0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan28 halaman

Modul Seni Rupa SD Kelas 1: Warna dan Bentuk

Modul ajar Seni Rupa untuk SD kelas 1 ini disusun oleh Mustika Nurma Harliana dan mencakup kegiatan pembelajaran tentang warna, garis, dan bentuk dalam seni. Siswa diajak untuk menciptakan karya seni dengan menggunakan berbagai teknik serta melakukan refleksi terhadap karya mereka. Modul ini juga menyediakan metode penilaian dan kegiatan pengayaan serta remedial untuk mendukung pemahaman siswa.

Diunggah oleh

Mustika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan28 halaman

Modul Seni Rupa SD Kelas 1: Warna dan Bentuk

Modul ajar Seni Rupa untuk SD kelas 1 ini disusun oleh Mustika Nurma Harliana dan mencakup kegiatan pembelajaran tentang warna, garis, dan bentuk dalam seni. Siswa diajak untuk menciptakan karya seni dengan menggunakan berbagai teknik serta melakukan refleksi terhadap karya mereka. Modul ini juga menyediakan metode penilaian dan kegiatan pengayaan serta remedial untuk mendukung pemahaman siswa.

Diunggah oleh

Mustika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Mustika Nurma Harliana, [Link]
Instansi : SDN 2 Anggaraksa
Tahun Penyusunan : Tahun 2023
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 7: Warna, Garis dan Bentuk
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mendiskusikan perencanaan penggunaan garis, bentuk dan warna dalam sebuahkarya.
Mereka akan menciptakan sebuah karya atau desain dan merencanakan warna.
C. PROFILPELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original: Saya dapat menghubungkan
gagasan-gagasan yang ada dalam merespon dan membuat karya seni.
 Bernalar Kritis: Refleksi proses berpikir : Saya memahami bahwa kesalahan adalah
bagian dari proses belajar; Saya melakukan refleksi saat berproses untuk meningkatkan
kualitas pekerjaansaya.
D. SARANADAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Pensil, atau alat gambar lain yang memiliki warna panas, warna dingin dan warna netral.
 Spidol hitam, untukmemperjelas bentuk
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media danproses.
 A.3 Mengamati, merekam danmengumpulkan pengalaman daninformasi rupa.
Menciptakan
 C.2 Memilih, menggunakan dan/atau menerapkan aneka mediayang sesuai dengan
tujuantertentu.
Merefleksikan
R.1 Menghargai dan memahamipengalaman estetik danpembelajaran artistik.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.4 Meninjau dan memperbarui karya pribadi.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 7


 Siswa mengerti kosakata bentuk dan garis, nama-nama warna, warna panas, warna dingin
dan warna netral, juga kosakata “tumpang tindih”, dan dapat mengaplikasikan
pemahamannya ke dalam karya.
 Siswa dapat melakukan refleksi akan karyanya, membuat alternatif karya, dan
membandingkannya.
 Siswa dapat memilih warna ataupun karya yang ingin digunakan, dan dapatmenyebutkan
alasannya.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Menciptakan sebuah karya atau desain dan merencanakan warna
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa judul karyamu?
 Apakah yang paling kamu sukai dari karyamu? Kenapa kamu menyukainya?
 Darimana kamu mendapatkan idemu? Apa atau siapa yangmenjadi inspirasimu?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Guru memulai diskusi dengan bertanya pada siswa akan pengertian mereka tentang warna
panas, warna dingin dan warna netral. Guru dapat menggunakan lembar peraga untuk
sebagai alat bantu visual bagi siswa, juga untuk meninjau pengetahuan siswa akan nama-
nama warna. Bantu siswa mengasosiasikan warna panas atau dingin dengan benda-benda
yang terasa panas (misalnya api, lampu, matahari) dan terasa dingin (misalnya air, anggur,
langit malam)
 Guru meminta anak melihat sekelilingnya dan kemudian mengidentifikasi warna panas,
warna dingin dan warna netral yang mereka lihat.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Jelaskan pada siswa bahwa mereka akan menggambar dan mewarnai di sebidang kertas,
mereka perlu memenuhi seluruh bidang kertas.
 Siswa menggambar berbagai macam garis dan bentuk. Motivasi siswa untuk berani
menggunakan berbagai macam ukuran bentuk dan untuk menggambar garis dan bentuk
yang tumpang tindih.
 Siswa bisa diberi kertas yang kedua, lalu ia bisa mengulang proses di atas sekali lagi.
 Minta siswa untuk membandingkan kertas pertama dan kertas keduanya, yang mana
yang lebih artistik? Mengapa? Setelah siswa memilih, mereka bisa meneruskannya
dengan mewarnai.
 Berikan siswa pilihan untuk mewarnai karya yang dipilihnya dengan salah satu
kategori: warna panas, warna dingin atau warna netral.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yangdisampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan olehpeserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikankesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secarabergantian memberikan
kesempatan kepada peserta didik lain untukmemimpin doa sebagai tanda berakhirnya
pembelajaran.

Berpikir& Bekerja Artistik


Pertanyaan esensial
 Apa judul karyamu?
 Apakah yang paling kamu sukai dari karyamu? Kenapa kamu menyukainya?
 Darimana kamu mendapatkan idemu? Apa atau siapa yang menjadi inspirasimu?
Berikan lembar refleksi pada siswa, dimana ia bisa menuliskan nama-namaberbagai macam garis,
bentuk dan warna yang ia gunakandalam karyanya. Ia juga bisa menuliskan jawaban dari
pertanyaan-pertanyaanesensial saat ia sudah menyelesaikan karyanya.
F. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atauketerampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkanbersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian,minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan danketerampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan danketerampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk
mengumpulkan,menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam
bentuktulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir
dankreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawatdan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapatmelihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakansebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadiefektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasidan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalamkehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil ataubesar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek,laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannyamengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnyakelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadaptampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannyamengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteriasukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya
denganmenggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat membuat gambar objek favoritnya (misalnya binatang, tanaman, roket, atau
ilustrasi dari buku cerita anak yang biasa ia baca) dan kemudian mewarnainya dengan warna
panas atau warna dingin. iswa dapat bekerjasama untuk memajang karya-karya mereka
sesuai kategori warna panas, warna dingin atau warna netral.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK(LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Nama-nama warna

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya Affandi: Three Moods (1966)
 Warna netral: Karya Ichsan Harja: Portable Chicken Cages at Cockfigthing Market Semarang
(2016)
 Warna netral: Karya Arin Dwihartanto Sunaryo: Merapi Volcanic Ash Series (2013)
 Warna panas: Kazuya Sakai: Red Waves in Matsushima (1976)
 Warna panas: Gustav Klimt: Portrait of Adele Bloch-Bauer (1903-1907)
 Warna dingin: Pablo Picasso: The Old Guitarist (1903-1904)
 Warna dingin: Monet (Japanese Bridge (1899)
D. GLOSARIUM
 Mereka akan menciptakan sebuah karya atau desain dan merencanakan warna
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: DavisPublication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis PublicationInc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New
York:Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Programfor
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: NortheastFoundation
for Children.
MODUL AJAR SENI RUPASD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Mustika Nurma Harliana, [Link]
Instansi : SDN 2 Anggaraksa
Tahun Penyusunan : Tahun 2023
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 8: Bentuk yang Berulang
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengidentifikasi garis, warna dan bentuk yang membentuk susunan berulang
C. PROFILPELAJAR PANCASILA
 Bernalar Kritis: Refleksi proses berpikir: Saya memahami bahwa kesalahan adalah bagian
dari proses belajar; Saya melakukan refleksi saat berproses untuk meningkatkankualitas
pekerjaan saya.
D. SARANADAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Pensil dan kertas gambar
 Gunting, lem
 Kertas berwarna untuk digunting
 Alat peraga dari guru berupa baju bermotif atau foto-foto yang menunjukkan bentukberulang
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media danproses.
 A.3 Mengamati, merekam danmengumpulkan pengalaman daninformasi rupa.
Menciptakan
 C.2 Memilih, menggunakan dan/atau menerapkan aneka mediayang sesuai dengan
tujuantertentu.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.4 Meninjau danmemperbarui karya pribadi.
Berdampak
 D.2 Mengaitkan gagasan dan temuan berpikir kritis terhadap mata pelajaran yang lainsebagai
korelasi fisik, systemdan nilai untuk pengembangandiri serta menguatkan kearifanlokal.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 8


 Siswa dapat mengidentifikasi bentuk berulang
 Siswa dapat membuat kreasi dari bentuk yang berulang dengan cara memilih minimal 1
teknik: menggambar, kolase,menganyam, dan lain-lain.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Membuat karya 2D dengan perulangan garis, warna dan bentuk
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagaimana cara kamu membuatnya?
 Apa yang membedakan karyamu dengan karya orang lain?
 Bagian mana yang terasa paling mudah dalam proses pembuatan karyamu?
 Bagian mana yang terasa sulit?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Guru menunjukkan alat peraga yang dibawanya dan mengajak siswa untuk mengobservasi
lebih dekat tentang bentuk berulang yang ada pada alat peraga tersebut. Apa yang bisa
mereka analisa dari motif tersebut?
 Minta siswa untuk melihat sekeliling, apakah ada lagi bentuk berulang yang bisa mereka
temukan?
 Minta siswa untuk bekerja berkelompok (4-6 orang), dan membuat sebuah bentuk
berulang dengan benda-benda yang bisa mereka temukan di sekitar mereka.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

[Link] Inti
 Setelah siswa memahami apa yang dimaksud dengan bentuk berulang, dan memahami
bahwa bentuk berulang bisa menjadi sebuah motif, beri siswa kesempatan untuk
memilih alat bahan dan bagaimana mereka akan membuat pola mereka sendiri.
 Guru bisa memberikan contoh teknik dasar membuat bentuk berulang dengan cara
menggambar, kolase, menganyam, dan lain-lain. Setelah siswa memahami cara
membuatnya, ia dapat mencoba melakukannya sendiri.
 Motivasi siswa untuk menggunakan pengetahuan mereka tentang warna, bentuk dan
garis dalam membuat variasi bentuk berulang. Ajak siswa untuk memperhatikan
detailkarya agar karyanya unik.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yangdisampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan olehpeserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikankesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secarabergantian memberikan
kesempatan kepada peserta didik lain untukmemimpin doa sebagai tanda berakhirnya
pembelajaran.

Berpikir& Bekerja Artistik


Gallery walk
Para siswa mendisplay karya-karyanya. Berikan kesempatanuntuk mereka saling memberikan
pendapat atau pertanyaandengan fokus pada bentuk yang berulang.
Pertanyaan esensial
 Bagaimana cara kamu membuatnya?
 Apa yang membedakan karyamu dengan karya orang lain?
 Bagian mana yang terasa paling mudah dalam prosespembuatan karyamu?
 Bagian mana yang terasa sulit?
F. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atauketerampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkanbersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian,minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan danketerampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan danketerampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk
mengumpulkan,menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam
bentuktulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir
dankreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawatdan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapatmelihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakansebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadiefektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasidan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalamkehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil ataubesar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek,laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannyamengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnyakelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadaptampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannyamengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteriasukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya
denganmenggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Guru mengajak siswa untuk memperhatikan motif pada batik atau kain tenun Indonesia
lainnya, juga pada berbagai macam ukiran tradisional Indonesia, yang menggambarkan
kekayaan budaya Indonesia.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK(LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Motif batik seperti truntum, batik parang rusak, mega mendung.
 Motif ukiran Toraja
 Karya Syagini Ratna Wulan: 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15 (2015)
D. GLOSARIUM
 Membuat karya 2D dengan perulangan garis, warna dan bentuk
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: DavisPublication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis PublicationInc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New
York:Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Programfor
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: NortheastFoundation
for Children.
MODUL AJAR SENI RUPASD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Mustika Nurma Harliana, [Link]
Instansi : SDN 2 Anggaraksa
Tahun Penyusunan : Tahun 2023
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 9: Bentuk Huruf
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengenali tipografi sederhana, mereka mengetahui bahwa sebuah huruf dapatdituliskan
dengan berbagai cara atau gaya
C. PROFILPELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan gagasan yang orisinal : Saya mencoba untuk tidak menciptakan hal
yang sama dengan cara yang sama sepanjang waktu. Saya dapat menghasilkan
gagasanatau ide yang orisinil.
D. SARANADAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pensil dan alat pewarna
 Alat peraga berupa berbagai macam font yang sudah dicetak, majalah atau brosur iklan yang
memiliki berbagaijenis font.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.3 Mengamati, merekam danmengumpulkan pengalaman daninformasi rupa.
Menciptakan
 C.2 Merekonstruksi bentuk sesuai dengan makna visual dan makna simbolik karya seni rupa
dalam berbagai aliran, gaya serta visi penciptaan.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 9


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Huruf, Abjad, Alfabet, Fonts.
 Siswa mengenali bahwa huruf dapat dipresentasikan dalam berbagai bentuk.
 Siswa mampu merancang tulisan indah sederhana, dan menggunakan polasederhana sebagai
dekorasi.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Membuat sebuah papan nama ataukartu ucapan sederhana yang menggunakan tulisan tangan
mereka sendiri
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa jenis fonts yang kamu suka? Bagian apa yang paling kamu sukai dari fonts tersebut?
 Bagaimana perasaanmu jika seseorang membuat karyakhusus untukmu?

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Ajak siswa untuk melihat contoh-contoh tulisan yang dalam berbagai font (jenis huruf).
Guru dapat mencetaknya, mengumpulkan gambar iklan dengan font yang berbeda-beda
atau mengambil contoh font dari lingkungan sekitar (misalnya dari tulisan pada tas dan
seragam siswa).
 Mintalah mereka untuk mengobservasi tulisan yang ada pada gambar, dan berdiskusi,
bagaimana sebuah huruf tetap bisa dibaca sama meskipun bentuknya berbeda.
 Diskusikan dengan siswa, di antara semua contoh font, mana contoh yang paling mereka
sukai dan mengapa? Apakah yang membuat sebuah font menarik?

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa membuat sebuah papan nama dari kertas (sebaiknya karton/manila) untuk
menuliskan namanya. Papan nama ini dapat ditaruh di atas meja siswa masing-masing,
dapat digunakan untuk membantu guru/tamu yang belum hafal nama semua siswa.
 Siswa menuliskan namanya dengan font yang disukainya, pastikan ukurannya cukup
besar dan dapat dibaca dari jarak 3 meter.
 Siswa memberikan elemen dekorasi di dalam setiap huruf atau di sekeliling kertas.
Gunakan pengetahuan tentang pola menggunakan garis, bentuk dan warna yang
sudahmereka ketahui sebelumnya.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yangdisampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan olehpeserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikankesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secarabergantian memberikan
kesempatan kepada peserta didik lain untukmemimpin doa sebagai tanda berakhirnya
pembelajaran.

Berpikir& Bekerja Artistik


Berpasangan dan berbagi:
Siswa dibagi berpasangan lalu mereka saling memberikanpendapat mengenai hasil karya satu
sama lainnya.
Pertanyaan esensial
 Apa jenis fonts yang kamu suka? Bagian apa yang paling kamu sukai dari fonts tersebut?
 Bagaimana perasaanmu jika seseorang membuat karyakhusus untukmu?
F. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atauketerampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkanbersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian,minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan danketerampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan danketerampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk
mengumpulkan,menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam
bentuktulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir
dankreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawatdan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapatmelihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakansebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadiefektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasidan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalamkehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil ataubesar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek,laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannyamengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnyakelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadaptampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannyamengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteriasukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya
denganmenggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat menggunting bentuk huruf yang mereka buat dan menempelkannya di atas kertas
berwarna lain, sebelum kemudian mereka menambahkan elemen dekorasi lain berupa pola.
 Siswa dapat membuat papan nama untuk anggota keluarganya atau teman lainnya, jika waktu
dan alat bahan masih memungkinkan.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK(LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya Romero Britto: Star Wars (2011)
 Karya Jasper Johns: 0-9 (1960)
 Karya Abenk ALter: Sunday Crowd (2019)
D. GLOSARIUM
 Membuat sebuah papan nama ataukartu ucapan sederhana yang menggunakan tulisan tangan
mereka sendiri
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: DavisPublication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis PublicationInc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New
York:Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Programfor
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: NortheastFoundation
for Children.
MODUL AJAR SENI RUPASD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Mustika Nurma Harliana, [Link]
Instansi : SDN 2 Anggaraksa
Tahun Penyusunan : Tahun 2023
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan10: Bentuk Besar Kecil dalam Arsitektur
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengamati aneka bentuk dan ukuran pada sebuah bangunan
C. PROFILPELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak
kepada alam; Saya memiliki rasa tanggung jawab terhadaplingkungan alam sekitar
D. SARANADAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas/ Buku Gambar
 Pensil dan pewarna
 Alternatif : Kertas lipat berwarna, gunting dan perekat
 Gambar-gambar rumah adat Nusantara:
[Link]
%20Sampul%20Rumah%20Adat%[Link]
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 C.2 Memilih, menggunakandan/atau menggabungkananeka media, bahan, alat,teknologi dan
proses yangsesuai dengan tujuan karyanya.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.1 Menghasilkan,mengembangkan,menciptakan, mereka ulangdan mengkomunikasikan
idedengan menggunakan danmenghubungkan hasil prosesMengalami, Menciptakan
danMerefleksikan.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 10


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Bangunan, Gedung, Rumah, Kediaman,
Arsitek (orang yang merancang bangunan), Arsitektur (bentuk hasil rancangan bangunan).
 Siswa mengamati bentuk, bidang dan ukuran dalamsebuah bangunan.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka belajarbahwa arsitektur merupakan bagian dari seni dan memiliki peran penting bagi
kehidupan
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bentuk geometris apa saja yang kamu gunakan dalam gambarmu?
 Dari mana kamu mendapatkan inspirasi gambarmu?
 Apa saja ruangan yang terdapat dalam bangunan ini?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siswa mengamati aneka bentuk bangunan di lingkungan sekitar. Siswa mengenali bentuk
geometris dan ukuran dalam sebuah bangunan, misalnya bujur sangkar, persegi panjang,
segitiga, lingkaran atau setengah lingkaran
 Guru dapat berbagi bahan bacaan siswa mengenai rumah adat Nusantara dan mengajak
siswa mencari tahu lebih banyak mengenai rumah adat Nusantara (opsional. Lihat
lampiran kegiatan 11).
 Jelaskan bahwa setiap bangunan dibangun berdasarkan sebuah rencana sehingga semua
ruangan, pintu dan jendela berada di tempat yang tepat. Orang yang merencanakan sebuah
bangunan disebut sebagai Arsitek. Arsitek biasanya membuat gambar rancangan terlebih
dahulu. Kemudian mereka membuat model kecil terlebih dulu untuk melihat kira-kira
seperti apa tampak bangunannya.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Diskusikan dengan murid berbagai bentuk bagian sebuah bangunan (pintu, jendela,
atap, tangga dll).
 Siswa menggambar bangunan yang mereka sukai. Siswa juga dapat diajak untuk
mengeksplorasi rumah adat Nusantara.
 Guru mengingatkan siswa untuk memperhatikan ukuran bentuk yang mereka gunakan,
agar proporsi bangunan dapat tergambar dengan baik. Ajak anak untuk mengobservasi,
menilai karyanya sendiri dan menyesuaikannya jika perlu.
 Siswa mewarnai gambar yang mereka buat.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yangdisampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan olehpeserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikankesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secarabergantian memberikan
kesempatan kepada peserta didik lain untukmemimpin doa sebagai tanda berakhirnya
pembelajaran.

Berpikir& Bekerja Artistik


Gallery walk: Display gambar bangunan yang dibuat siswa
Pertanyaan esensial
 Bentuk geometris apa saja yang kamu gunakan dalam gambarmu?
 Dari mana kamu mendapatkan inspirasi gambarmu?
 Apa saja ruangan yang terdapat dalam bangunan ini?
F. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atauketerampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkanbersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian,minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan danketerampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan danketerampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk
mengumpulkan,menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam
bentuktulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir
dankreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawatdan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapatmelihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakansebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadiefektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasidan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalamkehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil ataubesar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek,laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannyamengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnyakelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadaptampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannyamengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteriasukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya
denganmenggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat membuat kolase rumah adat sederhana dari kertas origami. Mereka akan
menggunting kertas origami aneka warna menjadi bentuk geometris yang diperlukan untuk
membuat bentuk bangunan. Misalnya bujur sangkar, persegi panjang, segitiga, lingkaran atau
setengah lingkaran.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK(LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya Romero Britto: Star Wars (2011)
 Karya Jasper Johns: 0-9 (1960)
 Karya Abenk ALter: Sunday Crowd (2019)

D. GLOSARIUM
 Mereka belajarbahwa arsitektur merupakan bagian dari seni dan memiliki peran penting bagi
[Link] dapat membuat gambar atau membuat kolase bentuk bangunan.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: DavisPublication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis PublicationInc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New
York:Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Programfor
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: NortheastFoundation
for Children.
MODUL AJAR SENI RUPASD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Mustika Nurma Harliana, [Link]
Instansi : SDN 2 Anggaraksa
Tahun Penyusunan : Tahun 2023
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 11: Membuat Model Bangunan
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mempelajari mengenai arsitektur sebagai bagian dari seni
C. PROFILPELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak
kepada alam; Saya memiliki rasa tanggung jawab terhadaplingkungan alam sekitar
D. SARANADAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Perekat (lem, selotip atau selotip kertas). Guru dapat mempersiapkan selotip di sepanjang sisi
meja (bukan diatas koran) agar siswa dapat merobek atau mengambil selotip dengan mudah.
 Gunting dan koran/kain bekas untuk alas penutup meja
 Untuk tiap siswa/grup : 3-4 boks atau kardus bekas kecil, tutup botol, gelas atau botol plastik
bekas, kertas bekas atauorigami.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 C.2 Memilih, menggunakan dan/atau menggabungkan aneka media, bahan, alat, teknologi
dan proses yang sesuai dengan tujuan karyanya.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.1 Menghasilkan, mengembangkan, menciptakan, mereka ulang dan
mengkomunikasikan ide dengan menggunakan dan menghubungkan hasil proses
Mengalami, Menciptakan dan Merefleksikan.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 11


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Bangunan, Gedung, Rumah, Kediaman,
Arsitek (orang yang merancang bangunan), Arsitektur (bentuk hasil rancangan bangunan).
 Siswa dapat mengolah bentuk dan merakit model 3 dimensi sederhana.
 Siswa dapat menggunakan bahan-bahan bekas di sekitarnya.
 Siswa memahami bahwa model 3 dimensional dapat membantu perencanaan
bangunansebenarnya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka belajar bahwa sebuah model dapat membantu perencanaan bangunan yang
sesungguhnya. Mereka dapat membuat gambar rumah dan model rumah dari karton atau
barang daur ulang atau bahan lain yang tersedia disekitar.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bangunan apakah ini?
 Apa yang bangunan paling indah yang pernah kamu lihat? Dimana letaknya? Seperti apa
bentuknya?
 Dari mana kamu mendapatkan ide untuk merancangmodel bangunanmu?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siswa mengamati aneka bentuk bangunan di lingkungan sekitar, misalnya silinder,
kerucut, limas atau kotak.
 Siswa mengamati aneka jenis fungsi bangunan. Bangunan apa saja yang penting bagi
sebuah komunitas? Bangunan apa yang kita cari saat kita ingin belanja? Saat sedang sakit
dan perlu bantuan dokter? Saat belajar bersama teman-teman dan guru? Saat perlu
beribadah? Saat perlu berolahraga? Fungsi apa lagi yang penting? Bagaimana bentuk
bangunan yang diperlukan oleh fungsi tersebut?
 Siswa mencari tahu tentang bentuk, warna dan detail dari bangunan-bangunan dengan
fungsi tertentu.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Sebelum mulai, peragakan cara menggunakan lem atau selotip yang efisien.
 Diskusikan dengan murid berbagai bentuk bagian sebuah bangunan (pintu, jendela,
atap, tangga dll).
 Bagikan bahan (aneka boks, kardus, gelas dan/atau botol) pada siswa. Ajak mereka
untuk bereksperimen dengan tata letak dan padu padan aneka bentuk yang mereka
punya.
 Siswa dapat menggambar terlebih dahulu di kertas tentang rencana bangunan yang akan
dibuatnya.
 Siswa membungkus atau mengecat atau menggambar pada kardus bekas yang ada.
Bantu siswa untuk menggunakan lem pada bidang datar dan selotip pada bentuk yang
melengkung. Mereka menambahkan bentuk atau gambar pintu dan jendela pada
bangunan yang dibuat. Siswa memberi nama pada bangunan yang mereka rancang.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya.
Kumpulkan karya di tempat yang aman sehingga dapat digunakan untuk kegiatan
selanjutnya yaitu membuat model kota.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yangdisampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan olehpeserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikankesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secarabergantian memberikan
kesempatan kepada peserta didik lain untukmemimpin doa sebagai tanda berakhirnya
pembelajaran.

Berpikir& Bekerja Artistik


Gallery walk: Display gambar rumah yang dibuat siswa dansandingkan dengan model 3
dimensionalnya.
Pertanyaan esensial
 Bangunan apakah ini?
 Apa yang bangunan paling indah yang pernah kamu lihat?
 Dimana letaknya? Seperti apa bentuknya?
 Dari mana kamu mendapatkan ide untuk merancangmodel bangunanmu?
F. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atauketerampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkanbersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian,minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan danketerampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan danketerampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk
mengumpulkan,menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam
bentuktulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir
dankreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawatdan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapatmelihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakansebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadiefektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasidan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalamkehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil ataubesar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek,laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannyamengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnyakelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadaptampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannyamengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteriasukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya
denganmenggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa mungkin hanya menggunakan satu buah benda (boks, kardus, gelas dan/atau botol).
Ajak mereka untuk membuat detail pada bagian-bagian bangunan, dengan menggambar atau
menambah potongan-potongan kertas sebagai jendela atau pintu atau papan nama bangunan
misalnya. Jika siswa tidak dapat menggunting selotip karena lengket, guru dapat menyediakan
potongan-potongan pendek selotip untuk digunakan di bagian pinggir meja (siswa tinggal
mengambil saja).
 Bacaan Siswa bisa dilihat pada bagian Appendix

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK(LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Rumah Adat Indonesia Dan Bangunan Hijau
Bangunan hijau merupakan istilah untuk perencanaan bangunan yang bertujuan membuat
hidup lebih baik melalui perhatian pada faktor kelestarian alam, kesehatan, dan juga sosial.
Konsep Bangunan Hijau (Green Building) mencoba melakukan efisiensi pada empat hal :
1. Efisiensi Energi
Desain bangunan hijau sangat mempertimbangkan penghematan energi seperti udara,
cahaya/listrik dan air. Contohnya : bangunan yang memiliki banyak bukaan untuk
meningkatkan sirkulasi udara dan penerangan alami cenderung menghasilkan energi
pembuangan lebih rendah ketimbang bangunan yang menggunakan pendingin suhu
ruangan.
2. Efisiensi Air
Dengan meningkatnya jumlah populasi dan semakin berkurangnya lahan hijau di
dunia, ketersediaan air bersih merupakan masalah tersendiri. Bangunan Hijau sangat
memerhatikan efisiensi penggunaan air, termasuk bagaimana mendapatkan air dan
mengelolanya dengan cara yang ramah lingkungan. Misalnya dengan pembangunan
sumur resapan, tendon tadah hujan dan sistem drainase yang efektif.
3. Efisiensi Material
Material penyusun bangunan menggunakan ketersediaan material bebas racun di
lingkungan tanpa merusak alam sekitar dengan tetap mempertimbangkan efisiensi
rancangan struktur bangunan, energi dan dana pembangunan.

Dengan efisiensi pada keempat hal tersebut, diharapkan Bangunan Hijau dapat memberikan
dampak positif berupa :
1. Penghematan
Bangunan Hijau sangat membantu menghemat biaya pembangunan dan energi
(seperti listrik dan air).
2. Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Hidup
Dengan berada pada bangunan yang memiliki sirkulasi udara dan cahaya yang cukup
dan memiliki ketersediaan air bersih tentunya mempengaruhi kesehatan seseorang
secara fisik maupun mental. Bangunan hijau dan gaya hidup sehat sangat mendorong
meningkatnya kualitas hidup karena kebahagiaan seseorang sangat menentukan
produktivitas dan kualitas dirinya.
Jika ditilik dari konteks Bangunan Hijau yang sangat memperhatikan keberlanjutan,
penghematan energi dan biaya, serta keramahan terhadap lingkungan, umumnya rumah adat
Indonesia memiliki semua aspek tersebut dengan sangat baik.

Bacaan Guru

Apabila kita mengamati bentuk-bentuk umum rumah adat dari berbagai suku di
Indonesia,biasanya jendela diletakkan pada posisi yang berhadapan atau saling silang tanpa
sekat sehinggamengurangi kelembapan udara dalam ruangan dan membuat suhu terasa lebih
sejuk. Contohlain, pada banyak rumah adat dibuat berbentuk panggung dan menyisakan ruang
di kolongbangunan. Rancangan demikian sangat berguna untuk menghindari luapan air pasang
danmenghindari binatang buas. Fungsi lainnya, ruang yang ada dapat digunakan untuk
bekerjadan mengawasi rumah. Selain itu, rumah tidak mudah kotor dan aman bagi
penghuninya.

disadur dari :
 [Link]
untuk-indonesia/
 [Link]
413474/3 )
Membuat Model bangunan

Namaku Nusa. Umurku 6 tahun


Aku tinggal di Kampung Bajo.
Kampungku ada di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Rumahku berbentuk panggung.


Ada laut di kolong rumahku.
Banyak ikan berenang di situ.

Aku dan keluargaku selalu menjaga kebersihannya


Kata orangtuaku, rumah di setiap daerah di
Indonesia berbeda-beda.
Ceritakan padaku, kamu tinggal di mana?
Seperti apa bentuk rumahmu?

Bacaan Siswa
Namaku Ibo. Umurku 6 tahun
Aku tinggal di kaki gunung Arfak, Manokwari.
Desaku ada di Papua Barat.

Rumahku berbentuk panggung.


Namanya rumah kaki seribu.
Kami menyebutnya Mod Aki Aksa.

Disebut kaki seribu,


karena kakinya ada banyak.
Dibuat dari batang kayu kecil.
Seperti apa bentuk rumahmu?
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya Romero Britto: Star Wars (2011)
 Karya Jasper Johns: 0-9 (1960)
 Karya Abenk ALter: Sunday Crowd (2019)
D. GLOSARIUM
 Mereka belajar bahwasebuah model dapat membantu perencanaan bangunan yang
sesungguhnya. Merekadapat membuat gambar rumah dan model rumah dari karton atau
barang daur ulangatau bahan lain yang tersedia disekitar.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: DavisPublication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis PublicationInc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New
York:Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Programfor
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: NortheastFoundation
for Children.

Anda mungkin juga menyukai