Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,,
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد َوَعَلى آِلِه َوَص ْحِبِه َوَمْن َواَلاَه، َوالَّص َلاُة َوالَّس َلاُم َعَلى َمْن َلا َنِبَّي َبْعَدُه، الـَحْمُد للِه َوْحَدُه,
َلا َحْوَل َو َلا ُقَّو َة ِإ َّل ا ِبٱلّٰلِه َأ َّم ا َبْعُد و
Dewan hakim, yang arif dan bijaksana, dan hadirin yang berbahagia
Bersyukur ke hadirat Allah taala, yang telah memberikan ni’mat iman, islam dan ihsan, dengan
mengucapkan alhamdulillahirobbil ‘alamin.
Sholawat dan salam tidak lupa kita sampaikan kepada baginda nabi agung Muhammad saw, suri
tauladan terbaik dengan mengucapkan,
َص َّلى الَّلُه َو َس َّلَم َعَلى الَّنِبِّي َس ِّيِدَنا
ُم َح َّم ٍد وآِلِه َوَص ْح ِبِه َاْج َم ِع ْيَن
Hadirin rakhimakumullah
Menurut kabar Internasional, WHO memberi sebutan sebagai young people dengan batas usia
10-24 tahun, sedangkan usia 10-19 tahun disebut adolescenea atau remaja. International Youth Year
yang diselenggarakan tahun 1985, mendefinisikan penduduk berusia 15-24 tahun sebagai kelompok
pemuda. Masa muda merupakan masa yang penuh dengan harapan, penuh dengan cita-cita dan penuh
dengan romantika kehidupan yang sangat indah. Oleh karena itu pantas bila para pemuda dan remaja
merupakan salah satu penentu maju dan mundurnya suatu negara. Sebab terbukti sejak dahulu kala
hingga saat ini dan sampai yang akan datangsesuai dengan fitrohnya pemuda dan remaja merupakan
tulang punggung suatu negara, penerus estafet perjuangan terhadap bangsanya.
Mengingat betapa pentingnya remaja dan pemuda sebagai generasi penerus bangsa, maka pada
kesempatan yang baik ini kami akan mengangkat tema mengenai “Remaja dan Pemuda sebagai
sebagai penerus bangsa”. Sesuai firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran : 33
۟ا۟ا۟الَّلَه َو ْل َي ُقو ُلو۟ا َق ْوًلا َس ِدي ًدا
َوْلَيْخ َش َّلِذيَن َلْوَتَر ُكو۟ا۟ا ِمْن َخ ْلِفِهْم ُذِّر َّيًة ِضَٰعًفاَخاُفو۟ا۟ا َعَلْيِهْم َفْلَيَّتُقو۟ا۟ا
Artinya: Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang
mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab
itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang
benar.
Hadirin rakhimakumullah …
Dari ayat di atas dapat kita artikan bahwa Allah SWT memperingatkan manusia supaya tidak
meninggalkan generasi penerus yang lemah baik fisik, mental, maupun intelektual. Hal yang demikian
dapat menyebabkan kemunduran. Apabila generasi muda yang ada sekarang maupun yang akan
datang mempunyai kelemahan dalam hal tersebut. Maka bisa dipastikan mereka mudah terhanyut
dalam gelombang bencana kemerosotan moral yang disebabkan oleh pergalauan yang semakin bebas
serta penyalahgunaan media, karna modal utama dalam membentengi diri adalah tingkat
intelektualitas serta pemahaman manfaat dan mudharat dari sebuah pergaulan dan media sehingga hal
ini biasa memudahkan remaja dan pemuda dalam proses filtrasi budaya sehingga terbebas dari taqlid
buta alias terbebas dari budaya ikut-ikutan. Oleh karena itu wajib bagi kita untuk merasa takut jika
meninggalkan anak-anak, keturunan dan generasi yang lemah.
Prof Dr. Habibi menyatakan setidaknya ada lima kelemahan yang waib kita hindari yakni lemah harta,
lemah fisik, lemah ilmu, lemah semangat hidup dan yang paling sangat ditakutan adalah lemah
akhlaq.
Hadirin rakhimakumullah
Jika kelemahan ini melekat pada generasi remaja dan pemuda kita, pastinya mereka bukan sebagai
pelopor pembangunan melainkan sebagai virus pembanunan, penghambat pembangunan dan
penghancur pembangunan. Sebagai generasi penerus bangsa mari kita renungkan QS Al kahf:
13
َنْح ُن َنُقُّص َعَلْيَك َنَبَاُه ِبْماْلَح ِّۗقِّۗق ِاَّنُهْم ِفْتَيٌة ٰاَمُنْوا ِبَر ِّبِهْم َوِزْدٰنُهْم ُه ًد ۖى
Artinya: Kami menceritakan kepadamu (Nabi Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya.
Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami
menambahkan petunjuk kepada mereka.
Dari ayat tersebut dapat kita pahami bahwa pemuda merupakan generasi penerus bangsa.
Dimana pemuda beriman dan teguh pendirian, kuat mempertahankan iman, pemuda
gagahyang pandai dan memiliki keyakinan.
Oleh sebab itu kita sebagai remaja dan pemuda generasi penerus bangsa untuk Bersama-sama
singsingkan lengan, langkahkan kaki ke depan untuk memupuk semangat juang yang tinggi
serta tanggung jawab penuh sebagai agen penerus bangsa.
Demikian yang dapat kami sampaikan ..
Wassalamualaikum [Link]