0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan47 halaman

Pengertian dan Jenis Parts of Speech

Dokumen ini menjelaskan tentang bagian-bagian dari ucapan dalam bahasa Inggris, termasuk noun, pronoun, dan adjective. Noun dibagi menjadi beberapa jenis seperti concrete, abstract, countable, uncountable, dan proper nouns, serta fungsinya dalam kalimat. Pronoun juga memiliki berbagai jenis seperti personal, possessive, dan demonstrative, sementara adjective berfungsi untuk menjelaskan atau membatasi noun dan pronoun.

Diunggah oleh

ayunqurrotul57
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan47 halaman

Pengertian dan Jenis Parts of Speech

Dokumen ini menjelaskan tentang bagian-bagian dari ucapan dalam bahasa Inggris, termasuk noun, pronoun, dan adjective. Noun dibagi menjadi beberapa jenis seperti concrete, abstract, countable, uncountable, dan proper nouns, serta fungsinya dalam kalimat. Pronoun juga memiliki berbagai jenis seperti personal, possessive, dan demonstrative, sementara adjective berfungsi untuk menjelaskan atau membatasi noun dan pronoun.

Diunggah oleh

ayunqurrotul57
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Parts of Speech

1. NOUN (kata benda)


2. PRONOUN (kata ganti)
3. ADJECTIVE (kata sifat)
4. VERB (kata kerja)
5. ADVERB (kata keterangan)
6. CONJUNCTION (kata sambung)
7. PREPOSITION (kata depan)
8. INTERJECTION (kata seru)

Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Noun


Noun, atau kata benda dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari parts of
speech yang sangat penting. Karena noun digunakan untuk menamai semua
benda dan konsep yang ada di dunia ini. Sehingga meliputi hal-hal fisik dan
abstrak. Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis, contoh, dan fungsi noun.

Pengertian Noun
Noun adalah kata yang digunakan untuk menamai atau menyebut orang, benda,
tempat, dan ide. Dengan kata lain, kata ini merujuk pada benda fisik dan konsep
abstrak. Noun dapat dicontohkan dengan kata-kata seperti di bawah ini.

Benda fisik table, house, phone, floor, water, wind, …

Konsep abstrak time, idea, opinion, age, difficulty, …


Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa noun tidak hanya merujuk benda fisik,
tetapi juga konsep abstrak yang ada di dunia ini.

Jenis dan Contoh Noun


Berikut jenis dan contoh noun dalam bahasa Inggris.

A. Concrete and Abstract Nouns


Berdasarkan bentuknya, noun dibagi menjadi 2, yaitu:

1. Concrete Noun
Concrete noun adalah noun yang dapat diamati oleh panca indera. Sehingga
sifatnya konkret atau merujuk pada suatu benda secara langsung seperti
disinggung di muka. Contoh:

Book, eraser, bottle, flower, chair, classroom, star, moon, fire, wind, …

2. Abstract Noun
Abstract noun adalah noun yang tidak diamati oleh panca indera. Dengan kata
lain, noun ini bersifat abstrak atau berkonsep kebendaan saja. Noun jenis ini
biasanya ditandai dengan akhiran: ace, age, ance, ancy, ion, sion, tion, dom, hood,
ice, ism, ment, ness, ship, ity, ty. Contoh:

Happiness, emergency, falsehood, freedom, communism, motivation,


affection, idea, love, spirit, life, time, age, …
B. Countable and Uncountable Nouns
Berdasarkan bisa tidaknya dihitung, noun dikelompokkan menjadi 2, yakni:

1. Countable Noun
Countable noun adalah noun yang dapat dihitung. Ciri-ciri dari noun ini adalah:
– dapat diikuti oleh hitungan 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya,
– dapat diikuti oleh artikel a dan an dalam bentuk tunggal,
– dapat ditambah akhiran –s dan –es dalam bentuk jamak.
Contoh:

House = a house, one house, three houses, …


Dictionary = a dictionary, one dictionary, four dictionaries, …
Catatan:
Berkaitan dengan jenis ini, noun yang berbentuk tunggal disebut “singular
noun” (a, an, one …), dan noun yang berbentuk jamak disebut “plural noun”
(… -s dan -es). Selain itu, perlu dicatat bahwa terdapat noun yang mempunyai
bentuk tidak beraturan ketika berbentuk jamak. Mereka tidak ditambah –
s atau –es, melainkan memiliki bentuknya sendiri. Noun ini kemudian
dimasukkan dalam LIST OF IRREGULAR PLURAL NOUNS. Contoh:

Man = a man, two men, three men, many men, …


Child = a child, two children, several children, …

2. Uncountable Noun
Uncountable noun adalah noun yang tidak dapat dihitung. Adapun ciri-cirinya
berkebalikan dari countable noun, yaitu:
– tidak dapat diikuti oleh hitungan 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya,
– tidak dapat diikuti oleh artikel a dan an (tidak ada bentuk tunggal),
– tidak dapat ditambah –s dan –es (tidak ada bentuk jamak).
Contoh:

Milk = a milk, one milk, two milks, …


Cheese = a cheese, one cheese, two cheese, …
Catatan:
Uncountable noun sebenarnya memungkinkan untuk dihitung. Namun yang
dihitung bukanlah zat atau substansinya, melainkan takaran atau wadahnya.
Karenanya noun ini juga disebut “mass noun”. Contoh:

Milk = a glass of milk, two glasses of milk, …


Cheese = a block of cheese, two blocks of cheese, …

3. Mixed Noun
Mixed noun adalah noun yang bisa menjadi countable dan uncoutable,
tergantung kondisi atau konteksi di mana ia digunakan. Contoh:

I saw a hair on the floor.


(Pada kalimat ini, hair dapat dihitung, ditandai dengan artikel a di
depannya.)
She curled her hair.
(Hair ketika sudah di kepala tidak dapat dihitung karena tidak lazim
untuk hitung.
C. Common and Proper Nouns
Pembagian noun ke dalam common dan proper noun merujuk pada apakah suatu
noun itu termasuk nama (spesifik) atau bukan (umum).

1. Common Noun
Common noun adalah noun yang mengacu pada hal-hal yang masih umum.
Sehingga penulisannya tidak menggunakan huruf kapital, kecuali mengawali
sebuah kalimat atau judul. Contoh:

Person, city, country, month, restaurant, park, hall, phone, …

2. Proper Noun
Proper noun merupakan hiponim dari common noun. Sehingga acuannya lebih
spesifik daripada common noun. Jenis noun ini biasa dikenali dalam bentuk
nama suatu hal (orang, benda, tempat, dsb). Dan pada umumnya penulisannya
mengharuskan huruf kapital, kecuali huruf kecil telah ditetapkan sebagai
bagian dari nama tersebut. Contoh:

John, Semarang, Indonesia, July, Bernand Steak House, Greenwich Park,


iPhone, …

D. Collective Nouns
Collective noun adalah noun yang menunjukkan adanya suatu gabungan, baik itu
orang, tempat, ataupun benda. Contoh:

Army committee government pair


Audience congress group public
Class crowd jury staff
Club family organization team
Collective noun dapat dijamakkan. Perhatikan contoh di bawah ini.

A pair of sandals (sepasang sandal)


Two pairs of sandals (dua pasang sandal)

Fungsi Noun
Secara garis besar, fungsi noun dalam bahasa Inggris adalah sebagai:

1. Subject

Life is wonderful.
2. Object

The author has published his new book.


3. Object of preposition (objek preposisi)

We are going to fly to Jakarta tomorrow.


4. Subjective complement (penjelas subjek)

He is John.
5. Objective complement (penjelas objek)

Mr. and Mrs. Smith named their baby Peter.


6. Modifier of noun phrase (penjelas noun phrase)

World War
7. Head of noun phrase (inti noun phrase)

English test
Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Pronoun
Pronoun, atau kata ganti dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari parts of
speech yang sangat penting. Karena pronoun biasanya digunakan untuk
menggantikan noun (kata benda) pada penyebutan kedua dan seterusnya.
Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis, contoh, dan fungsi pronoun.

Pengertian Pronoun
Pronoun atau kata ganti adalah kata yang berfungsi untuk menggantikan noun.
Pemakaian pronoun dalam kalimat dapat dicontoh dengan kalimat di bawah ini.

Cook is my classmate. He appears to be the most handsome in the


class. So many girls like him.
Cook (noun) pada kalimat pertama digantikan penyebutannya
dengan he dan him pada kalimat berikutnya. Sehingga keduanya disebut
pronoun. Pronoun ini digunakan untuk menghindari banyaknya pengulangan noun
dalam kalimat.

Jenis dan Contoh Pronoun


Berikut jenis dan contoh pronoun dalam bahasa Inggris.

1. Personal Pronoun
Personal pronoun adalah kata ganti perseorangan. Pronoun ini terdiri dari:

Subject: I you we they she he it


Object: Me you us them her him it
Contoh:

CORRECT: John and I will go to school. (subject)


INCORRECT: John and me will go to school.
CORRECT: The teacher gave him a bad grade. (object)
INCORRECT: The teacher gave he a bad grade.
CORRECT: George with her has live here for ten years. (object of
preposition)
INCORRECT: George with she has live here for ten years.
CORRECT: It was she who called you. (subjective complement)
INCORRECT: It was her who called you.
2. Possessive Pronoun
Possessive pronoun adalah kata ganti kepemilikan yang tidak diikuti oleh noun.

Mine milikku
Yours milikmu/ milik kalian
Ours milik kita
Theirs milik mereka
Hers miliknya (perempuan)
His miliknya (laki-laki)
– –
Contoh:

The book on the table is hers.


I’m yours.
David is a friend of mine.

3. Demonstrative Pronoun
Demonstrative pronoun adalah kata tunjuk yang tidak diikuti oleh kata benda.

This ini, untuk singular atau uncountable


That itu, untuk singular atau uncountable
These ini, untuk plural
Those itu, untuk plural
Contoh:

This is my house. (house: singular)


That is plain water. (water: uncountable)
These are the movies I want most to see. (movies: plural)
Those are the people who helped me yesterday. (people: plural)
4. Reflexive Pronoun
Reflexive pronoun adalah kata ganti yang dihasilkan dari pantulan pronoun itu
sendiri.

Myself diriku
Yourself dirimu
Yourselves diri kalian
Ourselves diri kita
Themselves diri mereka
Herself dirinya (perempuan)
Himself dirinya (laki-laki)
Itself dirinya (hewan/benda)
Contoh:

I see myself in the mirror.


You will help yourself by doing that.
They should care for themselves.
Catatan:
Reflexive pronoun biasa digunakan jika subjek dan objek kalimat merupakan
orang yang sama seperti pada contoh di atas. Selain itu, reflexive pronoun juga
dapat dipakai untuk menyatakan penekanan atau penegasan (emphasis),
seperti: He himself wrote the letter (Dia sendiri yang menulis surat itu.) atau
menyatakan kesendirian jika didahului dengan by, seperti: Anna lives by
herself (Anna tinggal seorang diri).
5. Reciprocal Pronoun
Reciprocal pronoun adalah kata ganti yang menyatakan hubungan timbal balik
(saling hubungan) antara individu-individu baik dua atau lebih dari dua.

Each other untuk 2 orang


One another untuk lebih dari 2 orang
Contoh:

Ali and Rahmad are talking to each other.


(Ali dan Rahmad sedang berbicara satu sama lain.)
We should encourage one another to keep going.
(Kita seharusnya saling mendorong satu sama lain untuk terus
maju.)
Catatan:
Ada yang mengatakan bahwa each other dan one another dapat saling
menggantikan satu sama lain, tanpa menimbulkan perbedaan arti. Namun,
penutur jati (native speakers) banyak menggunakannya dengan membedakan
jumlah partisipan yang terlibat seperti di atas.

6. Definite Pronoun
Definite pronoun adalah kata ganti yang sudah jelas. Dikatakan sudah jelas
karena pronoun tersebut telah mengandung nilai tertentu.

The other untuk 1 orang atau benda


The others untuk lebih dari 1 orang atau benda
Contoh:

Ani has two dictionaries. One is English-Indonesian. And the


other is Indonesian-English.
(Kita tahu bahwa the other di sini berjumlah 1.)
The university has four colleges. One of them is in this city. And the
others are outside.
(The others di sini mempunyai nilai 3.)
7. Indefinite Pronoun
Indefinite pronoun adalah kata ganti yang tidak jelas. Mereka tidak mempunyai
ancedent (kata rujukan). Anggota:
a. Yang diperlakukan sebagai kata tunggal (singular word)

someone somebody something


(seseorang) (seseorang) (sesuatu)
anyone anybody anything
(siapa saja) (siapa saja) (apa saja/pun)
everyone everybody
(setiap orang) (setiap orang) everything (semuanya)
no one nobody nothing
(tak satu pun) (tak seorang pun) (tak ada)
another each much
(yang lain) (masing-masing) (banyak)
one either neither
(seseorang, hal) (salah satu dari dua) (tak satu pun dari dua)
Pola:

Singular word + singular verb (is, was, has, does, takes, … )


Contoh:

Someone is waiting for you.


Something is better than nothing.
b. Yang bisa diperlakukan sebagai kata tunggal (singular word) atau
kata jamak (plural word)

all none any


(semua) (tak satu pun) (yang mana saja)
most some
(kebanyakan) (sebagian, beberapa)
Pola:

Plural word + plural verb (are, were, have, do, take, … )

Contoh:

Most of the gasoline is finished. (Sebagian besar bensin sudah


habis.)
Most of the cars are new. (Kebanyakan mobil itu baru.)
8. Interrogative Pronoun
Interrogative pronoun adalah kata tanya yang digunakan untuk menanyakan
noun dan pronoun.

Who menanyakan subjek berupa person (orang)


Whom menanyakan objek berupa person (orang)
What menanyakan subjek dan objek non-person (bukan orang)
Which menanyakan pilihan
Whose menanyakan kepemilikan

Contoh:

Statement : Someone takes my book.


Question : Who takes my book?
Statement : She called her mother.
Question : Who(m) did she call?
Statement : The question is quite difficult.
Question : What is quite difficult?
Statement : The man is reading a magazine.
Question : What is the man reading?
Statement : Your book is the red one.
Question : Which is your book?
Statement : This pen is hers.
Question : Whose is this pen?
9. Relative Pronoun
Relative pronoun adalah kata ganti yang sekaligus menjadi conjuction.

Who person + who + V + (O)


Whom person + whom + S + V
Which non-person + which + V + (O) atau S + V
That person/ non-person + that + V + (O) atau S + V
Contoh:

I thanked to the woman who/ that helped me.


The man who(m)/ that I saw was Mr. Jones.
The book which/ that is on the table is mine.

Fungsi Pronoun
Secara garis besar, fungsi pronoun dalam bahasa Inggris adalah sebagai:

1. Subject
He is my math teacher.
2. Object
No one could call her yesterday.
3. Object of preposition (objek preposisi)
I am afraid of them being offended.
4. Subjective complement (penjelas subjek)
It is me who texted you via WA.
5. Objective complement (penjelas objek)
They simply made it hers.
6. Question word (kata tanya)
What is this?
7. Conjunction (kata sambung)
The software that he used in the research was SDL Trados.

Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Adjective


Adjective, atau kata sifat dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari parts
of speech yang sangat penting. Karena adjective biasanya digunakan untuk
membatasi noun (kata benda) dan pronoun (kata ganti) yang bersifat umum.
Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis, contoh, dan fungsi adjective.

Pengertian Adjective
Adjective atau kata sifat adalah kata yang berfungsi untuk menjelaskan,
menggambarkan, atau membatasi kata ganti (pronoun) atau kata benda (noun)
yang masih general. Pemakaian adjective dapat dicontohkan dengan frasa di
bawah ini.

Car: umum
Black car: spesifik
Fancy black car: lebih spesifik
The fancy black sports car: sangat spesifik
Ketika seseorang menyebut car, kita belum tau seperti apa mobil yang dimaksud.
Karena masih terlalu umum. Namun, dengan menambahkan adjectives
seperti fancy, black, dan sports, mobil menjadi spesifik dan mudah dikenali. Dalam
hal ini, semakin banyak adjective yang disematkan, semakin spesifik noun yang
dimaksud. Adjective dipakai untuk memberikan batasan terhadap noun atau
pronoun yang masih umum seperti ini.

Jenis dan Contoh Adjective


Berikut jenis dan contoh adjective dalam bahasa Inggris.

A. Descriptive Nouns
Descriptive adjective adalah adjective yang menggambarkan atau menjelaskan
keadaan noun atau pronoun yang meliputi ukuran, bentuk, warna, bau, rasa, dan
sebagainya. Pola:

Cha, Qu – Si – A, T – Pa – Sha – Co*


*harus disusun dengan urut

Character and quality


Kind, friendly, humble, arrogant, charitable, careful, helpful, greedy, lazy,
beautiful, pretty, handsome, smart, brilliant, bad, ugly, …

Size
Small, big, short, long, low, high, tall, huge, thin, thick, narrow, wide, near, far, …

Age and temperature


Young, old, ancient, modern, warm, hot, cold, …

Participles (V-ing dan V3)


Boring, bored, tiring, tired, confusing, confused, interesting, interested, scaring,
scared, amazing, amazed, …

Shape
Cube, oval, square, triangle, circle, …

Color
Black, white, blue, green, crimson, purple, yellowish, reddish, …
Contoh:

A handsome tall young smiling white man


Two large old abandoned houses
Her small round pink face
A valuable old gold watch
A symphatetic beautiful young English teacher

B. Limiting Adjectives
Limiting adjective adalah adjective yang mempersempit (membatasi) noun atau
pronoun tanpa memberikan informasi mengenai keadaan, jenisnya, dan
sebagainya. Limiting adjective dikelompokkan menjadi 8 bagian, yaitu:

1. Possessive Adjective
Possessive adjective adalah adjective kepemilikan yang harus diikuti oleh
noun.

my pleasure
My your shoes
Your (mu) your play
Your (kalian)
our team
Our
Their their cars
Her her address
His his overtime work
Its its name
2. Possessive Proper Adjective
Possessive proper adjective adalah kepemilikan yang menggunakan noun
sebagai adjective-nya. Berikut adalah cara penggunaannya.

POSSESSIVE NOUNS
Possessive
form
Singular noun the girl’s
(a) the girl Tom’s Untuk menunjukkan kepemilikan,
(b) Tom my wife’s tambahkan apostrophe (‘) and –
(c) my wife a lady’s s pada singular noun (kata benda
(d) a lady Thomas’s/ tunggal). Contoh:
(e) Thomas Thomas’ The girl’s book is on the table.

Jika kata benda tunggal telah


berakhiran dengan –s, ada dua
cara:
1. Tambahkan apostrophe dan –
s: Thomas’s book2. Atau
tambahkan apostrophe
saja: Thomas’ book
Possessive
Plural noun form
(f) the girls the girls’
(g) their wives their wives’ Tambahkan apostrophe saja pada
(h) the ladies the ladies’ plural noun (kata benda jamak)
(i) the men the men’s yang berakhiran dengan –s:
(j) my children my children’s The girls’ books are on the table.
Tambahkan apostrophe dan –
s pada plural noun yang tidak
berakhiran dengan –s:
The men’s books are on the table.

3. Demonstrative Adjective
Demonstrative adjective adalah kata tunjuk yang diikuti oleh noun.

NOUN DEMONSTRATIVE ADJECTIVE

This This house is mine.


(ini) singular, uncountable This ink is blue.

That That car is hers.


(itu) singular, uncountable That water is rather hot.
These
(ini) plural I read these books.

Those
(itu) plural Those people helped me yesterday.
4. Article Adjective
Article adjective adalah kata sandang yang diletakkan di depan noun. Anggota:
a) A dan An
A atau an digunakan untuk singular noun (kata benda tunggal) yang masih
bersifat umum (belum jelas). Contoh:

A baseball is round.
(Yang dimaksudkan di sini adalah bola base secara umum)
I saw a boy in the street.
(Kita tidak tahu anak laki-laki yang mana yang dimaksud)
Penggunaan article a dan an ini sering membingungkan para pembelajar
bahasa Inggris, khususnya pemula. Oleh karena itu, pelajari penggunaannya
berikut ini.

A = untuk kata-kata dengan suara konsonan


An = untuk kata-kata dengan suara vokal
Jadi pemakaian article a dan an bukan didasarkan pada tulisan kata melainkan
suara atau pengucapan kata. Contoh:

a horse (hɔːs) a house (haʊs)


an hour (aʊər) an honor (ɒn.ər)
an umbrella (ʌmˈbrel.ə) a university (ˌjuː.nɪˈvɜː.sɪ.ti)
Untuk kata-kata yang merupakan singkatan, penggunaan article a dan an nya
ditentukan dari pelafalan huruf pertamanya. Contoh:

an L-Plat (el) an SOS (es)


an MP (em) a VIP (viː)
Jika kata-kata yang mempunyai bunyi awal vokal tersebut didahului oleh kata
lain yang memiliki bunyi konsonan, maka penentuanya adalah kata yang
didepannya itu. Contoh:

an umbrella (ʌmˈbrel.ə) a white (waɪt) umbrella


an hour (aʊər) a whole (həʊl) hour
b) The
Article the dapat digunakan untuk kata benda singular, plural, maupun
uncountable. Article the digolongkan kedalam definite article (kata sandang
jelas) karena telah mengandung arti: ini, itu, tersebut, tadi, … nya, dsb. Dengan
kata lain, benda yang dimaksudkan sudah jelas. Contoh:

I know the man.


(Pembicara dan pendengar paham secara pasti orang yang
dimaksud.)
The earth is round.
(Menggunakan article the karena bumi hanya ada satu.)
She formed a complex sentence. The sentence contained adverbial
clause.
(Kata sentence menggunakan article the karena telah disebutkan
sebelumnya.)
Meskipun artikel the bisa digunakan pada kata benda singular, plural, dan
uncountable, the tetap mempunyai aturan dalam penggunaannya sebab ada
kata-kata tertentu yang tidak boleh memakai the. Dan dibawah ini merupakan
ringkasan yang dapat dipakai sebagai pedoman penggunaannya.

Use THE with Don’t use THE with


Oceans, rivers, seas, gulfs,
plural lakes
The Red sea, the Atlantic ocean, the Singular lakes
Persian gulf, the Great Lakes Lake Geneva, Lake Erie

Mountains Mounts
The Rocky mountains, the Andes Mount Vesuvius, Mount McKinley

Earth, moon Planets, constellations


The earth, the moon Venus, Mars, Earth, Orion

Schools, colleges,
universities when the Schools, colleges, universities
phrases begin with school, when the phrases begin with a
etc. proper noun
The university of Florida, the Santa Fe Community College, Cooper’s
college of Art and sciences Art School, Stetson University

Ordinal numbers before


nouns
The first World war, the third Cardinal numbers after nouns
chapter World War One, Chapter Three

Wars (except world wars)


The Crimean War, the Korean War

Certain countries or groups


of countries with more than
one word (except Great
Britain)
The United States, the United Countries preceded by New or
Kingdom, the Central African an adjective such as a direction
Republic New Zealand, South Africa, North Korea

Countries with only one word


French, Sweden, Venezuela

Historical documents Continents


The Constitution, The Magna Carta Europe, Africa, South America

Ethnic groups States


The Indians, the Aztecs Florida, Ohio, California
Sports
Baseball, basketball

Abstract nouns
Freedom, happiness

General areas of subject


matter
Mathematics, sociology

Holidays
Christmas, Thanksgiving

5. Exclamatory Adjective
Exclamatory adjective adalah adjective yang digunakan dalam berseru. Pola:

What + a/ an + N/ NP (S + V)!
Contoh:

The student is bright. He can solve the difficult problems.


What a bright boy (the student is)! (Betapa pandainya dia!)
She has received a reward for studying overseas. It will cover all her
tuitions during the study, flight fare from and to the university that
grants it, and living expenses.
What a well-deserved reward (it is)! (Betapa berharganya
penghargaan itu!)
What a lucky girl (she is)! (Betapa beruntungnya dia!)
Today is nice. The sun shines and the sky is cloudless. The wind
blows lightly.
What a nice day! (Betapa indahnya hari ini!)
What a funny way to park a car! (Betapa anehnya cara dia
memarkirkan mobil!)
What a dreadful idea! (Betapa buruknya rencana itu!)
6. Interrogative Adjective
Interrogative adjective adalah adjective yang digunakan untuk bertanya.
Anggota:

What + N
Which + N
Whose + N
Contoh:

Interrogative
adjective noun
What time is it?
Which book are you reading?
Whose house does he live in?

7. Numeral Adjective
Numeral adjective adalah bilangan atau hitungan yang difungsikan sebagai
adjective. Anggota:

a) Cardinal number

Anggota: one, two, three, four, five, …


Pola: cardinal number + noun
one year, two years, three years
Contoh: one person, two people, six people
b) Ordinal number

Anggota: first (1st), second (2nd), third (3rd), forth (4th), fifth (5th), …

Pola: the + ordinal number + noun


the first line (= Line 1)
the fifth edition (= Edition 1)
Contoh: the seventh picture (= Picture 7)
c) Multiplication

Anggota: a) single, double, triple, …

single room, single process


double star, double degree
Contoh: triple block, triple cord

b) twofold, threefold, fourfold, …

Contoh: twofold increase, threefold price

c) a pair, a dozen, …

Contoh: a pair of sandals, two dozen roses

8. Adjective of Indefinite Quantity


Indefinite quantity adalah jumlah tak jelas yang difungsikan sebagai adjective.
Anggota:

Banyak many + plural many mistakes

a large/great number of
+ plural a large number of victims

much + uncountable much money

a large/great deal of +
uncountable a large deal of water

a large/great amount of
+ uncountable a great amount of fund

a large/great quantity
of + uncountable a great quantity of information

a wealth of +
uncountable a wealth of gold

plenty of + plural/
uncountable plenty of ink

a lot of + plural/
uncountable a lot of people

(a) few* + plural (a) few mountains


Sedikit (a) little + uncountable (a) little time

some** + plural some books


Beberapa several + plural several days

Cukup enough enough time


sufficient sufficient evidence
adequate adequate research

each + singular each class


Setiap every + singular every group

most + plural/
Kebanyakan uncountable most jewelry

a majority of*** + plural a majority of birds


the majority of + plural the majority of the voters

all + plural/
Semua uncountable all participants

Sejumlah/ a number of**** +


sebagian plural a number of accidents
Catatan:
* Few dan little tanpa a menunjukkan kelangkaan atau ketiadaan dan hampir
mempunyai arti negatif. Few lebih sedikit dari pada a few, dan little lebih sedikit
dari pada a little. Contoh:

There was little time for consultation. (Hampir tak ada waktu untuk
berkonsultasi.)
Few towns have such splendid trees. (Jarang sekali ada/ sedikit sekali
kota yang memiliki pohon-pohon rindang.)
** Selain memiliki arti “beberapa” atau “sebagian”, some bisa diartikan
“sekedar”, khususnya dalam kalimat tanya yang mengharapkan jawaban “ya”.
Contoh:

They bought some honey. (Mereka membeli [sekedar] madu.)

Do you want some bread? (Apakah kamu mau [sekedar] roti?)


*** A majority of menggunakan singular verb (is, was, has, does, takes, ..) dan the
majority of menggunakan plural verb (are, were, have, do, take, ..). Contoh:

A majority of two hundred votes was enough to win.


The majority of the two hundred votes were for peace.
**** A number of menggunakan plural verb (are, were, have, do, take, …). Contoh:

A number of the applicants have already been interviewed. (Sebagian


pelamar telah diinterview.)
Selain yang telah menggunakan of di tabel di atas, indefinite quantity lainnya
juga dapat ditambahkan dengan of. Namun penggunaan of tersebut
mempunyai aturan. Lihat perbandingan berikut.

Tanpa of nonspecific noun


Many books are written in English.
Most books have an index.
A few books are good.
Indefinite quantity tanpa of digunakan untuk menunjukkan kata benda yang
sifatnya umun (tidak spesifik), pada contoh ini, buku pada umumnya. Bedakan
dengan contoh dibawah ini.

Dengan of specific noun


Many of my books are written in English.
Most of those books have an index.
A few of the books on the shelf are good.
Indefinite quantity dengan of HANYA digunakan ketika noun yang dijelaskan
telah jelas (specific noun), contoh: my books, your books, those books, these books,
the books on the table, the books I bought yesterday , dll. Dan noun dikatakan jelas
ketika diikuti oleh:
a) possessive dan posessive proper adjectives (kepemilikan)

my, our, their, her, John’s, Alex’s, the girls’, the men’s
b) demonstative adjectives

this, that, these, those


c) definite article

the

Fungsi Adjective
Secara garis besar, fungsi adjective dalam bahasa Inggris adalah sebagai:

1. Subjective complement (penjelas subjek)

His idea is brilliant.


2. Objective complement (penjelas objek)

Let’s make it possible.


3. Modifier of noun phrase (penjelas noun phrase)

Full-scare economic war


4. Head of adjective phrase (inti adjective phrase)

Completely new
5. Comparison degrees (perbandingan)

This version is better than the previous one.

Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Verb


Verb, atau kata kerja dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari parts of
speech yang sangat penting. Karena verb merujuk pada aktivitas dan kegiatan
yang kita lakukan. Selain itu, verb juga dapat menunjukkan kondisi atau keadaan
suatu hal. Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis, contoh, dan fungsi verb.

Pengertian Verb
Verb atau kata kerja adalah kata yang menunjukkan makna aktivitas dan kondisi
atau keadaan. Makna yang terkandung dalam verb dapat dicontohkan dengan
kalimat di bawah ini.

I forget to tell you that Mr Morris will depart at 8.30 tomorrow.


Terdapat tiga verbs pada kalimat di atas. Verb pertama forget menyatakan kondisi
atau keadaan (“lupa”). Sedangkan sisanya tell dan depart menunjukkan aktivitas
atau kegiatan (“memberitahu” dan “pergi”).

Jenis dan Contoh Verb


Berikut jenis dan contoh verb dalam bahasa Inggris.

A. Dinamic and Stative Verbs


Secara semantik, verb dalam bahasa Inggris dibagi ke dalam 2 kelompok, yakni:

1. Dinamic Verb
Dinamic verb adalah verb yang menunjukkan aktivitas. Sehingga disebut juga
action verb. Contoh:

Run, walk, sing, read, type, bring, climb, jump, swim, eat, drink, drive, fly, …

2. Stative Verb
Stative verb adalah verb yang menyatakan kondisi atau keadaan. Oleh
karenanya, dikenal juga sebagai state verb. Contoh:

Love, hate, like, dislike, have, own, possess, know, forget, believe, become,

B. Regular and Irregular Verbs


Berdasarkan perubahan bentuknya, verb dibagi menjadi 2, yaitu:

1. Regular Verb (beraturan)


Regular verb yaitu verb yang memiliki perubahan bentuk beraturan dalam V2
dan V3, dilakukan dengan menambahkan -d/ ed.

V1 V2 V3
(infinitive) (past tense) (past participle)
cook cooked cooked
watch watched watched
try tried tried
erase erased erased
end ended ended

2. Irregular Verb (tidak beraturan)


Irregular verb yaitu verb yang perubahan bentuknya tidak beraturan pada V2
dan V3, perlu melihat kamus untuk mengetahuinya atau lihat LIST OF
IRREGULAR VERBS.

V1 V2 V3
read read read
put put put
run ran run
take took taken
drive drove driven
Daftar Irregular Verbs dan Contohnya
Berdasarkan bentuk perubahannya, terdapat dua jenis verb dalam bahasa Inggris:
regular dan irregular. Verb regular mempunyai bentuk beraturan dalam V2 dan
V3, yakni dengan menambahkan akhiran -d/ ed pada katanya. Sebaliknya, verb
irregular memiliki bentuk yang tak beraturan layaknya verb regular. Karena V2
dan V3-nya memiliki bentuk sendiri. Dan di bawah ini akan diberikan daftar
irregular verbs dan contohnya dalam kalimat.
Daftar Irregular Verbs dan Artinya
Berikut adalah daftar irregular verbs yang paling sering digunakan dalam bahasa
Inggris dan artinya.
LIST OF COMMON IRREGULAR VERBS
Verb 3
Verb 1 Verb 2 (Past
(Infinitive) (Past Tense) Participle) Arti
be [am, is,
are] was, were been adalah, menjadi, …
bear bore born/ borne melahirkan
beat beat beaten/ beat mengalahkan
become became become menjadi
begin began begun mulai
break broke broken istirahat
bring brought brought membawa
build built built membangun
burn burned/ burnt burned/ burnt membakar
buy bought bought membeli
catch caught caught menangkap
choose chose chosen memilih
come came come datang
cut cut cut memotong
dig dug dug menggali
dive dived/ dove dived menyelam
Do did done melakukan
draw drew drawn menarik
dreamed/ dreamed/
dream dreamt dreamt mimpi
drink drank drunk minum
drive drove driven menyetir
eat ate eaten makan
fall fell fallen jatuh
feel felt felt merasa
fight fought fought berjuang
find found found menemukan
Fly flew flown terbang
forbid forbade forbidden melarang
forgotten/
forget forgot forgot lupa
forgive forgave forgiven mengampuni
get got gotten/ got mendapatkan
give gave given memberikan
Go went gone pergi
grow grew grown tumbuh
have had had memiliki
hear heard heard mendengar
hide hid hidden menyembunyikan
hit hit hit memukul
hold held held memegang
hurt hurt hurt sakit
keep kept kept menjaga
know knew known tahu
lead led led memimpin
learn learned/ learnt learned/ learnt belajar
leave left left meninggalkan
lend lent lent meminjamkan
Let let let membiarkan
make made made membuat
mean meant meant berarti
meet met met memenuhi
pay paid paid membayar
prove proved proven/ proved membuktikan
put put put menaruh
quit quit/ quitted quit/ quitted berhenti
read read read membaca
ride rode ridden naik
ring rang rung cincin
rise rose risen naik
run ran run menjalankan
say said said mengatakan
see saw seen melihat
seek sought sought mencari
sell sold sold menjual
send sent sent mengirim
set set set mengatur
show showed shown/ showed menunjukkan
sing sang sung menyanyi
Sit sat sat duduk
sleep slept slept tidur
speak spoke spoken berbicara
spend spent spent menghabiskan
spread spread spread menyebar
stand stood stood berdiri
stave staved/ stove staved/ stove menabrak
steal stole stolen mencuri
swim swam swum berenang
take took taken mengambil
teach taught taught mengajar
tell told told menceritakan
think thought thought berpikir
throw threw thrown melemparkan
understand understood understood memahami
wake woke/ waked woken/ waked bangun
wear wore worn memakai
win won won memenangkan
withdraw withdrew withdrawn menarik
write wrote written menulis

Contoh Irregular Verbs dalam Kalimat


Irregular verbs digunakan dalam past tense dan perfect tenses, seperti simple
past, present perfect, past perfect, future perfect, dan past future perfect. Di
samping itu, dipakai juga dalam PASSIVE VOICE. Mengingat tenses ini memakai
V2 dan V3 dalam strukturnya. Irregular verbs ini dapat dicontohkan dengan
kalimat berikut.
1. We caught the buss to college.
2. I have got things to do.
3. I awoke to find that a spider had bitten me.
4. They will have left Japan by midsummer.
5. Would the party have begun when we arrive tonight?
C. Transitive and Intransitive Verbs
Berdasarkan kebutuhan objeknya (objective case), verb digolongkan ke dalam 2
kelompok, antara lain:

1. Transitive Verb (kata kerja transitif)


Transitive verb adalah kata kerja yang membutuhkan objek. Lebih lanjut, verb
jenis ini masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu:

a) Monotransitive verb (berobjek tunggal)


Pola:

S + VT + O
Contoh:

She bought a book.


The pop singer canceled the concect.
You must fulfill the requirements
b) Ditransitive verb (berobjek ganda)
Pola:

S + VT + IO* + DO**
S + VT + DO + to/for + IO
*IO = Indirect Object (objek tak langsung), biasanya berupa person.
**DO = Direct Object (objek langsung), biasanya berupa non person.
Contoh:

He lent me a car.
She explained the problem to me.
Janet bought a shirt for her husband

2. Intransitive Verb (kata kerja intransitif)


Intransitive verb adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek. Kata kerja
jenis dikelompokkan menjadi 2, antara lain:

a) Complete predication
Complete predication terjadi ketika susunan S + V sudah dapat dipahami
maknanya secara jelas dan menyeluruh. Pola:

S + VI + (A*)
*A: Adverb (bersifat opsional)
Contoh:

Subject VI (Adverb)
I run fast
The baby cries every night
They talked face to face
b) Incomplete predication
Incomplete predication terjadi manakala terdapat susunan S + V, tetapi
maknanya belum dapat dipahami secara jelas dan menyeluruh. Verb intransitif
ini masih memerlukan complement (pelengkap). Pola:

S + LV* + SC**
*LV: Linking verb (kata kerja penghubung)
**SC: subjective complements (pelengkap subjek)
Linking Verbs:

appear, look, seem tampak


be (am, is, are, was, were, be, been, menjadi
being)* menjadi, berubah, …
become, come, get, go, grow, turn
menjadi, tetap, …
blow, blush, break, fall, stand, wax merasa
feel
tetap
keep, remain, stay
prove terbukti
smell berbau
sound terdengar
taste terasa
* Linking verb BE (am, is, are, was, were, be, been, being) dapat diikuti oleh
subjective complements berupa noun, adjective, dan adverb. Sementara
linking verbs selain be umumnya diikuti oleh adjective saja. Contoh:

S LV SC
He is handsome
He is an accountant
BE He is here now

The milk tastes sour


Her face turned pale
Selain BE The man becomes an engineer

Fungsi Verb
Secara garis besar, fungsi verb dalam bahasa Inggris adalah sebagai:

1. Ordinary (kata kerja utama)


Kata kerja utama merupakan indikator suatu kalimat. Tanpa adanya verb
ordinary, susunan kata tidak bisa disebut kalimat. Dengan kata lain,
keberadaan verb ordinary dalam sebuah kalimat merupakan hal yang mutlak;
dikarena verb ordinary mengandung arti atau makna di dalamnya. Dan verb ini
menempati bagian terakhir dalam rangkaian verb.

Berdasarkan verb ordinary-nya, sebuah kalimat dapat dibagi menjadi 2, yaitu:

a) Kalimat verbal
Kalimat verbal yaitu kalimat yang verb ordinary-nya BUKAN anggota BE ( am, is,
are, was, were, be, been, being). Contoh:

We are studying. (studying = bukan anggota BE)


John agreed to come. (agreed = bukan anggota BE)
Bella has arrived here just now. (arrived = bukan anggota BE)
b) Kalimat nominal
Kalimat nominal yaitu kalimat yang verb ordinary-nya BERUPA anggota BE ( am,
is, are, was, were, be, been, being). Contoh:

The girls are very beautiful. (are = anggota BE)


David will be a good lecturer in physics. (be = anggota BE)
He has not been at home since yesterday. (been = anggota BE)

2. Auxiliary (kata kerja bantu)


Berbeda dengan verb ordinary, verb auxiliary tidak memiliki makna yang jelas
atau tidak berarti dan bermakna. Akan tetapi, keberadaannya dimaksudkan
untuk membantu dalam pembentukan tenses. Dan dalam rangkaian verb,
auxiliry menempati bagian sebelum verb terakhir. Contoh:

Each student is writing a composition.


Jim, Tom, and Parker have been playing basketball for an hour.
He had passed the final examination.

Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Adverb


Adverb, atau kata ketengan dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari
parts of speech yang sangat penting. Karena adverb memberikan keterangan
tambahan pada adjective dan adverb itu sendiri. Di samping itu, verb juga dapat
menjelaskan verb dan bahkan kalimat. Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis,
contoh, dan fungsi adverb.

Pengertian Adverb
Adverb atau kata keterangan adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan
adjective, adverb, verb, dan sentence. Penggunaan adverb ini dapat dicontohkan
dengan kalimat di bawah ini.

She is extremely strange.


Extremely (adverb) menjelaskan strange (adjective), membentuk frasa
“sangat aneh”.
She speaks so fluently.
So (adverb) menjelaskan fluently (adverb), membentuk frasa “dengan
sangat lancar”.
John runs fast.
Fast (adverb) menjelaskan run (verb), membentuk frasa “berlari
(dengan) cepat”.
Fortunately, he is rich.
Forunately (adverb) menjelaskan kalimat he is rich (sentence).
Pada kalimat di atas dapat dilihat bahwa adverb dapat menjelaskan berbagai
parts of speech yang berbeda.

Jenis dan Contoh Adverb


Berikut jenis dan contoh adverb dalam bahasa Inggris.

1. Adverb of Place and Direction


Adverb of place and direction adalah adverb yang menyatakan tempat dan
arah (di mana suatu hal dilakukan atau berada).

word: here, there, outside, inside, home, west, …


prepositional phrase: in that school, beside the mosque,
Bentuk: on the desk, …
A very smart girl is sitting there.
John and Ratna are discussing many problems in the
office.
Contoh: I have been here.
2. Adverb of Manner
Adverb of manner adalah adverb yang menunjukkan cara (bagaimana suatu
hal dilakukan).
word: fast, slow, hard, express, quick, …
adjective + ly: fluently (fluent + ly), slowly (slow +
ly), …
prepositional phrase: by train/ bus/ car, by heart, on foot,
Bentuk: …
We must study hard.
She sings a song beautifully.
Contoh: I came here on foot.
3. Adverb of Degree
Adverb of degree adalah adverb yang menunjukkan makna tingkatan atau
intensitas (seberapa kuat, lemah, sering, besar, dsb sesuatu itu).

so (begitu/ sangat) adequately (sanga


very (sangat) t) just (agak)
highly (sangat) pretty (sangat) enough (cukup)
exceedingly (sanga somewhat (agak) too (terlalu)
t) fairly (agak) more (lebih)
Anggota: extremely (sangat) rather (agak) …
Fungsi: menjelaskan adjective
The tool is highly useful.
It is fresh enough
It sounds very awkward.
menjelaskan adverb
The man walked very fast.
She strode confidently enough into the room.
He lives so simply.
4. Adverb of Time
Adverb of Time adalah adverb yang menunjukkan waktu (kapan suatu kejadian
terjadi).

Anggota: definite time (waktu pasti)


singular word: yesterday, today, tomorrow, …
plural word: Saturdays, nights, …
phrase: Saturday night, last week, next month, a month
ago, …
indefinite time (waktu tak pasti)
recently, lately, nowadays, already, immediately, soon,
later, …
chronological order (urutan kejadian)
now, then, before, later, after(wards), next first, ….
I am studying english grammar now.
She will go there tomorrow.
Contoh: Professor Tomski has already come.
5. Adverb of Frequency
Adverb of frequency adalah adverb yang menyatakan frekuensi (seberapa
sering suatu kegiatan dilakukan atau sesuatu terjadi)

Anggota: always, usually, normally, often, sometimes,


occasionally, seldom, rarely, never, …
He usually comes late.
Tom seldom plays with us.
Contoh: I ever called him.
6. Exclamatory Adverb
Exclamatory adverb adalah adverb yang digunakan dalam berseru. Pola:

How + adjective/ adverb + S V!


Contoh:

You are funny = How funny you are!


He becomes angry = How angry he becomes!
She danced beautifully = How beautifully she danced!
The man behaves badly = How badly the man behaves!
7. Explanatory Adverb
Explanatory adverb adalah adverb yang digunakan untuk menjelaskan hal
sejenis atau untuk merincikan sesuatu.

contohnya: e.g. (exempli gratia), for example, for


instance
seperti: such as, like, as
Anggota: yakni, yaitu: i.e. (id est), viz. (videlicet), namely
There are many interesting places to visit in the
city, e.g., the botanical garden and the art museum.
I prefer to wear casual clothes, such as jeans and a
sweatshirt.
Mark knows a few people here, viz., Mr. Martin, Mrs.
Contoh: Mary, and Robert.
8. Interrogative Adverb
Interrogative adverb adalah adverb yang digunakan untuk membuat
pertanyaan.

Why = menanyakan alasan


Where = menanyakan tempat
When = menanyakan waktu
Anggota: How = menanyakan cara, jarak, durasi, …
Where did you buy this comic?
When will you come here?
Why has she chosen the way?
How is she singing the classical song?
Contoh: How long will you travel?
9. Sentence Adverb
Sentence adverb adalah adverb yang berfungsi untuk menjelaskan
keseluruhan kalimat.

Fortunately, no one was hurt.


Obviously, they will not finish it on time.
Anggota: The boy is surely the most diligent in that class.
Contoh: Where did you buy this comic?
When will you come here?
Why has she chosen the way?
How is she singing the classical song?
How long will you travel?

Posisi Adverb
Posisi adverb dalam kalimat mengikuti ketentuan:

1. Place and Direction + Frequency + Time

I have been to London several times this year.


2. Manner + Place + Time

Arifah studies seriously at school everyday.


3. Auxiliary 1 + Adverb + (Auxiliary 2, Auxiliary 3) + Ordinary

I have almost finished working.

Fungsi Adverb
Selain dari yang disebutkan pada jenis adverb di atas, fungsi adverb dalam
bahasa Inggris yang lainnya adalah sebagai:

1. Emphasis (penekanan)

Only you come here.


2. Negation (negasi atau penyangkalan)

She does not look at us.


3. Conjunctive adverb (penyambungan)

Stop making that noise; otherwise, I’ll call the police.


Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Penulisan Conjunctive Adverb
Conjunctive adverb, atau dikenal juga sebagai adverbial conjunction dan
subordinating adverb, merupakan jenis adverb yang bentuknya mirip dengan
conjunction (kata sambung). Kemiripan ini terletak pada kemampuannya dalam
menyambungkan klausa di dalam suatu kalimat. Akan tetapi, posisinya lebih
bebas daripada conjunction, di mana adverb ini dapat ditempatkan di awal,
tengah, ataupun di akhir kalimat. Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis,
contoh, dan cara penulisan conjunctive adverb yang tepat dalam kalimat.

Pengertian Conjunctive Adverb


Conjunctive adverb adalah adverb yang menyerupai conjunction, karena dapat
menghubungkan dua independent clauses (induk kalimat). Sehingga dapat
dikatakan mirip dengan conjunction. Conjunctive adverb dan conjunction dapat
dicontohkan melalui kalimat.

Conjunctive I wrote for ten hours, yet I didn’t finish my


adverb : composition.
I wrote for ten hours. Nevertheless, I didn’t finish
Conjunction : my composition.
Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa conjunctive adverb sangat mirip dengan
conjunction dari segi posisi atau letak. Namun, jika diamati lebih lanjut, tanda
baca yang menyertai keduanya berbeda. Dalam hal ini, conjunctive adverb
didahului dengan semi colon dan diakhiri dengan koma, sementara conjunction
hanya diawali dengan koma dalam penulisannya.
Jenis dan Contoh Conjunctive Adverb
Berikut jenis dan contoh conjunctive adverb dalam bahasa Inggris.

1. Time
after ….
after a short/
long time since
afterward since
lately then
at least later
at the same time meanwhile soon
before that time now
before nowadays temporaril
then presently y
recently then
immediately shortly there after
2. Addition, augmentation
and in
then addition
additionally besides
again likewise
also furthermore moreov
er
and futher too
3. Contrast, opposition
after
all
however
although this may be in contrast
true in contrast to (+ not with standing
and yet noun) on the contrary
at the same time in spite of (+ noun) on the other hand
but it must be confessed still
despite this (+ noun) nevertheless yet
4. Comparison, similiarity
again in a like manner
also in a similar manner likewise
equally (+ adj) in the same way similarly
5. Concession
after all as a matter of fact naturally
although at the same time of course
and yet granted perhaps
6. Demonstration, illustration
as a matter of fact in namely particularly
as an example in other words specifically
for example in particular that is
for instance incidentally to illustrate
in fact indeed
7. Sequence
finally
first of all last
first, second, third, etc last of all
in the first place,second, next to begin with
etc then to end with
8. Result
accordingly otherwise
as a result so
consequently then therefore
hence thereby thus
9. Purpose
for this with this object
purpose/reason to this purpose (objective)
10. Location
adjacent to (+noun) far a head
at the right far behind nearby
at the top in the center opposite
beyond in the distance straight a head
11. Conclusion
accordingly
as a result finally on the whole
as l have said/ noted/ in brief therefore
stated in other words thus
briefly indeed to conclude
briefly stated it goes without saying to summarize
Cara Penulisan Conjunctive Adverb
Adapun cara penulisan conjunctive adverb beserta tanda bacanya dalam kalimat
adalah sebagai berikut.

He was sick. Therefore, he was absent.


He was sick. He, therefore, was absent.
He was sick. He was absent, therefore.
He was sick; therefore, he was absent.
He was sick; he, therefore, was absent.
He was sick; he was absent, therefore.
He was sick; he was absent.

Contoh Conjunctive Adverb dalam Kalimat


Contoh lain conjunctive adverb dapat dilihat pada kalimat-kalimat berikut.

1. I bought a new shirt. I bought some new shoes, also.


2. This is good cheese; besides, it’s made locally.
3. They won the state lottery. Therefore, they are now rather rich.
4. He found the solution; he was, thus, able to finish the project in time.
5. You can cross by ferry; alternatively, you can take the Channel Tunnel.
Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Conjunction
Conjunction, atau kata sambung dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari
parts of speech yang sangat penting. Karena conjuction menjadi penghubung
unit-unit yang setara, seperti kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa
dengan klausa, dan bahkan kalimat dengan kalimat. Berikut akan dipaparkan
pengertian, jenis, contoh, dan fungsi conjunction.

Pengertian Conjunction
Conjunction atau kata sambung adalah kata yang digunakan untuk
menghubungkan unit-unit bahasa yang setara (kata dengan kata, frasa dengan
frasa, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, dan seterusnya). Pemakaian
conjunction dapat dicontohkan dengan kalimat di bawah ini.

You and I are on the same boat.


And menghubungkan kata (you) dengan kata (I) atau subjek dengan
subjek.
Is that your father or your uncle?
Or menghubungkan frasa (your father) dan frase (your uncle) atau
subjective complement dan subjective complement.
We went home after the rain stopped.
After menghubungkan klausa (we went home) dan klause (the rain
stopped) atau main clause dan sub cluase.

He is smart but he is arrogant.


But menghubungkan kalimat (he is smart) dan kalimat (he is arrogant).
Dari kalimat di atas dapat dilihat bahwa conjunction dapat menghubungkan
berbagai unit bahasa yang setara.

Jenis dan Contoh Conjunction


Berikut jenis dan contoh conjunction dalam bahasa Inggris.

A. Compound Conjuctions
Compound conjuction dalah kata sambung yang menghubungkan hal-hal yang
setara, misalnya subject dengan subject, verb dengan verb, object dengan object,
adverb dengan adverb, adjective dengan adjective, dsb.
Compound conjuction dibagi menjadi 2, antara lain:

1. Coordinate Conjuction
Anggota:

F–A–N–B–O–Y–S
Keterangan:

For (karena)
And (dan) She was absent yesterday, for she was sick.
Mr. Wilson invited me and him.
Nor (tidak juga)
He can not see nor hear.
But (tetapi) The shoes are old but comfortable.
Or (atau) Is Sam sleeping or going somewhere?
Yet (tetapi) She didn’t study, yet she passed the exam.
So (sehingga) He was tired, so he went to bed.
Catatan:
a) FANBOYS selalu terletak di tengah kalimat atau di antara dua kalimat. Tidak
dibenarkan meletakkan mereka di awal kalimat. Contoh:

CORRECT : The child hid behind his mother’s skirt, for he was afraid of
the dog.
INCORRECT : For he was afraid of the dog, the child hid behind his mother’s
skirt.
Namun conjuction lain bisa digunakan untuk menggantikannya ketika di awal
kalimat. Contoh:

Because he was afraid of the dog, the child hid behind his mother’s skirt.
b) Conjuction for, yet, dan so selalu menghubungkan kalimat dan koma selalu
mengawali mereka.
c) And, ketika menghubungkan dua kalimat, memiliki tanda baca sebagai
berikut:

It was raining hard, and there was a strong wind.


Umumnya, conjunction diawali dengan sebuah koma ketika
menghubungkan dua kalimat.
It was raining hard and there was a strong wind.
Jika kalimat yang dihubungkan merupakan kalimat-kalimat
pendek, koma dapat dihilangkan.
It was raining hard. And there was a strong wind.
Pada penulisan yang sifatnya informal, and dapat memulai sebuah
kalimat baru.
2. Correlative Conjuction
Correlative conjuction terdiri dari konjungsi-konjungsi yang berpasangan.
Anggota:

Both… and…
Not only… but also…
Either… or…
Neither… nor…
Pola:

plural verb (are,


were, have, do,
Both SUBJECT and SUBJECT take, etc)

Not
only
Either but also plural/ singular verb
Neithe or (is, was, has, does,
r SUBJECT nor SUBJECT takes, etc)*
* Plural dan singular-nya ditentukan dari subjek yang belakang.

Contoh:

Both the driver and the passager were injured in the accident.
Not only she but also I am studying chemistry.
Not only I but also she is studying chemistry.
Either Mr. Anderson or Ms. Wiggins is going to teach our class today.
Neither my sister nor my parents have been here.
Neither my parents nor my sister has been here.
B. Complex Conjuctions
Complex conjunction adalah kata sambung yang menghubungkan antara main
clause (induk kalimat) dan subordinate clause (anak kalimat). Bertemunya dua
jenis klausa ini akan membentuk kalimat. Adapun anggota complex conjunction
meliputi konjungsi selain compound conjuction, seperti: when, while, which, what,
when, where, that, after, before, till, until, because, although, if, dsb. Pola:

Main Cl: S + V + (O) + (A)


Sub Cl: Conj + S + V + (O) + (A)
Sentence: Main Cl + Sub Cl atau Sub Cl + Main Cl
Contoh:

He was talking on the phone when I arrived.


We stayed there until we finished our work.
After she graduates, she will get a job.
I had left before he came.
He went to bed because he was sleepy.
Fungsi Conjunction
Secara garis besar, fungsi conjunction dalam bahasa Inggris adalah sebagai:

1. Penambahan (cumulative)

She is both a teacher and a writer.


2. Pilihan (alternative)

You can take either the white candy or the red one.
3. Pertentangan (adversative)

Mrs Nia is humble, but her sister isn’t.


4. Kesimpulan (conclusion)

I am ready, so let’s go now.


5. Keterangan tambahan (apposition)

They loved each other until they passed away together.


6. Hubungan sebab akibat (cause and effect)

He didn’t attend the lecture because he had to take her mother to the
hospital.
7. Pengaruh atau akibat (impact)

This soup is so hot that I cannot eat it.


8. Maksud dan tujuan (purpose)

You have to drink much in order that you keep hydrated.


9. Syarat (condition)

You will get it done if you focus on finishing it.


10. Pernyataan mengalah (concession)

He worked all day even though he was sick.


11. Perbandingan (comparison)

My house is larger than yours.


12. Cara (manner)
He got the ticket as he came earlier.
13. Waktu (time)

You can use my PC while I am outside.


Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Preposition
Preposition, atau kata depan dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari
parts of speech yang sangat penting. Karena preposition biasanya digunakan di
depan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) dan menunjukkan hubungan
antara kedua kata tersebut dengan kata lainnya dalam sebuah kalimat. Mereka
dapat menggambarkan posisi, waktu, cara sesuatu dilakukan, dan lain
sebagainya. Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis, contoh, dan fungsi
preposition.

Pengertian Preposition
Preposition atau kata depan adalah kata yang diletakkan sebelum noun, pronoun,
noun phrase, noun clause, dan gerund (objects of preposition). Pola:

Preposition + noun, pron, NP, N Cl, V-ing


Contoh:

He likes listening to music.


To (preposition) diikuti oleh music yang berkelas kata noun.
Let’s wait for her to come.
Preposisi for mengawali pronoun her.
My house is beside the church.
Beside, yang berkelas kata preposition, mengawali the church (noun
phrase).
I have no idea of what you’re going to do.
Of juga termasuk preposition, dan what you’re going to do merupakan
noun clause.
Her sister is awfully keen on watching movies.
On memiliki kelas kata preposition, dan watching berupa gerund (V-
ing).
Dari kalimat di atas dapat dilihat bahwa preposition diikuti oleh objeknya, yang
dapat berupa noun, pronoun, noun phrase, noun clause, ataupun gerund.

Bentuk Preposition
Berikut jenis dan contoh preposition dalam bahasa Inggris.

A. One-Word Prepositions
Preposition yang terdiri dari satu kata memiliki dua bentuk:

1. Tanpa akhiran -ing


aboard Before during off throughout
except
about Behind (for) on till
above Below for opposite to
across Beneath from out (of) toward(s)
after beside*** in outside under
against besides**** inside over underneath
along (side) between into past until
amid (=
amidst) Beyond less per up
versus (=
among* But like plus against)
via (= by way
around** By minus re of)
At Despite near since with
Atop (= on top
of) Down of through without
2. * Amongst lebih disukai di BE.
** Bentuk informalnya adalah round.
*** Beside mempunyai arti “disamping” secara fisik, contoh: She sat beside
me.
**** Besides mempunyai arti “disamping” TIDAK secara fisik, contoh: She likes
shopping besides sightseeing.
3. Dengan akhiran -ing

baring During including regarding touching


concerning Excepting notwithstanding respecting
considering Excluding pending saving
B. Two-Word Prepositions
Preposition yang terdiri dari dua kata meliputi:

1. Dengan OF
east (west, south, north)
ahead of exclusive of irrespective of of
apropos of inclusive of regardless of
because of instead of short of

2. Dengan TO
according to on to (= onto) relative to
antecedent to owing to subject to
as to previous (ly) to subsequent (ly) to
contrary to prior to thanks to
counter to pursuant to up to
due to next to
3. Dengan WITH
along with concurrently with together with
4. Dengan FOR
as for except (for) save (for)
but (for)
5. Dengan FROM
apart from aside from away from
6. Dengan UP
up against up till up to
up at up until

C. More-than-Two-Word Prepositions
Preposition yang terdiri dari tiga kata atau lebih meliputi:

PREPOSITION PREPOSITION

dint face
means occasion
order part
reason point
virtue strength
By way of on the top of
cost
hands
point consequence
at the risk of as a result of
accordance with
addition to
advance of
back of
care of
case of
comparison with
connection with
contrast with
favor of
front of
lieu of
proportion to
regard to
respect to
with exception return for
the purpose of in spite of
With an eye to in (the) course of
event
face
light
a view process
fear
lack
For want of in the middle (midst) of
common with
compliance with
search of
benefit recognition of
purpose default of
for the sake of In opposition to
reference account
regard behalf
With respect to On pain of

Jenis dan Contoh Preposition


Berikut jenis dan contoh preposition dalam bahasa Inggris.

A. Free and Bound Prepositions


Berdasarkan jenisnya, preposition dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

1. Free Preposition (bebas)


Free preposition adalah preposisi yang penggunaannya tidak terikat dengan
kata-kata tertentu atau, dengan kata lain, yang dapat digunakan secara bebas.
Yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah preposisi yang disebutkan di
muka. Contoh:

I’m sitting on a bench.


The grass over the hill looks greener.
He was willing to sacrifice anything for the sake of his family.
2. Bound Preposition (terikat)
Bound preposition adalah preposisi yang mempunyai aturan dalam
penggunaannya. Preposisi ini digunakan terikat dengan kata-kata tertentu
seperti: verb, noun, dan adjective.

a) verb + prep

VERB + PREP
Contoh:

accuse sb* of insist on


apologize (to sb) for live on (food/ money)
apply to sb/ for sth** long for
ask for/ about object to
attend to occur to
beg for persist in
believe in prefer sb/ sth to sb/ sth
beware of prepare for
change sb with quarrel with sb about
compare sth with refer to
comply with rely on
comform to remain sb of
consist of resort to
deal in succeed in
depend on suspect sb of
dream of think of/ about
fight with sb for wait for
fine sb for warn sb of/ about
hope for wish for
* sb = somebody
** sth = something

Do you believe in ghosts?


They were charged with receiving stolen goods.
You haven’t complied with the regulations.
For a week she lived on bananas and milk.
It never occured to me to insure the house.
They persist in defying the law.
When arguments failed he resorted to threats.
b) noun + prep

NOUN + PREP
Contoh:

choice of method for


excuse for possibility for
intention of reason for
George has no excuse for dropping out the school.
There is a possibility of acquiring this property at a good price.
There is no reason for leaving this early.
Connie has developed a method for evaluating this problem.
c) adj + prep

ADJ + PREP
Contoh:

absorbed in keen on
accustomed to liable for/ to
afraid of nervous of
anxious of/ about pleased with
ashamed of prepared for
aware of proud of
bad at/ for ready for
capable of responsible for/ to
confident of scared of
exposed to sorry for/ about
fit for successful in
fond of suspicious of
frightened of/ at terrified of
good at/ for tired of
interested in used to
He was absorbed in his book.
She is afraid/ frightened/ scared of the dark.
He is bad/ good at chess. (a bad/ good player)

Perbedaan Preposition dan


Adverb
Dalam bahasa Inggris, ada banyak kata yang termasuk preposisi dan sekaligus
adverb. Untuk membedakannya yaitu: preposisi apabila diikuti oleh objek
preposisi (noun, pronoun NP, N Cl, dan gerund), dan adverb apabila sebagai kata
akhir atau diikuti komponen selain objek preposisi. Contoh:

Preposition:
He fell down the stairs.
Please come in the house.
He got off the bus at the corner.
Adverb:
He fell down.
Please come in.
He got off at the corner.

Fungsi Preposition
Secara garis besar, fungsi preposition dalam bahasa Inggris adalah sebagai
penanda:

1. Time (waktu)

That shop opens at 7.00 a.m.


2. Place and direction (tempat dan arah)

She was born in Sydney.


3. Agent (pelaku)

This novel was written by Harper Lee.


4. Instrument (alat)

I can make calligraphy with a brush.

Pengertian, Jenis, Contoh, dan Fungsi Interjection


Interjection, atau kata seru dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari parts
of speech yang sangat penting. Karena interjection digunakan untuk
mengungkapkan berbagai perasaan dan pikiran. Mereka dapat menggambarkan
kegembiraan, kekesalan, ketakutan, dan lain sebagainya. Berikut akan
dipaparkan pengertian, jenis, contoh, dan fungsi interjection.

Pengertian Interjection
Interjection (kata seru), atau sering juga disebut exclamation, adalah kata yang
diucapkan secara spontan untuk mengungkapkan perasaan atau pikiran yang
terasa atau muncul tiba-tiba, seperti terkejut, senang, kesakitan, heran, dan
sebagainya. Pemakaian interjection dapat dicontohkan dengan kalimat di bawah
ini.
Arrgh, I have many mistakes.
Eew, what is it?
Ooouch, I cut my finger!
Wow! That is a great idea!
Dari kalimat di atas dapat dilihat bahwa interjection dapat dipakai untuk beragam
ekspresi atau ungkapan.

Jenis dan Contoh Interjection


Berikut jenis dan contoh conjunction dalam bahasa Inggris.

1. Untuk menarik perhatian

Look! See! Ho! Ehm!


2. Untuk menunjukkan keengganan

Poh! Ugh! Nonsense!


3. Untuk memanggil

Hello! Hi!
4. Untuk menunjukkan celaan

Humph! Nonsense! Shit!


5. Untuk menunjukkan suatu temuan

Oho! Aha! Well! Never!


6. Untuk menunjukkan perpisahan

Bye! Farewell! Good bye! See you!


7. Untuk menunjukkan rasa takut

No no! Hah! Ugh!


8. Untuk menunjukkan suatu pengusiran

Out! Off! Away!


9. Untuk menunjukkan kegembiraan

Bravo! Bingo! Thank God! Whee!


10. Untuk menunjukkan interogasi

What? Hah? Sure?


11. Untuk menunjukkan gelak tawa

Hehehe! Hahaha! Xixixi!


12. Untuk menunjukkan rasa takut

Oh! Ough! Owh! Ouch!


13. Untuk menunjukkan pujian

Great! Good! Marvelous! Well done!


14. Untuk menunjukkan suatu penghormatan

Hai! Welcome! Excuse!


15. Untuk menyuruh diam
Hist! Hush! Ssst! Silent!
16. Dan lain-lain

Damn it! What a pity! Oh God! Well!


Help! Here goes! There you are! Here he comes!

Fungsi Interjection
Secara garis besar, fungsi interjection dalam bahasa Inggris adalah sebagai:

1. Exclamation (seruan)

That girl, oh! is so adorable


2. Noun (kata benda)

Dunce!
3. Pronoun (kata ganti)

What a blow it was!


4. Adjective (kata sifat)

Shocking!
5. Adverb (kata keterangan)

Here come the children.


6. Conjunction (kata sambung)

If you could only see her once more.


7. To infinitive (to + V1)

To think that he has died.


8. Subjunctive (pengandaian)

Would that you were here.


9. Imperative (perintah)

Hold!

Pengertian, Rumus, dan Contoh Comparison Degrees


Tenses dalam bahasa Inggris mempunyai banyak kegunaan sebagai
pengembangannya. Salah satunya adalah comparison degrees. Comparison
degrees biasa dipakai untuk membandingkan dua hal atau lebih. Hal yang
dibandingkan dalam comparison degrees dapat berupa adjective maupun adverb.
Berikut akan dipaparkan pengertian, rumus, dan contoh comparison degrees
dalam bahasa Inggris.
Pengertian Comparison Degrees
Comparison degrees, atau dikenal juga dengan degrees of comparison, adalah
tingkat perbandingan antara dua hal atau lebih. Dalam comparison degrees, hal
yang dibandingkan dapat berupa adjective atau adverb dan dalam beberapa
tingkat perbandingan. Perhatikan contoh di bawah ini.

Khaled is as handsome as his Khaled dibandingkan dengan


father. ayahnya menggunakan
adjective handsome, dalam
tingkatan yang setara (ia
setampan ayahnya).
Khaled dibandingkan dengan
ayahnya menggunakan
adjective handsome, dalam
Khaled is more handsome tingkatan yang lebih tinggi (ia lebih
than his father. tampan daripada ayahnya).
Khaled dibandingkan dengan
ayahnya menggunakan
adverb fast, dalam tingkatan yang
paling tinggi (ia berjalan paling
Khaled walks the fastest of his cepat di antara anggota
family. keluarganya yang lain).
Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa comparison degrees digunakan untuk
membandingkan dua hal atau lebih dalam beberapa tingkatan yang berbeda.

Rumus dan Contoh Comparison Degrees


Rumus comparison degrees bergantung pada jenis tingkat perbandingannya.
Secara umum, terdapat tiga jenis tingkat perbandingan dalam comparison
degrees, yaitu positive degree, comparative degree, dan superlative degree.
Berikut rumus dan contoh comparison degrees.

A. Positive Degree
Positive degree adalah tingkat perbandingan yang digunakan untuk menyatakan
kesetaraan. Maknanya dalam bahasa Indonesia kurang lebih “se (pandai) atau
sama (pandainya) dengan”. Pola:

AS + ADJ/ADV + AS
Contoh:

He is as diligent as his father (is).


Mira looks as beautiful as her mother (does).
I cannot run as fast as him. (informal)
I cannot run as fast as he can. (formal)
Keterangan:
“as + adj + as” pada kalimat negatif dapat diganti dengan “so + adj + as”.

My cat is not as nice as yours.


My cat is not so nice as yours.
B. Comparative Degree
Comparative degree adalah perbandingan yang digunakan untuk
membandingkan dua hal, dan salah satunya “lebih (pandai) daripada” lainnya.
Pola:

ADJ/ADV + ER + THAN (1 suku kata)


MORE + ADJ/ADV + THAN (2 suku kata atau lebih)
Contoh:

She is smarter than him. (informal)


She is smarter than he is. (formal)
The man can read the poem more expressively than his friend.
Keterangan:
Adjectives dengan 2 suku kata yang berakhiran “konsonan + y” memiliki
perubahan seperti berikut:
busy : busier
pretty : prettier
heavy : heavier

C. Superlative Degree
Superlative degree adalah perbandingan yang digunakan untuk membandingkan
tiga hal atau lebih. Jenis perbandingan ini mempunyai arti “paling (pandai)
dari/di/di antara”. Pola:

THE + ADJ/ADV + EST + (NOUN) + OF/IN/AMONG (1 suku kata)


THE + MOST + ADJ/ADV + (NOUN) + OF/IN/AMONG (2 suku kata atau
lebih)
Contoh:

Bella is the smartest (student) in the class.


Mr. Ahmad seems to be the most respected (man) of the company.
The question is asked (the) most often.

Irregular Adjectives and Adverbs


Dalam comparison degrees, terdapat beberapa adjectives dan adverbs yang
tidak ditambahkan er/more dan est/most dalam bentuk comparative dan
superlative, tetapi mereka memiliki bentuknya sendiri. Contohnya dapat dilihat di
bawah ini, dan untuk adjectives, selengkapnya dapat dilihat di LIST OF
IRREGULAR ADJECTIVES.

Adjective Comparative Superlative


good better best
bad worse worst
little less least

Adverb Comparative Superlative


badly worse worst
early earlier earliest
far farther/further farthest/furthest
little less least
much more most
well better best
Daftar Irregular Adjectives dan Contohnya
Adjectives dalam bahasa Inggris memiliki dua bentuk, yakni regular dan irregular.
Bentuk regular dimiliki oleh kebanyakan adjectives dan umumnya ditandai
dengan munculnya more atau -er saat comparative dan most atau -est saat
superlative. Sementara bentuk irregular hanya terjadi pada sejumlah kecil
adjectives, dan bentuknya bisa sangat berbeda dari kata asalnya. Dan di bawah
ini akan diberikan daftar irregular adjectives dan contohnya dalam kalimat.
Daftar Irregular Adjectives
Berikut adalah daftar irregular adjectives untuk comparative dan superlative
dalam bahasa Inggris.
Positive Form Comparative Form Superlative Form
bad worse worst
good better best
far (place) farther farthest
far (place or time) further furthest
late (time) later latest
late (order) latter last
little (size) littler littlest
little (amount) less least
many/much/some more most
old (people) elder eldest
old (people or
things) older oldest
Contoh Irregular Adjectives dalam Kalimat
Irregular adjectives digunakan saat comparative dan superlative
dalam COMPARISON DEGREES. Comparative mempunyai arti “lebih … daripada
…”, dan superlative memiliki arti “paling/ ter …”. Irregular adjectives ini dapat
dicontohkan dengan kalimat berikut.
1. The city is father than what I have imagined.
The city is the farthest of all destinations offered in the booklet.
2. This book has more pages than that book.
This book has the most pages in the library.
3. You are two years older than me.
You are the oldest among those students.
4. Which one is better of these two?
Which one is the best from these three?
5. Her condition is getting worse.
Her condition may get the worst tomorrow.

English Tenses
Tenses sangat penting untuk dipelajari dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa
Inggris, untuk mengungkapkan suatu peristiwa atau kejadian diperlukan konteks
waktu, apakah hal tersebut terjadi di masa lalu, masa sekarang, atau masa
depan. Tentunya, ini sangat berbeda dengan bahasa Indonesia, yang tidak
menerapkan konsep waktu dalam pemakaiannya. Berikut akan dipaparkan
pengertian, jenis, dan contoh tenses dalam bahasa Inggris.

Pengertian Tenses
Tenses adalah sebuah cabang dari tata bahasa (grammar) yang memberikan
penekanan pada pemakaian kata kerja (verb) dan penggunaan waktu (time).
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tenses ini bertalian erat dengan bentuk
kata kerja yang dipengaruhi oleh konsep kala. Sebagai contoh, ketika kita ingin
mengatakan kejadian di masa lampau dengan waktu yang jelas, kita perlu
menggunakan simple past tense dengan konstruksi S + V2, seperti pada:

He went to the police station yesterday night.


Akan tetapi, jika waktunya tidak jelas atau tidak disebutkan, kita akan beralih ke
present perfect tense, dengan struktur S + has, have + V3. Sehingga ujaran di
atas menjadi:

He has gone to the police station.


Di samping kedua kala ini, terdapat kala lain yang mempengaruhi bentuk verb,
seperti present continuous tense, di mana tense ini digunakan ketika kita sedang
membicarakan suatu kejadian yang sedang terjadi saat ini. Sehingga, apabila
orang tersebut sedang melakukannya saat kita membicarakannya, maka kalimat
di atas akan beralih mengikuti struktur S + am, is, are + V-ing.

He is going to the police station now.

Jenis dan Contoh Tenses


Adapun konsep tenses atau kala sendiri secara umum dikelompokkan ke dalam
empat jenis, yakni present, past, future, past future. Dan setiap jenisnya
mempunyai empat bentuk, sehingga secara keseluruhan terdapat 16 tenses.
Berikut jenis dan contoh tenses dalam bahasa Inggris.

PRESENT
1. SIMPLE PRESENT
He goes to the police station.
2. PRESENT CONTINUOUS
He is going to the police station.
3. PRESENT PERFECT
He has gone to the police station.
4. PRESENT PERFECT CONTINUOUS
He has been going to the police station.
PAST
1. SIMPLE PAST
He went to the police station.
2. PAST CONTINUOUS
He was going to the police station.
3. PAST PERFECT
He had gone to the police station.
4. PAST PERFECT CONTINUOUS
He had been going to the police station.
FUTURE
1. SIMPLE FUTURE
He will go to the police station.
2. FUTURE CONTINUOUS
He will be going to the police station.
3. FUTURE PERFECT
He will have gone to the police station.
4. FUTURE PERFECT CONTINUOUS
He will have been going to the police station.
PAST FUTURE
1. SIMPLE PAST FUTURE
He would go to the police station.
2. PAST FUTURE CONTINUOUS
He would be going to the police station.
3. PAST FUTURE PERFECT
He would have gone to the police station.
4. PAST FUTURE PERFECT CONTINUOUS
He would have been going to the police station.
Pengertian Imperative sentences
Rumus Imperative sentences
1. Positive
2. Negative
Fungsi Imperative sentences
1. Memberikan Perintah
2. Menyatakan Instruksi
3. Mengajukan Permintaan
4. Memberikan Nasihat
Jenis Imperative Sentences
1. Command/Perintah
2. Request/ Permintaan
3. Warning/ Peringatan
4. Advice/ Nasihat
Contoh Kalimat Imperative sentences
1. Command
2. Request
3. Warning
4. Advice

Pengertian Imperative sentences


Dalam bahasa Inggris, Imperative Sentences adalah salah satu jenis kalimat yang
digunakan untuk membuat perintah, peringatan, instruksi, nasihat, dan juga permintaan.

imperative sentences di papan peringatan yang ada di tempat-tempat umum.


Karena imperative text adalah sebuah perintah, maka jenis kalimat ini umumnya diakhiri
dengan exclamation mark atau tanda seru (!).

Namun, tak jarang juga imperative sentences akan diakhiri dengan tanda tanya (?)
atau question mark. Kamu bisa melihatnya dalam imperative sentences yang mengandung
kata “please”.

Rumus Imperative sentences


Kini saatnya Sobat Pijar mengetahui seperti apa rumus imperative sentences agar
memudahkan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam imperative
sentences rumus, ada dua jenis, nih, positif dan negatif, dengan penjelasan sebagai berikut:

1. Positive
Pada kalimat imperative sentences positif, kamu tinggal menambahkan verb aja di bagian
depan, kemudian diikuti dengan objek atau complement-nya. Untuk rumusnya, yaitu
sebagai berikut:
Rumus Kalimat Imperatif Positif:
 Verb + Object/Complement:
o Contoh: "Open the door." (Buka pintunya!)

o Contoh: "Help me, please." (Bantu aku, tolong.)


2. Negative
Berbeda dengan kalimat imperative sentences positif, pada kalimat negatif kamu harus
menambahkan Do not/Don’t pada bagian awal, baru, deh kamu tambahkan verb dan
dilanjutkan dengan object/ complement. Nah, biar lebih jelas, begini ya, rumusnya:
Rumus Kalimat Imperatif Negatif:
 Do not/Don't + Verb + Object/Complement:
o Contoh: "Do not speak." (Jangan berbicara.)

o Contoh: "Don't be late." (Jangan terlambat.)


Fungsi Imperative sentences
Imperative sentences gak cuma kamu pakai untuk menyuruh orang saja, lho! Ada juga
fungsi imperative sentences lainnya, yaitu:

1. Memberikan Perintah
Fungsi imperative sentence yang paling utama pasti kamu udah tahu ya, Sobat Pijar. Jenis
kalimat ini umum digunakan untuk memberikan perintah. Itulah kenapa banyak orang yang
menambahkan tanda seru di akhir kalimatnya.

2. Menyatakan Instruksi
Imperative sentences berfungsi untuk menyatakan prosedur atau instruksi. Kamu bisa
melihat berbagai contoh imperative sentences di banyak tempat, misalnya panduan
memasak di bungkus makanan atau panduan penggunaan pada box barang elektronik.

3. Mengajukan Permintaan
Kamu juga bisa menggunakan imperative sentences untuk menyatakan permintaan. Bentuk
kalimat ini identik dengan menambahkan kata please atau do sehingga imperative
sentences terdengar menjadi lebih sopan.

4. Memberikan Nasihat
Fungsi terakhir pada imperative sentences adalah untuk memberikan advice atau nasihat.
Kalimat imperative sentences saat memberikan nasihat diucapkan menggunakan intonasi
yang normal dan ringan.

Jenis Imperative Sentences


Menurut fungsinya, imperative sentences terdiri dari beberapa jenis, yaitu command,
warning, advice, dan request. Berikut ini adalah macam-macam imperative sentences yang
sebaiknya kamu ketahui:

1. Command/Perintah
Sobat Pijar pasti pernah menyuruh atau memberikan perintah pada orang lain di kehidupan
sehari-hari bukan? Nah, jika kamu pernah melakukannya, berarti kamu sudah
mengaplikasikan imperative sentences.

Dalam jenis ini, imperative sentences bermaksud untuk memberikan perintah pada orang
lain. Imperative sentences command bisa dinyatakan dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Kemudian, imperative sentences umumnya digunakan oleh seseorang yang memiliki


kewenangan atau kekuasaan lebih terhadap lawan bicaranya. Misalnya, seperti atasan pada
karyawannya, guru dengan muridnya, dan lain-lain.
2. Request/ Permintaan
Dalam imperative sentences, menyatakan permintaan berarti kamu meminta tolong
seseorang untuk melakukan sesuatu namun tidak secara terpaksa. Saat Sobat Pijar ingin
menyatakan permintaan, kamu bisa membubuhkan kata please agar memberikan kesan
yang lebih sopan.

3. Warning/ Peringatan
Jenis imperative sentences ini digunakan untuk menunjukkan sebuah peringatan atau
himbauan pada seseorang. Biasanya intonasi yang digunakan meninggi pada akhir kalimat.

Atau, pada jenis imperative sentences ini juga bisa kamu gunakan ketika memberikan
larangan pada orang lain agar tidak melakukan sesuatu hal.

4. Advice/ Nasihat
Ketika kamu memberikan nasihat pada orang lain, berarti kamu juga
mengaplikasikan imperative sentences, lho. Intonasi yang digunakan ringan, berbeda ketika
kamu menyatakan perintah atau peringatan.

Contoh Kalimat Imperative sentences


Nah, untuk memudahkan Sobat Pijar memahami imperative sentences, sekarang saatnya
mengetahui berbagai contohnya. Yuk, simak contoh 30 imperative sentences di bawah ini:

1. Command
Sebelumnya sudah dibahas, ya, kalau dalam imperative sentences kamu bisa menyatakan
perintah pada lawan bicara. Ini dia beragam contohnya:

 Turn on the air conditioner! (Nyalakan AC!)


 Close the windows tightly! (Tutup jendela dengan rapat!)
 Turn off the heating! (Matikan pemanas ruangan!)
 Clean your bedroom now! (Bersihkan kamar tidurmu sekarang!)
 Give me a cold drink! (Berikan saya minuman dingin!)
 Don't cheat on a test! (Jangan menyontek saat ujian)
 Hit the brakes now! (Injak remnya sekarang)

2. Request
Ketika kamu ingin meminta tolong pada orang lain untuk melakukan sesuatu, kamu akan
menyatakan request atau kalimat permintaan. Untuk lebih mudah memahaminya, berikut
ini contohnya:

 Please get hot water for me (Tolong ambilkan saya air hangat)
 Call me in an hour, please (Tolong telepon saya satu jam lagi)
 Tell me your class schedule today, will you? (Akankah kamu beritahu saya
jadwal kelas kamu hari ini?)
 Please make me a cup of hot coffee (Tolong buatkan saya segelas kopi hangat)
 Help him clean his bag, can you? (Bisakah kamu membantu dia membersihkan
tasnya?)
 Show me which menu is the best, can you? (Bisakah kamu menunjukkan pada
saya mana menu terbaik?)
 Please don't be late (Tolong jangan terlambat)

3. Warning
Kamu juga bisa memberikan peringatan atau warning pada orang lain
menggunakan imperative sentences. Ragam contohnya yaitu sebagai berikut:

 Don't breathe the smoke! (Jangan hirup asap itu!)


 Watch out for traps! (Awas jebakan!)
 Don't touch the painting! (Jangan sentuh lukisan itu!)
 Kill that mosquito! (Bunuh nyamuk itu!)
 Don't step on a wet floor (Jangan injak lantai basah!)
 Watch your step (Awasi langkahmu!)
 Don't turn on the radio (Jangan nyalakan radio!)

4. Advice
Jika ingin memberikan nasihat kepada orang lain, kamu juga bisa, lho,
menggunakan imperative sentences. Nah, untuk contohnya, kamu bisa lihat di sini:

 You should drink 8 glasses of water per day so that your body is
healthier. (Kamu sebaiknya minum 8 gelas per hari agar tubuh anda lebih
sehat)
 Don't stay up late if you don't want to be late for school. (Jangan begadang jika
kamu tidak ingin terlambat datang ke sekolah)
 I suggest you to go to a psychologist immediately. (Saya sarankan kamu untuk
datang ke psikolog segera)
 You can ask your friend why he left you. (Kamu bisa bertanya pada temanmu
mengapa ia meninggalkanmu)
 I would be very happy if you eat more vegetables. (Saya sangat senang jika
kamu makan lebih banyak sayur)
 You shouldn't wear a blazer to a birthday party. (Jangan mengenakan blazer ke
pesta ulang tahun)
 It will be better if you pay your debt this week. (Lebih baik kamu membayar
hutangmu pada minggu ini)
 I recommend you to eat steak at Good Mess restaurant. (Saya sarankan kamu
untuk makan steak di restoran Good Mess

Anda mungkin juga menyukai