0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan47 halaman

Modul Ajar Deep Learning B. Inggris Kelas 2

Modul ajar ini dirancang untuk pengajaran Bahasa Inggris di SD kelas 2 dengan fokus pada interaksi sosial dan penggunaan bahasa sederhana. Terdapat delapan dimensi profil kelulusan yang mencakup keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Metode pembelajaran meliputi Project-Based Learning dan Inquiry-Based Learning dengan berbagai kegiatan interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa.

Diunggah oleh

Lia Lispandani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan47 halaman

Modul Ajar Deep Learning B. Inggris Kelas 2

Modul ajar ini dirancang untuk pengajaran Bahasa Inggris di SD kelas 2 dengan fokus pada interaksi sosial dan penggunaan bahasa sederhana. Terdapat delapan dimensi profil kelulusan yang mencakup keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Metode pembelajaran meliputi Project-Based Learning dan Inquiry-Based Learning dengan berbagai kegiatan interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa.

Diunggah oleh

Lia Lispandani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Ajar Deep Learning

Bahasa Inggris
A. Identitas Penulis
 Nama Penyusun : UGI HARTANTO,[Link]
 Satuan Pendidikan : SD Negeri 2 KALIGONDANG
 Tahun Ajaran : 2025/2026
 Mata Pelajaran : B. INGGRIS
 Fase : A
 Kelas/Semester : 2/1
 Alokasi Waktu : 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


 [✓] Keimanan dan Ketakwaan: Peserta didik menunjukkan perilaku
yang mencerminkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam
kehidupan sehari- hari.
 [✓] Kewargaan: Peserta didik menunjukkan sikap dan perilaku
sebagai warga negara yang baik, peduli terhadap lingkungan dan
masyarakat sekitar.
 [✓] Penalaran Kritis: Peserta didik mampu mengidentifikasi,
menganalisis, dan mengevaluasi informasi untuk membuat
keputusan yang tepat.
 [✓] Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan gagasan
orisinal dan inovatif serta mengaplikasikannya dalam berbagai
situasi.
 [✓] Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama secara efektif
dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
 [✓] Kemandirian: Peserta didik menunjukkan inisiatif, tanggung
jawab, dan kemampuan untuk belajar dan bekerja secara mandiri.
 [✓] Kesehatan: Peserta didik memiliki pemahaman tentang
pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental serta
menerapkan gaya hidup sehat.
 [✓] Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan gagasan,
informasi, dan perasaan secara efektif baik secara lisan maupun
tulisan.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Untuk menanyakan tentang pelaksanaan "7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat", guru dapat menggunakan pertanyaan yang interaktif dan
membangun kesadaran siswa:

"Anak-anak hebat, pagi ini Ibu/Bapak ingin tahu, siapa yang sudah
melaksanakan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat di rumah? Angkat
tangannya ya!"
Kemudian, guru dapat melanjutkan dengan pertanyaan spesifik untuk
masing- masing kegiatan:
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi Bangun tidur sendiri dan
langsung merapikan tempat tidur?"
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang tidak lupa Beribadah
sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing?"
3. Berolahraga: "Ada yang tadi pagi sempat Berolahraga ringan?
Misalnya melompat-lompat kecil atau meregangkan badan?"
4. Gemar Belajar: "Apakah kalian sudah Gemar Belajar hari ini?
Coba sebutkan satu hal baru yang kalian pelajari!"
5. Makan sehat dan Bergizi: "Saat sarapan, apakah kalian memilih
Makan sehat dan Bergizi? Apa saja yang kalian makan?"
6. Bermasyarakat: "Bagaimana dengan Bermasyarakat? Apakah
kalian membantu orang tua di rumah atau menyapa tetangga
pagi ini?"
7. Tidur Cepat: "Semalam, siapa yang sudah Tidur Cepat agar hari
ini bisa bangun segar dan bersemangat?"
Guru akan memberikan apresiasi kepada siswa yang berbagi
pengalaman mereka, mendorong semua siswa untuk menerapkan
kebiasaan baik ini.

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran
Peserta didik menggunakan bahasa Inggris sederhana untuk berinteraksi
dalam situasi sosial dan kelas seperti berkenalan, memberikan informasi
diri, mengucapkan salam dan selamat tinggal, serta menjawab
pertanyaan dengan menggunakan “yes or no”.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:
 Mengidentifikasi dan merespon salam pembuka dan penutup
dasar dalam bahasa Inggris (greetings and farewells).
 Memperkenalkan diri sendiri dan orang lain secara sederhana
menggunakan frasa dasar (misalnya, "Hello, I am...", "This is...").
 Memberikan informasi dasar tentang diri sendiri (nama, usia)
dengan pola kalimat sederhana.
 Menjawab pertanyaan sederhana yang membutuhkan jawaban
"yes" atau "no" terkait informasi pribadi dan rutinitas sehari-
hari.
 Menggunakan kosakata terkait rutinitas harian dan benda di
sekitar mereka untuk berinteraksi.
 Berpartisipasi aktif dalam dialog dan permainan peran
sederhana yang melibatkan perkenalan dan pertanyaan
"yes/no".
 Menunjukkan kepercayaan diri dalam menggunakan
bahasa Inggris sederhana dalam konteks kelas.

E. Sarana dan Prasarana


1. Papan tulis/Whiteboard dan Spidol: Untuk menuliskan kosakata,
contoh kalimat, dan instruksi.
2. Kartu gambar (Flashcards): Berisi gambar-gambar objek
sehari-hari, ekspresi wajah, atau kegiatan yang relevan.
3. Speaker dan Audio/Video Player: Untuk memutar lagu, cerita
pendek, atau dialog dalam bahasa Inggris.
4. Proyektor (opsional): Untuk menampilkan slide presentasi
atau video pembelajaran.
5. Buku cerita sederhana berbahasa Inggris: Untuk memperkenalkan
konteks penggunaan bahasa.

F. Target Peserta Didik


 Peserta didik reguler/tipikal: Jumlah peserta didik
disesuaikan dengan kapasitas kelas, biasanya 20-30 siswa.

G. Model Pembelajaran
Pendekatan deep learning dalam konteks SD kelas 2 akan difokuskan pada
pembelajaran yang bermakna, aktif, dan kolaboratif, memicu pemahaman
mendalam bukan hanya hafalan.
 Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL) dan Inquiry-
Based Learning.
 Metode Pembelajaran:
o Permainan edukatif (Games): Untuk membuat belajar
lebih menyenangkan dan interaktif.
o Diskusi kelompok: Mendorong kolaborasi dan pertukaran ide.
o Bercerita (Storytelling): Memperkaya kosakata dan
pemahaman kontekstual.
o Simulasi/Role-play: Melatih kemampuan berbicara dan
interaksi dalam situasi nyata.
o Tanya jawab: Mengembangkan kemampuan
komunikasi dan pemahaman.
o Mindfulness: Latihan fokus untuk meningkatkan konsentrasi.

H. Pertanyaan Pemantik
 Mindful Learning: "Anak-anak, coba sekarang tarik napas panjang,
hembuskan perlahan. Rasakan tubuh kalian. Apa yang sedang
kalian rasakan saat ini? Siapkah kita belajar Bahasa Inggris dengan
hati yang tenang dan fokus?"
 Meaningful Learning: "Kira-kira, untuk apa ya kita belajar Bahasa
Inggris? Apakah kita bisa menggunakannya untuk berbicara
dengan teman dari negara lain? Atau mungkin untuk menonton
film kartun tanpa teks?"
 Joyful Learning: "Coba bayangkan, kalau kita bisa berbicara Bahasa
Inggris, kita bisa menyanyikan lagu-lagu seru dalam Bahasa Inggris!
Seru tidak? Hari ini kita akan belajar dengan cara yang
menyenangkan, seperti bermain!"

I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 18 JP (Misalnya dibagi menjadi 6 pertemuan @3JP)
Pertemuan 1: Mengenal Diri dan Sapaan (3 JP)
Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Opening (5 menit): Guru memimpin latihan pernapasan
singkat dan meminta siswa untuk memfokuskan diri, merasakan
suasana kelas, dan mempersiapkan diri untuk belajar. "Let's take a
deep breath, and exhale slowly. Feel your body, feel your mind. Are
you ready to learn English with a calm and focused heart?"
 Greeting and Warm-up (10 menit): Guru menyapa siswa dengan
"Hello, everyone!" dan meminta siswa merespon. Guru
memperkenalkan diri: "Hello, my name is Mr./Ms. [Nama Guru]".
Guru kemudian menyanyikan lagu sapaan sederhana dalam bahasa
Inggris (misalnya, "Hello, hello, how are you?").
 Pertanyaan Pemantik (15 menit): Guru mengajukan pertanyaan
pemantik meaningful learning dan joyful learning, mendorong siswa
untuk berimajinasi tentang manfaat belajar bahasa Inggris dan
suasana belajar yang menyenangkan. Guru memperlihatkan
beberapa gambar anak-anak dari berbagai negara dan bertanya,
"Can we talk to them using English? What do you think?"
Inti (75 Menit)
 Vocabulary Introduction (20 menit): Guru menggunakan flashcards
bergambar untuk memperkenalkan sapaan dasar: "Hello," "Hi,"
"Good morning," "Good afternoon," "Good night," "Goodbye."
Guru mengucapkan dan siswa menirukan.
 Dialog Sederhana (25 menit): Guru mencontohkan dialog perkenalan
sederhana: "Hello, I am [nama guru]. What is your name?" dan "My
name is [nama siswa]." Guru mempraktikkan dialog ini dengan
beberapa siswa secara acak. Siswa dibagi berpasangan untuk
mempraktikkan dialog perkenalan ini.
 "Yes/No" Game (30 menit): Guru menunjukkan flashcards dengan
gambar dan menanyakan pertanyaan yes/no sederhana. Misalnya,
menunjukkan gambar apel dan bertanya "Is this a banana? (No, it's
an apple.)" atau "Is this red? (Yes, it is.)". Siswa menjawab secara
klasikal dan kemudian secara individu. Kegiatan ini melatih
kemampuan siswa untuk menjawab pertanyaan sederhana dengan
“yes or no”.
Penutup (15 Menit)
 Review (10 menit): Guru meminta beberapa siswa untuk
melakukan perkenalan singkat di depan kelas. Guru mengulang
kembali kosakata dan frasa yang telah dipelajari.
 Refleksi Diri (5 menit): Guru menanyakan kepada siswa, "What did
you learn today? What was fun today?" (Mengarah pada refleksi
siswa).

Pertemuan 2: Memberikan Informasi Diri (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Breathing (5 menit): Guru memimpin latihan pernapasan
untuk menenangkan pikiran siswa.
 Review Greetings (10 menit): Guru memutar lagu sapaan dan
meminta siswa menyanyikannya bersama. Guru meminta
beberapa siswa untuk memperkenalkan diri mereka di depan
kelas.
 Connecting to Prior Knowledge (15 menit): Guru menunjukkan beberapa
flashcards yang berisi gambar anak-anak dengan berbagai usia. Guru
bertanya, "How old is she/he?" (Guru bisa memberikan contoh
jawaban jika siswa kesulitan). Ini membangun jembatan ke materi
hari ini.
Inti (75 Menit)
 Introducing Numbers and Age (25 menit): Guru memperkenalkan
angka 1- 10 menggunakan lagu atau flashcards. Kemudian, guru
memperkenalkan frasa "I am [number] years old." Guru
mempraktikkan dengan beberapa siswa.
 "Who Am I?" Game (25 menit): Guru menyiapkan beberapa informasi
dasar tentang karakter fiktif (nama dan usia). Guru membacakan
informasinya dan siswa menebak "Who am I?". Contoh: "Hello, my
name is Sinta. I am 7 years old. Who am I?" Siswa bergiliran maju
dan membacakan informasi tentang diri mereka dan siswa lain
menebak.
 Picture Description with Yes/No (25 menit): Guru menunjukkan
gambar- gambar aktivitas sehari-hari (misalnya, anak sedang
makan, anak sedang bermain). Guru menanyakan pertanyaan yes/no
terkait gambar: "Is he eating? (Yes, he is.)" "Is she playing? (No, she
is reading.)". Siswa berpasangan membuat pertanyaan dan
menjawab berdasarkan gambar yang diberikan guru.
Penutup (15 Menit)
 Sharing (10 menit): Beberapa siswa berbagi tentang diri mereka
(nama dan usia) kepada teman-teman.
 Wrap-up (5 menit): Guru merangkum pembelajaran hari
ini dan mengumumkan topik untuk pertemuan
selanjutnya.

Pertemuan 3: Rutinitas Harian Sederhana dan Pertanyaan Yes/No (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Check-in (5 menit): Guru meminta siswa untuk
memperhatikan perasaan mereka dan siap belajar.
 Review (10 menit): Guru memfasilitasi sesi tanya jawab cepat
tentang nama dan usia siswa.
 "Daily Routine" Song (15 menit): Guru memutar lagu anak-anak
tentang rutinitas sehari-hari (misalnya, bangun tidur, sarapan,
pergi sekolah). Guru meminta siswa mendengarkan dan
mencoba memahami.
Inti (75 Menit)
 Vocabulary: Daily Routines (25 menit): Guru menggunakan flashcards
atau gambar untuk memperkenalkan kosakata rutinitas harian:
"wake up," "eat breakfast," "go to school," "play," "read a book,"
"sleep." Guru mengucapkan dan siswa menirukan.
 Sequence Activity (25 menit): Guru menyiapkan beberapa gambar
rutinitas harian yang acak. Siswa dalam kelompok kecil diminta
untuk mengurutkan gambar tersebut sesuai urutan yang logis dan
menceritakannya secara sederhana dalam bahasa Inggris.
 Yes/No Questions about Routines (25 menit): Guru memberikan
contoh pertanyaan: "Do you wake up early? (Yes, I do/No, I
don't.)" "Do you eat breakfast every day? (Yes, I do/No, I don't.)"
Guru menanyakan beberapa
siswa, lalu siswa berpasangan saling bertanya jawab tentang
rutinitas harian mereka dengan pertanyaan "Do you...?" dan
jawaban "Yes, I do/No, I don't."
Penutup (15 Menit)
 Group Presentation (10 menit): Setiap kelompok menampilkan
urutan rutinitas harian mereka dan menjelaskan secara
singkat.
 Homework (5 menit): Guru memberikan tugas sederhana untuk
menggambar rutinitas harian mereka dan menuliskan kalimat
sederhana di bawahnya.

Pertemuan 4: Simulasi dan Proyek Mini (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Moment (5 menit): Guru mengajak siswa untuk mengamati
sekeliling mereka dan fokus pada satu benda, kemudian kembali
ke kelas.
 Review Homework (10 menit): Siswa menunjukkan gambar rutinitas
harian mereka dan beberapa siswa berbagi di depan kelas.
 Brainstorming "A Day in My Life" (15 menit): Guru bertanya kepada
siswa, "What do you do from morning until night?" Mendorong
siswa untuk menggunakan kosakata yang telah dipelajari.
Inti (75 Menit)
 "My Day" Project (45 menit): Siswa secara individu atau berpasangan
membuat poster sederhana atau mini-book tentang "A Day in My
Life" menggunakan gambar atau gambar tempel dan kalimat
sederhana. Contoh: "I wake up at 6.00." "I eat breakfast." "I go to
school."
 Role-play Preparation (30 menit): Guru mempersiapkan skenario role-
play sederhana seperti perkenalan di taman bermain atau di
sekolah. Siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan berlatih dialog
sederhana menggunakan frasa yang telah dipelajari, termasuk
pertanyaan "yes/no". Contoh: "Hello, what's your name?" "My name
is [name]. Are you new here? (Yes, I am/No, I am not)."
Penutup (15 Menit)
 Project Sharing (10 menit): Beberapa siswa mempresentasikan mini-book
atau poster mereka di depan kelas.
 Positive Affirmation (5 menit): Guru memberikan pujian dan semangat
atas usaha siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. "You are
doing great! Keep practicing!"

Pertemuan 5: Presentasi dan Penguatan (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Movement (5 menit): Guru memimpin peregangan ringan
atau brain gym untuk menyegarkan pikiran.
 Review of Project (10 menit): Guru memberikan kesempatan kepada
siswa yang belum mempresentasikan proyek "My Day" mereka.
 Warm-up Game: "Yes/No Quiz" (15 menit): Guru membuat
beberapa pernyataan tentang hal-hal umum atau fakta
tentang siswa di kelas, dan siswa menjawab "Yes" atau "No".
Contoh: "Our teacher wears glasses. (Yes/No)" "We have a
white board. (Yes/No)"
Inti (75 Menit)
 Role-play Performance (45 menit): Setiap kelompok
mempresentasikan role-play mereka di depan kelas. Guru
memberikan dukungan dan umpan balik konstruktif. Guru
mendorong siswa lain untuk memberikan tepuk tangan dan
apresiasi.
 Interactive Storytelling (30 menit): Guru membacakan cerita
sederhana berbahasa Inggris yang mengandung banyak
pertanyaan "yes/no" atau frasa perkenalan. Guru berhenti di
beberapa bagian dan bertanya kepada siswa. Contoh: "Is the boy
happy? (Yes, he is.)" "Does the girl have a red hat? (No, she has a
blue hat.)"
Penutup (15 Menit)
 Collaborative Reflection (10 menit): Guru memfasilitasi diskusi
tentang apa yang telah mereka pelajari dan bagian mana yang
paling mereka sukai. Guru menekankan pentingnya komunikasi
dan kolaborasi.
 Preparation for Summatif (5 menit): Guru menjelaskan bahwa di
pertemuan selanjutnya akan ada semacam "perayaan" atau
"pameran" atas apa yang telah mereka pelajari.

Pertemuan 6: Asesmen Sumatif (Pameran Mini) (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Preparation (10 menit): Guru mengajak siswa untuk
mempersiapkan diri secara mental untuk menunjukkan apa
yang telah mereka pelajari. Guru memberikan motivasi dan
mengurangi kecemasan.
 Review Key Phrases (20 menit): Guru dan siswa mengulang kembali
frasa- frasa kunci dan kosakata yang telah dipelajari sepanjang
modul. Guru dapat membuat quiz singkat yang menyenangkan.
Inti (75 Menit)
 "English Festival" Mini Exhibition (60 menit):
o Siswa dibagi menjadi stasiun-stasiun kecil.
o Stasiun 1: "Meet and Greet": Siswa berpasangan melakukan
perkenalan diri dan menanyakan nama/usia. Guru menilai
kemampuan mereka dalam berinteraksi.
o Stasiun 2: "Yes/No Challenge": Siswa menjawab
pertanyaan "yes/no" berdasarkan gambar atau situasi
yang diberikan guru.
o Stasiun 3: "My Day Story": Siswa menunjukkan proyek "My
Day" mereka dan menjelaskan secara sederhana.
o Guru berkeliling memberikan umpan balik dan
penilaian formatif/sumatif secara langsung.
 Class Discussion (15 menit): Setelah pameran, guru memimpin
diskusi tentang apa yang telah mereka capai dan rasakan
selama proses pembelajaran.
Penutup (15 Menit)
 Celebration (10 menit): Guru memberikan apresiasi dan pujian
kepada seluruh siswa atas usaha dan keberhasilan mereka. Guru
dapat memberikan stiker atau sertifikat kecil.
 Positive Closing (5 menit): Guru menutup pelajaran dengan
semangat positif dan mengucapkan terima kasih kepada siswa.
"You are all amazing English speakers! Thank you for a
wonderful class!"

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


Asesmen Formatif
 Observasi Langsung: Guru mengamati keaktifan siswa dalam
diskusi, partisipasi dalam permainan, dan kemampuan
berkomunikasi selama kegiatan belajar mengajar.
 Penilaian Diri (Self-Assessment): Siswa mengisi tabel sederhana
tentang sejauh mana mereka merasa mampu melakukan
perkenalan, menjawab "yes/no", dll.
 Umpan Balik Lisan: Guru memberikan umpan balik langsung
kepada siswa selama proses pembelajaran, mengoreksi pelafalan
atau tata bahasa secara halus.
 Produk Sederhana: Hasil "My Day" project atau poster perkenalan diri siswa.
 Games dan Kuis Singkat: Pertanyaan yes/no lisan atau tertulis
singkat di akhir sesi.
Asesmen Sumatif
 Mini "English Festival" Performance: Penilaian kemampuan siswa
dalam memperkenalkan diri, memberikan informasi dasar, dan
menjawab pertanyaan "yes/no" melalui simulasi atau role-play di
stasiun-stasiun yang berbeda. (Lihat rubrik penilaian di bagian N).
 Penugasan Proyek Akhir: Presentasi "My Day" project secara
individu atau berpasangan.
 Portofolio: Kumpulan karya siswa (gambar, tulisan
sederhana) yang menunjukkan perkembangan kemampuan
berbahasa Inggris.

K. Pemahaman Bermakna
Belajar bahasa Inggris bukan hanya tentang menghafal kata-kata, tetapi
tentang menghubungkan diri dengan dunia yang lebih luas dan memahami
bahwa kita bisa berkomunikasi dengan orang lain meskipun mereka berbicara
bahasa yang berbeda. Melalui pembelajaran ini, siswa akan memahami
bahwa bahasa Inggris adalah alat yang menyenangkan untuk berinteraksi,
berbagi informasi, dan mengenal teman baru, sehingga mereka termotivasi
untuk terus belajar dan merasa percaya diri dalam menggunakannya
dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam konteks sederhana seperti
menyapa dan menjawab pertanyaan "ya" atau "tidak". Pemahaman
bahwa penggunaan bahasa Inggris dapat membuka pintu untuk
pengalaman baru dan pertemanan adalah inti dari pembelajaran yang
bermakna ini.

L. Materi Bahan Ajar


Materi pembelajaran ini berfokus pada pengenalan dasar bahasa Inggris
untuk siswa sekolah dasar, terutama pada aspek interaksi sosial dan
pemberian informasi diri. Topik utama meliputi salam pembuka dan
penutup, memperkenalkan nama dan usia, serta menjawab pertanyaan
sederhana yang hanya memerlukan jawaban "yes"
atau "no". Kosakata yang diperkenalkan adalah frasa-frasa umum yang
digunakan dalam percakapan sehari-hari, seperti "Hello," "Goodbye," "My
name is...", "I am... years old," serta beberapa kata kerja terkait rutinitas
harian seperti "wake up" dan "eat breakfast."

Pembelajaran ditekankan pada praktik langsung dan penggunaan bahasa


dalam konteks yang relevan dengan kehidupan siswa. Aktivitas seperti
role-play, permainan "yes/no", dan pembuatan proyek mini "My Day"
dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang otentik. Melalui
kegiatan-kegiatan ini, siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga
memahami bagaimana menggunakan frasa dan kosakata tersebut dalam
situasi nyata, membangun kepercayaan diri dalam berbicara bahasa
Inggris.
Tujuan utama dari materi ini adalah menumbuhkan minat dan motivasi
siswa terhadap bahasa Inggris, serta membekali mereka dengan
kemampuan dasar untuk berinteraksi secara sederhana. Dengan
menguasai frasa-frasa esensial ini, siswa diharapkan dapat membangun
fondasi yang kuat untuk pembelajaran bahasa Inggris selanjutnya,
menyadari bahwa bahasa adalah alat penting untuk komunikasi dan
eksplorasi dunia.

M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. "Apa bagian paling menyenangkan dari belajar Bahasa Inggris hari ini?"
2. "Apa satu kalimat Bahasa Inggris baru yang bisa aku ucapkan hari ini?"
3. "Bagaimana perasaanku saat berbicara Bahasa Inggris di
depan teman- teman?"
Refleksi Pendidik
1. "Kegiatan apa yang paling efektif membuat siswa aktif dan
antusias dalam belajar Bahasa Inggris?"
2. "Apakah semua siswa merasa nyaman untuk mencoba
berbicara Bahasa Inggris, dan bagaimana saya bisa membantu
yang masih ragu?"
3. "Strategi apa yang bisa saya perbaiki untuk membuat
pembelajaran lebih bermakna dan mudah dipahami oleh siswa
di pertemuan selanjutnya?"

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Nama:

Kelas:

Tanggal:

Kegiatan 1: My Introduction!
Lengkapi kalimat perkenalan dirimu:
Hello! My name is

. I am

years old.

(Gambarlah dirimu di sini!)

Kegiatan 2: Yes or No?


Lihat gambar di bawah ini. Jawablah pertanyaan dengan melingkari Yes atau No.
1. Is he eating a banana? Yes / No
2. Is she playing with a doll? Yes / No
3. Is this a dog? Yes / No

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan


Presentasi Siswa (Tema: Perkenalan dan Rutinitas)
Skala Likert:
 1 = Belum Terlihat (Membutuhkan banyak bimbingan)
 2 = Mulai Terlihat (Membutuhkan sedikit bimbingan)
 3 = Cukup Terlihat (Mampu melakukan dengan bimbingan minimal)
 4 = Terlihat Jelas (Mampu melakukan secara mandiri)
 5 = Sangat Jelas (Mampu melakukan dengan sangat baik dan percaya diri)

Aspek Penilaian Deskripsi 1 2 3 4 5

Kemampuan berbicara
bahasa Inggris
Kelancaran Berbicara
dasar (perkenalan,
(Fluency)
jawaban yes/no)
tanpa jeda terlalu
panjang.
Pengucapan kata yang
Keterbacaan/Kejelasan
jelas dan mudah
(Clarity)
dipahami.

Ketepatan penggunaan
Penggunaan Kosakata kosakata yang
(Vocabulary Use) relevan (nama, usia,
sapaan, rutinitas).

Partisipasi aktif dalam


Keterlibatan Kelompok diskusi kelompok dan
(Group Engagement) berkontribusi pada
presentasi.

Kemampuan bekerja
Kolaborasi
sama dengan
(Collaboration)
anggota kelompok,
Aspek Penilaian Deskripsi 1 2 3 4 5

mendengarkan, dan
berbagi ide.

Menampilkan diri
dengan percaya diri
Kepercayaan Diri
saat
(Confidence)
berbicara/presentas
i di depan kelas.

Menunjukkan ide-
ide orisinal atau
Kreativitas (Creativity) cara
penyampaian
yang menarik
dalam
proyek/presentasi.
Ketepatan dalam
Respon Yes/No (Yes/No menjawab
Response) pertanyaan
sederhana dengan
"Yes" atau "No".

O. Pengayaan dan Remedial


Pengayaan
 Story Creation: Siswa yang telah menguasai materi diminta untuk
membuat cerita pendek sederhana tentang rutinitas harian mereka
dengan lebih banyak detail dan variasi kosakata.
 Advanced Role-play: Membangun skenario role-play yang lebih
kompleks, misalnya melibatkan situasi belanja atau memesan
makanan sederhana, dengan penambahan frasa baru.
 Song/Chant Creation: Mengajak siswa membuat lagu atau chant
sederhana tentang perkenalan atau rutinitas harian.
Remedial
 Small Group Tutoring: Memberikan bimbingan khusus dalam
kelompok kecil bagi siswa yang masih kesulitan dengan
pengucapan atau pemahaman konsep dasar.
 Repetition and Drill: Mengulang frasa dan kosakata kunci secara
berulang- ulang melalui permainan atau lagu.
 Visual Aids Focus: Menggunakan lebih banyak kartu gambar atau
media visual untuk membantu pemahaman siswa.
 Peer Tutoring: Meminta siswa yang lebih mampu untuk
membantu teman- temannya yang masih kesulitan.

P. Bahan Bacaan
Pendidik
1. Lightbown, P. M., & Spada, N. (2013). How Languages are Learned (4th
ed.). Oxford University Press.
2. Richards, J. C., & Rogers, T. S. (2014). Approaches and
Methods in Language Teaching (3rd ed.). Cambridge University
Press.
3. Gardner, H. (1993). Multiple Intelligences: The Theory in Practice.
BasicBooks. (Meskipun sudah lama, konsepnya masih
relevan untuk diferensiasi).
Peserta Didik
1. Buku cerita anak bergambar sederhana berbahasa Inggris
dengan tema rutinitas atau perkenalan (misalnya, seri Oxford
Reading Tree Level 1 atau buku cerita bergambar lainnya).
2. Lagu-lagu anak berbahasa Inggris yang berfokus pada sapaan,
angka, dan rutinitas harian (misalnya, dari Super Simple Songs
atau Little Baby Bum).
3. Flashcards atau kartu bergambar dengan kosakata dasar.

Q. Glosarium
1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada
pemahaman konsep secara mendalam, bukan hanya menghafal,
dan melibatkan koneksi ide-ide, refleksi, serta penerapan
pengetahuan.
2. Flashcards: Kartu berukuran kecil yang berisi gambar, kata, atau
frasa yang digunakan sebagai alat bantu belajar visual.
3. Role-play: Metode pembelajaran di mana siswa memerankan suatu
karakter atau situasi untuk melatih keterampilan sosial dan
komunikasi.

R. Daftar Pustaka
1. Brown, H. D. (2007). Principles of Language Learning and Teaching (5th
ed.). Pearson Education.
2. Harmer, J. (2007). The Practice of English Language Teaching (4th
ed.). Pearson Education Limited.
3. National Geographic Learning. (2018). Our World: English for Young Learners
(Level 1 Student Book). (Contoh buku teks yang bisa menjadi referensi).

Kaligondang , 2025

Kepala Sekolah Guru Kelas

SUPARMAN,[Link] UGI HARTANTO,[Link]


NIP.1971111 NIP.198001052022211011
Modul Ajar Deep Learning
Bahasa Inggris
A. Identitas Penulis

 Nama Penyusun : UGI HARTANTO,[Link]


 Satuan Pendidikan : SD Negeri 2 Kaligondang
 Tahun Ajaran : 2025/2026
 Mata Pelajaran : B. INGGRIS
 Fase :A
 Kelas/Semester : 2/1
 Alokasi Waktu : 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan

 [✓] Keimanan dan Ketakwaan: Peserta didik menunjukkan perilaku yang


mencerminkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
 [✓] Kewargaan: Peserta didik menunjukkan sikap dan perilaku sebagai warga
negara yang baik, peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
 [✓] Penalaran Kritis: Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis,
dan mengevaluasi informasi untuk membuat keputusan yang tepat.
 [✓] Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan gagasan orisinal dan
inovatif serta mengaplikasikannya dalam berbagai situasi.
 [✓] Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama secara efektif dengan orang
lain untuk mencapai tujuan bersama.
 [✓] Kemandirian: Peserta didik menunjukkan inisiatif, tanggung jawab,
dan kemampuan untuk belajar dan bekerja secara mandiri.
 [✓] Kesehatan: Peserta didik memiliki pemahaman tentang pentingnya
menjaga kesehatan fisik dan mental serta menerapkan gaya hidup sehat.
 [✓] Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, informasi,
dan perasaan secara efektif baik secara lisan maupun tulisan.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat

Untuk menanyakan tentang pelaksanaan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat", guru dapat
menggunakan pertanyaan yang interaktif dan membangun kesadaran siswa:

"Anak-anak hebat, pagi ini Ibu/Bapak ingin tahu, siapa yang sudah melaksanakan 7 Kegiatan
Anak Indonesia Hebat di rumah? Angkat tangannya ya! "

Kemudian, guru dapat melanjutkan dengan pertanyaan spesifik untuk masing-masing


kegiatan:
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi Bangun tidur sendiri dan langsung merapikan
tempat tidur? Coba acungkan jempol! "
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang tidak lupa Beribadah sesuai dengan agama
dan kepercayaan masing-masing? Wah, hebat! "
3. Berolahraga: "Ada yang tadi pagi sempat Berolahraga ringan? Misalnya melompat-
lompat kecil atau meregangkan badan? Coba tunjukkan gerakannya! "
4. Gemar Belajar: "Apakah kalian sudah Gemar Belajar hari ini? Coba sebutkan satu
hal baru yang kalian pelajari, walau sedikit! "
5. Makan sehat dan Bergizi: "Saat sarapan, apakah kalian memilih Makan sehat dan
Bergizi? Apa saja yang kalian makan tadi? Yummy! "
6. Bermasyarakat: "Bagaimana dengan Bermasyarakat? Apakah kalian membantu
orang tua di rumah atau menyapa tetangga pagi ini? Berbagi senyum juga termasuk
lho! "
7. Tidur Cepat: "Semalam, siapa yang sudah Tidur Cepat agar hari ini bisa bangun
segar dan bersemangat? Istirahat cukup itu penting! "

Guru akan memberikan apresiasi kepada siswa yang berbagi pengalaman mereka, mendorong
semua siswa untuk menerapkan kebiasaan baik ini.

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran

ELEMEN: Menyebutkan buah kesukaannya. Peserta didik menggunakan bahasa Inggris


sederhana untuk berinteraksi dalam situasi sosial dan kelas seperti berkenalan, memberikan
informasi diri, mengucapkan salam dan selamat tinggal, serta menyebutkan buah
kesukaannya.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:

 Mengidentifikasi nama-nama buah dalam bahasa Inggris (misalnya, apple, banana,


orange).
 Menyebutkan buah kesukaan mereka menggunakan frasa sederhana ("My favorite
fruit is...").
 Menanyakan buah kesukaan orang lain menggunakan pertanyaan sederhana ("What's
your favorite fruit?").
 Merespon pertanyaan tentang buah kesukaan mereka.
 Berpartisipasi aktif dalam permainan dan aktivitas yang melibatkan kosakata buah.
 Menunjukkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana untuk
menyatakan preferensi pribadi.
[Link] dan Prasarana

1. Gambar atau flashcards buah-buahan: Untuk memperkenalkan kosakata secara


visual.
2. Keranjang atau kotak: Untuk permainan tebak buah atau mengelompokkan buah.
3. Speaker dan Audio/Video Player: Untuk memutar lagu tentang buah atau cerita
pendek.
4. Proyektor (opsional): Untuk menampilkan gambar atau video buah.
5. Buah-buahan asli (opsional): Untuk pengalaman belajar yang lebih konkret dan
indrawi.

[Link] Peserta Didik

 Peserta didik reguler/tipikal: Jumlah peserta didik disesuaikan dengan kapasitas kelas,
biasanya 20-30 siswa.

G. Model Pembelajaran

Pendekatan deep learning dalam konteks SD kelas 2 akan difokuskan pada pembelajaran yang
bermakna, aktif, dan kolaboratif, memicu pemahaman mendalam bukan hanya hafalan.

 Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning dan Project-Based Learning (Mini


Proyek).
 Metode Pembelajaran:
o Permainan edukatif (Games): Untuk membuat belajar lebih menyenangkan
dan interaktif.
o Diskusi kelompok: Mendorong kolaborasi dan pertukaran ide.
o Tanya jawab: Mengembangkan kemampuan komunikasi dan pemahaman.
o Mindfulness: Latihan fokus untuk meningkatkan konsentrasi.
o Praktik langsung (Hands-on activities): Mengenali dan menyentuh buah
(jika memungkinkan).

[Link] Pemantik

 Mindful Learning: "Anak-anak, coba sekarang fokuskan pikiran kalian pada satu
buah yang paling kalian suka. Bayangkan warnanya, baunya, rasanya. Apa yang
kalian rasakan? Siapkah kita belajar tentang buah-buahan ini dalam Bahasa Inggris?"
 Meaningful Learning: "Kira-kira, kenapa ya kita perlu tahu nama-nama buah dalam
Bahasa Inggris? Apa gunanya kalau kita pergi ke supermarket di luar negeri atau
bertemu teman dari negara lain?"
 Joyful Learning: "Wah, kalau kita tahu banyak nama buah dalam Bahasa Inggris,
kita bisa bermain tebak-tebakan atau membuat jus buah impian kita! Seru tidak? Hari
ini kita akan belajar sambil bermain dengan buah-buahan favorit kita!"
I. Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu Total: 18 JP (Misalnya dibagi menjadi 6 pertemuan @3JP)

Pertemuan 1: Mengenal Buah-buahan Favorit (3 JP)

Pendahuluan (30 Menit)

 Mindful Opening (5 menit): Guru memimpin latihan pernapasan singkat. "Let's take
a deep breath, and exhale slowly. Feel your body, feel your mind. Are you ready to
learn English with a calm and focused heart?"
 Greeting and Warm-up (10 menit): Guru menyapa siswa dengan "Hello, everyone!"
dan meminta siswa merespon. Guru dapat menyanyikan lagu sapaan sederhana dalam
bahasa Inggris.
 Pertanyaan Pemantik (15 menit): Guru mengajukan pertanyaan pemantik mindful
learning, meaningful learning, dan joyful learning. Guru dapat menunjukkan gambar
buah-buahan. "Look at these fruits! Do you like them? What's your favorite?"

Inti (75 Menit)

 Vocabulary Introduction (25 menit): Guru menggunakan flashcards atau gambar


buah-buahan populer (apple, banana, orange, grape, mango, watermelon) untuk
memperkenalkan kosakata. Guru mengucapkan dan siswa menirukan. "This is an
apple. Repeat after me: apple."
 "What's Your Favorite Fruit?" (25 menit): Guru memperkenalkan frasa "My
favorite fruit is..." Guru menanyakan kepada beberapa siswa secara individu: "What's
your favorite fruit, [nama siswa]?" dan memberikan contoh jawaban. Kemudian,
siswa berpasangan saling bertanya jawab.
 "Fruit Basket" Game (25 menit): Guru menempatkan flashcards buah di lantai.
Guru menyebutkan nama buah, dan siswa berlomba menyentuh flashcard yang benar.
Variasi: guru menyebutkan nama buah, siswa yang buah favoritnya itu akan berdiri.
Ini melatih pendengaran dan pengenalan kosakata.

Penutup (15 Menit)

 Review and Song (10 menit): Guru mengajak siswa menyanyikan lagu anak-anak
tentang buah-buahan (misalnya, "Apples and Bananas"). Guru mengulang kembali
kosakata dan frasa yang telah dipelajari.
 Refleksi Diri (5 menit): Guru menanyakan kepada siswa, "What new fruit names did
you learn today? What was fun today?"

Pertemuan 2: Mendeskripsikan Buah (3 JP)

Pendahuluan (30 Menit)

 Mindful Moment (5 menit): Guru meminta siswa untuk memperhatikan suara di


sekitar mereka, kemudian kembali fokus ke kelas.
 Review Vocabulary (10 menit): Guru menunjukkan flashcards buah secara cepat
dan siswa menyebutkan namanya. Guru juga menanyakan kembali "What's your
favorite fruit?" kepada beberapa siswa.
 Connecting to Prior Knowledge (15 menit): Guru menunjukkan sebuah apel asli
(jika ada) dan bertanya, "What color is this? Is it big or small? Is it sweet or sour?" Ini
membangun jembatan ke materi hari ini.

Inti (75 Menit)

 Introducing Adjectives for Fruits (25 menit): Guru memperkenalkan kosakata


deskriptif sederhana: "red, green, yellow, sweet, sour, big, small." Guru menggunakan
flashcards atau contoh buah asli. "This is a red apple. This is a green apple."
 "Describe the Fruit" Activity (25 menit): Guru memberikan setiap kelompok kecil
satu flashcard buah. Siswa dalam kelompok mendiskusikan karakteristik buah
tersebut dan mencoba mendeskripsikannya menggunakan kosakata yang dipelajari.
Contoh: "It's an orange. It's orange. It's round. It's sweet."
 Pair Work: "Guess the Fruit" (25 menit): Satu siswa mendeskripsikan buah tanpa
menyebutkan namanya, siswa lain menebak. "It's yellow. It's long. Monkeys like it.
What is it? (Banana!)"

Penutup (15 Menit)

 Group Sharing (10 menit): Setiap kelompok berbagi deskripsi buah mereka di depan
kelas.
 Homework (5 menit): Guru memberikan tugas untuk menggambar buah favorit
mereka dan menulis 2-3 kalimat deskripsi sederhana.

Pertemuan 3: Membuat Proyek "My Fruit Salad" (3 JP)

Pendahuluan (30 Menit)

 Mindful Breathing (5 menit): Guru memimpin latihan pernapasan untuk


menenangkan pikiran siswa.
 Review Homework (10 menit): Beberapa siswa menunjukkan gambar buah favorit
mereka dan membacakan deskripsinya.
 Brainstorming "My Favorite Fruit Salad" (15 menit): Guru bertanya, "If you want
to make a fruit salad, what fruits do you want to put in it?" Mendorong siswa untuk
menggunakan nama-nama buah yang telah dipelajari.

Inti (75 Menit)

 Introduction to "My Fruit Salad" Project (20 menit): Guru menjelaskan proyek
mini: siswa akan membuat poster atau gambar "My Fruit Salad" yang berisi buah-
buahan favorit mereka. Mereka akan menuliskan nama buah dan frasa "My favorite
fruit is..." atau "I like..." di samping gambarnya.
 Project Work (45 menit): Siswa mulai mengerjakan proyek mereka. Guru
berkeliling memberikan bimbingan dan bantuan kosakata jika diperlukan. Siswa
didorong untuk berkreasi dan menggunakan warna.
 Vocabulary Reinforcement (10 menit): Sambil mengerjakan proyek, guru
memutarkan lagu-lagu tentang buah atau membacakan buku cerita sederhana tentang
buah untuk memperkaya kosakata.

Penutup (15 Menit)

 Peer Sharing (10 menit): Siswa berpasangan saling menunjukkan proyek "My Fruit
Salad" mereka dan menceritakan buah-buahan di dalamnya.
 Positive Reinforcement (5 menit): Guru memberikan pujian dan semangat atas
kreativitas dan usaha siswa.

Pertemuan 4: Simulasi "Fruit Shop" (3 JP)

Pendahuluan (30 Menit)

 Mindful Check-in (5 menit): Guru meminta siswa untuk memperhatikan perasaan


mereka dan siap belajar.
 Review "My Fruit Salad" (10 menit): Guru menampilkan beberapa proyek siswa
yang menarik dan meminta pemiliknya untuk menjelaskan.
 Setting the Scene: "Fruit Shop" (15 menit): Guru bertanya, "Have you ever been to
a fruit shop? What do you say when you buy fruits?" Ini mempersiapkan siswa untuk
simulasi.

Inti (75 Menit)

 Vocabulary for "Fruit Shop" (20 menit): Guru memperkenalkan frasa sederhana:
"Hello, can I help you?", "I want...", "How much?", "Thank you." dan angka
sederhana untuk harga (one, two, three).
 Role-play Setup (30 menit): Guru menyiapkan "toko buah" mini di kelas
menggunakan gambar-gambar buah atau buah-buahan mainan. Siswa dibagi menjadi
kelompok kecil. Setiap kelompok berperan sebagai "penjual" dan "pembeli" secara
bergantian.
 "Fruit Shop" Role-play (25 menit): Siswa mempraktikkan dialog jual beli buah
sederhana. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik. Siswa didorong
untuk menggunakan frasa "My favorite fruit is..." dan menanyakan buah kesukaan
saat berinteraksi.

Penutup (15 Menit)

 Sharing Experiences (10 menit): Beberapa kelompok menunjukkan role-play


mereka di depan kelas. Guru memfasilitasi diskusi tentang pengalaman mereka
menjadi penjual atau pembeli buah.
 Praise and Encouragement (5 menit): Guru memuji keberanian dan partisipasi
siswa dalam role-play.
Pertemuan 5: Kuis Interaktif dan Permainan Kosakata (3 JP)

Pendahuluan (30 Menit)

 Mindful Movement (5 menit): Guru memimpin peregangan ringan atau brain gym
untuk menyegarkan pikiran.
 Review "Fruit Shop" (10 menit): Guru bertanya kepada siswa, "What did you say
when you bought an apple?" atau "What did you say when you were the seller?"
 "Fruit Charades" (15 menit): Guru meminta satu siswa untuk memerankan buah,
dan siswa lain menebak nama buah tersebut dalam bahasa Inggris.

Inti (75 Menit)

 "Fruit Bingo" (30 menit): Guru menyiapkan kartu bingo dengan gambar buah-
buahan. Guru menyebutkan nama buah, siswa menandai di kartu bingo mereka.
Pemenang adalah yang pertama mendapatkan bingo dan bisa menyebutkan nama-
nama buahnya.
 "Memory Game: Fruits" (25 menit): Guru menyiapkan pasangan flashcards buah-
buahan yang diletakkan terbalik. Siswa bergiliran membuka dua kartu. Jika cocok,
mereka mengambil kartu tersebut dan menyebutkan nama buahnya. Jika tidak, mereka
membalikkannya kembali. Ini melatih daya ingat dan kosakata.
 Interactive Q&A (20 menit): Guru mengajukan berbagai pertanyaan tentang buah-
buahan, termasuk warna, rasa, dan buah kesukaan, mendorong siswa untuk menjawab
dalam bahasa Inggris. "Is a lemon sweet? (No, it's sour!)" "What color is a banana?"

Penutup (15 Menit)

 Collaborative Reflection (10 menit): Guru memfasilitasi diskusi tentang apa yang
telah mereka pelajari dan bagian mana yang paling mereka sukai. Guru menekankan
pentingnya komunikasi dan kolaborasi.
 Preparation for Final Activity (5 menit): Guru menjelaskan bahwa di pertemuan
selanjutnya akan ada "Pameran Buah Favorit" di mana mereka akan
mempresentasikan proyek mereka.

Pertemuan 6: Asesmen Sumatif (Pameran Buah Favorit) (3 JP)

Pendahuluan (30 Menit)

 Mindful Preparation (10 menit): Guru mengajak siswa untuk mempersiapkan diri
secara mental untuk menunjukkan apa yang telah mereka pelajari. Guru memberikan
motivasi dan mengurangi kecemasan.
 Review Key Phrases (20 menit): Guru dan siswa mengulang kembali frasa-frasa
kunci dan kosakata buah yang telah dipelajari sepanjang modul. Guru dapat membuat
quiz singkat yang menyenangkan.
Inti (75 Menit)

 "Favorite Fruit Exhibition" (60 menit):


o Siswa memamerkan proyek "My Fruit Salad" atau gambar buah favorit
mereka.
o Secara berpasangan atau bergantian, siswa maju ke depan atau berkeliling
"galeri" untuk mempresentasikan buah favorit mereka kepada teman-teman
dan guru.
o Mereka harus dapat menyebutkan nama buah, mendeskripsikannya secara
sederhana (warna, rasa, ukuran), dan menyatakan "My favorite fruit is...".
o Guru dan siswa lain dapat bertanya, "What's your favorite fruit?" atau "Is it
sweet?"
o Guru berkeliling memberikan umpan balik dan penilaian sumatif secara
langsung berdasarkan rubrik.
 Class Discussion (15 menit): Setelah pameran, guru memimpin diskusi tentang apa
yang telah mereka capai dan rasakan selama proses pembelajaran tentang buah-
buahan.

Penutup (15 Menit)

 Celebration (10 menit): Guru memberikan apresiasi dan pujian kepada seluruh siswa
atas usaha dan keberhasilan mereka. Guru dapat memberikan stiker atau
"penghargaan" kecil.
 Positive Closing (5 menit): Guru menutup pelajaran dengan semangat positif dan
mengucapkan terima kasih kepada siswa. "You are all amazing English speakers!
Thank you for a wonderful class!"

J. Asesmen Formatif dan Sumatif

Asesmen Formatif

 Observasi Langsung: Guru mengamati keaktifan siswa dalam diskusi, partisipasi


dalam permainan, dan kemampuan berkomunikasi selama kegiatan belajar mengajar
(misalnya, saat Fruit Basket Game atau Guess the Fruit).
 Penilaian Diri (Self-Assessment): Siswa mengisi tabel sederhana tentang sejauh
mana mereka merasa mampu menyebutkan nama buah dan buah kesukaan.
 Umpan Balik Lisan: Guru memberikan umpan balik langsung kepada siswa selama
proses pembelajaran, mengoreksi pelafalan atau tata bahasa secara halus.
 Produk Sederhana: Hasil "My Fruit Salad" project atau gambar buah favorit siswa.

Asesmen Sumatif

 "Favorite Fruit Exhibition" Performance: Penilaian kemampuan siswa dalam


menyebutkan buah kesukaan, mendeskripsikannya, dan berinteraksi tentang buah
melalui presentasi proyek atau simulasi mini. (Lihat rubrik penilaian di bagian N).
 Kuis Lisan/Tertulis: Mengidentifikasi nama-nama buah dari gambar dan menjawab
pertanyaan sederhana tentang buah kesukaan.
K. Pemahaman Bermakna

Belajar bahasa Inggris tentang buah-buahan bukan hanya tentang menghafal nama, tetapi
tentang menghubungkan kosakata dengan pengalaman nyata dan mengkomunikasikan
preferensi pribadi. Melalui pembelajaran ini, siswa akan memahami bahwa bahasa Inggris
adalah alat yang menyenangkan untuk berbagi tentang hal yang mereka sukai (buah),
memahami selera orang lain, dan berinteraksi dalam situasi sehari-hari seperti
berbelanja atau berbagi makanan. Pemahaman bahwa bahasa Inggris bisa digunakan untuk
mengekspresikan diri dan membangun koneksi adalah inti dari pembelajaran yang
bermakna ini. Ini juga membangun fondasi untuk topik makanan dan minuman di masa
depan.

[Link] Bahan Ajar

Materi pembelajaran ini berfokus pada pengenalan dasar kosakata buah-buahan dalam bahasa
Inggris dan penggunaannya dalam interaksi sosial sederhana. Topik utama meliputi
pengenalan nama-nama buah populer (seperti apple, banana, orange, grape, mango,
watermelon), serta frasa untuk menyatakan dan menanyakan buah kesukaan ("My favorite
fruit is...", "What's your favorite fruit?"). Kosakata deskriptif dasar seperti warna (red, green,
yellow) dan rasa (sweet, sour) juga diperkenalkan untuk memperkaya deskripsi buah.

Pembelajaran ditekankan pada praktik langsung, eksplorasi indrawi (jika memungkinkan


dengan buah asli), dan penggunaan bahasa dalam konteks yang relevan dengan kehidupan
siswa sehari-hari, seperti memilih buah di toko atau berbagi preferensi dengan teman.
Aktivitas seperti permainan tebak buah, simulasi toko buah, dan proyek "My Fruit Salad"
dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang otentik dan menyenangkan. Melalui
kegiatan-kegiatan ini, siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami bagaimana
menggunakan frasa dan kosakata tersebut dalam situasi nyata, membangun kepercayaan diri
dalam berbicara bahasa Inggris.

Tujuan utama dari materi ini adalah menumbuhkan minat dan motivasi siswa terhadap bahasa
Inggris melalui topik yang familiar dan disukai, serta membekali mereka dengan kemampuan
dasar untuk berinteraksi secara sederhana. Dengan menguasai frasa-frasa esensial ini, siswa
diharapkan dapat membangun fondasi yang kuat untuk pembelajaran bahasa Inggris
selanjutnya, menyadari bahwa bahasa adalah alat penting untuk komunikasi dan eksplorasi
dunia di sekitar mereka.

M. Refleksi

Refleksi Peserta Didik

1. "Apa nama buah baru dalam Bahasa Inggris yang paling aku ingat hari ini?"
2. "Bagaimana perasaanku saat menceritakan buah kesukaanku dalam Bahasa Inggris?"
3. "Apakah aku bisa bertanya kepada teman tentang buah kesukaan mereka?"

Refleksi Pendidik
1. "Kegiatan apa yang paling efektif membuat siswa aktif dan antusias dalam belajar
kosakata buah dan frasa tentang preferensi?"
2. "Apakah ada siswa yang masih kesulitan menyebutkan atau mengidentifikasi nama
buah, dan strategi apa yang bisa saya gunakan untuk membantu mereka?"
3. "Bagaimana saya bisa lebih mengintegrasikan pengalaman indrawi (misalnya,
membawa buah asli) untuk membuat pembelajaran lebih mendalam di pertemuan
selanjutnya?"

[Link] (Lembar Kerja Peserta Didik)

Nama: Kelas: Tanggal:

Kegiatan 1: Draw Your Favorite Fruit!

Gambarlah buah favoritmu di kotak ini! Tuliskan namanya dan kalimat tentang buah
kesukaanmu.

My favorite fruit is . It is
. (Contoh: "It is red." atau "It is sweet.")

Kegiatan 2: Circle the Correct Fruit!

Lihatlah gambar di bawah ini. Lingkari nama buah yang benar!

1. Apple / Banana / Orange


Terbuka di jendela baru

Licensed by Google

2. Grape / Banana / Mango


Terbuka di jendela baru

Licensed by Google

3. Apple / Orange / Watermelon

Terbuka di jendela baru

Licensed by Google
Sequence of an orange plant growing isolated on white

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
(Tema: Buah Favorit)

Skala Likert:

 1 = Belum Terlihat (Membutuhkan banyak bimbingan)


 2 = Mulai Terlihat (Membutuhkan sedikit bimbingan)
 3 = Cukup Terlihat (Mampu melakukan dengan bimbingan minimal)
 4 = Terlihat Jelas (Mampu melakukan secara mandiri)
 5 = Sangat Jelas (Mampu melakukan dengan sangat baik dan percaya diri)

Aspek Penilaian Deskripsi 12345


Kelancaran Berbicara Kemampuan menyebutkan nama buah dan frasa
(Fluency) preferensi tanpa jeda terlalu panjang.
Keterbacaan/Kejelasan (Clarity) Pengucapan kata yang jelas dan mudah
Penggunaan Kosakata dipahami (terutama nama buah).
(Vocabulary Use) Ketepatan penggunaan kosakata buah dan frasa
Keterlibatan Kelompok (Group "My favorite fruit is...".
Engagement) Partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan
berkontribusi pada presentasi.
Kemampuan bekerja sama dengan anggota
Kolaborasi (Collaboration) kelompok, mendengarkan, dan berbagi ide.
Menampilkan diri dengan percaya diri saat
Kepercayaan Diri (Confidence) berbicara/presentasi di depan kelas.
Menunjukkan ide-ide orisinal atau cara
Kreativitas (Creativity) penyampaian yang menarik dalam
proyek/presentasi.
Respon Pertanyaan (Question Ketepatan dalam merespon pertanyaan tentang
Response) buah kesukaan atau deskripsi buah.
Ekspor ke Spreadsheet

[Link] dan
Remedial

Pengayaan

 "Fruit Riddle": Siswa yang telah menguasai materi diminta untuk membuat teka-teki
tentang buah-buahan menggunakan deskripsi (warna, bentuk, rasa) untuk teman-
teman mereka tebak.
 "Fruit Categories": Mengajak siswa mengelompokkan buah-buahan berdasarkan
karakteristik tertentu (misalnya, buah yang manis, buah yang asam, buah yang
warnanya merah, buah yang besar).
 "Fruit Storytelling": Membuat cerita pendek sederhana tentang petualangan buah
atau buah yang berbicara.
Remedial

 Small Group Tutoring: Memberikan bimbingan khusus dalam kelompok kecil bagi
siswa yang masih kesulitan dengan pengucapan atau identifikasi nama buah.
 Repetition and Drill: Mengulang nama-nama buah dan frasa kunci secara berulang-
ulang melalui permainan atau lagu yang lebih sederhana dan fokus.
 Visual Aids Focus: Menggunakan lebih banyak kartu gambar atau buah asli untuk
membantu pemahaman siswa yang masih kesulitan membedakan buah.
 Peer Tutoring: Meminta siswa yang lebih mampu untuk membantu teman-temannya
yang masih kesulitan dalam menyebutkan atau mengidentifikasi buah.

[Link] Bacaan

Pendidik

1. Lightbown, P. M., & Spada, N. (2013). How Languages are Learned (4th ed.).
Oxford University Press. (Fokus pada teori akuisisi bahasa).
2. Richards, J. C., & Rogers, T. S. (2014). Approaches and Methods in Language
Teaching (3rd ed.). Cambridge University Press. (Referensi metode pengajaran
bahasa).
3. Cameron, L. (2001). Teaching Languages to Young Learners. Cambridge University
Press. (Khusus membahas pengajaran bahasa asing untuk anak-anak).

Peserta Didik

1. Buku cerita anak bergambar sederhana berbahasa Inggris dengan tema buah-buahan
atau makanan (misalnya, The Very Hungry Caterpillar oleh Eric Carle).
2. Lagu-lagu anak berbahasa Inggris tentang buah-buahan (misalnya, dari saluran
YouTube Super Simple Songs atau Kids Songs English).
3. Flashcards atau kartu bergambar dengan kosakata buah-buahan.

[Link]

1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman konsep


secara mendalam, bukan hanya menghafal, dan melibatkan koneksi ide-ide, refleksi,
serta penerapan pengetahuan.
2. Flashcards: Kartu berukuran kecil yang berisi gambar atau kata, digunakan sebagai
alat bantu belajar visual.
3. Role-play: Metode pembelajaran di mana siswa memerankan suatu karakter atau
situasi untuk melatih keterampilan sosial dan komunikasi.

R. Daftar Pustaka

1. Brown, H. D. (2007). Principles of Language Learning and Teaching (5th ed.).


Pearson Education.
2. Harmer, J. (2007). The Practice of English Language Teaching (4th ed.). Pearson
Education Limited.
3. Cambridge University Press. (2015). Kid's Box (Level 1 Student's Book). (Contoh
buku teks untuk anak-anak yang bisa menjadi referensi materi dan aktivitas).
Modul Ajar Deep Learning
Bahasa Inggris
A. Identitas Penulis
 Nama Penyusun : Dian Yogi Artanti,[Link]
 Satuan Pendidikan : SD Negeri Wates 1
 Tahun Ajaran : 2025/2026
 Mata Pelajaran : B. INGGRIS
 Fase : A
 Kelas/Semester : 2/1
 Alokasi Waktu : 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


 [✓] Keimanan dan Ketakwaan: Peserta didik menunjukkan perilaku
yang mencerminkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam
kehidupan sehari- hari.
 [✓] Kewargaan: Peserta didik menunjukkan sikap dan perilaku
sebagai warga negara yang baik, peduli terhadap lingkungan dan
masyarakat sekitar.
 [✓] Penalaran Kritis: Peserta didik mampu mengidentifikasi,
menganalisis, dan mengevaluasi informasi untuk membuat
keputusan yang tepat.
 [✓] Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan gagasan
orisinal dan inovatif serta mengaplikasikannya dalam berbagai
situasi.
 [✓] Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama secara efektif
dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
 [✓] Kemandirian: Peserta didik menunjukkan inisiatif, tanggung
jawab, dan kemampuan untuk belajar dan bekerja secara mandiri.
 [✓] Kesehatan: Peserta didik memiliki pemahaman tentang
pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental serta
menerapkan gaya hidup sehat.
 [✓] Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan gagasan,
informasi, dan perasaan secara efektif baik secara lisan maupun
tulisan.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Untuk menanyakan tentang pelaksanaan "7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat", guru dapat menggunakan pertanyaan yang interaktif dan
membangun kesadaran siswa:

"Anak-anak hebat, pagi ini Ibu/Bapak ingin tahu, siapa yang sudah
melaksanakan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat di rumah? Angkat
tangannya ya! "
Kemudian, guru dapat melanjutkan dengan pertanyaan spesifik untuk
masing- masing kegiatan:
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi Bangun tidur sendiri dan
langsung merapikan tempat tidur? Coba acungkan jempol! "
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang tidak lupa Beribadah
sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing?
Wah, hebat! "
3. Berolahraga: "Ada yang tadi pagi sempat Berolahraga ringan?
Misalnya melompat-lompat kecil atau meregangkan badan?
Coba tunjukkan gerakannya! "
4. Gemar Belajar: "Apakah kalian sudah Gemar Belajar hari ini?
Coba sebutkan satu hal baru yang kalian pelajari, walau
sedikit! "
5. Makan sehat dan Bergizi: "Saat sarapan, apakah kalian memilih
Makan sehat dan Bergizi? Apa saja yang kalian makan tadi?
Yummy! "
6. Bermasyarakat: "Bagaimana dengan Bermasyarakat? Apakah
kalian membantu orang tua di rumah atau menyapa tetangga
pagi ini? Berbagi senyum juga termasuk lho! "
7. Tidur Cepat: "Semalam, siapa yang sudah Tidur Cepat agar hari
ini bisa bangun segar dan bersemangat? Istirahat cukup itu
penting! "
Guru akan memberikan apresiasi kepada siswa yang berbagi
pengalaman mereka, mendorong semua siswa untuk menerapkan
kebiasaan baik ini.

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran
ELEMEN: Menyebutkan nomor 11-20.

Peserta didik menggunakan bahasa Inggris sederhana untuk berinteraksi


dalam situasi sosial dan kelas seperti berkenalan, memberikan informasi
diri, mengucapkan salam dan selamat tinggal, serta menyebutkan nomor
11-20.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:
 Mengenali dan menyebutkan angka 11-20 dalam bahasa
Inggris dengan benar.
 Menghubungkan angka (numerik) dengan penyebutannya
(dalam bahasa Inggris).
 Menggunakan angka 11-20 dalam konteks sederhana, seperti
menghitung benda atau orang.
 Berpartisipasi aktif dalam permainan dan aktivitas yang melibatkan
angka 11- 20.
 Menunjukkan kepercayaan diri dalam menggunakan angka-
angka tersebut dalam percakapan sehari-hari.

E. Sarana dan Prasarana


1. Kartu angka (Flashcards): Berisi angka 11-20 dan gambar sejumlah
benda sesuai angka.
2. Benda-benda konkret (misalnya, balok, kancing, pensil): Untuk
kegiatan menghitung.
3. Speaker dan Audio/Video Player: Untuk memutar lagu angka atau
video edukasi tentang angka 11-20.
4. Papan tulis/Whiteboard dan Spidol: Untuk menuliskan angka dan
contoh kalimat.
5. Lembar Kerja Siswa (LKS): Untuk latihan menulis dan
mengidentifikasi angka.

F. Target Peserta Didik


 Peserta didik reguler/tipikal: Jumlah peserta didik
disesuaikan dengan kapasitas kelas, biasanya 20-30 siswa.

G. Model Pembelajaran
Pendekatan deep learning dalam konteks SD kelas 2 akan difokuskan
pada pembelajaran yang bermakna, aktif, dan kolaboratif, memicu
pemahaman mendalam bukan hanya hafalan.
 Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning dan Game-Based Learning.
 Metode Pembelajaran:
o Permainan edukatif (Games): Untuk membuat belajar
lebih menyenangkan dan interaktif.
o Diskusi kelompok: Mendorong kolaborasi dan pertukaran ide.
o Tanya jawab: Mengembangkan kemampuan
komunikasi dan pemahaman.
o Mindfulness: Latihan fokus untuk meningkatkan konsentrasi.
o Praktik langsung (Hands-on activities): Menghitung benda konkret.

H. Pertanyaan Pemantik
 Mindful Learning: "Anak-anak, coba sekarang tutup mata kalian
sebentar. Tarik napas perlahan, hembuskan. Bayangkan ada
banyak benda di sekitar kita. Bagaimana cara kita tahu berapa
jumlahnya? Siapkah kita belajar menghitung dengan bahasa
Inggris sampai angka yang lebih besar?"
 Meaningful Learning: "Kira-kira, untuk apa ya kita belajar angka 11
sampai 20 dalam Bahasa Inggris? Apa gunanya kalau kita ingin
menghitung teman di kelas, atau menghitung jumlah pensil warna
kita?"
 Joyful Learning: "Coba bayangkan, kalau kita bisa menghitung
sampai 20 dalam Bahasa Inggris, kita bisa bermain 'sembunyi dan
cari' sambil menghitung! Atau menyanyikan lagu angka yang seru!
Pasti menyenangkan, kan?"

I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 18 JP (Misalnya dibagi menjadi 6 pertemuan @3JP)
Pertemuan 1: Mengulang Angka 1-10 dan Memulai 11-15 (3 JP)
Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Opening (5 menit): Guru memimpin latihan pernapasan
singkat dan meminta siswa untuk memfokuskan diri. "Let's take a
deep breath, and exhale slowly. Are you ready to learn new
numbers?"
 Greeting and Warm-up (10 menit): Guru menyapa siswa dengan
"Hello, everyone!" dan meminta siswa merespon. Guru
mengajak siswa menyanyikan lagu angka 1-10 dalam bahasa
Inggris.
 Pertanyaan Pemantik (15 menit): Guru mengajukan pertanyaan
pemantik meaningful learning dan joyful learning. Guru bertanya, "Can
you count your fingers? (1-10). What about your toes? (1-10). What
if we want to count more than 10?"
Inti (75 Menit)
 Review Numbers 1-10 (15 menit): Guru menggunakan flashcards angka 1-
10. Guru mengucapkan angka dan siswa menirukan. Guru meminta
siswa menghitung benda di sekitar kelas (misalnya, kursi, meja).
 Introducing Numbers 11-15 (30 menit): Guru memperkenalkan angka
11-15 menggunakan flashcards atau gambar benda berjumlah 11-15.
. Guru mengucapkan angka dengan penekanan pada pelafalan yang
benar: "eleven," "twelve," "thirteen," "fourteen," "fifteen." Siswa
menirukan secara berulang. Guru menuliskan angka dan namanya
di papan tulis.
 "Count and Match" Game (30 menit): Guru membagikan lembar kerja
sederhana berisi gambar benda berjumlah 11-15. Siswa menghitung
benda di setiap kelompok dan melingkari angka yang sesuai. Guru
dapat menggunakan benda konkret di kelas untuk praktik
menghitung langsung.
Penutup (15 Menit)
 Review and Chant (10 menit): Guru mengajak siswa mengucapkan
angka 1- 15 secara berurutan. Guru bisa membuat chant sederhana:
"Eleven, twelve, thirteen, fourteen, fifteen! Let's count again, we're
keen!"
 Refleksi Diri (5 menit): Guru menanyakan kepada siswa,
"What new numbers did you learn today? Which number is
difficult to say?"

Pertemuan 2: Mengenal Angka 16-20 (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Moment (5 menit): Guru meminta siswa untuk
memperhatikan detak jantung mereka, kemudian kembali fokus ke
pelajaran.
 Review Numbers 1-15 (10 menit): Guru mengadakan kuis cepat lisan
atau permainan berhitung dari 1 sampai 15. Guru bertanya "How
many fingers do you have?" "How many eyes do you have?"
 Building on Prior Knowledge (15 menit): Guru menunjukkan jumlah
benda 15 dan menambahkan 1 benda lagi. "We have fifteen. If I
add one more, how many do we have now? Let's learn it in
English!"
Inti (75 Menit)
 Introducing Numbers 16-20 (30 menit): Guru memperkenalkan angka
16-20 menggunakan flashcards atau gambar benda berjumlah 16-20.
. Guru mengucapkan dengan penekanan pada akhiran "-teen":
"sixteen," "seventeen," "eighteen," "nineteen," "twenty." Siswa
menirukan. Guru menuliskan angka dan namanya di papan tulis.
 "Number Line Jump" (25 menit): Guru membuat garis angka 1-20 di
lantai. Siswa diminta melompat ke angka yang disebutkan guru.
Variasi: siswa melompat secara berurutan dari 11 ke 20. Ini
melatih pengenalan visual dan auditori.
 Group Counting Activity (20 menit): Siswa dibagi menjadi kelompok
kecil. Setiap kelompok diberikan sejumlah benda (misalnya, 15-20
pensil warna). Mereka diminta untuk menghitung benda-benda
tersebut dan menyebutkan jumlahnya dalam bahasa Inggris. Guru
berkeliling memberikan bimbingan.
Penutup (15 Menit)
 Review and Counting Practice (10 menit): Guru dan siswa bersama-
sama menghitung dari 1 sampai 20. Guru dapat memutar lagu
angka 1-20.
 Homework (5 menit): Guru memberikan tugas untuk mencari dan
mewarnai gambar benda berjumlah 11-20 dari majalah atau
internet, kemudian menuliskan angkanya.

Pertemuan 3: Praktik Menghitung Benda (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Breathing (5 menit): Guru memimpin latihan pernapasan
untuk menenangkan pikiran siswa.
 Review Homework (10 menit): Beberapa siswa menunjukkan hasil
pekerjaan rumah mereka dan menyebutkan jumlah benda
dalam bahasa Inggris.
 "How Many?" Song (15 menit): Guru memutar lagu yang berisi
pertanyaan "How many...?" dan jawaban dengan angka, untuk
mempersiapkan fokus pada menghitung.
Inti (75 Menit)
 "Count the Objects" Station (45 menit): Guru menyiapkan beberapa
stasiun di kelas. Setiap stasiun memiliki kumpulan benda
(misalnya, kancing, balok, penghapus) berjumlah antara 11-20.
Siswa dalam kelompok kecil mengunjungi setiap stasiun,
menghitung benda di sana, dan menuliskan jumlahnya dalam
bahasa Inggris di lembar kerja. Guru berkeliling mengawasi dan
membantu. Ini melatih kolaborasi dan penerapan langsung.
 "Number Dictation" (30 menit): Guru menyebutkan angka 11-20
secara acak, dan siswa menuliskan angka numeriknya di buku
mereka. Kemudian, guru bisa menanyakan "How do you spell
'thirteen'?" ini lebih untuk siswa yang lebih cepat.
Penutup (15 Menit)
 Sharing and Checking (10 menit): Setiap kelompok berbagi hasil
hitungan mereka. Guru memeriksa lembar kerja siswa.
 Positive Reinforcement (5 menit): Guru memberikan apresiasi
atas ketelitian siswa dalam menghitung.

Pertemuan 4: Permainan Angka Interaktif (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Check-in (5 menit): Guru meminta siswa untuk
memperhatikan perasaan mereka dan siap bermain.
 Quick Number Review (10 menit): Guru melakukan flashcard drill
cepat untuk angka 11-20.
 Brainstorming Number Usage (15 menit): Guru bertanya, "Where do
we see numbers in our daily life?" (misalnya, jam, tanggal, harga,
nomor telepon). "Can we use English numbers for these things?"
Inti (75 Menit)
 "Number Bingo" (30 menit): Guru menyiapkan kartu bingo dengan
angka 11-20. Guru menyebutkan angka dalam bahasa Inggris,
siswa menandai di kartu bingo mereka. Pemenang adalah yang
pertama mendapatkan bingo dan bisa menyebutkan angka-
angkanya.
 "Counting Circle" (25 menit): Siswa duduk melingkar. Satu siswa
memulai dengan "One," siswa berikutnya "Two," dan seterusnya.
Ketika giliran angka 11-20, siswa harus mengucapkan dalam
bahasa Inggris. Guru dapat memberikan tantangan tambahan
(misalnya, hitung mundur).
 "Number Hopscotch" (20 menit): Jika memungkinkan di luar kelas
atau di area luas dalam kelas, guru menggambar hopscotch
dengan angka 11-20. Siswa melompati dan menyebutkan angka
dalam bahasa Inggris. Ini adalah kegiatan yang menyenangkan
dan aktif.
Penutup (15 Menit)
 Game Review (10 menit): Guru menanyakan game mana yang
paling disukai siswa dan mengapa.
 Preparation for Project (5 menit): Guru menjelaskan bahwa di
pertemuan selanjutnya akan ada proyek mini tentang angka.

Pertemuan 5: Membuat "My Number Book" (3 JP)


Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Preparation (5 menit): Guru mengajak siswa untuk
mempersiapkan diri secara mental untuk berkarya.
 Review Numbers (10 menit): Guru memimpin hitungan dari 1
sampai 20 secara bergantian atau bersama-sama.
 Introducing "My Number Book" Project (15 menit): Guru menjelaskan
proyek mini: siswa akan membuat buku kecil berisi angka 11-20.
Untuk setiap angka, mereka akan menuliskan angkanya, namanya
dalam bahasa Inggris, dan menggambar sejumlah benda yang
sesuai. Contoh: halaman "11" - gambar 11 buah apel. Ini melatih
kreativitas dan pemahaman mendalam.
Inti (75 Menit)
 Project Work (60 menit): Siswa mulai mengerjakan buku angka
mereka. Guru menyediakan kertas, pensil warna, dan flashcards
angka sebagai referensi. Guru berkeliling memberikan bimbingan,
memastikan pelafalan yang benar saat siswa menyebutkan angka
yang mereka tulis. Ini mendorong kemandirian dan kreativitas.
 Individualized Support (15 menit): Guru memberikan perhatian
khusus pada siswa yang mungkin masih kesulitan dengan ejaan
atau pengucapan angka tertentu, memberikan bimbingan satu
per satu.
Penutup (15 Menit)
 Sharing Progress (10 menit): Beberapa siswa menunjukkan progres
buku angka mereka.
 Positive Closing (5 menit): Guru memberikan semangat
untuk menyelesaikan proyek di rumah atau di
pertemuan selanjutnya.
Pertemuan 6: Asesmen Sumatif (Presentasi "My Number Book") (3 JP)
Pendahuluan (30 Menit)
 Mindful Check-in (10 menit): Guru meminta siswa untuk tenang dan
fokus, mempersiapkan diri untuk menunjukkan hasil karya
mereka.
 Final Review (20 menit): Guru mengadakan sesi review terakhir angka
11-20 melalui lagu atau permainan singkat.
Inti (75 Menit)
 "My Number Book" Presentation (60 menit):
o Setiap siswa maju ke depan kelas (atau dalam kelompok
kecil) untuk mempresentasikan "My Number Book" mereka.
o Mereka harus dapat menunjukkan setiap halaman
angka dari 11 sampai 20, menyebutkan angka dalam
bahasa Inggris, dan menunjukkan gambar benda yang
sesuai.
o Guru dan teman-teman dapat bertanya, "How many
[object] do you have on page sixteen?"
o Guru menilai kemampuan siswa dalam
menyebutkan dan mengidentifikasi angka 11-20
secara lisan.
 Class Discussion and Feedback (15 menit): Setelah presentasi,
guru memimpin diskusi tentang apa yang telah mereka pelajari
dan rasakan selama membuat dan mempresentasikan buku
angka. Siswa juga dapat memberikan apresiasi kepada teman-
temannya.
Penutup (15 Menit)
 Celebration of Learning (10 menit): Guru memberikan apresiasi dan
pujian kepada seluruh siswa atas usaha dan keberhasilan mereka
dalam menguasai angka 11-20. Guru dapat memberikan stiker atau
"penghargaan" kecil.
 Positive Closing (5 menit): Guru menutup pelajaran dengan
semangat positif. "You are all excellent English counters! Keep
practicing!"

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


Asesmen Formatif
 Observasi Langsung: Guru mengamati keaktifan siswa dalam
permainan (misalnya, Number Line Jump, Count the Objects),
partisipasi dalam diskusi, dan kemampuan mengucapkan angka
11-20 selama kegiatan.
 Umpan Balik Lisan: Guru memberikan umpan balik langsung
kepada siswa selama proses pembelajaran, mengoreksi pelafalan
secara halus.
 Produk Sederhana: Lembar kerja "Count and Match" atau hasil
awal "My Number Book" siswa.
 Kuis Cepat Lisan: Guru secara acak meminta siswa menyebutkan
angka tertentu.
Asesmen Sumatif
 "My Number Book" Presentation: Penilaian kemampuan siswa
dalam menyebutkan angka 11-20 dan menghubungkannya
dengan jumlah benda yang sesuai saat presentasi proyek. (Lihat
rubrik penilaian di bagian N).
 Kuis Tertulis/Lisan: Mengidentifikasi angka numerik dari
pendengaran (ejaan angka 11-20) atau menyebutkan angka
dari tulisan numerik.

K. Pemahaman Bermakna
Belajar angka 11-20 dalam bahasa Inggris bukan hanya tentang
menghafal urutan, tetapi tentang mengembangkan pemahaman kuantitatif
dan kemampuan berkomunikasi tentang jumlah. Siswa akan memahami
bahwa angka adalah alat universal untuk menghitung benda, menyatakan
jumlah, dan berinteraksi dalam berbagai konteks (misalnya, usia, tanggal
sederhana). Melalui pembelajaran ini, siswa akan menyadari bahwa
menguasai angka dalam bahasa Inggris membuka pintu untuk memahami
informasi numerik di dunia berbahasa Inggris, seperti menghitung barang,
memahami skor permainan, atau bahkan membaca nomor telepon.
Pemahaman ini memperkuat dasar mereka dalam berinteraksi dengan
lingkungan sekitar dalam bahasa Inggris.

L. Materi Bahan Ajar


Materi pembelajaran ini berfokus pada pengenalan dan penguasaan
angka 11-20 dalam bahasa Inggris untuk siswa sekolah dasar. Dimulai
dengan ulasan singkat angka 1-10 untuk membangun fondasi, materi
kemudian secara bertahap memperkenalkan angka-angka dari 11
(eleven) hingga 20 (twenty). Penekanan diberikan pada pelafalan yang
benar dan pengenalan pola bunyi, khususnya pada akhiran "-teen" yang
konsisten, untuk membantu siswa mengingat angka-angka ini dengan
lebih mudah.
Pembelajaran dirancang agar sangat interaktif dan praktis. Siswa akan
terlibat dalam berbagai aktivitas yang memungkinkan mereka untuk
menghitung benda konkret, bermain permainan angka, dan membuat
proyek kreatif seperti "My Number Book." Metode ini mendorong siswa
tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami konsep jumlah yang
direpresentasikan oleh setiap angka dan bagaimana menggunakannya
dalam konteks yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Ini
menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan.

Tujuan utama dari modul ini adalah untuk membangun kepercayaan diri
siswa dalam menggunakan angka 11-20 dalam bahasa Inggris, baik
secara lisan maupun tertulis. Dengan menguasai kemampuan berhitung
ini, siswa akan memiliki dasar yang lebih kuat untuk pembelajaran
matematika dan bahasa Inggris di masa depan, serta kemampuan untuk
berinteraksi dalam situasi yang melibatkan kuantitas dan angka dalam
konteks global.

M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. "Angka berapa dalam Bahasa Inggris yang paling mudah aku ingat?"
2. "Kegiatan apa yang paling membuatku senang saat belajar angka 11-20?"
3. "Apakah aku bisa menghitung teman-teman di kelas sampai
20 dalam Bahasa Inggris?"
Refleksi Pendidik
1. "Strategi atau permainan apa yang paling efektif membantu siswa
menguasai pelafalan dan urutan angka 11-20?"
2. "Apakah ada siswa yang masih kesulitan membedakan atau
mengingat angka tertentu, dan bagaimana saya bisa memberikan
dukungan lebih lanjut?"
3. "Bagaimana saya bisa mengintegrasikan angka-angka ini ke
dalam konteks pelajaran lain (misalnya, matematika atau seni)
untuk memperkuat pemahaman siswa?"

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Nama:

Kelas:

Tanggal:

Kegiatan 1: Count and Write!


Hitunglah jumlah gambar di setiap kotak. Tuliskan angka (numerik) dan
nama angka dalam Bahasa Inggris di bawahnya.
1. Angka:

Nama Bahasa Inggris:

2. Angka:

Nama Bahasa Inggris:

3. Angka:

Nama Bahasa Inggris:

4. Angka:

Nama Bahasa Inggris:

Kegiatan 2: Circle the Number!


Dengarkan guru menyebutkan angka, lalu lingkari angka yang benar!
1. Thirteen: 11 / 12 / 13 / 14
2. Eighteen: 16 / 17 / 18 / 19
3. Fifteen: 15 / 16 / 17 / 18
4. Twenty: 10 / 15 / 20 / 22
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan
Presentasi Siswa (Tema: Angka 11-20)
Skala Likert:
 1 = Belum Terlihat (Membutuhkan banyak bimbingan)
 2 = Mulai Terlihat (Membutuhkan sedikit bimbingan)
 3 = Cukup Terlihat (Mampu melakukan dengan bimbingan minimal)
 4 = Terlihat Jelas (Mampu melakukan secara mandiri)
 5 = Sangat Jelas (Mampu melakukan dengan sangat baik dan percaya diri)

Aspek Penilaian Deskripsi 1 2 3 4 5

Kemampuan
Kelancaran Menyebutkan menyebutkan angka
Angka (Fluency) 11-20 secara
berurutan atau acak
dengan lancar.

Pengucapan angka
Keterbacaan/Kejelasan
yang jelas dan
(Clarity)
mudah dipahami.

Ketepatan dalam
menyebutkan nama
Ketepatan Angka
angka (misalnya,
(Accuracy)
tidak salah antara
"thirteen" dan
"thirty").
Kemampuan
menghubungkan
Hubungan Angka & Jumlah
angka dengan
(Number- Quantity)
jumlah benda yang
sesuai saat
presentasi atau
aktivitas hitung.
Partisipasi aktif dalam
Keterlibatan Kelompok diskusi kelompok dan
(Group Engagement) berkontribusi pada
kegiatan berhitung.

Kemampuan bekerja
sama dengan
Kolaborasi (Collaboration)
anggota kelompok
saat menghitung
atau bermain.

Kepercayaan Diri Menampilkan diri


(Confidence) dengan percaya diri
Aspek Penilaian Deskripsi 1 2 3 4 5

saat menyebutkan
angka di depan
kelas atau
kelompok.
Menunjukkan ide-ide
Kreativitas Proyek orisinal atau tampilan
(Project Creativity) menarik dalam "My
Number Book".

O. Pengayaan dan Remedial


Pengayaan
 "Counting Larger Objects": Siswa yang telah menguasai angka 11-20
diajak menghitung kumpulan benda yang lebih banyak atau di
lingkungan yang lebih luas (misalnya, jumlah langkah dari kelas ke
kantin, jumlah buku di rak).
 "Number Sequence Challenge": Memberikan tantangan urutan
angka (misalnya, melengkapi urutan yang hilang, menghitung
mundur dari 20, menghitung ganjil/genap).
 "Phone Number Practice": Mempraktikkan menyebutkan nomor
telepon fiktif dalam bahasa Inggris.
Remedial
 Small Group Tutoring: Memberikan bimbingan khusus dalam
kelompok kecil bagi siswa yang masih kesulitan dengan pelafalan
atau urutan angka tertentu.
 Repetition and Drill: Mengulang angka 11-20 secara berulang-ulang
melalui lagu atau chant yang ritmis.
 Visual Aids Focus: Menggunakan lebih banyak flashcards besar
atau alat peraga visual yang jelas untuk membantu siswa
membedakan angka.
 One-to-One Correspondence: Memberikan latihan menghitung
benda satu per satu dengan guru atau teman sebaya untuk
memastikan pemahaman konsep jumlah.

P. Bahan Bacaan
Pendidik
1. Lightbown, P. M., & Spada, N. (2013). How Languages are Learned (4th
ed.). Oxford University Press.
2. Richards, J. C., & Rogers, T. S. (2014). Approaches and
Methods in Language Teaching (3rd ed.). Cambridge University
Press.
3. Ellis, R. (2008). The Study of Second Language Acquisition (2nd ed.).
Oxford University Press. (Untuk pemahaman lebih dalam tentang
proses akuisisi bahasa).
Peserta Didik
1. Buku cerita anak bergambar sederhana berbahasa Inggris yang
melibatkan angka (misalnya, Counting on Frank oleh Rod Clement,
atau buku hitung lainnya).
2. Lagu-lagu anak berbahasa Inggris tentang angka 11-20
(misalnya, dari saluran YouTube Super Simple Songs, Kids TV
123, atau Cocomelon).
3. Buku aktivitas atau lembar kerja mewarnai yang melibatkan angka 11-20.

Q. Glosarium
1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada
pemahaman konsep secara mendalam, bukan hanya menghafal,
dan melibatkan koneksi ide-ide, refleksi, serta penerapan
pengetahuan.
2. Flashcards: Kartu berukuran kecil yang berisi angka atau
gambar yang digunakan sebagai alat bantu belajar visual.
3. Inquiry-Based Learning: Pendekatan pembelajaran di mana siswa
belajar melalui eksplorasi dan penemuan, seringkali dimulai dengan
pertanyaan atau masalah yang memicu rasa ingin tahu.

R. Daftar Pustaka
1. Brown, H. D. (2007). Principles of Language Learning and Teaching (5th
ed.). Pearson Education.
2. Harmer, J. (2007). The Practice of English Language Teaching (4th
ed.). Pearson Education Limited.
3. Pearson Education. (2018). Big Fun (Level 1 Student Book). (Contoh
buku teks untuk anak-anak yang bisa menjadi referensi materi dan
aktivitas angka).

Kaligondang , 2025

Kepala Sekolah Guru Kelas

SUPARMAN,[Link] UGI HARTANTO,[Link]


NIP.1971111 NIP.198001052022211011

Anda mungkin juga menyukai