0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan35 halaman

Panduan P3K dan RJP di Masa Pandemi

Dokumen ini menjelaskan prinsip dan langkah-langkah pertolongan pertama pada keadaan darurat, termasuk penanganan korban yang mungkin terinfeksi COVID-19. Terdapat penjelasan tentang triage, resusitasi jantung paru (RJP), dan penggunaan alat pelindung diri untuk memastikan keselamatan penolong. Tujuan utama P3K adalah menyelamatkan jiwa, mencegah cacat, dan memberikan kenyamanan kepada korban.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan35 halaman

Panduan P3K dan RJP di Masa Pandemi

Dokumen ini menjelaskan prinsip dan langkah-langkah pertolongan pertama pada keadaan darurat, termasuk penanganan korban yang mungkin terinfeksi COVID-19. Terdapat penjelasan tentang triage, resusitasi jantung paru (RJP), dan penggunaan alat pelindung diri untuk memastikan keselamatan penolong. Tujuan utama P3K adalah menyelamatkan jiwa, mencegah cacat, dan memberikan kenyamanan kepada korban.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Prinsip P3K

▪ Memberikan pertolongan pertama, secepat


dan setepat mungkin
▪ Korban mungkin saja terinfeksi covid -19
▪ Mencegah penularan ke dan dari korban

→ Safety first
Prinsip P3K

▪ Memberikan pertolongan pertama, secepat dan


setepat mungkin
▪ Korban mungkin saja terinfeksi covid -19
▪ Mencegah penularan ke dan dari korban

→ Safety first
Pengenalan Masalah
▪ Pengenalan masalah gawat darurat
▪ Mekanisme kecelakaan/kejadian
▪ Lokasi
▪ Bahaya
▪ Alat pelindung diri
▪ Bantuan → orang sekitar, Firs Aider, Security, EMS
(paramedik/dokter).
▪ Jumlah Korban → Multiple & Mass Casualty → START (Simple
Triage And Rapid Treatment
Tujuan P3K

1. Menyelamatkan jiwa penderita


2. Mencegah cacat
3. Memberikan rasa nyaman dan
menunjang proses penyembuhan
TRIAGE
Empat tingkatan triage :
▪ Red-Merah
Segera / Kritis / Prioritas pertama
▪ Yellow-Kuning
Dapat ditunda / Stabil / Prioritas 2
▪ Green-Hijau
Luka2 Kecil / Dapat merawat & menjaga diri sendiri /
Priority 3
▪ Black-Hitam
Meninggal / Tidak ada harapan / Priority 0
Resusitasi Jantung Paru/RJP
Cardiopulmoner Rescucitation/CPR
Saluran Pernapasan
Sirkulasi
Jantung Paru
Rantai Penanganan Henti Jantung

Tujuan : Mengembalikan fungsi sirkulasi spontan


1. Identifikasi masalah dengan segera dan aktifkan sistem bantuan
2. Lakukan RJP secepatnya
3. Defibrilasi
4. Bantuan hidup lanjutan yang efektif
5. Penanganan henti jantung yang terkoordinasi
Resusitasi Jantung Paru/RJP
RJP adalah kombinasi pernapasan buatan dan kompresi dada luar
Kapan mulai RJP? Jika dari hasil pemeriksaan primer (Primary Survey)
▪ Henti Jantung
▪ Henti Napas
▪ Jalan Napas Bebas
▪ Tidak bahaya
Kapan RJP dihentikan :
▪ Ada nadi dan atau napas
▪ Ada tanda pasti kematian
▪ Diambil alih oleh tenaga yang lebih trampil (paramedis dan dokter)
▪ Penolong kelelahan
Safety Rule

Siapkan DIRI sebagai PENOLONG, jangan sampai akhirnya


DITOLONG
Langkah – Langkah RJP
➢ D = Danger, Perhatikan bahaya, baik
penolong/korban, jangan menambah korban

➢ R = Response, periksa kesadaran,dgn cara panggil,


tepuk, guncang, Rasa Nyeri
➢ C = Circulation, periksa jantung / Nadi
➢ A = Airway, buka jalan napas
➢ B = Breathing, periksa pernapasan:
lihat, dengar, rasakan
Penyesuaian Masa Pandemi
Danger
Cek & eliminasi bahaya, baik untuk penolong, korban
ataupun lingkungan”
▪ Lihat, Dengar dan Cium
▪ Pakai Alat Pelindung Diri
Rekomendasi
▪ Menganggap CPR/RJP berpotensi menularkan secara
airborne (meskipun tidak ada bukti kuat)
▪ Tenaga penolong harus mengenakan APD pada saat
melakukan tindakan resusitasi
▪ Mempertimbangkan defibrilasi, sebelum tindakan
resusitasi
Alat Pelindung Diri
Response
Periksa kesadaran korban:
▪ Dulu : Panggil, tepuk dan goyang bahu korban (10detik)
▪ Sekarang tetap panggil, tepuk, goyang, dan rasa nyeri
▪ Rasa nyeri disarankan tidak melangar HAM khususnya bila korban lain
jenis (ujung jari kuku, dulu tekan dada...atau cubit perut)
Response
Jika Sadar
Cari luka-luka lain (Secondary Survey) perdarahan, patah tulang,
lukabakar, dll
Recovery Position (posisi pemulihan)
Response

Jika Tidak Sadar/Unresponse

Teriak minta tolong, bila berdua salah satu penolong


menghubungi bantuan
Circulation

Peredaran Darah/Kompresi Jantung


▪ Cek nadi korban
▪ Lakukan kompresi 30 kali dengan kecepatan
100 – 120 x/menit.
▪ Kedalaman penekanan, Dewasa 4-5cm, Anak
1-3, Bayi 0,5-1c
▪ Bila ada nadi (Tidak boleh dikompresi),
lanjutkan ke tahapan selanjutnya (Airway
dan Breathing)
Circulation
Circulation
Circulation
Kompresi dada ½ penolong,
Frek.30 kompresi:2 napas buatan
▪ Satu,dua,tiga,empat,SATU
▪ Satu,dua,tiga,empat,DUA
▪ Satu,dua,tiga,empat,TIGA
▪ Satu,dua,tiga,empat,EMPAT
▪ Satu,dua,tiga,empat,LIMA
▪ Satu,dua,tiga,empat,ENAM
Dan 1,dan 2,dan 3 dst.....
Airway

Peredaran Darah/Kompresi Jantung


▪ Cek nadi korban
▪ Lakukan kompresi 30 kali
dengan kecepatan 100 – 120
x/menit.
▪ Kedalaman penekanan, Dewasa
4-5cm, Anak 1-3, Bayi 0,5-1c
▪ Bila ada nadi (Tidak boleh
dikompresi), lanjutkan ke
tahapan selanjutnya (Airway
dan Breathing)
Airway
Cek dan bersihkan/amankan jalan nafas
▪ Head Tilt Chin Lift (tengadahkan kepala korban dan angkat
dagu korban)
Head tilt Chin Lift
Airway

▪ Hati–hati pada trauma leher


▪ Jaw thrust
Airway
cek dan bersihkan/amankan jalan nafas
▪ Bersihkan/amankan saluran pernafasan dari sumbatan
dengan cara membersihkan mulut dan hidung
Cross Finger Korek Mulut
Cross Finger Bersihkan Mulut
Breathing

cek nafas korban selama < 10 detik


▪ Lihat naik turunnya dada (Look)
▪ Dengarkan suara nafas (Listen)
▪ Rasakan hembusan nafas (Feel)
▪ Ada yang menghilangkan karena
sudah dilakukan pada pemeriksaan
respons awal (hanya melihat
pergerakan dada)
Breathing
Bernafas Tidak bernafas

Recovery Position Mouth to mouth


RJP/CPR

30x kompresi 2x napas buatan


RECOVERY POSITION
Kapan ?
▪ Tidak sadar tapi bernapas dan tanpa trauma
Mengapa ?
▪ Mencegah lidah jatuh ke belakang & menyumbat jalan napas
▪ Mencegah sumbatan jalan napas & aspirasi muntah
▪ Memperlancar keluar cairan asing dari mulut
Alur CPR
Alur CPR Masa Pandemi

Anda mungkin juga menyukai