Panduan Pemasangan Price Tag Indomaret
Panduan Pemasangan Price Tag Indomaret
Menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan retail waralaba yang unggul dalam
persaingan global
MISI
Melayani serta memberi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan
produk maupun jasa dengan mudah dan hemat
BUDAYA PERUSAHAAN
MOTO
Buku Panduan ini berisi informasi yang sangat pribadi dan rahasia. Pembaca
buku panduan ini mengerti dan menyatakan bahwa setiap penyebaran
informasi rahasia ini dalam bentuk apapun sebagaimana telah disampaikandi
atas akan langsung menyebabkan kerugian, baik kerugian langsung
maupun tidak langsung, kepada Indomaret yang tidak dapat diperbaiki,di
mana ganti rugi dalam bentuk materi tidak cukup untuk memulihkan
kerugian dimaksud. Oleh karena itu, atas terjadinya pelanggaran dimaksud,
setiap pelanggar (beserta pihak yang melakukan persekongkolan atau
bersama-sama melakukan pelanggaran) bersedia untuk diproses secara
hukum sesuai dengan ketentuan hukum beracara yang berlaku di Republik
Indonesia.
Variasi Produk
4 Prinsip Usulan produk yang
Toko yang terang, indah,
Dasar memenuhi kebutuhan
dan higienis.
Manajemen Kesegaran
melalui
layanan yang tulus, akrab, dan sopan. Lakukan penawaran dan penjelasan
produk dan jasa, agar pelanggan dapat berbelanja
dengan mudah dan nyaman. Ceria Dalam setiap kondisi dan melayani dengan
tulus dari hati
Selalu menjaga kondisi toko yang bersih dan nyaman, aman danhigienis,
untuk mewujudkan pengalaman belanja yang nyaman. Sangat penting
untuk mendisiplinkan pelaksanaan kebersihan di
luar toko, dalam toko, toilet, dan gudang toko.
Menjamin kualitas, kesegaran, kemasan, dan kehigienisan produk;
Manajemen
Kesegaran pelanggan saat berbelanja.
• Menciptakan citra variasi produk Indomaret yang standar, dengan melakukan display produk yang
sesuai kebutuhan pelanggan berdasarkan planogram dari HO dan membuat penataan area penjualan
yang baik.
• Memahami dan menambah wawasan mengenai karakteristik, rasa, penggunaan, dan fungsi dari suatu
produk agar dapat memperkenalkan atau menjelaskan kepada pelanggan.
• Mengetahui keinginan dan kebutuhan pelanggan terhadap variasi dan display produk yang ada saat [Link]
toko menyampaikan informasi tersebut ke HO dan lakukanlah langkah perbaikan.
• Agar variasi dan display produk dapat dilakukan dengan baik, harus memahami layout, model display,
pergantian produk dan perubahan display, serta perubahan price tag.
• Setiap hari lakukanlah pengecekan display di area penjualan dan cek stok produk di gudang toko untuk
pemenuhan kembali produk yang terjual.
• Pada saat melakukan kebersihan rak, lakukan pengecekan planogram dan price tag.
3. Penanganan Promosi 12
A. Alur Informasi Promosi 12
B. Penanganan Sarana Promosi 12
C. Perubahan Display 16
D. Perubahan Harga (Promosi) 16
E. Pemasangan Price Tag kecil 16
F. Pemasangan Shelf Talker
G. Cetak Price Tag H-1 dan Pemasangan Price Tag H-1
A. Layout Toko
Layout toko adalah gambar pengaturan toko untuk jenis, jumlah, letak sarana display serta fasilitas yangada
di toko yang dibuat oleh operation sesuai dengan kondisi tokonya.
A-1. Alur Informasi Layout
Untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan, HO menetapkan variasi dan display produk. Setiap toko
wajib memiliki layout toko terbaru yang disediakan oleh Development Dept. dan wajib mengikuti layout
tersebut ketika mengatur area penjualan toko.
A-2. Layout Toko
• Konsep layout toko dirancang agar memudahkan pelanggan dapat menelusuri area penjualan toko
dengan harapan mereka berbelanja lebih banyak.
• Misalnya dengan cara membuat lorong yang lega, display produk per kategori, dan memperhatikan
keterkaitan produk dengan meletakkan produk yang berhubungan dan saling melengkapi ditempatkan
yang berdekatan.
Note:
Note :
- Urutan kiri ke kanan
- Food -> Non Food
- Penempatan urutan modis
mempertimbangkan hubungan
antara rak dan kemudahan
pelanggan mencari produk
Contoh Layout
Toko SDN
Contoh Layout
Toko SDS
Contoh Modis
Gambar 1.3
No Modis
Shelf : Urutan shelfing
KK : Posisi urutan kiri kanan produk
DB : Posisi urutan depan belakang produk
AB : Posisi urutan atas-bawah produk
PLU : PLU Produk
T_KK Nama Barang : Deskripsi produk
(Tier
Kanan Min Disp : Minimal display / jumlah minimal barang di display
kiri) SMF : Stock Maksimal Final
)
N+ : Jumlah tambahan produk di atas PKM
Nx : Jumlah N kali produk dari PKM
Tag : Status tag produk
T_KK : Tier kanan-kiri / jumlah display kiri kanan per produk
T_AB : Tier atas-bawah / jumlah display tumpuk per produk
T-AB T_DB : Tier depan-belakang / jumlah display baris per produk
(Tier
Atas
Bawah)
Kode:
SWA : Sarana sewa.
SH : Shelfing/ gondola.
PP : Principle Promo.
WR : Wing Rack.
DU : Dancing Up.
DP : Dispenser.
CS : Clip Strip.
CO : Cooler.
Detail informasi mengenai rak sewa, dapat juga menggunakan fasilitas yang terdapat pada Indomaret
Information Sharing untuk masing-masing toko. IIS dapat menampilkan gambar planogram barang.
Jenis Sarana:
S: Shelf
H: Hanger
MODIS
Posisi
Nomor shelfing
lubangsiku
per rak
sarana
Lubang siku
Tampak Depan
Foto dari
belakang
Prosedur Display:
1. Display produk dengan jumlah tier yang ditetapkan lalu produk diletakkan pada posisi paling depan
rak. Kemudian lakukan yang sama pada baris kedua dan ketiga di belakangnya.
2. Selanjutnya, jika produk dibeli pelanggan, maka majukan produk yang di belakang dan susunlah
sesuai dengan planogram agar display produk paling depan terlihat menarik.
3. Bagian depan (muka) merupakan daya tarik bagi pelanggan, karena itu susunlah produk agar selalu
menghadap pelanggan.
1. Toko dapat mengetahui produk baru yang akan masuk melalui laporan yang tercetak pada saat inisial
komputer di pagi hari.
Contoh Laporan Perubahan Harga Jual (Produk Baru)
Produk tidak aktif (discontinue) adalah produk yang sudah tidak dijual lagi di toko. Note : Batas retur ke DC
adalah H+7 dari tanggal produk tidak aktif. Wajib dilakukan retur sesuai yang tertera pada tanggal
cetakan agar tidak terkena NKL otomatis.
Produk tidak aktif : Tag N, Tag R, Tag F dan Non-Kategori.
Toko dapat mengetahui produk tidak aktif pada saat inisial pagi hari di komputer.
Contoh Laporan Data Non-Rak/ Non-Kategori Gambar 2.3
Prosedur Pelaksanaan
1. Lakukan penarikan produk 2. Jangan lupa lepaskan price 3. Simpan dalam gudang toko
berdasarkan Laporan Data tag yang terpasang. di tempat khusus retur.
Saat memasang pricetag Pasang sarana promosi Jika produk ada promosi maka
wajib menyertakan sarana seperti shelftaker,wobbler pricetag putih dibalik dan
promosi pada pricetag sesuai produknya dan dipasang pricetag kuning
kuning deskripsi promo pada
pricetag
Pasanglah sarana promosi dengan benar sesuai dengan penempatannya, mudah terlihat dan menarik
pelanggan untuk mendukung peningkatan penjualan.
Penanganan Banner in
Shelftalker kecil
Shelftalker besar
• Shelftaker besar digunakan untuk pricetag besar, sebaliknya shelftaker kecil digunakan untuk pricetag kecil
• Pastikan sarana promosi dipasang sesuai dengan periode promosinya.
• Pemasangan sarana promosi harus menggunakan trolley sarana yang sudah disediakan
• Penempatan Shelf talker disesuaikan dengan tempat yang tersedia di atas trolley
• Lakukan pengecekan dan penurunan segera, jika periode promosinya telah berakhir
Personil toko bisa melakukan pemasangan produk promosi pada saat tutup toko yaitu pada jam 22.00
(untuk toko normal) atau jam 24.00 (untuk toko 24 jam), personel toko men-display produk promo dan
sarana promosi di rak End Gondola, gondola, Dancing Up, dan Bucky Promosi, yang akan dimulai keesokkan
harinya. Jika periodepromosi sudah berakhir, segera turunkan produk dan sarananya, ganti dengan promosi
ter-update.
• Pastikan price tag sesuai dengan perubahan harga pada saat awal promosi.
• Pastikan price tag diperbarui kembali setelah promosi berakhir.
E. Pemasangan Price Tag Kecil
• Pemasangan price tag kecil hanya berlaku untuk beberapa modis dengan dimensi produk yang kecil
• Modis yang menggunakan price tag kecil adalah modis:
• MEDICINE (AMD/AMW)
• BASIC FOOD (BFD)
• BABY CLOTHING (BCL/BCD)
• BABY KIDSCARE (BKC)
• BACKWALL (BW)
• ROKOK (R06)
• DERBY (RA/RC/RI/RG/RF) Pricetag kecil promosi Pricetag kecil reguler
• PERSONAL CARE (PCE)
F. Pemasangan Shelf Talker (Promosi)
• Pemasangan Shelf talker harus disesuikan dengan deskripsi promo yang terdapat pada price tag promo yang terpasang.
• Lakukan pengecekan produk yang dibeli oleh pelanggan dan segera melakukan display ulang dari stok
yang ada di gudang secara berkala, jam 14.00 dan 21.00 (untuk toko normal) dan jam 06.00, 14.00,
21.00 (untuk toko 24 jam).
• Pada saat penerimaan produk lakukan cek dan display produk segera agar produk pada rak display
tidak kosong.
• Pastikan pada saat sebelum pergantian shift, display produk penuh.
• Lakukan usulan penyesuaian stok (Stock Opname) sesuai dengan jumlah fisik produk.
• Penyesuaian minus (NK) dilakukan oleh AS atau AM pada saat kunjungan dan jumlah itemnya terbatas.
• Penyesuaian plus dan minus dalam jumlah item yang lebih banyak dilakukan oleh Tim Inventory Control
Cabang pada saat stock opname rutin.
D. Penanganan Terhadap Overstock
• Data barang over stock diusulkan kepada AS dan AM untuk dilakukan retur ke DC. Bila disetujui oleh AS maka personil toko
membuat NRB ke DC
• Transfer Antara Toko untuk produk overstock. Proses ini dapat dilakukan setelah disetujui oleh
Cabang dan HO.
• Usulan dilakukan promosi oleh Chief Of Store dan AS kepada AM, DBM, dan BM dengan mekanisme
tertentu untuk mengurangi overstock.
E. Pencegahan Terjadinya Perbedaan Stok
• Pengecekan dalam penerimaan barang dari DC, BKL, dan TAT dengan benar.
• Transaksi penjualan harus dengan scanner (Wajib Scan) dan teliti.
• Lakukan dengan teliti pengecekan produk retur dari konsumen.
• Pengawasan terhadap pelanggan serta internal personel toko agar tidak terjadi kehilangan produk.
Informasi produk baru disediakan oleh MD HO melalui Information Sharing secara rutin. Informasi yang
diberikan dalam bentuk foto produk dan product knowledge. Dengan memahami informasi produk ter-
sebut, diharapkan personel toko dapat memberi penjelasan informasi produk dengan lebih baik kepada
Beberapa Feedback yang dapat diberikan oleh personel toko, antara lain sebagai berikut:
1. Produk-produk yang belum dijual di toko namun dicari oleh pelanggan.
2. Perubahan modis yang lebih sesuai dengan potensi toko.
3. Penambahan/pengurangan/penyesuaian sarana dan layout toko.
4. Produk yang dicari pelanggan tetapi sering mengalami stock out.
5. Ide-ide promosi (bazar, buah olahan, event).
6. Saran dari pelanggan terkait pelayanan di toko.
7. Usulan penyesuaian harga.
8. Informasi terkait kegiatan kompetitor.
9. Usulan penambahan produk khusus
10. Produk yang sering rusak di toko
Variasi merupakan bagian point QSCV yang berkaitan dengan varian barang yang dijual di toko
sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Selain dari pada memastikan kelengkapan produk untuk
menunjang kebutuhan konsumen, point variasi ini juga memuat mengenai pemastian sarana
promosi di toko harus lengkap dan juga informatif, sehingga dapat membantu memudahkan
konsumen dalam mengetahui produk yang ada di Indomaret. Dengan mengikuti panduan Point
Variasi ini, diharapkan personil toko bisa membantu memenuhi kebutuhan konsumen dan
menciptakan kepuasan pelanggan.