0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan1 halaman

Peran dan Contoh Archaea Ekstremofil

Kingdom Archaea adalah kelompok mikroorganisme prokariotik bersel satu yang mirip bakteri tetapi memiliki struktur dan metabolisme yang berbeda. Archaea dapat hidup di lingkungan ekstrem dan berperan penting dalam siklus karbon serta bioteknologi. Contoh Archaea termasuk Halobacterium, Methanobacterium, dan Thermoplasma.

Diunggah oleh

Verdy Virgautama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan1 halaman

Peran dan Contoh Archaea Ekstremofil

Kingdom Archaea adalah kelompok mikroorganisme prokariotik bersel satu yang mirip bakteri tetapi memiliki struktur dan metabolisme yang berbeda. Archaea dapat hidup di lingkungan ekstrem dan berperan penting dalam siklus karbon serta bioteknologi. Contoh Archaea termasuk Halobacterium, Methanobacterium, dan Thermoplasma.

Diunggah oleh

Verdy Virgautama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama: Kelas:

KINGDOM ARCHAEA
Berdasarkan teks, jawablah pertanyaan di bawah ini!

Kingdom atau kerajaan Archaea adalah kelompok


mikroorganisme bersel satu yang mirip dengan bakteri,
tetapi memiliki perbedaan penting dalam struktur dan
cara hidupnya. Archaea tidak memiliki inti sel sejati
(prokariotik), namun membran sel dan materi genetiknya
lebih menyerupai makhluk hidup tingkat tinggi.
Mikroorganisme ini dikenal mampu hidup di lingkungan
ekstrem yang tidak bisa ditempati makhluk lain, seperti di
mata air panas, dasar laut dengan tekanan tinggi, dan
danau yang sangat asin. Karena kemampuannya
beradaptasi di kondisi ekstrim, Archaea disebut sebagai
ekstremofil. Contoh jenis Archaea antara lain
Halobacterium (yang hidup di lingkungan sangat asin),
Methanobacterium (yang menghasilkan gas metana), dan Arcahea Halobacterium
Thermoplasma (yang tahan suhu tinggi dan keasaman). di laut mati
Meskipun sekilas mirip bakteri, Archaea berbeda dalam hal dinding sel dan komposisi
membran plasma; Archaea tidak memiliki peptidoglikan dalam dinding selnya seperti
bakteri. Selain itu, pola metabolisme dan enzim-enzim Archaea lebih mirip dengan
organisme eukariotik (makhluk hidup dengan sel berinti). Archaea tidak begitu sensitif
atau kurang sensitif terhadap antibiotik, sedangkan bakteri bisa mati karena antibiotik.
Peran Archaea dalam kehidupan cukup penting, meskipun tidak terlalu dikenal masyarakat
awam. Beberapa jenis Archaea membantu proses pembentukan gas metana di rawa-rawa
atau saluran pencernaan hewan pemamah biak, yang berperan dalam siklus karbon. Di
bidang bioteknologi, enzim dari Archaea yang tahan panas dimanfaatkan dalam proses
industri, seperti pembuatan bioenergi dan rekayasa genetika.

1. Jelaskan apa itu Archaea!

2. Sebutkan 3 contoh Archaea!

3. Dimana saja tempat umum ditemukannya Archaea?

4. Sebutkan perbedaan Archaea dengan bakteri!

5. Apa peranan Archaea dalam kehidupan?

Anda mungkin juga menyukai