Statistik Ekonomi & Bisnis I
“Distribusi
Probabilitas KONTINU”
Pertemuan ke-14
PENDAHULUAN
Macam-macam Distribusi Probabilitas
Distribusi
Distribusi Binomial
Probabilitas
Diskrit Distribusi
Distribusi Poisson
Probabilitas
Distribusi
Distribusi
Probabilitas
Normal
Kontinu
Farid Al Rizky-UNSIA
Pendahuluan Distribusi Probabilitas Normal
• Distribusi probabilitas normal adalah salah satu distribusi yang paling
penting dalam statistika.
• Distribusi probabilitas normal disebut pula distribusi gauss yang
merupakan probabilitas yang paling banyak digunakan dalam berbagai
analisis statistika.
• Distribusi ini memiliki parameter berupa mean dan simpangan baku.
• Distribusi normal dengan mean=0 dan simpangan baku=1 disebut dengan
distribusi normal standar.
CIRI-CIRI DISTRIBUSI NORMAL
• Kurva berbentuk lonceng dan memiliki satu puncak yang terletak di
tengah. Nilai rata-rata hitung sama dengan median dan modus.
• Distribusi probabilitas dan kurva normal berbentuk kurva simetris
dengan rata-rata hitung-nya.
• Kurva ini menurun di kedua arah, yaitu ke kanan untuk nilai positif (+)
tak terhingga dan ke kiri untuk nilai negatif (-) tak terhingga.
• Luas daerah yang terletak di bawah kurva normal tetapi di atas sumbu
mendatar sama dengan 1.
Distribusi Probabilitas normal
Berapakah: P (a < x < b)
1 (𝑥−𝜇)/2σ 2
𝑛 𝑥; μ, σ = 𝑒
σ 2𝜋
• Untuk mempermudah perhitungan secara manual, maka dilakukan
transformasi z yang dirumuskan sebagai berikut :
𝑥 − 𝜇 Z = variable normal standar
𝑍= X = nilai variable random
𝜎 µ = rata-rata variable random
σ = standar deviasi
Distribusi Normal Standar
Kurva DIstribusi Normal Standard
Transformasi ini juga mempertahankan luas dibawah kurvanya, artinya:
Luas dibawah kurva Luas dibawah kurva distribusi
distribusi normal antara = normal standard antara
x1 dan x2 z1 dan z2
𝑥1 − 𝜇 𝑥2 − 𝜇
Dengan z1 = dan z2 =
𝜎 𝜎
Sehingga cukup dibuat tabel distribusi normal standard
kumulatif saja!
tabel distribusi normal standard kumulatif
(- < Z < z1)
(0 < Z < z1)
tabel distribusi normal standard kumulatif
tabel distribusi normal standard kumulatif
Contoh soal 1
Seorang kontraktor ingin melakukan pengecoran, diketahui sebuah campuran
beton akan diuji dengan slump test dan hasilnya adalah 12 cm. standard nilai
slump test rata-rata campuran beton adalah 10 dan standar deviasinya adalah 2.
Berdasarkan informasi diatas berapa standar normalnya (Z) ?
Jawab:
𝑋 − 𝜇
𝑍=
𝜎
12 −10
=
2
=1
Jadi, besar standar normalnya adalah 1
Contoh 2
Sebuah perusahaan lampu hemat energi menghasilkan hasil riset di
laboratoriumnya dan diketahui bahwa ketahanan lampu hemat energi
berdistribusi normal, rata-ratanya adalah 72 hari, dengan simpangan baku 8
hari. Jika diambil secara random, hitunglah probabilitas ketahanan sebuah
lampu, apabila:
a. Menyala kurang dari 70 hari P (z ≤ 70)
b. Menyala lebih dari 82 hari P (z ≥ 82)
Diketahui;
𝜇=72 , 𝜎 = 8
Ditanya;
a. X1 → z1=70 , P (z ≤ 70)
b. X2 → z2=82 , P (z ≥ 82)
Diketahui;
𝜇=72 , 𝜎 = 8
Ditanya;
a. X1 → z1=70 , P (z ≤ 70)
a. Menyala kurang dari 70 hari
P (z ≤ 70)
𝑋−𝜇
𝑍 =
𝜎
70 −72
=
8
= -0,25
P (z ≤ -0,25) = 0,4013
b. Menyala lebih dari 82 hari
P (z ≥ 82)
𝑋−𝜇
𝑍 =
𝜎
82 −72
=
8
= 1,25
z: 1,25 = 0,8944
P (z ≥ 1,25) = 1 – 0,8944 = 0,1056
TERIMA KASIH . . .