MAKALAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
Hakikat Dan Ruang Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar
Makalah Ini disusun Untuk Memenuhi Tugas Individu
Dosen pengampu: Ilhamsyah [Link]
Disusun Oleh:
Raski Tompig (24121028)
Abdul Raihan Alkatiri (24121028)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MANADO
1446H/2025M
KATA PENGANTAR
Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga
saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Hakikat Dan Ruang Lingkup Ilmu Sosial
Budaya Dasar” tepat pada waktunya. Makalah ini disusun sebagai salah satu syarat untuk
memenuhi tugas mata pelajaran/mata kuliah Psikologi Pendidikan Islam di Institut Agama
Islam Negeri Manado.
Dalam penulisan makalah ini, Kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan
dan keterbatasan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang
membangun dari semua pihak untuk perbaikan makalah ini di masa mendatang.
Kami menyampaikan terima kasih kepada Ilhamsyah [Link] yang telah memberikan
dukungan, bimbingan, dan motivasi dalam proses penyusunan makalah ini. Semoga
makalah ini bermanfaat bagi para pembaca dan dapat memberikan tambahan wawasan
serta pengetahuan mengenai “Hakikat Dan Ruang Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar”.
Akhir kata, kami berharap agar makalah ini dapat memenuhi harapan dan bermanfaat
bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang ini.
Manado, 17 Juni 2025
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Rumusan Masalah
3. Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
1. Pengertian Ilmu Sosial Budaya Dasar
2. Pentingnya Ilmu Sosial Budaya Dasar
3. Visi Dan Misi Ilmu Sosial Budaya Dasar
4. Ruang Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar
BAB III PENUTUP
1. Kesimpulan
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
lmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) merupakan salah satu mata kuliah yang termasuk
dalam kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) di perguruan tinggi.
ISBD memiliki peran strategis dalam membantu mahasiswa memahami hubungan antar
manusia dan dinamika kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam dunia yang
terus mengalami perubahan sosial dan budaya secara cepat, pemahaman tentang nilai,
norma, dan struktur sosial sangat penting untuk membentuk pribadi yang toleran, kritis,
dan bertanggung jawab.
Melalui ISBD, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan interdisipliner mengenai
realitas sosial dan budaya dari berbagai perspektif, termasuk sosiologi, antropologi, dan
filsafat. Kajian ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam memahami dan
menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Dengan memahami ISBD,
mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kesadaran sosial, menghargai
keberagaman, serta mampu hidup harmonis dalam lingkungan multikultural.
ISBD juga memiliki visi untuk membentuk manusia Indonesia yang memiliki
kesadaran sosial dan budaya tinggi, serta misi untuk menanamkan nilai-nilai
kemanusiaan, keadilan, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu,
penting bagi mahasiswa untuk memahami hakikat dan ruang lingkup kajian ISBD secara
mendalam agar mampu menjadi bagian dari agen perubahan sosial yang positif.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis merumuskan masalah yang akan
dibahas pada makalah ini, yaitu
1. Apa pengertian Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)?
2. Mengapa ISBD penting untuk dipelajari dalam konteks pendidikan dan kehidupan
sosial?
3. Apa visi dan misi dari mata kuliah ISBD dalam membentuk kesadaran sosial dan
budaya mahasiswa?
4. Apa saja ruang lingkup kajian yang tercakup dalam Ilmu Sosial Budaya Dasar?
C. Tujuan
1. Untuk memahami pengertian dan konsep dasar Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD).
2. Untuk menjelaskan pentingnya ISBD dalam pengembangan wawasan sosial dan
budaya.
3. Untuk mengetahui visi dan misi ISBD dalam membentuk sikap kritis, peduli, dan
bertanggung jawab terhadap masalah sosial budaya.
4. Untuk mengidentifikasi ruang lingkup kajian yang termasuk dalam ISBD.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Ilmu Sosial Budaya Dasar
Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) adalah mata kuliah yang memberikan
pengetahuan dasar tentang konsep-konsep ilmu-ilmu sosial dan budaya yang relevan
untuk memahami realitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Mata
kuliah ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan wawasan dan
kesadaran sosial serta budaya dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia. Ilmu
Sosial Budaya Dasar (ISBD) merupakan salah satu komponen penting dalam
kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia yang bertujuan untuk memberikan dasar
pemahaman mengenai konsep-konsep ilmu sosial dan budaya yang relevan dalam
menjelaskan realitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebagai
mata kuliah pengantar, ISBD tidak hanya bertujuan untuk menambah wawasan
keilmuan, tetapi juga untuk membentuk kesadaran sosial dan budaya mahasiswa
sebagai individu yang akan berperan aktif dalam masyarakat. Dengan pendekatan
interdisipliner yang mencakup berbagai bidang seperti sosiologi, antropologi, sejarah,
politik, dan geografi, ISBD membantu mahasiswa dalam memahami dinamika sosial
serta permasalahan budaya yang terjadi di sekitarnya, khususnya dalam konteks
keindonesiaan.
ISBD merupakan penggabungan dari beberapa disiplin ilmu seperti
antropologi, sosiologi, psikologi sosial, politik, ekonomi, sejarah, dan geografi,
namun tidak mendalami salah satu disiplin tersebut secara spesifik, melainkan hanya
menyentuh aspek-aspek dasarnya saja. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan
pemahaman menyeluruh (holistik) terhadap fenomena sosial dan budaya yang terjadi
di masyarakat. Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) memiliki karakteristik yang unik
sebagai mata kuliah interdisipliner yang menggabungkan berbagai bidang ilmu seperti
antropologi, sosiologi, psikologi sosial, ilmu politik, ekonomi, sejarah, dan geografi.
Meskipun tidak mendalami satu disiplin secara khusus, ISBD memberikan gambaran
umum dan aspek-aspek dasar dari masing-masing ilmu tersebut untuk membentuk
pemahaman yang utuh dan menyeluruh (holistik) terhadap fenomena sosial dan
budaya yang terjadi di masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa melihat
suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang sekaligus, sehingga dapat
mengembangkan analisis yang lebih luas dan kontekstual sesuai dengan realitas
sosial-budaya Indonesia.
Ciri-ciri ISBD:
1. Bersifat pengantar, bukan pembahasan mendalam.
2. Menggunakan pendekatan interdisipliner, karena menggabungkan beberapa ilmu.
3. Berorientasi pada pemahaman masalah sosial budaya dalam konteks Indonesia.
4. Tidak dimaksudkan untuk menciptakan ahli dalam bidang tertentu, tetapi untuk
membentuk warga negara yang memiliki kesadaran sosial dan budaya.
Tujuan Pembelajaran ISBD
Menurut Kurikulum Nasional Perguruan Tinggi (KPT), tujuan utama ISBD adalah:
1. Memberikan bekal pengenalan terhadap masalah-masalah sosial dan budaya.
2. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis dalam memandang
fenomena sosial-budaya.
3. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai sosial dan budaya dalam
kehidupan bermasyarakat.
B. Pentingnya Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)
Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) memegang peranan penting dalam
pendidikan tinggi di Indonesia karena bertujuan untuk membentuk peserta didik
sebagai warga negara yang memiliki kesadaran sosial dan budaya. Mata kuliah ini
dirancang untuk memberikan dasar pemahaman tentang konsep-konsep ilmu-ilmu
sosial dan budaya guna menjelaskan realitas kehidupan masyarakat secara utuh dan
menyeluruh. Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) memegang peran strategis dalam
pendidikan tinggi di Indonesia sebagai wahana pembentukan warga negara yang
memiliki kesadaran sosial dan budaya yang tinggi. Sebagai mata kuliah pengantar,
ISBD dirancang untuk memberikan kerangka konseptual yang mencakup berbagai
disiplin ilmu sosial dan budaya, sehingga mahasiswa mampu memahami dinamika
kehidupan bermasyarakat secara holistik dan kontekstual. Dengan pendekatan
interdisipliner, ISBD tidak hanya bertujuan membekali mahasiswa dengan
pengetahuan teoretis, tetapi juga mengembangkan sikap kritis, empati sosial, serta
tanggung jawab budaya yang diperlukan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan
keberagaman masyarakat Indonesia.
beberapa alasan mengapa ISBD penting dipelajari :
1. Membentuk Kesadaran Sosial dan Budaya
ISBD membantu siswa memahami dinamika masyarakat, struktur sosial, serta
nilai-nilai budaya yang berlaku. Dengan demikian, mereka dapat lebih peka
terhadap isu-isu sosial seperti kemiskinan, diskriminasi, dan ketimpangan sosial.
2. Menumbuhkan Pemahaman Holistik
Sebagai mata kuliah interdisipliner, ISBD tidak hanya mengambil satu sudut
pandang melainkan menggabungkan perspektif sosiologi, antropologi, sejarah,
geografi, ekonomi, politik, dan psikologi sosial. Hal ini memungkinkan siswa
untuk memandang suatu masalah secara menyeluruh dan kontekstual.
3. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Analitis
ISBD melatih siswa untuk berpikir kritis dan analitis dalam menghadapi
fenomena sosial-budaya. Mereka mengajar untuk menggali informasi, memahami
akar permasalahan, dan mencari solusi yang sesuai dengan konteks budaya lokal
maupun nasional.
4. Membentuk Warga Negara yang Bertanggung Jawab
Dengan memahami Struktur Masyarakat dan Sistem Kebudayaan Indonesia,
mahasiswa akan lebih sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Hal ini sangat penting dalam upaya menjaga keutuhan bangsa dan negara.
5. Relevansi dalam Berbagai Bidang Profesi
Walaupun bukan ilmu terapan, pemahaman terhadap isu-isu sosial dan budaya
menjadi penting bagi mahasiswa dalam menjalankan profesi apapun, baik di
bidang teknik, kesehatan, hukum, atau bisnis, karena semua profesi pasti
bersinggungan dengan masyarakat.
C. Visi dan Misi Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)
Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) merupakan salah satu mata kuliah wajib
dalam kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia yang bertujuan untuk memberikan
dasar pemahaman tentang konsep-konsep ilmu-ilmu sosial dan budaya. Sebagai
bagian dari Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK), ISBD memiliki visi
dan misi yang sejalan dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu membentuk
mahasiswa sebagai pribadi yang utuh, berwawasan luas, serta memiliki kesadaran
sosial dan budaya. Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) merupakan salah satu mata
kuliah wajib dalam kerangka Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) di
perguruan tinggi di Indonesia, yang berperan penting dalam membentuk karakter dan
wawasan mahasiswa sebagai calon intelektual dan warga masyarakat yang
bertanggung jawab. Sebagai disiplin akademik yang bersifat interdisipliner, ISBD
tidak hanya memberikan dasar pemahaman tentang konsep-konsep ilmu-ilmu sosial
dan budaya, tetapi juga mengembangkan kesadaran akan nilai-nilai sosial, budaya,
dan kemanusiaan yang menjadi fondasi bagi terbentuknya pribadi utuh dan
berkarakter. Dengan visi dan misi yang selaras dengan tujuan pendidikan nasional,
ISBD berkontribusi dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara
akademis, tetapi juga memiliki empati sosial, kepekaan budaya, serta kemampuan
berpikir kritis untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan masyarakat
global yang pluralistik.
Visi Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)
"Menghasilkan mahasiswa yang memiliki kesadaran, wawasan, dan
kemampuan analitis terhadap isu-isu sosial dan budaya guna mendukung
pembentukan warga negara yang bertanggung jawab, berpikir kritis, serta menghargai
nilai-nilai luhur bangsa dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara."
Visi ini mencerminkan tujuan jangka panjang ISBD dalam membentuk
mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki sensitivitas
sosial dan apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.
Misi Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)
1. Memberikan dasar pengetahuan tentang konsep-konsep dasar ilmu-ilmu sosial
dan budaya, seperti sosiologi, antropologi, sejarah, geografi, ekonomi, politik,
dan psikologi sosial. Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) berperan sebagai fondasi
akademik yang memberikan pengetahuan dasar mengenai konsep-konsep utama
dari berbagai disiplin ilmu sosial dan budaya, seperti sosiologi, antropologi,
sejarah, geografi, ekonomi, politik, hingga psikologi sosial. Melalui pendekatan
interdisipliner, mata kuliah ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan
teori-teori dasar masing-masing bidang, tetapi juga membantu mahasiswa dalam
mengaitkan berbagai perspektif tersebut untuk memahami realitas sosial dan
budaya secara lebih komprehensif. Dengan demikian, ISBD menjadi sarana
penting dalam melatih pola pikir kritis, analitis, dan reflektif guna merespons
dinamika masyarakat yang kompleks dalam konteks keindonesiaan maupun
global.
2. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai sosial dan budaya dalam
kehidupan bermasyarakat, sehingga mahasiswa mampu memahami realitas
sosial-budaya yang ada di sekitarnya. Salah satu tujuan utama Ilmu Sosial
Budaya Dasar (ISBD) adalah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nilai-
nilai sosial dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga mahasiswa
tidak hanya menjadi pribadi yang intelek, tetapi juga memiliki empati dan
kepekaan terhadap realitas sosial-budaya di sekitarnya. Dengan memahami
dinamika nilai, norma, dan struktur masyarakat, mahasiswa dilatih untuk berpikir
kritis dan responsif terhadap isu-isu sosial yang terjadi di lingkungan mereka. Hal
ini sangat penting dalam membentuk generasi muda yang berwawasan luas,
toleran, serta mampu berkontribusi secara positif dalam proses pembangunan dan
pemberdayaan masyarakat, baik pada tingkat lokal, nasional, maupun global.
3. Melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, analitis, dan sistematis dalam
menghadapi permasalahan sosial dan budaya. Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)
memiliki peran penting dalam melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, analitis,
dan sistematis dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dan budaya yang
kompleks. Selain itu, mata kuliah ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran
akan nilai-nilai sosial dan budaya yang menjadi fondasi kehidupan
bermasyarakat, sehingga mahasiswa mampu memahami dan merespons realitas
sosial-budaya di sekitarnya dengan penuh empati dan tanggung jawab. Dengan
pendekatan interdisipliner, ISBD membantu mahasiswa menghubungkan teori
dan praktik guna mengembangkan pemahaman yang mendalam serta sikap arif
terhadap keragaman dan dinamika masyarakat, terutama dalam konteks
keindonesiaan.
4. Meningkatkan rasa tanggung jawab sebagai warga negara yang sadar akan hak
dan kewajibannya dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Ilmu Sosial
Budaya Dasar (ISBD) memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran
warga negara, khususnya mahasiswa, sebagai individu yang bertanggung jawab
dan memahami hak serta kewajibannya dalam menjaga keutuhan bangsa dan
negara. Melalui pemahaman tentang struktur sosial, sistem politik, nilai budaya,
dan sejarah kebangsaan, ISBD memberikan landasan berpikir yang kokoh bagi
mahasiswa untuk menghayati makna persatuan, kesatuan, dan kebhinekaan dalam
konteks keindonesiaan. Dengan demikian, mata kuliah ini tidak hanya bertujuan
membekali mahasiswa dengan pengetahuan akademis, tetapi juga menumbuhkan
rasa nasionalisme dan komitmen terhadap prinsip-prinsip demokrasi, keadilan
sosial, dan stabilitas nasional sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai warga
negara yang aktif dan peduli terhadap masa depan bangsa.
5. Mendorong penghargaan terhadap keragaman budaya Indonesia serta menjaga
warisan budaya nasional dalam rangka memperkuat identitas nasional. Ilmu
Sosial Budaya Dasar (ISBD) berperan penting dalam mendorong penghargaan
terhadap keragaman budaya Indonesia serta menjaga warisan budaya nasional
sebagai upaya penguatan identitas nasional. Dalam konteks kebhinekaan, ISBD
membantu mahasiswa memahami keberagaman suku, agama, adat, dan tradisi
sebagai aset bangsa yang perlu dihormati dan dilestarikan. Mata kuliah ini tidak
hanya memberikan pemahaman konseptual tentang pentingnya toleransi dan
inklusi budaya, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab moral
untuk melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa sebagai fondasi identitas
nasional. Dengan demikian, ISBD turut berkontribusi dalam membentuk generasi
muda yang bangga pada jati diri kebudayaan Indonesia serta mampu menjadi
agen pelestari budaya di tengah arus globalisasi.
D. Ruang Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)
Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) merupakan mata kuliah interdisipliner yang
memberikan pengenalan terhadap konsep-konsep dasar dari berbagai ilmu sosial dan
budaya. Mata kuliah ini tidak membahas satu disiplin secara mendalam, tetapi
menggabungkan beberapa bidang ilmu untuk memberikan pemahaman menyeluruh
(holistik) tentang fenomena sosial dan budaya dalam konteks masyarakat Indonesia.
Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) merupakan mata kuliah interdisipliner yang
berfungsi sebagai wahana pengenalan konsep-konsep dasar dari berbagai bidang ilmu
sosial dan budaya, tanpa terjebak pada kedalaman analisis satu disiplin tertentu.
Pendekatannya yang holistik memungkinkan mahasiswa memahami kompleksitas
fenomena sosial dan budaya yang terjadi di masyarakat Indonesia secara utuh dan
terpadu. Dengan menggabungkan perspektif dari berbagai disiplin seperti sosiologi,
antropologi, politik, ekonomi, dan sejarah, ISBD membekali mahasiswa dengan
kerangka berpikir kritis dan luas untuk menganalisis isu-isu sosial serta dinamika
budaya dalam konteks keindonesiaan. Hal ini menjadikan ISBD sebagai fondasi
penting dalam pengembangan pemahaman sosial-budaya yang relevan dengan
tantangan pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di era modern.
Berikut adalah ruang lingkup utama ISBD:
1. Sosiologi
- Mempelajari struktur dan dinamika masyarakat.
- Topik: interaksi sosial, stratifikasi sosial, nilai dan norma, perubahan sosial, serta
masalah-masalah sosial seperti kemiskinan dan kesenjangan.
2. Antropologi
- Fokus pada kebudayaan manusia, baik dalam masyarakat modern maupun
tradisional.
- Membahas keberagaman budaya, sistem kekerabatan, religi, seni, adat istiadat, serta
identitas budaya bangsa.
3. Sejarah
- Memberikan perspektif historis untuk memahami perkembangan masyarakat
Indonesia.
- Membantu mahasiswa melihat akar permasalahan sosial dan budaya dari masa lalu
hingga saat ini.
4. Ilmu Politik
- Membahas sistem pemerintahan, partisipasi politik, hak dan kewajiban warga
negara.
- Penting untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi dan tanggung jawab sebagai
warga negara.
5. Ekonomi
- Memberikan dasar pemahaman tentang konsep ekonomi makro dan mikro dalam
konteks masyarakat.
- Membahas isu distribusi sumber daya, ketimpangan ekonomi, dan peran ekonomi
dalam pembangunan nasional.
6. Psikologi Sosial
- Menganalisis perilaku individu dalam konteks sosial.
- Topik: sikap, motivasi, konflik, kerja sama, serta pengaruh kelompok terhadap
individu.
7. Geografi Sosial
- Menelaah hubungan antara manusia dengan lingkungan geografisnya.
- Membahas bagaimana faktor geografis memengaruhi pola hidup, ekonomi, dan
budaya masyarakat.
Karakteristik Ruang Lingkup ISBD:
- Pendekatan Interdisipliner: Menggabungkan berbagai ilmu tanpa memfokuskan
diri pada salah satu disiplin tertentu.
- Bersifat Pengantar: Tidak membahas secara mendalam, tetapi memberikan
gambaran umum untuk pemahaman awal.
- Kontekstual: Selalu dikaitkan dengan realitas sosial-budaya di Indonesia.
- Holistik: Melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang sekaligus.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pemaparan materi di atas, maka pemakalah menyimpulkan berikut:
Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) merupakan mata kuliah pengantar yang dirancang
untuk memberikan dasar pemahaman tentang konsep-konsep ilmu-ilmu sosial dan budaya.
Sebagai bagian dari Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK), ISBD memiliki
peran penting dalam membentuk mahasiswa sebagai warga negara yang berpikir kritis,
memiliki kesadaran sosial dan budaya, serta mampu melihat masalah secara utuh dan
kontekstual.
Ruang lingkup ISBD mencakup berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,
sejarah, ilmu politik, ekonomi, psikologi sosial, dan geografi sosial. Meskipun tidak
membahas satu disiplin secara mendalam, pendekatan interdisipliner yang digunakan
memungkinkan mahasiswa untuk memahami dinamika masyarakat dari berbagai sudut
pandang.
Tujuan utama ISBD adalah meningkatkan wawasan, menumbuhkan tanggung jawab
sosial, serta membentuk individu yang sadar akan nilai-nilai luhur bangsa dan realitas
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, ISBD sangat relevan
dalam mendukung pembentukan karakter mahasiswa sebagai pribadi yang utuh dan
bertanggung jawab di tengah keberagaman budaya Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, H. (2013). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Rajawali Pers.
Ahier, J., & Beck, J. (2003). Key Concepts in Education and Society. London: Paul Chapman
Publishing.
Alatas, S. H. (2009). Sosiologi dalam Kehidupan Sehari-hari. Jakarta: Rineka Cipta.
Andayani, S. (2008). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Arifin, E. (2015). Pengantar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Badudu, J. S. (2006). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Kurikulum Perguruan Tinggi: Pedoman
Pengembangan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi.
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.
Harahap, M. A. (2011). Pengantar Ilmu Sosial Budaya Dasar. Medan: Perdana Publishing.
Koentjaraningrat. (2004). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Macionis, J. J., & Gerber, L. M. (2010). Sociology (7th Canadian ed.). Toronto: Pearson
Canada Inc.
Nasution, M. K. (2009). Ilmu Sosial Dasar: Fokus pada Masalah Sosial. Jakarta: Bumi
Aksara.
Notonegoro. (1998). Bunga Rampai Pemikiran tentang Pancasila. Jakarta: Balai Pustaka.
Ritzer, G. (2011). Sociological Theory (8th ed.). New York: McGraw-Hill.
Soekanto, S. (2006). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Rajawali Press.
Suriasumantri, J. S. (2009). Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar
Harapan.
Suryabrata, S. (2005). Psikologi Sosial. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Tilaar, H. A. R. (2008). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Gunung Mulia.
Widyastono, I. (2012). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta:
Graha Ilmu.
Wiradi, G. (2003). Sosiologi Pedesaan dan Perkotaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University
Press.
Zainal, A., & Suprayitno, H. (2010). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Surabaya: Citra Media.