Perihal : Permohonan bantuan Rumah tidak layak huni Lasolo, 11 Juni 2025
Kepada Yth
Bapak Pimpinan PT. Antam UBPN Konawe Utara
Di-
Tempat
Assalamu Alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh
Alhamdulillah segala puji bagi ALLAH SWT, salam Sejahtera kami sampaikan semoga
Allah SWT senantiasa melimpahkan Rahmat, Taufiq dan hidayahnya kepada kita semua dalam
menjalankan aktivitas keseharian kita, amiin.
Selanjutnya saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Suhardiman Sawali
Tempat Tanggal Lahir : Andumowu 01 Januari 1985
Alamat : Jalan poros Kendari-Morowali RT 2 Dusun 3 Desa Andumowu
Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe utara Provinsi Sulawesi
Tenggara
Mengingat rumah saya yang sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan , karena usia
rumah yang sudah lama dan telah rusak berat, apalagi Ketika musim hujan dan angin kencang
atap seng terbuka dan membasahi seluruh isi dalam rumah, untuk itu saya memberanikan diri
mengajukan permohonan bantuan kepada bapak pimpinan PT. ANTAM UBPN Konawe Utara,
agar saya bisa membangun rumah yang layak dan nyaman untuk di tempati.
Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Camat Lasolo Kepala Desa Andumowu
(SAMSUL, SE.. [Link]) (SUFRIN, [Link])
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Pertumbuhan jumlah keluarga miskin dewasa ini terus meningkat dan kompleksitasnya
masaalah yang timbul dalam liingkungan keluarga mereka juga sangat kompleks, sebagai
dampak kritis multidimensi melanda Indonesia da tahun 1997. Angka kemiskinan meningkat
tajam, termasuk di Kabupaten Konawe Utara dan sampai saat ini kondisi kemiskinan yang terjadi
belum tertangani dengan baik. Sehingga Upaya penanggulangan kemiskinan adalah sesuatu yang
sangat mendesak untuk dilaksanakan dengan serius.
Keluarga miskin tersebut perlu mendapat perhatian dan penanganan serius dalam pemberdayaan
melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni, sehingga kepada mereka nantinya mempunyai
kepercayaan diri untukk berusaha dan melakukan eksebilitas ekonomi sesuai dengan
keterampilan yang dimilikinya.
1.2 PERMASALAHAN
Pada dasarnya permaslahan kemiskinan adalah permasalan multidimensionalyang sangat
terkait antara satu dengan yang laiinnyadalam hal pemenuhan hak-hak dasar Masyarakat.
Apabila sudut pandang sociak format dan terinternalisasi dalam budaya kemiskinan. Dari sudut
pandang ekonomi Masyarakat miskin, ditandai dengan rendahnya penghasilan untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya. Dan sudut pandangan aset Masyarakat miskin dapat dilihat dari rendahnya
kepemilikan terhadap barang-barang modal utamanya tempat tinggal mereka. Kemiskinan tidak
dapat dipahami hanya sebatas ketidakmampuan ekonomi saja tetapi jga kegagalan dalam
memenuhi hak0hak dasaryang tertuang dalam RPJM Nasionaldan perbedaan perlakuan bagi
seorang atau kelompok orang dalam menjalani kehidupan secara martabat yaitu:
Hak atas pangann
Hak atas layanan Kesehatan
Hak atas layanan Pendidikan
Hak bats kesempatan kerja dan berusaha
Hak atas perumahan
Hak atas air bersih dan aman serta sanitasi yang baik
Hak atas kepemilikan tanah
Hak atas sumber daya dan lingkungan
Hak atas rasa aman
Hak atas berpartisipasi
BAB II
PROGRAM
2.1 LATAR BELAKANG PROGRAM
Perumahan yang huni merupakan salah satu kebuthan yang harus dipenuhi oleh setiap
keluarga termasuk keluarga miskin. Rumah yang huni tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan
menusia untuk beristrahat, berlindung dan berbagi situasi dan ancaman \, seperti hujan, angi,
gelombang dan panas matahari. Rumah adalah tempat terpenuhinya berbagai kebutuhan dan
pelaksanaan peran dalam keluarga. Demikian besar pungsi bagi keluarga tidak saja mencakup
dari aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Oleh karena itu berdasarkan ketiga (3) pungsi
tersebut, maka menjadi tempat berlindung, syarat mental memenuhi rasa kenyamanan dan secara
social dapat menjadi media yang baik bagi pelaksanaan bimbingan serta pendidikan keluarga.
Pada kenyataannya untuk mewujudkan rumah yang memenuhi persyaratan tersebut bukanlah
mudah bagi sebahagiaan besar Masyarakat yang tergolong keluarga miskin, rumah hanyalah
tempat stasiun atau tempat singgah keluargatanpa memperhitungkan kelayakannya dilihat dari
sisi fisik, mental, dan social.
2.2 MAKSUD DAN TUJUAN
Program Rehabilitasi tidak layak huni adalah Upaya memperbaiki kondisi rumah baik
secara menyeluruh (permajaan) maupun Sebagian (pemugaran/renovasi) sehingga tercipta
kondisi rumah yang layak sebaggai tempat tinggal bapak Suhardiman Sawali, Istri dan 7 orang
anggota keluarga lainnya/anak.
Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bertujuan ntuk memberikan kemudahan
untuk mendapatkan jaminan perlindungan hak Masyarakat miskin atas perumahan.
Meningkatkan kemampuan dan pengeahuan Masyarakat membangun rumah yang layak huni
meningkatkan kketersediaan rumag yang layak dan sehat bagi Masyarakat miskin dan tergolong
rentan.
2.3 SASARAN
Sasaran dari pelaksanaan program kegiatan tersebut adalah Masyarakat miskin
menempati perumahan yang tidak memenuhi standar atau dengan kata lain rumah tidak layak
huni dan lingkungan kumuh.
2.4 PEMBIAYAAN
Dalam usaha mendukung program nasional pengentasan keluarga miskin, maka sangat
diharapkan adanya bantuan pendanaan dari PT, ANTAM Unit Bisnis Pertambangan Nikel
(UBPN) Konawe Utara.
BAB III
RINCIAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN DAFTAR KEBUTUHAN
PEMUGARAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI
Jenis kegiatan : perbaikan atap, Ganti seng, kayu, peluran lantai dan plaster dinding
NO URAIAN VOLUM SATUAN HARGA JUMLAH
E SATUAN
SATUAN
1 Atap seng 100 Lembar Rp. 100.000 Rp. 10.000.000
2 Kayu Balok 5x10 1 Kubik Rp. 2.000.000 Rp. 2.000.000
3 Kayu Balok 1 Kubik Rp. 1.000.000 Rp. 2.000.000
10x12
4 Kayu Balok 7x8 1 Kubik Rp. 1.000.000 Rp. 2.000.000
5 Kayu papan 3x22 1 Kubik Rp. 2.000.000 Rp. 2.000.000
6 Pasir halus 2 Ret Rp. 750.000 Rp. 1.500.000
7 Pasir kasar 1 Ret Rp. 750.000 Rp. 750.000
8 Semen 50 Sak Rp. 95.000 Rp. 4.750.000
9 Batu gunung 1 Ret Rp. 900.000 Rp. 900.000
10 Batako 2000 Pcs Rp. 5.500 Rp. 11.000.000
11 triplek 10 Pcs Rp. 90.000 Rp. 900.000
12 Paku atap 3 Dos Rp. 40.000 Rp. 120.000
13 Paku 10” 1 Kg Rp. 25.000 Rp. 25.000
14 Paku 5” 2 Kg Rp. 25.000 Rp. 50.000
15 Paku 7” 2 Kg Rp. 25.000 Rp. 50.000
16 Upah tukang 2 0rang Rp. 6.000.000 Rp. 12.000.000
TOTAL Rp. 49.545.000
BAB IV
PENUTUP
Demikian profosal rumah tidak layak huni kami sampaikan kehadapan bapak pimpian
PT. ANTAM UBPN Konawe Utara, sangat besar harapan kami Masyarakat keluarga miskin
Kabupaten Konawe Utara khususnya Masyarakat miskin yang menempati perumahan yang tidak
layak huni untuk mendapatkan bantuan.
Atas perhatian dan dukungan dari Bapak Pimpinan PT. ANTAM UBPN Konawe Utara guna
pecepatan program peningkatan kualitas hunian bagi keluarga miskin di Kabupaten Konawe
Utara.
PEMOHON
(SUHARDIMAN SAWALI)
BAB V
Foto tampak depan tampak seluruhnya
Foto tampak samping