0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan11 halaman

RPP Matematika Kelas VII: Persamaan Linear

Diunggah oleh

Uka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan11 halaman

RPP Matematika Kelas VII: Persamaan Linear

Diunggah oleh

Uka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMP Negeri 9 Semarang


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VII/1
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Alokasi Waktu : 6 × 40 menit (3 pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.

KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,


merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar Indikator

3.6 Menjelaskan persamaan dan 3.6.1 Menjelaskan perbedaan kalimat


pertidaksamaan linear satu variabel. terbuka dan kalimat tertutup.
3.6.2 Menemukan cara menyelesaikan
persamaan linear satu variabel.
3.6.3 Membuat model matematika dari
suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan persamaan linear satu
variabel.
3.6.4 Menentukan nilai variabel dalam
pertidaksamaan linear satu variabel.

4.6 Menyelesaikan masalah yang 4.6.1 Menentukan nilai kebenaran dari


berkaitan dengan persamaan dan kalimat tertutup
pertidaksamaan linear satu variabel. 4.6.2 Menyelesaikan suatu persamaan
linear menggunakan cara yang telah
diketahui.
4.6.3 Menyelesaikan model matematika
dari suatu masalah nyata yang
berkaitan dengan persamaan linear
satu variabel.
4.6.4 Menentukan model matematika dari
suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan pertidaksamaan linear satu
variabel dan menyelesaikannya.

C. Tujuan Pembelajaran
PERTEMUAN 1
Melalui PBL (Problem Based Learning) dengan pendekatan saintifik berbantuan MV
dan LKS, siswa dapat:
3.6.1 menjelaskan perbedaan kalimat terbuka dan kalimat tertutup;
3.6.2 menemukan cara menyelesaikan persamaan linear satu variable;
4.6.1 menentukan nilai kebenaran dari kalimat tertutup;
4.6.2 menyelesaikan suatu persamaan linear menggunakan cara yang telah
diketahui.
PERTEMUAN 2
Melalui PBL (Problem Based Learning) dengan pendekatan saintifik berbantuan MV
dan LKS, siswa dapat:
3.6.3 membuat model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan
persamaan linear satu variabel;
4.6.3 menyelesaikan model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan persamaan linear satu variabel.
PERTEMUAN 3
Melalui PBL (Problem Based Learning) dengan pendekatan saintifik berbantuan MV
dan LKS, siswa dapat:
4.6.4 menentukan nilai variabel dalam pertidaksamaan linear satu variabel.
4.6.5 menentukan model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan pertidaksamaan linear satu variabel dan menyelesaikannya.

D. Materi Pembelajaran
1. Materi Reguler: (lampiran 1)
Pertemuan 1:
- Kalimat terbuka dan kalimat tertutup.
- Persamaan linear satu variabel (PLSV)
- Penyelesaian persamaan linear satu variabel
Pertemuan 2:
- Membuat model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan
persamaan linear satu variabel.
- Menyelesaikan model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan persamaan linear satu variabel.
Pertemuan 3:
- Pertidaksamaan linear satu variabel
- Sifat-sifat pertidaksamaan linear satu variabel
- Membuat model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan
pertidaksamaan linear satu variabel.
- Menyelesaikan model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan pertidaksamaan linear satu variabel.

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Pembelajaran : Pendekatan Saintifik (mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi, menalar, mengomunikasikan).
2. Metode : Diskusi dan tanya jawab.
3. Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning) (mengorientasi
siswa kepada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membimbing
penyelidikan individu maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil
karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah).

F. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar


1. Media : MV (power point), LKS, dan LTS
2. Alat dan Bahan : Laptop, LCD, Spidol, Penghapus
3. Sumber Belajar
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Matematika: buku
guru/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.--.Edisi Revisi. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Matematika: buku


siswa/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.--.Edisi Revisi. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

G. Kegiatan Pembelajaran
(Pertemuan Pertama: 2 JP)
Indikator:
3.6.1 menjelaskan perbedaan kalimat terbuka dan kalimat tertutup;
3.6.2 menemukan cara menyelesaikan persamaan linear satu variable;
4.6.1 menentukan nilai kebenaran dari kalimat tertutup;
4.6.2 menyelesaikan suatu persamaan linear menggunakan cara yang telah diketahui.

a. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)


1) Guru dan siswa memulai pembelajaran tepat waktu.
2) Guru membuka pelajaran dengan memberi salam, kemudian mempersilakan
ketua kelas untuk memimpin doa jika jam pertama.
3) Guru menyiapkan kondisi fisik dan psikis siswa dengan cara mengecek
kehadiran siswa, dan meminta siswa menyiapkan perlengkapan dan peralatan
yang diperlukan, misalnya buku pelajaran matematika dan alat tulis.
4) Guru menginformasikan materi pembelajaran yang akan diberikan tentang
persamaan linear satu variabel.
5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran (MV slide 2).
6) Guru menyampaikan manfaat dari materi yang akan dipelajari (MV slide 3) dan
langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan (MV slide 4).
7) Guru memberikan apersepsi tentang bentuk aljabar, operasi pada bentuk
aljabar, dan operasi pada bilangan bulat (MV slide 5).
b. Kegiatan Inti (50 menit)
Fase 1: mengorientasi siswa kepada masalah
1) Guru mengorientasi siswa terhadap suatu masalah dengan cara meminta siswa
mengamati percakapan antara Alfin dan Eka yang ditampilkan pada MV slide
6 yang akan mendorong siswa pada pengertian kalimat tertutup (pernyataan)
dan kalimat terbuka.
2) Guru meminta siswa untuk menanya terkait masalah yang disajikan. Jika siswa
tidak bisa memberikan pertanyaan, maka guru akan memberi pertanyaan
pancingan untuk siswa.
Fase 2: mengorganisasikan siswa untuk belajar
3) Guru mengorganisasikan siswa menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok
terdiri dari 4-5 siswa.
4) Guru membagikan LKS 1 yang berisi tentang pengertian kalimat terbuka dan
kalimat tertutup, persamaan linear satu variabel, dan cara menyelesaikan
persamaan linear satu variabel kepada tiap kelompok (lampiran 2).
5) Siswa mengumpulkan informasi dan berdiskusi mengerjakan LKS 1 yang
diberi oleh guru.
Fase 3: membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
6) Guru membimbing siswa secara individu maupun kelompok dalam rangka
pengumpulan informasi siswa untuk menyelesaikan LKS 1.
7) Siswa mengasosiasi informasi yang diperoleh bersama-sama dalam
kelompoknya untuk menyelesaikan LKS 1.
Fase 4: mengembangkan dan menyajikan hasil karya
8) Guru menunjuk 1-2 kelompok untuk menyajikan hasil diskusi kelompoknya di
depan kelas.
9) Perwakilan dari kelompok mengomunikasikan hasil diskusi kelompoknya
dengan percaya diri.
10) Siswa lain memberi tanggapan terhadap hasil presentasi. Guru beserta siswa
memberikan apresiasi kepada siswa yang memberikan presentasi dengan cara
bertepuk tangan.
Fase 5: menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
11) Guru bersama siswa mengonfirmasi hasil presentasi kelompok melalui
tayangan MV.
12) Siswa masih dalam keadaan berkelompok, kemudian guru membagikan LTS 1
yang berisi tentang masalah yang berkaitan dengan persamaan linear satu
variabel.
13) Siswa berdiskusi menyelesaikan LTS 1 tersebut.
14) Guru meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya
di depan kelas. Perwakilan dari kelompok mempresentasikan hasil diskusi dari
pengerjaan LTS 1 tersebut.
15) Guru memberikan konfirmasi atas hasil presentasi LTS 1 melalui tayangan
MV.
c. Kegiatan Penutup (15 menit)
1) Siswa dengan arahan guru membuat rangkuman pembelajaran tentang
persamaan linear satu variabel.
2) Guru memberi kuis kepada siswa yang dikerjakan secara mandiri dan jujur
dengan tujuan mengetahui pemahaman siswa melalui tayangan MV.
3) Guru memberikan refleksi melalui serangkaian pertanyaan tentang
pembelajaran yang telah dilakukan.
4) Guru memberikan PR kepada siswa di buku siswa hal. 256 no. 1 dan 2, serta
hal. 272 no. 1-5 (lampiran 5)
5) Guru menginformasikan kepada siswa tentang materi selanjutnya, yaitu
penyelesaian suatu masalah yang berkaitan dengan persamaan linear satu
variabel.
6) Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam.

(Pertemuan Kedua: 2 JP)


Indikator:
3.6.3 Membuat model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan
persamaan linear satu variabel.
4.6.3 Menyelesaikan model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan persamaan linear satu variabel.

a. Kegiatan Pendahuluan (5 menit)


1) Guru dan siswa memulai pembelajaran tepat waktu.
2) Guru membuka pelajaran dengan memberi salam, kemudian mempersilakan
ketua kelas untuk memimpin doa jika jam pertama.
3) Guru menyiapkan kondisi fisik dan psikis siswa dengan cara mengecek
kehadiran siswa, dan meminta siswa menyiapkan perlengkapan dan peralatan
yang diperlukan, misalnya buku pelajaran matematika dan alat tulis.
4) Guru menginformasikan materi pembelajaran yang akan diberikan tentang
penyelesaian suatu masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan linear satu
variabel.
5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran (MV slide 2).
6) Guru menyampaikan manfaat dari materi yang akan dipelajari (MV slide 3) dan
langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan (MV slide 4).
7) Guru memberikan apersepsi tentang bentuk persamaan linear satu variabel dan
cara menyelesaikan persamaan linear satu variabel. (MV slide 5 dan slide 6).
b. Kegiatan Inti (30 menit)
Fase 1: mengorientasi siswa kepada masalah nyata yang berkaitan dengan
persamaan linear satu variabel
1) Guru mengorientasi siswa terhadap suatu masalah dengan cara meminta siswa
mengamati tayangan pada MV slide 10 dimana siswa diminta untuk
menentukan harga ikan kakap per kilo.
2) Guru meminta siswa untuk menanya terkait masalah yang disajikan. Jika siswa
tidak bisa memberikan pertanyaan, maka guru memberi pertanyaan pancingan
untuk siswa.
Fase 2: mengorganisasikan siswa untuk belajar
3) Guru mengorganisasikan siswa menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok
terdiri dari 4-5 siswa.
4) Guru membagikan LKS 2 yang berisi tentang mengubah kalimat menjadi
persamaan linear satu variabel serta membuat model matematika dari suatu
masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel dan
penyelesaiannya kepada tiap kelompok (lampiran 3).
5) Siswa mengumpulkan informasi dan berdiskusi mengerjakan LKS 2 yang
diberi oleh guru.
Fase 3: membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
6) Guru membimbing siswa secara individu maupun kelompok dalam rangka
pengumpulan informasi siswa untuk menyelesaikan LKS 2.
7) Siswa mengasosiasi informasi yang diperoleh bersama-sama dalam
kelompoknya untuk menyelesaikan LKS 2.
8) Setelah siswa selesai mengerjakan LKS 2, guru mengonfirmasi hasil perkerjaan
siswa dengan cara menunjuk salah satu kelompok untuk menyebutkan langkah-
langkah dalam menyelesaikan suatu masalah nyata yang berkaitan dengan
persamaan linear satu variabel. Guru juga mengonfirmasi melalui tayangan MV
slide 11-slide 13.
9) Guru membagikan LTS 2 kepada tiap kelompok (lampiran 4).
10) Guru membimbing siswa secara individu maupun kelompok dalam rangka
pengumpulan informasi siswa untuk menyelesaikan LTS 2.
11) Siswa mengasosiasi informasi yang diperoleh bersama-sama dalam
kelompoknya untuk menyelesaikan LTS 2.
Fase 4: mengembangkan dan menyajikan hasil karya
12) Guru meminta tiap kelompok menempelkan lembar penyelesaian LTS 2 di
papan tulis.
13) Guru melihat hasil pekerjaan siswa yang ditempel di papan tulis. Kemudian,
menunjuk 1 kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi LTS 2
kelompoknya di depan kelas.
14) Perwakilan dari kelompok mengomunikasikan hasil diskusi kelompoknya
dengan penuh percaya diri.
15) Siswa lain memberi tanggapan terhadap hasil presentasi. Guru beserta siswa
memberikan apresiasi kepada siswa yang presentasi dengan cara bertepuk
tangan.
Fase 5: menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
16) Guru memberikan konfirmasi kebenaran atas hasil presentasi LTS 2 siswa
melalui tampilan MV (MV slide 14-slide 16).
c. Kegiatan Penutup (5 menit)
1) Siswa dengan arahan guru membuat rangkuman pembelajaran tentang langkah-
langkah menyelesaikan suatu masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan
linear satu variabel.
2) Guru memberi kuis kepada siswa yang dikerjakan secara mandiri dan jujur
dengan tujuan mengetahui pemahaman siswa melalui tayangan MV (MV slide
17-slide 18).
3) Guru memberikan refleksi melalui serangkaian pertanyaan tentang
pembelajaran yang telah dilakukan.
4) Guru memberikan PR kepada siswa melalui tayangan MV (MV slide 19).
5) Guru menginformasikan kepada siswa tentang materi selanjutnya, yaitu
pertidaksamaan linear satu variabel.
6) Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam.
(Pertemuan Ketiga: 2 JP)
Indikator:
3.6.1 Menentukan nilai variabel dalam pertidaksamaan linear satu variabel.
4.6.1 Menentukan model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan
dengan pertidaksamaan linear satu variabel dan menyelesaikannya.

a. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)


1) Guru membuka pelajaran dengan memberi salam, kemudian mempersilahkan
ketua kelas untuk memimpin doa jika jam pertama.
2) Guru menyiapkan kondisi fisik dan psikis siswa dengan cara mengecek
kehadiran siswa, dan meminta siswa menyiapkan perlengkapan dan peralatan
yang diperlukan, misalnya buku pelajaran matematika dan alat tulis.
3) Guru menyampaikan materi pembelajaran pada pertemuan ini yaitu
menemukan konsep pertidaksamaan dalam kehidupan sehari-hari kemudian
membuat model matematika, sehingga mudah untuk diselesaikan.
4) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran (ditampilkan dalam slide 2).
5) Guru memberikan apersepsi tentang persamaan linear satu variabel tentang
bagaimana membuat modelnya kemudian menyelesaikannya dengan sifat-sifat
operasi persamaannya, lalu bagaimana menghubungkannya dengan
pertidaksamaan.

b. Kegiatan Inti (50 menit)


Fase 1: mengorientasi siswa kepada masalah
1) Guru mengorientasi siswa terhadap suatu masalah dengan cara meminta siswa
mengamati gambar yang ditampilkan pada slide 3 beserta permasalahan yang
terdapat dalam situasi pertama (persamaan linier) dan situasi kedua
(pertidaksamaan linier).
2) Guru meminta siswa untuk menanya terkait masalah yang disajikan. Jika siswa
tidak bisa memberikan pertanyaan, maka guru akan memberi pertanyaan
pancingan untuk siswa, seperti: Apabila pada soal masalah persamaan linier
yang disajikan pada garis bilangan, hasilnya berupa titik. bagaimana dengan
pertidaksamaan? Apakah sifat-sifat operasi pada persamaan dapat digunakan
pula pada soal pertidaksamaan? Bagaimana cara menyajikan hasil
selesaiannya? Dan seterusnya.
Fase 2: mengorganisasikan siswa untuk belajar
3) Guru mengorganisasikan siswa menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok
terdiri dari 2 siswa.
4) Guru membagikan 2 set LKS 3 yang terdiri dari lembar kegiatan dan lembar
latihan tentang pertidaksamaan linear satu variabel untuk dikerjakan secara
berkelompok (lampiran 2).
5) Siswa mengumpulkan informasi dan berdiskusi mengerjakan LKS 3 yang
diberi oleh guru (10 menit).
Fase 3: membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
6) Guru membimbing siswa secara individu maupun kelompok dalam rangka
pengumpulan informasi siswa untuk menyelesaikan LKS 3.
7) Siswa mengasosiasi informasi yang diperoleh bersama-sama dalam
kelompoknya untuk membahas persoalan yang ada pada LKS 3.
Fase 4: mengembangkan dan menyajikan hasil karya
8) Guru menunjuk beberapa kelompok untuk menyajikan hasil diskusinya di
depan kelas, dengan cara menjelaskannya dipapan tulis.
9) Masing-masing perwakilan dari kelompok mengomunikasikan hasil diskusi
kelompoknya dengan penuh percaya diri.
10) Siswa lain memberi tanggapan terhadap hasil presentasi. Guru beserta siswa
memberikan apresiasi kepada siswa yang memberikan presentasi dengan cara
bertepuk tangan.
11) Guru memberikan konfirmasi kebenaran atas hasil diskusi melalui tampilan
ppt.
Fase 5: menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
12) Guru memberikan latihan soal untuk mengevaluasi pemecahan masalah siswa
tentang pertidaksamaan linear satu variabel dan penyelesaiannya.
13) Guru bersama-sama siswa membahas latihan soal (lampiran 3).
c. Kegiatan Penutup (15 menit)
1) Guru memberi kuis kepada siswa yang dikerjakan secara mandiri dan jujur
dengan tujuan mengetahui pemahaman siswa melalui tayangan slide.
2) Guru memberikan refleksi melalui serangkaian pertanyaan tentang
pembelajaran hari ini dan membuat kesimpulan tentang pertidaksamaan linear
satu variabel dan penyelesaiannya.
3) Guru memberikan PR buku paket matematika kemendikbud halaman 291
nomor 3 dan 4.
4) Guru menginformasikan kepada siswa tentang materi selanjutnya.
5) Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam.

H. Teknik Penilaian
1. Teknik Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan
a. Teknik Penilaian : tes tertulis
b. Bentuk Instrumen : uraian
c. Instrumen Penilaian : terlampir pada Lampiran 8
2. Pembelajaran Remedial
a. Teknik Penilaian : tes tertulis
b. Bentuk Instrumen : uraian
c. Instrumen Penilaian : terlampir pada Lampiran 9
3. Pembelajaran Pengayaan
a. Teknik Penilaian : tes tertulis
b. Bentuk Instrumen : uraian
c. Instrumen Penilaian : terlampir pada Lampiran 9

Semarang, Februari 2017


Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala SMP....................

……………
……………. …………………………….

Anda mungkin juga menyukai