0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan63 halaman

Implementasi Deep Learning di SD

Dokumen ini membahas konsep pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam konteks pendidikan dasar, menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum dan asesmen yang efektif untuk mendukung pengembangan kompetensi siswa. Pembelajaran mendalam bertujuan untuk melibatkan siswa secara aktif dalam isu-isu nyata dan mengembangkan karakter serta keterampilan abad ke-21. Peran guru sebagai mentor juga ditekankan, di mana mereka diharapkan dapat membimbing dan mendukung siswa dalam proses belajar mereka.

Diunggah oleh

samsulbahri223
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan63 halaman

Implementasi Deep Learning di SD

Dokumen ini membahas konsep pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam konteks pendidikan dasar, menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum dan asesmen yang efektif untuk mendukung pengembangan kompetensi siswa. Pembelajaran mendalam bertujuan untuk melibatkan siswa secara aktif dalam isu-isu nyata dan mengembangkan karakter serta keterampilan abad ke-21. Peran guru sebagai mentor juga ditekankan, di mana mereka diharapkan dapat membimbing dan mendukung siswa dalam proses belajar mereka.

Diunggah oleh

samsulbahri223
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Deep Learning

Samsul bahri
Guru Penggerak
TUJUAN
Memahami konsep pembelajaran mendalam dan
relevansinya dalam konteks pendidikan SD. Mampu
menyesuaikan dan mengevaluasi kurikulum untuk
mendukung pembelajaran mendalam. Menguasai
karakteristik dan prinsip kurikulum yang berorientasi
pada pembelajaran mendalam. Mampu merancang dan
melaksanakan asesmen yang efektif dalam pembelajaran
mendalam. Mampu mengimplementasikan pembelajaran
mendalam di kelas SD, dengan fokus pada
pengembangan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan
kemampuan belajar siswa. Memahami peran guru sebagai
pembimbing/mentor dalam pembelajaran mendalam.
APA YANG BAPAK/ IBU PIKIRKAN
SETELAH MENDENGAR KATA
“DEEP LEARNING” SELAMA
BEBERAPA BULAN INI?

07
KI HAJAR
DEWANTARA

Siswa sebagai pusat Mengutamakan kebutuhan dan karakter siswa,


pembelajaran dengan pendekatan yang relevan dan
memfasilitasi eksplorasi pribadi
Menekankan pentingnya menghubungkan
Pembelajaran kontekstual
pembelajaran dengan kehidupan nyata agar
lebih bermakna
Fokus pada pengembangan karakter siswa dan
Karakter dan kolaborasi kolaborasi antar siswa untuk memperdalam
pemahaman
Mendorong siswa untuk lebih sadar dan reflektif
Refleksi dan kesadaran dalam proses belajar.

07
DEFINISI PEMBELAJARAN
MENDALAM
Fullan, Michael (2018)
Pembelajaran mendalam adalah pendekatan sistemik untuk transformasi
pendidikan yang bertujuan mengubah cara siswa belajar dengan melibatkan
mereka secara mendalam melalui isu-isu nyata dan bermakna. Fokus utamanya
adalah mengembangkan 6 Kompetensi Global (6C): Karakter,
Kewarganegaraan, Kolaborasi, Komunikasi, Kreativitas, dan Pemikiran Kritis.

Puskujar ( 2025)
pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana
belajar dan proses pembelajaran berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful),
dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah
rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu.

07
MARI KITA PERHATIKAN!
Profil Deep Learning VS Profil Pelajar Pancasila
Perubahan masa depan sulit
diprediksi
LATAR Bonus Demografi 2035 dan Visi

BELAKANG Indonesia Emas 2045

Pembelajaran Mendalamsebagai
solusi mewujudkan pendidikan Permasalahan mutu pendidikan: Literasi,
bermutu untuk semua Numerasi, HOTs, Ketimpangan Mutu
Pendidikan

Kompetensi masa depan


KEMAMPUAN HOTS SISWA INDONESIA MASIH RENDAH
SATUAN PENDIDIKAN RAMAH ANAK
DEEP LEARNING

KURIKULUM
PENYESUAIAN , EVALUASI, KARAKTERISTIK DAN
PRINSIP KURIKULUM UNTUK PEMBELAJARAN
MENDALAM
Kurikulum di Indonesia

1 KBK (2004) 4 Kurikulum Merdeka (2022)

2 KTSP (2006) 5 Kurikulum Nasional (2024)

3 K13 (2013)
STANDAR PENDIDIKAN NASIONAL
Standar
Standar Kompetensi Lulusan Dimana posisi
Luaran
Pembelajaran
Pendidikan Mendalam?

Standar Standar Proses Pembelajaran


Proses Standar Penilaian
Standar Pengelolaan
Pendidikan

Standar Standar Isi


Standar GTK
Masukan Standar Sarpras
Pendidikan Standar Pembiayaan
KURIKULUM NASIONAL
( Permendikbud no.12/2024)

Kerangka
Struktur
Dasar
Kurikulum
Kurikulum
STRUKTUR KURIKULUM NASIONAL
8 DIMENSI PROFIL LULUSAN
KERANGKA KERJA
PEMBELAJARAN
MENDALAM
PRINSIP KURIKULUM NASIONAL

BERPUSAT PADA PEMBELAJARAN


PESERTA DIDIK BERBASIS PROJEK

HOLISTIK FOKUS PADA MATERI


ESENSIAL
PRINSIP
PEMBELAJARAN
Pengalaman belajar peserta didik yang
diperoleh ketika mereka memiliki
kesadaran untuk menjadi pembelajar
yang aktif dan mampu meregulasi diri.
Berkesadaran (mindfull) Peserta didik memahami tujuan
pembelajaran, termotivasi secara
intrinsik untuk belajar, serta aktif
mengembangkan strategi belajar untuk
mencapai tujuan.
PRINSIP
PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menerapkan
pengetahuannya ke dalam situasi nyata.
Proses belajar peserta didik tidak hanya
sebatas memahami informasi/
Bermakna ( meaningfull) penguasaan konten, namun berorientasi
pada kemampuan mengaplikasi
pengetahuan
PRINSIP
PEMBELAJARAN
Pembelajaran yang menggembirakan
merupakan suasana belajar yang positif,
menantang, menyenangkan, dan
memotivasi. Rasa senang dalam belajar
Menggembirakan ( Joyful) membantu peserta didik terhubung
secara emosional, sehingga lebih mudah
memahami, mengingat, dan
menerapkan pengetahuan
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM
KURIKULUM

Intrakurikuler

Kokurikuler PEMBELAJARAN
MENDALAM

Ekstrakurikuler
ASESMEN DALAM PEMBELAJARAN
MENDALAM
Proses pengumpulan dan interpretasi informasi
tentang pemahaman dan kemampuan peserta
didik yang memungkinkan pendidik untuk
membuat keputusan tentang pembelajaran.
Asesmen ini tidak hanya mengukur hasil akhir,
tetapi juga proses berpikir dan pemahaman yang
mendalam dari peserta didik.
ASESMEN DALAM PEMBELAJARAN MENDALAM

MENGUKUR PEMAHAMAN MEMBERIKAN UMPAN


MENDALAM, BUKAN BALIK YANG
HANYA HAFALAN. KONSTRUKTIF UNTUK
PERBAIKAN

MENGIDENTIFIKASI
MENDORONG
KEBUTUHAN
REFLEKSI DAN
PEMBELAJARAN
METAKOGNISI PADA
INDIVIDUAL SISWA.
SISWA.
Karakteristik Asesmen
Beragam: Menggunakan berbagai teknik dan

instrumen.

Autentik: Tugas relevan dengan dunia nyata.

Berkelanjutan: Dilakukan selama proses

pembelajaran.

Inklusif: Memperhatikan kebutuhan individual

siswa.
TEKNIK DAN INSTRUMEN ASESMEN

OBSERVASI WAWANCARA PORTOFOLIO PROYEK & TES


Mengamati perilaku Bertanya langsung Kumpulan hasil Kumpulan hasil karya
dan interaksi siswa. tentang karya yang yang menunjukkan
perkembangan dan
pemahaman menunjukkan
Mengukur pemahaman
mereka. perkembangan.
konsep dan fakta
JENIS ASESMEN

ASESMEN FORMATIF ASESMEN SUMATIF


bertujuan untuk memberikan umpan balik bertujuanuntukmengukur pencapaian hasil
kepada peserta didik dan guru mengenai belajar peserta didik pada akhir suatu periode
kemajuan belajar peserta didik. Asesmen ini pembelajaran, seperti akhir semester atau
biasanya dilakukan selama proses pembelajaran
akhir tahun ajaran.
berlangsung.
LEMBAR KERJA 1
PILIHLAH SATU TOPIK PEMBELAJARAN DAN SUSUNLAH
ASESMEN MENGGUNAKAN SALAH SATU TEKNIK DAN
INSTRUMEN YANG ADA SECARA BERKELOMPOK
Implementasi
Pembelajaran
Mendalam pada
Jenjang SD
TAKSONOMI BLOOM DAN PEMBELAJARAN MENDALAM
Pengetahuan
Keterampilan
Sikap
Pengembangan Kemampuan Belajar
SURFACE DEEP
LEARNING LEARNING
Surface Learningadalah Deep Learning adalah
pendekatan pembelajaran di pendekatan pembelajaran
mana siswa menghafal yang mendorong siswa untuk
informasi atau memahami memahami konsep secara
konsep secara permukaan mendalam, menghubungkan
tanpa menghubungkannya ide, dan menerapkan
dengan pemahaman yang pengetahuan di situasi baru.
lebih dalam atau
menerapkannya dalam
konteks lain.
KAPAN DEEP LEARNING
DIPERLUKAN?
Deep Learning sangat penting untuk tahap eksplorasi dan aplikasi
setelah siswa:

Menguasai dasar-dasar dari Surface Learning


Siap untuk menganalisis, mengevaluasi, dan berinovasi
menggunakan pengetahuan yang dimiliki.
Deskripsi dan Contoh Pembelajaran Deep Learning - SD
LEMBAR KERJA

MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN


DEEP LEARNING
TRANSFORMASI PERAN GURU DALAM
EKOSISTEM PM

Apa yang Anda


pahami dari
gambar berikut?
DEEP LEARNING

Pendekatan pembelajaran
Character (Karakter): Mengembangkan tanggung jawab, empati,
yang berfokus pada
dan integritas
mengembangkan Citizenship (Kewarganegaraan Global): Memahami dan
kompetensi dan berkontribusi pada isu-isu lokal dan global
Collaboration (Kolaborasi): Bekerja sama dengan orang lain untuk
keterampilan abad ke-21 mencapai tujuan bersama
(6C) untuk membekali siswa Communication (Komunikasi): Menyampaikan ide secara efektif.
Creativity (Kreativitas): Berpikir inovatif dan menciptakan solusi
menghadapi tantangan di baru.
dunia nyata Critical Thinking (Berpikir Kritis): Menganalisis informasi untuk
membuat keputusan yang tepat
GURU
SEBAGAI
MENTOR
Aktivitas awal
1.Ambil2 kertassticky Noteyang berwarna merah dan hijau
[Link] permasalahan yang sering terjadi pada peserta didik di kertas berwarna merah
[Link] bagaimana bapak dan ibu sebagai guru kelas menyelesaikan permasalahan
tersebut
[Link] pikiran
[Link] membuat gambar emoticon senang atau sedih pada kertas untuk mewakili
perasaannya setelah proses bertukar pikiran dilakukan
Refleksi Awal
Apakah yang ingin Bapak dan Ibu perbaiki dalam
menangani masalah pada peserta didik ?
Sekarang kita akan belajar bersama untuk melakukan
pendekatan pada peserta didik dengan cara lebih
memahami kebutuhannya
Apa itu Mentor
Mentor adalah seseorang yang memberikan bimbingan,
nasihat, dan dukungan kepada individu yang lebih muda
atau kurang berpengalaman dalam suatu bidang tertentu.
Tujuan utama dari seorang mentor adalah membantu mentee
(orang yang dibimbing) untuk berkembang secara
profesional maupun pribadi, berbagi pengetahuan, serta
memberikan arahan berdasarkan pengalaman yang
dimilikinya.
BAGAIMANA PERAN GURU DI KELAS
SEBAGAI MENTOR?

FASILITATOR MOTIVATOR PEMBIMBING


PEMBELAJARAN

Merancang pengalaman Menciptakan suasana positif, Memahami kebutuhan


menghubungkan siswa,, memberikan
pembelajaran, mendorong pembelajaran dengan minat
pertanyaan, menyediakan dukungan, dan melakukan
siswa dan mengapresiasi refleksi.
sumber belajar, dan siswa.
memberikan umpan balik.
INSPIRATOR PENGEMBANG PENCIPTA LINGKUNGAN
KETERAMPILAN BELAJAR
Memberikan contoh positif Mengajarkan keterampilan Membangun komunitas
bagi siswa kritis, mendorong kolaborasi kelas, mendorong partisipasi,
dan mengitegrasikan fleksibel dan adaptif.
teknologi
Perlu Diketahui
Peran guru sebagaimentor sangat penting dalam
perkembangan akademik dan pribadi siswa. Sebagai mentor,
guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar yang
memberikan materi pelajaran, tetapi juga sebagai
pembimbing yang membantu siswa mengembangkan
potensi mereka, baik dalam aspek kognitif, emosional,
maupun sosial.
Perlu Diketahui
Peran guru sebagaimentor sangat penting dalam
perkembangan akademik dan pribadi siswa. Sebagai mentor,
guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar yang
memberikan materi pelajaran, tetapi juga sebagai
pembimbing yang membantu siswa mengembangkan
potensi mereka, baik dalam aspek kognitif, emosional,
maupun sosial.
Peran Penting Guru Sebagai Mentor
[Link] Siswadalam PengembanganDiri
[Link] Dukungan Emosional
[Link] Bimbingan Karir
[Link] Keterampilan Sosial dan Kepemimpinan
[Link] Menetapkan Tujuan dan Strategi Belajar
[Link] Teladan
[Link] Lingkungan Pembelajaran yang Aman dan Mendukung
[Link] Pengembangan Pemikiran Kritis
Unsur-Unsur Mentoring
a. Mentor
Mentor adalah seorang individu yang lebih berpengalaman dalam suatu bidang
tertentu, baik itu profesional, pribadi, atau akademis. Mereka bertindak sebagai
pembimbing, pemberi nasihat, dan pendukung bagi individu lain yang ingin
berkembang dalam bidang [Link] sederhana, mentor adalah guru, teman,
dan pemandu yang lebih bijaksana. Mereka berbagi pengetahuan, pengalaman,
dan wawasan mereka untuk membantu orang lain mencapai potensi penuhnya.
b. Mentee
Mentee adalah individu yang menerima bimbingan, nasihat, dan dukungan dari
seorang mentor yang lebih berpengalaman dalam suatu bidang tertentu.
Sederhananya, mentee adalah murid atau anak didik dalam hubungan mentoring.
Unsur-Unsur Mentoring
a. Mentor
Mentor adalah seorang individu yang lebih berpengalaman dalam suatu bidang
tertentu, baik itu profesional, pribadi, atau akademis. Mereka bertindak sebagai
pembimbing, pemberi nasihat, dan pendukung bagi individu lain yang ingin
berkembang dalam bidang [Link] sederhana, mentor adalah guru, teman,
dan pemandu yang lebih bijaksana. Mereka berbagi pengetahuan, pengalaman,
dan wawasan mereka untuk membantu orang lain mencapai potensi penuhnya.
b. Mentee
Mentee adalah individu yang menerima bimbingan, nasihat, dan dukungan dari
seorang mentor yang lebih berpengalaman dalam suatu bidang tertentu.
Sederhananya, mentee adalah murid atau anak didik dalam hubungan mentoring.
Fokus
Guru sebagai Mentor, Fokus utama guru sebagai mentor adalah membantu siswa
dalam mengembangkan potensi diri, menetapkan tujuan akademik dan karir, serta
memberikan arahan dalam kehidupan sehari-hari. Mentor mendampingi siswa
dalam mencapai tujuan jangka panjang dan mengatasi tantangan belajar dengan
pendekatan yang lebih bersifat pengembangan diri.
Pengenalan Keragaman Karakteristik
Peserta Didik
Bapak danIbu Guru,dalam mengajaradasatuhalyangharus kita pahamibahwa
setiap peserta didik memiliki latar belakang yang berbeda dan cara belajarnya
sendiri. Mereka memiliki karakter masing-masing yang terbentuk dari proses
pembelajaran yang dilaluinya.
Dengan begitu, sebagai guru haruslah mengetahui karakteristik peserta didik yang
berbeda-beda.
Mengapa Penting Memahami Ciri Karakter?
Memahami ciri karakter seseorang, baik diri sendiri maupun orang lain, sangat
bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan, seperti:

Membangun hubungan: Dengan memahami karakter orang lain, kita bisa lebih
mudah berinteraksi, berempati, dan membangun hubungan yang baik.
Mengembangkan diri: Memahami karakter diri sendiri membantu kita mengenali
potensi dan kelemahan, sehingga bisa mengembangkan diri secara lebih efektif.
Memecahkan masalah: Memahami karakter orang yang terlibat dalam suatu
masalah bisa membantu kita menemukan solusi yang tepat.
Mengapa Penting Memahami Ciri Karakter?
Memahamiciri karakter seseorang, baikdirisendirimaupunoranglain,sangat bermanfaat
dalam berbagai aspek kehidupan, seperti:
Membangun hubungan: Dengan memahami karakter orang lain, kita bisa lebih mudah
berinteraksi, berempati, dan membangun hubungan yang baik.
Mengembangkan diri: Memahami karakter diri sendiri membantu kita mengenali potensi
dan kelemahan, sehingga bisa mengembangkan diri secara lebih efektif.
Memecahkan masalah: Memahami karakter orang yang terlibat dalam suatu masalah bisa
membantu kita menemukan solusi yang tepat.
Bapak dan ibu guru, sebagai GURU dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar yang harus
dipahami dan didalami terlebih dahulu adalah tentang KEUNIKAN dan keragaman
karakteristik peserta didik yang terbentuk dari proses pembelajaran yang dilalui oleh
masing masing peserta didik dan memberi warna dalam kehidupan mereka
Yuk ! Kita Menjadi Mentor yang Baik Dengan
Cara :
1. Memiliki perspektif yang luas 6. Berempati
2. Memiliki keahlian dan pengalaman 7. Terus belajar
3. Menunjukkan sikap positif 8. Memimpin dengan contoh
4. Jujur dan transparan 9. Membuat target dan harapan
5. Mengapresiasi pencapaian mentee 10. Bercerita dan berikan semangat
Mari Bermain Peran
[Link] diminta sebagai mentor untuk bermain peran
menyelesaikan permasalahan dengan memperhatikan
karakteristik peserta didik.
[Link] mampu menganalisis masalah peserta didik sesuai
karakteristiknya
[Link] mampu mempresentasikan sebagai mentor dalam
menyelesaikan masalah peserta didik
[Link] mendapatkan masukan dari kelompok lain
Kasus 1
“MengatasiSiswaKurang Konsentrasi Belajar”
Gabriel adalah salah satu siswa kelas VI SDN 01 Jakarta, belakangan ini Gabriel sering sekali
bermain, mengantuk dan bahkan melihat keluar saat kegiatan belajar mengajar
berlangsung. Beberapa guru yang mengajar dikelas Gabriel merasa Gabriel ini meresahkan
karena teman sebangkunya kerap kali diajak bermain atau berbicara pada saat guru sedang
menerangkan di depan kelas. Suatu hari guru A sedang menerangkan dan Gabriel terlihat
tidak sama sekali memperhatikannya lalu guru A menghampiri Gabriel dan menanyakan apa
yang sedang dilakukan Gabriel ? dan mengapa Gabriel tidak mengikuti pembelajaran
dengan baik? lalu Gabriel pun menjawab “ saya mengantuk Bu, untuk menghilangkan rasa
kantuk yang luar biasa ini saya menggerak-gerakan tangan atau bicara .
Dari kasus 1 apa yang sebaiknya anda lakukan sebagai seorang guru kelas ?
Kasus 2
“Tidak suka bagian anggota tubuhnya dipegang oleh kakak kelas”
Kenard siswa kelas V merasa tidak suka salah satu anggota tubuhnya dipegang oleh kakak
kelasnya, karena terlalu seringnya kakak kelas memegang anggota tubuh Kenard sehingga
Kenard merasa tidak nyaman dan akhirnya Kenard bercerita pada gurunya.
Apayang semestinya anda lakukan sebagai guru kelas pada kasus Kenard

Kasus 3
“Malas”
Rasyid saat ini duduk di kelas IV, Rasyid sering sekali tidak hadir ke Sekolah dengan alasan
sakit, menurut teman – temannya Rasyad selalu ada di rumah dalam keadaan baik - baik saja
sore hari kegiatan Rasyid bermain bola dilapangan
Apa yang anda lakukan sebagai guru kelas melihat kasus Rasyad ?
Kasus 4
“Perilaku iseng”
Namanya Ryan siswa SD kelas IV kedapatan menyemprotkan air yang ada di botol minuman
ke lantai belakang sehingga lantainya licin dan menjatuhkan teman yang duduk di
belakangnya yang bernama Azka.
Padakasuske 4 ini apa yang anda lakukan sebagai guru kelas ?

Kasus 4
“Berbohong “
Nama panggilannya Nayla adalah peserta didik kelas V memiliki perilaku yang kurang baik
yaitu sering berkata bohong yang mengakibatkan Nayla tidak banyak disenangi teman
sepermainannya
Pada kasus ke 5 apa yang anda lakukan sebagai guru kelas ?
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai