Spesifikasi Lift untuk RSCM Kanigara
Spesifikasi Lift untuk RSCM Kanigara
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN LIFT/ELEVATOR DAN ESCALATOR
• TKDN
• Sudah memasang Lift sejenis min.10 unit
• Memiliki sertifikat keahlian teknis transportasi dalam gedung.
• Surat keterangan purna jual min.5 tahun.
• Memberikan Performance Garansi dengan surat pernyataan
bermaterai, dilampirkan :
− Surat Sertifikat Original.
− Data sheet harus sesuai dengan kenyataan dilapangan (dengan
test beban dan kecepatan).
− Surat jaminan purna jual dan operasi min.5 tahun tetap handal.
3.1.1. Gambar-gambar :
1
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
4 (empat) set gambar cetak biru yang disebut "shop drawings″ dan ″as
built drawings" yaitu gambar terlaksana dari seluruh material dan
instalasi sistem Lift / Elevator dan Escalator yang terpasang pada
proyek ini.
2
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Peraturan yang dikeluarkan oleh DepNaKer RI lainnya tentang
penggunanan tenaga kerja harian, mingguan, bulanan dan
borongan;
Beberapa standar internasional/negara lain yang tidak bertentangan
dengan SNI terkait seperti ; NFPA, National Plumbing Codes, dll;
Apabila pada Spesifikasi Teknis ini disebutkan nama pabrik/merk dari satu
jenis bahan maka Penyedia Jasa/Pemborong wajib menawarkan dan
memasang sesuai dengan yang ditentukan.
Apabila pada saat pemasangan bahan/merk tersebut tidak atau sulit
diperoleh dipasaran maka Konsultan Pengawas (MK) dan Konsultan
Perencana akan menunjuk merk lain tapi dengan spesifikasi teknis yang
sama dan setara.
3
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Kalau terjadi hal yang saling bertentangan antara gambar atau
terhadap Spesifikasi Teknis maka yang diambil sebagai patokan adalah
yang mempunyai bobot teknis atau bobot biaya yang paling tinggi.
3.1.7. K o o r d i n a s i :
4
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.1.9. Gambar Terlaksana / As BuiltDrawings:
6
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.2.6. Penarikan/penyediaan daya dari sumber daya yang telah
disediakan pada setiap Panel pada ruang mesin masing-masing
Lift/Elevator,
Pengadaan dan pemasangan supervisi panel di ruang kontrol
lengkap dengan TV Monitor 54 inchi beserta accesories nya dan
compotable dengan BMS Building.
3.2.7. Pengadaan dan pemasangan AC type Wall Mounted yang
sesuai dengan kebutuhan masing-masing ruang mesin Lift
sehingga didapatkan temperatur ruang maximum 38°C (deg).
♦ Khusus untuk ruang panel kontrol, jika temperatur dibutuhkan
dibawah 35°C(deg), maka harus disediakan unit AC yang
kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan.
♦ Mengadakan pengujian sebelum penyerahan pekerjaan
terhadap semua peralatan Lift / Elevator, antara lain;
♦ Kecepatan car, alat-alat control automatic, pembukaan dan
penutupan pintu car, landing car, alat-alat pengaman,
peralatan pada kondisi darurat dan lain-lain sampai
dinyatakan Elevator siap pakai oleh Pemilik.
3.2.8. Penyelesaian finishing pintu, dinding pada tombol operation
maupun pada indicator penunjuk dan lain-lain yang ada
hubungan pekerjaan Lift / Elevator.
3.2.9. Membuat atau melengkapi dudukan buffer Lift/Elevator yang
diperlukan termasuk memberikan tambahan pada kondisi pit bila
diperlukan dan mengkoordinasikan dengan pekerja terkait
sperator beam.
3.2.10. Penyedia Jasa/Pemborong wajib membuat Standard
Operational and Prosedure (SOP) pekerjaan Lift/Elevator
sebanyak 4 (empat) set dicetak deluxe, yang disampaikan
kepada Pemilik proyek;
3.2.11. Penyedia Jasa/Pemborong harus mengurus dan memberikan
surat izin pemasangan dan izin laik pakai Lift / Elevator dari
Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) Daerah Setempat, perihal
kelaikan kerja dan pemakaiannya.
3.2.12. Penyedia Jasa/Pemborong harus mengkoordinasikan dengan
Penyedia Jasa/Pemborong Fire Alarm dan Fire Fighting dalam hal
mendapatkan Rekomendasi dari Dinas Pemadam Kebakaran
(DPK) untuk Fire Lift, sehingga Fire Lift berfungsi sesuai standard
dari DPK setempat yang berlaku dan mendapat persetujuan
pemakaian dan instalasi dari Dinas terkait,
7
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.2.13. Memberikan training pada operator, tentang teori dan praktek
operasi & maintenance dengan modul-modul yang dibutuhkan
pada Tim Engineering Gedung dari Pemberi Tugas min.5 orang.
3.3.4. ContohBarang :
3.3.6. Pengamanan :
Penyedia Jasa/Pemborong bertanggung jawab atas
pencegahan bahan/peralatan-peralatan untuk instalasi dari
pencurian atau kerusakan. Bahan-bahan/peralatan yang hilang
atau rusak harus diganti oleh Penyedia Jasa/Pemborong tanpa
tambahan biaya.
9
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Manual Maintenance, Repair Shop Manual, Part Catalogue dan
Description Equipment Brosure yang sesuai.
Selain yang tersebut diatas (buku dalam bahasa asing) juga
harus disediakan 2 set dalam bentuk bahasa Indonesia secara
singkat dan jelas.
Penyedia Jasa/Pemborongharus dapat mengadakan surat-surat
keterangan lain yang diperlukan dari Jawatan Keselamatan Kerja
setempat, sehingga diperoleh syarat-syarat yang diperlukan
untuk boleh beroperasinya unit Elevator.
Semua biaya yang perlu untuk pengadaan surat-surat, jaminan,
pengujian dan surat-surat keterangan ditanggung oleh Penyedia
Jasa/Pemborong.
10
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
a. Peralatan dalam ruang mesin :
− Letak peralatan-peralatannya,
− Hubungan-hubungan kerjanya dari tiap peralatan dengan alat-
alat lain,
− Diagram beban-bebannya,
− Setelah persetujuan, dalam hal ini sebelum daftar spesifikasi
material Penyedia Jasa/Pemborong diharuskan menyerahkan
Shop Drawings untuk disetujui MK atau Perencana dan
berkoordinasi dengan pekerjaan sipil.
b. Bracket (pemegang material) :
− Konstruksi bracket, bahan-bahan pengikat/pemegang alat,
− Posisi serta jarak dari setiap bracket.
c. Perlengkapan control :
− Posisi stop button pengoperasian car,
− Posisi indicator
11
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.4.6. Pemeliharaan dan Pelayanan :
a. Jaminan pemeliharaan dan perbaikan Kembali selama 6 (enam)
bulan setelah selesai serah terimaII (kedua)pekerjaan dilaksanakan.
b. Pemeliharaan dan pemeriksaan rutin tidak kurang dari tiap dua
minggu sekali oleh orang yang berkompetent dengan pembetulan-
pembetulan penyetelan-penyetelan, pembersihan-pembersihan
semua peralatan.
Selain itu Penyedia Jasa/Pemborong harus melakukan penggantian
peralatantan pada penambahan biaya apabila terjadi kerusa
kansampai dengan peralatan tersebut berfungsi kembali dengan
baik.
12
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.5.2. LIFT-02 & 03 Type Bed Lift) :
• Kapasitas : 1600 Kg (mesin room type)
• Kecepatan : 90 mpm
• Penggerak : AC Variable Voltage, Variable
Frequency
• Operation : Simplex (single operasi)
• [Link] / Opening : 12 Stop / 12 Opening
• Ukuran Shaft : 2400mm x 2950mm (Hospital type)
• Car Lift Internal Size : 1500 mm x 2300 mm
• Type pintu : Single speed side opening door
• Lebar pintu : 1200 mm
• Tinggi pintu : 2100 mm
• Pit lift : 1800 mm
• Power : 380 – 220 Volt, 3 Phase, 50 Hz
• Motor : AC ± 24 kW / unit
• Jumlah : 1 (satu ) unit
• Motor : AC ± 18 kW / unit
• Jumlah : 2 (dua) unit
13
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.5.4. Perlengkapan Hoist Way :
• Landing Door : Sesuai Approved by owner
• Transom Panel : Sesuai Approved by owner
• Car Door lantai Lobby : Sesuai Approved by owner
• Car Door lantai Typical : Sesuai Approved by owner
• Transom dan Jam Lt Lobby : Sesuai Approved by owner
• Jamb : Sesuai Approved by owner
• Landing Sell : Sesuai Approved by owner
a. Signals :
14
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
• Maintenance switch (didalam &diluar car)
• Nuisance call cancellation (menghapus panggilan semu,
berdasarkan proteksi dari beban)
• Non reverse phase sequence protection
• Lampudiatas dan dibawah car lift, berikut kawat pengaman &
stop kontak.
• Rope ditandaiuntuktandadilantai mana car lift berada.
• Fire controle switch in glass fronted boxes marked “ Fire Switch”
• Control elevator hendaknya terdiri dari komponen electronik yang
dilengkapi dengan peralatan pengatur operasi dengan micro
prossesor kecuali Relay penggerak utama.
15
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
• Dinding dalam konstrukisinya harus sedemikian rupa sehingga mudah
dipasang atau dilepas.
• Pada bagian luarnya harus dilapisi dengan suatu bahan peredam
suara.
• Dinding kereta hair line finish (SS) sesuai standar pabrik.
16
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
• Soft touch button untuk menutuppintukereta.
• Soft touch button untuk emergency stop.
• ON-Off switch untuk lampu penerangan
• ON-Off switch untuk Exhaust Fan
• Key switch untuk independent operation.
• Lampu tanda kelebihan penumpang yang dilengkapi dengan buzzer.
• Pushbutton untuk intercom
• Plat nama dari pabrik pembuat
• Tulisan kapasitas lift penumpang.
• COP penyandang cacat / difabel :
- Semua lift penumpang dilengkapi dengan COP dan peralatan lain
untuk keperluan penyandang cacat sesuai Permen PU
No.30/PRT/M/2006, seperti ;
- Brile
- Suara dan lampu, tanda berhenti tiap lantai
- Hand rail, dll
- Untuk lift service menggunakan push button
17
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
• Pada sat tidak ada sumber daya listrik, pintu – pintu harus harus dapat
dibuka secara paksa dengan tangan dari dalam kabin dan dari luar
shaft.
• Setiap pintu shaft harus dilengkapi dengan suatu system interlock jenis
elektro mechanical, untuk mencegah pintu dibuka secara paksa,
kecuali dengan kunci khusus yang disediakan untuk melepas system
interlock tersebut.
• Sistem interlock electro mechanical pada pintu shaft tersebut harus
dapat dibuka dari kabin, pada saat lift berhenti pada suatu lantai.
• Sistem interlock harus dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dilepas
dari dalam kabin, pada saat tidak ada sumber daya listrik.
• Pintu lift harus dilengkapi dengan “safety edge” yang terpasang dari
ujung atas sampai ujung bawah panel pintu, apabila peralatan ini
menyentuh orang atau benda pada saat pintu sedang menutup,
maka pintu kereta dan pintu shaft secara otomatis harus kembali
pada posisi membuka penuh, pintu baru akan menutup kembali
secara otomatis, setelah melampaui waktu yang ditentukan.
• Pintu lift kebakaran harus tahan api selama 2 jam.
18
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Terletak dibawah pintu, terbuat dari extruded Alluminium
natural color, yang didudukan pada beton yang telah
disediakan.
19
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
• Centrifugal switch yang ada di speed governor akan menyebabkan
panel kontrol mematikan mesin penggerak.
• Safety gear sebanyak empat buah yang terletak dibagian bawah
dari pengibang berat dan kereta akan mengadakan pengereman di
rail dan microswitch yang ada disana akan menyebabkan panel
kontrol mematikan mesin penggerak.
[Link]. Pengaman pada pintu kereta elevator, berupa : Door safety edge
sebanyak 2 buah, akan bekerja bila tersentuh.
[Link]. Pengaman Lift pada saat sumber daya listrik PLN terputus:
Pada saat sumber daya utama dari PLN terputus, kereta lift secara tiba-
tiba akan berhenti, pada saat demikian lampu darurat didalam kereta
harus menyala secara otomatis, system intercom dan bell alarm harus
tetap berfungsi, dengan mendapat sumber daya dari battery.
Secepatnya setelah menerima daya listrik dari Diesel Generating Set
Emergency, semua lift dapat bekerja kembali secara normal.
Pemindahan rangkian dari jaringan listrik PLN ke Diesel Genset dilakukan
secara otomatis di panel utama listrik.
Bila sumber utama PLN telah terhubung kembali , maka rangkian kembali
berfungsi secara normal seperti semula.
[Link]. ARD, bila terjadi pemutusan daya listrik PLN, maka kereta akan turun/naik
pada lantai terdekat dengan alat ARD.
20
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
• Semua panggilan lift dan permintaan lantai akan dibatalkan, dan tidak
ada panggilan atau permintaan baru terdaftar.
• Sistem kerja lift akan berubah dari kontrol secara kolectif menjadi tidak
kolectif.
• Tanpa melihat arah gerak nya, lift secara otomatis akan bergerak turun
ke lantai dasar, tanpa berhenti di lantai-lantai lainnya.
• Setelah membuka pintu dilantai dasar, lift akan berhenti bekerja.
• Untuk selanjutnya pengoperasian lift tersebut hanya dapat dilakukan dari
dalam kereta dan lift tidak akan melanyani panggilan dari luar
kereta/lantai.
• Untuk lift penumpang juga bisa dioperasikan oleh petugas untuk evakuasi
pasien dari lantai rawat inap ke lantai dasar.
3.5.10. Pe m a s a n g a n :
[Link]. Mesin Pengangkat Elevator :
[Link]. Rem :
21
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
b. Sistem pemberhentian/ rem harus direncanakan untuk dapat
bekerja pada kapasitas diatas kapasitas normalnya dan sangguh
memegang dan mem-beritahukan Elevator pada kondisi yang
paling berat/ sukar.
c. Sirkuit sistem kontrol rem harus saling mengunci (interlock) secara
elektrik dengan sirkuit kontrol motor traksi dan harus direncanakan
dan diatursehingga rem hanya bekerja untuk memegang kabin
elevator pada saat berhenti sehingga pemberhentian Elevator
dapat dilakukan secara halus.
d. Dua buah sepatu rem harus disediakan dan harus bekerja tanpa
menimbulkan suara keras.
e. Disetiap mesin Elevator harus disediakan satu alat yang
diperuntukkan untuk melepas rem secara manual pada saat
darurat.
22
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
[Link]. Rel Penuntun (Guides Rails) :
a. Rel penuntun untuk kabin lift dan counterweight harus terbuat
dari Profil baja T dengan lebar flange, sesuai standard pabrik.
b. Rel penuntun yang dipasang harus mempunyai kekuatan yang
cukup untuk menahan tekanan yang dapat ditimbulkan karena
cukup untuk menahan rel darurat bekerja ataupun adanya
beban yang tidaksimetris.
c. Rel penuntun harus dipasang dan diperpanjang sampai dengan
ujung teratas dari overhead shaft dan sampai dasar pit dan
diikatkan pada struktur bangunan dengan bracket yang
direkomendasikan oleh pabrik.
d. Pemasangan rel harus dibuat sedemikian sehingga tidak ada
goncangan atau goyangan yang terasa oleh penumpang
didalam kabin Elevator selama perjalanan.
e. Panjang bracket dari rel penuntun harus disesuaikan dengan
jarak rel sampai dinding shaft pada gambar rencana akan
terlihat perbedaan lebar dari shaft Elevator secara vertical
dikarenakan tebal dinding beton yang mengecil secara
beraturan kearah atas.
[Link]. Counterweight :
a. Elevator harus diseimbangkan dengan sistem counterweight untuk
bekerja secara ekonomi dan halus.
b. Counterweigh harus terbuat dari balok besi tiang yang dipasang
tersusun pada rangka baja sedemikian sehingga mudah untuk
menambah atau mengurangi berat counterweight tanpa
mengganggu kawat penggantung-nya.
c. Counterweight tersebut harus mampu memberikan
keseimbangan sebesar berat kabin lift kosong ditambah 40%
sampai dengan 45% berat beban maksimum yang diizinkan.
d. Sisi atas dan bawah dari rangka counterweigh harus dilengkapi
dengan sepatu penuntun berbentuk "U" (sliding guide) yang
dapat diatur.
23
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
[Link]. Posisi Car :
Penyedia Jasa/Pemborong harus memasang kedudukan
car/kereta dengan lintasan tegak lurus dari keduduka paling bawah
sampai kedudukan paling atas.
Pengukuran posisi car tidak hanya dilakukan satu sisi saja melainkan
setiap sisi car guna mendapatkan posisi yang tepat.
Untuk penyetelan kedudukan car pada setiap leve mana level
lantai harus lurus tepat dengan level car penyetelan dilakukan
berkali-kali baik dengan beban maupun tidak menggunakan beban.
Batas kelonggaran sistem ini tidak boleh menggunakan lebih dari 6
mm untuk service Elevator pada beban maksimum dan 3 mm untuk
Elevator penumpang pada beban maksimum.
24
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Kedudukan mesin Elevator harus pada posisi yang tepat dimana hal
tersebut berkaitan dengan posisi tali pengangkat car yang harus
dipasang secara center, kedudukan talipengikat pada fully
pembantu harus dapat disetel naik dan turut guna penyetelan bila
terjadi perubahan level car pada level lantai. Untuk kedudukan
mesinnya harus dapat disete ldengan gerak horizontal sedangkan
dudukan mesin harus rigit, kokoh dibuat atau diangker pada dinding
atau lantai pada ruang mesin.
Dudukan mesin lift pada proyek ini ada 2 macam yaitu :
1. Mesin room
2. Mesin roomless
Sesuai pada gambar
25
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Testing dan commissioning harus dilakukan Penyedia Jasa/Pemborong
sebelum dilakukan penyerahan pertama untu kmendapatkan hasil yang
maksimal sesuai persyaratan dan lingkup pekerjaannya.
Biaya untuk pekerjaan tersebut (Testing and commissioning) diatas
tanggungan Penyedia Jasa/Pemborongdan sudah termasuk biaya
perijinan dari DEPNAKER.
Pekerjaan pengujian yang harus dipenuhi minimal adalah sebagai
berikut :
a. Pengujian terhadap pengamanan sambungan rantai
b. Handrail inlet safety device diperlukan untuk mengontrol jalannya
handrail dalam balustrade.
c. Panel control terhadap bekerjanya peralatan maupun circuit
relay-relay automatic circuit breaker serta terminasi dari sistem
pengkabelan.
d. Terminasi terhadap instalasi pada motor.
e. Pelan-pelan sisi sertasegment gigi pelat sisi untuk kelancarannya serta
pemberian bahan pelumas pada beberapa bagian dari segment
gigi poros motor dan lain-lain.
f. Menjamin hingga berfungsinya peralatan dengan baik dan
sempurna.
g. Penyedia Jasa/Pemborongdalam hal ini harus memberikan training
operation kepada Tes Engineering Pemilik proyek dan untuk waktu
serta kesediaannya akan ditentukan kemudian bersama Pemilik
Proyek/ Perencana/ MK.
h. Testing dengan beban & kecepatan sesuai speck
i. Testing leveling pada tiap lantai kurang dari 5 mm, dll.
j. Cara kerja sistem lift waktu terjadi kebakaran
k. Fasilitas yang harus disediakan untuk lift service / lift pemadam dan lift
penumpang untuk evakuasi pasien, bila terjadi kebakaran.
- Dilantai loby utama (lt.1, lantai droop of)
• Harus dipasang saklar pemadam kebakaran / firemans
switch.
• Untuk petugas pemadam kebakaran dan petugas evakuasi
pasien dari RS yang sudah terlatih.
26
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
• Saklar dengan tulisan yang jelas dalam bahasa indonesia
”saklar kebakaran” dan firemans switch.
- Saklar ini harus diberi tulisan yang jelas untuk kedudukan ”ON
atau OFF” nya.
- Untuk mengoperasikan saklar tersebut, maka panel saklar yang
terbuat dari stainless steel ke hairline finish dan ditutup kaca akan
mudah dipecahkan oleh Petugas.
l. Cara Kerja Sistem Lift Waktu Terjadi Kebakaran.
1. Jika terjadi kebakaran, untuk memanggil segera semua lift ke
lantai satu (lobby utama), maka Petugas pemadam kebakaran
dan atau petugas RS untuk evakuasi pasien dapat memecahkan
kaca sektor kebakaran / firemans switch dan merubah posisi dari
fairemans switch ke arfah ”ON”.
2. Dengan adanya Firemans switch pada posisi ”ON”, maka akan
terjadi sebagai berikut ;
• Semua panggilan terhadap lift akan terhapus / dibatalkan
dan tidak ada panggilan / permintaan baru.
• Lift-lift yang pada saat itu bergerak ke arah turun melanjutkan
perjalanannya secara ”non stop” ke lantai 1 / lobby utama
(tidak menerima panggilan dari luar kereta).
• Lift yang bergerak kearah naik, maka akan berhenti pada
lantai diatasnya yang terdekat tanpa memebuka pintu kereta
dan berbalik ke arah turun melanjutkan perjalanan secara
non stop ke lantai 1.
• Lift-lift yang pada saat itu sedang parkir pada salah satu
lantai, akan bergerak turun secara ”non stop” ke lantai 1
(tidak melayani panggilan dari luar kereta).
• Semua lift yang telah sampai pada lantai dasar pintu kereta
akan terbuka dan lift kebakaran atau lift penumpang untuk
evakuasi yang akan tetap bekerja, dimana semua gerakan lift
diatur didalam kereta.
3. Firemans lift hanya digunakan oleh Petugas dinas kebakaran dan
lift evakuasi pasien akan digunakan oleh Petugas RS yang sudah
ahli dan terlatih.
4. Sistem instalasi akan bekerja normal kembali jika tombol tekan
”off” pada firemans switch ditekan kembali.
5. Lift juga dilengkapi dengan perlengkapan ARD (Automatic
Recue Device), apabila power terputus maka lift akan berhenti.
27
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Pada lift yang berhenti tidak tepat pada lantai gedung, maka lift
tersebut secara otomatis akan bergerak menuju lantai terdekat
dan berhenti, kemudian pintu akan membuka secara otomatis.
3.6. FORM YANG HARUS DIISI OLEH SETIAP PESERTA TENDER ELEVATOR
BERDASARKAN PRODUCT
3.6.1. SpesifikasI Teknis Umum :
• Type product :…………………………………………….
• Kapasitas :…………………………………………….
• Kecepatan :…………………………………………….
• Penggerak :…………………………………………….
• Operation :…………………………………………….
• Jumlah :…………………………………………….
• No. Stop Opening :…………………………………………….
• Ukuran Shaft :…………………………………………….
• Type pintu :…………………………………………….
• Lebar pintu :…………………………………………….
• Tinggi pintu :…………………………………………….
3.6.2. Spesifikasitekniskhusus
Daya motor Penggerak : …………………………………..
Pit depth : …………………………………..
Over head : …………………………………..
Material : …………………………………..
PeralatanPengaman : …………………………………..
Dan lain - lain sesuai
: …………………………………..
spesifikasi teknis
28
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.7.1. Masa Jaminan :
Semua pekerjaan instalasi maupun peralatannya harus dijamin akan
bekerja dengan sempurna. Semua pekerjaan yang masuk dalam lingkup
pekerjaan ini harus diberi masa jaminan selama 1 (satu) tahun setelah
masa penyerahan ke 2 pekerjaan tersebut.
29
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
Jika pekerjaan telah memenuhi syarat, maka Manajemen Konstruksi (MK)
akan menerima pekerjaan tersebut untuk yang pertama kali, dinyatakan
secara tertulis dalam Berita Acara Penyerahan Pertama (ST-I).
30
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA
3.8.4. Daftar Material / Produk Pabrik, merk yang direkomendasikan :
1. LIFT-01 & 02 • Mengikuti Spesifikasi / data diatas dan Theysen Krub (TKE)
Passenger gambar perencan. Mitsubishi ,
Hyundai
Vorks Lift.
Toshiba,
Schindler,
LINES.
2. LIFT-02 & 03 Bed • Mengikuti Spesifikasi / data diatas dan Theysen Krub (TKE)
gambar perencan. Mitsubishi ,
Hyundai,
Vorks Lift.
Toshiba,
Schindler,
LINES.
Catatan :
1. Seluruh produkharusberasaldariagentunggal yang telahditunjuk oleh Prinsipal
masing-masing dan dilampirkan back-up teknisdariagennya di-Indonesia.
2. Persetujuan material kepadaPemilik proyek/MK/Perencana, dan diwajibkan
Penyedia Jasa/Pemborong yang telahditunjukmelampirkan copy
suratkeagenantunggaldariPrinsipalproduk masing-masing.
3. Peserta tender harusmelampirkan Diagram Sistem yang mencantumkan
type/modelyangdiajukansesuaiproduk yang ditawarkandenganmengacu
pada SpesifikasiTeknis yang dibuat Perencana.
31
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) - MEKANIKAL
JASA KONSULTAN PERENCANA DESAIN PENYEMPURNAAN
RSCM KANIGARA - RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO- JAKARTA