0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan35 halaman

Panduan Lengkap Work Sampling untuk Produktivitas

Dokumen ini membahas tentang metode Work Sampling yang digunakan untuk mengukur produktivitas pekerja atau mesin melalui pengamatan aktivitas kerja. Prosedur yang dijelaskan mencakup penentuan objek pengamatan, deskripsi pekerjaan, interval dan jumlah pengamatan, serta perhitungan waktu standar. Manfaat dari metode ini termasuk menentukan rasio delay, produktivitas, dan waktu standar dari pekerjaan yang dilakukan.

Diunggah oleh

Indah Kurnia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan35 halaman

Panduan Lengkap Work Sampling untuk Produktivitas

Dokumen ini membahas tentang metode Work Sampling yang digunakan untuk mengukur produktivitas pekerja atau mesin melalui pengamatan aktivitas kerja. Prosedur yang dijelaskan mencakup penentuan objek pengamatan, deskripsi pekerjaan, interval dan jumlah pengamatan, serta perhitungan waktu standar. Manfaat dari metode ini termasuk menentukan rasio delay, produktivitas, dan waktu standar dari pekerjaan yang dilakukan.

Diunggah oleh

Indah Kurnia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

 Pendahuluan

 Sejarah
 Prosedur
 Latihan Soal
PENDAHULUAN

 Work sampling adalah metode di dalam


pengukuran waktu secara langsung
dengan menggunakan teknik pengamatan
secara sesaat-sesaat (sampling) terhadap
aktifitas kerja manusia atau mesin untuk
mengetahui produktifitas manusia atau
mesin tersebut dan menentukan waktu
standar dari pekerjaan yang dilakukannya.

2
PENDAHULUAN …………..LANJUTAN 1)

 Work sampling diperkenalkan oleh seorang


sarjana dari Inggris yaitu L.H.C. Tippett
dalam aktivitas penelitiannya di Industri
Textil.

3
OBJEK PENGAMATAN WORK
SAMPLING
 Objek pengamatan yang cocok pada metode Work
Sampling adalah pekerja yang melakukan pekerjaan
non rutin, tingkat repetitif pekerjaannya
rendah, dan output pekerjaannya tidak
langsung terlihat dalam bentuk produk dan
biasanya deskripsi pekerjaannya masih bersifat
umum (kurang operasional)

 Contoh: Sekretaris, manager, staf-staf di kantor,dll

4
MANFAAT WORK SAMPLING

 Menentukan ratio delay dari sejumlah


karyawan/operator atau mesin atau fasilitas kerja
lainnya
 Menentukan % produktifitas karyawan/operator atau
mesin atau fasilitas kerja lainnya
 Menentukan % Allowance terhadap aktifitas-
aktifitas personal needs, fatigue, dan
unavoidable delays
 Menentukan waktu standar terhadap suatu
proses/pekerjaan yang dilakukan oleh
karyawan/operator
5
PROSEDUR WORK SAMPLING
1. Menentukan objek pengamatan

2. Mendeskripsikan pekerjaan dan memberitahukan kepada


pekerja yang dipilih untuk diamati
3. Menentukan output setiap elemen pekerjaannya

 Objek pengamatan: Sekretaris


 Deskripsi pekerjaan Output

A. Mengetik surat  surat


B. Merapikan file  file
C. Menelepon  panggilan telepon
D. Mengatur agenda kerja  kegiatan

6
PROSEDUR WORK SAMPLING……..lanjutan 1)

3. Menentukan Interval Pengamatan

Interval pengamatan antara 5 menit s/d 15 menit terhadap satu


kali pengamatan.

Misalkan Interval Pengamatan : 5 menit/kunjungan

7
PROSEDUR WORK SAMPLING……..lanjutan 2)

4. Menentukan Jumlah Pengamatan (N)

Jumlah pengamatan di dalam Work Sampling tidak boleh


melebihi ¾ Jumlah Pengamatan Maksimum.

Contoh:

Interval Pengamatan: 5 menit


Jumlah Pengamatan maksimum dalam 1 hari kerja
pengamatan (Asumsi 8 jam kerja efektif) : 480 / 5 = 96

Jumlah pengamatan : 96 x ¾ = 72 kali pengamatan

N awal = N pilot sampling = 30 kali


8
PROSEDUR WORK SAMPLING……..lanjutan 3)

5. Menentukan Jadwal Pengamatan

1. Menentukan bilangan random


2. Menentukan awal masuk kerja dan selesai
pekerjaan, jam istirahat
3. Menentukan jadwal pengamatan

9
Tabel Bilangan Random
(Buku Statistik)

39 61
28 85
97 16
69 46
87 88
52 08
52 82
15 56
85 22
41 49
82 44
98 33
99 77
23 87
77 54
1. Bilangan Random : 39
2. Menentukan waktu kerja : 07.00 – 16.00, Istirahat 12.00 – 13.00.
3. Menentukan jadwal kunjungan

39 x 5 menit = 195 menit = 3 jam 15 menit


Jadwal kunjungan = 10.15 wib
Contoh menentukan Jadwal Kunjungan
N = 30 kali kunjungan dalam 1 minggu (5 hari)
Dalam 1 hari = 6 kali kunjungan

Jadwal Kunjungan Hari ke -1

Bilangan JadwaL Urutan


Random Kunjungan Jadwal
39 10.15 08.15
Ditambahkan dari
28 09.20 09.20 jam masuk kerja
97 15.05 10.15
69 12.45 Termasuk waktu Istirahat
87 14.15 11.20
52 11.20 14.15
15 08.15 15.05
Jadwal Kunjungan Hari berikutnya menggunakan kelanjutan
bilangan random.

Waktu kunjungan diharapkan TIDAK SAMA dengan waktu


kunjungan di hari-hari sebelumnya.
PROSEDUR WORK SAMPLING……..lanjutan 4)

4. Melakukan pengamatan dengan Work


Sampling (Contoh lembar pengamatan untuk
per hari)  Frekuensi dan OIU

JENIS KEGIATAN FREKUEN Output in Unit


KEGIATAN PRODUKTIF SI (OIU)
1. Mengetik surat 1/3 surat + 1 + 1/2
2. Merapikan file 2 file
3. Menelepon 1+1 panggilan
4. Mengatur agenda kerja kegiatan
14
PROSEDUR WORK SAMPLING……..lanjutan 5)

4. Melakukan pengamatan dengan Work


Sampling

JENIS KEGIATAN
FREKUENSI
KEGIATAN NON PRODUKTIF
1. Membaca koran
2. Ngobrol
3. Nonton TV

15
PROSEDUR WORK SAMPLING……..lanjutan 6)

5. Menguji Keseragaman Data


6. Menguji Kecukupan Data

PERHITUNGAN WAKTU STANDAR (setiap elemen)


1. Menghitung persentase produktifitas rata-rata
2. Menghitung Total Waktu Pengamatan (TMP)
3. Menghitung Waktu Produktif (Wp)
4. Menghitung Waktu Siklus (Ws)
5. Menentukan RF
6. Menghitung Waktu Normal (Wn)
7. Menentukan Allowance
8. Menentukan Waktu Standar (Ws) 16
JENIS KEGIATAN
1 2 3 4 5 OIU
KEGIATAN PRODUKTIF

1. Mengetik surat 3 3 2 5 5 20/3

2. Merapikan file 2 4 1 1 6 24
3. Menelepon 1 1 5 3 1 11
4. Mengatur agenda kerja 2 - 1 2 1 6
Frekuensi Kumulatif Produktif 8 8 9 11 13

JENIS KEGIATAN
1 2 3 4 5
KEGIATAN NON PRODUKTIF
1. Membaca koran 1 - 3 1 1
2. Ngobrol 2 1 1 2 2
3. Nonton TV 1 2 1 1 -
Frekuensi Kumulatif Non Produktif 4 3 5 4 3
Total Frekuensi Kegiatan 12 11 14 15 16
PRODUKTIVITAS HARIAN

Frekuensikegia tan produktif


% pi  x100%
Totalfrekuensikegia tan

p1 p2 p3 p4 p5
8/12x100% 8/11x100% 9/14 x 11/15 x 13/16 x
= 66,67% = 72,72% 100% = 100% = 100% =
64,29% 73,33% 81,25%

p 
 p i
k = jumlah hari
k 18
KESERAGAMAN DATA

• Common sense  data kurang dari atau = 10


• Peta kontrol

p (1  p ) p (1  p )
BKA  p  3 BKB  p  3
N N
BKA

p
N = jumlah
kunjungan
BKB
KECUKUPAN DATA

 Z  p(1  p)
2

N'  
 a  N

Dimana: p
 p i

k
k = jumlah hari
KECUKUPAN DATA

Setelah uji kesereagaman data  Asumsi Data Seragam

Dimana:
pi 
 FrekuensiK eg Pr oduktif i
x100%
TotalFrekK egia tan i

8
p1  x100 %  66.67%
12
JENIS KEGIATAN
1 2 3 4 5 OIU
KEGIATAN PRODUKTIF

1. Mengetik surat 3 3 2 5 5 20/3

2. Merapikan file 2 4 1 1 6 24
3. Menelepon 1 1 5 3 1 11
4. Mengatur agenda kerja 2 - 1 2 1 6
Frekuensi Kumulatif Produktif 8 8 9 11 13
Produktifitas (%) 66.67 72.72 64.29 73.33 81.25

JENIS KEGIATAN
1 2 3 4 5
KEGIATAN NON PRODUKTIF
1. Membaca koran 1 - 3 1 1
2. Ngobrol 2 1 1 2 2
3. Nonton TV 1 2 1 1 -
Frekuensi Kumulatif Non Produktif 4 3 5 4 3
JENIS KEGIATAN
1 2 3 4 5 OIU
KEGIATAN PRODUKTIF
1. Mengetik surat 3 3 2 5 5 20/3
2. Merapikan file 2 4 1 1 6 24
3. Menelepon 1 1 5 3 1 11
4. Mengatur agenda kerja 2 - 1 2 1 6
Frekuensi Kumulatif Produktif 8 8 9 11 13
Total Frekuensi Kegiatan 12 11 14 15 16

JENIS KEGIATAN p per


Tot OIU
KEGIATAN PRODUKTIF elemen
P = Frek keg produktif di
1. Mengetik surat 18 0.26 20/3 masing2 elemen/Total
frekuensi kegiatan

2. Merapikan file 14 0.21 24


3. Menelepon 11 0.16 11
4. Mengatur agenda kerja 6 0.09 6
Total Frekuensi Kegiatan 68
JENIS KEGIATAN
1 2 3 4 5 OIU
KEGIATAN PRODUKTIF

1. Mengetik surat 3 3 2 5 5 20/3

2. Merapikan file 2 4 1 1 6 24
3. Menelepon 1 1 5 3 1 11
4. Mengatur agenda kerja 2 - 1 2 1 6
Frekuensi Kumulatif Produktif 8 8 9 11 13
Produktifitas (%) 66.67 72.72 64.29 73.33 81.25

Produktifitas rata-rata 71.65%


0.72

N’ (CL = 95% dan a = 5%)

0 .72 * 0 .28
N '  1600  10 .75  11kunjungan DATA CUKUP
30
PERHITUNGAN WAKTU STANDAR

1. Menghitung produktivitas rata-rata per elemen pekerjaan


2. Menghitung TWP = N x Interval Pengamatan = 30 x 5 menit = 150 menit
3. Menghitung Wp untuk setiap elemen pekerjaan

1. Wp mengetik surat = p x TWP = 0,26 x 150 menit = 39 menit


2. Wp merapikan file = 0,21 x 150 menit = 31,50 menit
3. Wp menelepon = 0,16 x 150 menit = 24 menit
4. Wp mengatur agenda = 0,09 x 150 menit = 13,50 menit
PERHITUNGAN WAKTU STANDAR

3. Menghitung Waktu siklus untuk setiap elemen pekerjaan


Ws = Wp / OIU per elemen pekerjaan

Ws mengetik surat = 39 menit / (20/3 surat) = 5,85 menit/surat


Ws merapikan file = 31.5 menit / 24 file = 1,31 menit/file
Ws menelepon = 24 menit/11 panggilan = 2,18 menit/panggilan
Ws mengatur agenda = 13,50 menit/6 keg = 2,25 menit/kegiatan

4. Menghitung RF. Mis. RF 10% di atas normal  RF = 1 + 0,1 = 1,10


PERHITUNGAN WAKTU STANDAR

5. Menghitung Waktu normal untuk setiap elemen pekerjaan


Wn = Ws x RF per elemen pekerjaan

Wn mengetik surat = 5,85 menit/surat x 1,10 = 6,43 menit/surat


Wn merapikan file = 1,31 menit/file x 1,10 = 1.44 menit/file
Wn menelepon = 2,18 menit/panggl x 1,10 = 2.39 menit/panggilan
Wn mengatur agenda = 2,25 menit/keg x 1,10 = 2.48 menit/kegiatan

6. Menentukan Allowance. Misalkan 15% = 0,15


PERHITUNGAN WAKTU STANDAR

7. Menghitung Waktu standar untuk setiap elemen pekerjaan


Wstd = Wn x (1 + Allowance) per elemen pekerjaan

Wstd mengetik surat = 6,43 menit/surat x 1,15 = 7,39 menit/surat


Wstd merapikan file = 1,44 menit/file x 1,15 = 1,66 menit/file
Wstd menelepon = 2,39 menit/panggilan x 1,15 = 2,75 menit/panggilan
Wstd mengatur agenda = 2,48 menit/keg x 1,15 = 2,85 menit/keg
PERHITUNGAN BEBAN KERJA

BEBAN KERJA = WAKTU YANG DIBUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN PEKERJAAN

WAKTU YANG TERSEDIA

TOTAL WAKTU STANDAR


=
TOTAL WAKTU PENGAMATAN

 (WAKTU STANDAR per elemen pekerjaan x OIU)


=
TOTAL WAKTU PENGAMATAN
PERHITUNGAN BEBAN KERJA

(7.39 menit/surat x 20/3 surat) + (1.66 menit/file x 24 file) +


BEBAN KERJA = (2.75 menit/panggl x 11 panggl) + (2.85 menit/keg x 6 keg)

150 menit

(49.27 + 39.84 + 30.25 + 17.10) menit


BEBAN KERJA =

150 menit

BEBAN KERJA = 0.91  BK < 1.00


PERHITUNGAN BEBAN KERJA

BEBAN KERJA < 1  JUMLAH PEKERJAAN MASIH KURANG


DIBANDINGKAN DENGAN WAKTU YANG
TERSEDIA : KARYAWAN MASIH BISA DIBERIKAN
PEKERJAAN TAMBAHAN

= 1  JUMLAH PEKERJAAN SESUAI DENGAN WAKTU


YANG TERSEDIA (CUKUP)

> 1  OVERLOAD : BUTUH KARYAWAN TAMBAHAN

JUMLAH KARYAWAN IDEAL = BK X JUMLAH KARYAWAN AKTUAL


CONTOH SOAL HALAMAN 221 :

Berikut ini adalah hasil …


Pengukuran selama 8 minggu = 8 minggu x 5 hari/minggu x 8 jam/hari
= 320 jam

Selama pengukuran tersebut, output rakitan yang dihasilkan = 5000 unit

Total Frekuensi Kegiatan = 2000


- Frekuensi Kegiatan Produktif = 1475
-Frekuensi Kegiatan Non Produktif = 525

RF = 0.90
Allowance = 0.13
PERHITUNGAN WAKTU STANDAR

1. Menghitung TWP = 320 jam


2. Menghitung p = 1475/2000 x 100% = 73.75%
3. Menghitung Wp = 320 jam x 73.75% = 320 jam x 0.74 = 236.80 jam
4. Menghitung Ws = Wp / OIU = 236.80 jam / 5000 unit = 0.05 jam/unit
= 2.84 menit/unit
5. Menghitung Wn = Ws x RF = 2.84 menit/unit x 0.90 = 2.56 menit/unit
6. Menghitung Wstd = 2.56 menit/unit x (1 + 0.13)
= 2.89 menit/unit

BK = (2.89 menit/unit x 5000 unit) / (320 jam x 60 menit/jam)


= 0,75  BK < 1 (Masih dimungkinkan untuk ditambahkan pekerjaan
CONTOH SOAL 2

TWP = 8 jam
Output = 120 unit/hari
p = 18/20 x 100% =90%
Frekuensi kegiatan = 20
Wp = p x Jam Efektif
Kegiatan Produktif = 18
= 0.90 x 8 jam
= 7.20 jam
RF = 90% dan Allowance = 13%

Ws = 7.20 jam/120 unit


Wstd ?
= 0.06 jam/unit
Wn = 0.06 jam/unit x 0.90
= 0.05 jam/unit
Wstd = 0.05 jam/unit x 1.13
= 0.06 jam/unit

Anda mungkin juga menyukai