Setelah temporary casing dipasang, kemudian pengeboran dilanjutkan
hingga kedalam yang sesuai rencana atau pengeboran hingga mencapai
tanah keras.
I. Pelaksanaan Kerja Pembuatan Keranjang Besi
Pengerjaan pembuatan keranjang besi untuk tulangan bore pile meliputi 3
langkah pekerjaan, sebagai berikut:
1. Pembuatan Besi Spiral
Pada pembuatan tulangan besi spiral pembengkokan menggunakan 2
cara, yaitu dengan menggunakan alat bantu manual berupa roller dan
menggunakan alat tekuk elektris. Jika besi spiral yang digunakan memiliki
diameter tulangan besi spiral lebih kecil dari 13 mm maka pembengkokan
menggunakan alat bantu roller dengan menggunakan tenaga manusia.,
Jika diameter tulangan besi spiral lebih besar dari 13 mm maka digunakan
alat bantu mesin tekuk elektris dengan operator mesin professional.
2. Pembuatan Concrete Spacer
Concrete spacer biasanya dibuat dengan menggunakan cetakan yang
sesuai dengan ukuran diameter tulangan yang digunakan, atau lebih
besar dari diameter tulangan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah
proses pengerjaan pemasangan tulangan.
3. Pembuatan Keranjang Besi
Keranjang
besi berguna
sebagai
tulangan dari
Bore Pile
yang dibuat
dengan
diameter dan
jumlah besi
tulangan
utama. Jarak
besi spiral
sesuai
dengan
gambar
rencana
untuk
masing-
masing tiang
bor. Pengikat
antara besi
utama
dengan besi
spiral
menggunaka
n kawat
beton
(bendrat).
BAB I
PENDAHULU
AN
A. Latar Belakang
Paket Penggantian Jembatan tawaeli I (MYC) merupakan Proyek
Kementerian PUPR Direktorat Bina Marga yang berada di wilayah
kerja Balai Pelaksana Jalan Nasional XIV Sulawesi Tengah, Satuan
Kerja Pelaksana Jalan Nasional wilayah 2 PPK 2.4 Ruas Jalan Kebon
Sari (Talise) – Tawaeli di Kota Palu yang dikerjakan oleh Penyedia Jasa
PT. Citra Nusa Indah Lestari berkontrak tanggal 17 maret 2023
sampai dengan rencana PHO tanggal 12 mei tahun 2024, adapun
Konsultan Pengawas PT. Fais Karya Konsultan (KSO) ,sumber dana
APBN Tahun Anggaran 2023 – 2024.
B. Rumusan Masalah
1. Apa itu Pondasi Bore pile
merupakan salah satu jenis pondasi dalam. Berbentuk tabung yang berisi
beton bertulang dengan diameter tertentu yang ditanam didalam tanah.
Dengan metode pengeboran sampai kedalaman dengan kekerasan tanah
yang dibutuhkan. Pondasi Bore Pile dibutuhkan apabila kondisi tanah
dasar lokasi pembanguanan tidak mempunyai daya dukung yang baik
untuk memikul berat bangunan. Bore pile memiliki fungsi yang sama
dengan pondasi tiang pancang, yang membedakan adalah pada cara
pembuatan pondasi tersebut.
B. Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan Pondasi Bore pile.
I. Pelaksanaan Kerja Pengeboran
Penentuan ukuran casing dan gantungan (stopping) untuk setiap lubang bor
merupakan langkah pertama yang dilakukan sebelum memulai
pengeboran. Ukuran temporary casing untuk Pekerjaan Paket Penggantian
Jembatan Tawaeli I (MYC) telah ditentukan. Casing yang digunakan
merupakan chasing tanam berdiameter 800 mm dengan ketebalan 12 mm
dengan panjang 8 meter digunakan pada lubang yang tanahnya memiliki
kelongsoran sesuai hasil uji kondisi tanah SPT pada masing-masing
lubang.
Kegunaan lain dari temporary casing yaitu mempermudah operator mesin
bor menyesuaikan posisi mesin bor terhadap titik yang akan di bor.
Ukuran gantungan (stopping) berguna untuk menyesuaikan posisi tulangan
terutama untuk pengeboran yang kedalamnya jauh dibawah permukaan
tanah. Sehingga tulangan pondasi sesuai yang diharapkan tidak jatuh
kebawah dan tidak terlalu naik ke atas. Setelah menentukan ukuran casing
dan gantungan (stopping) pelaksanaan pengeboran berlanjut ke tahap
berikutnya:
Pembuatan keranjang besi dimulai dari pemasangan concrete spacer dengan jarak
maksimum umumnya 3 meter dan