0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan8 halaman

Penerapan SD-WAN dengan DMPO di PT Rafalsindo

Dokumen ini membahas penerapan SD-WAN di PT Rafalsindo menggunakan metode Dynamic Multi-Path Optimization (DMPO) untuk mengurangi biaya jaringan yang tinggi akibat penggunaan MPLS. SD-WAN memungkinkan pengelolaan WAN yang lebih efisien dengan memanfaatkan akses internet yang lebih murah dan fleksibel. Penelitian ini menunjukkan bagaimana kombinasi berbagai jenis jaringan dapat meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan pengiriman data real-time.

Diunggah oleh

Yudi Aditiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan8 halaman

Penerapan SD-WAN dengan DMPO di PT Rafalsindo

Dokumen ini membahas penerapan SD-WAN di PT Rafalsindo menggunakan metode Dynamic Multi-Path Optimization (DMPO) untuk mengurangi biaya jaringan yang tinggi akibat penggunaan MPLS. SD-WAN memungkinkan pengelolaan WAN yang lebih efisien dengan memanfaatkan akses internet yang lebih murah dan fleksibel. Penelitian ini menunjukkan bagaimana kombinasi berbagai jenis jaringan dapat meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan pengiriman data real-time.

Diunggah oleh

Yudi Aditiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Vol.

5, 2020
ISSN No. 2502-8782

Design dan Penerapan SD WAN Pada PT Rafalsindo menggunakan Metode


Dynamic Multi-Path optimization (DMPO)
Ahmad Rais Ruli1), Rio Wirawan2)
1)
Universitas Bina Sarana Informatika Alamat Jl. Kramat Raya No.98, RT.2/RW.9, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10450 Telp (021) 21231170 Mobile 085710002740 , Email : [Link]@[Link]
2)
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Alamat Jl. RS. Fatmawati No.1 , Pd. Labu, Kec. Cilandak, Kota
Depok, Jawa Barat 12450 Telp (021) 7656971 Email : [Link]@[Link]

Abstrak - SD-WAN ialah jaringan yang ditentukan perangkat lunak dalam jaringan area luas
(WAN). SD-WAN menyederhanakan pengelolaan dan pengoperasian WAN dengan memisahkan
perangkat keras jaringan dari prosedur kontrolnya. Konsep ini mirip dengan bagaimana jaringan
yang ditentukan perangkat lunak menerapkan teknologi virtualisasi buat meningkatkan pengelolaan
dan operasi pusat data , Aplikasi utama SD-WAN ialah buat memungkinkan perusahaan membangun
WAN berkinerja lebih tinggi menggunakan akses Internet berbiaya rendah dan tersedia secara
komersial, memungkinkan bisnis buat sebagian atau seluruhnya menggantikan teknologi koneksi
WAN pribadi yang lebih mahal seperti MPLS . Sekedar informasi sebelum nya PT Rafalsindo
memnggunakan MPLS (Multi Protocol Cap Switching) dimana sekarang terlihat jpath sewa yang
mahal secara jpath sewa dimana PT Rafalsindo memiliki bebapa Site di Pulau Jawa , dengan dipilih
SD-WAN ini memanfaatkan Keterampilan program yang Luwes jaringan yang ditentukan perangkat
lunak buat menyediakan jpath jpath perutean dan melakukan kontrol lalu lintas buat mengurangi
biaya jaringan dengan pembongkaran lalu lintas dari spathan sewa mahal ke internet publik , dalam
Inplementasi ini penulis menggunakan metode Dynamic Multi-Path Optimization (DMPO) , dimana
Dynamic Multi-Path Optimization (DMPO) ialah Gabungan jaringan internet khusus, Internet
broadband, 4G-LTE, dan MPLS dengan pengarah tautan per Antaran yang sadar aplikasi dan
remediasi sesuai permintaan buat menantaranai kinerja yang terbaik buat permintaan suara dan
video real-time melalui transportasi apa pun, Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Gabungan
jaringan internet khusus, Internet broadband, 4G-LTE, dan MPLS dengan pengarah tautan per paket
yang sadar aplikasi dan remediasi sesuai permintaan untuk mencapai kinerja yang optimal

Kata kunci: SDWAN, Software Defined Networking , Dynamic Multi-Path optimization (DMPO) ,
Multi Path

SD-WAN is a software defined network in a wide area network (WAN). SD-WAN simplifies WAN
management and operation by separating network hardware from its control procedures. This
concept is similar to how software-defined networks apply virtualization technology to improve data
center management and [Link] primary application of SD-WAN is to enable enterprises to
build higher-performance WANs using low-cost and commercially available Internet access,
enabling businesses to partially or entirely replacing more expensive private WAN connection
technologies such as MPLS. As information before, PT Rafalsindo used MPLS (Multi Protocol Cap
Switching) which now looks expensive leasing paths where PT Rafalsindo has several sites on Java
Island, with SD-WAN being selected this utilizes programmable Skills that are flexible network
determined by software To provide jpath jpath routing and perform traffic control to reduce network
costs by offloading traffic from expensive rental spathes to the public internet, in this implementation
the author uses the Dynamic Multi-Path Optimization (DMPO) method, where Dynamic Multi-Path
Optimization (DMPO) is a combination of dedicated internet networks, broadband Internet, 4G-LTE,
and MPLS with application-aware link directing per Delivery and on-demand remediation to offer
the best performance for real-time voice and video requests via any transport. is a special Internet
Network Combined, Int ernet broadband, 4G-LTE, and MPLS with application-aware per-packet
link referrers and on-demand remediation to achieve optimal performance

Keywords: SDWAN, Software Defined Networking, Dynamic Multi-Path optimization (DMPO),


Multi Path

116
Dipresentasikan pada Tanggal 28 November 2020 DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365
Copyright © 2020 FT - UHAMKA. - All rights reserved
117
A. R. Ruli1), R. Wirawan2)

1 PENDAHULUAN SD-WAN memberi perusahaan opsi buat secara


dinamis menghubungkan jaringan kantor cabang dan
Struktur Model Jaringan Tradisional dimana kantor pusat misalnya, dengan memanfaatkan
prosedur pengaturan penypathan yang sangat sulit, Keterampilan Internet dan cloud bersama. Ada banyak
Oleh karena itu satuan aturan dan prosedur routing manfaat dari SD-WAN yang mampu membantu
dilaksanakan tiap point. ini dilaksanakan buat jaringan pada bisnis Anda menjadi lebih praktis
mendapatkan path yang paling baik, Model Jaringan dibanding Useran WAN tradisional. Berikut 5 Hal
Lawas contoh nya ialah Multiprotocol Cap Switching tentang SD-WAN yang perlu Anda ketahui.
(disingkat menjadi MPLS) ialah teknologi pengiriman
antaran pada note backbone dengan tempo tinggi. [Link]
Proses operasi nya mengkombinasikan sebagian [Link]
keunggulan dari skema koneksi Dedicated diantara [Link]
nodes dan metode jaringan komunikasi digital yang [Link] Koneksi
dikelompokkan yang menghasilkan perpaduan [Link]
teknologi yang terbaik untuk dua-dua nya , konsep
dari MPLS ialah mengkombinasikan kekencangan SDN-WAN sementara itu dapat menambah
switching dilapisan 2 sama kemahiran routing dan kelenturan dalam pemakaian path penerusan pada
rasio di lapisan 3(C.-Y. Hong et al 2013). Konsep nya network dimana merubah prosedur, area maupun
ialah pada lapisan 2 dan lapisan 2 disisipkan antaran gelombang melalui path penerusan yang diterapkan.
pada antaran yang diteruskan. Cap diciptakan dari , Rasional nya, manfaat pengaturan terpusat ialah
dimana Cap-Switching Router berposisi Penyambung berangkat yang berawal Useran penyewaan jpath
network MPLS dari luar jaringan. Cap berindek arah (path) berasal point sumber sampai point arah nya
nya point berikut nya ke mana antaran harus dikirim. buat setiap aliran data bisa bergabung tanpa
Selanjutnya antaran diteruskan ke point selanjutnya, di menggunakan prosedur flow-base. Akan tetapi,
point ini antaran cap antaran tidak diterima dan prosedur flow-base pada SDN cumatersedia ketika
diinfokan cap terbaru yang mengandung arah betul-betul dibutuhkan. Dari pada itu, path routing
selanjutnya. antaran dilanjutkan berisikan jaringan Cuma dapat beroperasi pada controller dan cumasatu
yang dimaksud LSP (Label Switching Path).SD-WAN arus data per setiap waktu pada skenario normal. dari
ialah objek aplikasi khusus tentang software-defined pada itu penerapan SDN dapat menambah
networking (SDN) teknologi yang Penerapan nya di ketersediaan path yang lebih tepat dengan
interelasi wide area network(WAN) , dimanfaatkan menghambat waktu yang lebih pendek.
buat menyambungkan network company yang
memiliki cabang yang dipisahkan secara geografis. Pada Paper ini Peneliti inti pokok pada Penerapan
SDWAN yang membahas menggunakan Metode
Teknologi ini akan bermanfaat meringankan Dynamic Multi-Path optimization (DMPO) , pada
keruwetan menggunakan sentuhan mampu paper yang dibuat akan memaparkan metode
menyelesaikan masalah yang disebabkan oleh pemanfaatan sebagai solusi terbaik pada jaringan
[Link] teknis, SD-WAN (Software Defined WAN. Sekedar Informasi, PT RAFALSINDO
Networking-Wide Area Network memiliki perbedaan memiliki beberapa site dibeberapa kota dijawa yaitu
dengan WAN tradisional (H. Yan, Y. Li, W. Dong, Bandung, Semarang dan Surabaya dan saat ini buat di
and D. Jin, 2018) WAN tradisional bekerja melalui Jakarta mempunyai Site di Menteng, Cimanggis,
pemasangan sirkuit eksklusif buat menypathkan Cibitung dan Delta Mas, Sebelum nya Rafalsindo
layanan IP ke klien yang dituju. Hal ini dilakukan menggunakan Metode teknologi jaringan tradisonal
melalui hardware yang mendasarinya buat melengkapi yaitu MPLS dari setelah diriview pemakaian bertahun-
jaringan secara keseluruhan. Cakupan dari beberapa tahun dapat disimpulkan Biaya sewa yang mahal,
jenis jaringan ini membutuhkan upaya yang rumit bagi Bandwith Jaringan yang kecil dan banyak nya latency
tim IT karena jumlah hardware yang dipasang dan dalam Useran nya dari penjebaran itu maka
proses yang diperlukan dalam mengelola aktivitas Manajemen memutuskan buat mencoba teknologi
jaringan. Lain halnya dengan SD-WAN yang terbaru SDWAN, Paper ini pertama membahas
memanfaatkan solusi tunneling pada arsitektur Pendahuluan pada bagian 1 dan Bagian 2 Landasan
jaringan yang sudah ada sebelumnya. SD-WAN teori yang digunakan , selanjutnya pada Bagian 3 akan
menyederhanakan manajemen dan operasi WAN membahas metode yang digunakan menggunakan
dengan memisahkan perangkat keras jaringan dari Metode Dynamic Multi-Path optimization (DMPO)
prosedur kontrolnya. dan bagian 4 membahas tentang hasil dan pembahasan
dan Bagian 5 membahas Kesimpulan dan Saran.

Copyright © 2020 FT-UHAMKA. - All rights reserved Seminar Nasional TEKNOKA ke - 5, Vol. 5, 2020
DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365 ISSN No. 2502-8782
118
A. R. Ruli1), R. Wirawan2)

2 LANDASAN TEORI Gambar 2.1. Network MPLS beroperasi Dengan lapisan


Data bersama lapisan Network Link dalam operasi
A. SDN-WAN transmisi antaran data (Jain, R., & Paul, S. 2013).
SDN-WAN ialah software secara detail pada teknologi
yang diPenerapankan pada jaringan WAN. Jaringan WAN
dapat dimanfaatkan sebagai penghubungkan jaringan
cabang dengan geografis yang berbeda. WAN dapat
gunakan sebagai penghubung yang beda jarak dengan
central data. Penerapan SDN-WAN bermanfaat sebagai
pengawasan peralihan network di pengantaran data melalui
sumber software. Keperluan user pada penerapan WAN
ialah Penerapan yang bersifat luwes, terbuka dan berbasis
cloud-technology. Setelah di komparasi dengan WAN
Eksklusif teknologi Baru , Metode cloud dapat menekan
biaya menjadi lebih efisien. Dari karena itu SDN-WAN
kedepan nya diimplementasikan karena menghasilkan
2.1 Di Dalam OSI Lapisan berikut Posisi Network MPLS
keuntungan keterhubungan juga keamanan bagi pengguna .
Didalam beberapa masalah , SDN-WAN dalam
Didalam lapisan Data Link berguna untuk switching
perkembangan teknologi nya menerapkan keterhubungan
penyambungan tiap antaran data yang melintasi jaringan,
Internet rumahan buat menyerahkan salah satu cara
dari itu layar Network buat proses routetiap antaran data
menekan biaya dan menambah rasa aman untuk pengguna
yang melintasi jaringan. Jaringan MPLS menggabungkan
jpath terbaik yang dipilih. SDN-WAN ini dapat
kedua lapisan [Link] teknologi MPLS buat
menghilangkan jpath yang menghasilkan keterhubungan
prosedur cap swapping ialah pertukaran capdi setiap
yang membuat biaya tinggi dengan Sistem Awan. SDN-
point(router)yang dilewati oleh Antaran-Antaran data pada
WAN mempunyai skor keluwesan.
jaringan . Label termaksuk dari kumpulan informasi untuk
jaminan kualitas , skalibilitas , reabilitas, keamanan dan
Hal ini disebabkan SDNWAN berbasis software, dari itu
Perutean tersebut dilaksanakan pada tiap rute , pesan
user dapat menggunakan pengaturan sesuai dengan
perutean disetiap cap adalah rute antaran dan yang
kebutuhan dan Mudah diantara masalah dimana selalu
diutamakan menggunakan data informasi dibedakan
muncul ialah suatu eventyang terjadi permintaan berulang.
menjadi 5 dan disampaikan menelusuri network . Pada saat
Tercipta nya system yang dapat mengatur perangkat lunak
operasi antaran menjadi lebih tepat guna , rancangan utama
ada peluang user User buat melakukan pengarahan
MPLS ialah sesuatu cap tiap antaran informasi dengan
bedasarkan network komplek. Dari analisa penelitian
ukuran konstan , Cap tiap antaran informasi utama data
tersebut SDN-WAN, Dari pendapat diatas dapat
adalah dari sudut antaran informasi akan dilanjutkan,
disimpulkan SDN-WAN mempunyai keunggulan sebagai
Mengenai data cap utama adalah tentang :
berikut:
a. Cloud dengan virtualisasi merupakan entitas
1. Data Kualitas layanan
bersama komponen hybrid Network.
2. Data rute antaran yang akan dilewati network
b. Orchestration dan Scalability, kehandalan buat
3. Data mengenai petunjuk arah
mengorganisir dan mengarahkan ribuan perangkat
4. Data Anggota jaringan Privet Virtual
menggunakan sebentuk nilai dari manajemen.
5. Data Prioritas Alamat
c. Programabilitas dan Otomasi, kehamdalan buat
pemain jaringan juga dapat melaksanakan
Kemajuan Informasi pada bidang MPLS memberikan
Perkembangan tersebut secara Spontan (diantara
jaminan akan impian yang akan menumbuhkan kemampuan
nya ialah Keterampilan penyelesaian Masalah, dan
network antaran kemampuan sistem Sebagai contoh di
Pergantian prosedur).
bidang Protocol Internet selain itu didalam network ATM ,
d. Visibilitas, Kehandalan yang bisa memantau
Oleh sebab itu salah satu trigger dalam percepatan
jaringan, efektif nya dari sisi kemampuan
kemajuan informasi MPLS tercepat selain itu menjadi data
kapasitas, connectivity dan lain-lain.
komunikasi tenar , Berikut keuntungan MPLS Network
e. Performance, Keterampilan buat mengoptimalkan
adalah :
Useran network device, seperti memaksimalkan
bandwidth, penyeimbangan beban, Teknik lalu
1. Diantara nya tersambung Protokol Reservasi Sumber
lintas dan lain-lain (berkaitan dengan
Daya selain itu ada Jalur Terpendek Pertama.
Programabilitas dan Skalabilitas).
2. Pemilihan Prosedur membuat protocol lalu lintas
network , berdasarkan beda hardware , device dan
B. MPLS software yang berbeda.
3. Keuntunganya mudah sebagai visualisasi address
Network MPLS menjadi kontruksi jaringan diartikan dari computer.
Task Force(IETF) dimana menggabungkan prosedur Cap 4. Menjungjung Alamat IPdi Lapisan 3 , ATM dan relai
swapping di lapisan2 melalui routing pada lapisan 3 buat bingkai pada layer 2.
percepatan penyampaiaan antaran data , dilihat dibawah ini

Copyright © 2020 FT-UHAMKA. - All rights reserved Seminar Nasional TEKNOKA ke - 5, Vol. 5, 2020
DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365 ISSN No. 2502-8782
119
A. R. Ruli1), R. Wirawan2)
C. Dasar Routing [Link] Flow switch (OFS)

Routing ialah proses penentuan jpath yang dilewati oleh OFS bertanggung jawab buat mewujudkan perutean multi
antaran data . Jpath optimal sesuai kapasitas network, WAN-hop buat subflows MPTCP. Fungsinya termasuk
datagram jenjang, jenis fasilitas yang diinginkan meliputi alamat IP swapping, penyisipan ID jpath perutean, antrian
trak model (S. Jain et al 2013). Umum nya rancangan rute prioritas, dan pengumpulan data statistik. Seluruh jaringan
dipilih jalur yang [Link] dibedakan menjadi 2 menggunakan terowongan IP buat mewujudkan hamparan
macam : jaringan di atas internet publik. Sebuah Antaran dapat
melintasi melalui cabang transit sebelum menantaranai arah
a. Rute langsung adalah antaran yang dipindahkan nya akhirnya. Buat masalah ini, alamat IP arah nya di
secara langsung dari device ke yang lain header luar ialah ditetapkan sebagai alamat IP publik
(penyimpanan yang ada diarea sama) sehingga by MMSG di transit cabang. OFS di cabang transit melakukan
pass dari gerbang. alamat IP bertukar buat mengganti sumber dan alamat IP
b. Rute tidak langsung adalah antaran yang arah nya di header luar dengan sepasang IP sumber dan
dipindahkan secara tidak langsung dari device ke arah nya baru alamat. Lebih khusus lagi, alamat IP sumber
yang lain (penyimpanan yang ada diarea sama) diganti dengan alamat IP dari port tempat Antaran pergi
sehingga harus melewati dari gerbang. MMSG, dan alamat IP arah nya ditetapkan menjadi Alamat
IP dari port tempat antaran diterima point hop berikutnya.
Pada saat belum menemukan tujuan dari device yang Buat memfasilitasi perutean di point transit, kami
diharapkan. ada beberapa varian rute adalah rute minimal, menyertakan sumbernya ID cabang, ID cabang arah nya, ID
rute tetap , rute berubah . rute minimal adalah data grup jpath, dan anggota jpath ID di port arah nya TCP dari
seminimal mungkin wajib dimiliki oleh media header luar. Kita gunakan istilah "grup jpath" buat
penyimpanan di jaringan. rute minimal tercipta di susunan menunjukkan sekumpulan jpath anggota ke mendukung
penghubung. di rute tetap adalah rute melanjutkan antaran koneksi MPTCP. Perutean MPTCP koneksi antara sepasang
jaringan satu ke jaringan yang lain bersumber administrator cabang mengikuti grup jpath
telah tetapkan. sedangkan Rute tetap administrator yang
telah mengganti nya. Dibawah ini merupakan rute tetap : OFS di point transit menyelesaikan cara melakukan
alamat IP swapping dan bagaimana menentukan link keluar
a. Kesalahan susunan tidak dapat diampunkan. Pada melalui yang mana Antaran tersebut dapat diteruskan.
saat pertumbuhan network terdiri dari Dengan memeriksa TCP port arah nya di header luar, OFS
penyimpangan hubungan lebih dari dua point di arah nya branch menentukan bagaimana memulihkan
terjadi spontan, rute tidak terhubung dengan alamat IP kembali ke mereka nilai asli yang dihasilkan oleh
elektrik. KKL di sumbernya cabang. Alhasil, MPA di cabang arah
b. Settingan routing tipe ini umumnya dirancang pada nya bisa berhasil melakukan identifikasi aliran MPTCP dan
network yang memiliki sebagian rute, biasanya Antaran penyusunan ulang. OFS juga menentukan
tidak lewat dua dan tiga. penjadwalan Antaran berdasarkan padanya prioritas.
c. Informasi routing diserahkan oleh administrator Prioritas antrian diterapkan sedemikian rupa sesampai
jaringan secara manual. Antaran dengan tinggi prioritas tidak akan diblokir oleh
d. Satu rute mempunyai jadwal tersendiri. Antaran prioritas rendah buat jaringan Useran sumber daya.
e. Jenis ini biasanya dipergunakan untuk network Perutean terperinci dan prioritas lalu lintas disajikan di
mini dan konstan bagian selanjutnya (S. Jain et al 2013).

Di rute berubah, Rute akan mengkaji rute optimal yang E. Keuntungan SDWAN
dilewati dan diteruskan Antaran berasal dari jaringan ke
lain nya. Pengolah jaringan tak bisa kontrol yang dilalui Jaringan yang Ditentukan Perangkat Lunak
antaran-antaran itu . Pengolah jaringan namun menyarankan memiliki beberapa manfaat bagi arsitektur jaringan lama.
dengan jalan apa rute mengamati Antaran. Jalur rute yang SDN memberikan fleksibilitas dan penyederhanaan untuk
berubah tidak bedasarkan dengan rute yang dipelajari nya. ketidakfleksibelan dan kompleksitas tradisional jaringan.
Keistimewaan dari rute berubah adalah : Perusahaan perusahaan diberikan kemampuan untuk
a. Rute data dikasih sama software bukan dari mengontrol jaringan mereka secara terprogram dan untuk
pengolah jaringan. menskalakannya tanpa memengaruhi kinerja (Jammal,
b. Rute langsung Melacak jalur opsi sebagai alternatif Singh, Shami, Asal, & Li, 2014). SDN menyederhanakan
jalur yang bisa digunakan. Apabila salah satu jpath manajemen jaringan dengan menghilangkan kompleksitas
mengalami Masalah. lapisan infrastruktur. Kontrol aliran dibuat abstrak agar
c. Mengerjakan Network yang komplek, network lain administrator dapat menentukan aliran jaringan yang
nya yang setingan nya selalu tidak tetap memenuhi persyaratan konektivitas (Jammal, Singh, Shami,
(Intermitten). Asal, & Li, 2014). Software-Defined Networking
d. Membutuhkan aturan rute untuk menciptakan data menyediakan programabilitas pada bidang kontrol yang
rute dan aturan rute membutuhkan resource memungkinkan perubahan yang akan diterapkan di seluruh
computer. perangkat keras jaringan pada saluran aman.

Copyright © 2020 FT-UHAMKA. - All rights reserved Seminar Nasional TEKNOKA ke - 5, Vol. 5, 2020
DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365 ISSN No. 2502-8782
120
A. R. Ruli1), R. Wirawan2)
Ini memungkinkan file administrator untuk G. Komponen SD-WAN
mengintegrasikan perangkat baru ke dalam arsitektur yang
ada (Jammal, Singh, Shami, Asal, & Li, 2014). Rekayasa SD-WAN memungkinkan implementasi baru dari
lalu lintas pengontrol SDN ditingkatkan untuk operator rencana dan fungsinya di SDN-NFV Infrastruktur khusus
jaringan menggunakan lalu lintas video. Ini memberikan untuk AN yang menyediakan fitur tambahan untuk
manfaat tambahan bagi operator jaringan untuk mengurangi pelanggan, seperti:
kemacetan hot spot (Jammal, Singh, Shami, Asal, & Li, Multi-tenancy (VRF dan perutean)
2014). ● Penyediaan zero-touch
● Overlay dan tunneling dinamis VPN
F. Dampak SDWAN ● Pengoptimalan WAN
● Pemilihan jalur cerdas dan pembelajaran rute
Jaringan yang ditentukan perangkat lunak mengambil alih ● Deteksi bandwidth otomatis
bagian lain dari industri komputasi. Lebih perangkat ● Perangkaian layanan
ergerak menuju jalur yang ditentukan perangkat lunak ●Layanan keamanan seperti VPN, NGFW, WAF,
dengan implementasi logika di dalamnya perangkat lunak di kategorisasi dan pemfilteran URL,DPI / IDPS, inspeksi
atas prosesor standar (Jain & Paul, 2013). Infrastruktur SSL / TLS
Jaringan SDN digunakan Bersama oleh banyak entitas
dalam komputasi awan. Jaringan masa depan akan lebih Untuk sepenuhnya memahami ancaman SD-WAN
banyak dapat diprogram daripada saat ini dengan teknologi pemahaman tentang arsitektur secara keseluruhan, pola
seperti SDN dan SDN-WAN. Dapat deprogram perangkat interkoneksi komponen, kontrol tipikal, dan aliran data
yang mampu akan menjadi fitur umum dari semua diperlukan. Salah satu dari
perangkat keras di masa depan (Jain & Paul, 2013). Tabel 1 ini dapat berisi kerentanan dan dimanfaatkan oleh
menunjukkan persyaratan manajemen untuk jaringan penyerang untuk menyusupi perusahaan jaringan. Gambar 1
tradisional versus perangkat lunak- jaringan yang mengilustrasikan arsitektur SD-WAN secara umum dan
ditentukan. SDN merupakan sebuah landmark karena kita blok penyusunnya.
menyaksikan jaringan computer pembangunan yang terjadi
di luar batas industri swasta (Wickboldt, et al., 2015).
Jaringan area luas yang ditentukan perangkat lunak (SD-
WAN) telah memperluas jaringan yang ditentukan
perangkat lunak kantor cabang perusahaan.

Pengelolaan
Jaringan Tradisional Perangkat Lunak Jaringan
Persyaratan

Konfigurasi disesuaikan dan


perangkat lunak yang selalu
Atur protokol yang terkenal
berubah, penyiapan
Bootstrap dan konfigurasi parameter
forwarding dan control plane
konektivitas

Konfigurasi perangkat
penerusan
Konfigurasi rute alternatif perilaku jika terjadi kegagalan
Ketersediaan dan ketahanan
jika terjadi kegagalan tautan dalam
koneksi dengan kontrol
pesawat
Kontrol versi,
penyebaran terkoordinasi,
Kemampuan program jaringan Tidak diperlukan dan
verifikasi jaringan
perangkat lunak

Pantau kinerja
Gambar 1. Arsitektur dan aliran logika dasar SD-WAN
Penugasan bandwidth dan
aplikasi jaringan, sesuaikan
reservasi, Kualitas
Performa dan skalabilitas kualitas koneksi antara
Konfigurasi layanan dan
penegakan
pesawat penerusan dan
kontrol
Berdasarkan arsitektur referensi SDN-NFV [6 - 8], fungsi
utama berikut blok diidentifikasi di SD-WAN:
Kontrol akses jaringan,
Berikan isolasi ke jaringan
aplikasi, mencegah
 Network Function (NF): blok fungsional dalam
Isolasi dan keamanan mencegah intrusi, spoofing
dan Denial of Service
penyadapan lalu lintas
kontrol
infrastruktur jaringan yang memiliki antarmuka
eksternal yang terdefinisi dengan baik dan perilaku
Sesuaikan fungsi manajemen
bersama dengan manajemen
fungsional yang terdefinisi dengan baik.
Sesuaikan pengelolaan
protokol tingkat yang lebih
antarmuka, koordinat
informasi manajemen
 Layanan Jaringan (NS): komposisi Fungsi Jaringan
Fleksibilitas dan pemisahan
tinggi di dalam pesawat atau di
antara
ditentukan oleh fungsinya dan spesifikasi perilaku.
Sistem Menejemen
 Fungsi Jaringan Virtual (VNF): implementasi NF
Kapasitas akses dan
Rencanakan disposisi yang dapat dilakukan digunakan pada Network
mengontrol elemen dalam
Perencanaan jaringan kebutuhan kinerja, pilih a
topologi jaringan
hubungan Function Virtualisation Infrastructure (NFVI). Itu
untuk meneruskan elemen
berikut adalah contoh VNF: DPI, IDPS, WAF, LB,
Lacak pemanfaatan sumber
daya,
Lacak parameter fungsional
aplikasi baru, visualisasikan
NAT, PROXY, dan VPN. NFV Infrastructure
Pemantauan dan visualisasi mengidentifikasi
pemadaman dan pemicu
yurisdiksi jaringan
pengontrol
(NFVI): perangkat keras dan perangkat lunak
alarm
tempat VNF diterapkan.
Tabel 1. Jaringan tradisional versus manajemen jaringan
yang ditentukan perangkat lunak.

Copyright © 2020 FT-UHAMKA. - All rights reserved Seminar Nasional TEKNOKA ke - 5, Vol. 5, 2020
DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365 ISSN No. 2502-8782
121
A. R. Ruli1), R. Wirawan2)
 Network Controller (CTRL): blok fungsional yang 2. Zero-Touch Deployment
memusatkan beberapa atau semua fungsi kontrol
dan manajemen dari domain jaringan dan Layanan Penerapan Zero Touch bekerja bersama-
menyediakan tampilan abstrak domainnya ke blok sama dengan SD-WAN Center buat memudahkan
fungsional lain melalui antarmuka yang terdefinisi penerapan peralatan SD-WAN kantor cabang. SD-WAN
dengan baik. Center dikonfigurasi dan digunakan sebagai alat
 Network Functions Virtualisation Orchestrator manajemen pusat buat peralatan SD-WAN Standard dan
(NFVO): blok fungsional bertanggung jawab atas Enterprise (Premium) Edition. Buat memanfaatkan Zero
pengelolaan siklus hidup NS, siklus hidup VNF Touch Deployment Service (atau ZTD Cloud Service),
dan NFV sumber daya infrastruktur. Administrator harus memulai dengan menyebarkan
 Fungsi Jaringan Virtualisasi Infrastruktur Node perangkat SD-WAN pertama di lingkungan, Selanjutnya
(NFVI-Node): fisik perangkat disebarkan dan mengonfigurasi dan menerapkan SD-WAN Center
dikelola sebagai entitas tunggal, menyediakan sebagai point pusat manajemen. Ketika SD-WAN
Fungsi NFVI diperlukan untuk mendukung Center, rilis 9.1 atau yang lebih baru, diinstal dengan
lingkungan eksekusi untuk VNF. konektivitas ke internet publik pada port 443, SD-WAN
 Layanan Jaringan: komposisi Fungsi Jaringan dan / Center secara Spontan memulai Layanan Cloud dan
atau Layanan Jaringan, ditentukan oleh spesifikasi menginstal komponen yang diperlukan buat membuka
fungsional dan perilakunya. kunci fitur-fitur Zero Touch Deployment dan buat
 VNF Manager (VNFM): blok fungsional yang membuat Zero Touch Opsi penyebaran tersedia di GUI
bertanggung jawab atas siklus hidup manajemen SD-WAN Center. Zero Touch Deployment tidak
VNF. tersedia secara default di perangkat lunak SD-WAN
 Elemen Jaringan (NE): sekelompok sumber daya Center. Ini sengaja dirancang buat memastikan ada
bidang data yang dikelola sebagai satu kesatuan. komponen awal yang tepat pada jaringan dasar sebelum
Elemen jaringan, istilah router dan router tepi mengizinkan Administrator memulai aktivitas di tempat
digunakan secara bergantian. Antarmuka apa pun yang melibatkan Penerapan Zero Touch.
manajemen (MGI): blok fungsional yang
bertanggung jawab untuk mengakses dan mengatur Setelah lingkungan SD-WAN yang berfungsi aktif dan
seperangkat sumber daya dan fungsi. menjalankan pendaftaran ke Layanan Penerapan Zero
 Multi-tenancy: fitur tempat sumber daya fisik, Touch diselesaikan dengan membuat login akun Citrix
virtual, atau layanan dialokasikan sedemikian rupa Cloud. Dengan SD-WAN Center yang dapat
sehingga beberapa penyewa serta penghitungan berkomunikasi dengan layanan ZTD, GUI
dan datanya diisolasi dan tidak dapat diakses oleh memperlihatkan opsi Zero Touch Deployment di bawah
satu sama lain. tab Konfigurasi. Masuk ke Layanan Zero Touch
 Penyewa: satu atau lebih pengguna layanan SDN- mengotentikasi ID Pelanggan yang terkait dengan
NFV berbagi akses ke satu set fisik,sumber daya lingkungan SD-WAN tertentu dan mendaftarkan Pusat
virtual atau layanan. Implementasi sistem SD- SD-WAN, selain membuka kunci akun buat otentikasi
WAN tidak selalu didasarkan pada model hierarki lebih lanjut dari penerapan peralatan ZTD.
dari sudut pandang topologi jaringan (Gambar 2).
Misalnya, pengontrol dan orkestrator bisa Dengan menggunakan alat Konfigurasi Jaringan di SD-
digunakan di jaringan IP atau domain siaran yang WAN Center, administrator SD-WAN perlu
sama. Ini dapat memungkinkan penyerang untuk menggunakan templat atau Keterampilan situs klon buat
melakukan serangan kontrol akses vertikal dan membangun Konfigurasi SD-WAN buat menambahkan
antarmuka serta fungsi manajemen akses. situs baru. Konfigurasi baru digunakan oleh SD-WAN
Center buat memulai penyebaran ZTD buat situs yang
baru ditambahkan. Saat Administrator SD-WAN
3 METODOLOGI PENELITIAN
memulai situs buat penyebaran menggunakan proses
ZTD, dia memiliki opsi buat melakukan pra-otentikasi
1. Dynamic Multi-Path Optimization (DMPO) alat yang akan digunakan buat ZTD dengan mengisi
Gabungan jaringan internet khusus, Internet nomor seri, dan memulai komunikasi email ke
broadband, 4G-LTE, dan MPLS dengan pengarah penginstal di tempat buat memulai aktivitas di tempat.
tautan per Antaran yang sadar aplikasi dan
remediasi sesuai permintaan buat menantaranai Penginstal Onsite menerima komunikasi email bahwa
kinerja yang terbaik buat menuntut, suara dan situs tersebut siap buat Penerapan Zero Touch dan dapat
video real-time melalui transportasi apa pun. memulai prosedur instalasi buat menyalakan dan
memasang kabel peralatan buat penetapan alamat IP
DHCP dan akses internet pada port MGMT. Juga,
pemasangan kabel di port LAN dan WAN apa pun.
Segala sesuatu yang lain dimulai oleh Layanan ZTD dan
kemajuannya dipantau dengan menggunakan URL
aktivasi.
Gambar 2 Dynamic Multi-Path Optimization

Copyright © 2020 FT-UHAMKA. - All rights reserved Seminar Nasional TEKNOKA ke - 5, Vol. 5, 2020
DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365 ISSN No. 2502-8782
122
A. R. Ruli1), R. Wirawan2)
Jika point jarak jauh yang akan diinstal ialah instance cloud, Dan buat peralatan yang digunakan ialah sebagai berikut
membuka URL aktivasi memulai path kerja buat menginstal
instance secara Spontan di lingkungan cloud yang
ditentukan, tidak ada tindakan yang diperlukan oleh
penginstal lokal. Layanan Cloud Penerapan Zero Touch
mengSpontankan tindakan berikut:

Unduh dan Perbarui Agen ZTD jika fitur baru tersedia di


alat cabang. Otentikasi peralatan cabang dengan
memvalidasi nomor seri. Otentikasi bahwa Administrator
SD-WAN menerima situs buat ZTD menggunakan SD-
WAN [Link] file konfigurasi khusus buat peralatan
Gambar 5 Hardware
yang ditargetkan dari SD-WAN Center (Behzad
Mirkhanzadeh, Naeim Taheri, and Siavash Khorsandi
2016). Dorong file konfigurasi khusus buat peralatan yang
ditargetkan ke peralatan cabang. Instal file konfigurasi pada
alat cabang. Dorong komponen perangkat lunak SD-WAN
yang hilang atau pembaruan yang diperlukan buat peralatan
cabang. Dorong file lisensi 10 Mbps sementara buat
konfirmasi pembentukan Jpath Virtual ke peralatan cabang.
Aktifkan Layanan SD-WAN di alat cabang.
Gambar 6 Rundown Instalasi SDWAN
4 HASIL DAN PEMBAHASAN

Sebelum nya PT Rafalsindo menggunakan teknology


MPLS seperti dibawah ini

Gambar 7 Tampilan dashboard SDWAN

Gambar 3 Topology MPLS PT Rafalsindo

Design dan Penerapan SDWAN PT Rafalsindo sebagai


Berikut :

Gambar 8 Tampilan Dashboard IP Public berada 1 di


Indonesia dan 1 di USA

Gambar 4 Topology SDWAN PT Rafalsindo

Gambar 9 Tampilan Dashboard QoE

Copyright © 2020 FT-UHAMKA. - All rights reserved Seminar Nasional TEKNOKA ke - 5, Vol. 5, 2020
DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365 ISSN No. 2502-8782
123
A. R. Ruli1), R. Wirawan2)

5 SIMPULAN IT and Communication Science and


Applications, Iraq, 2016.
Pertumbuhan perkembangan informasi network [9] L. Weidong, N. Yukun, Z. Xia, W. Lingbo and
menjadi rumit dari itu permintaan user akan teknologi Z. Chi, "Using Path Cap Routing in Wide Area
ini kian bertambah , SDWAN ini adalah solusi dari Software-Defined Networks with OpenFlow," in
kompleksitas network dengan menghilangkan jaringan International Conference on Networking and
Metro dimana kita kenal Jaringan Metro Network Applications, 2016
membutuhkan biaya yang tinggi sedangkan SDWAN [10] Jammal, M., Singh, T., Shami, A., Asal, R., &
ini implementasi nya biaya sangat rendah dan Li, Y. (2014). Software defined networking:
kehandalan yang sangat mumpuni dan ini mendukung State of the art and research challenges.
untuk perusahan yang mempunyai cabang di daerah- Computer Networks, 78-80.
daerah dengan SDWAN tersebut cabang-cabang [11] Jain, R., & Paul, S. (2013). Network
tersebut akan terkoneksi dengan pusat tersebut dan Virtualization and Software Defined
dengan biaya dedicated Internet Pengoptimalkan Networking for Cloud Computing: A Survey.
bandwith akan menjadi maksimal , didalam penelitian Cloud Networking and Communications, 24-30.
ini membandingkan Dynamic Multi-Path
Optimization (DMPO) dengan Zero-Touch
Deployment adalah peneliti membandingkan jalur
yang optimal digunakan dilihat dari point
kompleksitas, bandwith dan juga sisi biaya maka dari
hal tersebut didapatkan hasil Dynamic Multi-Path
Optimization (DMPO) unggul dari ketiga point
perbandingan diatas dari Zero-Touch Deployment.

KEPUSTAKAAN

[1] “Microsoft Azure Cloud Computing Platform &


Services, “ [Link]
[2] “Facebook’s new long-haul network,”
[Link]
engineering/building-express-backbone-
facebook-s-new-longhaul- network/
[3] C.-Y. Hong et al., ``Achieving High Utilization
with SoftwaredrivenWAN,'' in Proc. ACM
SIGCOMM, 2013, pp. 15-26.
[4] S. Jain et al., ``B4: Experience with a Globally-
deployed Software Defined WAN,'' in Proc.
ACM SIGCOMM, 2013, pp. 3-14.
[5] A. Kumar et al., ``BwE: Flexible, hierarchical
bandwidth allocation for WAN distributed
computing,'' in Proc. ACM SIGCOMM, 2015,
pp. 1-14.
[6] H. Yan, Y. Li, W. Dong, and D. Jin, “Software-
Defined WAN via OpenAPIs,” IEEE Access,
vol. 6, 2018, pp. 33752-33765.
[7] Behzad Mirkhanzadeh, Naeim Taheri, and
Siavash Khorsandi, “SDxVPN: A Software-
Defined Solution for VPN Service Providers,” in
[Link]/IFIP NOMS, 2016.
[8] A. Ameer Mosa, A. Ali, J. Xue and S.
Turner,"Routing Algorithm Optimization for
SoftwareDefined Network WAN," in Al-Sadeq
International Conference on Multidisciplinaryin

Copyright © 2020 FT-UHAMKA. - All rights reserved Seminar Nasional TEKNOKA ke - 5, Vol. 5, 2020
DOI: 10.22236/teknoka.v5i.365 ISSN No. 2502-8782

Anda mungkin juga menyukai