0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan36 halaman

Profil Teknik Dasar Bola Voli Atlet Putri

Skripsi ini membahas profil penguasaan teknik dasar bola voli pada atlet putri Klub Talenta Semarang tahun 2019, dengan hasil menunjukkan bahwa 70,6% atlet berada dalam kategori penguasaan sedang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei dan melibatkan 17 atlet berusia 13-15 tahun. Rekomendasi diberikan agar pelatih melakukan tes keterampilan secara berkala untuk meningkatkan prestasi atlet.

Diunggah oleh

ariefnita.an
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan36 halaman

Profil Teknik Dasar Bola Voli Atlet Putri

Skripsi ini membahas profil penguasaan teknik dasar bola voli pada atlet putri Klub Talenta Semarang tahun 2019, dengan hasil menunjukkan bahwa 70,6% atlet berada dalam kategori penguasaan sedang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei dan melibatkan 17 atlet berusia 13-15 tahun. Rekomendasi diberikan agar pelatih melakukan tes keterampilan secara berkala untuk meningkatkan prestasi atlet.

Diunggah oleh

ariefnita.an
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

i

PROFIL PENGUASAAN TEKNIK DASAR BOLA VOLI PADA


ATLET PUTRI KLUB TALENTA SEMARANG TAHUN 2019

SKRIPSI

diajukan dalam rangka penyelesaian studi Strata


untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan
pada Universitas Negeri Semarang

oleh

Aji Wibowo

6301412116

PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA


FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2019

i
ABSTRAK

Aji Wibowo. 2019. Profil Penguasaan Teknik Dasar Bola Voli Pada Atlet Putri
Klub Talenta Semarang Tahun 2019. Skripsi. Jurusan PKLO. Fakultas Ilmu
Kelolahragaan. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Dr. Nasuka, M. Kes.

Kata Kunci: Penguasaan,Teknik Dasar, dan Bolavoli.

Pelatihan teknik dasar bola voli pada Klub Talenta secara rutin dilakukan
oleh pelatih namun pada kenyatannya prestasi atlet masih belum optimal karena
dalam pertandingan belum mampu mencapai peringkat yang ditargetkan.
Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah bagaimanakah profil
penguasaan teknik dasar bolavoli pada atlet Klub Talenta di Kota Semarang
tahun 2019?.
Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode survei. Variabel
penelitian ini yaitu penguasaan teknik dasar bermain bola voli. Populasi dari
penelitian ini adalah seluruh atlet putri pada Klub Talenta Semarang yang
berusia antara 13-15 tahun yaitu sebanyak 17 atlet dengan teknik sampling
jenuh. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan bola voli yang terdiri
dari passing atas, passing bawah, service atas, service bawah dan smash.
Analisis data menggunakan analisis deskriptif prosentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penguasaan teknik dasar bola
voli pada atlet Klub Talenta di Kota Semarang tahun 2019 mayoritas dalam
kategori sedang yaitu sebanyak 70,6%. Rata-rata atlet putri memiliki
keterampilan passing bawah dalam kategori sedang sebanyak 58,8%,
,keterampilan passing atas dalam kategori baik sebanyak 52,9%, keterampilan
servis bawah dalam kategori sedang sebanyak 47,1%, keterampilan servis atas
dalam kategori sedang sebanyak 47,1% dan keterampilan smash dalam kategori
kurang sebanyak 41,2%.
Simpulan penelitian ini adalah tingkat penguasaan teknik dasar bola voli
pada atlet Klub Talenta di Kota Semarang tahun 2019 dalam kategori sedang
sehingga disarankan kepada pelatih klub sebaiknya melakukan tes keterampilan
teknik dasar bola voli secara berkala.

ii
iii
iv
v
MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Motto:

Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati

menjadi tenteram (Ar Ra’d : 28)

Persembahan :

Skripsi ini saya persembahkan kepada:

1. Ayah H. Karmain dan Ibu Hj. Sutrimah

Tercinta.

2. Istri saya Meilawati Wibowo

vi
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kepada hamba-Nya

kelapangan dada dan kelembutan hati, yang menggerakkan hati hamba-Nya

untuk selalu berjalan di jalan-Mu. Shalawat dan Salam semoga tetap tercurahkan

kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW .

Atas berkat rahmat dan hidayah Allah SWT penulis dapat menyelesaikan

skripsi yang berjudul “Profil Penguasaan Teknik Dasar Bola Voli Pada Atlet Putri

Klub Talenta Semarang Tahun 2019”. Skripsi ini disusun dalam rangka

menyelasaikan Studi Strata 1 yang merupakan salah satu syarat untuk

memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Jurusan Pendidikan Kepelatihan

Olahraga S1, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang. Penulis

menyadari dengan sepenuh hati bahwa tersusunya skripsi ini bukan hanya atas

kemampuan dan usaha penulis semata, namun juga berkat bantuan berbagai

pihak. Sehubungan dengan hal tersebut, peneliti mengucapkan banyak terima

kasih kepada :

1. Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan

kepada peneliti menjadi mahasiswa Unnes.

2. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang yang telah

memberikan izin dan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan

skripsi ini.

3. Ketua Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu

Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan

dorongan dan semangat serta izin penelitian untuk menyelesaikan skripsi ini.

vii
4. Dr. Nasuka, M. Kes., selaku Pembimbing yang telah memberikan petunjuk,

saran, dorongan, dan motivasi serta membimbing penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini.

5. Dosen jurusan PKLO, FIK, UNNES yang telah memberikan bekal ilmu dan

pengetahuan kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini.

6. Pelatih pada klub Talenta Kota Semarang yang telah memberikan

kesempatan kepada peneliti untuk melakukan penelitian pada atlet-atletnya.

7. Atlet-atlet pada klub Talenta Kota Semarang yang telah bersedia menjadi

sampel penelitian.

8. Teman-teman seperjuangan dan teman-teman kos yang selalu memberikan

dukungan kepada penulis.

Semoga bantuan yang telah diberikan kepada penulis menjadi amalan

ibadah dan mendapatkan pahala dari ALLAH SWT. Pada akhirnya penulis

berharap semoga Skripsi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi semua pihak.

Semarang, 31 Juli 2019

Penulis

viii
DAFTAR ISI

Halaman
JUDUL............................................................................................................. i
ABSTRAK........................................................................................................ ii
PERNYATAAN................................................................................................ iii
PERSETUJUAN.............................................................................................. iv
PENGESAHAN................................................................................................ v
MOTTO DAN PERSEMBAHAN...................................................................... vi
KATA PENGANTAR........................................................................................ vii
DAFTAR ISI..................................................................................................... ix
DAFTAR TABEL.............................................................................................. xi
DAFTAR GAMBAR.......................................................................................... xii
DAFTAR LAMPIRAN....................................................................................... xiii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah........................................................................... 1

1.2 Indentifikasi Masalah................................................................................ 3

1.3 Pembatasan Maslaah............................................................................... 4

1.4 Rumusan Masalah.................................................................................... 4

1.5 Tujuan Penelitian...................................................................................... 4

1.6 Manfaat Penelitian.................................................................................... 5

BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR


2.1 Landasan Teori……................................................................................. 6

2.1.1 Permainan Bola Voli……………………………………………...…… 6


2.1.2 Teknik Dasar Bermain Bola Voli………………………………… 7
[Link] Service…………………………………………………………. 8
[Link] Passing………………………………………………………… 10
[Link] Smash………………………………………………………….. 14
[Link] Blok (bendungan) …………………………………………….. 16

ix
2.2 Penelitian Terdahulu…………………………………………………………. 17

2.3 Kerangka Berpikir…………………………………………………………….. 19

BAB III METODE PENELITIAN


3.1 Jenis dan Desain Penelitian..................................................................... 21

3.2 Variabel Penelitian ................................................................................... 21

3.3 Populasi dan Sampel................................................................................ 22

3.4 Teknik Pengumpulan Data……………………………................................ 22

3.4.1 Teknik Observasi………………………………………………………. 23


3.4.2 Teknik Tes………………………………………………………………. 23
3.5 Instrumen Penelitian………………………………………………………… 23

3.6 Prosedur Penelitian ………………………………………………………….. 32

3.7 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penelitian……………………………. 33


3.8 Teknik Analisis Data................................................................................. 34
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian………………………………………………………………… 36
4.1.1 Deskripsi Data Hasil Tes Passing Bawah……………………......... 36
4.1.2 Deskripsi Data Hasil Tes Passing Atas……………………….......... 38
4.1.3 Deskripsi Data Hasil Tes Servis Bawah……………………............ 40
4.1.4 Deskripsi Data Hasil Tes Servis Atas…………………….........…… 43
4.1.5 Deskripsi Data Hasil Tes Smash…………………………............… 45
4.1.6 Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Bermain Bola Voli Atlet
Talenta Semarang…………………………………………………… 47
4.2 Pembahasan 49
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan................................................................................................. 53

5.2 Saran....................................................................................................... 53

Daftar Pustaka............................................................................................... 55
Lampiran-Lampiran....................................................................................... 56

x
DAFTAR TABEL

Tabel Halaman
1.1 Penilaian Tes Keterampilan Bola Voli.................................................... 35

1.2 Kategori Tingkat Kemampuan Teknik Dasar…………………………….. 35

4.1 Data Hasil Tes Passing Bawah Atlet Klub Talenta Semarang................ 36

4.2 Tingkat Penguasaan Passing Bawah Atlet Klub Talenta Semarang… 37

4.3 Data Hasil Tes Passing Atas Atlet Klub Talenta Semarang…………… 38

4.4 Tingkat Penguasaan Passing Atas Atlet Klub Talenta Semarang…….. 39

4.5 Data Hasil Tes Servis Bawah Atlet Klub Talenta Semarang…………… 41

4.6 Tingkat Penguasaan Servis Bawah Atlet Klub Talenta Semarang……. 42

4.7 Data Hasil Tes Servis Atas Atlet Klub Talenta Semarang……………… 43

4.8 Tingkat Penguasaan Servis Atas Atlet Klub Talenta Semarang………. 44

4.9 Data Hasil Tes Smash Atlet Klub Talenta Semarang…………………… 45

4.10 Tingkat Penguasaan Smash Atlet Klub Talenta Semarang…………… 46

4.11 Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Bola Voli Pada Atlet Putri Klub
Talenta Semarang………………………………………………………… 47

xi
DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman
2.1 Gaya Servis Menyamping………….......................................................... 8

2.2 Floating Overhand Service…………......................................................... 9

2.3 Posisi Tangan dan Urutan Gerakan Passing Bawah............................... 12

2.4 Posisi Tangan dan Rangkaian Gerakan Pasing Atas…………………….. 13

2.5 Rangkain Teknik Gerakan Smash…………………………………..……… 15

2.6 Kerangka Berpikir Penelitian………………………………………………… 20

3.1 Pelaksanaan Tes Passing Bawah…………………………………………… 25

3.2 Pelaksanaan Tes Passing Atas……………………………………………… 27

3.3 Pelaksanaan Tes Servise Bawah…………………………………………… 28


3.4 Pelaksanaan Tes Servise Atas……………………………………………… 30
3.5 Pelaksanaan Tes Smash…………………………………………………… 31
4.1 Grafik Tingkat Penguasaan Passing Bawah Atlet Klub Talenta
Semarang……………………………………………………………………… 37
4.2 Grafik Tingkat Penguasaan Passing Atas Atlet Klub Talenta Semarang 40
4.3 Grafik Tingkat Penguasaan Servis Bawah Atlet Klub Talenta Semarang. 42
4.4 Grafik Tingkat Penguasaan Servis Atas Atlet Klub Talenta Semarang…. 44
4.5 Grafik Tingkat Penguasaan Smash Atlet Klub Talenta Semarang………. 46
4.6 Grafik Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Bola Voli Putri Pada Klub
Talenta…………………………………………………………………………. 48
4.7 Grafik Pebandingan Hasil Tes Teknik Dasar Bola Voli Putri Pada Klub
Talenta…………………………………………………………………………. 49

xii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman
1. Hasil Tes Penguasaan Passing Bola Voli Pada Atlet Putri Klub Talenta
Semarang Tahun 2019………………………………………………………… 57

2. Hasil Tes Penguasaan Servis Bawah Bola Voli Pada Atlet Putri Klub
Talenta Semarang Tahun 2019.................................................................. 58

3. Hasil Tes Penguasaan Servis Atas Bola Voli Pada Atlet Putri Klub
Talenta Semarang Tahun 2019.................................................................. 59

4. Hasil Tes Penguasaan Smash Bola Voli Pada Atlet Putri Klub Talenta
Semarang Tahun 2019............................................................................... 60

5. Hasil Olahdata Statistik Deskriptif............................................................... 61

6. Dokumentasi Foto-Foto Penelitian…………………………………………… 63

7. Surat Keputusan Penetapan Dosen Pembimbing...................................... 65

8. Surat Ijin Penelitian..................................................................................... 66

9. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian........................................ 67

xiii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Olahraga telah menjadi satu bagian dari aktivitas manusia, karena

bermanfaat bagi orang yang melaksanakannya. Manfaat dari olahraga antara

lain dapat membuat tubuh sehat, kuat, serta menjadi bugar dan bersemangat

untuk melakukan kegiatan. Olahraga juga dapat dijadikan sebagai ajang

kesenangan dan untuk prestasi. Olahraga memiliki tujuan yang berbeda-beda

yaitu untuk memperoleh kesenangan, kesehatan, status sosial, dan juga untuk

prestasi sebagai olahragawan professional.

Permainan bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang digemari

oleh semua lapisan masyarakat, baik remaja maupun dewasa. Selain itu

permainan bola voli juga dapat melatih seluruh fungsi tubuh disamping melatih

kerja kelompok. Berbagai segi positif dari permainan ini yaitu ukuran lapangan

relatif kecil, jumlah pemain cukup banyak, perlengkapan alat permainan

sederhana dan menimbulkan kegembiraan bagi yang memainkannya.

Perkembangan olahraga bola voli di negara kita sudah tumbuh dengan pesat.

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kejuaraan kejuaraan dari mulai tingkat

internasional, nasional, provinsi, kabupaten, sampai di kecamatan,

desa/kelurahan dan bahkan tingkat RT dan RW. Hal ini membuktikan bahwa

minat masyarakat Indonesia sangat besar tehadap cabang olahraga bola voli.

Bola voli adalah permainan yang dilakukan di atas lapangan yang

berbentuk persegi panjang, dengan panjang 18 meter dan lebar sembilan meter.

Di tengah-tengah dipasang jaring/net sebagai pembatas dengan tinggi 2,24

1
2

meter untuk putri dan 2,43 meter untuk putra, dengan lebar satu meter, yang

terbentang dengan kuat. Adapun keterampilan yang harus dikuasai oleh para

pemain untuk dapat bermain bola voli dengan baik adalah passing, service,

smash dan blocking. Penguasaan terhadap keterampilan bermain bola voli

tersebut sangat penting, karena tanpa penguasaan teknik yang baik seorang

pemain tidak akan dapat mencapai prestasi yang maksimal (Irfan Zinat Achmad,

2016:78).

Permainan bola voli sebagai olahraga tim, maka perlu kerjasama yang baik

dalam tim itu, hal ini dituntut penguasaan masing-masing individu, sehingga

dalam suatu pertandingan dapat dimenangkan dan prestasi akan semakin.

Penguasaan keterampilan dan prestasi setiap atlet pemain bola voli dapat

diupayakan peningkatannya dalam pembinaan pada klub bola voli. Salah satu

klub yang melakukan pembinaan atlet sejak dini di Kota Semarang adalah Klub

Talenta yang berlokasi di Kecamatan Ngalian sejak tahun 2005.

Berdasarkan observasi awal yang peneliti lakukan pada tangal 25 Mei 2019

diketahui bahwa Klub Talenta Semarang melakukan pembinaan pada atlet

dengan tingkat pendidikan dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas

yaitu usia antara 7 tahun hingga 18 tahun. Klub Talenta ini telah memiliki 38 atlet

yang terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok pemula dan kelompok yunior.

Kelompok pemula terdiri dari 18 atlet dengan rentang usia 7 tahun hingga 12

tahun yang belum menguasai teknik dasar dalam permainan bola voli secara

penuh dan kelompok yunior sebanyak 20 atlet dengan usia antara 13-18 tahun

yang sudah memiliki keahlian dalam teknik dasar permainan bola voli.

Klub Talenta Semarang memiliki jadwal latihan 2 kali dalam satu minggu

yaitu hari kamis dan minggu dari jam 15.30 hingga jam 17.30 WIB. Pelatih
3

membagi pertemuan dalam tiga sesi yaitu pendahuluan, inti dan penutup. Pada

kegiatan awal atau pendahuluan, pelatih memberikan instruksi kepada atlet

untuk berbaris, pemanasan dengan lari keliling lapangan sebanyak 3 kali dan

diakhir dengan melatih gerak kaki melalui latihan variasi lari (ABC Running, lari

ditempat, divariasikan dengan gerak smas dan servis). Kegiatan inti merupakan

tahap latihan teknik dasar sesuai dengan kelompok atlet yang kemudian

dilanjutkan game dengan membagi atlet dalam dua kelompok, dalam hal ini

pelatih akan melakukan penilaian terhadap kemampuan atlet. Pada akhir

pertemuan yaitu kegiatan penutup pelatih meninstruksikan atlet untuk melakukan

cooling down, melakukan evaluasi pada pertemuan hari itu dan pemberian

motivasi kepada atlet.

Pelatihan teknik dasar bola voli pada Klub Talenta secara rutin dilakukan

oleh pelatih namun pada kenyatannya prestasi atlet masih belum optimal karena

dalam pertandingan belum mampu mencapai peringkat yang

diinginkan/ditargetkan. Oleh karena itu, pengusaan teknik dasar dalam

permainan bola voli pada atlet Klub Talenta Semarang perlu dilakukan

pengukuran sehingga dapat ditentukan program latihan yang sesuai untuk

peningkatan prestasi atlet. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk

melakukan penelitian dengan judul “Survei Penguasaan Teknik Dasar

Permainan Bola Voli Pada Atlet Klub Talenta Semarang Tahun 2019”

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut dapat diindentifikasikan permasalahan

sebagai berikut:

1. Prestasi atlet Klub Talenta belum menonjol dibandingkan dengan klub-klub

lain di Kota Semarang padahal secara rutin pelatih telah memberikan


4

pelatihan teknik, taktik, mental atlet dalam permainan bola voli.

2. Belum adanya pengukuran terhadap penguasaan teknik dasar dalam

permainan bola voli pada atlet Klub Talenta.

3. Pelaksanaan pelatihan sudah menerapkan prinsip-prinsip latihan eperti

beban berlebih dan prinsip beban bertambah namun

4. Klub Talenta belum memiliki program latihan teknik dasar secara tertulis atau

belum menyusun program mikro siklus maupun makro siklus sebagai

pedoman dalam melatih.

1.3 Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah dilakukan agar penelitian lebih terarah terfokus, dan

tidak menyimpang dari sasaran pokok penelitian. Oleh karena itu, penulis

membatasi permasalahan yaitu:

1. Penelitian ini dibatasi pada atlet di Klub Talenta dengan usia 13 tahun -15

tahun.

2. Penelitian ini dibatasi pada penguasaan teknik dasar bolavoli yang terdiri

dari passing atas, passing bawah, servis atas, servis bawah dan smash.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas, maka

rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah profil penguasaan

teknik dasar bolavoli pada atlet Klub Talenta di Kota Semarang tahun 2019?

1.5 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah

untuk mengetahui penguasaan teknik dasar bolavoli pada atlet Klub Talenta di

Kota Semarang tahun 2019.


5

1.6 Manfaat Penelitian

1.6.1 Secara Teoritis

Penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai masukan ilmu

pengetahuan dengan memperkaya dan menambah teori-teori dibidang

kepelatihan olahraga.

1.6.2 Secara Praktis

1. Bagi Peneliti

Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan oleh peneliti dalam

mengembangkan dan meningkatkan keterampilan dalam pelatihan bola voli.

2. Bagi Klub

Dengan penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumbangsih

pemikiran dan meningkatkan kreativitas dalam pelatihan khususnya untuk

pelatihan teknik dasar bola voli.

3. Bagi Pelatih

Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai evaluasi untuk

melihat tingkat penguasaan teknik dasar bermian bola voli para atlet hasil

didikannya sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam

melakukan evaluasi dan membuat kebijakan baru untuk meningkatkan

kualitas atlet terkait dengan penguasaan teknik dasar bolavoli yang belum

optimal.
6

BAB II

LANDASAN TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR

2.1 Landasan Teori

Landasan teori dalam penelitian ini merupakan teori-teori yang berkaitan

dengan masalah penelitian yang terdiri dari teori permainan bola voli dan teknik

dasar bermain bola voli. Untuk lebih jelasnya tentang teori-teori tersebut akan

dibahas sebagai berikut.

2.1.1 Permainan Bola Voli

Permainan bolavoli adalah suatu jenis olah raga permainan. Permainan ini

dimainkan oleh dua regu yang saling berhadapan yang masing-masing regu

terdiri dari enam pemain, setiap regu berusaha untuk dapat memukul dan

menjatuhkan bola ke dalam lapangan melewati di atas jaring atau net dan

mencegah pihak lawan dapat memukul dan menjatuhkan bola ke dalam

lapangannya (Aip Syarifuddin, 1991: 183). Pada awalnya ide dasar permainan

bola voli adalah memasukkan bola ke daerah lawan melewati suatu rintangan

berupa tali atau net dan berusaha memenangkan permainan dengan mematikan

bola itu di daerah lawan (M. Yunus, 1992:7).

Menurut Nuril Ahmadi (2007: 20) bahwa perminan bolavoli merupakan

suatu permainan yang kompleks yang tidak mudah dilakukan oleh setiap orang.

Sebab dalam permainan bolavoli dibutuhkan koordinasi gerak yang benar-benar

bisa diandalkan untuk melakukan semua gerakan yang ada dalam permainan

bola voli. Sedangkan menurut Munasifah (2008; 3), bola voli adalah permainan

yang dilakukan oleh dua regu, yang masing-masing terdiri atas enam orang. Bola

6
7

dimainkan diudara melewati net, setiap regu hanya bisa memainkan bola tiga kali

pukulan.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa

permainan bola voli adalah permainan olahraga beregu yang dimainkan oleh 2

regu yang masing-masing terdiri 6 orang dan setiap regu hanya bisa memainkan

bola 3 kali pukulan serta membutuhkan keterampilan dalam memainkannya.

2.1.2 Teknik Dasar Bermain Bola Voli

Menurut Dieter Beutelstahl (2007:8) bahwa teknik adalah prosedur yang

telah dikembangkan berdasarkan praktek, dan bertujuan mencari penyelesaiaan

suatu problema pergerakan tertentu dengan cara yang paling ekonomis dan

berguna. Sedangkan M. Yunus (1992: 68) menyatakan bahwa teknik adalah cara

melakukan atau melaksanakan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu secara

efisien dan efektif. Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara

memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan-peraturan

permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal.

Permainan bola voli adalah permainan tempo yang cepat, sehingga untuk

memainkan bola sangat terbatas. Seorang pemain bila tidak menguasai teknik

yang sempurna akan memungkinkan kesalahan-keasalahan teknik yang

tentunya sangat merugikan tim. Penguasaan bola dalam permainan bola voli

merupakan hal penting untuk setiap pemain. Hal ini bisa dikatakan, merupakan

bagian yang fundamental dalam proses permainan bola voli untuk berhasilnya

dalam suatu pertandingan. Sehingga untuk dapat menguasai bola dengan baik

dibutuhkan suatu penguasaan teknik dasar yang baik pula. Selanjutnya macam-

macam teknik dasar dalam permainan bola voli menurut Munasifah (2008:27)

meliputi: (1) passing atas, (2) passing bawah, (3) set-up/umpan, (4) smash, (5)
8

servis, (6) block/membendung. Hal yang sama juga diungkapkan oleh M. Yunus

(1992: 68) yang menyatakan bahwa teknik dasar permainan bola voli meliputi: (a)

servis, (b) passing, (c) umpan (set-up), (d) smash (spike), (e) bendungan (block).

[Link] Service

Menurut Nuril Ahmadi (2007:20) bahwa servis adalah pukulan bola yang

dilakukan dari belakang garis akhir lapangan permainan melampui net ke daerah

lawan. Adapun teknik-teknik dalam permainan bola voli antara lain: (1) servis

tangan bawah (underhand service), (2) servis mengapung (floating service), (3)

topspin service, (4) jumping service.

Gambar 2.1 Gaya Servis Menyamping


Sumber: Munasifah (2008: 14)
Menurut Dieter Beutelstahl (2011:14) servis atas atau floating service

adalah servis yang tidak mengandung spin. Bola seakan-akan melayang, tanpa

berputar sama sekali. Secara umum, bola itu melayang, kadang berubah arah,

vertikal ataupun horisontal. Servis dimaksudkan sebagai pukulan permulaan

dengan bola untuk memulai permainan. Akan tetapi servis ini kemudian

berkembang menjadi suatu senjata yang ampuh untuk menyerang. a) Hook

servis yang diperkenalkan oleh orang Estonia. b) Floating servis yang

dikembangkan oleh orang Jepang. Jenis servis yang paling umum adalah: a)
9

Under arm servis atau servis lengan bawah. b) Hook servis atau servis kait. c)

Floating servis atau servis melayang. d) Jump servis atau servis sambil loncat.

Gambar 2.1 Floating Overhand Service


Sumber: M. Yunus, (1992: 74)

Langkah-langkah dalam melakukan teknik service bawah menurut M

Yunus (1992: 69) adalah sebagai berikut:

1) Sikap permulaan

Berdiri di daerah servis menghadap ke lapangan, bagi yang tidak kidal kaki

kiri di depan dan bagi yang kidal sebaliknya. Bola dipegang pada tangan

kiri, tangan kanan boleh menggenggam atau dengan telapak tangan

terbuka, lutut agak ditekuk sedikit dan berat badan berada di tengah.

2) Gerakan pelaksanaan

Bola dilambungkan di depan pundak kanan, setinggi 10 sampai 20 cm dan

pada saat yang bersamaan tangan kanan ditarik ke belakang, kemudian

diayunkan kearah depan atas dan mengenai bagian belakang bawah bola.

Lengan diluruskan dan telapak tangan atau genggaman tangan

ditegangkan.
10

3) Gerakan lanjutan (follow through)

Setelah memukul bola diikuti dengan memindahkan berat badan ke depan,

dengan melangkahkan kaki kanan ke depan dan segera masuk ke

lapangan untuk mengambil posisi dengan sikap siap normal, siap untuk

menerima pengembalian atau serangan dari pihak lawan.

Menurut M. Yunus (1992: 70), langkah-langkah melakukan servis atas

antara lain:

1) Sikap permulaan

Berdiri di daerah servis menghadap ke lapangan, bagi yang tidak kidal kaki

kiri sebelah depan dan jika kidal posisi kaki sebaliknya. Namun ada juga

pemain berdiri dengan kedua kaki sejajar dengan menghadap ke net. Bola

di pegang di tangan kiri setinggi kepala. Tangan kanan menggenggam atau

dapat juga dengan telapak tangan terbuka.

2) Gerakan pelaksanaan

Bola dilambungkan di depan atas lebih tinggi dari kepala. Tangan kanan

segera memukul bola pada bagian tengah belakang dari bola dan gaya

yang mengenai bola harus berjalan memotong garis tengah bola. Untuk

menghindar terjadinya putaran pada bola, pergelangan tangan harus

difiksir atau dikakukan.

3) Gerakan lanjutan

Gerak lanjutan lengan pemukul harus segaris dengan gaya yang dihasilkan

atau didorongkan ke depan. Jika pukulan dilakukan dengan gerakan yang

cepat (pukulan keras) dapat ditaklukan tanpa follow through.

[Link] Passing

Menurut Nuril Ahmadi (2007:22) passing adalah upaya seorang pemain


11

dengan menggunakan teknik tertentu untuk mengoperkan bola yang

dimainkannya kepada teman seregunya untuk dimainkan di lapangan sendiri.

Passing terdiri dari passing atas dan passing bawah.

1. Passing Bawah

Teknik passing bawah dapat digunakan sebagai pertahanan untuk

menerima smash dari lawan dan dapat pula untuk pengambilan bola setelah

terjadi block atau bola pantulan dari net. Menurut Aip Syarifuddin dan

Muhadi (1991: 189) yang dimaksud dengan “Passing bawah ialah

mengambil bola yang berada di bawah badan atau bola dari bawah dan

biasanya dilakukan dengan kedua lengan bagian bawah (dari sikut sampai

pergelangan tangan dirapatkan), baik untuk dioperkan kepada kawan,

maupun langsung ke lapangan melalui di atas net”

Teknik melakukan passing bawah menurut Munasifah (2008: 28) yaitu

(1) dengan dua tangan, (2) dengan satu tangan dan dua tangan dapat

dilakukan dengan sikap normal, guling kesamping, terjun kedepan dan

setengah guling kebelakang. Sedangkan menurut Dieter Beuthelstahl (2007:

34) ada beberapa jenis dan macam passing bawah yaitu (1) Two-armed

defence standing position atau pertahanan dengan dua lengan dengan

posisi berdiri; (b) Two-armed defence on the move atau pertahanan dua

lengan dalam posisi bergerak; (c) forward dive atau menjatuhkan diri ke

depan; dan (d) One-armed rolling dig to the side (japannes roll) atau

pertahanan satu lengan dengan menjatuhkan diri ke sisi depan sambil

menyendok bola.
12

Gambar 2.2 Posisi Tangan dan Urutan Gerakan Pssing Bawah


Sumber: M. Yunus (1992: 83-84)

Menurut M. Yunus (1992: 79), langkah-langkah melakukan passing

bawah antara lain:

1) Sikap permulaan

Ambil sikap siap normal dalam permainan bolvoli. Kedua lutut ditekuk

dengan badan sedikit dibongkokan ke depan. Berat badan menumpu

pada telapak kaki bagian depan untuk mendapatkan suatu

kesetimbangan labil agar dapat lebih mudah dan lebih cepat bergerak

kesegala arah. Kedua tangan saling berpegangan yaitu punggung

tangan kanan diletakan di atas telapak tangan kiri kemudian saling

berpegangan.

2) Gerakan pelaksanaan

Ayunkan kedua lengan ke arah bola dengan sumbu gerak pada

persendian bahu dan lengan. Di atas dari pergelangan tangan dan

pada waktu lengan membentuk sudut sekitar 45 derajat dengan badan.

Lengan diayunkan dan diangkat hampir lurus

3) Gerakan lanjutan

Setelah ayunan lengan mengenai bola. Kaki belakang melangkah ke


13

depan untuk mengambil posisi siap kembali dan ayunan lengan untuk

passing bawah ke depan tidak melebihi sudut 90 derajat dengan

bahu/badan.

2. Passing Atas

Teknik passing atas sangat efektif digunakan untuk mengambil bola

bola atas. Pada umumnya passing atas digunakan untuk mengumpan ke

teman yang lain dalam tim, yang selanjutnya diharapkan akan dapat

dipergunakan untuk menyerang ke lapangan lawan. Menurut Aip Syarifuddin

(1991: 190) “passing atas adalah menyajikan bola atau membagi-bagikan

bola (mengoper bola) dengan menggunakan jari-jari tangan, baik kepada

kapan maupun langsung ditunjukkan ke lapangan lawan melalui atas jaring”.

Menurut Nuril Ahmadi (2007:25), cara melakukan teknik passing atas

yang baik adalah jari tangan terbuka lebar dan kedua tangan membentuk

mangkuk hampir saling berhadapan. Sebelum menyentuh bola, lutut sedikit

ditekuk hingga tangan berada di muka setinggi hidung. Sudut antara sikut

dan badan kurang lebih 45°. Bola disentuhkan dengan cara meluruskan

kedua kaki dengan lengan.

Gambar 2.3 Posisi Tangan dan Rangkaian Gerakan Pasing Atas


(M. Yunus,1992: 91-92)
14

Menurut M. Yunus (1992: 79), langkah-langkah dalam melakukan

passing atas antara lain:

1) Sikap permulaan

Ambil posisi sikap normal yaitu kedua kaki berdiri selebar dada. Berat

badan menumpu pada tapak kaki bagian depan. Lutut ditekuk dengan

badan merendah. Tempatkan badan secepat mungkin di bawah bola

dengan kedua tangan diangkat lebih tinggi dari dahi. Jari-jari tangan

terbuka lebar membentuk cekungan seperti setengah lingkaran bola.

2) Gerakan pelaksanaan

Tepat saat bola berada di atas dan sedikit di depan dahi, lengan

diluruskan dengan gerakan eksplosif untuk mendorong bola.

Perkenaan bola pada permukaan jari tengah. Pada waktu perkenaan

dengan bola, jari-jari agak ditegangkan. Kemudian diikuti dengan

gerakan pergelangan tangan agar bola dapat memantul dengan baik.

3) Gerak lanjutan

Setelah bola memantul dengan baik, lanjutkan dengan meluruskan

lengan ke depan atas sebagai suatu gerakan lanjutan. Diikuti dengan

memindahkan berat badan ke depan dengan melangkahkan kaki

belakang ke depan dan segera mengambil sikap siap dalam posisi

normal kembali.

[Link] Smash

Smash adalah pukulan yang utama dalam penyerangan dalam usaha

mencapai kemenangan. Untuk mencapai keberhasilan yang gemilang dalam

melakuka smash ini diperlukan raihan yang tinggi dan kemampuan meloncat

yang tinggi (M Yunus, 1992: 108). Sedangkan menurut Nuril Ahmadi (2007:32)
15

smash adalah suatu pukulan dimana tangan melakukan kontak dengan bola

secara penuh pada bagian atas, sehingga jalanya bola terjal dengan kecepatan

yang tinggi. Smash yang dilakukan harus dilakukan dengan cepat, tepat dan

keras. Agar pukulan smash yang diarahkan ke lawan sulit di terima dan dengan

teknik ini peluang mendapatkan angka lebih besar.

Menurut Dieter Beuthelstahl (2011: 24) untuk dapat mencapai hasil yang

baik dalam melakukan smash ini diperlukan raihan yang tinggi dan kemampuan

meloncat yang tinggi. Dalam melakukan smash ada beberapa macam jenis dan

variasinya, hal ini dikarenakan setiap pemain memiliki kemampuan yang

berbeda-beda dalam melakukan smash. Macam-macam jenis smash ini yaitu

frontal smash atau smash depan, frontal smash dengan twist atau smash depan

dengan memutar, smash dari pergelangan tangan, dan dump atau tipuan.

Smash merupakan suatu teknik yang mempunyai gerakan yang komplek

yang terdiri dari: a) Langkah awalan b) Tolakan untuk meloncat c) Memukul bola

saat melayang di udara d) Saat mendarat kembali setelah memukul bola (M.

Yunus, 1992: 108). Berikut ini adalah rangkaian gerakan smash.

Gambar 2.4 Rangkain Teknik Gerakan Smash


Sumber: M. Yunus (1992: 113)

Langkah-langkah atau proses gerakan keseluruhan dalam smash menurut

M Yunus (1992: 108) adalah sebagai berikut:


16

1) Sikap permulaan

Berdiri serong lebih kurang 45 derajat dengan jarak 3-4 meter dari net.

2) Gerak pelaksanaan

Langkah kaki kiri ke depan dengan langkah [Link] diikuti dengan

langkah kaki kanan yang panjang. Diikuti engan segera oleh kaki kiri yang

diletakan disamping kaki kanan (ujung kaki kiri sedikit di depan kaki kanan).

Sambil menekuk lutut rendah. Kedua lengan berada di belakang

[Link] melakukan tolakan sambil mengayunkan lengan ke depan

atas. Pada saat loncatan tertinggi, segera meraih dan memukul bola

setinggi-tingginya di atas net.

3) Gerak lanjutan

Menjaga keseimbangan badan agar tidak menyentuh dan menabrak net.

Mendarat kembali dengan menumpu pada dua kaki sambil mengoper dan

mengambil sikap siap normal.

[Link] Blok (bendungan)

Menurut Aip Syarifddin dan Muhadi (1991: 193) block adalah tindakan

dalam usaha untuk menahan serangan lawan pada saat bola melewati atas

jaring, dengan mempergunakan satu atau kedua tangan yang dilakukan seorang

pemain atau oleh dua atau tiga orang pemain secara bersama-sama. Block

merupakan benteng pertahanan yang utama untuk menangkis serangan lawan

(M. Yunus, 1992:119), dalam hal ini blocking merupakan salah satu cara untuk

memperlambat atau menekan lawan untuk mendapatkan nilai atau poin dalam

sebuah pertandingan.

Menurut Nuril Ahmadi (2008: 30) bahwa block merupakan benteng

pertahanan yang utama untuk menahan serangan lawan. Blok mempunyai


17

tingkat keberhasilan yang sangat kecil karena bola smash yang akan diblok

arahnya dikendalikan oleh lawan (lawan selalu menghindari blok). Seiring

dengan berkembangnya permainan, blok berubah menjadi senjata untuk

mengumpulkan angka apabila dilakukan dan terkoordinir dengan baik.

Langkah-langkah dalam melakukan block menurut M. Yunus (1992: 119)

adalah sebagai berikut:

1) Sikap permulaan

Berdiri menghadang kejaring, jarak kedua kaki selebar pundak, lutut

ditekuk dan kedua tangan siap di depan dada. Pandangan mengawasi

jalannya bola dan memperhatikan smasher yang akan melakukan pukulan.

2) Gerakan pelaksanaan

Dengan menolakkan kedua kaki sambil membawa kedua lengan keatas,

kedua telapak tangan dirapatkan, jari-jari direnggangkan, posisi kedua

tangan menutup daerah yang diperkirakan menjadi sasaran utama lintasan

bola smasher. Jika melakukan block aktif, kedua tangan digerakkan kearah

bla terutama gerak pergelangan tangan.

3) Gerakan lanjutan

Segera mendarat dengan kedua kaki mengeper dan mengambil posisi siap

kembali untuk menghadapi situasi permainan selanjutnya.

2.2 Penelitian Terdahulu

Penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian ini yaitu sebagai

berikut:

1. Dedi Purwanto (2013) meneliti dengan judul “Survey Kondisi Fisik Dan

Keterampilan Teknik Dasar Bola Voli Pada Klub Bola Voli Putri Bravo

Banjarnegara Tahun 2012”. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kondisi


18

fisik pemain voli pada Klub Bola Voli Putri Bravo Banjarnegara rata-rata

untuk atlet 60% kategori baik. Persentase terbesar dan Tingkat

kemampuan teknik dasar bola voli pada Klub Bola Voli Putri Bravo

Banjarnegara persentase terbesar dari masingmasing aspek adalah untuk

smash 73.33% kategori sedang. Servis 73.33% kategori sedang. Passing

atas 93.33% kategori baik sekali. Passing bawah 50% kategori baik

sekali.

2. Ikhsan Pangestu Setyawan (2018) degan judul “Tingkat Keterampilan

Bermain Bola Voli Siswa Peserta Ekstrakurikuler Bola Voli Di Sma Negeri

3 Klaten Tahun Ajaran 2016/2017”. Hasil penelitian menunjukan bahwa

dari 20 siswa yang mengikuti tes tingkat keterampilan bola voli, sebanyak

9 siswa termasuk dalam kategori sedang (45%), sebanyak 6 siswa atau

sebesar (30%) termasuk kategori baik, sebanyak 4 siswa atau sebesar

(20%) termasuk kategori sangat kurang, sebanyak 1 siswa atau sebesar

(5%) termasuk kategori sangat baik, sebanyak 0 siswa atau sebesar (0%)

termasuk kategori kurang.

3. Jon Heri (2015) dengan judul “Survey Keterampilan Tehnik Dasar Bola

Voli Pada Siswa Putra Yang Mengikuti Ekstrakurikuler Di Sma Negeri 4

Pontianak”. Berdasarkan perhitungan persentase dari tehnik dasar Bola

Voli Sma Negeri 4 Pontianak yaitu kemampuan Passing atas yaitu

72,50% (Baik) dengan jumlah siswa dengan keterangan Baik 11 siswa

dan keterangan baik sekali 9 siswa. Kemampuan Servis atas 56,22%

(Sedang) dengan keterangan Baik 6 siswa dan keterangan sedang 14

siswa. Kemampuan tehnik dasar Smash yaitu dengan rata-rata 63,92%

(Baik). Dengan keterangan Baik sekali 1 siswa, keterangan Baik 9 siswa


19

dan keterangan sedang 10 siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat

disimpulkan bahwa tes keterampilan tehnik dasar bola voli dapat

meningkatkan kemampuan bermain bola voli di SmaNegeri 4 Pontianak.

2.3 Kerangka Berpikir

Dalam permainan bola voli untuk dapat memperoleh prestasi maksimal ada

beberapa faktor yang mempengaruhi, misalnya teknik, taktik, mental, dan fisik.

Penguasaan teknik dasar dalam permainan bola voli merupakan hal penting

untuk setiap pemain. Hal ini bisa dikatakan, merupakan bagian yang fundamental

dalam proses permainan bola voli untuk berhasilnya dalam suatu pertandingan.

Sehingga untuk dapat menguasai bola dengan baik dibutuhkan suatu

penguasaan teknik dasar yang baik pula. Teknik dasar dalam permainan bola

voli ini meliputi servis atas, servis bawah, passing bawah, passing atas, dan

smash.

Pengukuran penguasaan teknik dasar permainan bola voli sangat penting

dilakukan karena teknik dasar merupakan salah satu unsur yang turut

menentukan menang atau kalahnya suatu regu di dalam suatu pertandingan di

samping unsur-unsur kondisi fisik, mental dan taktik. Penggunaan teknik dasar

secara sempurna dapat dicapai dengan berlatih secara teratur dengan

menggunakan bentuk latihan yang baik dan benar.

Berdasarkan uraian di atas, maka untuk lebih jelasnya kerangka pemikiran

penelitian ini dapat dilihat pada bagan di bawah ini.


20

Klub Talenta Semarang

Pencarian Bibit

Pembinaan Atlet

Kegiatan Pelatihan Teknik


Dasar Bola Voli

Servis Atas dan Passing Atas dan Smash


Servis Bawah Passing Bawah

Prestasi Atlet/Klub
Talenta Semarang

Gambar 2.5 Kerangka Pemikiran Penelitian


53

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian maka dapat

ditarik kesimpulan sebagai berikut :

Tingkat penguasaan teknik dasar bola voli pada atlet Klub Talenta di Kota

Semarang tahun 2019 mayoritas dalam kategori sedang yaitu sebanyak 70,6%.

Rata-rata atlet putri memiliki keterampilan passing bawah dalam kategori sedang

sebanyak 58,8%, memiliki keterampilan passing atas dalam kategori baik

sebanyak 52,9%, memiliki keterampilan servis bawah dalam kategori sedang

sebanyak 47,1%, memiliki keterampilan servis atas dalam kategori sedang

sebanyak 47,1% dan memiliki keterampilan smash dalam kategori kurang

sebanyak 41,2%.

5.2 Saran-Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan simpulan maka peneliti dapat

memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Bagi Pelatih Klub

a. Pelatih klub sebaiknya melakukan tes keterampilan teknik dasar bola voli

secara berkala untuk mengetahui sejauh mana penguasaan teknik dasar

bermain bola voli pada atletnya sehingga dapat dilakukan perbaikan

program latihan yang diberikan sesuai penguasaan penguasaan teknik

dasar setiap atlet.

53
54

b. Atlet perlu dberikan pelatihan teknik dasar bola voli sesuai prinsip-prinsip

dasar latihan agar dalam pertandingan-pertandingan bolavoli dapat

memperoleh hasil yang maksimal dan prestasi yang lebih baik.

2. Bagi Atlet

a. Hendaknya atlet memperbaiki fokus latihan khususnya pada teknik smash

karena dinilai paling sulit dilakukan oleh atlet dengan memperbanyak

frekuensi latihan dan durasi latihan smash.

b. Hendaknya atlet meningkatkan kebugaran untuk mendukung penguasaan

penguasaan teknik dasar bola voli sehingga prestasi dapat dicapai.


55

DAFTAR PUSTAKA

Aip Syarifuddin dan Muhadi. 1992. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta:
Depdikbud.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian, Suatu Praktek. Jakarta:Bina.


Aksara.

Beuthelstahl, Dieter. 2011. Belajar Bermain Bola Volley. Bandung: Pionir Jaya.

Depdiknas. 1999. Petunjuk tes Keterampilan Bola Voli Usia 13-15 Tahun.
Jakarta.

------. 2003. Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, Jakarta: Pusat Pengembangan


Kualitas Jasmani.

Gazali, Novri. Kontribusi Kekuatan Otot Lengan Tehadap Kemampuan Servis


Atas Atlet Bolavoli. Journal of Physical Education, Health and Sport, Vol 3,
No 1 (2016), pp: 1-7.

Ikhsan Pangestu Setyawan. Tingkat Keterampilan Bermain Bola Voli Siswa


Peserta Ekstrakurikuler Bola Voli Di Sma Negeri 3 Klaten Tahun Ajaran
2016/2017. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Vol 6, No
7 (2017), pp: 1-11.

Irfan Zinat Achmad. Hubungan Antara Power Tungkai, Koordinasi Matatangan,


Dan Rasa Percaya Diri Dengan Hasil Keterampilan Open Spike Bola Voli.
Jurnal Pendidikan Unsika. Volume 4 Nomor 1, Maret 2016.

Jon Heri. Survey Keterampilan Tehnik Dasar Bola Voli Pada Siswa Putra Yang
Mengikuti Ekstrakurikuler Di Sma Negeri 4 Pontianak. Jurnal pendidikan
dan Pembelajaran. Vol 5, No 2 (2016), pp:1-10.

Busko K. et all. Jumping Abilities In Elite Female Volleyball Players: Comparative


Analysis Among Age Categories. Biology of Sport Journal, Vol. 29 No 4,
2012, pp: 317-319

Munasifah. 2008. Bermain Bola Voli. Semarang: Cv. Aneka Ilmu

Muhammad Yunus. 1992. Olahraga Pilihan Bola Voli. Surabaya. Departemen


Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek
Pembinaan Tenaga Kependidikan

Nuril Ahmadi, 2007. Panduan Olahraga Bola Voli. Surakarta: Era Pustaka Utama

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif.


Dan R&D. Bandung: Alfabeta

Anda mungkin juga menyukai