0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan19 halaman

Mendesain Poster Seni Rupa Kelas VIII

Modul ajar ini berfokus pada desain poster dalam mata pelajaran Seni Rupa untuk kelas VIII, dengan tujuan mengajarkan siswa tentang karya seni rupa dua dimensi, kriteria desain poster, dan langkah-langkah membuat poster. Pembelajaran dilakukan melalui metode Project Based Learning dan mencakup analisis unsur dan prinsip dalam poster, serta penilaian praktik. Selain itu, modul ini juga menekankan pentingnya pesan yang disampaikan melalui poster sebagai media publikasi.

Diunggah oleh

Eri Susanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan19 halaman

Mendesain Poster Seni Rupa Kelas VIII

Modul ajar ini berfokus pada desain poster dalam mata pelajaran Seni Rupa untuk kelas VIII, dengan tujuan mengajarkan siswa tentang karya seni rupa dua dimensi, kriteria desain poster, dan langkah-langkah membuat poster. Pembelajaran dilakukan melalui metode Project Based Learning dan mencakup analisis unsur dan prinsip dalam poster, serta penilaian praktik. Selain itu, modul ini juga menekankan pentingnya pesan yang disampaikan melalui poster sebagai media publikasi.

Diunggah oleh

Eri Susanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

FASE D (KELAS VIII) SMP/MTs


MATA PELAJARAN : SENI RUPA

UNIT 2 : MENDESAIN
SUB UNIT 2.1 : MEMBUAT DESAIN POSTER

INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : ERI SUSANTO,[Link]
Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 09 SAROLANGUN
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Prediksi Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....

II. KOMPETENSI AWAL


Setiap karya seni rupa selalu diciptakan dari sebuah ide atau [Link] atau gagasan selalu
berbentuk pesan seorang kreator yang akandisampaikan lewat karyanya. Pesan yang berasal dari
ide atau gagasantersebut akan dituangkan (divisualkan) secara subjektif oleh
senimanmenggunakan medium dan teknik. Ada karya seni rupa yang pesannyadituangkan secara
simbolis, hanya tersirat lewat simbol-simbol.
Ada pula karya seni rupa yang penyampaian pesannya dengan jelassecara tersurat. Lukisan-lukisan
yang diciptakan para seniman adalahcontoh-contoh karya seni rupa yang menyampaikan pesan
secarasimbolis (tersirat). Pesan-pesan disamarkan dalam tokoh atau adegandalam lukisan. Namun,
di luar itu, ada juga karya-karya seni rupa yangdiciptakan untuk menyampaikan pesan secara
lugas, secara tersurat,karena melibatkan penggunaaan tulisan (huruf, kalimat). Jenis karyaseni rupa
yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara tersurattersebut biasa disebut sebagai media
publikasi. Karena dibuat untukmenyampaikan pesan kepada publik (masyarakat banyak).
Karyakaryaseni rupa dua dimensi yang diciptakan untuk menyampaikanpesan itu antara lain:p
oster, booklet, dan pamflet.
Pada pelajaran ini kita akan membatasi diri membahas tentangposter saja. Poster merupakan karya
seni rupa dua dimensi yang bisadikategorikan desain. Karya poster bisa dianggap desain jika
berfungsisebagai gambar rencana (rancangan) yang ditujukan untuk digandakanatau diperbanyak.
Ciri-ciri poster:
1. Berbasis kalimat dan gambar.
2. Kalimat singkat dan gambar bersifat sederhana.
3. Kalimat bersifat persuasif (ajakan) dan informatif.
4. Ditempelkan di tempat umum atau lewat media digital.

Gambar 2.1.1. Peta konsep

III. PROFIL PELAJAR PANCASILA


Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global

IV. SARANA DAN PRASARANA


Kertas gambar, pensil, medium gambar, karetpenghapus

V. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.

VI. MODEL PEMBELAJARAN


Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).

KOMPONEN INTI

I. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Menjelaskan pengertian karya seni rupa dua dimensi poster.
 Menjelaskan kriteria karya poster dapat disebut sebagai karya desain.
 Menganalisis prinsip dalam poster.
 Menganalisis unsur-unsur dalam poster.
 Membuat desain poster untuk promosi tempat wisata di daerahnya.

II. PEMAHAMAN BERMAKNA


Peserta didik menyadari bahwa dengan mempelajari materi MEMBUAT DESAIN POSTERdapat
bermanfaatdalam kehidupan sehari-hari.

III. PERTANYAAN PEMANTIK


Gurumenanyakan kepada peserta didik seputar materi MEMBUAT DESAIN POSTER

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN


PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai denganProfil Pelajar
Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2)
mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang
merupakan salah satu kriteria standar kelulusandalam satuan pendidikan.

Kegiatan Inti (90 Menit)


 Menyampaikan materi tentang jenis pesan dalam karyaseni rupa dua dimensi
- Guru menyampaikan pokok materi bahwa di dalam karya senirupa selalu terkandung pesan
yang ingin disampaikan, yaitupesan simbolik dan pesan nonsimbolik.
- Guru menjelaskan pengertian pesan simbolik mapun pesannonsimbolik dalam karya seni
rupa dua dimensi.
 Menyampaikan materi tentang jenis karya seni rupa duadimensi yang bertujuan sebagai media
publikasi
- Guru menjelaskan karya-karya seni rupa dua dimensi yangberfungsi untuk menyampaikan
pesan nonsimbolik kepadamasyarakat luas, yaitpuo: ster, borsur, dan pamflet.
 Menyampaikan materi tentang bentuk, bahan, dan ukuranposter.
- Guru menjelaskan kepada siswa, bahwa bentuk poster adalah satulembar dan dibuat satu
muka, yang dibuat dengan bahan kertas,kain, atau PVC dengan bahwa ukuran lebih lebar
dari kertasukuran A4 atau F4.
 Menyampaikan perbedaan poster sebagai karya akhir dansebagai karya desain.
- Guru mengajak siswa untuk melakukan analisis, bahwa saat suatukarya poster tidak
bertujuan digandakan dikategorikan sebagaikarya akhir. Namun jika dijadikan model untuk
digandakan, makaposter tersebut dikategorikan sebagai karya desain.
 Menyampaikan materi tentang unsur dan prinsip membuatposter
- Guru mengajak siswa melihat contoh dan menganalisis unsurunsurvisual dalam poster, yaitu
tulisan dan gambar.
- Guru juga mengajak siswa menganalisis prinsip-prinsipmembuat konten (kandungan) dalam
sebuah poster, yaitujelas, sederhana, dan persuasif.
 Menyampaikan langkah-langkah mendesain sebuah poster
- Guru mengajak siswa berdiskusi tentang langkah-langkahmembuat poster, yaitu: a)
menentukan pesan yang akandisampaikan; b) merumuskan gagasan tentang bentuk
visualisasi;c) merumuskan kalimat dan bentuk gambar; c) menyiapkan alatdan bahan; d)
merealisasikan membuat poster.
 Menyampaikan tugas untuk penilaian
- Guru menyampaikan tujuan penilaian dan kriteria penilaiansecara jelas dan terukur.

Gambar 2.1.3. Contoh poster 2

Kegiatan Penutup (10 Menit)


 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.

V. ASESMEN
1. Bentuk Soal
Buatlah satu desain poster yang berisi pesan tentang promosipariwisata yang ada di daerahmu!

2. Bentuk dan Kiteria Penilaian


a. Bentuk Penilaian :
1) Penilian nontes yang dilaksankan saat proses kegiatanpembelajaran berlangsung,
berbentuk pertanyaanpertanyaanlisan sebagai asessment for learning danasessment as
learning.
2) Penilaian formatif berupa penilaian demonstrasi, berbentukpenilaian praktik dan hasil
karya. Penilaian praktik danhasil karya merupakan satu kesatuan kegiatan yang
akanmengukur aspek kuatilas teknis dan kualitas estetis.

b. Kriteria Penilaian:
Rubrik Penilaian Praktik
Predikat
KUALITAS TEKNIS
A B C D
Kesiapan alat dan bahan
Kebersihan
Keseriusan/kesungguhan
Kemandirian

Predikat Nilai:
A : 90 - 100 : di atas standar
B : 70 - 89 : memenuhi standar
C : 50 - 69 : belum standar
D :< - 49 : kurang

Rubrik Hasil Karya


Aspek Kriteria Nilai Ni
Estetis A B C D lai
Unsur(tulisan,gambar, Seluruhunsur Hanya ada Hanya ada Hanya ada
warna,ukuran) lengkap 3unsur 2unsur 1unsur
danmemenuh yangmemen yangmemen yangmeme
ikriteria uhikriteria uhikriteria nuhikriteria
Prinsip(jelas,sederhan Ada 3 Ada 2 Ada 1 Belum
a,persuasif) prinsipterkan prinsipterka prinsipterka adaprinsip
dungdalam ndungdalam ndungdalam yangmuncu
desain desain desain l
Kesesuaianpesan Kalimatsuda Kalimatsuda Kalimatsuda Kalimatsud
hsangat h sudahtepat hkurang ah
tepatdengan denganpesan tepatdengan tidaktepat
pesanyang yang pesanyang denganpesa
ingindisampa ingindisamp ingindisamp nyang
ikan aikan aikan ingindisam
paikan
Kesesuaiantulisan(kal Unsur Unsur Unsur Unsur
imat)dengangambar tulisan(kalim tulisan(kali tulisan(kali tulisan(kali
at)dan mat) mat)dan mat)
gambarsaling dangambar gambarkura dangambar
mendukung serasi ng serasi tidakserasi

Keterangan:
A : melampaui standar
B : memenuhi standar
C : belum standar
D : kurang dari standar
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Bagi siswa yang tertarik dan ingin mengembangkan diri dalampembelajaran ini dapat mencari
informasi tentang bentuk, bahan danteknik pada berbagai sumber belajar melalui media daring
dengan katakunci: poster kesehatan, poster niaga, poster pariwisata, posterpendidikan, poster
promosi, dan sebagainya.

[Link] GURU DAN PESERTA DIDIK


Setelah kegiatan pembelajaran selesai Guru perlu menjawabpertanyaan:
 Apakah saya telah melakukan persiapan dengan baik?
 Apakah saya melakukan kegiatan pembelajaran dengan baik?
 Apakah siswa menyukai model pembelajaran yang saya berikan?Kalau tidak apa alasannya?
 Apakah dari kegiatan pembelajaran ini kompetensi siswabertambah?
 Apakah bentuk penilaian dan rubrik penilaian sudah sesuaiuntuk kompetensi yang dinilai?

LAMPIRAN- LAMPIRAN

LAMPIRAN 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu:


Kelas/Semester : ..... / .......
Mata Pelajaran : ..................
Hari/Tanggal : ..................
Nama siswa : ..................
Materi pembelajaran : ..................
..................

LAMPIRAN 2

BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK

 Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SMP Kelas VIII, Halaman : 118 - 125
 Buku Siswa Seni Rupa untuk SMP Kelas VIII, Halaman : 118 - 125

LAMPIRAN 3

GLOSARIUM
Poster : karya seni rupa dua dimensi yang berfungsi untukmenyampaikan pesan secara
tersurat
Divisualkan : dijadikan penampakan yang diamati dengan inderapenglihatan
Tersurat : disampaikan melalui kalimat atau tulisan
Persuasif : kalimat ajakan
Publikasi : disampaikan kepada masyarakat luas
LAMPIRAN 4

DAFTAR PUSTAKA

Enterprise, Jubilee. 2011. The Best Poster Design with Photoshop. Jakarta: Elex Media Komputindo.
ISBN 978972792805
Madcoms. 2011. Kreasi Desain Poster dengan Photoshop dan CorelDRAW. Sleman: Penerbit Andi
Wahana Komputer. 2015. Buku Panduan Aplikatif dan Solusi: Ragam Desain Poster dan Iklan dengan
CorelDRAW & Adobe Photoshop. Sleman: Penerbit Andi. ISBN: 978-979-29-5022-9
MODUL AJAR
UNIT 2 : MENDESAIN
SUB UNIT 2.2 : MENDESAIN RAGAM HIAS DAERAH

INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : ERI SUSANTO,[Link]
Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 09 SAROLANGUN
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Prediksi Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....

II. KOMPETENSI AWAL


Aryo Sunaryo (2009:) mengatakan Indonesia dengan berbagai sukubangsa memiliki kekayaan
ornamen (ragam hias) yang terdapatpada berbagai benda produk, pada tenun, sulaman, anyaman,
ukiran,arsitektur, dan sebagainya. Fisher (Kartiwa, 1993) mengatakan bahwatidak ada negara
seperti Indonesia yang memiliki sedemikian kaya danberagam ornamen (ragam hias) yang dapat
ditemui dalam [Link] ini menunjukkan kita sebagai bangsa memiliki kekayaan
budayakhususnya seni ornamen (ragam hias) yang amat membanggakan.
Kata ornamen berasal dari bahasa Latin omare yang berartimenghiasi. Menurut Gustami (1978)
ornamen adalah komponenproduk seni rupa yang ditambahkan atau sengaja dibuat untuktujuan
sebagai hiasan. Jadi, berdasarkan pengertian itu, ornamenmerupakan penerapan hiasan pada suatu
produk. Bentuk-bentukhiasan yang menjadi ornamen tersebut fungsi utamanya adalah
untukmemperindah benda produk (terapan) atau benda yang dihias.
Pengertian ornamen Nusantara menunjuk pada bermacambentuk ornamen yang tersebar di
berbagai wilayah dan daerah. Padaumumnya ornamen tersebut bersifat tradisonal dan di setiap
daerahmemiliki kekhasan sendiri-sendiri sebagai cerminan cita rasa seni rupamasyarakat setempat.
Ragam hias daerah disebut bersifat tradisionalkarena digunakan secara turun temurun. Oleh karena
itu ornamenNusantara merupakan keragaman dan kekayaan ungkapan budayaseni rupa bangsa
Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusansuku bangsa. Selain memiliki perbedaan-
perbedaan beberapa ornamendaerah juga memiliki kesamaan.
Pembelajaran Subunit 2.2 ini mengambil judul mendesain bidangdengan ragam hias daerah. Ada
tiga aspek kompetensi yang ingindikembangkan, yaitu: kompetensi membuat bidang
(beraturan),kompetensi mengidentifikasi ragam hias daerah, dan kompetensikreatif
menggabungkan keduanya.

III. PROFIL PELAJAR PANCASILA


Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global

IV. SARANA DAN PRASARANA


Kertas, pensil, penghapus, alat gambar,medium gambar, dan sebagainya.

V. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.

VI. MODEL PEMBELAJARAN


Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).

KOMPONEN INTI

I. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Mengidentifikasi ragam hias daerahnya.
 Memahami ragam hias sebagai kekayaan kebudayaan seni rupadaerah.
 Membuat berbagai bidang beraturan.
 Membuat desain hiasan dinding menggunakan pola bidangberaturan dan ragam hias daerah

II. PEMAHAMAN BERMAKNA


Peserta didik menyadari bahwa dengan mempelajari materi MENDESAIN RAGAM HIAS
DAERAHdapat bermanfaatdalam kehidupan sehari-hari.

III. PERTANYAAN PEMANTIK


 Apakah yang dimaksud dengan ornamen atau ragam hias?
 Benda-benda apa saja yang biasanyamengandung ragam hias?

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN


PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai denganProfil Pelajar
Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2)
mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang
merupakan salah satu kriteria standar kelulusandalam satuan pendidikan.

Kegiatan Inti (90 Menit)


Pengertian ragam hias daerah
 Guru melemparkan pertanyaan pembuka; “Apakah yangdimaksud dengan ornamen atau ragam
hias?”
 Guru meminta siswa memberi jawaban dan tanggapan.
 Guru menanyakan benda-benda apa saja yang biasanyamengandung ragam hias?
 Guru membimbing siswa hingga siswa mampu menemukanpengertian ragam hias atau
ornamen.

Gambar 2.2.3. Ragam Hias Aceh


Gambar 2.2.4. Ragam hias Bali

Identifikasi ragam hias daerah


 Setelah siswa memahami pengertian ragam hias (ornamen)secara umum, Guru menjelaskan
kepada siswa, bahwa setiapdaerah dan suku di Nusantara memiliki budaya seni rupasendiri-
sendiri, di antaranya berbentuk ragam hias daerah.
 Guru menjelaskan kepada siswa, bahwa ragam hias daerahatau ornamen daerah memiliki sifat
tradisional karena bersifatturun temurun.
 Guru juga menjelaskan ragam hias daerah biasanyadigunakan pada benda-benda terapan (benda
pakai) sepertitenun, songket, dan sebagainya.
 Guru menanyakan kepada siswa tentang corak ragam hias didaerah mereka. Guru mengajak
mengidentifikasi bentuk, jenisbenda yang memiliki ragam hias daerah seperti: misalnya,benda-
benda ukir, tenun, batik, songket, dan sebagainya.
 Guru juga mengajak siswa mengidentifikasi corak ragam hiasyang ada di daerah setempat,
seperti: corak geometris, corakflora, corak fauna, corak nonfiguratif, dan sebagainya.

Membuat ragam hias daerah

Gambar 2.2.5. Membuat bidang beraturan

 Guru mengajak siswa membuat gambar bidang beraturan (diatas segi empat) pada kertas
gambar, seperti: lingkaran, segilima, segi enam, dan sebagainya.
 Guru mengajak siswa mengisi bidang yang dibuatnya denganragam hias daerah setempat.
 Guru membimbing bahwa siswa dapat memilih komposisiyang disukainya, baik komposisi
simetris, diagonal, maupunasimetris.
 Guru juga memberi keleluasaan siswa untuk menggunakanmedium yang disukainya.
Gambar 2.2.6. Ragam hias Nusa Tenggara Timur

Gambar 2.2.7. Ragam Hias Dayak - Kalimantan

Kegiatan Penutup (10 Menit)


 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.

V. ASESMEN
1. Bentuk Soal
Kerjakan tugas berikut dengan benar:
a. Buatlah sebuah bidang beraturan di atas kertas gambarberukuran A3 (lingkaran, segi lima,
segi enam, segi delapan, dansebagainya).
b. Buatlah desain ragam hias daerahmu di dalam bidang yang kamubuat.
c. Pilih bentuk ragam hias yang sesuai dengan bentuk bidang yangkamu buat, baik motif flora,
geometris, fauna, atau kombinasi.
d. Warnailah desain tersebut dengan medium yang kamu sukai.
e. Presentasikan hasil karyamu di depan kelas, terutama mengenainama motif, sumber motif,
dan makna filosofis ragam hias yangkamu pilih.

2. Bentuk dan Kiteria Penilaian


a. Bentuk Penilaian :
Penilaian yang dilakukan ada 2 jenis, yaitu penilaian nontesdan penilaian formatif.
1) Penilian nontes yang dilaksanakan saat proses kegiatanpembelajaran berlangsung,
berbentuk pertanyaanpertanyaanlisan sebagai asessment for learning dan asessmentas
learning. Tujuannya untuk mengumpulkan informasi/data tentang progres kegiatan
pembelajaran, sejauh manasiswa menguasai materi sesuai tujuan pembelajaran
yangdiharapkan. Hasil penilaian ini akan digunakan Guru untukmemperbaiki proses
pembelajaran berikutnya.
2) Penilaian formatif berupa penilaian demonstrasi, penilaianproduk merupakan satu
kesatuan kegiatan yang akanmengukur aspek kualitas teknis dan kualitas estetis.
b. Kriteria Penilaian:
Rubrik Penilaian Praktik
Predikat
KUALITAS TEKNIS
A B C D
Kesiapan alat dan bahan
Kebersihan
Keseriusan/kesungguhan
Kemandirian
Predikat Nilai:
A : 90 - 100 : di atas standar
B : 70 - 89 : memenuhi standar
C : 50 - 69 : belum standar
D :< - 49 : kurang
Rubrik Hasil Karya
Kriteria Nilai N
Aspek
4 3 2 1 il
Estetis ai
(90 – 100) (80 – 89) (60 – 79) ( ≤ 59)
Kesesuaianb Bentukbidang Bentuk Bentuk Bentukbidang
entukbidang sangatsempur bidangsesuai bidangcukup tidaksesuai
dengan na tugas bagusmendekat yangditugaska
yangditugask iyangditugaska n
an n
Pilihanragam Jenis Tiga Dua Satu
hias ragamhias motifragamhia motifragamhia motifragamhia
yangdigunaka s s s
nlebih dari yangdigunakan yangdigunakan yangdigunakan
tigamotif. untukmenghias untukmenghias untukmenghias
bidang bidang bidang
Kreativitasm Pengolahanko Pengolahanko Pengolahanko Pengolahanko
engolahkom mposisidalam mposisidalam mposisidalam mposisidalam
posisi mengisibidan mengisibidang mengisibidang mengisibidang
g harmonis cukupharmonis kurangharmoni
sangatharmon s
is
Penggunaan Kreatifmengg Kreatifmenggu Cukup Kurang
medium unakanmediu nakanmedium kreatifmenggu kreatifmenggu
myang yangada. nakanmedium nakanwarna
adadan yangsudah ada.
mediumaltern
atif.

Keterangan Kriterian Nilai:


4 : melampaui standar
3 : memenuhi standar
2 : menuju standar
1 : belum memenuhi standar
Rubrik Hasil Proses
Kriteria Nilai N
Aspek
4 3 2 1 il
Estetis ai
(90 – 100) (80 – 89) (60 – 79) ( ≤ 59)
Kerjasam Kerjasamakelom Kerjasamakelo Kerjasamakel Kerjasamakelom
akelompo poksangatterliha mpoksudah ompoksudah pokbelumterliha
k t terlihatdalamp terlihattapi t
dalampembagia embagiantugas belummerata. dalampembagia
ntugas. . ntugas.
Kosa Penggunaankosa Penggunaan10 Penggunaan5 Penggunaankosa
katayangd katalebih dari -15kosa - 9 kosakata katakurang dari
igunakan 15disampaikand katadisampaik dalampenyam 5
engan lancar andengan paianpresenta
lancar si
Kelengka Isi Isi Isi Isi laporan:nama
panlapora laporanlengkap laporan:nama laporan:nama ragamhias
n (namaragam ragamhias, ragamhias,
hias,asal, asal,bentuk bentuk
bentuk,sumber

Keterangan Kriterian Nilai:


4 : melampaui standar
3 : memenuhi standar
2 : menuju standar
1 : belum memenuhi standar

VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Bagi siswa yang memiliki minat tinggi terhadap topik materi ini, Gurudapat menginformasikan
kepada siswa untuk mencari informasi dariberbagai sumber. Di antaranya informasi dari dunia
maya dengankata kunci: ragam hias nusantara, motif nusantara, wastranusantara, tenun nusantara,
kain nusantara, batik nusantara,ukir nusantara, dan sebagainya.

[Link] GURU DAN PESERTA DIDIK


Setelah kegiatan pembelajaran Guru perlu menjawab pertanyaan:
 Apakah saya telah melakukan persiapan dengan baik?
 Apakah saya melakukan kegiatan pembelajaran dengan baik?
 Apakah siswa menyukai model pembelajaran yang saya berikan?Kalau tidak apa alasannya?
 Apakah dari kegiatan pembelajaran ini kompetensi siswa bertambah?
 Apakah bentuk penilaian dan rubrik penilaian sudah sesuai untukkompetensi yang dinilai?
LAMPIRAN- LAMPIRAN

LAMPIRAN 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu:


Kelas/Semester : ..... / .......
Mata Pelajaran : ..................
Hari/Tanggal : ..................
Nama siswa : ..................
Materi pembelajaran : ..................
..................

LAMPIRAN 2

BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK

 Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SMP Kelas VIII, Halaman : 126 - 135
 Buku Siswa Seni Rupa untuk SMP Kelas VIII, Halaman : 126 - 135

LAMPIRAN 3

GLOSARIUM
Ornamen : rupa ragam hias
ragam hias : jenis hiasan benda produk yang ada di daerah
dekorasi : hiasan

LAMPIRAN 4

DAFTAR PUSTAKA

Kartiwa, Suwarti. 1993. Tenun Ikat. Cetakan ke-3. Jakarta: Djambatan


Sunaryo, Aryo. 2009. Ornamen Nusantara, Kajian Khusus tentang Ornamen Nusantara. Cetakan ke-
[Link]: Dahara Prize. ISBN: 979-501-604-0 Van der Hoop. 1949. Indonesche Siermotiven.
Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen
MODUL AJAR
UNIT 2 : MENDESAIN
SUB UNIT 2.3 : MEMBUAT MOCK UP

INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : ERI SUSANTO,[Link]
Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 09 SAROLANGUN
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Prediksi Alokasi Waktu : 2 x 2 jam pelajaran
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....

II. KOMPETENSI AWAL


Mock up berasal dari bahasa Inggris yang terjemahan bebasnya adalahmodel skala utuh.
[Link] mendifinisikan mock up (di dalamMultimedia) sebagai tiruan suatu benda seperti
asli tapi hanya berupabagian tertentu saja menurut kebutuhan. Mock up biasanya digunakanoleh
desainer untuk mendapatkan tanggapan dan umpan balik daripengguna tentang desain sebelum
desain diaplikasikan.
Saat seseorang ingin memproduksi sesuatu yang bersifat massal,maka ia membutuhkan model atau
prototipe. Maka dari itu di dalamsebuah rencana produksi mock up bukan hasil akhir, sebaliknya
adalahsebuah karya awal. Namun dalam dalam suatu proses desain mock upadalah hasil akhir.
Di dalam pembelajaran ini materi kita tentang mock up tentu kitasesuaikan dengan tugas
perkembangan siswa, yaitu Pseudo Naturalistik(menurut Viktor Lowenfeld dan Lambert Britain)
atau masa represi(menurut Cyrl Burt). Pembelajaran akan memberi soft skills kepadasiswa melalui
kegiatan mencari contoh kemasan, membuka jaringjaringnya,lalu mereplikasi kemasan menjadi
mock up baru.

Gambar 2.3.1. Peta Konsep

III. PROFIL PELAJAR PANCASILA


Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global

IV. SARANA DAN PRASARANA


Pensil, kertas, kertas karbon, bahan warna,gunting, pisau cutter, lem, penggaris.

V. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.

VI. MODEL PEMBELAJARAN


Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).

KOMPONEN INTI

I. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Mendefinisikan pengertian mock up.
 Memahami fungsi mock up.
 Mencari contoh kemasan tiga dimensi terbuat dari kertas keras (karton).
 Meniru jaring-jaring kemasan tiga dimensi terbuat dari kertas keras.
 Mereplikasi kemasan benda tiga dimensi terbuat dari kertas keras.

II. PEMAHAMAN BERMAKNA


Peserta didik menyadari bahwa dengan mempelajari materi MEMBUAT MOCK UPdapat
bermanfaatdalam kehidupan sehari-hari.

III. PERTANYAAN PEMANTIK


Gurumenanyakan kepada peserta didik seputar materi MEMBUAT MOCK UP

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN


PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai denganProfil Pelajar
Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2)
mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang
merupakan salah satu kriteria standar kelulusandalam satuan pendidikan.

Kegiatan Inti (90 Menit)


Kegiatan menyampaikan konsep
 Guru menyampaikan definisikan mock up.
 Guru menjelaskan bahwa pada dunia industri mock up bukan karya akhir, namun justru menjadi
awal produksi.
 Guru menjelaskan bahwa kemasan-kemasan atau benda-benda industri sebelum diproduksi
banyak dibuat mock upnya dulu.

Kegiatan pengamatan
 Guru meminta siswa membawa berbagai kemasan produk yang berukuran kecil – sedang,
terbuat dari karton atau sejenisnya, secara opsional (siswa bisa memilih sendiri jenisnya)
 Guru mengajak siswa mengamati kemasan yang mereka bawa sendiri-sendiri.
 Guru meminta siswa menuliskan data yang ditemukan pada benda kemasan masing-masing.

Kegiatan menghipotesis
 Guru mengajak siswa membongkar (membuka) kemasan yang dibawa dari rumah dengan hati-
hati.
 Guru mengajak siswa memperhatikan jaring-jaring benda kemasan yang telah dibongkarnya.
 Guru mengajak siswa menggambar jaring-jaring kemasan yang telah dibuka.
 Guru mengajak siswa mengukur bagian-bagian jaring-jaring kemasan dan mencatatnya.
Gambar 2.3.3. Jaring-Jaring Kemasan

Gambar 2.3.4. Desain Kemasan


Kegiatan merencanakan
 Guru mengajak siswa menduplikasi jaring-jaring kemasan ke atas kertas karton (atau jenis lain)
yang telah disiapkan siswa.
 Guru mengajak siswa merancang tulisan dan gambar untuk menghias dan melengkapi duplikat
jaring-jaring.
 Guru menjelaskan, bahwa gambar rancangan dibuat pada kertas lain (kertas gambar) yang
nantinya ditempelkan ke jaring-jaring kertas karton.

Kegiatan mereplikasi
 Guru mengajak siswa merakit bagian-bagian jaring-jaring yang dibuat siswa menjadi mock up
baru ciptaan siswa.

Kegiatan mengomunikasikan
 Guru memberi kesempatan siswa menunjukkan hasil karya di depan kelas, dan siswa lain
memberikan pendapat tentang karya temannya.

Kegiatan Penutup (10 Menit)


 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.

V. ASESMEN
1. Bentuk Soal
Buatlah sebuah replikasi kemasan produk 3 dimensi yang terbuatdari kertas tebal (karton) yang
kamu sukai. Replikasi dibuat denganmerek baru.

2. Bentuk dan Kiteria Penilaian


a. Bentuk Soal: Tugas Proyek
Penilaian yang dilakukan ada 2 jenis, yaitu penilaian nontesdan penilaian formatif.
1) Penilian nontes yang dilaksankan saat proses kegiatanpembelajaran berlangsung,
berbentuk pertanyaanpertanyaanlisan sebagai asessment for learning danasessment as
learning. Tujuannya untuk mengumpulkaninformasi/data tentang progres kegiatan
pembelajaran,sejauh mana siswa menguasai materi sesuai tujuanpembelajaran yang
diharapkan. Hasil penilaian ini akandigunakan Guru untuk memperbaiki proses
pembelajarberikutnya.
2) Penilaian formatif berupa penilaian demonstrasi, berbentukPenilaian Praktik dan hasil
karya. penilaian Proses danHasil penilaian produk merupakan satu kesatuan kegiatanyang
akan mengukur aspek kualitas teknis dan kualitasestetis.

b. Kriteria Penilaian:
Rubrik Penilaian Proses
Kriteria Nilai N
Aspek
il
yangdiama 4 3 2 1 a
ti (90 – 100) (80 – 89) (60 – 79) ( ≤ 59) i
Kerjasamaa Kerjasamaantarang Kerjasamaantaran Kerjasama Kerjasama
nggota gotasangat ggotabaik. antaranggo antaranggo
[Link] Semuamelakukant tacukup takurang
antugasnyadenganb ugasnyadenganber [Link] [Link]
ertanggungjawab. tanggungjawab. amelakuka semuamela
ntugasnya. kukantugas
nya
Pembagiant Pembagiantugasdila Pembagiantugasdi Pembagian Pembagian
ugas kukandengan lakukandengan tugasdilaku tugasdilaku
sangatbagus dan bagusdan adil kandengan kandengan
adil cukupbagu kurangbag
s us
Ketekunand Kelompoksangat Kelompoktekun Kelompokc Kelompok
alammenge tekun,terbuktipekerj danpekerjaanseles ukup kurang
rjakantugas aanselesaisebelumw ai tepatwaktu tekun,dan tekundan
aktunya. pekerjaans pekerjaans
elesai elesaiterla
agakterlam mbat.
bat
Keterangan Kriteria Nilai:
4 : melampaui standar
3 : memenuhi standar
2 : menuju standar
1 : belum memenuhi standar

Rubrik Hasil Produk


Kriteria Nilai N
Aspek
4 3 2 1 il
yangdiamati
(90 – 100) (80 – 89) (60 – 79) ( ≤ 59) ai

Membuatsketsar Sketsa Sketsa Sketsa Sketsa


encana rencanalengk rencanalen rencanaada tapi rencanaasal jadi
ap gkap tidaklengkap
danmendetail
Membuatjaringj Jaring- Jaring- Jaring- Jaring-
aringbendakema jaringdengan jaringdan jaringdenganuk jaringdenganuk
san ukuran ukuranaku uran uran
akuratdan rat kurangakurat tidakakurat
teliti
Membuatdesain Desainperfor Desainperf Desainperform Desainperforma
performa masangatmen ormamena asangatmenarik kurangmenarik
arik rik tapi dan
daninformatif daninform kuranginformat kuranginformat
atif if if

Keterangan Kriterian Nilai:


4 : melampaui standar
3 : memenuhi standar
2 : menuju standar
1 : belum memenuhi standar

VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Bagi siswa yang memiliki minat tinggi terhadap topik materi ini, Gurudapat menginformasikan
kepada siswa untuk mencari informasi dariberbagai sumber. Di antaranya informasi dari dunia
maya dengan katakunci: mock up, digital mock up, packaging design, jaring-jaringkemasan, dan
lain-lain.

[Link] GURU DAN PESERTA DIDIK


Setelah kegiatan pembelajaran Guru perlu menjawab pertanyaan:
 Apakah saya telah melakukan persiapan dengan baik?
 Apakah saya melakukan kegiatan pembelajaran dengan baik?
 Apakah siswa menyukai model pembelajaran yang saya berikan? Kalau tidak apa alasannya?
 Apakah dari kegiatan pembelajaran ini kompetensi siswa bertambah?
 Apakah bentuk penilaian dan rubrik penilaian sudah sesuai untuk kompetensi yang dinilai?
LAMPIRAN- LAMPIRAN

LAMPIRAN 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu:


Kelas/Semester : ..... / .......
Mata Pelajaran : ..................
Hari/Tanggal : ..................
Nama siswa : ..................
Materi pembelajaran : ..................
..................

LAMPIRAN 2

BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK


 Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SMP Kelas VIII, Halaman : 136 - 144
 Buku Siswa Seni Rupa untuk SMP Kelas VIII, Halaman : 136 - 144

LAMPIRAN 3

GLOSARIUM

Mock up : model skala sebagai model sebelum benda aslinyadiproduksi.


Model : mock up tiga dimensi, prototipe
Desainer : orang yang berprofesi membuat desain
Replikasi : penduplikatan, meniru
Performa : tampilan

LAMPIRAN 4

DAFTAR PUSTAKA

Briggs, Asa. 2006. Sejarah Sosial Media (Terjemahan: A. Rahman Zainuddin). Jakarta: Yayasan Obor
Indonesia. ISBN 979-461-551-X, 9789794615515.
Enterprise, Jubilee. 2011. The Best Poster Design with Photoshop. Jakarta: Elex Media Komputindo.
ISBN 978972792805

Anda mungkin juga menyukai