Agenda
Kebijakan E-Purchasing
Metode Negosiasi E-Purchasing
Teknik Negoisasi E-Purchasing
Simulasi Negosiasi
Peraturan Katalog Elektronik
1 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Perpres 17 Tahun 2023
2 Percepatan Transformasi Digital di Bidang PBJP
Peraturan LKPP 9 Tahun 2021
3 Toko Daring dan Katalog Elektronik dalam PBJP
Peraturan Menteri Keuangan No 117 Tahun 2023
4 Jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kebutuhan Mendesak
Keputusan Kepala LKPP No 177 Tahun 2024
5 Penyelenggaraan Katalog Elektronik
SE Kepala LKPP 9 Tahun 2024
6 Implementasi Katalog Elektronik Versi 6
SE Kepala LKPP 3 Tahun 2024
7 Panduan E-Purchasing dengan Mini Kompetisi untuk PP dan PPK
Perpres 46 Tahun 2025 Pasal 20B
(2) Penyediaan sumber daya dapat dilakukan
E-Purchasing dengan:
a. E-Purchasing; dan/atau
b. Pemesanan berdasarkan kontrak payung
Pasal 1 Angka 35 (1) Penyediaan sumber daya untuk pekerjaan konstruksi
E-Purchasing adalah tata cara pembelian/ dapat disediakan oleh pemilik pekerjaan, meliputi:
a. bahan baku, material, dan barang sudah terstandar;
memperoleh barang/jasa melalui sistem b. bahan baku material, dan barang untuk mendukung
katalog elektronik. bangunan permanen
c. bahan baku, material, dan barang untuk 1 paket atau
beberapa paket pekerjaan konstruksi
Pasal 11 d. peralatan untuk menunjang pekerjaan konstruksi; dan/ atau
e. barang dan jasa pekerjaan konstruksi oleh penyedia spesialis
(1) PPK memiliki tugas, h. melaksanakan
E-Purchasing untuk nilai paling sedikit Pasal 20A
Strategi pemaketan untuk Pekerjaan konstruksi dapat berupa
diatas 200 Juta penyediaan sumber daya oleh pemilik pekerjaan (supplied by
owner)
Perpres 46 Tahun 2025 Pasal 28
(6) Surat/bukti pesanan digunakan untuk
E-Purchasing Pengadaan Barang/Jasa melalui E-purchasing.
Pasal 38
Pasal 26 (7)
(1) Metode pemilihan Penyedia Barang/ Pekerjaan
Penyusunan HPS dikecualikan untuk Konstruksi/Jasa Lainnya terdiri atas:
Pengadaan Barang/Jasa dengan pagu a. E-purchasing,
anggaran paling banyak 10 juta, E- b. Pengadaan Langsung;
c. Penunjukan Langsung;
purchasing dengan nilai paling banyak d. Tender cepat; dan
100 seratus juta dan Tender pekerjaan e. Tender
terintegrasi. (2) E-purchasing dilaksanakan untuk Barang/
Pekerjaan Konstruksi/ Jasa lainnya yang sudah
tercantum dalam katalog elektronik
Perpres 46 Tahun 2025 Pasal 47 (Swakelola)
(6) Untuk pelaksanaan swakelola tipe I, tipe II
E-Purchasing dan tipe III dapat dilakukan melalui e-
purchasing
Pasal 41 (8) Pembelian material/ bahan/ alat
(1) Metode pemilihan penyedia jasa dilaksanakan dengan metode e-purchasing.
konsultansi terdiri atas: (10) Pembelian material/ bahan/ alat dengan
a. E-purchasing; metode E-Purchasing pada swakelola tipe III
b. Pengadaan Langsung; dan tipe IV dilaksanakan paling lambat 1 tahun
c. Penunjukan Langsung; dan setelah Perpres ini mulai berlaku.
d. Seleksi.
(2) E-Purchasing untuk pengadaan jasa
konsultansi perorangan atau badan
usaha yang sudah tercantum dalam
katalog elektronik
Perpres 46 Tahun 2025 (5b) Pengecualian kewajiban pelaksanaan
e-purchasing dilakukan berdasarkan
E-Purchasing penilaian PPK.
(5c) Ketentuan lebih lanjut mengeneai
Pasal 50 pengecualian kewajiban pelaksanaan e-
(5) Pelaksanaan E-Purchasing wajib purchasing diatur dalam peraturan kepala
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan lembaga.
barang/jasa apabila tersedia dalam katalog
elektronik. Pasal 64B PBJ Desa
(5a) Pengecualian kewajiban E-purchasing dalam
hal: (4) ketentuan (pengadaan melalui penyedia pada
a. tidak dapat memenuhi kebutuhan dari aspek PBJ Desa) dilakukan melalui metode E-purchasing
volume, spesifikasi teknis, waktu, lokasi, dan/ atau (5) Dalam hal metode e-purchasing belum dapat
layanan; atau
dilaksanakan, dapat menggunakan metode
b. berdasarkan pertimbangan lebih efisien dan/atau
efektif jika dilaksanakan dengan metode selain e- pemilihan lainnya.
purchasing.
Perpres 46 Tahun 2025 Pasal 80 (sanksi)
(2) Perbuatan atau tindakan Penyedia dalam
E-Purchasing E-purchasing sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 78 ayat (3) dan/atau tidak memenuhi
Pasal 67 kewajiban yang tercantum dalam surat/bukti
(2) Preferensi harga diberlakukan untuk pesanan dikenakan sanksi administratif.
pengadaan barang/jasa yang
menggunakan metode tender atau E- (3) Sanksi administratif berupa:
Purchasing dengan metode mini a. pemberian surat peringatan
kompetisi: b. pengehentian dalam sistem transaksi e-
c. dengan nilai pagu paket pengadaan purchasing; atau
paling sedikit di atas 1 Miliyar untuk E-
d. penurunan pencantuman penyedia
purchasing dengan metode mini
kompetisi.
Metode E-Purchasing Metode E-Purchasing
PerLKPP 9 2021 KepKa LKPP 177 2024
Pasal 18 Negosiasi Harga: negosiasi kepada penyedia
yang dipilih terhadap 1) harga satuan tayang,
Pelaksanaan E-Purchasing dengan metode:
2) biaya pengiriman (apabila menggunakan
a. Negosiasi Harga kurir penyedia), 3) biaya lainnya yang
b. Mini - Kompetisi; dan/ atau ditawarkan penyedia.
c. Competitive Catalogue Hasil negosiasi harga: harga final transaksi
----------------------------------------------------------------
Mini Kompetisi: dilakukan terhadap 2 (dua) atau
lebih penyedia yang memiliki produk yang sama
atau produk dengan spesifikasi sejenis yang
dibutuhkan oleh PPK/PP
Harga penawaran pemenang: harga final transaksi
Tahapan Negosiasi Harga
KepKa LKPP 177 2024
1 2
STEP STEP
Persiapan Pelaksanaan
Negosiasi Negosiasi
Menentukan barang/jasa Memperhatikan hasil
sesuai kebutuhan persiapan E-Purchasing
Mempersiapkan referensi
harga
Tahapan Negosiasi Harga
KepKa LKPP 177 2024
Persiapan Negosiasi
1 2 3
PEMILIHAN REFERENSI DOKUMEN
PRODUK HARGA PERSIAPAN
Pelaksanaan Negosiasi
2 4 6 8
SURAT PENGIRIMAN PENILAIAN
1 PEMILIHAN OPSI
PENGIRIMAN 3 PESANAN 5 7 KINERJA 9
PENYEDIA
NEGOSIASI PEMBATALAN SERAH PEMBAYARAN
KLARIFIKASI HARGA SURAT TERIMA
TEKNIS PESANAN PEKERJAAN
Persiapan Negosiasi
1 PEMILIHAN PRODUK
Proses mencari dan memilih produk yang akan dilakukan E-purchasing Katalog
Kesesuaian Spesifikasi
Dalam memilih Produk mengacu pada spesifikasi yang ditetapkan PPK
Prioritas Penggunaan Produk Dalam Negeri
1. terdapat PDN dengan jumlah TKDN dan Nilai BMP Minimal 40%, PPK/PP
memilih PDN dengan nilai TKDN paling sedikit 25%
2. Memilih PDN dengan nilai TKDN kurang dari 25%
3. Memilih Produk label PDN belum punya nilai TKDN
4. Memilih produk impor
Prioritas Produk Penyedia Usaha Kecil/ Koperasi
1. Penyedia Usaha Kecil/ Koperasi, nilai paket sampai dengan 15 M
2. Penyedia Non Usaha Kecil/ Koperasi, Nilai paket lebih dari 15 M atau nilai
paket sampai dengan 15 M namun tidak ada penyedia kualifikasi kecil/
koperasi yang mampu
Harga Terbaik
Adalah Total harga yang paling rendah yang dapat diberikan oleh penyedia
sudah termasuk biaya pengiriman dan biaya layanan tambahan (apabila ada)
Persiapan Negosiasi
2 REFERENSI HARGA
PPK/ PP mempersiapkan referensi harga sebagai referensi untuk negosiasi
harga.
Sumber data referensi harga
1. Harga pembanding produk sejenis di luar aplikasi katalog elektronik
2. Informasi biaya/ satuan harga satuan yang di publikasi secara resmi
3. Dokumen lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan
3 DOKUMEN PERSIAPAN
Seluruh tahapan pemilihan produk dan penyusunan referensi harga
didokumentasikan oleh PPK/PP
Pelaksanaan Negosiasi
1 KLARIFIKASI TEKNIS
Klarifikasi spesifikasi teknis/ fungsi/ kinerja/ ketentuan terkait produk yang
tercantum pada katalog untuk memastikan sesuai dengan spesifikasi yang di
butuhkan
2 PEMILIHAN OPSI PENGIRIMAN
Kurir Penyedia
Pengiriman oleh penyedia katalog elektronik yang melakukan E-Purchasing.
Biaya pengiriman dapat dilakukan negosiasi harga
Jasa Pengiriman Pihak Ketiga
Pengiriman oleh penyedia penyedia jasa pengiriman yang sudah terintegrasi
pada aplikasi katalog elektronik
Biaya pengiriman tidak dapat dilakukan negosiasi, sudah termasuk biaya
asuransi pengiriman.
Pelaksanaan Negosiasi
3 NEGOSIASI HARGA
PPK/PP melakukan negosiasi harga dengan memperhatikan referensi harga,
apabila diperlukan dapat melakukan negosiasi berdasarkan:
Bukti transaksi
Bukti transaksi terakhir atas produk yang tercantum pada katalog elektronik
Struktur pembentuk harga
Struktur pembentuk harga dari harga yang tercantum pada katalog elektronik
Riwayat harga transaksi
Riwayat harga transaksi dalam fiture riwayat harga terbaik pada aplikasi katalog
elektronik
Ketentuan Negosiasi:
Negosiasi tidak boleh melebihi harga satuan tayang produk
Tidak terjadi kesepakatan, paket e-purchasing dapat di batalkan
Dibatalkan, negosiasi kepada penyedia katalog lainnya
Nego oleh PP, diajukan ke PPK untuk di reviu paling lambat 3 hari kerja, apabila
melewati waktu maka dibatalkan otomatis
Penyedia wajib merespon negosiasi paling lambat 3 hari kerja
Proses negosiasi penyedia dikenakan sanksi daftar hitam, negosiasi batal
otomatis
Pelaksanaan Negosiasi
KETENTUAN LAIN DALAM NEGOSIASI
Jaminan Pelaksanaan
Apabila diperlukan jaminan pelaksanaan, harus di informasikan pada kolom
catatan saat pelaksanaan e-purchasing katalog
Uang Muka
Apabila diperlukan uang muka, harus di informasikan pada kolom catatan saat
pelaksanaan e-purchasing katalog disertai dengan jaminan uang muka
Pelaksanaan Negosiasi
NEGOSIASI PP/ PPK
1. Mengajukan Negosiasi untuk Pertama Kali
2. Negosiasi Pada Pengiriman Banyak Lokasi
3. Negosiasi Gagal Karena Produk Turun Tayang
4. Merespon Harga Nego Baru yang diajukan Penyedia
5. Menyetujui Semua Harga yang diajukan penyedia
6. Negosiasi gagal karena produk kurasi ditolak
7. Membatalkan negosiasi
Pelaksanaan Negosiasi
NEGOSIASI PP/ PPK
Negosiasi dapat dilakukan pada: Ketentuan negosiasi:
Harga dasar produk Wajib dilakukan pada semua item pesanan
Harga dasar layanan tambahan Harga negosiasi harus lebih kecil
Harga dasar ongkir kurir penyedia Negosiasi produk tidak boleh kurang dari Rp 1, ongkir bisa Rp 0
Negosiasi tidak dapat dilakukan pada
Harga dasar ongkir, Jasa pengiriman pihak ketiga terintegrasi
Pelaksanaan Negosiasi
NEGOSIASI PP/ PPK
Acuan Harga Jual
Pelaksanaan Negosiasi
NEGOSIASI PP/ PPK
2. Pengiriman Banyak Lokasi
Pelaksanaan Negosiasi
NEGOSIASI PP/ PPK
3. Negosiasi Gagal Karena Produk Turun Tayang
Produk turun tayang sebagian
Pelaksanaan Negosiasi
NEGOSIASI PP/ PPK
4. Merespon Harga Nego Baru yang diajukan penyedia
5. Menyetujui Negosiasi
7. Membatalkan Negosiasi
Pelaksanaan Negosiasi
NEGOSIASI PP/ PPK
6. Negosiasi Gagal Karena Produk Kurasi di Tolak
Pelaksanaan Negosiasi
4 SURAT PESANAN
Ketentuan Surat Pesananan:
Tandatangan surat pesanan secara elektronik
Penyedia menanggung biaya tandatangan elektronik dan biaya materai
Perubahan Surat Pesananan:
Apabila terdapat perbedaan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan
spesifikasi dalam surat pesanan dilakukan perubahan surat pesanan, yaitu:
1. Menambah/ mengurangi volume
2. Mengubah jadwal waktu permintaan tiba
3. Penambahan dan/atau pengurangan harga permintaan kurir penyedia
4. Penggantian ketentuan tambahan surat pesanan
5. Pergantian persentase PPN dan PPnBM dan layanan tambahan
6. penambahan dan/atau pengurangan layanan tambahan
7. pergantian penanggung jawab penandatanganan surat pesanan
Pelaksanaan Negosiasi
5 PEMBATALAN SURAT PESANAN
Pembatalan Surat pesanan terdiri dari:
Penghentian Surat Pesanan
dapat dilakukan apabila terjadi keadaan kahar. Penghentian secara tertulis oleh PPK
disertai dengan alasan penghentian pekerjaan. penghentian dapat bersifat
1. Sementara hingga keadaan kahar berakhir
2. Permanen apabila tidak mungkin dilanjutkan/ diselesaikan pekerjaan
Surat pesanan dihentikan karena keadaan kahar, PPK wajib membayar sesuai
dengan kemajuan hasil pekerjaan dan telah dilakukan pemeriksaan bersama/ hasil
audit.
Pemutusan Surat Pesanan
dilakukan oleh PPK/ Penyedia untuk mengakhiri berlakunya surat pesanan.
1) Pemutusan Surat Pesanan oleh PPK
2) Pemutusan Surat Pesanan oleh Penyedia
Pelaksanaan Negosiasi
6 PENGIRIMAN
Produk sudah siap didistribusikan kepada PPK akan dilakukan proses pengirman.
Pengiriman dilakukan oleh kurir penyedia atau jasa pengiriman pihak ketiga
7 SERAH TERIMA PEKERJAAN
PPK setelah melakukan pemeriksaan dan konfirmasi kesesuaian pekerjaan dala surat
pesanan melalui aplikasi katalog elektronik, PPK dan penyedia menandatangani
dokumen BAST secara elektronik sekalgus termasuk BA Pemeriksaan barang/jasa
8 PENILAIAN KINERJA
PPK memberikan nilai dan ulasan atas pelaksanaan pekerjaan yang telah dilakukan
penyedia (apabila fitur sudah tersedia )
Pelaksanaan Negosiasi
6 PEMBAYARAN
Kelengkapan Pembayaran:
1. Surat pesanan
2. BAST
3. Dokumen tagihan pembayaran (invoice)
4. Faktur Pajak (UP invoice dipersamakan dengan faktur pajak)
5. Dokumen Pemungutan Tarif PNBP, dan
6. Dokumen lainnya sesuai ketentuan yang berlaku
Mekanisme Pembayaran
1. Pembayaran Langsung (LS)
2. Pembayaran Uang Persediaan (UP)
Pelaksanaan Negosiasi
6 PEMBAYARAN
Pelaksanaan Negosiasi
6 PEMBAYARAN