0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan43 halaman

Pembelajaran Logika Matematika Kelas X

Dokumen ini adalah rencana pelaksanaan pembelajaran Matematika untuk kelas X semester II tahun ajaran 2009/2010, yang berfokus pada logika matematika, pernyataan majemuk, dan pernyataan berkuantor. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman kalimat deklaratif, kalimat terbuka, serta penentuan nilai kebenaran pernyataan. Metode pembelajaran meliputi ceramah, tanya jawab, dan latihan, dengan penilaian berdasarkan keaktifan siswa dalam diskusi dan tugas.

Diunggah oleh

isubagia96
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan43 halaman

Pembelajaran Logika Matematika Kelas X

Dokumen ini adalah rencana pelaksanaan pembelajaran Matematika untuk kelas X semester II tahun ajaran 2009/2010, yang berfokus pada logika matematika, pernyataan majemuk, dan pernyataan berkuantor. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman kalimat deklaratif, kalimat terbuka, serta penentuan nilai kebenaran pernyataan. Metode pembelajaran meliputi ceramah, tanya jawab, dan latihan, dengan penilaian berdasarkan keaktifan siswa dalam diskusi dan tugas.

Diunggah oleh

isubagia96
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Satuan Pendidikan :

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : X / II
Tahun Pelajaran : 2009/2010
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit
Pertemuan :I

A; Standar Kompetensi
Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan
dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

B; Kompetensi Dasar
11 Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkaran atau negasinya.

C; Indikator
1; Menentukan kalimat deklaratif/pernyataan dan kalimat terbuka.
2; Menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan.
3; Membedakan kalimat deklaratif dan kalimat terbuka.

D; Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
1; Menentukan kalimat deklaratif/pernyataan dan kalimat terbuka.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 1
2; Menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan.
3; Membedakan kalimat deklaratif dan kalimat terbuka.

E; Materi Pembelajaran
1; Pokok Bahasan : Logika Matematika
2; Sub. Pokok Bahasan : A. Pernyataan dan Kalimat Terbuka

Uraian Materi:
1; Pernyataan (Kalimat Deklaratif)
Kalimat deklaratif adalah kalimat yang mempunyai nilai benar saja
atau salah saja, tetapi tidak sekaligus dua-duanya. Dengan demikian kita
dapat mengatakan bahwa pernyataan adalah kalimat yang mempunyai nilai
benar saja atau salah saja tetapi tidak benar dan salah sekaligus, atau
dengan kata lain sebuah pernyataan adalah kalimat yang dapat ditentukan
nilai kebenarannya (bernilai benar atau salah berdasarkan empirik atau non
empirik). Untuk menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan ada dua
dasar, yaitu:
a; Dasar Empiris
Kebenaran suatu pernyataan ditentukan kenyataan pada saat itu.
Biasanya diadakan pengamatan lebih dahulu. Jadi, nilai kebenarannya
bersifat relatif.
Contoh :
1. Budi sakit perut.
2. Bapak Kepala Sekolah berambut putih.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 2
b; Dasar Tak Empiris
Kebenaran suatu pernyataan bersifat mutlak, tidak tergantung
pada waktu dan tempat.
Contoh :
1; 4 adalah bilangan genap.
2; Setahun ada 12 bulan.

2; Kalimat Terbuka
Kalimat terbuka adalah kalimat yang mengandung peubah (variabel)
dan apabila peubah diganti dengan suatu konstanta dalam semestanya,
akan menghasilkan suatu pernyataan.
Contoh :
1; x +2=5
2; x 2 −5 x−40>0
Sebuah variabel pada kalimat terbuka, jika diganti maka kalimat
tersebut dapat ditentukan nilai kebenarannya. Tinjaulah x + 2 = 5, jika x
kita ganti dengan 3 maka kalimat tersebut menjadi 3 + 2 = 5 adalah
kalimat yang bernilai benar dan x = 3 dinamakan penyelesaian dari kalimat
terbuka tersebut. Tetapi jika harga x kita ganti dengan 1 maka kalimat
tersebut menjadi 1 + 2 = 5, ini merupakan pernyataan yang bernilai salah.
Dari tinjauan di atas dapat kita katakan bahwa kalimat terbuka dapat
berubah menjadi sebuah pernyataan yang bernilai benar atau salah jika
variabel atau peubah dari kalimat terbuka tersebut diganti dengan nilai
tertentu.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 3
F; Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Metode Berbasis
Penugasan

G; Skenario Pembelajaran
I; Kegiatan awal (15 menit)
Fase 1 : menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
1; Pengajar membuka pelajaran dengan memberikan salam
2; Pengajar mengecek kehadiran siswa
3; Pengajar mempersiapkan siswa dan memberikan motivasi dengan
menjelaskan pentingnya materi ini.
4; Pengajar menyampaikan materi yang akan dipelajari dan tujuan
pembelajaran.

II; Kegiatan Inti (60 menit)


Fase 2 : mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan (30 menit)
1; Pengajar memberikan petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan siswa pada
saat pembelajaran berlangsung.
2; Siswa mempelajari materi pernyataan dan kalimat terbuka secara mandiri
selanjutnya merangkum atau meringkas materi tersebut.
3; Pengajar menunjuk salah satu siswa untuk menyampaikan hasil
rangkumannya.
Fase 3 : membimbing pelatihan (10 menit)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 4
1; Pengajar membimbing siswa mengerjakan latihan yang ada di lembar
kerja siswa (LKS) 01.
Fase 4 : mengecek pemahaman dan pemberian umpan balik (20 menit)
1; Pengajar memeriksa pemahaman dan sebagai umpan balik, siswa secara
acak ditunjuk untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.
2; Pengajar memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-
hal yang belum jelas diketahuinya.

III; Kegiatan Akhir (15 menit)


Fase 5 : memberikan latihan dan penerapan konsep
1; Siswa dengan arahan pengajar menarik kesimpulan tentang materi yang
telah diringkas secara bersama-sama.
2; Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.
3; Pengajar mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan
dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4; Pengajar mengakhiri pertemuan dengan salam.

H; Sumber Pembelajaran
Alat : Pensil dan kertas
Bahan : LKS 01
Sumber Belajar : 1. Buku Siswa Matematika
2. Buku Paket Matematika dan Buku Penunjang
Lainnya

I; Penilaian
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 5
a; Teknik : Hasil tes
b; Bentuk Instrumen : Pertanyaan tertulis
c; Prosedur Penilaian
Penilaian Individu : Keaktifan siswa dalam membuat rangkuman,
memberi dan menjawab pertanyaan, serta dalam mengerjakan LKS
dan Pekerjaan Rumah.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 6
Satuan Pendidikan :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X / II
Tahun Pelajaran : 2009/2010
Alokasi waktu : 3 x 45 menit
Pertemuan : II

A; Standar Kompetensi
Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan
dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

B; Kompetensi Dasar
11 Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkaran atau negasinya.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 7
C; Indikator
Menentukan negasi/ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi
pada suatu pernyataan/kalimat deklaratif.

D; Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan negasi/ingkaran, konjungsi, disjungsi,
implikasi dan biimplikasi pada suatu pernyataan/kalimat deklaratif.

E; Materi Pembelajaran
1; Pokok Bahasan : Logika Matematika
2; Sub. Pokok Bahasan : B. Operasi pada Logika
Uraian Materi:
1; Ingkaran

Dari sebuah pernyataan, dapat dibentuk pernyataan baru dengan


membubuhkan kata tidak benar di depan pernyataan semula atau bila
memungkinkan dengan menyisipkan kata tidak atau bukan dalam
pernyataan semula. Pernyataan baru yang diperoleh dengan cara seperti itu
disebut ingkaran atau negasi. Jika p adalah pernyataan yang diketahui,
maka ingkaran atau negasi dari p dapat ditulis dengan memakai lambang
~p. Berikut tabel kebenaran dari negasi:
p ~p
B S
S B

2; Konjungsi
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 8
Konjungsi adalah pernyataan yang dibentuk dari dua pernyataan p dan
q yang dirangkai dengan menggunakan kata hubung dan. Tabel kebenaran
konjungsi p ˄ q:
p q p˄q
B B B
B S S
S B S
S S S

3; Disjungsi
Disjungsi adalah pernyataan yang dibentuk dari dua pernyataan p dan
q yang dirangkai dengan menggunakan kata hubung atau. Tabel
kebenaran disjungsi p ˅ q:
p q p˅q
B B B
B S B
S B B
S S S

4; Implikasi
Implikasi atau pernyataan bersyarat/kondisional adalah pernyataan
majemuk yang disusun dari dua buah pernyataan p dan q dalam bentuk
jika p maka q. Tabel kebenaran implikasi p → q:

→p q p q
B B B
B S S
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 9
S B B
S S B

5; Biimplikasi
Pernyataan yang yang dapat dirangkai dari dua pernyataan dengan
menggunakan kata hubung “jika dan hanya jika” sehingga diperoleh
pernyataan baru yang berbentuk “p jika dan hanya jika q”. Tabel
kebenaran biimplikasi p ↔ q:
p q p q
B B B
B S S
S B S
S S B

F; Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Metode Berbasis
Penugasan

G; Skenario Pembelajaran
I; Kegiatan awal (15 menit)
Fase 1 : menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
1; Pengajar membuka pelajaran dengan memberikan salam

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 10
2; Pengajar mengecek kehadiran siswa
3; Pengajar mempersiapkan siswa dan memberikan motivasi dengan
menjelaskan pentingnya materi ini.
4; Pengajar menyampaikan materi yang akan dipelajari dan tujuan
pembelajaran.

II; Kegiatan Inti (105 menit)


Fase 2 : mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan (65 menit)
1; Pengajar memberikan petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan siswa pada
saat pembelajaran berlangsung.
2; Siswa mempelajari materi tentang operasi pada logika (negasi/ingkaran,
konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi) pada suatu pernyataan/
kalimat deklaratif secara mandiri selanjutnya merangkum materi tersebut.
3; Siswa menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan.
4; Pengajar menunjuk salah satu siswa untuk menyampaikan hasil
rangkumannya.
Fase 3 : membimbing pelatihan (20 menit)
1; Pengajar membimbing siswa mengerjakan latihan yang ada di lembar kerja
siswa (LKS) 02.
Fase 4 : mengecek pemahaman dan pemberian umpan balik (20 menit)
1; Pengajar memeriksa pemahaman dan sebagai umpan balik, siswa secara
acak ditunjuk untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.
2; Pengajar memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-
hal yang belum jelas diketahuinya.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 11
III; Kegiatan Akhir (15 menit)
Fase 5 : memberikan latihan dan penerapan konsep
1; Siswa dengan arahan pengajar menarik kesimpulan tentang materi yang
telah diringkas secara bersama-sama.
2; Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.
3; Pengajar mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan
dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4; Pengajar mengakhiri pertemuan dengan salam.

H; Sumber Pembelajaran
Alat : Pensil, penggaris dan kertas
Bahan : LKS 02
Sumber Belajar : 1. Buku Siswa Matematika
2. Buku paket Matematika dan buku penunjang
lainnya

I; Penilaian
a; Teknik : Hasil tes
b; Bentuk Instrumen : Pertanyaan tertulis
c; Prosedur Penilaian
Penilaian Individu : Keaktifan siswa dalam membuat rangkuman,
memberi dan menjawab pertanyaan, serta dalam mengerjakan LKS
dan Pekerjaan Rumah.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 12
Satuan Pendidikan :

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 13
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X / II
Tahun Pelajaran : 2009/2010
Alokasi waktu : 2 x 45 menit
Pertemuan : III

A; Standar Kompetensi
Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan
dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

B; Kompetensi Dasar
1.2 Menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan majemuk dan
pernyataan berkuator.

C; Indikator
Menentukan ingkaran dari pernyataan majemuk.

D; Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan ingkaran dari pernyataan majemuk.

E; Materi Pembelajaran
1; Pokok Bahasan : Logika Matematika
2; Sub. Pokok Bahasan : C. Ingkaran dari Pernyataan Majemuk
Uraian Materi:
Ingkaran dari pernyataan majemuk meliputi ingkaran dari konjungsi,
ingkaran dari disjungsi, ingkaran dari implikasi, dan ingkaran dari biimplikasi.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 14
a; Ingkaran dari Konjungsi

Ingkaran dari p∧ q adalah ~ p∨~ q atau biasa ditulis ~( p∧q)≡¿ ¿


~ p∨~ q . Hal ini dapat diperlihatkan pada tabel berikut:

p q ~p ~q p q ~( p  q ) ~ p ~ q

B B S S B S S
B S S B S B B
S B B S S B B
S S B B S B B

sama
Jadi, terbukti bahwa ~( p∧q)≡¿ ¿ ~ p∨~ q
Contoh:
1; p : Ali anak malas dan tidak sopan
~p : Ali anak yang tidak malas atau Ali anak sopan
2; q : Hari ini mendung dan udara panas
~q : Hari ini tidak mendung atau udara tidak panas

b; Ingkaran dari Disjungsi

Ingkaran dari p∨ q adalah ~ p∧~ q atau biasa ditulis ~( p∨q)≡¿ ¿


~ p∧~ q . Hal ini dapat diperlihatkan pada tabel berikut:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 15
p q ~p ~q p q ~( p  q ) ~ p ~ q

B B S S B S S
B S S B B S S
S B B S B S S
S S B B S B B

sama

Jadi, terbukti bahwa ~( p∨q)≡¿ ¿ ~ p∧~ q


Contoh:
1; p : Saya yang salah atau Anda yang benar
~p : Saya yang tidak salah dan Anda yang tidak benar
2; q : Sari membaca majalah atau bermain game
~q : Sari tidak membaca majalah dan tidak bermain game

c; Ingkaran dari Implikasi

Ingkaran dari p→ q adalah p∧~ q atau biasa ditulis ~( p→q )≡¿ ¿


p∧~ q . Hal ini dapat diperlihatkan pada tabel berikut:

p q ~p ~q p q ~( p  q ) p ~ q

B B S S B S S
B S S B S B B
S B B S B S S
S S B B B S S

sama
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 16
Jadi, terbukti bahwa ~( p→q )≡¿ ¿ p∧~ q
Contoh:
1; p : Jika kamu hati-hati maka akan selamat
~p : Kamu hati-hati dan tidak akan selamat
2; q : Jika awan tebal maka suasana menjadi gelap
~q : Awan tebal dan suasana menjadi tidak gelap

d; Ingkaran dari Biimplikasi

Karena p ↔ q≡( p →q )∧( q→ p) , maka ~( p ↔ q )≡¿ ¿~[


( p→q )∧( q→ p ) ]. Berdasarkan ingkaran konjungsi, maka diperoleh:
~( p ↔ q )≡¿ ¿~[( p→q )∧( q→ p ) ]
¿ ~( p→q )∨~(q → p )
¿( p∧~ q )∨(q∧~ p )

Jadi, terbukti bahwa~( p ↔ q )≡¿ ¿~[( p→q )∧( q→ p ) ]

Buktikan pula bahwa: ~ ( p ↔ q )≡~ p ↔q


¿ p ↔ ~q

Hal ini dapat diperlihatkan pada tabel berikut:


p q ~p ~q p  q ~( p  q ) ~ p  q p ~ q

B B S S B S S S

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 17
B S S B S B B B
S B B S S B B B
S S B B B S S S

sama

Jadi, terbukti bahwa ~( p ↔q )≡¿ ¿ ~( p ↔ q )


¿ p ↔ ~q

Contoh:
1; p : Ayah pergi jika dan hanya jika ibu ikut
~p : Ayah pergi jika dan hanya jika ibu ikut
~p : Ayah tidak pergi jika dan hanya jika ibu ikut
2
2; q : x bilangan genap jika dan hanya jika x bilangan genap
2
~q : x bukan bilangan genap jika dan hanya jika x bilangan
genap
2
~q : x bilangan genap jika dan hanya jika x bukan bilangan
genap

F; Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Metode Berbasis
Penugasan

G; Skenario Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 18
I; Kegiatan awal (15 menit)
Fase 1 : menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
1; Pengajar membuka pelajaran dengan memberikan salam
2; Pengajar mengecek kehadiran siswa
3; Pengajar mempersiapkan siswa dan memberikan motivasi dengan
menjelaskan pentingnya materi ini.
4; Pengajar menyampaikan materi yang akan dipelajari dan tujuan
pembelajaran.

II; Kegiatan Inti (60 menit)


Fase 2 : mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan (30 menit)
1; Pengajar memberikan petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan siswa pada
saat pembelajaran berlangsung.
2; Siswa mempelajari materi tentang ingkaran dari pernyataan majemuk
secara mandiri selanjutnya merangkum atau meringkas materi tersebut.
3; Pengajar menunjuk salah satu siswa untuk menyampaikan hasil
rangkumannya.
Fase 3 : membimbing pelatihan (10 menit)
1; Pengajar membimbing siswa mengerjakan latihan yang ada di lembar kerja
siswa (LKS) 03.
Fase 4 : mengecek pemahaman dan pemberian umpan balik (20 menit)
1; Pengajar memeriksa pemahaman dan sebagai umpan balik, siswa secara
acak ditunjuk untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.
2; Pengajar memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-
hal yang belum jelas diketahuinya.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 19
III; Kegiatan Akhir (15 menit)
Fase 5 : memberikan latihan dan penerapan konsep
1; Siswa dengan arahan pengajar menarik kesimpulan tentang materi yang
telah diringkas secara bersama-sama.
2; Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.
3; Pengajar mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan
dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4; Pengajar mengakhiri pertemuan dengan salam.

H; Sumber Pembelajaran
Alat : Pensil, penggaris, dan kertas
Bahan : LKS 03
Sumber Belajar : 1. Buku Siswa Matematika
2. Buku Paket Matematika dan Buku Penunjang
Lainnya

I; Penilaian
a; Teknik : Hasil tes
b; Bentuk Instrumen : Pertanyaan tertulis
c; Prosedur Penilaian
Penilaian Individu : Keaktifan siswa dalam membuat rangkuman,
memberi dan menjawab pertanyaan, serta dalam mengerjakan LKS
dan Pekerjaan Rumah.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 20
Satuan Pendidikan :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X / II
Tahun Pelajaran : 2009/2010
Alokasi waktu : 2 x 45 menit
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 21
Pertemuan : IV

A; Standar Kompetensi
Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan
dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

B; Kompetensi Dasar
12 Menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan majemuk dan
pernyataan berkuator.

C; Indikator
1; Menentukan konvers, invers, dan kontraposisi dari suatu pernyataan.
2; Menentukan jenis-jenis pernyataan berkuantor.

D; Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
1; Menentukan konvers, invers, dan kontraposisi dari suatu pernyataan.
2; Menentukan jenis-jenis pernyataan berkuantor.

E; Materi Pembelajaran
1; Pokok Bahasan : Logika Matematika
2; Sub. Pokok Bahasan : D. Konvers, Invers, dan Kontraposisi
E. Pernyataan Berkuantor

Uraian Materi:
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 22
1; Konvers, Invers, dan Kontraposisi
Dari suatu pernyataan implikasi p→ q dapat dibuat pernyataan baru
yaitu:
a; q → p , disebut konvers dari implikasi
b; ~ p→ ~ q , disebut invers dari implikasi
c; ~ q → ~ p , disebut kontraposisi dari implikasi
Contoh:
Tentukan konvers, invers, dan kontraposisi dari pernyataa “Jika segitiga
ABC sama sisi maka ketiga sudutnya sama besar”!
a; Konvers q → p : Jika ketiga sudutnya sama besar maka segitiga
ABC sama sisi.
b; Invers ~ p→ ~ q : Jika segitiga ABC bukan sama sisi maka ketiga
sudutnya tidak sama besar.
c; Kontraposisi ~ q → ~ p : Jika ketiga sudutnya tidak sama besar maka
segitiga ABC bukan sama sisi.
Untuk semua kemungkinan nilai kebenaran pernyataan-pernyataan p
dan q, hubungan nilai kebenaran implikasi, konvers, invers, dan kontraposisi
dapat diperlihatkan dengan memakai tabel kebenaran berikut ini.
Hubungan nilai kebenaran q → p, ~p → ~q, ~q → ~p dengan p → q
Implikas Konvers Invers Kontraposisi
i
→ q ~p ~q pq q p ~p ~q ~q ~p

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 23

→P
B B S S B B B B
B S S B S B B S
S B B S B S S B
S S B B B B B B
Jika kita perhatikan dari tabel di atas dapat kita ambil beberapa
kesimpulan, yaitu:
a; Nilai kebenaran pada implikasi ekuivalen dengan nilai kebenaran pada
kontraposisi yaitu BSBB, sehingga p →q¿ ~q → ~p.
b; Nilai kebenaran pada konvers ekuivalen dengan nilai kebenaran pada
invers yaitu BBSB, sehingga q → p¿ ~q → ~p.

2; Pernyataan Berkuantor
Pernyataan berkuantor merupakan salah satu cara mengubah kalimat
terbuka menjadi kalimat tertutup (pernyataan), sehingga nilai kebenarannya
dapat ditentukan. Terdapat dua jenis pernyataan berkuantor, yaitu kuantor
universal (umum) dan kuantor eksistensial (khusus).
a; Kuantor Universal (Umum)
Kuantor universal dilambangkan dengan “∀ ” dan dibaca “untuk
semua” atau “untuk setiap”. Jadi, suatu pernyataan disebut berkuantor
universal (umum) apabila pernyataan itu mengandung kata “semua” atau
“setiap”.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 24
Jika p( x ) adalah suatu kalimat terbuka maka (∀ x ) . p( x ) dibaca

“untuk semua x berlakulah p( x ) ”. Sedangkan (∀ x ∈ R ) . p( x ) dibaca

“untuk semua x anggota himpunan bilangan real berlakulah p( x ) ”.


Contoh:
2
1; (∀ x ∈ R )⋅x ≥0 .........................................................(bernilai benar)
2; Setiap bilangan ganjil adalah bilangan prima............(bernilai salah)

b; Kuantor Eksistensial (Khusus)


Kuantor eksistensial dilambangkan dengan “∃ ” dan dibaca
“beberapa” atau “ada (sekurang-kurangnya satu)”. Jadi, suatu pernyataan
disebut berkuantor eksistensial (khusus) apabila pernyataan itu
mengandung kata “beberapa” atau “ada” atau “terdapat”.

Jika p( x ) adalah suatu kalimat terbuka maka (∃x ) . p( x ) dibaca

“beberapa x berlakulah p( x ) ”.
Contoh:
2
1; (∃x ∈ R )⋅x ≥0 .........................................................(bernilai salah)
2; Beberapa presiden adalah seorang wanita.................(bernilai benar)

F; Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Metode Berbasis
Penugasan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 25
G; Skenario Pembelajaran
I; Kegiatan awal (15 menit)
Fase 1 : menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
1; Pengajar membuka pelajaran dengan memberikan salam
2; Pengajar mengecek kehadiran siswa
3; Pengajar mempersiapkan siswa dan memberikan motivasi dengan
menjelaskan pentingnya materi ini.
4; Pengajar menyampaikan materi yang akan dipelajari dan tujuan
pembelajaran.

II; Kegiatan Inti (60 menit)


Fase 2 : mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan (30 menit)
1; Pengajar memberikan petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan siswa pada
saat pembelajaran berlangsung.
2; Siswa mempelajari materi tentang konvers, invers, dan kontraposisi dari
suatu pernyataan/kalimat deklaratif secara mandiri selanjutnya merangkum
materi tersebut.
3; Pengajar menunjuk salah satu siswa untuk menyampaikan hasil
rangkumannya.
Fase 3 : membimbing pelatihan (10 menit)
1; Pengajar membimbing siswa mengerjakan latihan yang ada di lembar kerja
siswa (LKS) 04.
Fase 4 : mengecek pemahaman dan pemberian umpan balik (20 menit)
1; Pengajar memeriksa pemahaman dan sebagai umpan balik, siswa secara
acak ditunjuk untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 26
2; Pengajar memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-
hal yang belum jelas diketahuinya.
III; Kegiatan Akhir (15 menit)
Fase 5 : memberikan latihan dan penerapan konsep
1; Siswa dengan arahan pengajar menarik kesimpulan tentang materi yang
telah diringkas secara bersama-sama.
2; Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.
3; Pengajar mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan
dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4; Pengajar mengakhiri pertemuan dengan salam.

H; Sumber Pembelajaran
Alat : Pensil, penggaris dan kertas
Bahan : LKS 04
Sumber Belajar : 1. Buku Siswa Matematika
2. Buku Paket Matematika dan Buku Penunjang
Lainnya
I; Penilaian
a; Teknik : Hasil tes
b; Bentuk Instrumen : Pertanyaan tertulis
c; Prosedur Penilaian
Penilaian Individu : Keaktifan siswa dalam membuat rangkuman,
memberi dan menjawab pertanyaan, serta dalam mengerjakan LKS
dan Pekerjaan Rumah.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 27
Satuan Pendidikan :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X / II
Tahun Pelajaran : 2009/2010
Alokasi waktu : 3 x 45 menit
Pertemuan :V

A; Standar Kompetensi
Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan
dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

B; Kompetensi Dasar
12 Menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan majemuk dan
pernyataan berkuator.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 28
13 Menggunakan prinsip logika matematika yang berkaitan dengan
pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor dalam penarikan
kesimpulan.

C; Indikator
1; Menentukan ingkaran dari pernyataan berkuantor.
2; Menentukan jenis-jenis penarikan kesimpulan.

D; Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
1; Menentukan ingkaran dari pernyataan berkuantor.
2; Menentukan jenis-jenis penarikan kesimpulan.

E; Materi Pembelajaran
1; Pokok Bahasan : Logika Matematika
2; Sub. Pokok Bahasan : F. Ingkaran dari Pernyataan Berkuantor
G. Penarikan Kesimpulan
Uraian Materi:
1; Ingkaran Pernyataan Berkuantor
a; Ingkaran Kuantor Universal (Umum)
Jika kita memiliki pernyataan berkuantor universal

(∀ x ∈ R )⋅x 2≥0 , maka akan diperoleh ingkaran (∃x ∈ R )⋅x 2 <0 , dan

jika ada pernyataan berkuantor (∀ x ∈ R )⋅x+2=6 , maka kita akan

memperoleh ingkaran berupa (∃x ∈ R )⋅x +2≠6 .


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 29
Dalam bentuk umum, ingkaran-ingkaran dari pernyataan
berkuantor universal yang dirumuskan diatas dapat dirumuskan sebagai
berikut:

b; Kuantor Eksistensial (Khusus)


Jika kita memiliki pernyataan berkuantor eksistensial
(∃x ∈ B )⋅x+4=2 , maka akan diperoleh ingkaran (∀ x ∈ B)⋅x +4≠2 ,
2
dan jika ada pernyataan berkuantor (∃x ∈ R )⋅x −9<0 , maka kita akan
2
memperoleh ingkaran berupa (∀ x ∈ R )⋅x −9≥0 .
Dalam bentuk umum, ingkaran-ingkaran dari pernyataan
berkuantor universal yang dirumusikan diatas dapat dirumuskan sebagai
berikut:

2; Penarikan Kesimpulan
Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu tujuan
kita mempelajari logika matematika adalah supaya kita dapat menarik suatu
kesimpulan dengan benar. Pada hakikatnya, kesimpulan adalah suatu
pernyataan baru atau suatu penegasan dari pernyataan-pernyataan
sebelumnya (disebut premis) yang berhubungan secara selaras. Penarikan
kesimpulan yang mempunyai nilai benar dikatakan berlaku atau sah, jika
semua premisnya benar maka konklusinya juga benar.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 30
Berikut ini akan dipelajari tiga macam aturan dasar penarikan
kesimpulan, yaitu:
a; Modus Ponens
Aturan dasar penarikan kesimpulan yang disebut Modus Ponens
menyatakan bahwa:
Jika benar dan p benar, maka pernyatan q bernilai benar.

Modus ponens juga dapat dinyatakan sebagai berikut:


Premis (1) : p→ q
Premis (2) :p
Kesimpulan : q
(Konklusi)
Untuk membuktikan bahwa silogisme merupakan argumen yang

sah, kita tunjukkan bahwa pernyataan [( p →q )∧~ q ]→~ p merupakan


suatu tautologi (sebuah pernyataan majemuk yang selalu benar untuk
semua kemungkinan nilai kebenaran dari pernyataan-pernyataan
komponennya)dengan menggunakan tabel berikut:
p q p q ( p  q)  p [( p  q )  p ]  q
B B B B B
B S S S B
S B B S B
S S B S B

Terbukti bahwa [( p →q )∧ p ]→q merupakan tautologi


(perhatikan kolom terakhir). Jadi, argumen:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 31
p→ q
p
∴ q merupakan argumen yang sah.
Contoh:
Premis (1) : Jika ibu pergi maka adik sedih.
Premis (2) : Ibu pergi.
Kesimpulan : Adik sedih.
b; Modus Tollens
Aturan dasar penarikan kesimpulan yang disebut Modus Tollens
menyatakan bahwa:
Jika benar dan ~q benar, maka pernyatan ~p bernilai benar.

Modus ponens juga dapat dinyatakan sebagai berikut:


Premis (1) : p→ q
Premis (2) : ~q
Kesimpulan : ~p
(Konklusi)
Untuk membuktikan bahwa silogisme merupakan argumen yang

sah, kita tunjukkan bahwa pernyataan [( p →q )∧~ q ]→~ p merupakan


suatu tautologi dengan menggunakan tabel berikut:
p q ~p ~q p q ( p  q ) ~ q [( p  q) ~ q]  ~ p
B B S S B S B
B S S B S S B

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 32
S B B S B S B
S S B B B B B

Terbukti bahwa [( p →q )∧~ q ]→~ p merupakan tautologi


(perhatikan kolom terakhir). Jadi, argumen:
p→ q
~q
∴ ~p merupakan argumen yang sah.
Contoh:
Premis (1) : Jika hari ini hujan maka pejalan kaki berpayung.
Premis (2) : Pejalan kaki tidak berpayung .
Kesimpulan : Hari ini tidak hujan.
c; Silogisme
Aturan dasar penarikan kesimpulan yang disebut Silogisme
menyatakan bahwa:

Jika dan keduanya benar, maka pernyatan juga benar.

Silogisme juga dapat dinyatakan sebagai berikut:


Premis (1) : p→ q
Premis (2) : q → r
Kesimpulan : p→ r

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 33
Untuk membuktikan bahwa silogisme merupakan argumen yang

sah, kita tunjukkan bahwa pernyataan [( p →q )∧( q→r )]→( p →r )


merupakan suatu tautologi dengan menggunakan tabel berikut:

p q R p q q r p  r ( p  q )  (q  r ) [( p  q )  (q  r )]  ( p  r )
B B B B B B S B
B B S B S S S B
B S B S B B S B
B S S S B S S B
S B B B B B B B
S B S B S B S B
S S B B B B B B
S S S B B B B B
Terbukti bahwa [( p →q )∧( q→r )]→( p →r ) merupakan tautologi
(perhatikan kolom terakhir). Jadi, argumen:
p→ q
q →r
∴ p →r merupakan argumen yang sah.
Contoh:
Premis (1): Jika ayah pergi maka ibu tinggal dirumah.
Premis (2): Jika ibu tinggal dirumah maka anak-anak senang.
Kesimpulan : Jika ayah pergi maka anak-anak senang.

F; Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Metode Berbasis
Penugasan
G; Skenario Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 34
I; Kegiatan awal (15 menit)
Fase 1 : menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
1; Pengajar membuka pelajaran dengan memberikan salam
2; Pengajar mengecek kehadiran siswa
3; Pengajar mempersiapkan siswa dan memberikan motivasi dengan
menjelaskan pentingnya materi ini.
4; Pengajar menyampaikan materi yang akan dipelajari dan tujuan
pembelajaran.

II; Kegiatan Inti (105 menit)


Fase 2 : mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan (65 menit)
1; Pengajar memberikan petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan siswa pada
saat pembelajaran berlangsung.
2; Siswa mempelajari materi tentang ingkaran dari pernyataan berkuantor dan
jenis-jenis penarikan kesimpulan secara mandiri selanjutnya merangkum
atau meringkas materi tersebut.
3; Pengajar menunjuk salah satu siswa untuk menyampaikan hasil
rangkumannya.
Fase 3 : membimbing pelatihan (20 menit)
1; Pengajar membimbing siswa mengerjakan latihan yang ada di lembar kerja
siswa (LKS) 05.
Fase 4 : mengecek pemahaman dan pemberian umpan balik (20 menit)
1; Pengajar memeriksa pemahaman dan sebagai umpan balik, siswa secara
acak ditunjuk untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 35
2; Pengajar memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-
hal yang belum jelas diketahuinya.

III; Kegiatan Akhir (15 menit)


Fase 5 : memberikan latihan dan penerapan konsep
1; Siswa dengan arahan pengajar menarik kesimpulan tentang materi yang
telah diringkas secara bersama-sama.
2; Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.
3; Pengajar mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan
dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4; Pengajar mengakhiri pertemuan dengan salam.

H; Sumber Pembelajaran
Alat : Pensil, penggaris, dan kertas
Bahan : LKS 05
Sumber Belajar : 1. Buku Siswa Matematika
2. Buku Paket Matematika dan Buku Penunjang
Lainnya
I; Penilaian
a; Teknik : Hasil tes
b; Bentuk Instrumen : Pertanyaan tertulis
c; Prosedur Penilaian
Penilaian Individu : Keaktifan siswa dalam membuat rangkuman,
memberi dan menjawab pertanyaan, serta dalam mengerjakan LKS
dan Pekerjaan Rumah.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 36
Satuan Pendidikan :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X / II
Tahun Pelajaran : 2009/2010
Alokasi waktu : 2 x 45 menit
Pertemuan : VI

A; Standar Kompetensi

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 37
Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan
dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

B; Kompetensi Dasar
13 Menggunakan prinsip logika matematika yang berkaitan dengan
pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor dalam penarikan
kesimpulan.

C; Indikator
Membuktikan nilai kebenaran dari suatu pernyataan secara langsung dan
tidak langsung.

D; Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat membuktikan nilai kebenaran dari suatu pernyataan secara
langsung dan tidak langsung.

E; Materi Pembelajaran
1; Pokok Bahasan : Logika Matematika
2; Sub. Pokok Bahasan : H. Bukti Langsung dan Tidak Langsung
Uraian Materi:
 Bukti Langsung dan Tidak Langsung
Dalam matematika banyak kebenaran yang terkadang membutuhkan
pembuktian. Teorema yang kebenarannya tidak diragukan lagi terkadang
juga perlu dibuktikan untuk meyakinkan bila suatu pernyataan memang

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 38
merupakan sebuah teorema. Materi ini akan mempelajari pembuktian dalam
matematika yang terdiri dari pembuktian langsung dan tidak langsung.
1; Bukti Langsung
Untuk membuktikan kebenaran suatu hasil yang baru ditemukan
maka kita harus menunjukkan bahwa hasil baru ini adalah akibat dari
pernyataan lain yang telah diterima sebagai kebenaran (definisi, aksioma,
sifat) dan dalil-dalil lain yang telah dibuktikan benar. Berikut contoh
membuktikan sebuah dalil dengan menggunakan bukti langsung.
Contoh:
2 2 2
Jika a , b ∈ R maka buktikan bahwa (a−b ) =a −2 ab+b dengan
menggunakan bukti langsung!
Bukti:
(a−b )2=( a−b )(a−b)
=a( a−b )−b (a−b )
=a2 −ab−ba+b 2
=a2 −( ab+ ab ) +b 2
=a2 −2 ab+b 2
(a−b )2=a2 2 ab+b2
Terbukti bahwa

2; Bukti Tidak Langsung


Untuk membuktikan kebenaran sebuah pernyataan p, maka kita
dapat melakukannya dengan membuktikan bahwa ~p salah. Karena ~p
salah maka p haruslah benar. Pembuktian ini disebut bukti tidak langsung
dengan kontradiksi.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 39
Contoh:

Buktikan bahwa jika√ 2 bilangan irasional!


Bukti:

Misalkan √2 adalah bilangan rasional, maka √2 dapat


a
dinyatakan dalam bentuk b , dengan a , b ∈ B . (Karena tiap
a
bilangan rasional dapat ditulis sebagai b dengan a dan b bilangan
bulat dan b≠0 ).
a
Sehingga: √ 2 = b

a=√ 2 bentuk ini mengisyaratkan a bukan bilangan


bulat.

Pemisalan bahwa√ 2 bilangan rasional adalah salah. Jadi, terbukti bahwa

√ 2 merupakan bilangan irasional.

F; Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Metode Berbasis
Penugasan

G; Skenario Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 40
I; Kegiatan awal (15 menit)
Fase 1 : menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
1; Pengajar membuka pelajaran dengan memberikan salam
2; Pengajar mengecek kehadiran siswa
3; Pengajar mempersiapkan siswa dan memberikan motivasi dengan
menjelaskan pentingnya materi ini.
4; Pengajar menyampaikan materi yang akan dipelajari dan tujuan
pembelajaran.

II; Kegiatan Inti (60 menit)


Fase 2 : mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan (30 menit)
1; Pengajar memberikan petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan siswa pada
saat pembelajaran berlangsung.
2; Siswa mempelajari materi tentang konvers, invers, dan kontraposisi dari
suatu pernyataan/kalimat deklaratif, serta jenis-jenis pernyataan berkuantor
secara mandiri selanjutnya merangkum materi tersebut.
3; Pengajar menunjuk salah satu siswa untuk menyampaikan hasil
rangkumannya.
Fase 3 : membimbing pelatihan (10 menit)
1; Pengajar membimbing siswa mengerjakan latihan yang ada di lembar kerja
siswa (LKS) 06.
Fase 4 : mengecek pemahaman dan pemberian umpan balik (20 menit)
1; Pengajar memeriksa pemahaman dan sebagai umpan balik, siswa secara
acak ditunjuk untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 41
2; Pengajar memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-
hal yang belum jelas diketahuinya.

III; Kegiatan Akhir (15 menit)


Fase 5 : memberikan latihan dan penerapan konsep
1; Siswa dengan arahan pengajar menarik kesimpulan tentang materi yang
telah diringkas secara bersama-sama.
2; Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.
3; Pengajar mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan
dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4; Pengajar mengakhiri pertemuan dengan salam.

H; Sumber Pembelajaran
Alat : Pensil, penggaris dan kertas
Bahan : LKS 06
Sumber Belajar : 1. Buku Siswa Matematika
2. Buku Paket Matematika dan Buku Penunjang
Lainnya

I; Penilaian
a; Teknik : Hasil tes
b; Bentuk Instrumen : Pertanyaan tertulis
c; Prosedur Penilaian
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 42
Penilaian Individu : Keaktifan siswa dalam membuat rangkuman,
memberi dan menjawab pertanyaan, serta dalam mengerjakan LKS
dan Pekerjaan Rumah.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Untuk Kelas X SMA 43

Anda mungkin juga menyukai