0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Panduan Sensor Button untuk Kontrol Elektronik

Sensor Button adalah saklar yang berfungsi untuk memutus atau menyambung arus listrik, terdiri dari tipe Normally Open (NO) dan Normally Close (NC). Sensor ini dapat diterapkan dalam berbagai sistem seperti notifikasi keamanan, deteksi kedatangan kereta, dan penghitung kepadatan kendaraan. Dokumentasi juga mencakup contoh penggunaan sensor button dengan Arduino untuk menghidupkan LED, membunyikan buzzer, dan menggerakkan dinamo.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Panduan Sensor Button untuk Kontrol Elektronik

Sensor Button adalah saklar yang berfungsi untuk memutus atau menyambung arus listrik, terdiri dari tipe Normally Open (NO) dan Normally Close (NC). Sensor ini dapat diterapkan dalam berbagai sistem seperti notifikasi keamanan, deteksi kedatangan kereta, dan penghitung kepadatan kendaraan. Dokumentasi juga mencakup contoh penggunaan sensor button dengan Arduino untuk menghidupkan LED, membunyikan buzzer, dan menggerakkan dinamo.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SENSOR DETEKSI PUST BUTTON (TOMBOL)

Pengertian Sensor Button

Sensor Button adalah saklar yang berupa tombol dan berfungsi sebagai pemutus atau penyambung arus listrik
dari sumber arus ke beban listrik.

Suatu sistem saklar button terdiri dari saklar start, stop reset dan saklar tekan untuk emergency.

Saklar button memiliki kontak NC (normally close) dan NO (normally open).

Prinsip kerja Saklar Button adalah apabila dalam keadaan normal tidak ditekan maka kontak tidak berubah,
apabila ditekan maka kontak NC akan berfungsi sebagai stop (memberhentikan) dan kontak NO akan berfungsi
sebagai start (menjalankan) biasanya digunakan pada sistem pengontrolan motor – motor induksi untuk
menjalankan atau mematikan motor pada industri – industri.

Push button dibedakan menjadi beberapa tipe, yaitu:

a. Tipe Normally Open (NO)

Tombol ini disebut juga dengan tombol start karena kontak akan menutup bila ditekan dan kembali terbuka
bila dilepaskan. Bila tombol ditekan maka kontak bergerak akan menyentuh kontak tetap sehingga arus listrik
akan mengalir.

b. Tipe Normally Close (NC)

Tombol ini disebut juga dengan tombol stop karena kontak akan membuka bila ditekan dan kembali tertutup
bila dilepaskan. Kontak bergerak akan lepas dari kontak tetap sehingga arus listrik akan terputus.

c. Tipe NC dan NO

Tipe ini kontak memiliki 4 buah terminal baut, sehingga bila tombol tidak ditekan maka sepasang kontak akan
NC dan kontak lain akan NO, bila tombol ditekan maka kontak tertutup akan membuka dan kontak yang
membuka akan tertutup

Penerapan sensor

Adapun sensor button bisa diterapkan pada:

 Sistem notifikasi keamanan pintu untuk mendeteksi pencuri. Prinsi kerjanya apabila pintu dibuka paksa
maka arduino akan memberikan notifikasi ke PC atau HP melalui jaringan internet.
 Sistem deteksi kedatangan kereta api. Prinsip kerjanya sensor ditaruh di rel kereta api. Jika kereta lewat
maka sensor button akan terinjak oleh roda kereta. Kemudian arduino mengirimkan sinyal ke stasiun.
 Sistem penghitung kepadatan kendaraan di jalan raya. Prinsip kerjanya jika kendaraan lewat maka akan
menginjak sensor button. Lalu arduino akan mencatat jumlah pijakan tersebut.

Bahan dan alat:

 Arduino UNO / Nano


 Button 2 atau 4 pin
 Resistor 10 kΩ
 LED 1 buah
 Kabel jumper secukupnya
A. Membuat tombol menghidupkan LED
Rangkaian elektronika:

Skrip kode:

int TombolPin = 2; // variabel input tombol pin 2


int Led = 13; // variabel LED 13
int statusTombol=0;// variable status tombol aktif/tidak

void setup() {
pinMode(Led, OUTPUT); //set led 13 sbg output
pinMode(TombolPin, INPUT);//set tombol pin 2 sbg input
[Link](9600); //set baudrate 9600 serial USB
}

void loop() {
statusTombol = digitalRead(TombolPin);//baca tombol pin 2

// jika statusTombol tersambung (1)


if (statusTombol == HIGH)
{
digitalWrite(Led, HIGH); //maka hidupkan led
[Link](statusTombol);//kirim sinyal status ke serial monitor
delay(500);
}
else //jika statusTombol terputus (0)
{
digitalWrite(Led, LOW);// maka matikan led
}
}

Klik tombol upload utk melihat hasilnya.


B. Membuat tombol membunyikan buzzer
Rangkaian elektronika:

Skrip kode:

Masukkan Skrip kode berikut tepat di bawah digitalWrite(Led, HIGH);

tone(11,500); //bunyikan buzzer

Masukkan Skrip kode berikut tepat di bawah digitalWrite(Led, LOW);

tone(11,-1); //matikan buzzer


C. Membuat tombol menggerakkan dinamo
Rangkaian elektronika:

Skrip kode:

Masukkan kode berikut tepat dibawah pinMode(led,OUTPUT);

pinMode(5,OUTPUT);

Masukkan kode berikut tepat dibawah tone(11,500);

digitalWrite(5,HIGH); //maka dinamo hidup

Masukkan kode berikut tepat dibawah digitalWrite(led,LOW);

digitalWrite(5,LOW); //maka dinamo mati

Anda mungkin juga menyukai