DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG
KOTA DEPOK
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
PEKERJAAN :
Belanja Jasa Konsultasi Penyusunan Rencana Induk Sistem
Pengelolaan Air Limbah Domestik
KOTA DEPOK TAHUN 2025
TAHUN ANGGARAN 2025
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
Belanja Jasa Konsultasi Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air
Limbah Domestik
TAHUN ANGGARAN 2025
I. LATAR BELAKANG
Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal
(SPM) mengamanatkan penyediaan pelayanan pengolahan air limbah domestik
regional lintas kabupaten/kota sebagai salah satu jenis provinsi. Diperjelas melalui
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia
Nomor 29 tahun 2018 tentang Standar Teknis Standar Pelayanan Minimal Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat dimana Rumah Tangga yang termasuk dalam wilayah
pelayanan pengolahan air limbah domestik regional, terutama diprioritaskan pada
masyarakat miskin atau tidak mampu dan berdomisili pada area berisiko
pencemaran air limbah domestik dan dekat badan air.
Sektor Penyehatan Lingkungan Permukiman khusus Bidang Air Limbah Permukiman
(Municipal Waste Water) merupakan salah satu hal penting yang menjadi perhatian
baik secara global maupun dalam Negara Republik Indonesia. Dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) terkait Perumahan dan
Permukiman disebutkan bahwa belum diolahnya lumpur tinja secara baik dan
menurunnya persentase masyarakat di kawasan perkotaan yang mendapatkan
pelayanan sistem pembuangan air limbah (sewerage sistem).
Meningkatnya perkembangan kegiatan sosial dan ekonomi di Kota Depok
menjadikan aspek prasarana dan sarana (infrastruktur) wilayah merupakan hal yang
sangat penting, mengingat suatu wilayah tidak akan berkembang bila tidak
didukung dengan sistem prasarana dan sarana suatu wilayah.
Pengelolaan lingkungan dalam perencanaan sistem pengelolaan air limbah dapat
diartikan sebagai usaha secara sadar untuk memelihara dan atau memperbaiki mutu
lingkungan agar kebutuhan dasar pengelolaan air limbah dapat terpenuhi dengan
baik. Pengelolaan lingkungan untuk sistem penyediaan air limbah berbeda-beda dan
cenderung akan berubah dari waktu ke waktu.
Manusia mempunyai daya adaptasi yang besar secara hayati maupun kultural,
adaptasi yang demikian tersebut, walaupun mempunyai nilai dalam
mempertahankan kelangsungan hidup haruslah dianggap sebagai mal-adaptasi atau
penyesuaian diri yang tidak sehat. Mal-adaptasi tidak dapat diterima dalam
2
pengelolaan sistem air limbah, karena hidup dengan air tercemar harus dianggap
sebagai faktor tidak manusiawi. Kelenturan dalam pengelolaan sistem penyediaan air
limbah memberi rekomendasi pada mal-adaptasi.
Rencana Induk Pengelolaan Air Limbah dalam bentuk publik utiliti, secara dini perlu
dilakukan untuk dapat memberikan arahan dan petunjuk dalam perencanaan dan
pembangunan sistem air limbah. Karena sifatnya dini, maka kemungkinan terjadinya
konflik antara lingkungan dengan pembangunan dapat dikurangi atau dihindari
dengan mencarikan pemecahan secara dini. Pengelolaan yang baik, berawal dari
perencanaan yang baik, secara teknis, keuangan, kelembagaan dan sosial budaya.
Untuk itu perlu dilakukan perencanaan dasar dan pedoman yang selanjutnya disusun
dalam bentuk Rencana Induk Pembangunan SPALD Kota Depok.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan dari pekerjaan Jasa Konsultansi Penyusunan Rencana Induk Sistem
Pengelolaan Air Limbah Domestik (RISPALD) Kota Depok ini sebagai berikut :
A. Maksud
Maksud dari pekerjaan ini agar Pemerintah Daerah Kota Depok memiliki
pedoman dalam penyelenggaraan SPALD berdasarkan perencanaan yang efektif,
efisien, berkelanjutan, dan terpadu dengan sektor terkait lainnya.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari pekerjaan ini ialah agar Pemerintah Kota Depok memiliki
Rencana Induk penyelenggaraan SPALD yang terarah, terpadu, sistematis,
sesuai karakteristik lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat, serta tanggap
terhadap kebutuhan pemangku kepentingan (pemerintah, swasta, pelaku usaha,
dan/atau masyarakat).
III. SASARAN
1) Terinventarisirnya data kondisi SPALD saat ini di Kota Depok baik dari segi teknis
maupun non teknis.
2) Tersedianya analisis gambaran kondisi SPALD eksisting.
3) Tersusunnya isu-isu strategis penyelenggaraan SPALD.
4) Tersusunnya kebijakan dan strategi penyelenggaraan SPALD di Kota Depok.
5) Tersusunnya rencana program penyelenggaraan jangka menengah (sampai
dengan 5 tahun.
6) Tersusunnya indikasi pembiayaan penyelenggaraan SPALD.
IV. LOKASI KEGIATAN
3
Kegiatan Penyusunan Dokumen Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air
Limbah Domestik Kota Depok dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Depok yang
terdiri dari 11 Kecamatan, yaitu :
(1) Kecamatan Beji
(2) Kecamatan Cimanggis
(3) Kecamatan Sukamajaya
(4) Kecamatan Cilodong
(5) Kecamatan Tapos
(6) Kecamatan Cinere
(7) Kecamatan Pancoran Mas
(8) Kecamatan Cipayung
(9) Kecamatan Sawangan
(10) Kecamatan Bojong Sari
(11) Kecamatan Limo
V. SUMBER PENDANAAN
Pagu dana yang tersedia untuk pelaksanaan pekerjaan Belanja Jasa Penyusunan
Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Depok adalah sebesar
Rp. 300.000.000 (Tiga Ratus Juta Rupiah) termasuk PPN dengan sumber dana
APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata
Ruang Kota Depok
VI. NAMA DAN ORGANISASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
Pejabat Pembuat Komitmen Belanja Jasa Penyusunan Rencana Induk Sistem
Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Depok pada Dinas Pekerjaan Umum dan
Tata Ruang Kota Depok, yaitu :
Nama : Wahyudin Joko Saputro, ST, [Link]
Organisasi : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
DATA PENUNJANG
Data Penunjang kegiatan Belanja Jasa Penyusunan Rencana Induk Sistem
Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Depok, terdiri dari :
VII. Data Dasar
a) Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Depok Tahun 2012 – 2032
b) Data PODES 2019
4
c) Data PPLS Kota Depok
d) Data Survey EHRA 2021
e) Data Dasar 100-0-100 P2KKP
f) Profil Kesehatan Kota Depok 2023
g) Data Strategi Sanitasi Kota Depok, 2022
Standar Teknis
a) SNI dan RSNI bidang air limbah
b) Standar Teknis terkait pekerjaan ini, tidak terbatas pada standar teknis berikut,
yaitu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 04/PRT/M/2017 tentang
Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, SNI, RSNI dan
standar teknis lainnya yang terkait sektor Air Limbah.
Studi-studi Terdahulu
Perencanaan Teknis Terkait.
VIII. Referensi Hukum
Referensi Hukum kegiatan Belanja Jasa Konsultasi Penyusunan Rencana Induk
Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Depok, terdiri dari :
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan;
b. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan UU Nomor 11
Tahun 1974 dinyatakan berlaku kembali sesuai Putusan MK Nomor 85/PUU-
XI/2013;
c. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Pengelolaan
Lingkungan Hidup;
d. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
e. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Standar Pelayanan
Minimal;
f. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Tentang
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
g. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor
P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah
Domestik;
h. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor
04/PRT/M/2017 tentang Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik;
i. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2021 Tentang Penerapan
Standar Pelayanan Minimal; k. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Nomor 29/PRT/M/2018 Tentang Penerapan Standar Teknis
Standar Pelayanan Minimal Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
j. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10
Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi;
k. Aturan–aturan lainnya yang terkait dengan perumahan dan kawasan
permukiman.
5
RUANG LINGKUP
IX. Lingkup Kegiatan
Kegiatan yang harus dilakukan dalam pekerjaan ini sekurang-kurangnya meliputi:
A. Kagiatan Teknis
1. Studi literatur untuk mempelajari peraturan perundangan terkait dan hasil
studi sebelumnya yang terkait;
2. Melaksanakan koordinasi, mengumpulkan data dan konsultasi kepada instansi
terkait;
3. Menganalisis kondisi eksisting SPALD di Kota Depok baik dari sisi
operasional, pengelolaan, kelembagaan, dan lainnya;
4. Melaksanakan survei sosial dan kemasyarakatan;
5. Menyusun proyeksi kebutuhan SPALD berdasarkan hasil survey kebutuhan nyata
(real demand survey), kriteria dan standar pelayanan;
6. Menyusun rencana program dan identifikasi investasi dari berbagai sumber;
7. Menyusun draft rancangan peraturan yang dibutuhkan yang siap ditindaklanjuti
dengan penetapan oleh pejabat yang berwenang;
8. Menyusun rencana pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan SPALD;
9. Melaksanakan kajian keterpaduan perencanaan penyelenggaraan SPALD dengan
sector lainnya;
[Link].
B. Kagiatan Diskusi
1. Di dalam rangka untuk memberikan kesempatan untuk adanya keterlibatan
yang efisien dari semua pemangku kepentingan yang terlibat, maka selama
pelaksanaan penyusunan studi sekurang-kurangnya dilakukan 3 kali
pembahasan pelaporan harus diorganisir dan dilaksanakan oleh penyedia jasa,
yang meliputi pembahasan laporan pendahuluan, pembahasan laporan antara
dan pembahasan konsep laporan akhir;
2. Pelaksanaan pembahasan laporan dilakukan sesuai jadwal yang telah
ditetapkan dan disepakati;
3. Penyedia jasa harus menyajikan konsep dari Laporan Konsep Perencanaan
Kegiatan dari pilihan-pilihan yang memungkinkan untuk penyelenggaraan
pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) yang
dilaksanakan pada pembahasan konsep laporan akhir yang melibatkan
semua pemangku kepentingan yang terlibat. Dasar dari pembahasan ini akan
menjadi laporan konsep perencanaan kegiatan;
4. Masukan akhir dan hasil pembahasan laporan akan menjadi dasar untuk
penguraian dari konsep akhir terhadap penyelenggaraan pengembangan
SPALD di Kota Depok dan tahap pertama komponen pelaksanaan kegiatan
yang diusulkan dalam laporan akhir;
5. Keluaran dari setiap pembahasan laporan ini harus memberikan petunjuk
arah studi/hasil kajian dan rekomendasi;
6. Hasil dari setiap pembahasan laporan harus didokumentasikan dan dituangkan
dalam laporan hasil pembahasan (Notulen);
7. Biaya pembahasan laporan diperhitungkan dalam penawaran.
6
X. Keluaran
Keluaran/output yang diharapkan dari penyusunan dokumen ini sekurangnya terdiri
dari:
1. Rencana Umum, yang meliputi:
a. gambaran umum daerah dan kawasan rencana;dan
b. kondisi wilayah baik fisik maupun non fisik.
2. Standar dan Kriteria Pelayanan
Standar pelayanan SPALD ditentukan berdasarkan jenis pelayanan, mutu
pelayanan, dan penerima layanan yang akan diterapkan di wilayah perencanaan.
Kriteria pelayanan mencakup kriteria teknis yang digunakan dalam SPALD sesuai
standar pelayanan yang akan diterapkan.
3. Rencana Penyelenggaraan SPALD berdasarkan pada :
a. RTRW, RDTR, dan RTR-KSN
b. RPJP Nasional/Provinsi/Kabupaten/Kota;
c. RPJM Nasional/Provinsi/Kabupaten/Kota;
d. kewenangan Pemerintah Daerah Kota Depok;
e. analisis kondisi wilayah dan kawasan perencanaan SPALD;
f. analisis kondisi penyelenggaraan SPALD saat ini, termasuk permasalahan dan
potensi dalam penyelenggaraan SPALD;
g. analisis keterpaduan penyelenggaraan SPALD dengan prasarana dan sarana
umum dan utilitas;
h. analisis isu strategis dalam penyelenggaraan SPALD jangka panjang 20
(dua puluh) tahun perencanaan;
i. penentuan kebijakan dan strategi penyelenggaran SPALD-S dan SPALD-T
jangka panjang, menengah, dan pendek untuk daerah dan kawasan
perencanaan; dan
j. penentuan program dan kegiatan dalam penyelenggaraan SPALD-S dan
SPALD-T jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek.
4. Indikasi dan Sumber Pembiayaan
Indikasi dan sumber pembiayaan berupa besaran biaya penyelenggaraan
SPALD jangka panjang, jangka menengah, jangka pendek, dan sumber
pembiayaan (APBN, APBD, pelaku usaha, dan/atau masyarakat).
5. Rencana Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Rencana kelembagaan yang diperlukan dalam penyelenggaraan SPALD antara
lain meliputi bentuk kelembagaan, struktur organisasi, dan tata kerja disertai
kebutuhan SDM.
6. Rencana Legislasi/Peraturan
Rencana legislasi berupa kebutuhan peraturan, baik untuk daerah dan kawasan
serta draft rancangan peraturan dimaksud.
7. Rencana Pemberdayaan Masyarakat
Rencana pemberdayaan masyarakat merupakan rencana untuk meningkatkan
pemahaman, keterlibatan, komitmen dan sinergi masyarakat dalam
menyelenggarakan SPALD.
8. Rancangan Konseptual Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).
XI. Peralatan Material, Personl dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
7
Data
PPK akan memfasilitasi kebutuhan data/informasi yang diperlukan untuk
melengkapi penyusunan kegiatan ini.
Fasilitas rapat
PPK akan memfasilitasi kegiatan rapat sebagaimana yang diperlukan oleh
Pengguna Jasa. Biaya rapat diperhitungkan dalam penawaran.
Staf Pengawas
PPK akan membentuk Tim Teknis sebagai pengawas dan pengarah
pelaksanaan kegiatan dalam rangka pelaksanaan jasa konsultansi.
XII. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi
Akomodasi
Akomodasi bagi tenaga profesional harus disediakan oleh penyedia jasa
dengan dan memperhitungkan semua biaya pengeluaran yang akan
dimasukkan dalam biaya penawaran.
Penyediaan oleh penyedia jasa
Penyedia jasa harus menyediakan fasilitas untuk menunjang kelancaran
pelaksanaan kegiatan dan harus memperhitungkan semua biaya
pengeluaran yang akan dimasukkan dalam biaya penawaran, yang terdiri
dari:
a) Kendaraan roda empat dengan cara sewa;
b) Fotocopy;
c) Biaya Laporan;
d) Biaya Rapat
XIII. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa
Membantu Pelaksana Kegiatan dalam rangka Penyusunan Dokumen Penyusunan
Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Depok Tahun
Anggaran 2025.
XIV. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan
Waktu pelaksanaan yang disediakan untuk menyelesaikan pekerjaan ini adalah
120 (Seratus Dua Puluh) hari Kalender.
XV. Tenaga Ahli
Kebutuhan tenaga ahli dalam pelaksanaan kegiatan Belanja Jasa Konsultansi
Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Depok,
minimal terdiri dari tenaga ahli dan tenaga pendukung sebagai mana tabel
dibawah ini.
8
Kualifikas
i Status Kode Jumlah
Posisi Tingkat
Jurusan Keahlian Pengalaman Tenaga Kualifikasi (Org/bln)
Pendidikan
Ahli
Tenaga Ahli
Teknik Ahli Teknik Sanitasi
dan Limbah/Ahli Tetap/
Sarjana Lingkungan/ 503
Team Leader Muda Perencana Minimal tidak 1 org x
Strata 1 Teknik Sistem Sanitasi /TTL.03.001.7
4 tahun tetap 4 bln
Penyehatan/ Lingkungan (Air /Jenjang 7
Teknik Limbah Pemukiman)
Kimia
Ahli Teknik Ahli Teknik Sanitasi
Sarjana Teknik dan Limbah/Ahli 503
Sanitasi dan Minimal Tetap/ 1 org x
Strata 1 Lingkungan/ Muda Perencana /TTL.03.001.7
Limbah Sistem Sanitasi 3 tahun tidak 4 bln
Teknik /Jenjang 7
Lingkungan (Air tetap
Penyehatan/ Limbah Pemukiman)
Teknik Kimia
Ahli Perencanaan
Ahli Arsitektur/Tek Wilayah dan kota/ Tetap/ 502
Perencanaan Sarjana nik Arsitektur Ahli Muda Minimal tidak /PWK.01.001.7 1 org x
Wilayah Dan Strata 1 Perencanaan Perencana Tata
3 tahun tetap /jenjang 7 2 bln
Kota Wilayah dan Ruang Wilayah dan
Kota
Kota
Planologi
Sosial/ Tetap/
Ahli Sosial - Sarjana Ekonomi/ - Minimal tidak - 1 org x
Ekonomi Strata 1 Ilmu 3 tahun tetap 1 bln
Ekonomi/
Ekonomi
Pembang
unan
Tenaga Pembang
Pendukung unan
Asisten Teknik Minimal Tetap/
Sanitasi dan Sarjana Teknik 3 tahun
- tidak - 1 org x
Limbah Strata 1 Lingkungan
tetap 4 bln
Semua Tetap/
Surveyor SMA/ Minimal 1
jurusan - tidak - 2 org x
Sederajat tahun
tetap 2 bln
tidak
Tetap/
SMA/ Semua Minimal 1
Drafter CAD - tetap
tidak - 1 org x
Sederajat jurusan tahun
tetap 1 bln
Diploma 3 Semua Minimal 3 Tetap/
Administrasi (D3) jurusan tahun tidak 1 org x
tetap 4 bln
Tugas Tenaga Ahli
9
Tugas dan wewenang Team Leader, Tim Tenaga Ahli dan Tim Pendukung dalam
pelaksanaan kegiatan Belanja Jasa Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air
Limbah Domestik Kota Depok, sebagai berikut :
a. Team Leader Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Team Leader :
1. Membuat rencana kerja dan bertanggung jawab atas keseluruhan pekerjaan,
antara lain kualitas hasil pekerjaan dan ketepatan waktu pelaksanaan sampai
pekerjaan dapat diterima dengan baik oleh pemberi tugas;
2. Menyusun dokumen Rencana lnduk SPALD, khususnya dalam rencana
pengelolaan air limbah domestik;
3. Memberikan pengarahan kepada anggota tim dan memastikan bahwa
pengambilan sampel analisa air limbah dilakukan sesuai dengan prosedur yang
berlaku;
4. Melakukan identifikasi permasalahan dan kebutuhan pengembangan sistem
pengelolaan air limbah domestik;
5. Mengidentifikasi sumber-sumber air limbah yang ada di Kota Depok;
6. Menyusun kriteria dan standar pelayanan pada SPALD;
7. Mengidentifikasi potensi-potensi pencemaran yang terjadi pada sekitar sumber
air limbah baik bersumber dari kegiatan industri maupun domestik;
8. Menganalisis dan menentukan jenis proses pengelolaan sanitasi terhadap seluruh
potensi pencemar yang berada di sekitar sumber air limbah;
9. Menyusun rencana keterpaduan antara pengembangan SPALD dan prasarana
dan sarana sanitasi;
10. Memberikan pengarahan kepada anggota tim, mengatur, menentukan dan
memonitor seluruh kegiatan pelaksanaan pekerjaan baik dengan pemberi tugas
dan instansi terkait;
11. Membina hubungan serta kerjasama yang baik dengan pemberi tugas dan
instansi terkait;
12. Membina hubungan serta kerjasama yang baik dengan pemberi tugas dan
instansi terkait;
13. Melakukan pengecekan/monitoring hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan
oleh tim dalam penyusunan dokumen RISPALD;
14. Bertanggungjawab untuk mengonsolidasikan hasil pekerjaan setiap personil
dan melaporkannya secara berkala kepada Pengguna Jasa;
15. Bertanggung jawab dalam melaksanakan koordinasi dalam membina
kerjasama tim yang solid.
b. Ahli Teknik Sanitasi dan Limbah Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Ahli Teknik
Sanitasi dan Limbah :
1. Bertugas dan bertanggungjawab mengumpulkan data-data karakteristik hidrologi,
klimatologi, geologi dan daerah tangkapan air di Kota Depok;
2. Melakukan penyelidikan dan analisis kondisi hidrologi yang berkaitan dengan
sumber air limbah;
10
3. Membantu Team Leader dalam mengidentifikasi sumber air limbah yang akan
dimanfaatkan/diolah oleh intansi terkait di Kota Depok;
4. Melakukan evaluasi dan analisis terhadap air limbah baik kuantitas dan kualitas
yang ada di Kota Depok;
5. Membantu Team Leader dalam menyusun rencana induk SPALD;
6. Melakukan koordinasi dan membangun kerjasama dengan tenaga ahli dan tim
teknis dalam penyusunan dokumen Rencana lnduk SPALD;
7. Melakukan koordinasi dan membangun kerjasama dengan tenaga ahli dan tim
teknis dalam penyusunan dokumen Rencana lnduk SPALD;
8. Melakukan koordinasi serta melaporkan hasil penyusunan dokumen Rencana lnduk
SPALD kepada Team Leader.
c. Ahli Perencanaan Wilayah Dan Kota Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Ahli
Perencanaan Wilayah Dan Kota :
1. Bertanggungjawab mengumpulkan data-data karakteristik fisik dan tata ruang
wilayah studi, melakukan kajian terhadap studi dan rencana pengembangan tata
ruang (RTRW, Rencana Umum Tata Ruang (RUTR), Rencana Detail Tata Ruang
(RDTR), dan lain-lain);
2. Menyusun dokumen RISPALD, khususnya di bidang perencanaan wilayah
Kabupaten/Kota dengan mengacu kepada RTRW wilayah yang terkait;
3. Melakukan evaluasi dan pengembangan wilayah dan kota dikaitkan dengan
rencana peningkatan pelayanan sistem penygelolaan air limbah;
4. Di bawah koordinasi Team Leader, tenaga ahli perencanaan wilayah melaksanakan
pembahasan dengan Pengguna Jasa;
5. Melakukan koordinasi serta membangun kerjasama dengan tenaga ahli dan tim
teknis dalam penyusunan dokumen Rencana lnduk SPALD;
6. Melakukan koordinasi dan melaporkan hasil penyusunan dokumen Rencana lnduk
SPALD kepada Team Leader.
d. Ahli Sosial - Ekonomi Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Ahli Sosial - Ekonomi :
1. Bertanggung jawab terhadap ketersediaan data sosial, ekomoni dan budaya di
wilayah setempat;
2. Bertugas dan bertanggungjawab dalam menyiapkan kuisioner, mengkoordinir,
melakukan evaluasi dan kajian data terhadap hasil survey sosial ekonomi/Real
Demand Survey (RDS) kepada masyarakat;
3. Menyusun dokumen RISPALD, khususnya terkait rencana pembiayaan,
pola investasi, proyeksi dan analisa keuangan, perhitungan tarif, dan
pemprograman pembiayaan dengan memperhatikan kondisi lingkungan, sosial,
ekonomi serta budaya masyarakat di wilayah terkait;
4. Menyusun rencana pembiayaan dan pola investasi untuk jangka pendek,
menengah dan jangka Panjang;
5. Dibawah koordinasi Team Leader, Tenaga Ahli Sosial Ekonomi melaksanakan
pembahasan dengan Pengguna Jasa;
6. Membantu team leader dalam menyusun Rencana Induk SPALD, khususnya
dalam memberikan saran dan masukan terkait dilibatkannya masyarakat sebagai
pihak yang ikut serta berperan dalam program pengembangan SPALD.
11
e. Asisten Teknik Sanitasi dan Limbah
Asisten Ahli Teknik Sanitasi dan Limbah mempunyai rincian tugas sebagai berikut:
1. Membantu mengumpulkan data yang diperlukan dalam melakukan proyeksi
penduduk, analisis kebutuhan air, evaluasi sistem eksisting, dan sebagainya dalam
menyusun dokumen RISPALD;
2. Membantu team leader dan tenaga ahli air limbah melakukan analisis data
dalam menyusun skenario pengembangan SPALD.
f. Surveyor mempunyai tugas sebagai berikut :
1. Survey pendahuluan sebagai tinjauan awal terhadap kondisi sumber air limbah
yang ada agar dapat digunakan sebagai dasar penyusunan gambaran kondisi
hidrologi lokasi studi serta metodologi pelaksanaan;
2. Survey untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan Rencana Induk
SPALD yaitu sumber air limbah, jumlah penduduk, kondisi eksisting SPALD dan
lain-lain agar dapat dianalisa oleh Ahli Air Limbah;
3. Mengolah dan memasukkan data survey, yaitu gambar situasi rencana induk
awal/eksisting;
4. Membantu tim dalam penyusunan laporan hasil survey;
5. Membantu tenaga ahli sosial ekonomi dalam mengumpulkan data primer dan
sekunder sosial ekonomi;
6. Melakukan survey sosial ekonomi kepada masyarakat Kota Depok (sample)
dengan akurat dan realiabel.
h. Drafter CAD
Drafter CAD mempunyai rincian tugas sebagai berikut:
1. Bertanggungjawab atas penggambaran sistem yang didesain oleh tenaga ahli.
i. Tenaga Administrasi
Tenaga Administrasi mempunyai rincian tugas sebagai berikut :
1. Melakukan proses data entry dan dokumentasi progress kegiatan dan
melakukan pengarsipan data;
2. Mengontrol inventory dan check biaya operasional selama kegiatan Rencana Induk
SPALD berlangsung;
3. Berkoordinasi dengan team leader dan tim ahli dalam pelaporan kemajuan
pekerjaan;
4. Berkoordinasi dengan tim lapangan dalam mengerjakan tugas tambahan dari
team leader ataupun tim tenaga ahli.
XVI. Jadual Tahapan Pelaksanaan Kegiatan
No. Tahap Pelaksanaan Bulan
Kegiatan 1 2 3 4
1 Persiapan, Penysunan metodologi dan rencana kerja
2 Pengumpulan Data
3 Analisis Data
4 Pelaporan
12
LAPORAN
[Link] KEGIATAN
Jenis laporan yang harus dihasilkan pada kegiatan Belanja Jasa Konsultansi
Penyusunan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Limbah Domstik (RISPALD) Kota
Depok disesuaikan dengan outline di atas adalah sebagai berikut :
(1) Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan terdiri 4 (empat) bab, dimana outline dan substansi materi
utama harus sesuai dengan outline pada Bab-1 dan Bab-2 sebagaimana diuraikan
di atas. Pada Laporan Pendahuluan Bab-3 menguraikan pemahaman terhadap
substansi, metodologi pelaksanaan pekerjaan serta Bab-4 menguraikan rencana
kerja dan manajemen pelaksanaan pekerjaan. Laporan Pendahuluan diserahkan
paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender setelah dikeluarkannya SPMK sebanyak
5 (lima) buku.
(2) Laporan Antara
Laporan Antara terdiri dari 5 (lima) bab, dimana outline dan substansi materi
utama harus sesuai dengan outline pada Bab-1, Bab-2, Bab-3, Bab-4 dan Bab-
5 sebagaimana diuraikan di atas. Laporan Antara diserahkan paling lambat 90
(sembilan puluh) hari sejak penandatanganan kontrak sebanyak 5 (lima) buku.
(3) Laporan Akhir
Laporan akhir disusun dalam Buku Utama, Executive Summary serta Album
Gambar/Peta yang didalamnya mengandung semua perencanaan, gambar dan
foto yang merupakan satu kesatuan dengan laporan akhir sebanyak 5 (lima) buku
untuk Laporan Akhir dan Album Gambar/Peta serta 5 (lima) buku untuk Executive
Summary. Laporan akhir diserahkan paling lambat 120 (seratus dua puluh) hari
sejak penandatanganan kontrak konsultan dalam bentuk file (softcopy) dan cetak
(hardcopy) Selain dalam bentuk laporan, hasil akhir pekerjaan dibuat dalam
bentuk paparan (power point) yang didesain semenarik mungkin dan informatif
dan diserahkan bersamaan dengan laporan akhir. Dalam tiap tahapan laporan, baik
untuk bahan paparan, data primer, data sekunder atau data lainnya yang
mendukung terwujudnya laporan disimpan dalam bentuk softcopy pada Harddisk
ekternal 1TB sebanyak 1 unit.
TABEL 1-1 JENIS PELAPORAN KEGIATAN
No. Jenis Laporan Penyerahan Jumlah
1 Laporan Pendahuluan 30 hari setelah kontrak 5 buku
2 Laporan Antara 90 hari setelah kontrak 5 buku
3 Laporan Akhir 120 hari setelah kontrak 5 buku
HAL-HAL LAIN
XVIII. Produksi Dalam Negeri
13
Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam
wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dengan pertimbangan
keterbatasan kompetensi dalam negeri.
XIX. Persyaratan Kerjasama
Tidak ada kewajiban untuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan konsultan-
konsultan di lingkungan Provinsi Jawa Barat, karena pekerjaan ini bersifat tidak
kompleks.
XX. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan
Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut:
o Sumber pendataan meliputi (dan tidak terbatas pada) instansi
pemerintah di institusi pemerintah di Provinsi dan Kabupaten/Kota (Dinas
PU, Dinas Kesehatan, BPS Provinsi/Kab/Kota, dan instansi lainnya yang terkait),
serta institusi non pemerintah (Perumda, Swasta, Koperasi, Kelompok
Masyarakat, dan lainnya yang terkait;
o Survey akan dilaksanakan di wilayah Kota Depok Provinsi Jawa Barat;
o Unit SPALD yang didata meliputi unit SPALD-T dan SPALD-S yang
dikelola oleh berbagai jenis Pengelola/ Penyelenggara, antara lain (dan tidak
terbatas pada) Perumda, Badan Usaha Swasta, UPTD/BLUD, Koperasi, Kelompok
Masyarakat, dan sebagainya;
o Sumber data yang dikumpulkan meliputi data primer hasil survey lapangan
(dilengkapi dengan foto dokumentasi dan titik koordinat) dan data sekunder
hasil studi literatur.
XXI. Alih Pengetahuan
Pemakaian Tenaga Ahli pada kegiatan ini harus dapat memberikan manfaat dalam
alih pengetahuan secara optimal melalui kemitraan dengan media diskusi secara rutin
dan pembahasan secara berkala
XXII. PENUTUP
Setelah Kerangka Acuan Kerja ini diterima, Konsultan Perencana hendaknya
memeriksa, mempelajari lingkup kegiatan agar segera membuat usulan
biaya/penawaran.
Depok, 30 Januari 2025
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),
Wahyudin Joko Saputro, ST, [Link]
NIP. 19780812 200112 1 003
14
Lampiran KAK: Rincian Kebutuhan Personil dan Non Personil
JUMLAH
NO. KEAHLIAN WAKTU
PERSONIL
I PERSONEL
A. TENAGA AHLI
Team Leader - (Ahli Teknik Sanitasi dan Limbah) 1 4 OB
Ahli Teknik Sanitasi dan Limbah 1 4 OB
Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota 1 2 OB
Ahli Sosial - Ekonomi 1 1 OB
B TENAGA PENDUKUNG
Asisten Teknik Sanitasi dan Limbah 1 4 OB
Surveyor 2 2 OB
Drafter CAD 1 1 OB
Administrasi 1 4 OB
JUMLAH BIAYA LANGSUNG PERSONIL (I)
II NON PERSONEL
A Biaya Keperluan Kantor
- Biaya ATK 1 LS
- Biaya Penggandaan 2100 Lbr
B Biaya Sewa Kendaraan
- Biaya Sewa Kendaraan Roda 4 (1 unit) 2 Bln
C Biaya Pencetakan dan Penggandaan Laporan
- Penggandaan Laporan Pendahuluan 5 Buku
- Penggandaan Laporan Antara 5 Buku
- Penggandaan Laporan Akhir 5 Buku
- Album Gambar A3 5 Buku
- Harddisk Eksternal 1 TB 1 Buah
15
16