exposition, and discussion texts on current issues or topics
related to other subjects in spoken or multimodal texts; using
English to express their opinions and defend their arguments
about the topics being discussed)
2. Membaca-Memirsa (Reading-Viewing)
Mengevaluasi dan merefleksi informasi tersurat dan tersirat
dari teks narasi, eksposisi dan diskusi tentang isu terkini
baik nasional maupun global, atau topik yang terkait mata
pelajaran lain secara tertulis atau multimodal.
(Evaluate and reflect on explicit and implicit information from
narrative, exposition, and discussion on current issues, both
national and global, or topics related to other subjects in
written or multimodal texts)
3. Menulis-Mempresentasikan (Writing-Presenting)
Mengomunikasikan gagasan atau pengalaman secara
tertulis atau multimodal dalam teks narasi, eksposisi, dan
diskusi tentang berbagai topik dengan struktur teks dan
unsur kebahasaan yang tepat, jelas, dan detail dengan
menggunakan berbagai media presentasi (cetak atau digital);
menulis cerita pendek, pendapat atau pandangan tentang
suatu topik atau isu dengan mengungkapkan argumen yang
didukung dengan data dan fakta, atau membahas suatu isu
dengan menjelaskan manfaat dan kelemahan atau argumen
yang mendukung dan menentang tentang suatu isu terkini
yang kontroversial.
(Communicate ideas or experiences in written or multimodal
texts in narrative, exposition, and discussion texts on various
topics with clear and detailed text structure and language
features using different media of presentation (print or digital);
write short stories, their opinions or viewpoints about a topic
or an issue by using arguments supported with data and
facts, or discuss an issue by explaining the advantages and
disadvantages or arguments for and against controversial
current issues)
VI. CAPAIAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL
(IPAS)
A. Rasional
Mata pelajaran IPAS memiliki peran yang sangat penting dalam
mengembangkan pemahaman dan keterampilan ilmiah, serta
karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa
depan yang semakin kompleks. Kemampuan ini menjadi fondasi
pengembangan IPTEK dalam menyelesaikan berbagai masalah
global, seperti perubahan iklim, kesehatan, ketimpangan sosial,
dan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, pembelajaran
IPAS di jenjang SD berfokus pada pembelajaran mendalam
tentang konsep dan proses sains yang digunakan untuk
mengembangkan pengetahuan ilmiah, penggunaannya dalam
kehidupan, serta kontribusi sains terhadap masyarakat.
Pembelajaran IPAS juga melatih beragam kemampuan untuk
berpikir kritis, analitis, serta kreatif dalam menyelesaikan
masalah.
IPAS merupakan mata pelajaran yang mengintegrasikan
pengetahuan alam dan sosial, yang mempelajari interaksi
antarmanusia, alam, dan lingkungannya. Dalam konteks ini,
IPAS mendukung pencapaian delapan dimensi profil lulusan.
Pembelajaran IPAS mendorong murid untuk mengembangkan
keimanan dan ketakwaan melalui pemahaman tentang
keberadaan alam sebagai ciptaan Tuhan. Selain itu, mata
pelajaran ini memperkuat nilai kewargaan dengan mengajarkan
pentingnya tanggung jawab sosial dan partisipasi aktif dalam
masyarakat. Kreativitas dan penalaran kritis dilatih melalui
eksplorasi fenomena alam dan pencarian solusi terhadap
masalah-masalah kontekstual. Kolaborasi dan kemandirian
diperoleh saat murid bekerja dalam kelompok untuk
memecahkan masalah atau melakukan investigasi ilmiah.
Pembelajaran IPAS juga menekankan pada kesehatan dengan
mengajarkan murid tentang pentingnya menjaga kesehatan diri
dan lingkungan. Terakhir, komunikasi diperkuat melalui
kemampuan untuk menyampaikan temuan dan pendapat secara
jelas dan logis, baik secara lisan maupun tulisan.
B. Tujuan
Dengan mempelajari IPAS, murid diharapkan dapat:
1. mengembangkan rasa ingin tahu sehingga termotivasi
untuk mengkaji fenomena yang ada di sekitar manusia,
memahami alam semesta, dan kaitannya dengan kehidupan
manusia;
2. mengerti siapa dirinya, memahami lingkungan sosial
tempatnya berada, serta memaknai kehidupan manusia
dan masyarakat berubah dari waktu ke waktu;
3. mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep di
dalam IPAS, serta menerapkannya dalam kehidupan
sehari-hari;
4. mengembangkan keterampilan proses untuk
mengidentifikasi, serta merumuskan hingga menyelesaikan
masalah melalui aksi nyata;
5. memahami anggota suatu kelompok masyarakat dan
bangsa, serta memahami arti menjadi anggota masyarakat
bangsa dan dunia sehingga dapat berkontribusi dalam
menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan
dirinya dan lingkungan di sekitarnya; dan
6. berperan aktif dalam memelihara, menjaga, melestarikan
lingkungan alam, serta mengelola sumber daya alam dan
lingkungan dengan bijak.
C. Karakteristik
Elemen utama dalam pembelajaran IPAS ada 2, yakni
pemahaman IPAS (sains dan sosial) dan keterampilan proses.
Dalam pembelajarannya, elemen keterampilan proses adalah
cara yang dilakukan untuk memperoleh pemahaman IPAS
sehingga kedua elemen ini disampaikan dalam satu kesatuan
yang utuh, tidak diturunkan menjadi tujuan pembelajaran yang
terpisah.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran IPAS adalah
sebagai berikut.
Elemen Deskripsi
Pemahaman IPAS Pemahaman terhadap fakta, konsep,
prinsip, hukum, teori, dan model
pada materi makhluk hidup dan
Elemen Deskripsi
lingkungannya; zat dan
perubahannya; energi dan
perubahannya; bumi dan alam
semesta; konektivitas antarruang
dan waktu; interaksi, komunikasi,
dan sosialisasi; institusi sosial;
perilaku ekonomi dan kesejahteraan;
serta perubahan dan keberlanjutan
yang sesuai untuk menjelaskan
serta memprediksi suatu fenomena
atau fakta dan menerapkannya pada
situasi baru.
Keterampilan Proses Keterampilan ilmiah yang digunakan
untuk membelajarkan elemen
pemahaman IPAS. Keterampilan
tersebut mencakup mengamati;
mempertanyakan dan memprediksi;
merencanakan dan melakukan
penyelidikan; memproses,
menganalisis data dan informasi;
mengevaluasi dan refleksi; serta
mengomunikasikan hasil.
Keterampilan proses tidak selalu
merupakan urutan langkah,
melainkan suatu siklus yang
dinamis yang dapat disesuaikan
berdasarkan perkembangan dan
kemampuan murid.
D. Capaian Pembelajaran
1. Fase B (Umumnya untuk Kelas III dan IV
SD/MI/Program Paket A)
Pada akhir Fase B, murid memiliki kemampuan sebagai
berikut.
1.1. Pemahaman IPAS
Menjelaskan bentuk dan fungsi pancaindra;
menganalisis siklus hidup makhluk hidup dan
upaya pelestariannya; menghasilkan solusi
untuk masalah yang berkaitan dengan
pelestarian sumber daya alam sebagai upaya
mitigasi perubahan iklim; menyimpulkan proses
perubahan wujud zat; menjelaskan sumber dan
bentuk energi, serta proses perubahan bentuk
energi dalam kehidupan sehari-hari;
membedakan jenis gaya dan pengaruhnya
terhadap arah, gerak, dan bentuk benda;
menjelaskan peran, tugas, dan tanggung jawab
serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar
tempat tinggal dan sekolah; mengenali letak
kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya
dengan menggunakan peta konvensional/digital;
mengklasifikasikan ragam bentang alam dan
keterkaitannya dengan profesi masyarakat,
ragam budaya serta upaya untuk
melestarikannya; menganalisis sejarah
masyarakat di lingkungan tempat tinggal;
menjelaskan nilai mata uang dan fungsinya,
serta cara mengelola keuangan secara bijak.
1.2. Keterampilan Proses
Mampu menerapkan keterampilan proses yang
meliputi:
● Mengamati
Murid mengamati fenomena dan peristiwa
secara sederhana dan dapat mencatat hasil
pengamatannya.
● Mempertanyakan dan Memprediksi
Secara mandiri, murid mengajukan
pertanyaan tentang hal-hal yang ingin
diketahui saat melakukan pengamatan dan
membuat prediksi berdasarkan
pengetahuan yang dimiliki sebelumnya.
● Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan
Dengan panduan pendidik, murid membuat
rencana dan melakukan langkah-langkah
operasional untuk menjawab pertanyaan
yang diajukan. Murid melakukan observasi
menggunakan alat bantu pengukuran
sederhana.
● Memproses, Menganalisis Data dan
Informasi
Dengan panduan pendidik, murid
mengorganisasikan data dalam bentuk
turus dan diagram gambar untuk
menyajikan dan mengidentifikasi pola.
Murid membandingkan antara hasil
pengamatan dengan prediksi dan
memberikan penjelasan.
● Mengevaluasi dan Refleksi
Murid melakukan refleksi terhadap
penyelidikan yang sudah dilakukan.
● Mengomunikasikan Hasil
Murid mengomunikasikan hasil
penyelidikan secara lisan dan tertulis dalam
berbagai media.
2. Fase C (Umumnya untuk Kelas V dan VI SD/MI/Program
Paket A)
Pada akhir Fase C, murid memiliki kemampuan sebagai
berikut.
2.1. Pemahaman IPAS
Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang
dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan
tubuhnya; menganalisis hubungan antar
komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya
terhadap ekosistem; menjelaskan fenomena
gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan
sehari-hari; menghasilkan upaya penghematan
energi, serta pemanfaatan sumber energi
alternatif dari sumber daya yang ada di
sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan
iklim; menjelaskan sistem tata surya, serta
kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi;
menjelaskan letak dan kondisi geografis negara
Indonesia dengan menggunakan peta
konvensional/digital; meninjau sejarah
perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar
tempat tinggalnya; menemukan keragaman
budaya nasional dalam konteks kebhinekaan
berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai
kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat
tinggal; serta menerapkan kegiatan ekonomi
masyarakat di lingkungan sekitar.
2.2. Keterampilan Proses
Mampu menerapkan keterampilan proses yang
meliputi:
● Mengamati
Murid mengamati fenomena dan peristiwa
secara sederhana, mencatat hasil
pengamatannya, serta mencari persamaan
dan perbedaannya.
● Mempertanyakan dan Memprediksi
Dengan panduan pendidik, murid
mengidentifikasi pertanyaan yang dapat
diselidiki secara ilmiah dan membuat
prediksinya.
● Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan
Secara mandiri, murid merencanakan dan
melakukan langkah-langkah operasional
untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.
Murid melakukan observasi menggunakan
alat bantu pengukuran sederhana.
● Memproses serta Menganalisis Data dan
Informasi
Murid mengolah data dalam bentuk tabel
dan grafik, serta menjelaskan hasil
pengamatan dan pola atau hubungan pada
data. Murid membandingkan data dengan
prediksi dan memberikan alasan
berdasarkan bukti.
● Mengevaluasi dan Refleksi
Melakukan refleksi dan memberikan saran
perbaikan terhadap penyelidikan yang
sudah dilakukan.
● Mengomunikasikan Hasil
Murid mengomunikasikan hasil
penyelidikan secara utuh yang ditunjang
dengan argumen dalam berbagai media.
VII. CAPAIAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
A. Rasional
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan bidang ilmu yang
mempelajari cara kerja alam semesta dan kontribusinya
terhadap keberlangsungan kehidupan melalui
pendekatan-pendekatan empiris yang dapat
dipertanggungjawabkan. Pemahaman IPA ini dapat mendorong
murid untuk mengeksplorasi hal-hal yang belum diketahui,
menginvestigasi fenomena-fenomena, membuat prediksi, dan
memecahkan berbagai permasalahan sains yang pada akhirnya
terkait dengan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. Pemahaman
murid terhadap IPA menjadi dasar dalam melakukan aksi nyata
untuk berkontribusi positif pada pengembangan diri dan
lingkungannya.
Di dalam kurikulum, IPA menjadi mata pelajaran tersendiri pada
Fase D dan Fase E. Hal tersebut bertujuan memberikan
kesempatan yang lebih luas pada murid untuk mempelajari
topik-topik dalam bidang keilmuan fisika, kimia, biologi, serta
bumi dan antariksa. Pembelajaran IPA melatih sikap ilmiah,
antara lain keingintahuan yang tinggi, berpikir kritis, analitis,
terbuka, jujur, bertanggung jawab, objektif, tidak mudah putus
asa, tekun, solutif, sistematis, dan mampu mengambil
kesimpulan yang tepat. Pengembangan sikap ilmiah tersebut
menjadi landasan penting bagi murid untuk dapat menerapkan