STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
(SOP)
TANGGAP DARURAT KEBAKARAN
No. Dokumen: SOP-KEBAKARAN-001
Tanggal Berlaku: [Isi Tanggal]
Disusun Oleh: [Nama/Departemen K3]
Disetujui Oleh: [Manajer/Pimpinan]
1. Tujuan
Memberikan panduan bagi seluruh karyawan dalam menghadapi kondisi darurat
kebakaran secara cepat, tepat, dan aman.
2. Ruang Lingkup
Prosedur ini berlaku untuk seluruh area kerja dan seluruh karyawan di lingkungan
perusahaan.
3. Referensi
- Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
- Permenaker No. PER-04/MEN/1980 tentang APAR
- ISO 45001:2018 dan standar proteksi kebakaran lainnya
4. Definisi
- Kebakaran: Kejadian terbakarnya bahan yang menimbulkan api dan berpotensi
membahayakan manusia dan aset.
- Tanggap Darurat: Respon cepat terhadap situasi berbahaya untuk meminimalkan
kerugian.
- APAR: Alat Pemadam Api Ringan.
5. Peralatan yang Digunakan
- APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
- Alarm kebakaran
- Hydrant dan selang
- Peta jalur evakuasi
- Daftar kehadiran dan daftar evakuasi
6. Prosedur Tanggap Darurat Kebakaran
No Langkah Kegiatan Penanggung Jawab
1 Segera tekan alarm Seluruh Karyawan / Tim
kebakaran terdekat untuk Tanggap Darurat / Petugas
memberi peringatan ke K3
seluruh area
2 Laporkan kebakaran ke Seluruh Karyawan / Tim
petugas keamanan atau tim Tanggap Darurat / Petugas
K3 K3
3 Jika aman, gunakan APAR Seluruh Karyawan / Tim
untuk memadamkan api Tanggap Darurat / Petugas
kecil K3
4 Evakuasi diri ke titik Seluruh Karyawan / Tim
kumpul sesuai jalur Tanggap Darurat / Petugas
evakuasi yang ditentukan K3
5 Pastikan tidak Seluruh Karyawan / Tim
menggunakan lift saat Tanggap Darurat / Petugas
evakuasi K3
6 Tim tanggap darurat Seluruh Karyawan / Tim
memastikan area telah Tanggap Darurat / Petugas
dikosongkan K3
7 Lakukan pencatatan Seluruh Karyawan / Tim
kehadiran di titik kumpul Tanggap Darurat / Petugas
K3
8 Hubungi pemadam Seluruh Karyawan / Tim
kebakaran eksternal jika api Tanggap Darurat / Petugas
tidak terkendali K3
9 Jangan kembali ke area Seluruh Karyawan / Tim
sebelum dinyatakan aman Tanggap Darurat / Petugas
oleh petugas K3
10 Dokumentasikan kejadian Seluruh Karyawan / Tim
dan evaluasi pasca kejadian Tanggap Darurat / Petugas
K3
7. Frekuensi Pelatihan
Simulasi tanggap darurat kebakaran dilakukan minimal 2 kali dalam setahun.
8. Tindakan Pencegahan
- Pemeriksaan rutin terhadap APAR dan sistem alarm
- Sosialisasi jalur evakuasi dan titik kumpul
- Pelatihan penggunaan APAR bagi seluruh karyawan
9. Dokumentasi dan Pelaporan
Seluruh kejadian dan simulasi kebakaran harus dicatat dan dilaporkan ke bagian K3 serta
disimpan untuk keperluan audit.