0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan9 halaman

Surat Penugasan Klinis RSUD Aceh Tamiang

Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang menetapkan surat penugasan klinis untuk perawat/bidan, Vivi Nurvianti, A. Md. Keb, yang berhak melaksanakan kegiatan profesinya sesuai dengan rincian kewenangan klinis. Surat penugasan ini berlaku selama 3 tahun dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Rincian kewenangan klinis mencakup berbagai prosedur keperawatan yang harus dilaksanakan dengan tanggung jawab dan sesuai etika profesi.

Diunggah oleh

Mutia sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan9 halaman

Surat Penugasan Klinis RSUD Aceh Tamiang

Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang menetapkan surat penugasan klinis untuk perawat/bidan, Vivi Nurvianti, A. Md. Keb, yang berhak melaksanakan kegiatan profesinya sesuai dengan rincian kewenangan klinis. Surat penugasan ini berlaku selama 3 tahun dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Rincian kewenangan klinis mencakup berbagai prosedur keperawatan yang harus dilaksanakan dengan tanggung jawab dan sesuai etika profesi.

Diunggah oleh

Mutia sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TAMIANG

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


KABUPATEN ACEH TAMIANG
Jl. Kesehatan Kec. Karang Baru-24476 Telp/Fax :0641332983
IGD :0641-32115, e-mail: rsud@[Link]

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


KABUPATEN ACEH TAMIANG
NOMOR: 313 TAHUN 2019

TENTANG
SURAT PENUGASAN KLINIS DAN RINCIAN KEWENANGAN KLINIS DILINGKUNGAN RUMAH
SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN ACEH TAMIANG

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN ACEH TAMIANG

Menimbang : a. Bahwa untuk mendukung terwujudnya asuhan klinis yang optimal dan
meningkatkan Keselamatan Pasien, perlu dilakukan kredensial
terhadap setiap petugas pemberi asuhan yang akan melakukan
praktik kerja klinis di Rumah Sakit;
b. Bahwa untuk maksud tersebut perlu menugaskan dalam suatu
keputusan;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
2. Undang-undang Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan
3. Peraturan Mentri Kesehatan Nomor 49 Tahun 2013 Tentang Komite
Keperawatan Rumah Sakit
4. Peraturan Kementrian Kesehatan Nomor 28 tahun 2017 tentang Izin
Dan Penyelenggaraan Praktik Bidan
5. Peraturan Mentri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2017 Tentang
Pengembangan Jenjang Karir Professional Perawat Klinis
6. Qanun Kabupaten Aceh Tamiang Nomor 8 Tahun 2016 tentang
Pembentukan dan Susunan Perangkat Derah Kabupaten Aceh
Tamiang
7. Peraturan Bupati Aceh Tamiang Nomor 77 Tahun 2016 tentang
Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Rumah
Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang
8. Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor 314 Tahun 2018 tentang Rincian Kewenangan Klinis
Perawat dan Bidan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh
Tamiang

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
KESATU : Menetapkan perawat/ bidan berikut:
Nama : Vivi Nurvianti, A. Md. Keb
NIP :-
Tempat/Tanggal Lahir : Kuala Simpang, 29 Desember 1985
Tanggal Penempatan Pertama : 01 Agustus 2008
Kualifikasi : Bidan Klinis III Keperawatan
Maternitas Umum
sesuai dengan penugasan kerja klinisnya di Lingkungan Rumah
Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang.

KEDUA.....
KEDUA : Surat penugasan klinis ini memberikan hak kepada yang
bersangkutan untuk melaksanakan kegiatan profesinya
dilingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang
sesuai dengan Rincian Kewenangan Klinik terlampir.
KETIGA : Rincian Kewenangan Klinis dapat dikurangi atau ditambah atas
rekomendasi Komite Keperawatan cq Sub Komite Kredensial.

KEEMPAT : Surat Penugasan Klinis Staf Fungsional Perawat/Bidan berlaku


untuk jangka waktu 3 tahun, dan tidak akan melebihi masa berlaku
STR yang bersangkutan.
KELIMA Dalam melaksanakan tugasnya Perawat/Bidan yang telah
diberikan Penugasan Kerja Klinis bertanggung jawab kepada
Direktur Rumah Sakit Aceh Tamiang melalui Kepala Bidang
Keperawatan.

Di tetapkan di Karang Baru


pada tanggal, 02 September 2019 M
02 Muharram 1441 H

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


KABUPATEN ACEH TAMIANG,

TENGKU DEDY SYAH,


Lampiran : Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Aceh Tamiang
Nomor : 313 Tahun 2019
Tanggal : 02 September 2019 M
02 Muharram 1441 H

SURAT PENUGASAN KLINIS DAN RINCIAN KEWENANGAN KLINIS DILINGKUNGAN RUMAH


SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN ACEH TAMIANG

Rincian Kewenangan klinis diberikan kepada perawat dalam menjalankan


prosedur/tindakan keperawatan dan diberikan dalam rangka peningkatan kualitas
pelayanan dan keselamatan pasien agar supaya perawat bersikap, bertindak dan
berperilaku secara bertanggung jawab dan mentaati semua disiplin dan etika
keperawatan serta moral yang baik kepada pasien, sejawat dan masyarakat.
Rincian Kewenangan Klinis ini diberikan kepada:
Nama : Vivi Nurvianti, A. Md. Keb
NIP :-
TTL : Kuala Simpang, 29 Desember 1985
Kualifikasi : Perawat/ Bidan Klinis III Keperawatan Maternitas Umum

Kewenangan yang diberikan termasuk inti pelayanan yaitu m elakukan proses


keperawatan dengan rincian untuk prosedur/ tindakan keperawatan sebagai berikut:

Katagori Kewenangan :
1. Kompeten
2. Dengan Supervisi
3. Belum Kompeten

KEWENANGAN KLINIS I KEPERAWATAN


NO 1 2 3 KET
MATERNITAS UMUM
1. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan cairan dan
elektrolit
1.1. Memasang infuse √
1.2. Memberikan minuman peroral √
1.3. Monitor elektrolit √
1.4. Resusitasi cairan √
2. Melakukan pengkajian keperawatan dan kesehatan
secara sistematis
2.1. Melakukan pengkajian fisik √
2.2. Melakukan pengkajian keperawatan √
3. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan
3.1. Melakukan pengkajian keperawatan
3.2. Pencatatan setiap tindakan dalam rekam √
medis
3.3. Melakukan evaluasi asuhan keperawatan √
3.4. Melengkapi resume pasien pulang √

4. Melakukan komunikasi interpersonal dalam
melaksanakan tindakan keperawatan
4.1. Komunikasi teraupetik √
4.2. Komunikasi pada pasien dengan gangguan √
bicara
4.3. Komunikasi pada pasien dengan gangguan √
pendengaran
5. Menerapkan prinsip etika, etiket dalam keperawatan
5.1. Kepatuhan menggunakan seragam
5.2. Etika bertelfon √
5.3. Hubungan interpersonal √

6. Mengukur tanda – tanda vital
6.1. Mengukur suhu axial √
6.2. Mengukur tekanan darah √
6.3. Mengukur respirasi rate √
6.4. Mengukur suhu dengan thermometer
forehead √
6.5. Melakukan pengkajian nyeri √
7. Menerapkan Prinsip-prinsip Pencegahan Infeksi
Nosokomial
7.1. Melekukan dekontaminasi alat √
7.2. Melakukan teknik isolasi sesuai kasus dan
cara penularannya √
7.3. Pengelolaan limbah infeksius dan non
infeksius √
7.4. Pengelolaan benda tajam √
7.5. Melakukan surveilans infeksi √
8. Mendokumentasikan rencana Asuhan Keperawatan

9. Memberikan obat secara aman
9.1. Memberikan obat oral √
9.2. Memberikan obat subcutan √
9.3. Memberikan obat intra kutan √
9.4. Memberikan obat intramuscular √
9.5. Memberikan obat intravena √
9.6. Memberikan obat topical √
9.7. Memberikan obat inhalasi √
9.8. Memberikan obat tetes mata √
9.9. Memberikan obat tetes telinga √
9.10. Memberikan obat tetes hidung √
9.11. Memberikan obat sublingual √
9.12. Memberikan obat melalui vaginal √
9.13. Memberikan obat melalui anal √
9.14. Manajemen kemoterapi √
10 Memenuhi kebutuhan darah dan prodak darah
secara aman
10.1. Memberikan tranfusi darah WB √
10.2. Memberkan tranfusi darah PRC √
11. Melakukan perawatan luka
11.1. Melakukan pengkajian luka √
11.2. Perawatan luka insisi √
11.3. Perawatan luka √
12. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan Oksigenisasi
12.1. Melatih nafas dalam
12.2. Melatih batuk efektif √
12.3. Memberikan oksigen dengan nasal kanul √
12.4. Melakukan resusitasi jantung paru √
12.5. Monitoring respirasi √
12.6. Penghisapan lendir √
12.7. Pencegahan aspirasi √
12.8. Mengatur posisi semifowler √
12.9. Mengatur posisi fowler √

13. Mengindetifikasi resiko keamanan/keselamatan
yang nyata dan potensial terhadap klien/pasien
13.1. Melaksanakan 5 momen cuci tangan
13.2. Mencuci tangan dengan air mengalir √
13.3. Mencuci tangan dengan handscrub √
13.4. Memasang dan melepas APD √
13.5. Post partume care √

14. Mengetahui kebutuhan keamanan
14.1. Restrain √
14.2. Identifikasi resiko pasien jatuh √
14.3. Pencegahan jatuh √
14.4. Menyiapkan alat tindakan √
15. Memenuhi sirkulasi dan peredaran darah
15.1. Posisioning neurologic √
15.2. Mengatur posisi trendelendburg √
15.3. Melatih ROM √
15.4. Manajemen sensasi perifer √
15.5. Pencegahan syok √
15.6. Pencegahan perdarahan sub arachnoid √
16. Memberikan asuhan kepada klien/pasien selama
menjalani pre operatif
15.1. Melakukan persiapan pasien operasi √
17. Memberikan asuhan kepada klien/pasien selama
manjalani post operatif
17.1. Section secaria care √
18. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan eliminasi urine
18.1. Membantu pasien BAK di tempat tidur
18.2. Melepas kateter √
18.3. Monitoring out put urine √
18.4. Perawatan kontinensia urine √
18.5. Perawatan retensi urine √

19. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan eliminasi fekal
19.1. Membantu pasien BAB di tempat tidur
19.2. Melakukan bowel irigasi √
19.3. Mengeluarkan fekal secara manual √

20. Pemenuhan kebutuhan rasa nyaman
20.1. Manajemen nyeri √
20.2. Distraksi √
20.3. Relaksasi otot progresif √
20.4. Simple massage √
20.5. Memberikan kompres hangat √
20.6. Memberikan kompres dingin √
20.7. Kanguru mother care √
20.8. Mengganti linen dengan pasien di atas
tempat tidur √
20.9. Manajemen lingkungan √
20.10. Membantu oral hygiene √
20.11. Membantu berpakaian √
20.12. Membantu memotong kuku √
20.13. Peningkatan tempat tidur √
21. Memenuhi kebutuhan spiritual
21.1. Memfasilitasi pasien beribadah √
21.2. Perawatan jenazah √
22. Mempersiapkan klien/pasien untuk prosedur
diagnostik dan penatalaksanaan dengan
menggunakan sumber-sumber yang sesuai/tepat
22.1. Mengatur posisi litotomi
22.2. Melakukan posisi dorsal recumbent √
22.3. Melakukan posisi genu pectoral √
22.4. Mengambil sampel darah vena √
22.5. Mengambil sampel darah perifer √
22.6. Mengambil sampel darah feses √
22.7. Mengelola materi PA √
22.8. Mengambil sempel dahak √
22.9. Transport pasien √
22.10. Melakukan EKG 12 lead √
22.11. Melakukan pemeriksaan GDS √

23. Melakukan perawatan pirenium (perineal care) √
24. Memindahkan klien/pasien dari tempat tidur ke
brankard atau sebaliknya √
25. Mobilisasi klien/pasien miring kiri, kanan dan
berbaring √
26. Memenuhi pemeriharaan kulit/ Melakukan personal
hygiene kepada klien/pasien
26.1. Memandikan √
26.2. Perawatan rambut √
26.3. Perineal care √
26.4. Perawatan bed rest √
26.5. Mengatur posisi sim √
26.6. Mengatur posisi supine √
27. Memenuhi kebutuhan nutrisi peroral
27.1. Mengkaji kebutuhan nutrisi √
27.2. Menyuapi pasien √
27.3. Monitoring nutrisi √
27.4. Menimbang BB dan mengukur TB √
27.5. Memberikan susu dengan botol √
27.6. Bantuan menyusui √
28. Membantu nutrisi parenteral
28.1. Melepas NGT √
28.2. Memberikan makanan melalui NGT √
29. Mengajarkan strategi pengurangan stress
29.1. Pengurangan cemas √
29.2. Dukungan spiritual √
30. Menyusun rencana pembelajaran bersama
klien/pasien
30.1. Penkes orang tua : infant √
KEWENANGAN KLINIS KATEGORI II
NO 1 2 3 KET
KEPERAWATAN MATERNITAS UMUM
1. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan cairan dan
elektrolit
1.1. Mengukur balance cairan √
1.2. Manajemen syok hipovolemik √
1.3. Manajemen elektrolit √
1.4. Manajemen asam basa √
2. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan
2.1. Membuat rancana asuhan keperawatan

3. Melakukan evaluasi hasil implementasi asuhan
keperawatan √
4. Memberikan obat secara aman
4.1. Manajemen kemoterapi √
5. Memenuhi kebutuhan Darah dan Prodak Darah
secara aman
5.1. Memberikan tranfusi trombosit √
5.2. Memberikan tranfusi Wash Read Cell √
6. Melakukan perawatan luka
6.1. Irigasi luka √
7. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan oksigen
7.1. Memberikan ventilasi dengan ambubag √
7.2. Memberikan oksigen dengan masker
sederhana √
7.3. Memberikan oksigen dengan masker
nonbreating √
7.4. Memberikan oksigen dengan masker breating
7.5. Melakukan oksigen dengan head box √
7.6. Penyapihan ventilator mekanik √
7.7. Manajemen asam basa √
7.8. Manajemen jalan nafas √

8. Mengidentifikasi resiko keamanan/keselamatan
yang nyata dan potensial terhadap klien/pasien
8.1. Prenatal care √
8.2. Prenatal high care √
8.3. Intrapartal care √
8.4. Intrapartal high care √
8.5. Induksi persalinan √
9. Memenuhi kebutuhan keamanan
9.1. Manajemen alergi √
9.2. Monitoring fetus secara elektronik :
antrepartum √
9.3. Monitoring fetus secara elektronik :
intrapartum √
9.4. Manajemen hipoglikemi √
9.5. Manajemen hiperglikemnia √
9.6. Memasang AKDR √
10. Memenuhi sirkulasi dan peredaran darah
10.1. Manajemen energy √
10.2. Pengurangan perdarahan antepartum √
10.3. Pengurangan perdarahan postpartum √
10.4. Pengurangan perdarahan gastrointestinal √
10.5. Pengurangan perdarahan nasal √
10.6. Pencegahan perdarahan √
10.7. Pencegahan embolus √
10.8. Manajemen syok : cardiac √
10.9. Resusitasi fetus √
10.10. Resusitasi neonates √
10.11. Monitoring bayi baru lahir √
11. Memberikan asuhan kepada klien/pasien selama
menjalani pre operatif
11.1. Pendidikan kesehatan tentang pre operatif √
12. Memberikan asuhan kepada klien/pasien selama
menjalani post operatif
12.1. Melakukan pemantauan pasca operasi √
12.2. Perawatan post anastesi √
13. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan eliminasi urine
13.1. Bladder training

14. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan eliminasi fekal
14.1. Perawatan inkotinensia alvi
14.2. Manajemen diare √
14.3. Bowel training √
14.4. Pendidikan kesehatan tentang toilet training √


15. Pemenuhan kebutuhan rasa nyaman
15.1. Terapi musik √
15.2. Manajemen mual √
15.3. Manajemen hiperteri √
15.4. Manajemen hipotermi √
16. Memenuhi kebutuhan spiritual
16.1. Perawatan menjelang kematian √
17. Mempersiapkan klien/ pasien untuk prosedur
diagnostik dan penatalaksanaan dengan
menggunakan sumber-sumber yang sesuai/tepat
17.1. Mengambil sempel darah arteri √
17.2. Mengambil sampel urine √
17.3. Mengambil sempel pus √
17.4. Menyiapkan pasien pemeriksaan
radiodiagnostik √
18. Memindahkan klien/pasien dari tempat tidur ke
brankard atau sebaliknya √
19. Melakukan personal hygiene kepada klien/pasien
17.1. Skin survelians
17.2. Manajemen pressure √

20. Memenuhi kebutuhan nutrisi per oral
20.1. Melakukan pendidikan kesehatan tentang diet

21. Memenuhi kebutuhan nutrisi parenteral
21.1. Memasang NGT √
22. Memenuhi kebutuhan nutrisi parenteral
22.1. Memberikan total parenteral nutrisi √
23. Menyusun rencana pembelajaran bersama
klien/pasien
23.1. Penkes : proses penyakit √
23.2. Penkes : nutrisi bayi √
23.3. Penkes : keselamatan bayi √
23.4. Penkes : latihan √
23.5. Penkes : pengobatan yang diresepkan √
23.6. Penkes : prosedur √
23.7. Peningkatan peran orang tua √
KEWENANGAN KLINIS KATEGORI III
NO 1 2 3 KET
KEPERAWATAN MATERNITAS UMUM
1. Pemenuhan kebutuhan rasa nyaman
1.1. Simple Guided Imagery √
1.2. Touch Terapi √
1.3. Hipnotis √
1.4. Akupresure √
2. Menyusun rencana pembelajaran bersama
klien/pasien
2.1. Konseling √
2.2. Keluarga berancana : infertility √
2.3. Terapi keluarga √
2.4. Konseling prekonsepsi √

Demikianlah rincian kewenangan kerja klinis ini diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan prosedur/tindakan, dengan ketentuan dilarang melakukan prosedur
tindakan keperawatan diluar rincian kewenangan klinis kecuali dalam keadaan darurat
dan tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.

Di tetapkan di Karang Baru


pada tanggal, 02 September 2019 M
02 Muharram 1441 H

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


KABUPATEN ACEH TAMIANG,

TENGKU DEDY SYAH,

Anda mungkin juga menyukai