BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Alkali
Logam alkali adalah unsur-unsur kimia yang berada pada golongan satu (1)
juga sering disebut IA dari tabel unsur priodik. Logam alkali meliputi litium (Li),
natrium (Na), kalium (K), ribidium (Rb), cescium (Cs), dan fransium (Fr).
Sementara itu hidrogen juga ada di golongan satu, namun tidak termasuk dalam
logam alkali karena tidak menunjukkan sifat yang sama. Kata “alkali” berasal dari
bahasa Arab yaitu “Al Qali”, yang berarti “abu”. Unsur-unsur tertentu diberi nama
alkali karena mereka bereaksi dengan air untuk membentuk ion hidroksida,
sehingga bersifat basa (pH > 7), yang juga disebut larutan alkali.
Sumber utama logam alkali adalah air laut. Air laut merupakan larutan
garam-garam alkali dan alkali tanah dengan NaCl sebagai zat terlarut utamanya.
Jika air laut diuapkan, garam-garam yang terlarut akan membentuk [Link]
alkali dikenal sebagai logam yang paling reaktif. Hal ini disebabkan sebagian
besar logam alkali mempunyai jari-jari atom dan energi ionisasi yang rendah.
Kelimpahan unsur-unsur alkali di alam:
a. Litium (Li)
Litium adalah suatu unsur kimia dalam table periodik yang memiliki nomor
atom 3 yang termasuk dalam kelompok golongan alkali berwarna perak.
Pada keadaan standar litium merupakan logam paling kecil, litium sama
seperti logam alkali lainnya sangant reaktif dan terkorosi dengan cepat dan
dapat menjadi lembab di udara yang lembab, sehingga penyimpanan litium
diletakkan didalam wadah yang berisi minyak anhidrat. Berdasarkan
teorinya litium merupakan salah satu dari sedikit unsure yang disintesis
dalam kejadian dentuman besar tetapi kelimphana pada saat ini sudah jauh
berkurang. Litium merupakan unsure ke-33 yang melimpah dibumi, tetapi
karena reaktivitasnya sangat tinggi membuat unsure ini hanya dapat
ditemukan dalam keadaan bersenyawaan dengan unsure lain. Litium
ditemukan dibeberapa mineral pegmatite, namun dapat juga ditemukan di