0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Capaian Pembelajaran Seni Rupa SD

Dokumen ini membahas capaian pembelajaran Seni Rupa yang bertujuan untuk mengembangkan kepekaan, kreativitas, dan kemampuan kolaborasi murid. Pembelajaran ini berfokus pada pengalaman praktis dan refleksi, serta menghubungkan seni dengan konteks sosial dan budaya. Terdapat lima elemen pembelajaran yang saling mendukung untuk mencapai kompetensi yang diinginkan, termasuk mengalami, merefleksikan, berpikir dan bekerja artistik, menciptakan, dan berdampak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Capaian Pembelajaran Seni Rupa SD

Dokumen ini membahas capaian pembelajaran Seni Rupa yang bertujuan untuk mengembangkan kepekaan, kreativitas, dan kemampuan kolaborasi murid. Pembelajaran ini berfokus pada pengalaman praktis dan refleksi, serta menghubungkan seni dengan konteks sosial dan budaya. Terdapat lima elemen pembelajaran yang saling mendukung untuk mencapai kompetensi yang diinginkan, termasuk mengalami, merefleksikan, berpikir dan bekerja artistik, menciptakan, dan berdampak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

XVIII.2.

CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI RUPA


A. Rasional
Pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Seni Rupa
turut membangun dimensi profil lulusan berupa; (1)
keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,
(2) kewargaan, penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi,
(6) kemandirian,
(7) kesehatan, dan (8) komunikasi. Secara umum, mata
pelajaran Seni Rupa sangat penting untuk membangun
kemampuan olah rasa murid, sehingga mereka mampu
meregulasi dirinya, memiliki sifat mencintai keindahan,
menghargai keberagaman, dan menjunjung perdamaian.
Pembelajaran mendalam mata pelajaran Seni Rupa memberikan
pengalaman belajar dimana mereka memahami,
mengaplikasi, dan merefleksi dalam berproses karya seni rupa,
melalui praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran,
kemitraan pembelajaran, dan pemanfaatan digital.

B. Tujuan
Mata pelajaran Seni Rupa bertujuan agar murid mampu:
1. menunjukkan kepekaan terhadap persoalan diri dan
lingkungan, dan menemukan solusi kreatif untuk
menanggapi dan mengatasi masalah;
2. mengekspresikan diri dan mengasah kreativitas
melalui penciptaan karya seni rupa;
3. memberdayakan sumber daya (alat dan bahan) yang
tersedia di sekitarnya untuk menciptakan sebuah
karya seni; dan
4. menemukan jawaban terhadap suatu masalah atau
mendapatkan gagasan untuk menciptakan karya seni
melihat suatu hal melalui beberapa sudut pandang
sehingga dapat menciptakan karya seni yang
berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.

C. Karakteristik
Karakteristik mata pelajaran seni rupa meliputi:
1. Pembelajaran seni rupa berpusat pada murid,
kemampuan menemukan dan mengembangkan gagasan,
cara berkarya, dan kreativitas sesuai dengan minat, bakat,
dan kecepatan belajarnya masing-masing.
2. Pembelajaran seni rupa berfokus pada pengalaman
mengamati, bermain, menguji coba, merenungkan,
bersimpati, berempati, mencipta, peduli, dan toleransi
terhadap beragam nilai, budaya, proses, dan karya.
3. Pembelajaran seni rupa dalam suasana
menyenangkan, bermakna, relevan, untuk
mengembangkan keterampilan bekerja dan berpikir
artistik.
4. Pembelajaran seni rupa memperhatikan keunikan
individu dan bersifat khas/kontekstual.
5. Pembelajaran seni rupa terhubung erat dengan aspek
seni maupun bidang ilmu lainnya yang mendorong
kolaborasi interdisipliner.
6. Pembelajaran seni rupa mendorong sikap
bertanggung jawab dengan menyadari bahwa karya
berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.
Gambar di bawah ini adalah lima elemen landasan
pembelajaran seni rupa.

Gambar 1. Elemen pembelajaran seni rupa

Capaian Pembelajaran Seni Rupa memiliki lima elemen


yang mandiri dan berjalan beriringan sebagai kesatuan yang
saling mempengaruhi dan mendukung untuk mencapai
kompetensi yang dituju. Elemen ini berlaku untuk seluruh
fase. Setiap elemen memiliki gradasi kompetensi dan ruang
lingkup yang semakin meningkat di setiap fasenya. Setiap
elemen bukan sebuah urutan atau prasyarat dari elemen
lainnya karena bukan merupakan taksonomi. Pembelajaran
seni sangat memungkinkan terjadinya proses lintas
elemen. Dengan mengalami proses kreatif dan olah rasa,
murid akan merefleksikan pengalamannya tersebut
sehingga terbiasa berpikir dan bekerja artistik, murid dapat
melihat peluang untuk memberdayakan sumber daya yang
dimilikinya untuk menciptakan karya yang memiliki dampak
positif bagi dirinya dan orang lain.

Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran seni rupa


adalah sebagai berikut.
Elemen Deskripsi
Mengalami Mengidentifikasi, mendefinisikan, dan
(Experiencing) mendeskripsikan unsur rupa,
prinsip desain, dan/atau gaya seni
rupa pada objek visual di kehidupan
sehari-hari.
Merefleksikan Menceritakan, mendiskusikan,
(Reflecting) memberi dan menerima umpan
balik secara kritis mengenai suatu
karya dan penciptaan karya seni rupa
secara runtut dan terperinci dengan
menggunakan kosa kata yang tepat.
Berpikir dan Bekerja Membuat konsep dan rencana untuk
Artistik (Thinking menciptakan karya seni rupa.
and Working Menganalisis karakteristik alat dan
Artistically) bahan yang sesuai dan tersedia di
lingkungan sekitar untuk
keperluannya berkarya.
Menciptakan Mengaplikasikan unsur rupa, prinsip
(Making/Creating) desain, teknik dan/atau gaya seni
rupa yang telah dipelajari untuk
menghasilkan karya seni rupa
berdasarkan gagasannya sendiri atau
mengambil inspirasi dari luar dirinya.
Berdampak Menghubungkan berbagai peristiwa di
(Impacting) lingkungan dan meresponnya dengan
sebuah karya seni rupa yang memberi
dampak positif.

D. Capaian Pembelajaran
1. Fase B (Umumnya untuk Kelas III dan
IV SD/MI/Program Paket A)
Pada akhir Fase B, murid memiliki
kemampuan sebagai berikut.
1.1. Mengalami (Experiencing)
Mengidentifikasi unsur rupa
dan prinsip desain dalam
benda-benda di sekitar/karya
seni rupa.
1.2. Merefleksikan (Reflecting)
Merefleksikan dan
mengapresiasi karya diri
sendiri dan teman sekelas
menggunakan kosa kata seni
rupa yang sesuai.
1.3. Berpikir dan Bekerja Artistik
(Thinking and Working Artistically)
Mengenali dan menguji coba
alat dan/atau bahan yang
dimiliki serta prosedur
penggunaannya.
1.4. Menciptakan (Making/Creating)
Membuat karya seni rupa
berdasarkan pengalaman dan
hasil pengamatan terhadap
lingkungan sekitar.
1.5. Berdampak (Impacting)
Menghasilkan karya seni rupa
yang berdampak pada perasaan
atau mewakili harapannya.

Anda mungkin juga menyukai