MODUL AJAR IPA KELAS 7 – PERPINDAHAN KALOR (DEEP LEARNING)
A. Informasi Umum
Satuan Pendidikan: SMP
Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/Fase: VII / D
Topik: Perpindahan Kalor
Alokasi Waktu: 3 x 40 menit (1 pertemuan)
Model Pembelajaran: Deep Learning berbasis inkuiri kolaboratif
Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan
I. IDENTIFIKASI
a. Mengidentifikasi Kesiapan Peserta Didik
Siswa telah mengenal konsep suhu dan termometer pada materi sebelumnya.
Mayoritas siswa memiliki pengalaman empiris (pernah merasakan panas/dingin), namun
belum mampu menjelaskan secara ilmiah.
Siswa terbiasa bekerja dalam kelompok dan terbuka untuk eksplorasi.
b. Memahami Karakteristik Materi Pelajaran
Materi bersifat konseptual dan aplikatif (abstrak namun dekat dengan keseharian).
Perpindahan kalor meliputi tiga mekanisme utama: konduksi, konveksi, dan radiasi.
Materi sangat cocok untuk pendekatan inkuiri dan eksperimen.
c. Menentukan Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Dimensi yang dikembangkan:
1. Bernalar kritis – mengamati, menganalisis fenomena kalor
2. Kreatif – merancang percobaan dan solusi
3. Mandiri – mengambil tanggung jawab saat eksperimen
II. DESAIN PEMBELAJARAN
a. Capaian Pembelajaran
Peserta didik memahami konsep kalor dan perpindahannya serta menyadari pentingnya
fenomena perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari melalui pengamatan, eksperimen, dan
refleksi.
b. Menentukan Topik Pembelajaran Kontekstual
Topik: Perpindahan Kalor dalam Kehidupan Sehari-hari
Kontekstualisasi:
Sendok panas dalam teh
Asap dapur naik ke atas
Mobil terasa panas di bawah sinar matahari
c. Integrasi Lintas Disiplin Ilmu
Matematika: membaca skala termometer, membandingkan suhu
Bahasa Indonesia: menyampaikan hasil pengamatan dan refleksi
PPKn: kerja sama dan toleransi dalam kelompok
Teknologi Informasi: pemanfaatan video/presentasi digital
d. Menentukan Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran, peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian dan jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi).
2. Melakukan eksperimen sederhana untuk membedakan jenis perpindahan kalor.
3. Menghubungkan konsep perpindahan kalor dengan peristiwa sehari-hari.
4. Menyampaikan hasil pengamatan dan refleksi secara lisan dan tertulis.
e. KERANGKA PEMBELAJARAN
Aspek Penjabaran
Praktis Pedagogis Inkuiri berbasis eksperimen sederhana, diskusi, presentasi, dan refleksi
Kemitraan
Kolaboratif dalam kelompok, saling berbagi peran dan tanggung jawab
Pembelajaran
Lingkungan
Laboratorium mini/kelas, ruang terbuka, suasana kondusif & suportif
Pembelajaran
Pemanfaatan Digital Menonton video eksperimen, kuis digital, penggunaan alat digital
Aspek Penjabaran
sederhana (termometer digital, presentasi hasil pengamatan)
III. PENGALAMAN BELAJAR
Kegiatan Awal (15 menit)
Menyapa siswa dan menyanyikan yel semangat (Ice Breaking)
Pemantik dengan pertanyaan:
o “Kenapa sendok logam bisa panas saat dimasukkan ke air panas?”
Asesmen awal:
Kuis digital/kertas (5 soal pilihan ganda) untuk mengecek pengetahuan awal tentang
panas dan kalor.
Kegiatan Inti (90 menit)
Menggunakan prinsip: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
🔍 Tahap 1: Memahami (30 menit)
Guru menjelaskan secara interaktif konsep kalor dan jenis perpindahannya (konduksi,
konveksi, radiasi)
Siswa mengamati gambar/video peristiwa kalor
Diskusi kelompok kecil: identifikasi jenis perpindahan kalor dari kehidupan nyata
🧪 Tahap 2: Mengaplikasikan Konsep (40 menit)
Pendekatan: Inkuiri kolaboratif, eksplorasi nyata (bermakna dan menggembirakan)
Kegiatan:
Eksperimen kelompok (per alat eksperimen atau pos berpindah):
1. Konduksi – sendok logam + mentega + paku
2. Konveksi – air + pewarna makanan
3. Radiasi – dua kaleng/termometer di bawah lampu/panas matahari
Siswa mencatat hasil, membandingkan, dan membuat kesimpulan awal
Guru sebagai fasilitator menghubungkan proses eksperimen dengan prinsip ilmiah
Asesmen formatif: Lembar observasi kelompok dan pertanyaan analisis
💡 Tahap 3: Merefleksi (20 menit)
Pendekatan: Refleksi kolaboratif dan personal (berkesadaran, menggembirakan)
Kegiatan:
Setiap kelompok mempresentasikan temuan eksperimennya
Forum refleksi bersama: Apa yang kalian pelajari? Apa maknanya bagi kehidupan kita?
Penulisan refleksi pribadi (3 paragraf) di jurnal:
o Apa yang kupahami?
o Bagaimana aku menerapkannya di rumah/sekolah?
o Apa perasaan dan pikiranku selama belajar ini?
Asesmen sumatif: Refleksi tertulis dan rubrik presentasi kelompok
Guru memberi umpan balik positif dan penguatan makna
Kegiatan Penutup (15 menit)
Menyimpulkan pembelajaran bersama guru
Tanya jawab akhir dengan suasana santai
Guru memberi penguatan dan motivasi
Penugasan: cari 3 contoh perpindahan kalor di rumah dan klasifikasikan jenisnya
PENILAIAN
✅ Asesmen Awal (Diagnostik)
5 soal pilihan ganda tentang konsep dasar panas dan perpindahannya
✅ Asesmen Formatif
Lembar observasi eksperimen kelompok
LKS (lembar kerja siswa): pengamatan, klasifikasi jenis kalor
Keterlibatan diskusi dan partisipasi kelompok
✅ Asesmen Sumatif
Produk: Laporan eksperimen + refleksi pribadi tertulis
Presentasi: Penilaian kemampuan komunikasi, kerjasama dan pemahaman
Rubrik nilai berdasarkan dimensi Profil Pelajar Pancasila dan ketercapaian tujuan
pembelajaran
Apakah Anda ingin saya bantu buatkan juga:
✅ LKS Eksperimen
- Materi Pembelajaran
- Asesmen Awal (Diagnostik)
5 soal pilihan ganda tentang konsep dasar panas dan perpindahannya
Buatkan Asesmen Awal (Diagnostik) berupa 5 soal pilihan ganda tentang konsep dasar panas
dan perpindahannya beserta kunci penjelasannya
✅ Rubrik Penilaian Format Lembar
✅ Refleksi Siswa dalam format worksheet
Catatan Promt :
Saya seorang guru IPA yang mengajar di kelas 7 SMP dengan topik Hakikat Ilmu Sains dan
Metode Ilmiah pada Pembelajaran Mendalam (deep Learning).
Buatlah modul ajar untuk 3 kali pertemuan dengan waktu 1 kali 2x40 menit yang membahas
materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah saja.
tujuan pembelajarannya saya buat per pertemuan ya
Tujuan pembelajaran pertemuan 1
Peserta didik dapat menjelaskan pengertian sains sebagai ilmu yang diperoleh melalui observasi,
eksperimen, dan penalaran logis.
Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menyebutkan ciri-ciri khas ilmu sains, seperti objektif,
sistematis, dan dapat diuji.
Peserta didik mampu menguraikan manfaat dan peran sains dalam berbagai aspek kehidupan sehari-
hari, seperti kesehatan, teknologi, dan lingkungan.
Peserta didik dapat memberikan contoh nyata penerapan sains dalam kehidupan sehari-hari, baik di
rumah, sekolah, maupun masyarakat.
Peserta didik dapat menyebutkan berbagai cabang ilmu sains beserta bidang kajiannya secara tepat.
Tujuan pembelajaran pertemuan 2
Peserta didik mampu mendeskripsikan perbedaan ruangan laboratorium IPA dengan rungan lain
Peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan peran laboratorium dalam kegiatan sains.
Peserta didik dapat menyebutkan nama dan fungsi alat-alat dasar laboratorium IPA.
Peserta didik dapat menjelaskan prosedur keselamatan kerja di laboratorium.
Peserta didik mampu mengidentifikasi simbol-simbol peringatan bahaya di lingkungan laboratorium.
Peserta didik mampu menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab saat simulasi kegiatan
laboratorium.
Tujuan pembelajaran pertemuan 3
Peserta didik dapat menjelaskan langkah-langkah metode ilmiah (mengamati, merumuskan masalah,
membuat hipotesis, eksperimen, analisis data, kesimpulan).
Peserta didik dapat merumuskan masalah dari suatu fenomena alam secara runtut.
Peserta didik dapat menyusun hipotesis yang logis dan dapat diuji.
Peserta didik mampu menentukan variabel bebas, terikat, dan kontrol dalam suatu rancangan percobaan.
Peserta didik dapat mendesain percobaan sederhana sesuai metode ilmiah.
Peserta didik dapat mendesain percobaan sederhana sesuai metode ilmiah.
Peserta didik dapat membedakan pengamatan kualitataif dan kuantitati
Peserta didik mampu menyusun laporan hasil percobaan dengan sistematis (judul, tujuan, alat & bahan,
langkah kerja, data, analisis, kesimpulan).
Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan dalam bentuk tabel atau grafik sederhana.
Peserta didik dapat menarik kesimpulan berdasarkan data hasil percobaan.
Peserta didik dapat menyampaikan laporan secara lisan atau tertulis dengan menggunakan bahasa yang
runtut dan logis.
Buatlah modul ajar ini dengan alur penulisan sebagai berikut : [Link] berisi a.
Mengidentifikasi kesiapan peserta didik, b. Memahami karakteristik materi pelajaran, c.
Menentukan dimensi profil Lulusan. [Link] Pembelajaran berisikan a. Capaian pembelajaran,
b. Menentukan topik pembelajaran yang kontekstual dan relevan, c. Mengintegrasikan lintas
disiplin ilmu yang relevan dengan topik, d. Menentukan tujuan pembelajaran,c Menentukan
kerangka pembelajaran memuat (praktis pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan
pembelajaran, pemanfaatan digital). III. Pengalaman Belajar berisikan langkah langkah
Pembelajaran kegiatan awal, inti dan penutup.
yang dilengkapi dengan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning yang dalamnya
menggunakan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna dan menggembirakan serta pada
kegiatan pembelajaran inti mendeskripsikan pengalaman belajar 1 memahami, 2 mengaplikasi, 3
merefleksi. modul disertai asesmen awal assessment formatif dan asesment sumatif