Tentu, ini draf Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) untuk
RA usia 4-5 tahun dengan tema Mitigasi Bencana, subtema Api, dan
modul "Kenapa Api Tidak Boleh Disentuh?" menggunakan Kurikulum
Merdeka untuk 6 hari kerja.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM)
Kelompok Usia: 4-5 Tahun
Semester/Minggu: [Isi sesuai kebutuhan, misal: Semester 1 / Minggu ke-X]
Tema: Mitigasi Bencana
Subtema: Api
Modul: Kenapa Api Tidak Boleh Disentuh?
Alokasi Waktu: 6 Hari Kerja
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, diharapkan anak dapat:
* Mengenal bahaya api dan dampaknya.
* Memahami alasan mengapa api tidak boleh disentuh.
* Mengetahui cara menjaga diri agar aman dari bahaya api.
* Mengembangkan sikap hati-hati dan waspada terhadap api.
* Meningkatkan kemampuan motorik halus dan kasar.
* Mengembangkan kemampuan kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan
nilai agama.
II. Capaian Pembelajaran
* Nilai Agama dan Budi Pekerti: Anak terbiasa melakukan perilaku baik
dan santun sebagai cerminan akhlak mulia.
* Jati Diri: Anak memiliki pemahaman akan diri dan lingkungannya, serta
bertanggung jawab terhadap tindakan.
* Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, dan Teknologi: Anak
menunjukkan minat dan mampu berpartisipasi dalam kegiatan yang
mengembangkan kemampuan dasar literasi, matematika, sains (termasuk
konsep sebab-akibat), dan teknologi sederhana.
III. Alat dan Bahan
* Gambar atau kartu bergambar tentang api (lilin, kompor, api unggun,
korek api, kebakaran).
* Gambar tentang bahaya api dan cara mengamankan diri.
* Buku cerita anak tentang api atau kebakaran (jika ada).
* Video edukasi singkat tentang bahaya api (jika memungkinkan).
* Bahan-bahan untuk eksperimen sederhana (misal: lilin, korek api, air
dalam wadah – dilakukan dan diawasi ketat oleh guru).
* Kertas, pensil warna, krayon, cat air.
* Lego/balok, plastisin.
* Perlengkapan untuk bermain peran (misal: kostum pemadam kebakaran
sederhana).
* Mainan atau benda yang bisa diibaratkan sebagai "api" yang harus
dihindari.
IV. Rencana Kegiatan Harian (6 Hari Kerja)
Hari 1: Mengenal Api
Kegiatan Pembuka (15-20 menit):
* Berbaris, salam, berdoa, absensi.
* Bernyanyi lagu tentang api (misal: "Api Kecil").
* Diskusi ringan: "Siapa yang pernah melihat api? Di mana?"
Kegiatan Inti (60-90 menit):
* Mengenal bentuk dan warna api: Menunjukkan gambar/video tentang
api (lilin, kompor, api unggun) dan mendeskripsikan warnanya (merah,
oranye, kuning).
* Fungsi api: Berdiskusi tentang manfaat api (memasak, menghangatkan
badan, penerangan) dengan menunjukkan gambar atau contoh.
* Cerita interaktif: Guru menceritakan kisah sederhana tentang api dan
penggunaannya.
* Kegiatan Motorik Halus: Menggambar/mewarnai gambar api atau
benda-benda yang menghasilkan api (lilin, obor).
Kegiatan Penutup (15-20 menit):
* Recap kegiatan hari ini.
* Pesan: "Api itu berguna, tapi kita harus hati-hati!"
* Berdoa, salam.
Hari 2: Eksperimen Sederhana dan Bahaya Api
Kegiatan Pembuka (15-20 menit):
* Berbaris, salam, berdoa, absensi.
* Mengulang lagu tentang api.
* Tanya jawab: "Apa saja manfaat api yang kemarin kita diskusikan?"
Kegiatan Inti (60-90 menit):
* Eksperimen "Api dan Air" (dengan pengawasan ketat): Guru
menyalakan lilin kecil (di tempat aman) dan menunjukkan bagaimana air
dapat memadamkan api. Fokus pada bahaya api jika tidak hati-hati dan
pentingnya air untuk memadamkan api.
* Guru menekankan: "Api itu panas sekali, berbahaya jika disentuh
langsung!"
* Diskusi bahaya api: Menunjukkan gambar-gambar kebakaran atau
benda yang terbakar (dengan narasi yang tidak menakutkan, tapi
menekankan bahaya).
* Permainan: "Siaga Api!" – Guru menyebutkan benda yang bisa terbakar,
anak-anak menjawab "bahaya!" atau "aman!".
* Kegiatan Motorik Kasar: Bermain "menghindari api" – Anak-anak berlari
menghindari area yang ditandai sebagai "api" (misal: karpet merah atau
tali yang membentuk area).
Kegiatan Penutup (15-20 menit):
* Recap kegiatan hari ini: "Api itu panas, kita harus jauh-jauh dari api!"
* Pesan: "Jangan pernah bermain api sendirian!"
* Berdoa, salam.
Hari 3: Kenapa Api Tidak Boleh Disentuh?
Kegiatan Pembuka (15-20 menit):
* Berbaris, salam, berdoa, absensi.
* Review eksperimen kemarin: "Apa yang terjadi kalau api kena air?"
* Bernyanyi lagu gerakan tentang hati-hati.
Kegiatan Inti (60-90 menit):
* Fokus pada "Kenapa Api Tidak Boleh Disentuh?": Menggunakan gambar
atau boneka, guru mendramatisasi cerita tentang jari yang tidak sengaja
menyentuh api dan rasa sakitnya. Tekankan bahwa api itu panas dan bisa
melukai kulit.
* Diskusi interaktif: "Apa yang akan terjadi kalau kita menyentuh api? Apa
yang dirasakan?"
* Menggambar/mewarnai: Gambar tangan atau bagian tubuh yang dihias
plester/perban, sebagai simbol "luka" akibat api. Guru menjelaskan bahwa
ini adalah contoh bahaya.
* Bermain peran sederhana: "Dokter dan Pasien Luka Bakar" – anak-anak
berperan sebagai dokter yang mengobati luka karena api (simulasi).
Kegiatan Penutup (15-20 menit):
* Recap kegiatan hari ini: "Api itu panas dan bikin sakit kalau disentuh."
* Pesan: "Kalau lihat api, kasih tahu orang dewasa!"
* Berdoa, salam.
Hari 4: Siapa yang Menolong Saat Ada Api?
Kegiatan Pembuka (15-20 menit):
* Berbaris, salam, berdoa, absensi.
* Tanya jawab: "Apa yang harus kita lakukan kalau lihat api?"
* Menyanyikan lagu profesi (misal: tentang pemadam kebakaran).
Kegiatan Inti (60-90 menit):
* Mengenal profesi Pemadam Kebakaran: Menunjukkan gambar/video
pemadam kebakaran, mendiskusikan tugas mereka dan alat-alatnya.
* Bermain peran "Pemadam Kebakaran": Anak-anak memakai atribut
sederhana (helm kertas, selang mainan) dan berpura-pura memadamkan
"api" (misal: kain merah) di area bermain.
* Kegiatan Motorik Halus: Membuat topi pemadam kebakaran sederhana
dari kertas atau mewarnai gambar mobil pemadam kebakaran.
* Mengulang nomer darurat: Guru memperkenalkan nomor telepon
pemadam kebakaran (misal: 112 atau 113) dan menekankan bahwa itu
hanya untuk keadaan darurat.
**Kegiatan Penutup (15-20 menit):
* Recap kegiatan hari ini: "Kalau ada bahaya api, kita panggil Pemadam
Kebakaran!"
* Pesan: "Jangan takut sama Pemadam Kebakaran, mereka pahlawan!"
* Berdoa, salam.
Hari 5: Lingkungan Aman dari Api
Kegiatan Pembuka (15-20 menit):
* Berbaris, salam, berdoa, absensi.
* Mengulang nyanyian tentang pemadam kebakaran.
* Tanya jawab: "Siapa yang menolong kita kalau ada api?"
Kegiatan Inti (60-90 menit):
* Identifikasi sumber api di rumah: Guru menunjukkan gambar atau kartu
bergambar benda-benda di rumah yang bisa menjadi sumber api (kompor,
lilin, korek api, stop kontak, colokan listrik).
* Diskusi tentang tindakan aman:
* "Tidak bermain korek api."
* "Jauh dari kompor saat ibu memasak."
* "Tidak mencolokkan listrik sendirian."
* "Memadamkan lilin jika sudah tidak digunakan."
* Membuat poster sederhana: Anak-anak bersama-sama (atau secara
individu) membuat gambar "Bahaya Api" atau "Cara Aman dari Api"
dengan bimbingan guru.
* Bermain konstruksi: Menggunakan balok atau lego untuk membangun
"rumah aman" yang tidak ada api berbahaya.
Kegiatan Penutup (15-20 menit):
* Recap kegiatan hari ini: "Kita harus menjaga rumah kita aman dari api!"
* Pesan: "Selalu berhati-hati dengan api!"
* Berdoa, salam.
Hari 6: Refleksi dan Kreasi Bebas
Kegiatan Pembuka (15-20 menit):
* Berbaris, salam, berdoa, absensi.
* Bernyanyi lagu "Api Kecil" atau lagu tentang pemadam kebakaran.
* Review seluruh materi minggu ini: "Apa saja yang sudah kita pelajari
tentang api?"
Kegiatan Inti (60-90 menit):
* Kreasi Bebas Tema Api: Anak-anak bebas berkreasi menggunakan
berbagai media (kertas, plastisin, balok, dll.) untuk membuat sesuatu
yang berhubungan dengan api, pemadam kebakaran, atau cara aman dari
api. Guru memberikan dukungan dan bimbingan.
* Presentasi Sederhana: Beberapa anak (yang mau) menceritakan hasil
karyanya dan apa yang mereka pelajari.
* Permainan "Ular Tangga Api Aman" (jika ada): Permainan papan
sederhana yang berisi pertanyaan atau gambar tentang bahaya dan
keamanan api.
Kegiatan Penutup (15-20 menit):
* Mengapresiasi semua hasil karya dan partisipasi anak-anak.
* Penekanan kembali pentingnya berhati-hati dengan api dan mencari
bantuan orang dewasa.
* Berdoa, salam.
V. Rencana Penilaian
Penilaian dilakukan selama proses pembelajaran melalui observasi,
catatan anekdot, dan hasil karya anak.
Aspek yang Dinilai:
* Sikap:
* Antusiasme dan partisipasi dalam kegiatan.
* Menunjukkan sikap hati-hati terhadap api.
* Mampu bekerja sama dalam kelompok.
* Pengetahuan:
* Mengenal bahaya api.
* Menyebutkan alasan mengapa api tidak boleh disentuh.
* Menyebutkan peran pemadam kebakaran.
* Menyebutkan cara-cara menjaga diri aman dari api.
* Keterampilan:
* Kemampuan motorik halus (menggambar, mewarnai, membentuk).
* Kemampuan motorik kasar (berlari, bermain peran).
* Kemampuan berbahasa (bercerita, menjawab pertanyaan, berdiskusi).
* Kemampuan memecahkan masalah sederhana.
Contoh Instrumen Penilaian (Catatan Anekdot):
| Nama Anak | Tanggal | Waktu | Peristiwa/Perilaku | Penafsiran | Tindak
Lanjut |
|---|---|---|---|---|---|
| Budi | 15 Juli | 09.30 | Budi aktif bertanya tentang fungsi pemadam
kebakaran dan menyebutkan nomor telepon darurat. | Memahami peran
pemadam kebakaran dan cara mencari bantuan. | Berikan apresiasi, ajak
Budi sharing di depan kelas. |
| Sari | 16 Juli | 10.00 | Sari terlihat enggan mendekati lilin saat
eksperimen, ia bilang "panas". | Menunjukkan sikap hati-hati dan
pemahaman bahaya api. | Berikan pujian atas kehati-hatiannya. |
VI. Refleksi Guru
* Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
* Apakah anak-anak antusias mengikuti kegiatan?
* Apakah media dan alat pembelajaran efektif?
* Apa kesulitan yang dihadapi anak-anak?
* Bagaimana rencana perbaikan untuk minggu berikutnya?
Catatan:
* RPPM ini adalah draf yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi,
dan karakteristik anak di RA masing-masing.
* Keamanan adalah prioritas utama. Saat melakukan eksperimen dengan
api, pastikan pengawasan guru sangat ketat dan semua tindakan
pencegahan telah diambil. Jika ragu, cukup gunakan gambar atau video.
* Libatkan orang tua dalam mendukung pembelajaran di rumah (misal:
diskusi singkat tentang keamanan api).
* Gunakan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami anak-
anak.
Semoga RPPM ini bermanfaat! Ada lagi yang ingin ditambahkan atau
diubah?