Pembelajaran Puisi Rakyat di SMP
Pembelajaran Puisi Rakyat di SMP
Kelas/Semester : VII/I
Tahun Pelajaran : 2025/2.26
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan
dari berbagai jenis teks misalnya teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari
teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik
menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau
pendapat pro dan kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber
informasi lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada
teks. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang
dibaca dan dipirsa.
B. KOMPETENSI AWAL
1. Pengetahuan
Peserta didik sudah dapat menemukan data, fakta, dan informasi yang mudah
ditemukan dalam kehidupan sehari-harinya mengenai puisi rakyat.
2. Ukuran Kedalaman Modul
Modul diperuntukkan bagi peserta didik kelas VII dengan materi mengidentifikasi,
menganalisis, dan menyimpulkan informasi, pesan, dan makna yang terkandung
dalam puisi rakyat.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada modul ajar ini adalah beriman, bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; mandiri; bernalar
kritis; dan kreatif yang ditunjukkan melalui proses membaca dan memirsa.
D. MATERI, MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN
1. Materi Pokok Pembelajaran
a. Materi Pembelajaran Reguler
Puisi Rakyat
1) Pengertian syair, pantun, dan gurindam.
2) Ciri-ciri syair, pantun, dan gurindam.
b. Materi Pembelajaran Remedial
Materi pembelajaran sebagian besar sama dengan materi pembelajaran reguler.
Namun, fokus materinya terdapat pada materi yang belum dikuasai oleh peserta didik
setelah dilakukan asesmen.
c. Materi Pembelajaran Pengayaan
Peserta didik yang telah mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP)
akan diberikan latihan tambahan untuk memperluas wawasan peserta didik, khususnya
dalam mengeksplorasi manfaat dari puisi rakyat yang dapat diaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari.
2. Media Pembelajaran
a. Video
b. Gambar
c. LKPD
d. Salindia
3. Alat dan Bahan Pembelajaran
a. Laptop
b. Lingkungan sekitar
c. Buku peserta didik
d. LCD Proyektor
Kegiatan Inti
1. Orientasi Peserta Didik terhadap Masalah
a. Peserta didik membentuk kelompok belajar yang masing-masing kelompok terdiri atas
tiga sampai empat anggota.
b. Peserta didik mengamati tayangan video puisi rakyat melalui tautan
[Link]
c. Peserta didik mengikuti proses tanya jawab mengenai puisi rakyat yang telah
ditayangkan secara berkelompok dengan metode cerdas cermat.
2. Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar
a. Guru menjelaskan materi pembelajaran mengenai pengertian dan ciri-ciri dari syair,
pantun, dan gurindam.
b. Peserta didik menyimak pembahasan dan membaca materi yang ditampilkan guru
melalui salindia.
c. Peserta didik dapat bertanya kepada guru jika terdapat materi yang belum dipahami.
3. Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok
a. Peserta didik diarahkan berdiskusi dengan anggota kelompoknya dan setiap kelompok
akan mendapatkan LKPD.
d. Peserta didik diminta untuk menalar informasi yang ditemukan terkait ciri-ciri dari
syair, pantun, dan gurindam yang telah disajikan oleh guru.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
a. Peserta didik menuliskan hasil diskusi di LKPD yang sudah diberikan oleh guru.
b. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi bersama anggota kelompoknya.
5. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah
a. Peserta didik dibimbing oleh guru ketika mengevaluasi jawaban dari masing-masing
kelompok.
b. Peserta didik dari kelompok lain memberikan tanggapan berupa kritik, saran, atau
pertanyaan kepada kelompok lainnya.
c. Peserta didik bersama guru menyimpulkan masalah yang diberikan di awal dan juga
penugasan yang diberikan.
Kegiatan Penutup
1. Peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
2. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya.
3. Peserta didik bersama guru melakukan evaluasi dan membuat rangkuman/simpulan
dalam pembelajaran yang telah dilaksanakan.
4. Peserta didik diberi umpan balik terhadap proses pembelajaran dan diberi penguatan oleh
guru.
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
6. Peserta didik diberi apresiasi dan penugasan oleh guru.
7. Peserta didik dan guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa.
K. ASESMEN
1. Sikap (Profil Pelajar Pancasila): Observasi
2. Keterampilan: Praktik berupa presentasi
3. Pengetahuan: Tes tertulis
L. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
1. Pengayaan
Pengayaan dilaksanakan ketika hasil asesmen terhadap kompetensi yang diajarkan kepada
peserta didik menunjukkan pencapaian nilai di atas standar yang telah ditetapkan oleh
guru. Bagi peserta didik yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, mereka akan
mendapatkan kegiatan pembelajaran tambahan yang fokus pada eksplorasi manfaat puisi
rakyat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
2. Remedial
Peserta didik yang belum mencapai KKTP akan diberikan beberapa kegiatan, sebagai
berikut.
a. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui tutor sebaya.
b. Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan tes perbaikan.
M. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN GURU
1. Refleksi Peserta Didik
a. Apakah peserta didik mengalami kendala dalam mengerjakan tugas yang diberikan
oleh guru?
b. Apakah ada peserta didik yang tidak fokus saat mengikuti pembelajaran?
c. Apakah peserta didik aktif dalam mengikuti pembelajaran?
2. Refleksi Guru
a. Apakah selama proses pembelajaran peserta didik mengalami kesulitan?
b. Apakah pembelajaran berlangsung sesuai dengan rencana pembelajaran guru?
c. Apakah selama proses pembelajaran guru mengalami kendala?
d. Apakah tujuan pembelajaran sudah tercapai?
Guru : Animar
Kelas VII
Kelompok :
Nama Anggota :
1.
2.
3.
4.
5.
Petunjuk Kerja
PUISI 2 PUISI 3
Apabila kelakuan baik berbudi, Wahai muda kenali dirimu
hidup menjadi indah tak akan Ialah perahu tamsil hidupmu
merugi. Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu
Tentukanlah kriteria dalam setiap puisi rakyat di atas dengan mengisi tabel berikut!
C. Penilaian Sikap
Nama Peserta didik : ………………………………………….
Catatan Perilaku : ………………………………………….
Indikator penilaian sikap dalam pembelajaran ini adalah siswa senantiasa
menunjukkan sikap yang gotong royong, mandiri, kreatif, dan kritis dalam mengikuti
kegiatan pembelajaran.
Aspek Sangat Baik Baik Cukup Kurang
Skor
Sikap 4 3 2 1
Gotong Menunjukan Menunjukan Menunjukan Sama sekali
royong usaha untuk usaha untuk sedikit usaha tidak
aktif aktif untuk aktif menunjukan
bekerjasama bekerjasama bekerjasama usaha untuk
saat saat saat aktif
mengerjakan mengerjakan mengerjakan bekerjasama
tugas dan tugas dan tugas dan saat
bertanggung bertanggung bertanggung mengerjakan
jawab jawab jawab tugas dan
menyelesaikan menyelesaikan menyelesaikan bertanggung
tugas tepat tugas tepat tugas tepat jawab
waktu dan waktu tetapi waktu menyelesaikan
konsisten. belum tetapi belum tugas tepat
konsisten. konsisten. waktu.
Mandiri Menunjukkan Menunjukka n Menunjukkan Sama sekali
usaha untuk usaha untuk sedikit usaha tidak
tidak tidak untuk tidak menunjukkan
bergantung bergantung bergantung usaha untuk
kepada orang kepada orang kepada orang tidak
lain saat lain saat lain saat bergantung
mengerjakan mengerjakan mengerjakan kepada orang
tugas dan tugas dan tugas dan lain saat
bertanggung bertanggung bertanggung mengerjakan
jawab jawab jawab tugas dan
menyelesaikan menyelesaikan menyelesaikan bertanggung
tugas tepat tugas tepat tugas tepat jawab
waktu secara waktu tetapi waktu menyelesaikan
terus menerus belum tetapi belum tugas tepat
dan konsisten. konsisten. konsisten. waktu.
Kreatif Mencetuskan Mencetuskan Mencetuskan Sama sekali
banyak banyak banyak tidak
gagasan, gagasan, gagasan, mencetuskan
jawaban, atau jawaban, atau jawaban, atau banyak
saran dengan saran dengan saran dengan gagasan,
lancar dan lancar namun cukup lancar jawaban, atau
tepat. kurang tepat. namun tidak saran.
tepat.
kritis Selalu Sering Kadang- Tidak pernah
mengajukan mengajukan kadang mengajukan
pertanyaan pertanyaan mengajukan pertanyaan
pada saat pada saat pertanyaan pada saat
pembelajaran pembelajaran pada pembelajaran
berlangsung berlangsung saat berlangsung
dan berani dan berani pembelajaran dan
menanggapi menanggapi berlangsung berani
jawaban jawaban dan menanggapi
teman. teman. berani jawaban
menanggapi teman.
jawaban
teman.
D. Penilaian Diri
No. Refleksi Diri Sudah Bisa Perlu Belajar Lagi
1. Saya dapat memahamai isi puisi
rakyat yang saya baca.
2. Saya dapat mengidentifikasi ciri-
ciri syair.
E. Asesmen Formatif
Rubrik Penilaian
Mengidentifikasi Ciri-Ciri Pantun, Syair, dan Gurindam
Aspek yang
No. Indikator Penilaian Skor
Dinilai
1. Ketepatan Peserta didik mengidentifikasi tiga jenis puisi 5
mengidentifikasi rakyat secara tepat.
jenis puisi rakyat Peserta didik mengidentifikasi dua jenis puisi 3
rakyat secara tepat.
Peserta didik mengidentifikasi satu jenis 2
puisi rakyat secara tepat.
2. Ketepatan Peserta didik mengidentifikasi jumlah bait 5
mengidentifikasi dalam tiga puisi rakyat secara tepat.
jumlah bait dalam Peserta didik mengidentifikasi jumlah bait 3
setiap puisi rakyat dalam dua puisi rakyat secara tepat.
Peserta didik mengidentifikasi jumlah bait 2
dalam satu puisi rakyat secara tepat.
3. Ketepatan Peserta didik mengidentifikasi jumlah baris 5
mengidentifikasi dalam tiga bait puisi rakyat secara tepat.
jumlah baris Peserta didik mengidentifikasi jumlah baris 3
dalam setiap bait dalam dua bait puisi rakyat secara tepat.
puisi rakyat Peserta didik mengidentifikasi jumlah baris 2
dalam satu bait puisi rakyat secara tepat.
4. Ketepatan Peserta didik mengidentifikasi jumlah suku 5
mengidentifikasi kata setiap baris dalam tiga bait puisi rakyat
jumlah suku kata secara tepat.
setiap baris dalam Peserta didik mengidentifikasi jumlah suku 3
satu bait puisi kata setiap baris dalam dua bait puisi rakyat
rakyat secara tepat.
Peserta didik mengidentifikasi jumlah suku 2
kata setiap baris dalam satu bait puisi rakyat
secara tepat.
2. Syair, pantun, dan gurindam memiliki ciri khas masing-masing. Menurut kamu apa
yang menjadi persamaan antara syair, pantun, dan gurindam?
3. Perhatikan puisi rakyat berikut!
Akar keladi melilit selasih
Selasih tumbuh di hujung taman
kalungan budi junjungan kasih
Mesra kenangan sepanjang zaman
Identifikasilah ciri-ciri puisi rakyat di atas!
4. Mengapa pada puisi rakyat terdapat nilai moral?
5. Amatilah pantun berikut!
Ikan nila dimakan berang-berang
Katak hijau melompat ke kiri
Jika berada di rantau orang
Baik-baik membawa diri
Tentukan nasihat dan ajakan dari pantun tersebut!
KUNCI JAWABAN
Pilihan Ganda
1. B 6. C 11. B
2. C 7. A 12. B
3. B 8. B 13. C
4. D 9. C 14. D
5. A 10. C 15. A
Uraian
1. Isi gurindam tersebut, sebagai berikut.
Gurindam 1 Gurindam 2
Jika kita hendak menjadi orang yang Jika kita hendak menjadi orang yang penuh
berilmu maka janganlah lelah bertanya dan akal maka kita harus rajin mempersiapkan
belajar. bekal untuk belajar.
2. Pantun, syair, dan gurindam sama-sama memiliki tujuan untuk menyampaikan pengajaran
atau nasihat dan merupakan puisi lama.
3. Ciri-ciri puisi rakyat tersebut adalah, sebagai berikut.
a. Tiap baris terdiri atas 8-12 suku kata.
b. Rima akhir tiap baris adalah a-b-a-b.
c. Baris 1 dan 2 adalah sampiran.
d. Baris 3 dan 4 adalah isi.
4. Pada puisi rakyat terdapat nilai moral karena berasal dari leluhur kita yang masih sarat akan
norma.
5. Sebagai manusia harus pandai-pandai bersikap dan memiliki rasa rendah hati. Apalagi ketika
berada didaerah yang belum pernah disinggahi agar selalu dihargai.
IV. MATERI
A. Pengertian Puisi Rakyat
Puisi rakyat adalah jenis puisi tradisional yang berisi pesan-pesan dan nilai-nilai
warisan leluhur bangsa Indonesia. Puisi rakyat juga merupakan kesusastraan rakyat yang
tertentu bentuknya atau terikat dengan serangkaian aturan baku, seperti jumlah kata dalam
tiap baris, jumlah baris dalam tiap bait, dan pengulangan kata yang bisa di awal atau di akhir
sajak atau yang dikenal dengan sebutan rima. Puisi rakyat berisi nilai-nilai yang berkembang
dalam kehidupan masyarakat.
2. Pantun
Pantun adalah sesuatu ucapan yang teratur, arahan yang mendidik, dan bentuk
kesantunan. Pantun tersebar hampir diseluruh Indonesia. Fungsi pantun di semua daerah
yaitu untuk mendidik sambil menghibur. Pantun dapat digunakan sebagai sarana
menghibur orang dengan permainan bunyi bahasa, menyindir (menegur bahwa sesuatu
itu kurang baik) secara tidak langsung, atau memberi nasihat. Melalui pantun, terkesan
lebih santun untuk menegur atau menasihati orang secara tidak langsung agar orang yang
kita tuju tidak merasa malu atau dipojokkan.
Ciri-ciri pantun:
a. Tiap bait terdiri atas empat baris.
b. Tiap baris terdiri 8 -12 suku kata.
c. Akhir setiap baris adalah a-b-a-b atau a-a-a-a.
d. Baris 1 dan 2 merupakan sampiran.
e. Baris 3 dan 4 merupakan isi.
Contoh pantun:
Ikan nila dimakan berang-berang
Katak hijau melompat ke kiri
Jika berada di rantau orang
Baik-baik membawa diri
3. Gurindam
Istilah gurindam berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu kirindam berarti
“perumpamaan”. Gurindam adalah susunan sajak yang terdiri dari dua baris. Isi
gurindam berupa nasihat untuk manusia, petuah hidup, dan menjalankan kebaikan.
Gurindam bagi orang dulu sangat penting sehingga dijadikan sebagai warisan budaya
kehidupan, syarat nilai agama, dan moral.
Ciri-ciri gurindam:
a. Terdiri atas dua baris dalam satu bait.
b. Bersajak A-A, B-B, dan seterusnya.
c. Satu kesatuan yang utuh.
d. Tiap baris memiliki 8-12 suku kata.
e. Baris 1 berisi masalah atau sebab.
f. Baris 2 berisi jawaban atau solusi.
g. Gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara.
Contoh gurindam:
Dengan orang tua hendaknya hormat, supaya
diri dapat selamat.
V. GLOSARIUM
Rima : Persamaan bunyi kata pada larik puisi.
Puisi : Karya sastra yang terikat dengan kaidah.
Bait : Satuan dalam puisi yang terdiri dari beberapa larik.
Larik : Baris pada puisi.