa.
PERTEMUAN 2: BENTUK AKAR & FUNGSI EKSPONEN)
1. Pembuka
Guru memberi salam, doa, dan melakukan presensi.
Mengulas sedikit materi sebelumnya.
Menyampaikan tujuan belajar: menghubungkan bilangan
berpangkat dengan bentuk akar serta memahami fungsi eksponen.
2. Kegiatan Inti
Fase 1 – Observasi dan Diskusi Awal
Guru menyajikan situasi: menghitung akar dari bilangan
berpangkat.
Siswa berdiskusi mengapa akar kuadrat bisa ditulis sebagai
pangkat ½, dst.
Fase 2 – Eksplorasi Konsep
Guru menjelaskan bentuk akar dan cara merasionalkan.
Siswa mengerjakan latihan merasionalkan bentuk akar dan
menyederhanakan bentuk eksponen berpangkat pecahan.
Fase 3 – Elaborasi dan Aplikasi Konsep
Guru mengenalkan fungsi eksponen (pertumbuhan dan peluruhan).
Siswa menganalisis grafik fungsi eksponen.
Siswa menyelesaikan masalah nyata: contoh pertumbuhan
penduduk, peluruhan radioaktif.
3. Penutup
Guru mengajak siswa menyimpulkan materi hari ini bersama-
sama.
Salam penutup
PERTEMUAN 3: LOGARITMA
1. Pembuka
Salam, doa, dan presensi.
Review singkat materi eksponen.
Menyampaikan tujuan belajar: memahami logaritma sebagai
invers eksponen.
2. Kegiatan Inti
Fase 1 – Diskusi Kontektual dan Pengenalan Konsep
Guru memunculkan soal: "Jika 2⁵ = 32, berapa log₂32?"
Siswa menebak dan mendiskusikan.
Guru menjelaskan definisi logaritma.
Fase 2 – Eksplorasi Konsep dan Sifat Logaritma
Siswa belajar sifat-sifat logaritma melalui tabel dan contoh.
Mengerjakan latihan soal menggunakan sifat logaritma
(penjumlahan, pengurangan, perkalian, perubahan basis).
Fase 3 – Elaborasi dan Aplikasi
Siswa menyelesaikan masalah kontekstual: skala pH, intensitas
suara (skala desibel), dan pertumbuhan.
Mempresentasikan hasil diskusi dan menyimpulkan hubungan
logaritma dan eksponen.
3. Penutup
Refleksi akhir: Apa keterkaitan eksponen dan logaritma?
Siswa mengisi kuis reflektif via Google Form.
Guru memberikan penguatan dan evaluasi formatif.
Salam penutup
Asesmen 1. Asesmen Awal Pembelajaran:
Pembelajaran Pada tahap awal pembelajaran, asesmen dilakukan untuk
mengidentifikasi pemahaman awal peserta didik terhadap konsep
eksponen dan logaritma. Asesmen ini bersifat diagnostik dan dapat
berupa pertanyaan reflektif, pengisian angket, kuis sederhana, atau
diskusi kelompok kecil yang menggali pemahaman dasar seperti
pengenalan bilangan berpangkat, bentuk akar, dan perbandingan
konsep logaritma. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu guru
memahami latar belakang pengetahuan siswa, memetakan potensi
kesulitan belajar, serta menyesuaikan strategi pengajaran yang
sesuai dengan kondisi kelas. Selain itu, siswa juga diajak untuk
menilai dirinya sendiri dan berdiskusi dengan teman sejawat
sebagai bentuk asesmen sebagai pembelajaran (assessment as
learning).
2. Asesmen Proses Pembelajaran:
Selama proses pembelajaran berlangsung, asesmen dilakukan
secara berkelanjutan untuk memantau keterlibatan, pemahaman,
dan perkembangan peserta didik. Guru mengamati aktivitas
diskusi, kemampuan menyelesaikan permasalahan kontekstual,
serta partisipasi dalam eksperimen sederhana atau simulasi digital.
Siswa juga diminta untuk membuat catatan reflektif, presentasi
mini, atau peta konsep sebagai bentuk representasi dari
pemahaman yang telah mereka bangun. Di fase ini, penilaian lebih
menekankan pada bagaimana siswa berpikir, mengembangkan
argumen logis, serta membangun koneksi antar konsep, sesuai
dengan prinsip deep learning yang menekankan pada
pembelajaran bermakna dan mendalam.
3. Asesmen Akhir Pembelajaran:
Pada akhir pembelajaran, asesmen sumatif dilakukan untuk
mengevaluasi penguasaan siswa terhadap kompetensi yang telah
ditetapkan. Bentuk asesmen dapat berupa ujian tertulis, proyek
mini, tugas portofolio, atau presentasi kelompok. Penilaian
mencakup aspek kognitif (seperti pemecahan soal eksponen dan
logaritma), afektif (kemandirian dan kerjasama), dan psikomotor
(penggunaan alat bantu digital dalam menjelaskan konsep). Guru
juga memberikan umpan balik konstruktif yang berfokus pada
proses berpikir siswa, serta mendorong mereka untuk melakukan
refleksi akhir terhadap apa yang telah dipelajari dan bagaimana
penerapan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
LAMPIRAN 1
Asesmen Awal – Pertemuan 1
1. Apa hasil dari 23?
2. Sederhanakan bentuk berikut: √ 49
3. Apa hubungan antara bentuk pangkat dan akar? Berikan contohnya.
Asesmen Proses – Pertemuan 1
1. Sederhanakan bentuk
2. Ubah bentuk akar ke bentuk eksponen:
3. Jika a 2=16, tentukan nilai a.
Asesmen Akhir – Pertemuan 1
1. Nyatakan bentuk akar √ 81 dalam bentuk eksponen.
2. Jika x=3 , hitung nilai dari x 4 + √ x 2
5
2
3. Tentukan hasil dari 2
× √ 16
2
Lembar Kerja Siswa (LKS) – Pertemuan 1
Judul: Eksplorasi Eksponen dan Akar
Tujuan: Mengidentifikasi pola eksponen dan mengubah bentuk akar ke bentuk eksponen.
Langkah Kegiatan:
1. Amati pola berikut:
1 2 3
4
2 =2 , 2 =4 , 2 =8 , 2 =16→ Apa pola yang kamu temukan?
2. Ubah bentuk akar berikut ke bentuk eksponen:
a. √ 25 = …
b. √3 8= …
3. Diskusikan bersama temanmu, apa hubungan antara eksponen positif dan akar?
LAMPIRAN 2
Asesmen Awal – Pertemuan 2
1. Apakah kalian pernah melihat grafik pertumbuhan populasi? Bagaimana bentuknya?
2. Apa arti dari persamaan y=2x ?
Asesmen Proses – Pertemuan 2
1. Gambar grafik fungsi y=2x untuk x=−2 sampai x=3
2. Apa yang kamu simpulkan dari bentuk grafik tersebut?
Asesmen Akhir – Pertemuan 2
1. Diketahui f ( x )=3 x , hitung nilai f (2)
2. Bagaimana bentuk grafik fungsi eksponen? Jelaskan bentuknya.
3. Dalam konteks pertumbuhan penduduk, apa arti dari fungsi P ( t ) =1000∙ 2t
Lembar Kerja Siswa (LKS) – Pertemuan 2
Judul: Menyelami Pertumbuhan melalui Fungsi Eksponen
Tujuan: Menganalisis grafik fungsi eksponen dan interpretasinya
Langkah Kegiatan:
1. Buat tabel nilai fungsi y=2x untuk x=−2 sampai x=3
2. Gambarkan grafik berdasarkan tabelmu
3. Diskusikan bersama kelompokmu:
a. Apa yang terjadi saat nilai x bertambah?
b. Apa aplikasi grafik eksponen dalam kehidupan nyata?
LAMPIRAN 3
Asesmen Awal – Pertemuan 3
1. Jika 23=8 bagaimana kita bisa menuliskan bentuk logaritmik dari persamaan ini?
2. Apa arti dari log 2 8=3?
Asesmen Proses – Pertemuan 3
1. Hitung:log 10 1000
2. Ubah ke bentuk eksponen: log 3 81=x
3. Hitung nilai dari log 5 25+ log 5 5
Asesmen Akhir – Pertemuan 3
1. Sederhanakan log 2 32+log 2 4
2. Jika y=log 3 x , tentukan nilai y jika x = 81
3. Jelaskan hubungan antara logaritma dan eksponen.
Lembar Kerja Siswa (LKS) – Pertemuan 3
Judul: Menelusuri Jejak Logaritma
Tujuan: Memahami konsep logaritma sebagai kebalikan eksponen
Langkah Kegiatan:
1. Coba ubah bentuk eksponen berikut ke logaritma:
a. 24 =16
b. 103=1000
2. Hitung nilai berikut:
a. log 2 8
b. log 5 25
c. log 10 0.01
3. Diskusikan: Apa manfaat logaritma dalam dunia teknologi dan sains?