0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan15 halaman

Rencana Pembelajaran Bibliologi 2025

Diunggah oleh

amita.prissila89
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan15 halaman

Rencana Pembelajaran Bibliologi 2025

Diunggah oleh

amita.prissila89
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

(RPS)

Mata Kuliah : Bibliologi


Dosen : Dr. Jani, M. Th
NIDN : 2317028201
Program Studi : Sarjana Teologi

SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI INDONESIA


Yogyakarta 2025
LEMBAR VALIDASI

Yang bertandatangan di bawah ini adalah Tim Pengembang Kurikulum Program Studi dan/atau
Ketua Program Studi, menyatakan bahwa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) :

Nama Mata Kuliah : Bibliologi


Dosen Pengampu MK : Dr. Jani, M. Th & Dr. Librech Anthony, M. Th

Diperiksa Oleh:

Dibuat oleh: Disetujui:


Dosen Pengampu Mata Kuliah Ketua Prodi,

Dr. Jani, M. Th Anon Dwi Saputra, M. Th


NIDN: 2317028201 NIDN: 230309501
Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Menuju Indonesia Emas

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI INDONESIA Kode Dokumen

YOGYAKARTA KD-1.2.25

PROGRAM STUDI SARJANA TEOLOGI

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER


Tgl
MATA KULIAH (MK) KODE RUMPUN MK BOBOT (sks) SEMESTER
Penyusunan
BIBLIOLOGI STH607 Teologi Sistematik 2 SKS Ganjil 21 Juli 2025
OTORISASI / Dosen Pengembang RPS Koordinator SMPI Ka PRODI Sarjana
PENGESAHAN

Dr. Jani, M. Th Arman Susilo, M. Th Anon Dwi Saputra, M. Th


NIDN: 2317028201 NIDN: ----------------- NIDN:230309501
Capaian Pembelajaran CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
S8 Mahasiswa mampu menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik dengan bersikap jujur, menghargai orisinalitas dalam penelitian teologi, dan anti-
plagiarisme.
P2 Mahasiswa mampu memahami teologi sistematika, teologi biblika, teologi praktika, serta berbagai doktrin injili yang dasar dalam mengokohkan fondasi iman dan
pengajaran.
KU2 Mahasiswa mampu berpikir kritis dan analitis untuk menganalisis teks Alkitab, mengidentifikasi tema utama, dan mengaitkannya dengan konteks kontemporer
KK1 Mahasiswa mampu menganalisis dan menerapkan metode hermeneutika/ eksegesis bahasa asli Alkitab yang tepat dalam menafsirkan teks Alkitab dengan akurat
dan relevan.
KK2 Mahasiswa terampil merancang, menyusun, dan membuat makalah akademis, artikel penelitian, dan presentasi yang menggabungkan pengetahuan biblika dan
praktika
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK1 Mahasiswa mampu menunjukkan sikap akademik yang jujur dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas menghargai orisinalitas pemikiran teologis, dan
menerapkan prinsip anti-plagiarisme dalam seluruh karya akademiknya (S8)
117

CPMK2 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep kunci dalam teologi sistematika dan teologi biblika guna memperkokoh iman Kristiani (P2)
CPMK3 Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip hermeneutika dan eksegese dasar dalam menafsirkan teks-teks kitab Suci (KK1 & KU2)
CPMK4 Mahasiswa mampu menyusun makalah akademik, artikel teologis, serta mempresentasikan analisis dengan sistematis, argumentatif, dan integrative (KK2 & KU2)
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar MK (CPMK)
Sub-CMPK1 Mahasiswa mampu menjelaskan secara komprehensif konsep wahyu umum dan wahyu khusus dalam kaitannya dengan Alkitab sebagai wahyu tertulis (CPMK2)
Sub-CMPK2 Mahasiswa mampu menganalisis proses inspirasi ilahi Alkitab (plenari verbal) dan implikasinya terhadap otoritas serta keotentikannya (CPMK2)
Sub-CMPK3 Mahasiswa mampu mempertahankan doktrin infalibilitas dan inerransi Alkitab dari berbagai kritik teologis dan ilmiah dengan argumen yang kuat (CPMK2,
CPMK4)
Sub-CMPK4 Mahasiswa mampu menjelaskan proses kanonisasi Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru serta kriteria pembentukannya secara historis-teologis (CPMK2)
Sub-CMPK5 Mahasiswa mampu memahami sejarah transmisi teks Alkitab (PL dan PB) dan mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar kritik teks untuk mengevaluasi keandalan teks
(CPMK2 & CPMK3)
Sub-CMPK6 Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis berbagai genre sastra dalam Alkitab (narasi, puisi, nubuat, Injil, surat, apokaliptik) dan implikasinya dalam
penafsiran yang benar (CPMK3)
Sub-CMPK7 Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip hermeneutika dan eksegese dasar untuk menafsirkan teks Alkitab secara kontekstual dan akurat (CPMK3 &
CPMK4)
Sub-CMPK8 Mahasiswa mampu menganalisis relevansi Alkitab dalam menghadapi isu-isu budaya dan kontemporer, serta mengkomunikasikan kebenaran Alkitab secara
efektif (CPMK4)
Korelasi CPL terhadap Sub-CPMK

Sub-CPMK CPL (%) CPL (%) CPL (%) CPL (%) Bobot Jumlah
Penilaian (%) Minggu
Sub-CPMK 1: Konsep Wahyu P2: 100% - - - 5% 1
Sub-CPMK 2: Proses Inspirasi P2: 50% KU2: 40% S8: 10% - 10% 1
Sub-CPMK 3: Doktrin Inerransi KU2: 50% KK2: 30% P2: 20% - 15% 2
Sub-CPMK 4: Proses Kanonisasi P2: 70% KK1: 30% - - 10% 2
Sub-CPMK 5: Transmisi & Kritik Teks KK1: 50% KU2: 30% S8: 20% - 10% 1
Sub-CPMK 6: Genre Sastra KK1: 60% KU2: 40% - - 15% 2
Sub-CPMK 7: Penerapan Eksegese KK1: 40% KK2: 30% KU2: 20% S8: 10% 25% 3
Sub-CPMK 8: Relevansi & Komunikasi KU2: 50% KK2: 30% P2: 20% - 10% 2
TOTAL 100% 14 Minggu
Deskripsi Singkat MK Mata kuliah Bibliologi membahas Alkitab sebagai Wahyu Allah, mencakup doktrin inspirasi, infalibilitas, dan inerransi. Mahasiswa akan mempelajari proses kanonisasi, sejarah
transmisi teks dan kritik teks, serta prinsip hermeneutika dan eksegese untuk menafsirkan teks Alkitab. Kuliah ini juga menganalisis relevansi Alkitab di era kontemporer dan
melatih kemampuan apologetika untuk mempertahankan otoritasnya.
Integrasi Keilmuan Mata kuliah ini terintegrasi dengan bidang keilmuan lainnya, yakni: (1) Teologi Biblika (PL & PB); (2) Hermeneutika dan Eksegese; (3) Teologi Praktika (Homiletika, Pastoral,
Misiologi; (4) Apologetika dan Etika Kristen; (5) Konteks Budaya dan Ilmu Sosial. Dengan mengintegrasikan Bibliologi ke seluruh cabang ilmu teologi dan konteks praktis
pelayanan, mahasiswa akan dilatih menjadi pemimpin dan pelayan Tuhan yang memiliki fondasi iman kokoh, intelektualitas teologis tajam, dan kepekaan kontekstual untuk
menjawab tantangan zaman dengan firman Tuhan yang otoritatif dan hidup.
Integrasi Penelitian dan 1. Stephen L. Andrew, “Biblical Inerrancy,” CTS Journal, Vol. 6, No. 1 (2000): 64-83, accessed July 22, 2025, [Link]
Pengabdian kepada Stephen-L-Andrew.
Masyarakat 2. Suwito, Aris Widodo, dan Teguh Sulistyo, “The Inerrancy of the Bible and the History of Salvation in Christianity,” International Journal of Social Service and Research 2, no.
8 (2022): 188-193, accessed July 22, 2025, [Link]
3. “An Examination of the Bible’s Claim to Inerrancy,” Liberty University Journal of Research and Scholarship, accessed July 22, 2025,
[Link]
4. “The Inerrancy of Scripture: A Doctrine Under Fire,” Liberty University Journal of Research and Scholarship, accessed July 22, 2025,
[Link]
5. Stephen J. Wellum, “A Review of Five Views on Biblical Inerrancy,” The Master’s Seminary Journal 25, no. 2 (2014): 213–228, accessed July 22, 2025,
[Link]
6. Keith A. Eitel, Training Rural Pastors to Preach Evangelism and Discipleship in Liberia, Doctoral dissertation, Asbury Theological Seminary, accessed July 22, 2025,
[Link]
7. Beverley P. Haddad, “Negotiating Tradition and Change in Pastoral Training: The Church of the Nazarene in South Africa,” HTS Teologiese Studies / Theological Studies
80, no. 1 (2024): a9025, accessed July 22, 2025, [Link]

Bahan Kajian: 1. Pengantar Bibliologi dan Konsep Wahyu


Materi pembelajaran 2. Alkitab sebagai Wahyu Tertulis
3. Doktrin Inspirasi
4. Doktrin Infalibilitas dan Inerransi Alkitab
5. Kanonisasi Alkitab
6. Sejarah Transmisi Teks Alkitab dan Kritik Teks
7. Prinsip-prinsip Hermeneutika dan Eksegese Dasar
8. Relevansi Alkitab dalam Konteks Kontemporer dan Apologetika Bibliologi
Pustaka Pustaka Utama
1. Berkhof, Louis. Systematic Theology. Grand Rapids: Eerdmans, 1996.
2. Geisler, Norman L., ed. Inerrancy. Grand Rapids: Zondervan, 1980.
3. Grudem, Wayne. Systematic Theology: An Introduction to Biblical Doctrine. Leicester: Inter-Varsity Press; Grand Rapids: Zondervan, 1994.
4. Gundry, Stanley N. (2017). The Bible in the Christian Life: An Introduction to the Doctrine of Scripture. Zondervan Academic.
5. Harris, R. Laird. Inspiration and Canonicity of the Bible. Grand Rapids: Zondervan, 1995.
6. Wegner, Paul D. The Journey from Texts to Translations: The Origin and Development of the Bible. Grand Rapids: Baker Academic, 2004.

Pustaka Pendukung
1. Klein, William W., Craig L. Blomberg, dan Robert L. Hubbard Jr. Introduction to Biblical Interpretation. 2nd ed. Nashville: Thomas Nelson, 2004.
2. Metzger, Bruce M. The Text of the New Testament: Its Transmission, Corruption, and Restoration. 3rd ed. Oxford: Oxford University Press, 1992.
3. Vanhoozer, Kevin J., Charles A. Anderson, dan Michael J. Sleasman, eds. Everyday Theology: How to Read Cultural Texts and Interpret Trends. Grand Rapids: Baker
Academic, 2007.
4. Erickson, Millard J. Christian Theology. 3rd ed. Grand Rapids: Baker Academic, 2013.
5. Fee, Gordon D., dan Douglas Stuart. How to Read the Bible for All Its Worth. 3rd ed. Grand Rapids: Zondervan, 2003.
6. Duvall, J. Scott, dan J. Daniel Hays. Grasping God’s Word. Grand Rapids: Zondervan, 2012.
7. Bruce, F. F. The Canon of Scripture. Downers Grove: InterVarsity Press, 1988.
8. Kruger, Michael J. (2012). Canon Revisited: Establishing the Origins and Authority of the New Testament Books. Crossway.
9. Bird, Michael F. (2019). Introducing Biblical Theology: The State of the Art. Baker Academic.
10. Enns, Peter. (2015). The Bible Tells Me So: Why Defending Scripture Has Made Us Unable to Read It. HarperOne.
11. Sweeney, James P. (2022). Bibliology: The Doctrine of the Word of God. Wipf and Stock.
12. O'Donnell, John. (2020). The Inspiration of Scripture: An Evangelical and Ecumenical Inquiry. Eerdmans.
Dosen Pengampu Dr. Jani, M. Th & Dr. Librech Anthony, M. Th (Team Teaching)
Matakuliah syarat
Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Menuju Indonesia Emas

Penilaian Bantuk Pembelajaran; Materi Pembelajaran


Mg Kemampuan akhir tiap Bobot
Metode Pembelajaran; Penugasan [Pustaka]
Ke- tahapan belajar (CPMK) 3 Indikator Teknik & Kriteria Penilaian
Mahasiswa;[Estimasi Waktu]
(%)
(1) (2) (3) (4) Luring (5) Daring (6) (7) (8)
1 SubCPMK1: Mahasiswa mampu Teknik non-test: Bentuk/Metode Bentuk/Metode Materi: 5%
Mahasiswa mampu menjelaskan mendefinisikan wahyu umum Tes tertulis esai dan quiz online - Ceramah interaktif Tugas terstruktur a. Definisi dan Signifikansi
secara komprehensif konsep dan khusus dengan jelas, (PG/Isian singkat). tentang konsep melalui classroom Bibliologi.
wahyu umum dan wahyu khusus membandingkan keduanya, wahyu. b. Konsep Wahyu Umum dan
dalam kaitannya dengan Alkitab serta menjelaskan Kriteria: - Collaborative Tugas: Membuat Batasannya.
sebagai wahyu tertulis. keterkaitannya dengan Alkitab learning: diskusi ringkasan tabel c. Konsep Wahyu Khusus.
sebagai wahyu tertulis yang Jawaban menunjukkan definisi d. Hubungan dan Interaksi
kelompok perbedaan perbandingan wahyu
otoritatif. yang tepat, perbedaan yang antara Wahyu Umum dan
umum dan khusus
jelas, dan penjelasan hubungan wahyu umum dan Wahyu Khusus
serta keterkaitannya
keduanya dengan Alkitab secara khusus.
- Problem-based dengan Alkitab
runtut, teologis, dan aplikatif.
learning: studi sebagai wahyu tertulis Pustaka:
kasus relevansi (maks. 1 halaman A4), 1. Grudem, Wayne.
diunggah di LMS. Systematic Theology
wahyu umum dan
(1994), 47–56.
khusus di zaman
2. Erickson, Millard.
modern. Christian Theology
- Quiz online untuk (2013), 199–208.
evaluasi pemahaman 3. Berkhof, Louis.
konsep. Systematic Theology
(1996), 43–47.
Waktu: 2 x 50 menit
(1 pertemuan).
119
2-3 SubCPMK2: Mahasiswa Mahasiswa mampu Teknik non-test &tes: - Ceramah interaktif Bentuk/Metode a. Pengertian Inspirasi dan 10%
mampu menganalisis menjelaskan konsep inspirasi Tes tertulis esai dan penugasan tentang inspirasi Alkitab. Tugas terstruktur Berbagai Teori Inspirasi
proses inspirasi ilahi Alkitab plenari verbal secara rinci makalah reflektif singkat. - Project-based melalui classroom b. Analisis Kritis terhadap
(plenari verbal) dan dan menganalisis learning: penugasan Masing-masing Teori.
implikasinya terhadap implikasinya terhadap Kriteria: Jawaban menunjukkan makalah reflektif. Tugas 2: Menulis c. Inspirasi Plenari Verbal
otoritas serta otoritas serta keotentikan pemahaman yang tepat tentang makalah reflektif sebagai Pandangan Injili.
Alkitab. konsep inspirasi plenari verbal, Waktu: 2 x 50 menit (1 singkat (1-2 halaman
keotentikannya
argumentasi teologis yang runtut, pertemuan). A4) tentang inspirasi Pustaka:
serta analisis implikasi terhadap plenari verbal dan a. Grudem, Wayne.
otoritas dan keotentikan Alkitab implikasinya terhadap Systematic Theology
secara logis dan aplikatif. otoritas dan (1994), 73-85.
keotentikan Alkitab, b. Erickson, Millard.
diunggah di LMS. Christian Theology
(2013), 235-245.
c. Berkhof, Louis.
Systematic Theology
(1996), 151-160
4-5 SubCPMK3: Mahasiswa Mahasiswa mampu menjelaskan Teknik Non-Test: Debat terstruktur Bentuk/Metode Bentuk/Metode Materi: 15%
mampu mempertahankan konsep infalibilitas dan inerransi presentasi kelompok. - Problem-based Tugas terstruktur 1) Definisi Infalibilitas dan
doktrin infalibilitas dan inerransi Alkitab secara akurat, Teknik Test: tes tertulis esai. learning: studi kasus melalui classroom Inerransi.
Alkitab dari berbagai kritik mengidentifikasi kritik-kritik kritik terhadap doktrin 2) Argumen Teologis untuk
teologis dan ilmiah dengan teologis dan ilmiah terhadap Kriteria: Argumen disusun secara inerransi. Tugas: Mendukung Inerransi.
argumen yang kuat keduanya, serta menyusun logis, menggunakan referensi - Collaborative learning: - Membuat makalah 3) Berbagai Kritik terhadap
argumen yang sistematis dan teologis kredibel, mampu diskusi dan debat apologetika singkat (1- Inerransi dan Respon
kuat dalam mengidentifikasi kritik dengan terstruktur pro-kontra 2 halaman A4) berisi Apologetis.
mempertahankannya. benar, serta menampilkan jawaban kritik doktrin. rangkuman kritik utama
apologetik yang relevan, akademis, - Project-based dan argumen Pustaka:
dan komunikatif. learning: penyusunan pertahanan doktrin 1. Grudem, Wayne. Systematic
makalah apologetika infalibilitas dan Theology (1994), 90–104.
doktrin inerransi. inerransi 2. Erickson, Millard. Christian
- Menyiapkan Theology (2013), 265–275.
Waktu: 2 x 50 menit (1 presentasi kelompok 3. Geisler, Norman. Inerrancy
pertemuan). debat pro-kontra di (1980), 3–20.
kelas, diunggah di LMS.
6-7 SubCPMK4: Mahasiswa Mahasiswa mampu menjelaskan Teknik non-Test: - Ceramah interaktif Bentuk/Metode Materi: 10%
mampu menjelaskan proses tahapan proses kanonisasi PL Tes tertulis esai dan penugasan tentang sejarah Tugas terstruktur 1. Pengertian dan Proses
kanonisasi Perjanjian Lama dan dan PB, menyebutkan kriteria bagan ringkasan (non-test). kanonisasi PL dan PB. melalui classroom Kanonisasi.
Perjanjian Baru serta kriteria kanonisasi yang digunakan, - Problem-based 2. Kriteria Kanonisasi PL &
pembentukannya secara serta menjelaskan Kriteria: learning: studi kasus Tugas: Membuat PB.
historis-teologis signifikansinya bagi otoritas Jawaban menunjukkan kejelasan kanonisasi kitab-kitab bagan proses 3. Perdebatan Mengenai
Alkitab. konsep, urutan proses kanonisasi deuterokanonika. kanonisasi PL dan PB Kitab-kitab Apokrifa
yang benar, kriteria kanonisasi yang - Project-based beserta kriteria
lengkap, serta penjelasan learning: penugasan kanonisasi (maks. 1
signifikansi teologisnya secara bagan ringkasan proses halaman A4), diunggah 4. Tokoh-tokoh Penting
runtut dan komprehensif. dan kriteria kanonisasi. di LMS, dilengkapi dalam Sejarah Kanonisasi
dengan penjelasan Perjanjian Baru.
Waktu: 2 x 50 menit signifikansi teologisnya
(1 pertemuan). dalam 1 paragraf. Pustaka:
1. Bruce, F. F. The Canon of
Scripture (1988), 27–86.
2. Grudem, Wayne. Systematic
Theology (1994), 54–60.
3. Harris, R. Laird. Inspiration
and Canonicity of the Bible
(1995), 125–150.
8 Mahasiswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang Tes tulis dengan (materi 1-7) Evaluasi Tengah Semester (ETS) [TM: 2 x (2x50 ")
diuji dengan tepat dan benar.
9-10 SubCPMK5: Mahasiswa Mahasiswa mampu menjelaskan Teknik Test: - Ceramah interaktif Bentuk/Metode Materi: 10%
mampu memahami sejarah sejarah transmisi teks PL dan Tes tertulis esai dan latihan analisis tentang sejarah Tugas terstruktur 1. Pentingnya Studi Kritik
transmisi teks Alkitab (PL dan PB secara ringkas, teks sederhana (non-test). transmisi teks. melalui classroom Teks.
PB) dan mengaplikasikan menyebutkan prinsip-prinsip - Problem-based 2. Transmisi Teks PL dan
prinsip-prinsip dasar kritik teks dasar kritik teks, dan Kriteria: learning: latihan analisis Tugas: PB.
untuk mengevaluasi keandalan mengaplikasikannya untuk Jawaban menunjukkan pemahaman varian teks sederhana. Membuat ringkasan 3. Metode Kritik Teks dan
teks mengevaluasi keandalan teks historis transmisi teks, penjelasan - Project-based sejarah transmisi teks Pentingnya Perbandingan
Alkitab. prinsip kritik teks yang akurat, serta learning: penugasan PL dan PB (maks. 1 Varian.
kemampuan menganalisis varian ringkasan dan analisis halaman A4) dan
teks secara logis dan teologis. kritik teks dasar. menganalisis contoh Pustaka:
varian teks Alkitab 1. Metzger, Bruce. The Text
menggunakan prinsip of the New Testament
kritik teks dasar, (1992), 1–50.
diunggah di LMS. 2. Wegner, Paul. The Journey
from Texts to Translations
(2004), 89–130.
3. Grudem, Wayne. Systematic
Theology (1994), 96–99.
11-12 SubCPMK6: Mahasiswa Mahasiswa mampu Teknik Test: - Collaborative learning: Bentuk/Metode Materi: 15%
mampu mengidentifikasi dan menyebutkan berbagai genre Tes tertulis esai dan presentasi diskusi kelompok Tugas terstruktur 1. Pengertian Hermeneutika
menganalisis berbagai genre sastra Alkitab, menjelaskan ciri kelompok. menganalisis teks melalui classroom dan Eksegese serta
sastra dalam Alkitab (narasi, khasnya, serta menganalisis berdasarkan genre. Pentingnya Penafsiran
puisi, nubuat, Injil, surat, implikasi genre tersebut Kriteria: - Problem-based Tugas: yang Benar.
apokaliptik) dan implikasinya terhadap metode penafsiran Jawaban menampilkan pemahaman learning: studi kasus - Membuat panduan 2. Prinsip-prinsip Dasar
dalam penafsiran yang benar yang tepat. genre secara akurat, analisis kesalahan tafsir akibat praktis penafsiran tiap Hermeneutika
implikasi penafsiran yang logis, ketidaktepatan genre Alkitab (maks. 4 3. Identifikasi dan Implikasi
serta presentasi yang sistematis, memahami genre. halaman A4) secara Berbagai Genre Sastra
jelas, dan argumentatif. kelompok dalam Alkitab
Waktu: 2 x 50 menit (1 - Presentasikan di 4. Langkah-langkah
pertemuan). kelas; Eksegese Praktis
- Mengerjakan tes esai
individual tentang Pustaka:
genre dan implikasi 1. Fee, Gordon D. & Stuart,
hermeneutikanya. Douglas. How to Read the
Bible for All Its Worth (2003),
21–158.
2. Klein, Blomberg, Hubbard.
Introduction to Biblical
Interpretation (2004), 281–
342.
3. Duvall, J. Scott & Hays, J.
Daniel. Grasping God's Word
(2012), 151–210.
13-14 SubCPMK7: Mahasiswa Mahasiswa mampu menjelaskan - Tes tertulis esai, - Ceramah interaktif Bentuk/Metode Materi: 25%
mampu menerapkan prinsip- prinsip hermeneutika dan - Latihan eksegese (non-test) prinsip hermeneutika dan Tugas terstruktur 1. Pengertian Hermeneutika
prinsip hermeneutika dan eksegese dasar, serta - Presentasi hasil penafsiran. eksegese dasar. melalui classroom dan Eksegese
eksegese dasar untuk menerapkannya dalam - Problem-based 2. Prinsip-prinsip Dasar
menafsirkan teks Alkitab secara penafsiran teks Alkitab dengan Kriteria: learning: latihan menafsir Tugas: Hermeneutika.
kontekstual dan akurat mempertimbangkan konteks Jawaban menjelaskan prinsip teks sulit. - Latihan eksegese 3. Identifikasi dan Implikasi
historis, literer, dan teologis. hermeneutika dan eksegese - Project-based individual pada teks Berbagai Genre Sastra
dengan akurat, penerapan tafsir learning: proyek tertentu (maks. 1-2 dalam Alkitab.
menunjukkan analisis konteks dan eksegese teks pendek halaman A4) dengan 4. Langkah-langkah
isi yang benar, serta presentasi dan presentasi tafsir. analisis historis, literer, Eksegese Praktis.
sistematis, jelas, dan argumentatif. dan teologis, diunggah
di LMS Pustaka:
1. Fee, Gordon D. New
- Presentasi kelompok Testament Exegesis (2002),
hasil tafsir teks yang 1–33.
berbeda di kelas. 2. Klein, Blomberg, Hubbard.
Introduction to Biblical
Interpretation (2004), 153–
280.
3. Duvall, J. Scott & Hays, J.
Daniel. Grasping God's Word
(2012), 211–258.
15 SubCPMK8: Mahasiswa Mahasiswa mampu Tes tertulis esai, presentasi - Ceramah interaktif dan Bentuk/Metode Materi: 10%
mampu menganalisis relevansi mengidentifikasi prinsip-prinsip kelompok, dan proyek komunikasi diskusi isu kontemporer. Tugas terstruktur 1. Alkitab sebagai Panduan
Alkitab dalam menghadapi isu- Alkitab terkait isu budaya dan kreatif (non-test). - Problem-based melalui classroom Moral dan Etika Kristen.
isu budaya dan kontemporer, kontemporer, menganalisis learning: studi kasus isu Tugas: 2. Relevansi Alkitab dalam
serta mengkomunikasikan relevansinya secara teologis, Jawaban menunjukkan pemahaman budaya. Membuat proyek Menghadapi Isu-isu Sosial
kebenaran Alkitab secara efektif dan mengkomunikasikan konteks isu dan prinsip Alkitab yang - Project-based komunikasi kreatif Kontemporer.
kebenaran tersebut secara tepat, analisis relevan secara learning: pembuatan (poster, video singkat, 3. Tantangan terhadap
efektif dan kontekstual. teologis, serta komunikasi yang materi komunikasi kreatif atau infografis) yang Otoritas Alkitab dari
jelas, kreatif, dan efektif sesuai Alkitab. mengkomunikasikan Berbagai Sudut Pandang.
audiens. - Collaborative learning: kebenaran Alkitab 4. Strategi Apologetika
presentasi dan peer terkait isu kontemporer dalam Mempertahankan
feedback. tertentu, diunggah di Keandalan Alkitab.
LMS dan Pustaka:
dipresentasikan di 1. Wright, Christopher J. H.
kelas. The Mission of God’s People
(2010), 145–175.
2. Vanhoozer, Kevin.
Everyday Theology (2007),
15–58.
3. Keller, Timothy. Center
Church (2012), 285–310.
16 Mahasiswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang Tes tulis dengan (materi 9-15) Evaluasi Akhir Semester (ETS) [TM: 2 x (2x50 ")
diuji dengan tepat dan benar.
RANGKUMAN RENCANA PENILAIAN MATA KULIAH
120

Tabel ini mengkategorikan setiap tugas sesuai dengan Sub-CPMK, bentuknya, dan bobotnya terhadap nilai akhir mata kuliah

Pertemuan Ke- Sub-CPMK & Tugas Utama Bentuk Tugas Indikator Penilaian Utama Bobot MK (%)
1 Sub-CPMK 1: Membuat ringkasan perbandingan wahyu. Tugas Ringkasan/Bagan Ketepatan, Kelengkapan, Kejelasan 5%
2-3 Sub-CPMK 2: Menulis makalah reflektif inspirasi. Tugas Makalah Singkat Analisis, Penguasaan Konten, Struktur 10%
4-5 Sub-CPMK 3: Makalah apologetika & presentasi debat. Makalah & Presentasi Kelompok Argumentasi, Penguasaan Materi, Penyampaian 15%
6-7 Sub-CPMK 4: Membuat bagan proses kanonisasi. Tugas Ringkasan/Bagan Ketepatan, Kelengkapan, Kejelasan 10%
Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Menuju Indonesia Emas

8 Evaluasi Tengah Semester (ETS) Ujian Tulis Penguasaan materi pertemuan 1-7 (Bobot ETS terpisah dari tugas)
9-10 Sub-CPMK 5: Ringkasan & analisis kritik teks. Tugas Analisis Teks Pemahaman Historis, Aplikasi Prinsip 10%
11-12 Sub-CPMK 6: Panduan praktis genre & presentasi. Proyek & Presentasi Kelompok Kedalaman Analisis, Kerjasama, Penyampaian 15%
13-14 Sub-CPMK 7: Latihan eksegese & presentasi. Tugas Eksegese & Presentasi Penerapan Metode, Analisis Konteks, Argumentasi 25%
15 Sub-CPMK 8: Proyek komunikasi kreatif & presentasi. Proyek Kreatif & Presentasi Relevansi, Kreativitas, Efektivitas Komunikasi 10%
16 Evaluasi Akhir Semester (EAS) Ujian Tulis Penguasaan materi pertemuan 9-15 (Bobot EAS terpisah dari tugas)

DETAIL RUBRIK PENILAIAN BERDASARKAN KATEGORI TUGAS

1. Rubrik Penilaian: Tugas Ringkasan / Bagan (untuk Sub-CPMK 1, 4, 5)

Kriteria Penilaian Bobot Sangat Baik (86-100) Baik (71-85) Cukup (56-70) Kurang (<56)
Ketepatan & 50% Semua konsep dan data disajikan dengan Sebagian besar konsep dan data akurat, Terdapat beberapa kesalahan Banyak terdapat kesalahan
Kedalaman Konten sangat akurat, mendalam, dan tanpa hanya ada sedikit kesalahan minor. konsep, namun tidak fundamental. konsep yang fundamental dan
kesalahan. fatal.
Kelengkapan 30% Mencakup semua elemen yang diminta dalam Mencakup semua elemen utama, namun ada Beberapa elemen yang diminta Sebagian besar elemen penting
Informasi tugas secara komprehensif dan detail. beberapa detail yang kurang. dalam tugas tidak dicantumkan. dari tugas tidak ada.
Kejelasan Struktur & 20% Bagan/tabel sangat terstruktur, logis, mudah Bagan/tabel cukup terstruktur dan mudah Struktur kurang jelas dan sulit Tidak memiliki struktur yang jelas
Visual dipahami, dan rapi secara visual. diikuti, meski ada sedikit bagian yang kurang diikuti, tata letak berantakan. sama sekali.
rapi.

2. Rubrik Penilaian: Tugas Makalah (Reflektif, Apologetika, Eksegese)

Kriteria Penilaian Bobot Sangat Baik (86-100) Baik (71-85) Cukup (56-70) Kurang (<56)
Analisis & 40% Analisis sangat tajam, kritis, dan reflektif. Analisis baik dan menunjukkan pemahaman. Analisis cenderung deskriptif, Tidak ada analisis, hanya
Argumentasi Argumen dibangun dengan sangat logis, Argumen logis namun bisa lebih kurang mendalam. Argumen lemah pemaparan ulang. Argumen tidak
koheren, dan persuasif. dikembangkan. atau tidak runtut. jelas.
Penguasaan Konten 30% Menunjukkan penguasaan materi yang Menunjukkan penguasaan materi yang baik, Pemahaman materi terbatas, Salah memahami konsep-konsep
& Teori sangat baik, menggunakan terminologi meski ada sedikit ketidaktepatan istilah. banyak menggunakan asumsi inti dari materi.
teologis dengan tepat, dan terintegrasi tanpa dasar.
dengan pustaka.
Struktur & 15% Makalah sangat terstruktur (pendahuluan, Struktur makalah baik dan alur tulisan dapat Struktur tulisan tidak jelas, alur Tidak ada struktur yang jelas
Sistematika isi, penutup), alur tulisan sangat jelas dan diikuti. antar paragraf melompat-lompat. dalam penulisan.
sistematis.
Bahasa & Sitasi 15% Menggunakan bahasa Indonesia yang baku, Bahasa cukup baik, ada sedikit salah eja. Banyak kesalahan eja dan tata Bahasa sulit dipahami, tidak ada
efektif, tanpa salah eja. Sitasi dan daftar Sitasi sebagian besar sudah benar. bahasa. Format sitasi tidak atau salah total dalam sitasi.
pustaka sesuai format & konsisten. konsisten atau salah.

3. Rubrik Penilaian: Presentasi Kelompok

Kriteria Penilaian Bobot Sangat Baik (86-100) Baik (71-85) Cukup (56-70) Kurang (<56)
Penguasaan Materi 40% Semua anggota kelompok menunjukkan Sebagian besar anggota menguasai materi, Kelompok tampak kurang Kelompok tidak menguasai
& Kedalaman penguasaan materi yang mendalam dan namun ada yang kurang yakin saat menguasai materi, jawaban materi, hanya membaca teks dan
mampu menjawab pertanyaan dengan menjawab pertanyaan. normatif dan tidak mendalam. tidak bisa menjawab pertanyaan.
sangat baik.
Penyampaian & 30% Penyampaian sangat jelas, lancar, percaya Penyampaian cukup jelas dan lancar, namun Penyampaian kurang lancar, Penyampaian sangat buruk,
Komunikasi diri, dan menarik. Mampu menjaga kontak terkadang masih terpaku pada catatan. gugup, dan sulit dipahami. Kontak hanya membaca teks, dan tidak
mata dan berinteraksi dengan audiens. mata minim. komunikatif.
Media & Visualisasi 15% Media presentasi (PPT, dll) sangat menarik, Media presentasi cukup baik dan informatif, Media presentasi terlalu ramai, Tidak menggunakan media atau
profesional, informatif, dan mendukung meski desainnya standar. sulit dibaca, atau tidak mendukung media sangat tidak efektif.
penjelasan secara efektif. penjelasan.
Kerjasama & 15% Pembagian tugas sangat merata dan transisi Pembagian tugas cukup baik. Durasi Ada anggota yang dominan, yang Kerjasama tim tidak terlihat.
Manajemen Waktu antar pembicara sangat mulus. Durasi presentasi sedikit lebih cepat atau lebih lain pasif. Durasi sangat tidak Sangat tidak menghargai waktu.
presentasi sangat sesuai alokasi waktu. lambat. sesuai.

4. Rubrik Penilaian: Proyek Komunikasi Kreatif (untuk Sub-CPMK 8)

Kriteria Penilaian Bobot Sangat Baik (86-100) Baik (71-85) Cukup (56-70) Kurang (<56)
Relevansi & 40% Pesan sangat relevan dengan isu Pesan relevan, namun kedalaman Pesan kurang menyentuh isu Pesan tidak relevan atau salah
Kedalaman Pesan kontemporer dan berakar kuat pada prinsip teologisnya bisa lebih digali. secara langsung atau prinsip menerapkan prinsip teologis.
teologis yang akurat dan mendalam. teologisnya dangkal.
Kreativitas & 30% Ide dan eksekusi proyek (desain/video/dll) Ide cukup kreatif, namun eksekusinya masih Ide kurang orisinal dan cenderung Tidak ada unsur kreativitas, hasil
Orisinalitas sangat orisinal, segar, dan memiliki daya menggunakan format yang umum. meniru contoh yang sudah ada. proyek sangat standar.
tarik yang kuat.
Efektivitas 20% Proyek sangat efektif dalam menyampaikan Proyek cukup efektif, namun ada beberapa Pesan yang ingin disampaikan Pesan sama sekali tidak
Komunikasi pesan kepada target audiens yang dituju. bagian yang bisa menimbulkan salah tafsir. kurang jelas atau sulit ditangkap tersampaikan atau
Sangat jelas dan mudah dipahami. oleh audiens. membingungkan.
Kualitas Teknis 10% Kualitas teknis (resolusi gambar, kualitas Kualitas teknis baik, hanya ada sedikit Kualitas teknis cukup, terdapat Kualitas teknis sangat buruk dan
Eksekusi audio, editing, tata letak) sangat baik dan kekurangan minor. beberapa kekurangan yang tampak tidak digarap dengan
profesional. mengganggu. serius.
1. Capaian Pembelajaran Lulusan PRODI (CPL-PRODI) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan PRODI yang
merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh
melalui proses pembelajaran.
2. CPL yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL- PRODI)
yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum,
ketrampilan khusus dan pengetahuan.
3. CP Mata kuliah (CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPL yang dibebankan pada mata kuliah, dan
bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
4. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur
yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
5. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian
berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten
dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
6. Teknik penilaian: tes dan non-tes.
7. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel,
Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
8. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative
Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yang setara.
9. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yang dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-
pokok bahasan.
10. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-CPMK yang besarnya proposional dengan tingkat
kesulitan pencapaian sub-CPMK tsb., dan totalnya 100%.
11. PB=Proses Belajar, PT=Penugasan Terstruktur, KM=Kegiatan Mandiri.
12. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-CPMK yang besarnya proposional dengan tingkat
kesulitan pencapaian sub-CPMK tsb., dan totalnya 100%.
13. PB= Kegiatan Belajar Terbimbing, PT=Kegiatan Penugasan Terstuktur, KM=Kegiatan Mandiri.

Anda mungkin juga menyukai